Chapter 1 : My Wish
Tittle : I Can't Trust You
Author : Yue m00nlight
Pair : Baekhyun
?
Genre : Romance, little bit Angst
Fantasi
Rate : T – T+
Lenght : Chaptered
Disclaimber : Semua cast milik orang tua mereka masing-masing, SM Entertainment, dan pastinya milik EXO L, hehehehe. Sedangkan ceritanya asli dua kelinci dan murni keluar dari otak Yue, setelah bertapa dan berpuasa di EXO Planet.
Warning : Yaoi! BoyxBoy, typo(s) berserakan, OOC, cerita gaje plus abal.
A/N : Anyyeong^^ readersdeul...
Yue kembali dengan chap 1 dari cerita ini, tapi untuk pair dan yang lainnya masih belum ditentukan ya karena banyaknya permintaan Chanbaek, Krisbaek, Kaibaek dan Hunbaek. Jujur aja Yue jadi bingung mau nentukan pairnya, nah chapter satu ini khusus untuk si devil yang akan bertemu dengan Baekhyun jadi masih buat perjanjian gitu dan belum masuk ke inti ceritanya ya. Okeeeh, ga perlu banyak bacot yuk cekidooottt...Kamera, roll, ACTION!
.
.
.
.
This is Yaoi, if you dont like this story, cast or me
please close the tab now!
.
.
.
NO BASH, NO FLAME, NO PLAGIATOR
AND DON'T BE SIDERS
.
.
.
.
.
.
.
~Hope you enjoy this story chinguuu~
Dalam sebuah bangunan mewah bergaya eropa klasik, di sebuah ruangan tampak namja tinggi sedang duduk dan menghisap cerutu ditangan kanannya dengan tenang sambil menutup mata. Terlihat dengan jelas dia sedang santai, atau memang wajahnya selalu stay cool seperti itu setiap hari entahlah tapi ketenangan itu di ganggu dengan-
BRAAAKKK
Pintu terbuka dan seorang namja masuk begitu saja kedalam ruangan, tidak sopan memang tapi perduli apa dia dengan semua etika bertamu toh itu tidak berlaku didalam neraka ini. Tunggu...neraka? dia tidak bercanda bukan, masa dia bilang ini neraka.
"Ketuk dulu pintunya kalau mau masuk" titah pria pemilik ruangan tanpa mau menatap si tamu-tak-tahu-sopan-santun itu, karena dia tahu dengan jelas dari semua penghuni neraka ini hanya satu orang saja yang berani bersikap kurang ajar dan itu dia.
Dengusan sebal terdengar dari namja pelaku penggebrakan pintu, bukannya menyahut atau sekedar minta maaf dengan santainya dia malah duduk dikursi depan meja yang berhadapan langsung dengan si pria pemilik ruangan.
"Aku bosan" ujarnya malas sambil menopang dagu menggunakan sebelah tangan, menatap pria tinggi pemilik ruangan yang sekarang balas menatapnya tajam..
Si pria tinggi hanya mengela napas berat, "Lalu kau mau apa?" dia tahu apa yang diinginkan namja berambut hitam didepannya ini.
Namja bersurai hitam itu hanya memutar mata bosan, oh ayolah dia pasti tahu apa yan diinginkannya. "Aku ingin pekerjaan, hyung~" rengeknya setelah terdiam cukup lama sambil menatap jendela ruangan dengan bosan.
"Mau bagaimana lagi, sekarang semakin sedikit permintaan pada kita" pria tinggi itu melangkah menjauh dari namja yang masih menatap gerak-geriknya, "Kau tahu jaman sudah berubah, manusia sudah tidak percaya lagi dengan kita dan semakin sedikit manusia diluar sana yang memiliki hati penuh dendam" ujarnya sambil memijit pelipisnya karena pusing.
Namja bersurai hitam itu tampak berpikir, "Bagaimana kalau kita langsung goda saja para manusia itu?" usulnya setelah berpikir memutar otak. "Bukankah memang itu tugas kita sebagai iblis?" tanyanya antusias menatap si pria tinggi yang kini kembali duduk dikursinya.
Kalau memang semua semudah itu, tentu saja dia tidak perlu pusing-pusing lagi dengan permintaan para iblis lainnya yang selalu sama setiap hari MARI MENGGODA MANUSIA DAN MENDAPATKAN JIWA MEREKA SEBAGAI SANTAPAN. "Apa kau lupa dengan perjanjian antara dunia kita dan para malakat?" ujarnya santai sambil melipat tangan didepan dada.
Perjanjian, perjanjian sial yang dilakukan raja mereka dengan kerajaan malaikat tentang para iblis tidak akan menggoda manusia kecuali si manusia yang meminta. "Tentu, tidak mungkin aku melupakan perjanjian yang dibuat si tua bangka itu dengan para malaikat!" ketusnya tak terima.
"Kalau begitu, kau sudah tahu apa jawabanku bukan?" si pria tinggi tersenyum puas, sementara yang ditanya hanya mendengus kesal. "Dan berhentilah memanggilnya tua bangka, karena dia adalah ayahmu-" pria tinggi terlihat serius sekarang dan berdiri disebelah si namja bersurai hitam. "dan juga ayahku serta pemimpin kita semua, raja iblis yang agung Lucifer" tandasnya sambil menepuk-nepuk bahu namja sekaligus dongsaengnya lembut.
Pria tinggi itu adalah hyung sekaligus anak pertama dari raja iblis, dan namja tidak tahu sopan santun itu adalah dongsaeng sekaligus anak kedua si raja. "Aku mohon hyung, aku sangat bosan~" rengeknya sekali lagi.
Sekarang mereka berdua berdiri berdampingan, menatap keluar neraka yang sepekat malam dari balkon ruangan kerja si pria tinggi. Terlihat pemandangan biasa dari sana, manusia disiksa, menjerit, meronta, terbelah, tercabik, lalu tubuhnya utuh kemballi seperti semula dan siksaan itu dilakukan tanpa bosan berulang kali.
Atau anjing-anjing neraka yang berwarna hitam, sedang mengoyak atau mencabik-cabik perut manusia lain di ujung jalan sana dengan sadis, sungguh memualkan! Tapi sekali lagi itu semua pemandangan yang biasa disini.
Pandangan kedua pria itu teralih ke dalam ruangan, saat muncul sebuah kertas hitam tergulung pita merah sewarna darah dengan ajaib di meja kerja pria tinggi menimbulkan suara berdebum pelan.
"Itu untukku!" seru namja bersurai hitam berlalu menuju meja dan membaca kertas yang baru datang dengan antusias setelahnya seringaian mengerikan namun tampan tercetak diwajahnya. "Menarik" ujarnya sambil menjilat bibir bawahnya setelah menyerahkan gulungan tersebut pada hyungnya yang tampak serius membaca.
"Baiklah dia milikmu" putus si pria tinggi sambil menyerahkan kertas tersebut pada adiknya yang tampak mengeluarkan sayap hitam dipunggungnya.
Si adik hanya mengambil kertas tersebut dan menghilang ditangannya begitu saja, kertas itu berisi data dari manusia yang meminta tolong pada mereka alias iblis dan mungkin akan menjadi perjanjian jika si manusia selesai membuat kesepakatan.
Terdengar sebuah suara menggema dalam rungan tersebut, "Aku tidak mau mati sekarang, tidak sebelum aku membalaskan dendamku pada mereka semua" suara namja yang terdengar merdu namun penuh dendam didalamnya. "Pergilah, sebelum kau terlambat dan buatlah dia tertarik untuk mengikat perjanjian dengan kita" ujar si pria tinggi membuyarkan lamunan dongsaengnya. "Sangat disayangkan jika dia menolak perjanjian dengan kita" tambah nya lagi sebelum sang adik meninggalkan ruangannya dalam hitungan detik.
"Karena dia spesial adikku, semoga kau berhasil mengikatnya"
.
.
.
.
.
.
.
Seoul, korea Selatan Tahun 2024
Gemerlap malam kota Seoul, membuat semua mata terpukau menatap dunia yang semakin canggih dan juga robot dimana-mana bahkan tampak sebuah restoran masakan Korea dengan seorang robot sebagai kokinya melayani pengunjung. Tapi tidak cukup menggoda untuk namja bersurai hitam yang berjalan dengan angkuhnya menelusuri jalanan kota tersebut.
"Wah, tampan sekali dia"
"Astaga, belum pernah aku lihat pria seperti dia"
"Dia sudah punya pacar belum ya?"
"Omo, dia benar-benar perfect!"
"Dia seperti bukan manusia"
Memang aku bukan manusia tapi iblis, pikir pria bersurai hitam itu dalam hati dan tersenyum tampan sambil tetap berjalan menuju suatu tempat. Sementara para yeoja yang melihat senyum menggoda miliknya hanya memekik tertahan dengan terus menatap kepergian namja yang di gosipkan mereka di belokan terdekat.
Langkah lebarnya terhenti didepan sebuah gerbang dengan tulisan taman, seringaian di wajahnya kembali muncul dengan cepat dia masuk kedalam taman. 'tunggu aku baby' batinnya semakin menjauh dari gerbang taman.
Terlihat sebuah tubuh mungil tergeletak dengan tidak elitnya di tanah kotor, si iblis tampan menggendong tubuh mungil tersebut ala bridal style membawa pergi ke suatu tempat dan mengabaikan tatapan aneh sepanjang jalan yang diberikan orang-orang padanya.
Aneh? Tentu saja, bagaimana mungkin seorang namja tampan dengan pakian serba hitam dari atas sampai bawah menggendong seseorang yang terlihat kotor dan bau di pelukkannya tanpa terlihat risih atau jijik.
"Ke mansion keluarga lord" gumam si iblis tampan, setelah tiba dijalanan gelap dan sepi dengan secara ajaib muncul sebuah lubang hitam didepannya. Tanpa ragu kakinya melangkah masuk kedalam lubang dan menghilang bersamaan dengan tubuhnya yang seolah ditelan lubang aneh itu dan menghilang tanpa jejak atau bekas.
Mewah dan glamour, isi dari mansion yang disebut oleh si iblis tampan setelah muncul didalamnya dengan menggendong tubuh mungil yang pingsan dan melangkah naik kelantai tiga mansion itu. Membuka pintu sebuah kamar tanpa kesulitan sama sekali, meletakkan tubuh mungil dengan perlahan di atas sebuah ranjang indah dan mewah yang dihiasi tirai penutup yang terikat rapi di empat sisi tiang ranjang.
Awalnya si iblis tampan ingin membersihkan tubuh mungil dihadapannya, tapi di urungkan karena melihat wajah polos manusia yang masih pingsan dengan tatapan lembut. Tangan kanannya membelai lembut wajah sedikit kotor itu, tapi langsung ditarik dengan cepat saat kulit si mungil terasa panas atau demam. "Apa aku harus mengobatinya" monolognya seorang diri.
Setelah berdebat dengan pikirannya sendiri, akhirnya pakaian kumal, lusuh dan bau sudah berganti dengan piyama mewah dan kembut tanpa membersihkannya terlebih cukup simpel, dia tidak mau di tuduh melakukan yang aneh-aneh bila si mungil sadar nanti.
Konyol memang tapi dia masih tahu cara bersikap baik, atau bersikap sopan terhadap manusia yang terlihat rapuh saat ini.
Mata iblis tampan mulai memperhatikan dengan detail sosok tertidur itu, setelah mendengar dengkuran halus darinya dan menempelkan benda lengket dan aneh penurun demam di dahi si mungil.
'Byun Baekhyun'
Berusia 17 tahun, orangtua meninggal karena kecelakaan mobil, hyung yang gila karena kematian mendadak orangtua mereka, pacar yang selingkuh dengan sahabat baiknya sendiri, harta yang habis terkuras oleh keluarga sang appa dan di tendang keluar rumah begitu saja karena sudah tidak berguna lagi bagi paman dan bibinya.
Untung saja hyungnya masih tetap di rawat di rumah sakit jiwa, dan biaya pengobatan sudah dibayar selama setahun penuh olehnya dulu sebelum harta itu berpindah tangan. Dikeluarkan dari sekolah karena tidak mampu bayar, dijauhi semua teman karena mendadak miskin, dan tidak makan selama tiga hari karena tidak punya uang. Kasihan sekali hidupmu!
Pikiran iblis tampan mulai terusik, ketika Baekhyun mulai sadar dan terdiam beberapa saat namun tidak lama sosok itu menatap bangunan kamar yang mewah dengan tatapan polos sampai mengabaikan semua ucapan dari iblis tampan yang sudah menolongnya.
Setelah si iblis tampan menyuruhnya masuk kekamar, kepala si mungil masih menunduk tanpa mau menatap dirinya. Apa dia kurang tampan? Ck, yang benar saja dia ini cukup tampan tepisnya sendiri dalam hati.
Keraguan bisa dirasakan si iblis tampan, setelah merayu Baekhyun yang tampak berpikir, memang semua iblis bisa membaca pikiran manusia yang meminta tolong pada mereka.
"Kau terlalu banyak berpikir Byun Baekhyun. Aku bisa mewujudkan semua keinginanmu dengan mudah, karena aku bukan manusia tapi iblis" ucapnya meyakinkan, setelah cukup lama si mungil ini berpikir.
Tatapan horor namun entah kenapa terlihat lucu di mata si iblis, membuatnya terkekeh pelan dan yang ditatap mengerutkan kening dengan bingung. "Mana mungkin kau iblis" ujar Baekhyun setengah tak percaya dengan ekspresi bingung yang sangat jelas diwajah cantiknya.
Akhirnya si iblis menghentikan kekehannya, "Mungkin setelah melihat ini kau akan percaya" dan tak lama muncul sepasang sayap hitam seperti sayap kalelawar di punggungnya dan menciptakan angin ketika mengepak pelan.
Lagi Baekhyun menatap horor si iblis, "K-kau ib-iblis" sungguh sulit mengucapkan kalimat itu keluar dari mulut melihat sayap itu kembali hilang di balik punggung tegap iblis didepannya.
Habis sudah kesabarannya, dengan cepat dia mencengkram tangan Baekhyun dan menghempaskan tubuh si mungil keranjang menindih tubuh pendek itu dibawahnya. Reaksi Baekhyun sangat menyebalkan, kenapa dia ingin lari saat ada orang yang ingin membantu dia balas dendam. Hmm ralat, iblis yang ingin membantu dia.
Tentu saja dia lari karena takut darimu, apalagi setelah kau menunjukkan wujud asli mu dihadapannya.
"Lepaskan aku! Dasar iblis kurang ajar!" maki Baekhun berusaha mendorong-dorong tubuh yang menindihnya dan wajahnya yang terlalu dekat dari Baekhyun hingga hidung mereka saling bersentuhan.
Kedua tangan Baekhyun terkunci disisi kepalanya oleh tangan si iblis, "Sebaiknya jangan melawan atau aku akan menyeretmu langsung keneraka. Percayalah anjing-anjing neraka peliharaanku pasti dengan senang hati mencabik-cabik tubuh indahmu" ancamnya dan membuat Baekhyun mengerut ketakutan.
Melihat baekhyun berhenti meronta, si iblis berbicara lagi di depan wajah mereka yang berdekatan. "Aku akan membalas semua dendammu, tapi sebagai imbalannya adalah nyawamu sendiri sebagai santapanku"
"Benarkah?"
"Tentu saja, karena itulah tugasku melakukan semua perintah manusia yang membuat perjanjian dengan kami"
"Apapun yang ku inginkan akan aku dapatkan?"
"Ya, kecuali bebas dari perjanjian ini" bisiknya seduktif ditelinga Baekhyun. "Kau juga akan mendapatkan tiga keinginan pertamamu sebagai bentuk perjanjian kita dimulai"
Hati Baekhyun mnggelap, mendengar dia bisa mendapatkan dan melakukan apapun dengan bantuan iblis ini tanpa perlu bersusah payah dan jiwanya sebagai imbalan rasanya itu hal yang mudah. Maka dengan mantap Baekhyun menjawab, "Aku bersedia mengikat perjanjian denganmu"
Mereka berdua terduduk diatas ranjang, Baekhyun menandatangani kertas hitam yang dibawa iblis tampan dengan menggunakan darahnya yang mengalir dari ibu jari setelah di iblis menggigitnya.
Sebuah cap jari terukir indah di atas kertas dan menghitam tanda perjanjian sudah dimulai dan tidak bisa dibatalkan dengan cara apapun juga. Kertas itu kembali menghilang secara misterius seperti kemunculannya beberapa saat yang lalu, "Jadi apa tiga keinginan pertamamu?" tanya iblis dengan suara berat dan sexynya menatap intens Baekhyun yang terlihat berpikir sambil melipat kedua tangannya didepan dada.
Dahi mulus yang terlihat berlipat berubah menjadi datar kembali, Baekhyun sudah menemukan jawaban iblis mengerikan namun tampan di hadapannya ini. Sebelum menjawab Baekhyun berdehem sejenak untuk membersihkan tenggorokannya yang terasa kering, "Baiklah aku sudah tahu apa tiga keinginan pertamaku"
Iblis tampan hanya mendengarkan dengan tampang tertarik, sebenarnya tanpa diberitahupun dia sudah membaca pikiran baekhyun tapi dia diam untuk mendengar suara si mungil yang enak didengar olehnya.
Baekhyun melanjutkan ucapannya karena si iblis masih terdiam mendengar tanpa berniat menjawab, "Tiga keinginanku yang pertama adalah . . .
.
.
.
.
.
.
.
To be continue ...
Yue seneng banget lihat antusiasme kalian semua dikotak review, dan kebanyakan sepertinya ChanBaek shipper ya? Soalnya banyak yg minta ChanBaek sebagai pairnya, tapi tenang aja vote untuk pairnya masih berlaku kok sampai sabtu depan. Jadi readersdeul semua boleh request antara pair, mantan, hyung dan juga sahabat Baekhyun di ff ini.
Mari, kita balas review kalian semua . . . .
~Oh HunHan Zelus: Crack pair? Kaya nya itu ide bagus, tapi kita lihat dulu votenya di kotak review nae dongsaeng. Mana yang terbanyak itulah yang eonni buatkan pairnya. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
~DahsyatNyaff: ini udah lanjut chinguuu semoga suka^^. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
~Baeklinerbyun: udah dinext, benarkah? Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
~ : kita lihat vote terbanyak ya, Yue ga bisa janji. Iya ini ff fantasy tapi untuk bagian devil sama... ikuti chapnya biar tahu. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
~Chika Love Baby Baekhyun:ini udah lanjut chinguuu, benarkah Yue juga penasaran XD hahahaha, mank tampang Chanyeol pervert yah? Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
~Nenehcabill: ya? Jangan teriak ntar suaranya abis XD Kris jadi iblis? Boleh juga tapi kita liat votenya ya, wah boleh juga usulannya Yue pertimbangkan untuk memasukkan ide kamu ke ff ini. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
~Neli amelia: Jinjja? Gomawo~ wah ide yang bagus, Yue pertimbangkan dulu ya kita liat aja gmna kedepannya dari ff ini. Chanbaek shipper ya? Suka ceritanya atau Chanbaeknya nih XD Ini udah fast update atas permintaan kamu chinguuu semoga suka ya. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
~ViviPExotic46: Ini udah lanjut malah fast update lagi, kalau soal itu kita lihat vote tertinggi aja ya dan untuk crack pair Yue juga udah nulis tentang itu tapi belum di publish monggo di tunggu. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
~Baguettes: Jinjja? Tapi kayanya gak deh, karena setelah Yue liat cerita itu (karena review dirimu) hanya dua bagian yang mirip, yaitu balas dendam dan perjanjian dengan iblis. Karena kalau dicerita itu dia balas dendam untuk orangtuanya yang dibunuh, sementara kalau ff ini orangtuanya meninggal karena kecelakaan mobil jadi beda donk? Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~
Gomawooo utk yg meRiview, Fav / Follow
Ff Yue ini dan juga,
Please reviewnya chinguuu^^
~Yue m00nlight~
