Let's Get Married
.EXOolfeu Present.
Cast : Chanyeol, Kris, Baekhyun
Rating : T to M
Genre : Romace, Brothership
Disclaimer : Member EXO punya Tuhan YME, keluarga, serta fansnya. Alur cerita dan Chanyeol(?) mutlak milik author.
Summary : Perjodohan yang dilakukan sepihak oleh sang 'Ibu' membuat Wu Bersaudara terpaksa menerima hadirnya laki-laki mungil ditengah Mansion /IT'S YAOI! BOY X BOY! BL! SHONEN AI!
RE-MAKE - LET'S GET MARRIED BY WATARU MIZUKAMI
.
.
IF YOU DON'T LIKE
.
.
PLEASE DON'T READ!
.
.
DON'T BE PLAGIARISM!
EXOolfeu Present
.xxx.
Laki-laki mungil seputih susu itu terdiam menemukan lagi sosok yang sempat ia temui di taman itu. ia juga menemukan sosok yang sudah secara tidak langsung memisahkan dia dengan laki-laki tampan tadi. Ini— tunggu dulu, berikan ia sedikit waktu untuk berpikir tentang ada apa gerangan laki-laki tampan itu berada disini dengan dirinya yang seharusnya bertemu dengan calon suaminya. Tunggu sebentar— ia hampir selesai mencerna semuanya. Jangan menganggu— APA?!
Baekhyun melotot saat pikirannya sudah selesai menguraikan ini itu tentang semua yang ada dihadapannya. Kemungkinan pertama yang ia dapatkan adalah laki-laki tampan tadi calon suaminya, dan kemungkinan kedua ialah laki-laki yang pemanggil laki-laki tampannya-lah yang suaminya. Oke tatanan bahasamu terlalu rumit, Byun Baekhyun.
Jemari lentik nan lembut yang menyentuh pergelangan tangannya membuat Baekhyun terlonjak kaget. Baekhyun menatap sosok dihadapannya. Bagaimana ia menyebutkan ini? Laki-laki itu tampan, tapi juga sangat cantik. Jadi ia harus memanggil nyonya atau tuan? Atau mungkin hyung karena sosok itu terlihat muda.
"Sampai kapan kau akan berdiri disitu? Kau tidak ingin bertemu dengan calon suamimu?"
"Jweo-jweosonghamnida, Hyung."
Baekhyun menggigit bibir bawahnya saat orang yang sudah ia panggil Hyung—Baekhyun memutuskan menggunakan panggilan ini karena terdengar akrab— tertawa terbahak-bahak dihadapannya. Baekhyun menutup matanya saat surai coklatnya di acak-acak.
"Kau ini benar-benar menggemaskan. Seharusnya aku saja yang menjadi calon suamimu."
Baekhyun merona.
"Astaga, son lihatlah aku berhasil membuatnya merona. Oh astaga, bagaimana bisa kau semenggemaskan ini?"
"Mom— aku akan membunuhmu jika kau benar-benar menjadi pedofilia."
Heechul kembali menarik Baekhyun duduk diantara Chanyeol dan Kris—sedangkan dia sendiri duduk dihadapan Baekhyun. Baekhyun sesekali mencuri lirik kearah kanannya dimana laki-laki-tampan yang ia temui ditaman itu berada. Ia masih sangat penasaran dengan namanya. Baekhyun mengerjap-erjapkan matanya saat pandangan mereka berdua bertemu.
"Senang bertemu lagi denganmu!" sosok disebelah kirinya menyahut. Membuat semua menoleh kearahnya.
"Chanyeol-ah, kau sudah pernah bertemu dengan calon istrimu?"
Perkataan ini seolah menohok Baekhyun. jadi— calon suaminya adalah sosok disebelah kirinya? Lalu bagaimana dengan sosok disebelah kanannya?
"Iya, Mom. Tadi pagi aku dan melihatnya mengobrol dengan Kris-ge."
Semua pandangan beralih pada si rambut pirang. Heechul terlihat senang mengetahui Kris sudah pernah bertemu sebelumnya dengan Baekhyun bahkan mereka sudah mengobrol. Setidaknya tidak terlalu canggung bila membuarkan Baekhyun disekitar dua anak laki-lakinya yang kurang ajar. Lain hal dengan Baekhyun, ia langsung menatap sosok itu kala Chanyeol menyebutkan 'Kris-ge'. jadi namanya Kris? Oh tuhan, akhirnya Baekhyun mengetahui namanya.
"Baiklah-baiklah. Akan aku buka acara malam ini." Seru Heechul mengumpulkan perhatian. "Akan kuperkenalkan diriku terlebih dahulu. Aku, Wu Heechul. Istri dari Wu Hangeng yang sudah meninggal 7 tahun yang lalu. Aku adalah Ibu dari dua laki-laki disampingmu, Baekhyun-ah. Aku tahu aku masih terlihat sangat muda jadi aku tidak akan protes dengan panggilan yang kau berikan padaku tadi."
Heechul terkikik pelan melihat rona merah menjalari pipi putih Baekhyun.
"Jweo-jweosonghaeyo, Nyonya." Baekhyun membungkukkan kepalanya dengan cepat hingga terantuk meja. Bibir mungil laki-laki itu mengerucut dengan jemari yang sibuk mengusap dahinya.
"Apa masih sakit?" Baekhyun melotot lucu saat mendapatkan kecupan ringan didahinya dari Chan— Chan— Chan siapa tadi namanya?
Bunyi TUK! Terdengar saat sendok mendarat di kepala Chanyeol. "Jangan mencuri start dariku, Bocah."
"Hei Kevin Wu! Kita hanya berbeda beberapa menit. Jangan bertingkah seolah kau lebih tua berpuluh-puluh tahun dariku. Yah walaupun wajahmu memang sudah tua dan aku terlihat amat muda."
Tawa kencang terdengar dari bibir Heechul. Hal yang paling Heechul sukai adalah ketika melihat dua putranya berdebat. Itu benar-benar lucu. Tapi bagaimanapun, ia akan jauh lebih senang jika melihat dua sosok tiang itu berpelukan. Ia jadi ingat betul saat mereka masih berumur 7 tahun. Saat itu Chanyeol jatuh dari sepeda dan Kris berlari sangat cepat untuk menyusul adiknya. Kris langsung melesakkan tubuh Chanyeol pada tubuhnya saat bocah itu menangis kencang. Kris dengan telaten mengusapkan kapas dan antibiotik pada lutut Chanyeol. Bocah yang memang memiliki rambut berwarna pirang sejak lahir itu menolak bantuan orang tuanya untuk mengurus Chanyeol.
Kenangan itu sontak menghangatkan hati Heechul. Sifat dewasanya Kris benar-benar cocok untuk Chanyeol yang ceria dan suka ceroboh.
"Mom?"
"Hm?" Heechul mengerutkan dahi bingung saat tiga sosok dihadapannya menatapnya aneh.
"Kenapa kau senyum-senyum sendiri? Oh tidak, bagaimana ini Kris-ge? Ibu kita sudah menjadi laki-laki gila karena selalu tertawa terbahak-bahak."
"Chanyeol-ah, sepertinya setelah ini kita harus menguras habis harta kita untuk membiayai orang gila ini berobat sampai sembuh."
Baekhyun tertawa hingga matanya semakin menyipit melihat orang-orang disekitarnya saling melempar perkataan konyol. Sungguh menghibur. Ini tidak seperti keadaan dirumahnya yang terasa penuh kasih sayang karena Ayah dan Ibunya selalu berbagi kasih. Tak ada candaan seperti ini yang menghibur. Meskipun begitu, ia sangat bersyukur memiliki kedua orang tua seperti Joonmyeon dan Yixing.
"Hentikan hentikan! Aku akan melanjutkan sesi perkenalan. Ya! Wu Chan Lie hentikan tawa berlebihanmu itu, Bodoh!" Heechul merengut kesal membuat Baekhyun kembali terkikik pelan. Ah, baru beberapa saat ia bergabung dan sekarang ia merasa amat nyaman.
Heechul menghela napas lega saat keadaan sepi lagi. "Begini Baekhyun-ah, aku sudah memiliki janji dengan Ayahmu, Byun Joonmyeon. Aku yang jatuh cinta dengan sosok cantikmu saat Yixing melahirkanmu, meminta langsung ke Joonmyeon untuk menikahkan kau dengan anakku. Berhubung kedua anakku itu kembar, akhirnya aku memutuskan untuk menjodohkanmu dengan mereka. Siapa yang berhasil menggapaimu lebih dulu, itulah yang akan memilikimu."
"Calon suamiku ada 2?" bibir Baekhyun membentuk huruf o.
Heechul mengangguk. "Disebelah kananmu ada Wu Yi Fan. Tapi ia lebih suka dipanggil Kris. Dia yang paling tua meski Cuma beberapa menit. Kau harus bersabar dengan sifatnya yang sok keren. Lalu disebelah kirimu ada Wu Chan Lie. Biasa dipanggil Chanyeol."
Baekhyun bolak-balik menatap Kris-Chanyeol-Kris-Chanyeol sampai-sampai kepalanya seperti berputar-putar.
"Kau akan tinggal bersama kami selamanya. Kamarmu dilantai dua, disebelah kamar Kris dan Chanyeol. Tapi kalau kau mau tidur denganku juga tak masalah." Heechul tertawa. "Ah, satu lagi. Panggil aku Mommy saja."
Malam itu makan malam terasa jauh lebih hangat dan menyenangkan.
.
.
.
Chanyeol menemani Baekhyun berkeliling Mansion. Kris ada jadwal harus mengajari muridnya malam ini. Dia memiliki kemampuan berbagai bahasa membuatnya dengan gampang menggaet pekerjaan itu.
"Channie— aku haus." Baekhyun berjongkok dengan bibir yang dipoutkan lucu. Sejak tadi Chanyeol mengajaknya berkeliling dan itu melelahkan. Tempat ini sangat-sangat besar. Ia bahkan takut akan tersesat jika berjalan sendirian.
Chanyeol ikut mendudukkan dirinya dihadapan Baekhyun. meski tetap saja mengharuskan Baekhyun mendongak untuk mensejajarkan pandangan mereka.
"Aku ada eskrim, kau mau?"
Baekhyun mengangguk patuh. "Apa yang rasa strawberry ada?"
"Disini semuanya ada."
"Woahhh~ apa disini juga ada yoghurt strawberry, susu strawberry, cake strawberry dan strawberry-strawberry lainnya?" Baekhyun berkata dengan mata yang berlinang-linang—Mereka biasa menyebutnya dengan puppy eyes—membuat Chanyeol terkekeh pelan.
"Tentu saja ada. Aku bahkan bisa menyulap kamarmu menjadi strawberry."
"Aku mau aku mau! Aku juga mau rilakkuma! Disini ada rilakkuma, kan?"
"Iya." Jawaban ini tentu saja bohong. Untuk makanan memang semuanya serba ada karena kerja tangan Ryeowook. Tapi kalau untuk boneka mana ada. Ia laki-laki mana mungkin memiliki boneka. Oh! Ia sempat lupa kalau Gegenya itu punya boneka. Itupun boneka kambing dengan topi bajak laut. Ia bahkan heran darimana Kris mendapatkan itu. bahkan laki-laki kelahiran november itu memberinya nama Ace.
Baekhyun bangkit dan menarik lengan Chanyeol. Chanyeol tersenyum gemas melihat tingkah kekanakkan Baekhyun. ia bahkan harus sekuat tenaga menahan agar ia tidak dengan lancangnya mengecup bibir mungil yang selalu mengerucut itu.
Mereka berdua berjalanan beriringan. Baekhyun sibuk dengan gumaman seperti 'nanti aku mau kue lapis strawberry' atau 'aku mau jus strawberry juga'. Sedangkan Chanyeol sibuk membalas pesan dari Kris yang menanyakan tentang Baekhyun.
Beberapa menit kemudian mereka sampai. Baekhyun mendudukkan dirinya di depan sofa ruang keluarga—Chanyeol menyuruhnya menunggu disitu—sedangkan Chanyeol sendiri sibuk didapur. Bukan, Chanyeol bukan membuat apa saja yang diminta Baekhyun. ia hanya memberi instruksi pada Ryeowook selaku koki.
Chanyeol kembali dengan beberapa bawaan ditangannya. Disana, Baekhyun dan Ibunya sedang bercanda. Chanyeol mengambil posisi duduk disebelah Baekhyun. Baekhyun yang melihat semua bawaan Chanyeol berwarna pink lucu membuatnya memekik senang. Apalagi banyak bau strawberry yang menguar. Belum lagi kue mungil itu juga diberi krim vanilla. Ugh— lezatnya.
"Dimana Kris?" tanya Heechul.
"Kris-ge sedang mengajar seperti biasa." Chanyeol melirik jam di dinding, "Sekitar 15 menit lagi ia pulang."
"Channie mau?" tawar Baekhyun dengan mulut yang menyisahkan remah-remah cupcake. Jemari Chanyeol tergoda untuk membersihkannya. Chanyeol menggeleng pelan setelah mengusapkan Ibu jarinya ke sudut bibir Baekhyun. "Yadusah kalau tidak mau."
"'Channie'?" Heechul mengangkat sebelah alisnya menggoda Chanyeol. baru semalam dan mereka sudah punya panggilan kesayangan? Dasar anak jaman sekarang. "Well, kalau kau ingin tahu, Baekhyun 3 tahun lebih muda darimu dan Kris."
"Aku memang sengaja tidak membolehkannya memanggilku hyung. Channie lebih cocok. Benarkan Baekhyun?" Baekhyun mengangguk semangat.
Heechul memutar bola matanya malas. "Baekhyun akan aku daftarkan disekolah kalian."
"Aku akan pindah sekolah?" tanya Baekhyun imut. Heechul mengangguk membenarkan. "Tapi Mommy, aku baru saja masuk beberapa bulan di sekolahku. Aku 'kan baru tingkat awal."
"Maka dari itu aku memindahkanmu. Kalau kau bersekolah dengan Kris dan Chanyeol, mereka bisa menjagamu."
KRIET~
Sosok Kris muncul dari balik pintu itu. sosok dengan balutan kemeja putih tipis itu mengunci pandangan Baekhyun. betapa terlihat sempurnanya sosok ini. Meski harus diakui Chanyeol juga sangat sempurna. Bagaimana dada bidang Kris terbentuk dan terasa menggoda untuk melesakkan wajahmu kesana.
"Chanyeol-ah, ini lewat jam tidurmu. Besok kau harus sekolah dan tidak ada alasan untuk susah dibangunkan. Sekarang pergi kekamar dan beristirahatlah."
Well, mungkin cukup aneh kedengarannya kalimat di atas. Tapi tidak untuk Kris dan Chanyeol yang memang sering ditinggal Ibunya untuk berbisnis. Kris merasa bahwa ia amat bertanggung jawab atas adiknya itu. ia bahkan menjelma sebagai jam alarm untuk mengingatkan kapan seharusnya Chanyeol tidur dan bangun.
Kris terlihat terlalu posesif. Terlalu mengatur. Tapi Chanyeol suka itu. ia seperti melihat sosok ayah yang di rindukannya dalam tubuh Kris. Chanyeol mengusap pelan rambut Baekhyun lalu bangkit. Ia berpamitan sebentar pada Baekhyun dan Ibunya.
"Gege, kau temani Baekhyun sana."
Kris menghampiri Baekhyun dan Ibunya saat Chanyeol sudah berlalu memasuki kamar. Kris menatap cara makan Baekhyun yang lucu. Belum lagi betapa banyak remah-remah ataupun krim yang tertempel dibibirnya.
"Kau benar-benar semakin membuatku kagum, Kris." Pujian Heechul membuat Kris tersenyum. Heechul berpamitan untuk tidur juga meninggalkan Kris dan Baekhyun.
"Baekhyun-ah." Kris mendudukkan diri di sebelah Baekhyun. ia menahan diri untuk tidak segera memeluk tubuh mungil yang masih saja sibuk dengan makanannya dan tak menghiraukan Kris. "Baekhyun-ah, sudah berapa banyak kau makan makanan semanis ini?"
"Um— berapa ya, sepertinya banyak." Kali ini Baekhyun menyaut.
"Kau tidak boleh makan manis-manis yang terlalu banyak. Itu tidak baik."
Usapan lembut dikepalanya membuat Baekhyun merona. Ia beralih menatap mata Kris dalam. Meresapi bagaimana pupil hitam itu semakin memaksanya masuk kedalam. Kris tersenyum lembut melihat Baekhyun yang terlalu fokus pada dirinya. Tubuhnya terpaku saat tak sengaja melirik bibir Baekhyun. ia bahkan dapat membayangkan bagaimana lembutnya bibir tipis itu saat berada dalam kekuasaan bibirnya. Bagaimana manisnya saat ia menyesap bibir itu pelan.
Kris memajukan kepalanya semakin dekat hingga ia benar-benar dapat merasakan bibir Baekhyun yang luar biasa lembut. Baekhyun memejamkan matanya. Menikmati betapa ia suka diperlakukan seperti ini oleh Kris.
BRAK!
Pintu terbuka membuat Kris dan Baekhyun terpaku ditempat.
.
.
.
TBC!
Muehehe apdet nih. Salut deh ya sama semua reader yang berhasil nebak siapa yang ngobrol sama Baekhyun ditaman. Kenapa kalian bisa nebak Kris? Wkwkw dari chap diatas. Ini Official Pairing atau Crackpair? /ketawa nista/
Balasan review:
Exindira: hahah salah! /dikeplak/ well, buat konflik kayaknya beberapa chap lagi. Disini konfliknya ringan, author gak suka yang terlalu berbelit hehe.
ByunnieKou: iya pas ditaman itu Kris dan Baekhyun nanya ke anak kecil. Dan sosok paruh baya itu memang Ibunya si bocah itu. huweeeee untuk Triangle Trouble gimana yaaaaaa T_T masa author kehilangan feel FF itu ditengah jalan. Jadi kemungkinan besar FF itu gak akan di apdet lagi.
Younlayclous88: untuk pairing lain mungkin gak akan muncul. Disini sangat difokuskan ke ChanBaeKris.
Big Thanks To:
Aniaani47, bekichan077, exindira, Baekkidobe, ssnowish, shinelightseeker, ByunnieKou, baekggu, chika love baby baekhyun, shantyy9411, younlayclous88, loveHEENJABUJA
