Disclaimer : Masashi Kishimoto

Rate : M

Genre : Advanture, Drama, Romance

WARNING : TYPO, OOC, AU, Lemon (not in this chapter), Alur tak jelas, Konfik sana-sini,Banyak Flashback ,NaruHina, Hinata OOC, New Chara, dll...

DON'T LIKE, DON'T READ

MASIH FLASHBACK

Chapter 3 :Pulau Peperony

''apa kau yakin gedung ini akan meledak nona ...?'' Naruto menggantung kata-katanya dan memandang wajah gadis indigo yang berada di sampingnya ,seolah mengerti akan pandangan seorang tentara disampingnya ia langsung menjawab ketus

''Hinata !''.

'baiklah Nona Hinata yang cerewet dan arogan kau hanya perlu tenang oke ! ''.sindir Naruto santai kemudian kembali sibuk dengan sebuah kabel yang mengikat tangan Hinata

''ta..mmm ..'' .

''Diamlah makan saja itu , makanan manis bisa mengurangi rasa tertekanmu ''. Ujar Naruto saat memasukan permen karet kedalam mulut Hinata yang ingin bicara .Ruangan yang hanya di terangi oleh sebuah lampu yang berada tepat di atas kepala Hinata sehingga wilayah di sekitar ruangan terlihat gelap, Naruto masih sibuk dengan rangkaian kabel dengan sebuah tang kecil di tangannya , kabel yang mengikat Hinata membentuk seperti sebuah borgol ,sedangkan Hinata terlilit dengan sebuah tali tambang

'sial.. Ini terlalu sulit!'.gugup Naruto dalam hati dengan sebutir keringan yang meluncur mulus di pelipis

''Bull cepat kebawah ada cemilan untukmu ''. Printah Naruto lewat saluran radio

''dimengerti bzzzt''. Jawab Bull dari sebrang sana

''sekarang siapa yang merasa tertekan ha ? '' Ejek Hinata sambil tersenyum sarkasis

''tidak , siapa yang tertekan... Tunggu dulu ! apa kau orang jepang ?''.tanya Naruto menyelidik lalu menatap Hinata

''haaa... Kenapa kau baru sadar ,dasar bodoh . apa kau orang jepang juga di lihat dari wajahmu kau bukan seperti orang jepang Lagi pula orang jepang tidak ada yang bermata biru ''.balas Hinata ketus kemudian saling tatap Hinata masih memandangi seluruh bagian wajah Naruto untuk memastikan kalau tentara ini orang jepang ,sedangkan Naruto masih terpana pada pesona Hinata dengan mata berbinar dan pipi merona yang ketara jelas

'dari semua yang ku lihat hanya hidungnya saja seperti orang jepang , tatapan dan pipi merona itu ...'batin Hinata merasa aneh ,dan setelah menyadari tatapan Aneh Naruto majah kesal di sertai perempatan yang muncul di dahi Hinata

''HEY , PRIA ANEH ,HENTIKAN TATAPAN MENJIJIKANMU ITU BODOH ''. Teriak Hinata menggema di seluruh ruangan ,si pria yang di panggil ''BODOH'' langsung terkesiap dan memalingkan wajahnya yang merona

''bagaimana kau...!''.'krieek' . Sebelum Naruto menyelesaikan ucapannya pintu di buka dari luar menampakkan pria bertubuh besar dengan helm tentara yang khas berwarna hitam dengan kacamata hitam dan body armor yang memiliki banyak kantong beserta senjata tipe assault di tangannya tak lupa sebuah benda tabung panjang di belakang punggungnya yang biasa di sebut 'Rocket laucher' berjalan memdekat

''maaf mengganggu adegan mesra kalian ''. Ejek Bull saat melihat Naruto sedang berjongkok di samping Hinata sambil memalingkan wajahnya

''jangan basa-basi lagi ini situasi gawat cepat lepaskan detonator ini ''.balas Naruto cepat yang mulai berdiri dan menatap serius Bull yang berada di depannya

''baik lah kapten Stupid Fox ''. ejek Bull lagi sambil berjalan menuju belakang sandaran kursi Hinata , Suasana menjadi hening Naruto berdiri di dekat pintu keluar sambil memegang telingganya yang terdapat alat komuni kasi radio sedangkan Hinata diam saja

''Laporkan situasi ! ..'' Naruto berucap sambil menekan earphone di telinganya

''keadaan timur aman tidak terlihat tanda-tanda musuh pzzzt''.balas Racoon

''spider laporkan situasinya ..!''. Ujar Naruto sekali

''spider...'' .dua kali

''Snail ..?'' .ujar Naruto ketiga kali kali ini ia mulai merasa aneh saat panggilannya tidak di balas

''Teman-teman ! Kita kedatangan tamu ''. Ujar cepat Spider dari sebrang sana

''Jelaskan lebih detail lagi''.

'' sebuah kapal perang mendekat dari utara dan i..itu adalah pemberontak Free Rebels '' .Ujar Spider lagi

''terus awasi keadaanya dan pertahankan posisi kalian Bravo team(Racoon,Turtle ,Cat ,Monkey) tinggalkan castil lindungi kami di luar ''. Perintah Naruto yang di balas dengan kata 'ya' dari anggotanya

''pasti mereka akan menjemputku ''.kata Hinata santai

''apa maksudmu ''.

''aku sempat mendengar percakapan mereka kalau aku akan di jadikan alat tukar oleh mereka ,dan sekarang adalah waktu yang tepat penjemputan ''. Jawab Hinata sambil melemaskan seluruh tubuh

LEPAS PANTAI SISI UTARA PULAU

Seorang pria berbadan besar memakai sebuah baju panjang yang di gantungkan di bahu dan sebuah baret menutupi rambut kuning panjangnya berdiri gagah sambil memegang sebuah teropong seorang pria lain berdiri di belakang dengan posisi istirahat

''kirim pasukan utama dan bawa gadis itu padaku ''. Printahnya yang masih mempertahankan posisi semula

''siap ! Kapten ''. balas pria itu sambil berlalu pergi , dan sang pria yang di panggil kapten pun berlalu dari dalam dek kapal itu menuju sebuah tempat di dalam kapalbeberapa menit kemudianPria berbaret yang di panggil ''Kapten'' itu keluar dengan memakai body armor dengan banyak kantong , senjata tipe MG tergantung di punggungnya rambut pirang panjangnya di kuncir, berjalan menuju kapal boat yang sudah di siapkan di samping kapal perang besar itu

''ayo berangkat !''. Ujar pria itu datar

KEMBALI KE KASTIL

''Selesai ''. ucap Bull kemudian saat sudal melepas semua benda pengikat Hinata

''baik lah !, Kau jaga di luar aku akan melakukan prosedur pembersihan sandra ''. Printah Naruto saat Hinata sudah terlepas dari ikatan

'' Hei ! Ayolah ...''.

''Tidak ada waktu lagi Bull ''.

''Baiklah kapten '' . Selesai mengucapkan itu Bull memungut senjatanya yang disandarkan di kursi dan berlalu keluar

''buka semua bajumu !''.

''a...APA !''. Triak Hinata kencang mendengar perintah Naruto 'Reaksi standart yang memjengkelkan ' batin Naruto . Ya Prosedur standar yang digunakan untuk meminumalisir penyadapan dan menhindari kejaran musuh itu di lakukan dengan menelanjangi sandra dan memganti pakaiannya biasanya Naruto melakukan prosedur itu dengan sandra sesama jenis dan sekarang ia harus melakukannya dengan seorang wanita yang cantik dan sexy pula , dan itu pasti akan memancingnya untuk mimisan

''cepat buka semuanya ini Prosedur standart Penyelamatan Sandra ''.

''tidak aku tidak mau ''. Hinata menyilangkan tangananya di dada

''Jangan sampai aku memaksamu waktu kita tidak ''.

''Baiklah !, tapi setidaknya tutup matamu ''. Balas Hinata pasrah dan mulai melepas kancing bajunya yang kusam dan kotor

''tidak ini prosedur aku harus melihat semuanya ''. 'dan juga aku tidak mungkin melewatkan pemandangan indah ini ',sambungnya dalam hati , sedangkan Hinata sedikit kaget dan mulai melepas semua pakaiannya mulai dari kemeja dan rok mini sepaha , dan kini Hinata hanya mengenakan pakaian dalam yang terlihat ketat menampakan lekuk tubuh yang sangat indah sedangkan Naruto berusaha untuk tetap tenang walau seluruh tubuhnya mulai tegang

''pakaian dalammu juga '' printah Naruto lagi

''a..ap...''.

''kita tidak punya waktu lagi musuh sudah mendekat !''. Alasan Naruto tak menunggu lama Hinata menurunkan celana dalam serta melepas branya dan kini Hinata benar-benar telanjang bulat , Dengan detak jantung yang menggila Naruto mendekat dengan membawa sebuah benda kotak kecil penuh tombol dan digit angka dan huruf ke dekat Hinata

' .tit'

'' berputar !'' perintah yang langsung di beri tanggapan oleh Hinata

''oke selesai kau sedah bersih !''.

''hey... Apa maksud mu selesai , apa aku harus telanjang dan ..''.

'brugh' ucapan Hinata belum selesai Naruto sudah melemparkan baju dan celana yang ia ambil dari balik tasnya

''pakai itu ! aku tunggu di luar ''. Ujarnya kemudian dan berlalu keluar ruangan, satu menit kemudian Hinata keluar Ruangan dengan celana dan baju yang kebesaran dan tanpa alas kaki

''Hey pria mesum bodoh , apa begini caramu memperlakukaan sandra ha ?''.

''pakai ini dan juga ini , Bull cepat amankan parimeter '' protes Hinata sama sekali tidak di gubris Naruto malah memberikan sebuah pistol dan melepaskan Helmnya

''Aku butuh sepatu bukan Helm bau mu ini ''.''gunakan saja ! keselamatan tawanan adalah nomor satu ''. Naruto mulai berjalan meninggalkan Hinata

''hey tunggu !''.

XxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxX

'apa semua sudah berkumpul ?''. Tanya Naruto saat sampai di sebuah bukit kecil dekat kastil dan semua teman-temannya sudah berkumpul di sana

''baiklah ayo kita pulang !'' . Ucapnya lagi kepada semua teman-temannya

'Duarrrt' Sebuah ledakan besar terjadi didalam kastil membuat semua menoleh kearah Bull dan memberi tatapan aneh

''Apa ? Apa aku berlebihan ?''. Tanya saat menyadari tatapan aneh dari teman-temannya

''sudahlah ayo kita pergi !''. Printah Naruto yang langsung dibalas dengan anggukan pertanda ya dari pasukannya begitu juga dengan Hinata ,dan setelah itu mereka semua berlari menuju Selatan pulau kecil itu

''tunggu !''. Ujar pria yang di panggil 'Horse' menghentikan teman-temannya saat sampai di sisi Selatan pulau dekat boat mereka

''Ada yang datang !''. tambahnya lagi sambil meneropong jauh kearah lautan

''siapa mereka ? ''.

''mungkin mereka bagian dari anggota Free Rebels ...!? Tunggu dulu . itu kan ! ..''. Ucap Horse curiga

''Owl the Destroyer(Deidara) ''.Lanjutnya , pria yang di lihat Horse adalah Owl the Destroyer seorang terorist berdarah Rusia dan Arab paling berbahaya di wilayah Eropa , seorang ilmuan dan Militer yang menemukan peledak jenis baru yang lebih mematikan dari C-4

''Horse apa kau bisa menembak si brengsek itu !''. Tanya Naruto sambil berumpat kesal

''Kalau Bisa sudah ku tembak dari tadi , angin menguntungkan...''.

'Duart...Duart ' Boat yang terparkir di bibir pantai menjadi sasaran empuk pria pirang itu

''Jangan menembak , kita harus kembali ketengah pulau dan menunggu jemputan dari markas ''. Printah Racoon A.K.A Garra

''ano.. Apa di antara kalian ada pan punya telpon Satelit ''. Ujar Hinata sedikit sulit karna ia tidak biasa dengan bahasa Inggris

''Apa yang ingin kau lakukan dengan benda ini Nona ?''. Tanya Snail sambil memberikan Barang permintaan Hinata

''Memanggil Bantuan ''. Balasnya cepat dan mulai menekan beberapa tombol pada telpon yang ia pegang

''Ino cepat jemput aku''.

''apa-apaan kau ini , semalam kau pergi kepesta dan tidak mengajakku , sekarang kau menyuruhku menjemputmu ..''.

''situasi saat ini sedang tidak bagus nanti kujelaskan , aku tidak tau ini dimana , jadi gunakan saja GPSFT waktumu hanya kurang dari 20 menit jadi kau harus cepat ''.

''tunggu...''.

''tuttuu''.

''ini telpon anda trima kasih ''. Ujar Hinata manis tidak seperti saat bicara di telpon 'gadis yang aneh'. Batin Snail dan Monkey sweetdrop 'wah gadis ini manis sekali'. Batin Spider dan Bull dengan mata berbinar

''Hey kalian ini bukan saatnya untuk mengkagumi seseorang ''. Kata Naruto tegas

''terus bergerak ''. Sambungnya . Dan setelah Naruto berucap kesembilan prajurit di tambah seorang gadis bangsawan aneh itu melanjutkan perjalanan menuju tengah-tengah pulau

DI SUATU TEMPAT DI LAUT

Kapal pesiar besar dengan sebuah helicopter di atasnya melaju dengan lambat , sesosok gadis dengan rambut pirang bergaya ponytail memakai celana jeans sepaha dan kaus ketat dengan sebuah kantong yang terdapat di kedua paha dan di bawah ketiak jadi total pistol yang di bawa gadis itu adalah empat buah sambil mengelum permen lolipop gadis bernama Ino menaiki Sebuah Helicopter yang sudah siap berangkat , Ino duduk di samping pilot dan mengenakan headset yang tergantung di dekat pintu masuk heli ,jika ada yang berang helicopter yang Ino naiki adalah Helicopter komersial maka mereka salah besar karena Helicopter yang Ino naiki adalah Kamuflase dari Helicopter tempur dengan tanda palang merah di setiap sisinya semakin menyempurnakan penyamaran yang di miliki Helicopter itu , setelah duduk nyaman Ino mengambil sebuah alat elektronik berbentuk kotak benama GPSFT dan melihatnya sejenak

''Kita berangkat ! Ke arah Barat daya !''. Perintah Ino pada sang pilot

''Baik Nona ''. Balasnya singkat , Helicopter itu terus melaju kearah Barat daya sesuai petunjuk Ino , jarak yang di tuju tidak terlalu jauh karena mereka menaiki sebuah Heli

''Di sana ! Pulau itu , siapkan persenjataan !''.mendengar perintah itu sang Pilot menekan tombol berwarna merah pada kemudi dan membuka pintu belakang dan menampakkan roket dan senjata mesin yang tertata sedemikian rupa ,Helicopter Penyelamat berubah menjadi Helicopter penghancur dan sekejap

''Kau lihat boat itu''. Tunjuk Ino kearah boat di pinggir pantai yang hanya di jaga oleh satu orang saja

''Hancurkan ''. mendengar perintah langsung sang pilot langsung menekan tombol merah di sisi lain kemudi dan melesatkan sebuah rudal kearah kapal boat naas itu

''Duarrt''. Seketika itu juga kapal boat itu hancur berkeping-keping dan sang penjaga kapal terpental ke laut

''Bagus !, cepat ketengah pulau aku yakin nona Hinata sudah menunggu kita ''.

''baik''.

'tit..tit..'.Sebelum sempat lanjutkan perjalanan sebuah roket dari Darat meluncur ke arah Helicopter Ino , dengan gerakan cepat Ino mengambil alih kemudi dan mendorongnya kesamping membuat Heli mengikuti arah dorongan Ino, kemudian Ino mendorong kemudi kedekat selangkangan sang Pilot hal itu membuat Helicopter semakin meninggi menghindari jangkauan tembak

''Hampir saja !kau di belakang saja akan ku ajarkan caranya menggunakan helicopter ''.Perintah Ini tegas dan sedikit marah pria yang di ketahui namanya Ko itu beranjak kebelakang setelah menekan tombol Auto Pilot

''gunakan saja senjata itu dan bantu aku ''. Tunjuk Ino pada senjata mesin Di dekat Ko

''Waktunya pertunjukan ''.Ujar Ino kemudian merendahkan Helicopternya dan mulai menembaki dan membom bardir pepohonan yang ini yakini tempat Para terorist bersembunyi setelah memastikan semuanya sudah mati Ino langsung mempercepat laju helicopternya menuju tengah pulau sampai saat ia melihat suar berwarna merah membumbung di keatas langit
'itu mereka '. Batin Ino dan tanpa basa-basi lagi ia memperdekat jarak dengan tanda suar itu dan saat sudah sampai Ino memperdekat jarak Helinya dengan tanah ,dan melihat sembilan Prajurit dengan wajah yang menandakan mereka dari negara berbeda dan Hinata di balik puing-puing bangunan yang sudah runtuh , tanpa pikir panjang Ino mendaratkan Helicopternya di sebuah lapangan luas dekat puing-puing bangunan tempat Naruto dan teman-temannya bersembunyi

''Ayo ! Cepat jemputan kita sudah datang '' Teriak Naruto Dan sedikit berlari mendekati , Ino tidak langsung keluar dari Heli warna Putih dengan lambang palang merah itu ia malah menekan tombol untuk menutup semua persenjataan dan membuat Ko sedikit terjepit setelahnya ia menekan tombol didekat monitor yang membuat bagian bawah Heli itu mulai membentuk bangku panjang yang biasa di gunakan untuk mengangkut tentara

''keren ! Bahkan di Markas kita tidak ada yang seperti itu '' kagum Bull saat sudak mendekati Helicopter itu

''Ya kau benar !''. Kata Monkey membenarkan

''ini bukan saatnya untuk kagum , Cepat naik...''.

''Duarrrt ,,,, Duarrrt''. Ledakan besar tepat mengenai puing-puing bangunan

''Cepat...''. Tembakan demi tembakan terus di lancarkan dari kapal perang yang jauh di laut , Hinata sudah masuk dan duduk di samping Ino , tapi tidak dengan Bull , ia berlari sedikit menjauh mendekati sekelompok Free Rebels di antara pepohonan dengan membawa AT4

''Makan malam datang , Sayang !''.Triak semangat Bull dan melesatkan sebuah Roket

''Bull cepat ..!''. Mendengar Teriakkan itu Bull langsung membuang pelontar roket itu dan berlari menuju Helicopter yang sudah terbang satu meter dari tanah

''shuhhh hampir saja !'' Lega Bull saat sudah duduk di samping Cat

SKIP TIME

''Wohoo ! Kalian lihat itu !, Aku tak percaya ini akan menjadi Misi paling menyenangkan ''. Teriak girang Bull entah pada siapa saat melihat sebuah kapal pesiar besar dan mewah dengan sebuah kolam renang di atasnya

'' kau benar Bull kasino , gadis-gadis cantik , makanan enak aku datang ''.Balas Monkey Membenarkan

''Hey , kalian ingat tujuan kita kesini bukan untuk bersenang-senang ''.Kata Naruto yang berada di bangku depan mengingatkan

''baik lah kapten''. Balas mereka berdua lesu

''Snail laporkan pada markas Kita mengantarkan sandra pulang untuk sementara kita akan beristirahat dan bersantai selama tiga hari di sini ''. Saat Helicopter itu sudah sampai di landasan

''Yeah... Yang terbaik Fox ''.

''hmm''.

''yeah kita liburan''.teriak girang Seluruh anggota Naruto tak terkecuali

''Heii tunggu dulu kalian belum meminta persetujuanku ''. Sewot Hinata yang tidak di anggap dan membuat mereka semua menoleh kearah Hinata

''Kenapa kami Harus meminta persetujuanmu ,kau yang membawa kami kesini bukan kemarkas kami dan sebagai tambahan kami juga butuh istirahat untuk memulihkan tenaga kami dari misi menolongmu ''. Jelas Naruto panjang lebar

''Itu kan Misi kalian ... Hei tunggu''.Belum sempat menyelesaikan kata-katanya Hinata sudah ditinggal pergi
'Pirang berengsek' umpatnya dalam hati

''sudahlah tidak ada salahnya membalas budi mereka kan ''.Kata Ino sambil menepuk Bahu Hinata

TBC
Penjelasan
Markas Team Naruto : Wilayah Turkey

Heli yang dinaiki Ino dan Ko : Bell ARH-70

letak kapal Pesiar : Laut medeterania dekat yunani

GPSFT :GPS karangan saya

Free Rebels : Teroris dalam game PB

AT4 : jenis rocket laucher

Kalau ada yang kurang mohon di tanya , ada yang salah tulis aja di Review oke

review kalian sangat membantu walaupin itu adalah flame

Trima kasih