Title : First Boyfriend
Genre : Romance (?)
Cast : Huang Zi Tao
Kris / Wu Yi Fan
Byun Baekhyun
Park Chanyeol
Xi Luhan
Oh Sehoon
D.O Kyungsoo
Kai / Kim Joongin
Rating : T (untuk saat ini)
Summary : Di peron kereta pada pagi hari, Tao mendapatkan pernyataan cinta dari Kris. Antara Tao yang polos dengan Kris yang dingin dan kaku, bagaimanakah jadinya hubungan mereka? Dan bagaimana kisah cinta mereka apabila teman TK yang dulu pernah menjadi bagian dari Tao datang kembali?
Warning : Typo dimana-mana dan bahasa tidak sesuai EYD
Terinspirasi dari komik Jepang dengan judul yang sama "First Boyfriend"
Happy Reading
.
.
Sejak saat itu
Hatiku tak pernah merasa tenang
Jantungku berdebar-debar
Rasanya seperti berputar-putar
Lalu pada akhirnya
Aku merasa terbang tinggi di atas awan
"Pa..pagi. Apa gege sudah lama menunggu? Maaf, aku baru saja dari kamar mandi." sapa Tao setelah berada di hadapan Kris.
"Tidak kok. Emm masalah kemarin, gege minta maaf ya." ucap Kris kikuk sambil mengusap tengkuknya yang tidak gatal.
"Iyaa, tak apa ge." balas Tao yang kini hanya dapat menunduk karena malu.
"Kemarin langsung pulang kan?"
"Tentu ge. Kemarin sudah sedikit mendung, jika tidak langsung pulang, bisa-bisa kami semua kehujanan." jawab Tao sambil mempoutkan bibirnya.
"Emmm lain kali, datanglah ke apartement gege lagi. Gege pasti akan mengajakmu ke kamar gege." ucapnya dengan muka memerah dan di jawab dengan anggukan semangat oleh Tao.
"Ah." tiba-tiba Kris berseru begitu mata tajamnya menangkap sosok orang yang tak asing baginya, orang itu kini tengah berjalan menuju ke arah mereka. Tao pun mengikuti arah pandang Kris.
Deg
'Cha..Chanyeol. Aku harus sedikit menghindarinya.' batin Tao. Tao pun perlahan-lahan mundur dan bersembunyi di balik tubuh tegap Kris. Kris melirik tingkah Tao dan tanpa sepengetahuan Tao, mata Kris menyiratkan rasa bersalah, sakit, sedih, takut dan berbagai macam perasaan lainnya.
"Tao." panggilan pelan Kris membuat Tao memandang ke arahnya.
"Tidak usah canggung, tidak usah menghindar. Ini semua salahku. Tapi aku akan merubahnya." ucap Kris lirih.
"FanFa.."
"Tumben sekali kau datang terlambat." sindir Kris kepada Chanyeol yang kini berjarak cukup dekat dengan mereka, sekaligus memotong ucapan Tao barusan.
"Berisik ! Bawakan tasku ! Aku harus ke toilet." setelah memberikan tasnya pada Kris, Chanyeol langsung berlari terbirit-birit menuju ke toilet. Merasa Tao hanya terdiam sedari tadi, akhirnya Kris pun memutar tubuhnya agar bisa berhadapan dengan Tao lalu ia mendaratkan tangan besarnya ke puncak kepala Tao, sedikit mengelus rambut hitam dan halus milik Tao.
"Bicara biasa saja dengan Chanyeol, gege tidak akan mengekangmu seperti kemarin." setelah berucap begitu, Kris segera menarik tangannya dari puncak kepala Tao.
Greeppp
Sebelum benar-benar terlepas, Tao menggenggam tangan Kris dengan erat.
"Apa aku terlihat memaksakan diri? Aku hanya tidak ingin membuat gege cemas, karena.."
"Begitu rupanya. Tapi jika kau begitu, gege jadi terlihat tidak keren kan?" ucap Kris dengan senyum manisnya, lalu ia segera melepaskan tangannya yang di genggam erat oleh Tao.
"Keretamu datang. Masuklah." suruh Kris.
*KT*
Bel baru saja berbunyi beberapa menit yang lalu. Kini Tao, Baekhyun, Luhan dan Kyungsoo sedang berkumpul bersama di meja milik Tao sembari memakan snack makan siang mereka. Namun, bila kita perhatikan dengan baik, hanya Baekhyun, Luhan dan Kyungsoo saja yang sibuk dengan snack masing-masing, karena Tao sepertinya lebih sibuk dengan tasnya. Mengacak-ngacak tasnya dan berakhir mengeluarkan semua isi tasnya ke atas meja. Sepertinya Tao sedang mencari sesuatu di dalam tasnya.
"Ada apa Tao-ie?" tanya Luhan yang gerah melihat Tao membongkar tasnya sedari tadi.
"Aduuuhhhh, ponselku kok tidak ada ya?" tanya Tao dengan wajah tegang.
"APAAAAAAHHHH ?!" koor ketiga teman Tao dan dengan segera Tao memasukkan kepalanya kedalam tas untuk melindungi telinganya dari suara cempreng khas hyung-hyungnya itu.
"Terjatuh?" tanya Kyungsoo.
"Mungkin begitu. Tadi pagi aku membawanya kok, bahkan sempat berkirim pesan saat berada di toilet stasiun. Apa mungkin terjatuh di toilet?" jawab Tao yang masih menyembunyikan kepalanya di dalam tas.
"Kyaaaaaaaa… Padahal banyak foto-foto dan pesan mesra dari Kris. Dan sekarang bisa dilihat oleh orang-orang. Aduh malunya." seru Luhan semangat.
Tao yang mendengarnya pun dengan segera mengeluarkan kepalanya dari dalam tas. "Tidak ada yang seperti itu hyung." balas Tao dengan mempoutkan bibirnya dan menggeleng dengan imutnya.
"Sudah sudah, biar hyung coba telepon ya, mungkin akan ada yang mengangkatnya." akhirnya Baekhyun menengahi dan mulai mencoba menelepon nomor Tao.
Tuuuuuttt tuuuuttttt
"Belum di angkat?" tanya Kyungsoo.
"Mungkin tidak akan ada yang mengambilnya. Dan mungkin seumur hidup pun tidak akan ada yang memungutnya." seketika Tao lemas begitu mengingat ponselnya selalu ia pasang dengan mode hening.
"Ahhh.. Hallo?!" seru Baekhyun yang membuat ketiganya mendekati Baekhyun.
"Apakah anda yang menemukan ponsel ini? Kami dari XOXO High School." sapa Baekhyun kepada orang yang ada di seberang telepon.
"…."
"Ap.. Apa?" tanya Baekhyun.
"….."
"HAH?! CHANYEOL? Yang benar? Jadi kau yang mengambilnya? Syukurlah." ucap Baekhyun yang tiba-tiba mukanya memerah.
"…."
"Ahhh betul ! Aku si jelek Baekhyun."
"…"
"Bukan… Itu ponsel milik Tao, untuk itu tolong kembalikan ke Tao ya." ucap Baekhyun sambil melirik Tao dan dengan segera Tao merebut ponsel Baekhyun darinya.
"Hallo Chanyeol ! Terimakasih sudah mengambil ponselku. Bisa tolong bawakan ke sini? Nanti akan ada tanda terimakasih dariku." ucap Tao panjang lebar. Namun dari nadanya, pasti akan terdengar nada ketakutan. Takut jika Chanyeol menolak. Sifat dan sikap Chanyeol yang tak pernah baik kepadanya, mana mungkin Chanyeol mau di suruh begitu saja. Namun satu kata yang di ucapkan Chanyeol membuat Tao merasa sangat senang.
"Baiklah." ucap terakhir Chanyeol dan langsung memutus sambungan teleponnya.
"Tao, Chanyeol bilang apa? Dia benar-benar akan mengembalikannya kan?" tanya Baekhyun antusias. Tao pun memandangnya dengan wajah berbinar yang membuat Baekhyun bergidig ngeri.
"Aduh gawat, hari ini ada Kungfu Panda di televisi, jadi aku harus pulang cepat. Hehehe Baekhyun hyung, tolong ya gantikan aku untuk mengambil ponselku, dan ini aku kasih uang untuk mentraktir Chanyeol nanti." ucap Tao dengan senyum lebar sambil memberikan satu keping uang koin kepada Baekhyun.
*KT*
Setelah bel pulang sekolah berbunyi, seperti apa yang Tao ucap, dia segera pergi meninggalkan sekolah, namun tidak untuk menonton televisi seperti yang ia katakan kepada Baekhyun, melainkan untuk berjalan-jalan.
'Mungkin uang yang aku kasih tidak akan cukup untuk mentraktir Chanyeol, hanya bisa untuk membeli 1 buah permen saja. Ah sudahlah, yang penting mereka bisa bersama.' batin Tao sambil tersenyum membayangkan kemesraan Baekhyun dan Chanyeol nantinya.
'Ahhh masih sore, lebih baik aku melihat-lihat tas Gucci saja.' batin Tao dan dengan segera, ia menuju ke tempat-tempat belanja. Sementara di satu sisi, Baekhyun masih terdiam di depan gerbang sekolah sambil menunggu kedatangan Chanyeol.
"Baekhyun, kau tidak pulang?" tanya salah satu teman sekelasnya.
"Tidak. Aku sedang menunggu seseorang."
"Menunggu pacar?"
"Bukan…." jawabnya dengan muka memerah.
"Ahhh, tidak usah mengelak Baek."
"Sungguh bukan. Sudah sana sana. Kalian menggangguku." usir Baekhyun. Lalu teman-teman Baekhyun pun pergi sambil sesekali cekikikan melihat wajah Baekhyun yang memerah.
"Maaf." tiba-tiba ada yang mendekati Baekhyun. Dengan segera Baekhyun pun melihat siapa yang menegurnya.
"KRISSS." teriak Baekhyun ketika melihat sosok orang di hadapannya.
"Ck.. Tidak usah kaget begitu. Mana Tao?" tanya Kris.
"Dia sudah pulang. Mana Chanyeol?"
"Chanyeol memintaku untuk menggantikannya menyerahkan ini." ucap Kris sambil mengangkat ponsel milik Tao.
"Tao juga menyuruhku menggantikannya menerima ponselnya." balas Baekhyun. Lalu hening menyelimuti, setelahnya tawa membahana di antara keduanya pun terdengar jelas. Kris segera memberikan ponsel Tao kepada Baekhyun setelah tawanya mereda. Lalu Kris pun mengajak Baekhyun menuju ke stasiun bersama. Keduanya berjalan beriringan.
"Chanyeol selalu membuatku marah. Apa karena dia malas jadi tidak mau datang?" cerita Baekhyun di tengah perjalanan.
"Mungkin ada alasan lain."
"Alasan lain apa? Kau juga kecewa kan karena ternyata Tao tidak ada?"
"Tidak. Bagiku ini jauh lebih baik daripada melihatnya sedang menunggu orang lain kan?"
"Ahhh benar juga. Nah, ini sebagai tanda terimakasihku, aku hanya mendapatkan uang segini dari Tao. Ya sudah yaa, aku pulang dulu." setelah memberikan uang pada Kris, Baekhyun pun langsung berlari pulang.
*KT*
"Uuuuggghhhhh." gumam Tao di depan resto The Star, resto dengan berbagai macam makanan manis.
'Kenapa chees strawberry nya hanya sampai hari ini? Aku tidak mau masuk sendirian. Aku jadi tidak bisa mencobanya kan. Coba kalau tadi datang bersama Baekhyun hyung. Kenapa tidak di perpanjang sampai besok sih?' gerutu Tao dalam hati sambil menatap gambar chees strawberry di papan pengumuman di depan resto tersebut.
"Kau mau makan itu nak?" tiba-tiba lelaki paruh baya yang wajahnya masih terlihat sangat cantik datang dari arah belakang Tao. Tao pun segera menoleh ke arahnya dan Tao langsung terpesona akan kecantikan lelaki tersebut.
"IBUUUUUU." teriak seseorang dari belakang Tao dan lelaki cantik tadi. Teriakan nyaring itu membuat keduanya tersentak dan bersamaan menoleh ke sumber suara. Dan lagi-lagi Tao terkejut melihat orang yang tadi berteriak. Orang itu datang dengan kantong belanjaan yang sangat banyak. Yang berteriak itu… Dia… CHANYEOL?!
"Berapa kali sih aku harus bilang, kalau memintaku berbelanja, pikirkanlah dulu jumlah barang yang kita pu…." ucapan Chanyeol terpotong begitu matanya bertubrukan dengan mata panda milik Tao.
"Chanyeol, kenapa kau ada di sini? Harusnya kau ke sekolahku kan? Mana ponselku? Apa kau tak bertemu Baekhyun hyung?" tanya Tao panjang lebar. Dan seketika raut wajah Chanyeol berubah sendu.
"Aku meminta Kris untuk mengembalikannya."
"Pantas saja kau mau menurut. Emm Chanyeol…."
"Wawawawawawa sudah sudah jangan bicara lagi, jangan lihat aku, aku tidak ingin bertemu kau lagi." ucap Chanyeol sambil menutup kedua telinganya. Tentu setelah menyerahkan barang belanjaannya kepada lelaki paruh baya yang tadi bertanya pada Tao, dan ternyata lelaki tersebut adalah ibu kandung Chanyeol. Setelah itu keduanya terdiam, Tao yang kaget dengan ucapan Chanyeol dan Chanyeol yang berusaha menutupi telinganya yang kini sudah berubah warna menjadi merah.
Plaaaakkkkk
Tiba-tiba pukulan yang cukup keras mendarat di kepala Chanyeol, tak lain dan tak bukan pelakunya adalah lelaki paruh baya yang sangat cantik tadi.
"Ibuuu." lirih Chanyeol sembari mengusap kepalanya yang terasa sakit.
"Jangan kasar dengan tamu Park ! Ahhh nak manis, ayo silahkan masuk." Lbu Chanyeol yang cantik itu langsung merangkul Tao dan menggiringnya (?) kedalam. Setelah mempersilahkan Tao duduk di salah satu kursi, Ibu Chanyeol pun pergi mengambil pesanan Tao.
"Chanyeol, apa ini resto milik keluargamu?" tanya Tao pada Chanyeol setelah Tao duduk di kursi yang tadi dipilihkan oleh ibu Chanyeol.
"Ya." jawab Chanyeol ketus. Dan beberapa saat setelah itu, lelaki cantik tadi datang menghampiri Tao dan meletakkan pesanan Tao di atas meja.
"Iniii. Kau sangat suka chees strawberry ya? Ahhh Chanyeol sayang, kau jangan pergi-pergi ya, temani temanmu, kalau makan sendiri pasti tidak akan enak." ucap lelaki cantik itu pada sang anak.
"Ahhh maaf, kau temannya Chanyeol? Siapa namanu anak manis?" tanya Ibu Chanyeol dengan senyum lembutnya.
"Tao. Huang Zi Tao imnida. Salam kenal bibi. Iya, kami satu TK dulu." ucap Tao.
"Ahhh kau anak yang benar-benar manis. Apa kau pacar Chanyeol? Bibi sangat merestui kalian jika itu benar." ucapnya lagi dengan wajah berbinar, Chanyeol yang mendengarnya pun langsung merubah posisi duduknya, kini posisi Chanyeol memunggungi Tao. Setelahnya, keheningan menyapa ketiganya. Tao yang kini sedang menatap punggungg Chanyeol dengan tatapan polos sedangkan Chanyeol masih sibuk menutupi telinganya yang memerah serta berkedut-kedut itu.
Plaaakkkkk
"AWWW." teriak Chanyeol yang tiba-tiba mendapatkan pukulan sayang dari Ibu tercintanya.
"Tidak sopan memunggungi tamu dan hey kenapa kau tidak mempersilahkan baby Tao untuk memakan pesanannya?" tanya Ibu Chanyeol sambil menyilangkan tangannya di depan dada. Ia pun segera mendudukan pantatnya ke kursi disebelah Tao. Begitu pula dengan Chanyeol yang akhirnya menuruti kemauan sang ibu untuk duduk berhadapan dengan Tao.
"Baby Tao, kenapa tidak dimakan? Apa terlihat tidak enak?" tanya Ibu Chanyeol memasang muka sesedih mungkin. Tao segera menggeleng dan langsung menyantap chees strawberrynya.
"Emmmmm ENAKKKK." teriak Tao setelah chees strawberrynya masuk ke dalam mulutnya. Mata Tao berbinar dan wajahnya memerah karena senang. Ibu Chanyeol yang melihatnya menjadi gemas dan langsung membelai rambut halus Tao.
"Kyaaaa manisnya. Benarkah itu enak?" tanya Ibu Chanyeol dengan senyum lebarnya. Dan Tao berfikir mungkin senyum lebar Chanyeol itu keturunan dari ibunya.
"Iya bibi, ini enak sekali. Tapi kenapa hari ini hari terakhir penjualan chees strawberrynya? Padahal ini sangat sangat sangat enak. Perpaduan yang sempurna. Ammmm. Aku sangat suka makanan ini. Padahal aku juga ingin mengajak temanku untuk mencicipinya. Pasti mereka akan sangat suka." ucap Tao semangat sambil terus melahap makanan manis tersebut. Pipi Tao terlihat menggelembung. Dan Ibu Chanyeol pun hanya dapat terkekeh akibat ucapan dan ekspresi yang di tunjukkan oleh Tao.
"Kalau begitu, kau bisa datang besok. Bibi akan menyiapkan special untukmu dan temanmu itu. Bagaimana?"
"Benarkah bi?" tanya Tao berbinar.
"Tentu. Dan kau tuan Park Chanyeol, nanti kau beli keju dan strawberrynya ya." suruh Ibu Chanyeol dengan senyum evilnya. Lalu tiba-tiba suasanya menjadi menggelap.
"KENAPA HARUS AKU YANG REPOT? AKU TIDAK MAU BU."
"Kau tidak mau? Yah sayang sekali. Kalau begitu ibu tidak akan segan-segan memotong uang jajanmu." ucapnya masih dengan senyum evil dan Chanyeol pun langsung membatu di tempat. Lalu Ibu Chanyeol langsung berpamitan karena masih banyak tamu yang membutuhkannya.
"Chanyeol, maafkan aku. Aku jadi merepotkanmu ya? Aku sudah hampir selesei memakannya, kau boleh langsung membeli keju dan strawberrynya."
"Aku mau pergi atau tidak itu urusanku." teriak Chanyeol. Dan Tao hanya bisa menunduk takut.
'Kenapa disini Chanyeol jadi suka marah-marah? Dan kenapa juga telinga Chanyeol memerah dan bergerak-gerak. Apa itu tanda kalau dia sedang marah?' batin Tao.
"Hei. Kris menggantikan aku pergi ke sekolahmu, dia pasti kini sedang menunggumu."
"Tidak apa-apa kan?"
"Apanya yang tidak apa-apa? Dia akan menunggumu terus." teriak Chanyeol sambil menunjuk-nunjuk ke arah Tao.
"Tak apa. Baekhyun hyung masih di sana kok. Aku juga memintanya menggantikan aku. Karena kebetulan dia masih ada acara di sekolah." ucap Tao sedikit berbohong.
"Kenapa begitu? Aku kan sudah susah-susah untuk membantu kalian." lirih, sangat lirih suara yang di keluarkan Chanyeol kali ini.
"Apa mungkin kau sengaja berbaik hati kepadaku?" tanya Tao.
"Ck. Bukan begitu, aku cuma tidak ingin bertemu denganmu."
"Meskipun begitu. Terimakasih Chanyeol." ucap Tao dengan tulus dan senyum yang begitu manis. Chanyeol langsung terkesima melihatnya, tanpa sadar Chanyeol pun ikut tersenyum, namun dengan segera ia membalikan tubuhnya lagi membelakangi Tao dan menutup telinganya. Setelah itu hening menyelimuti. Tanpa sepengetahuan Tao, Chanyeol membuka ponselnya dan memotret Tao dengan segala ekspresi. Ekspresi-ekspresi Tao saat sedang melahap sisa-sisa terakhir chees strawberrynya. Saat tersenyum memakannya, saat cemberut melihat sisa makanannya, dan lain sebagainya. Chanyeol tersenyum lembut melihat hasil foto-fotonya.
*KT*
"Pagiii. Apa gege sudah menyerahkan ponselku kepada Baekhyun hyung?" sapa Tao kepada Kris.
"Iya sudah. Ah kenapa aku menyerahkan kepada Baekhyun ya? Harusnya aku menyerahkannya padamu saja sekarang."
"Ahahahaha tidak apa ge."
"Emm apa kemarin ada urusan?"
"Eh? Tidak ge. Aku pergi ke resto The Star. Tau tidak ge? Ternyata resto itu milik keluarga Chanyeol loh." ucap Tao dengan antusias.
Deg
Sakit, sakit yang di rasa Kris begitu mendengar Tao mengucapkan nama Chanyeol dengan begitu lancar dan terlihat sangat antusias.
"Oh begitu."
"Iya ge. Kamar Chanyeol ada di lantai 2 loh."
Deg
Lagi-lagi sakit yang di rasa hati Kris.
"Eh, hari Minggu mau ke apartemen gege?" tanya Kris sambil menggenggam tangan Tao, menyalurkan rasa tidak sukanya dengan apa yang di bicarakan Tao sedari tadi.
"Gege ingin lebih banyak waktu untuk bertemu denganmu, ingin lebih lama bersamamu. Maaf jika gege serakah." ucap Kris lirih.
*KT*
Suasana di dalam salah satu kelas di EXO High School cukup sepi, karena semua murid sedang berkonsentrasi dengan apa yang sedang guru matematika ajarkan di depan kelas, kecuali satu orang. Seorang lelaki berbadan tinggi yang diam-diam melihat berlembar-lembar kertas foto yang baru di cetaknya kemarin malam. Foto yang menampakkan wajah seorang lelaki manis dengan mata pandanya. Tampak berbagai macam ekspresi yang di tunjukkan lelaki manis itu di lembaran-lembaran foto tersebut. Sedari tadi lelaki tinggi tersebut tersenyum lembut memandangi foto-foto itu. Guru yang sedang mengajar di depan pun menatap tak suka padanya. Karena sang guru tahu benar bahwa murid yang satu itu sedari tadi tak memperhatikannya.
"PARK CHANYEOL." panggil sang guru. Chanyeol yang kaget pun segera memasukkan foto-foto tadi ke dalam laci meja dengan terburu-buru, takut sang guru menemukannya. Lalu perlahan ia mendongak untuk menatap sang guru.
"Apa yang sedari tadi kau lakukan Park?" tanya sang guru.
"Tii.. tidak melakukan apa pun. Sedari tadi aku hanya mencatat pelajaran."
"Benarkah? Kalau begitu, cepat kau maju ke depan. Kerjakan soal di papan tulis. Jika benar kau memperhatikan apa yang saya ajarkan, kau pasti bisa mengerjakannya Park."
'Mati kau Chanyeol.' batin Chanyeol.
Tiinnnggg Tiiinnggg Tiiinnnggg
Tiba-tiba bel waktu pulang sekolah berbunyi. Chanyeol pun berseru senang di dalam hati karena terhindar dari soal memusingkan itu.
"Sepertinya kau sedang beruntung Park. Namun, hukuman tetap kau dapatkan. Segeralah keruangan saya. Dan untuk yang piket hari ini, jangan lupa untuk membereskan kelas. Selamat siang semua." ucap guru matematika tersebut lalu segera meninggalkan ruang kelas. Begitu juga dengan Chanyeol, ia langsung membereskan seluruh barang-barang yang ada di atas mejanya dengan terburu-buru dan segera pergi menuju ke ruang guru. Tapi, sepertinya ada yang tertinggal, tuan Park.
"Hoi Kris. Kau piket hari ini ! Jangan kabur." teriak salah satu teman sekelas Kris. Ia sengaja memperingati Kris, karena pada dasarnya sedari dulu Kris selalu saja kabur saat giliran dirinya piket.
"Iya aku mengerti." balas Kris malas.
"Tugasmu sekarang membersihkan laci-laci meja Kris !"
"Iya berisik." Kris pun langsung segera membersihkan laci-laci meja, dan pada meja ke lima.
Sreekkk
Kris terkejut dengan banyaknya kertas-kertas foto yang berjatuhan di lantai. Kris segera memungutinya. Dan betapa kagetnya ia saat melihat sosok yang ada di dalam lembaran-lembaran foto tersebut. Itu Tao. Huang Zi Tao. Kekasihnya. Orang yang sangat ia cintai.
'Ini kan bangku Chanyeol. Kenapa dia…. Sial.' Batin Kris.
Brakkkk
Dengan segera, Kris meninggalkan ruang kelas tanpa memperdulikan teriakan-teriakan dari teman-temannya yang menyuruhnya kembali untuk membersihkan kelas. Hati Kris sedang panas, dia tak mungkin mau mendengar apa pun yang orang ucap. Kris terus berlari menuju ke ruang guru mencari sosok Chanyeol. Namun sayang, saat Kris tiba, guru matematika tadi bilang bahwa Chanyeol sudah pulang. Kris segera berlari ke satu tempat yang tadi sempat Tao ucap. Resto The Star.
*KT*
Seperti yang Tao rencanakan kemarin, akhirnya ia dan Baekhyun berjalan bersama menuju café The Star.
"Sebenarnya kita mau kemana baby Tao?"
"Sudah aku bilang, kita akan pergi makan chees strawberry."
"Tapi kenapa harus tergesa-gesa? Ada apa?"
"Ada yang akan aku tunjukkan. Lihat saja nanti ! Nah itu dia tempatnya." seru Tao. Dan Baekhyun pun melihat tempat yang di tunjukkan oleh Tao, namun mendadakan matanya membulat begitu melihat sosok yang tak asing baginya.
TBC
Halloooooooo. Maaf banget updatenya lama. Yiyi lagi sibuk banget ngurus kuliah T_T . Maaf juga kalau banyak typo. Ga Yiyi edit sama sekali. Nah nah nah ini special buat yang minta moment ChanTao. Trus buat KrisTao shipper, jangan bunuh Yiyi #ngumpetdiketekYipan. Ini cuma tuntutan cerita ya guys. Tapi hati Yiyi bakal tetap untuk KrisTao tercinta #civokTao #disembur. Apa yang bakal Fanfan lakuin coba? Penasaran? Pantengin aja terus cerita abal-abal ini. Jangan lupa review, biar Yiyi semangat nulisnya #modus.
Oh iya, Yiyi punya FF baru berjudul "The hope in front of you" loh. Tapi baru prolog. Kalau pada suka, Yiyi lanjut. Kalau engga ya sudah Yiyi hapus aja. Baca ya #wink.
Q : Ada apa dengan MADU?
A : Coba baca lagi chapter 2 ya beb. Waktu Kris abis beli minum di tempat bowling, si Tao kan bilang "Aku madu. Ini minuman kesukaanku." Jadi intinya kesukaan Chanyeol sama kaya kesukaan Tao. Tapi si Kris mikirnya si Chanyeol ikut-ikutan Tao
tentang kesukaan.
pcywyfhztxx : WHAT? NISTAIN YIFAN? PASTI DONG SAY # aja ya #wink . Yiyi juga suka si Kris cemburu sampe menderita #digetok. Terimakasih udah review *bow
marchtaotao : #grap *ambil love signnya. Yiyi juga pertama baca First Boyfriend langsung ke inget KrisTao, jadi Yiyi buat deh versi KTnya. Terimakasih reviewnya ya *bow
Pandabacon : NC ? Ada dong. Tapi rada lama ya say. Ini kan baru pacaran, masa iya langsung ahhh ohhh enggg emmm #plak. Ada waktunya #wink. Ini udah lanjut, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
princess huang : Kita sama-sama suka liat YiFan cemburu #toss. Maaf ya updatenya lama. Ini udah update, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
Kim : Awww awww kisah cinta Yiyi pun ga pernah semanis ini #mewekdipojokan. Semoga kisah cinta kita bakal kaya gini ya #tepokpala. Padahal Yiyi piker ini OOC banget loh. Ini udah update, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
bebiwutao : Cieee pengen jadi Tao ya? Ciee.. Samaa T_T .. Ini udah lanjut, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
: Ini udah lanjut ya say, semoga suka. Happy ending? Emmmm tergantung nanti hahaha #ngakaksetan. Terimakasih reviewnya *bow
Safitri676 : Kasarnya pake cinta kok ;) .. Maaf ya updatenya lama. Ini udah lanjut, semoga suka *bow
Kaname : Ini udah lanjut, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
Guest : Kris emang harus sabar dong. Biar pantat Tao lebar #eh . Ini udah lanjut, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
ayp : Chanyeol idiotnya kebangetan ya -,- ? Chanyeol cemburu.. Kris cembur.. Baek cemburu.. Syalalalala.. Kris ga akan tinggal diam dong. Terimakasih reviewnya ya *bow
BabyMinga : Ini emang terinspirasi dari komik say . Mungkin pengaruh otak Chanyeol yang gesrek juga -.- .. Typo bertebaran ya? Ok ok akan Yiyi perhatikan lagi. Terimakasih udah review :* *bow
Sukha1312 : Wkwkwkwk duhhh Yiyi juga suka banget kalo Kris udah cembokor. Maaf ya ini updatenya ngaret. Terimakasih udah review *bow
n13zelf : Jewer aja si Canyolnya biar ga nempel KrisTao. Terimakasih reviewnya ya *bow
peachpetals : Yaa elaaa… Belum apa-apa udah minta kiss aja -.- . Sabar ada waktunya. Yang lebih dari kiss juga aja #eh. Mungkin setelah pukul tembok kan si Kris pergi noh, dianya lagi ngumpetin tampang dia yang lagi mringis nahan sakit. Terimakasih reviewnya ya *bow
unique fire : Sttttt elu mah bongkar aib gue -.- . Wkwkwk gue punya banyak kepribadian beb. Elu kan baru tau gue di ffn sama fb. Lu bakal nemuin gue yang kaya orang bosen idup di twitter, mungkin gue masuk salah satu anggota galauners dunia -.- . Btw, ini siapah~ *pakenadaalaalaiklanbiskuit. Canyolnya tak bias jauh dari KT dongs. Terimakasih reviewnya beb *bow
Baekchanbaek : Wkwkwk ciye semua cemburu. Terimakasih reviewnya ya *bow
Juniel Is A Vampire Hybrid : Hiii… Gue mau di ceburunin #ngumpetdiketekTao. Ampuuunnnn . . Cari yang beda beb, makannya gue milih Cenyol . Thanks reviewnya *bow
BangMinki : KT always so sweet dong #wink .. Canyol rusuh .. Terimakasih reviewnya ya *bow
Couphie :Wkwkwk Chanyeol brasa nista plus ngenes banget yak *pukpukCanyol. Terimakasih reviewnya *bow
junghyema : Sarapan Baekhyun mungkin -.- .. INI CHANTAO MOMENT SPECIAL BUAT KAMUH :* . Semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
fallforhaehyuk : Tadinya sih pengen endingnya jambak-jambakan ala ala Jupe Depe #plak. Ini udah update, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
ang always : Chanyeol jadi tokoh perusuh -.- .. Yang madu udah di jelasin di atas ya say. Ini udah lanjut, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
AmeChan95 : Yap yap yap, pihak ketiga yang idiot -.- . Ini udah lanjut, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
Ko Cheng Teung : Ciee penasaran.. Cieee.. Chapter ini udah menjawab semua pertanyaan.. Masalah madu udah dijelasin di atas ya. Terimakasih reviewnya *bow
ShinJiWoo920202 : Chanyeol jadi pihak yang baik sekaligus jahat disini. Semoga aja KT bisa tahan yaa.. Baek ga ngegalon lagi gegara liat sahabat-sahabatnya gandeng cowo. Ini udah lanjut, semoga suka. Terimakasih reviewnya *bow
SimbaRella : Wkwkwk kacian si Cenyol. Di nistain Yiyi. Ciee Canyol naksir Tao *toweldagucan. Terimakasih udah review *bow
KrisTaoTao : Maapkan sayaaahh. Ini KrisTao sama ChanBaek moment dikit. Palah banyak ChanTao.. Jangan bunuh saya . . Terimakasih reviewnya *bow
Udah semua kan? Yang belum maaf ya.. Maaf juga kalau ada kesalahan pengetikan nama. Review dari kalian bener-bener bikin Yiyi semangat nulis. Terimakasih banyak *bow
