.
.
Jongin membeku karena istrinya mengetahui perbuatan kotor nya.
"Kau...salah dengar kyungie..." jongin mengenakan selimutnya dan berbarig berlawan arah dengan kyungsoo agar tidak memandang wajah kyungsoo.
Merasakan pergerakan dikasur membuat jongin lega, itu tandanya kyungsoo akan tidur kembali. Saat akan melayang ke alam tidurnya jongin merasakan pelukan yang sangat rapat. Kyungsoo memeluknya dari belakang, membuat gundukan miliknya memijat punggung jongin. Belum tangan kyungsoo yang sekarang sudah mengelus abs jongin.
Jongin memutuskan kalau ia akan pura pura tertidur. Kyungsoo makin menurunkan tangannya mengelus milik jongin dari luar, sesekali meremasnya dengan lembut dan sensual. Merasa tidak mendapatkan respon apa apa, kyungsoo membalikan badan jongin menjadi posisi terlentang, dengan cepat kyungsoo sudah terduduk diatas selangkangan jongin tepat diatas milik jongin. Kyungsoo menggoyangkan pinggangnya. Menggesekan miliknya dan jongin yang masih terbungkus lengkap.
"Jongin ahh"
Miliknya mulai bangun lagi akibat ulah kyungsoo. Ia tidak tahan. Akhirnya jongin membuka matanya lalu memutar posisi mereka. Jongin memberi sentuhan kepada perempuan dibawahnya dengan lembut.
"Sejak kapan kau menjadi pervert seperti tadi huh?" Wajah kyungsoo merona hebat mendengan pertanyaan suaminya itu.
Melucuti pakaian kyungsoo dan dirinya, memulai foreplay untuk kyungsoonya. Menghisap nipple kyungsoo seperti orang kehausan sambil memberi buah itu pijatan.
"Anghh" lenguhan yang kyungsoo keluarkan membuat jongin semakin 'on'.
Menurunkan hisapannya keperut kyungsoo, membuat tanda kemerahan disana. Tangannya mulai memberi pijatan pada bagian sensitif kyungsoo, gerakan memutar dan sedikit menekan membuat lenguhan kyungsoo semakin besar.
"Kau sudah basah kyung." Jongin lalu membuka lebar paha kyungsoo, menampakan bagian sensitif miliknya. Jongin lalu medekatkan mukanya. Meniup nya lalu mulai mendekatkan mulutnya kebagian itu. Menggigit daging kecil yang ada disana, menyesap nya kuat, lalu melesakan lidahnya kesana.
"Eungghh jongin.. ahhh ouhh.." kyungsoo klimaks pertama. Jongin menghabiskan cairan kyungsoo, bahkan meminta lebih dari lubang kyungsoo.
Jongin mengarahkan tangan kyungsoo kekejantananya yang sudah menegak. Kyungsoo yang mengerti lalu memposisikan tubuhnya duduk di depan jongin. Mengurutnya lembut dan memainkan twinsball jongin.
"Suck it.. kyungg ahh" kyungsoo menurut. Ia mendekatkan kepalanya lalu menjilat kejantanan kyungsoo dengan sensual dari atas lalu menghisap bola kembar itu seperti lolipop.
Memindahkan kulumannya ke batang berurat itu, menaik turunkan kepalanya , dan bagian bawahnya yang tidak muat dimulut kyungsoo ia majakan menggunakan tangan mungilnya.
"Yeah kyungsoo eunghh.." jongin mendorong kepala kyungsoo agar bisa lebih dalam memanjakan miliknya. Membuat jongin mengeluarkan miliknya dimulut kyungsoo.
"kau sudah tahu rasanya kan ? Berapa kali aku memasuki mu hmm?" Jongin kembali mempersatukan bibir mereka. Melumat nya lembut. Kyungsoo membawa jongin kepelukannya.
Jongin menggesekan milik nya ke daerah kyungsoo. Membuat kyungsoo semakin tidak tahan.
"Masukhan jonginhh"
"Kau ingin secara halus ? Atau kasar baby?"
"Masuki aku secara kasar jonginnie. Hujam lubangku dengan juniormu yang besar dan kuat jonginhh"
"As your wish baby"
Lalu jongin melesakkan miliknya, mencoba dalam sekali hentak tetapi tidak bisa. Walupun lubang kyungsoo sudah licin tapi tetap saja sempit.
"Ouugh jonginniehh lebih dalaamhh" jongin mendorong miliknya melesak lebih dalam lagi. Mengeluarkan nya sedikit lalu menusuk nya dengan sekali hentak.
"Akhhhh appoh.. ahh" tanpa basa basi jongin langsung menggerakan miliknya.
"Jonginnh ahh! Right there ahhh oughh enggh"
Jongin menemukan titik kyungsoo. Menghujamnya dengan gerakan brutal. Membuat kyungsoo terguncang ke atas dan kebawah.
"Sempith kyung oughh"
"Jongin.. aku hampir .. ahhhh ouhh" klimaks kyungsoo yang pertama. Sontak kyungsoo mengeratkan lubangnya yang membuat jongin semakin menggila.
"Ohh god. Kau nakal kyungsoo ya. Ini untukmu!" Jongin menggenjot kyungsoo dengan lebih keras hingga menimbulkan bunyi kecipak dan derit ranjang yang juga keras.
"Akhhhh enghh oughh jongin ahhh"
"Kyungsoohhhh ahh"
Sperma jongin yang terlampau banyak keluar dari lubang kyungsoo. Jongin memeluk kyungsoonya.
"Jonginn lepaskann" kata kyungsoo.
"Aku ingin berada terus di dalam mu kyungsoo."
"Jonginhh kumohonnh" libido kyungsoo kembali memuncak. Tidak sengaja ia mengerat kan lubangnya. Yang membuat satu ronde penuh dengan dorongan kasar dan lagi mengeluarkan cairannya lagi dan lagi. -
Pagi hari jongin terbangun merasa juniornya terjepit. Ohiya tadi malam jongin memaksa kyungsoo agar tidak melepas nya. Efek nya pada pagi hari mereka harus morning sex.
Jongin tau kyungsoo belum bangun, ia ingin mengerjai istrinya itu. Perlahan ia duduk dihadapan kyungsoo, membuka pahanya , lalu mengeluar masukkan milimnya menggunakan tangan agar tidak menimbulkan goncangan.
Kyungsoo keliatan mengerutkan alisnya. Apakah ia sedang bermimpi bercinta dengan jongin ? Kk. Jongin ikut terangsang jadi ia mempercepat menginoutkan miliknya lalu meremas twinsball nya sendiri. Lalu keluarlah lahar putih itu merembes keluar dari lubang kyungsoo.
jongin tertawa dalam hati, mengerjai istrinya adalah rutinitas penting. Ia membangunkan istrinya , sepertinya ia kelelahan sampai tidak bangun cepat.
"Jadi.. bulan depan kita berangkat?"
"Ne jongin."
"Mengapa kita tidak berdua saja?"
"Karena ini bukan bulan madu"
"Mau kuajak bulan madu kemana?"
"Ani mau bulan madu atau tidak kau selalu menyerangku jonginnie.."
"Jadi sudah ketauan?"
"Terlalu kentara.."
"Bagaimana kalau jongsoo kita titipkan di halmeonni?"
"Andwae! Jongin jangan mengatakan sesuatu yg tidak mungkin terjadi"
"Tapi aku hanya ingin berdua dengan mu.."
"Keureom kita bisa melakukan kannya kapan saja.. kecuali ada yg menghilang diantara kita."
"... menghilang?"
"Yah.. siapa tau minggu depan aku akan dimadu oleh mu?"
"You just one and only lah.." :*
"Go away dari dapurku kim jongin"
[12-03-2014-09.30]
"Kyungie, kau sudah membereskan barang mu dan jongsoo?" Tanya jongin sambil menyesap kopinya. Besok adalah keberangkatan mereka ke bali.
"Hmm, aku juga sudah membereskan barang barang mu"
"Hmm? Apa saja yg kau bawa ..?"
"Aku bawa ..."
SKIP
"Jadi bertemu baekhyun?"
"Yaa. Nanti sore aku akan ke rumah baekhyun, katanya hari ini ia sedang menginap dirumah chanyeol." Jelas kyungsoo di depan cermin sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.
"Menginap ? aigoo orang itu. Aku yakin tadi malam mereka bukan hanya tidur bersama.." jongin berdiri dibelakang kyungsoo.
Kyungsoo mendongakan kepalanya keatas , melihat jongin. "Apa maksudmu? , baekhyun tidak mungkin melakukannya dengan chanyeol.." Muka kyungsoo terlampau polos.
"Mau bertaruh malam panas jika mereka benar melakukannya?" Goda jongin tepat didepan telinga kyungsoo.
"...y..ya besok kita akan pergi jongin!"
"Kalau begitu.. bagaimana kalau sekarang?"
"A..andwae ! AKu akan ke rumah chanyeol sekarang!" Kyungsoo lalu beranjak pergi dengan muka yang sudah memerah.
"Chanyeoll , baekhyunnn!" Kyungsoo mengetuk pintu rumah mereka dengan semangat. Mereka sudah di anggap kyungsoo sahabat.
"Kyungieee" baekhyun membuka pintu lalu segera memeluk yang lebih kecil itu dengan erat. Pasalnya mereka sudah jarang bertemu.
"Aaa bogosipdaaa baekhyunnniiiee" baekhyun mengajak kyungsoo masuk. Menyuruhnya duduk di ruang tamu.
"Kau mau minum apa kyungiee?" Baekkhyun mengeraskan suaranya dari dapur.
"Memang kau punya apa ?" Kyungsoo menghampiri baekhyun didapur.
"Eum.. aku tak tau.. ini bukan dapurku kyungie.."
"Ohiya, dimana chanyeol?"
"Tadi ia sedang mandi, bagaimana kabar jongsoo? Harusnya kau mengajaknyaa."
"Dia sedang tidur baekkie, eum.. aku ingin mengetakan sesuatu kepadamu.." "Apa itu kyungie ?"
"Besok aku jongsoo dan jongin akan berlibur di bali"
"Mwo? Benarkaah? aigoo aku iri padamu.."
"Kau mau aku mengajakmu kemana sayang?" Tiba tiba chanyeol menghampiri para yeoja yang sedang asik mengobrol/?. Mendekati baekhyun lalu membelai wajahnya.
"Ya ya ya sekarang kalian yang membuatku iri." Kyungsoo menatap sinis ke arah keduanya.
Lalu dengan cepat baekhyun mendorong dada chanyeol dan tertawa garing ke arah kyungsoo.
"Ya.. biarkan kyungsoo melihat bagaimana mesranya kita baek.." chanyeol lalu memeluk baekhyun dari belakang. Membuat kyungsoo melongo.
"Yakk chanyeol hentikaaan!" Baekhyun memukuli tangan chanyeol pelan.
"aishh kalian tega membuatku menjadi orang bodoh akibat melihat tindakan pencabulan didepan mata kepalaku ?" Kyungsoo lalu mengarahkan kakinya ke ruang tamu chanyeol.
"Chanyeol.. kalau kau tidak menghentikannya, aku tidak akan pernah kerumah mu lagi SELAMANYA" ancam baekhyun dengan nada penekanan di kata terakhirnya.
"Oh.. ayolah baekhyun.. kyungsoo akan mengerti orang yang sedang kasmaran.. aku yakin dia dulu seperti itu dengan jongin.."
"Tapi ia tidak menunjukkan nya di hadapanku chanyeol. Aku marah padamu." Baekhyun memaksa melepaskan tangan chanyeol dari badannya. Berjalan menyusul kyungsoo. Kali ini chanyeol yang melongo, lalu ia langkahkan kaki menuju kamarnya untuk tidur siang.
"Jadi apasaja yang akan kau lakukan disana kyungsoo?" Tanya baekhyun penasaran.
"Disana aku akan berjemur.. berenang, kami menginap hotel di samping pantai! lalu kami akan-"
SKIP
"Jadi.. apa saja yang kalian lakukan? Kau seperti nya betah disana ..ini sudah jam 5.30 " Tanya jongin, ia sedang membaca koran online lewat tabletnya.
"Hanya mengobrol dengan baekhyun. Kau tahu.. tadi chanyeol bermesraan dengan baekhyun.. akh mataku.. ternoda.." kyungsoo mengucek/? Matanya.
"Aku kan sudah bilang kyungsoo. Bahkan mereka telah melakukannya.." "Yayayya terseraah. Kau mau makan apa untuk malam ini jongsoo ? Jongin? " tanya kyungsoo sambil membuka kulkasnya.
"Aku suaa semua masakan eommaa" jawab jongsoo dengan pandangan yang masih fokus dengan tv.
"Mmm.. bagaimana dirimu?" Jawab jongin santai. Jongin tau kyungsoo sedang salah tingkah, karena ia tidak membalas pernyataan jongin.
"Jongin.. bumbu x dan bahan makanan habis.. bagaimana kalau kita belanja..hanya untuk porsi malam saja.."
"Baiklaah kita akan makan diluar dan bungkus makanan untuk sarapan besok pagi" dibalas anggukan dari kyungsoo. lalu mereka bertiga pergi mencari makan.
/dilain tempat/ malam hari
"Baek... kau masih marah?"chanyeol menyender pada punggung baekhyun.
Baekhyun menggerakkan punggung nya risih.
"Ayolah baek.. kyungsoo tidak akan marah.."
"Hm"
"Baekhyun.. "
"Baekhyun.."
"Ya baekhyun!"
"Byun Baekhyun!"
"Wae?!" Akhirnya baekhyun membuka suaranya.
"Kau sekarang tidak perduli lagi padaku eoh? Kau hanya perduli dengan kyungsoo? Mengapa kau tidak memikirkan perasaan ku juga? Apa sekarang kau mau mengganti posisi ku dengan kyungsoo?" Chanyeol menunjukan ekspressi tidak terimanya.
"Kalau iya sekarang aku tidak perduli lagi dengan mu? Iya aku hanya perduli dengan kyungsoo karena dia sahabatku dari kecil! Untuk apa aku memikirkan perasaanmu kalau kau tidak memikirkan perasaan ku dan kyungsoo! Ide mu bagus chan !aku akan memutuskan mu lalu aku akan bersama kyung-"
"Hmpp" baekhyun membelalakan mata nya,memukul mukul tangan chanyeol maksudnya ia sudah mulai kehabisan nafas.
Chanyeol malah menggigit bibir bawah baekhyun dan mengeratkan pelukannya. Chanyeol membuka matanya, wajah baekhyun berwarna merah padam. Sontak chanyeol melepas ciumannya.
Baekhyun menarik napas sekuat kuatnya, matanya berair.
"Kau tau.. aku hampir mati ?"
"Kau jahat chan.."
"Aku benci.. hiks"
Chanyeol lalu merengkuh badan kecil baekhyun, mengelus kepala baekhyun.
"Maafkan aku baek.." chanyeol lalu menggendong tubuh baekhyun ala bridal style, membawa tubuh baekhyun ke sofa yang sengaja mereka taruh diluar untuk bersantai.
Chanyeol menyandarkan kepala baekhyun ke pundaknya. Membersihkan wajah baekhyun dari rambut yang menempel akibat air matanya sendiri. Wajahnya masih terlihat sendu. Mendapat usapan dipipinya, baekhyun memandangi wajah chanyeol yang sedang memandanginya juga.
"Chan.. maafkan aku..ne..hiks" baekhyun menggenggam baju chanyeol erat. chanyeol mengusap kepala baekhyun.
"Iya baek... maafkan aku juga ne..." lalu mereka menghabiskan malam mereka dengan memandangi langit yang indah. .
.
.
Tbc
A/n: yee yg minta ada chanbaeknyaa, ni dikasih yaa ! Maaf atas ketypoan ketidaksesuaian bahasa dan lain lain thxeu all readers. ohyaa mohon review yaa. Sedikit apapun saran , komentar atau apapun itu sangat berharga untuk kidt.
