Rekannya yang terakhir meninggalkan lokasi, nampak melihat sebuah ponsel terjatuh di samping kursi yang sebelumnya di duduki Baekhyun. Ia mengambilnya dan membuka ponsel tersebut.
Setelah membuka lockscreen ponsel itu, nampaknya sang pemilik belum meng exit galeri miliknya. Betapa kaget dirinya ketika melihat kedua orang yang sangat ia kenali tengah berpose mesra menatap kamera.
"Sebenarnya, ada apa diantara mereka?" ia kemudian bergegas menyusul kedua rekannya yang lain.
| Fansite or Fiancee? |
.
| E X O |
.
| GS for Uke |
.
5th Scene
.
Baekhyun memasuki apartemen. Ia langsung merebahkan badannya di kasur kamarnya. Menutup matanya sebentar untuk menjernihkan pikiran. Setelah sekitar 20 menit, ia kembali membuka matanya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya.
Selama ia membasuh wajahnya, ia merasa seperti ada sesuatu yang hilang. Ia mencoba mengingat-ingat.
Baekhyun membasuh wajahnya terburu-buru, ia lalu mencari-cari mantel yang ia gunakan tadi, namun setelah merogoh-rogoh seluruh kantongnya, hasilnya nihil. Ia lalu mencari di dalam tasnya, namun juga hasilnya nihil.
"Aishh..kenapa aku bisa seceroboh ini" Baekhyun mengacak-ngacak rambutnya kesal.
Baekhyun berjalan gontai menuju tempat tidur, ia menjatuhkan tubuhnya dan tak butuh waktu lama sudah terlelap. Ia berharap keesokan harinya ponsel itu bisa ada di meja nya kembali.
Di tempat lain, seorang wanita tengah mondar-mandir seperti setrika. Ia nampak bimbang dan terus mondar-mandir sambil sesekali melihat-lihat ponselnya yang digenggamnya.
"Apakah aku harus mengembalikannya besok? Dan berpura-pura tidak tahu?" tanya nya pada diri sendiri
"Atau.. aku harus melihat-lihat semua file nya agar aku tahu hubungan apa yang terjalin di antara mereka?" tanyanya lagi pada diri sendiri
Wanita itu tampak sedang berpikir dengan kerasnya. Ia nampak gusar, lalu setelah sekian lama berperang dengan pikirannya, ia memutuskan untuk melihat-lihat file lainnya lebih perinci.
Pertama-tama ia membuka galeri. Di sana terdapat foto Baekhyun dan –EXO yang tengah berada di backstage.
"Kapan ia ke backstage? Kenapa tak mengajak ku huh" dengus sang wanita itu
Ia lalu menggeser layar ponsel putih itu, foto kedua yang ditampilkan Baekhyun tengah berpose dengan –Sehun
"Kenapa mereka nampak dekat sekali aishhh" gerutunya kesal
Setelah melihat-lihat satu file di galeri itu, ia menyimpulkan sesuatu
"Apa mungkin Baekhyun dan Chanyeol hanya hubungan antara fans dan idolnya saja?" tanya nya lagi
Yeoja itu lalu membuka file lain di galerinya yang di awali oleh selca Baekhyun. Ia tak berniat membukanya satu-satu, ia hanya menggesernya hingga ujung. Namun saat sampai pertengahan ia menggeser, ia menemukan foto Baekhyun sedang berpose bersama Chanyeol. Bukan di backstage kali ini. Mereka lebih seperti di sebuah taman bunga, dan juga di foto lainnya mereka nampak tengah di lotte world.
"Kurasa Baekhyun dan Chanyeol memang menjalin suatu hubungan.." lirih yeoja tersebut
Ponsel putih milik Baekhyun bergetar , di sana tercantum nama 'Dobi Chan'.
"Apa aku harus mengangkatnya?" tanya yeoja itu bingung
Yeoja itu memutuskan untuk menyentuh tombol hijau di ponsel putih itu dan mendekatkannya ke telinganya. Ia sama sekali tak berniat mengeluarkan sepatah kata. Sedangkan lawan bicaranya terus memanggil-manggil nama –Byun Baekhyun
'Yeoboseyo Baek'
'Baek, kau di sana?'
'Yak! Byun Baekhyun, berhentilah mengerjaiku'
'Chagiya..Baby Smurf..'
Yeoja itu menjauhkan ponselnya dari telinganya dan menyentuh tombol merah pada ponsel milik Baekhyun. Ponsel itu kemudian ia jatuhkan ke lantai, wajah yeoja itu nampak menahan amarah.
"Akting mu sungguh sangat bagus Byun Baekhyun" yeoja itu tersenyum miris
"Tunggulah pembalasanku Mrs. Byun" ucap Yeoja itu geram dan mengepalkan kedua tangannya.
Fansite or Fiancee?
Keesokan harinya, Baekhyun yang sudah siap dengan segala perlengkapan konsernya tengah menunggu Luhan di apartemennya. Mereka berjanji untuk berangkat bersama.
Saat Luhan sudah siap, mereka berjalan menuju jemputan Baekhyun yang berada di depan apartemen.
"Oppa.. apa kau menunggu lama?" tanya Baekhyun
"Sangat lama" balas sang kakak
"Kau terlalu mendramatisir keadaan oppa" Baekhyun memutar bola matanya malas
Mereka berdua kemudian masuk ke mobil, Luhan duduk di belakang sendirian, sedangkan Baekhyun menemani oppanya menyetir.
"Oh iya Lu, Kyungsoo kenapa tidak mau berangkat bersama?" tanya Baekhyun
"Dia bilang dia ada sebuah acara sebentar" balas Luhan
"Oh iya, Lu, oppa, aku mengganti nomorku. Ponselku kemarin hilang" jelas Baekhyun
"Eh? Hilang dimana Baek?" tanya Luhan antusias
"Mollayo~ semoga saja ada orang yang mengembalikannya" Baekhyun menghela nafasnya kemudian.
"Kau tidak merasa was-was? Bagaimana jika ada orang yang melihat-lihat isi dalamnya?" goda sang kakak
Baekhyun yang tengah menatap pemandangan seketika beralih menatap tajam ke arah sang kakak.
"Jangan memberikan oppamu tatapan seperti itu Byun Baekhyun" Baekbeom memutar bola matanya malas.
Tak lama kemudian, mereka sudah sampai di lokasi konser SM. Setelah para fans diizinkan masuk, Baekhyun dan Luhan mengambil posisi festival yang berada tak jauh dari panggung.
Saat konser berlangsung, Baekhyun melihat seorang anak kecil sekitar 6 tahunan nampak terdesak. Tanpa pikir panjang ia menarik anak itu.
"Kau akan aman bersama eonni. Kau kesini bersama siapa adik kecil?" tanya Baekhyun lembut. Anak kecil itu nampak nyaman dalam gendongan Baekhyun.
"bersama eonni" jawab anak kecil itu imut.
"Eodi?" tanya Baekhyun. Anak kecil itu lantas menunjuk ke arah seorang gadis berusia sekitar 16 tahun. Baekhyun mengikuti arah tangan anak kecil tersebut.
"Oh itu.. Nama mu siapa?" Baekhyun mengangguk-angguk tanda mengerti
"Jaera..eonni?" Anak kecil itu menatap Baekhyun imut
"Kau bisa memanggil eonni, Baekhyun" jelas Baekhyun
Baekhyun yang posisinya paling depan dekat pagar menoleh ke belakang mencari-cari si kakak dari Jaera. Setelah menemukannya, ia lalu berteriak.
"Jaera aman bersamaku" ucap Baekhyun sambil tersenyum
"Gomawo eonni..dan mianhae karena jaera kau tidak bisa memoto" teriak kakak dari Jaera berterimakasih dan meminta maaf. Baekhyun lalu menggelengkan kepalanya sambil tersenyum seolah berkata 'tak apa'
Konser sebentar lagi akan selesai, Lagu 'Hope' dipilih untuk mengakhiri konser. Seluruh artis dibawah naungan SM berkumpul di pangung tak terkecuali EXO.. Masing-masing dari mereka berlari kesana kemari mengelilingi panggung.
"Sehun oppa!" Jaera tiba-tiba berteriak memanggil Sehun
"Eh? Kau suka Sehun?" tanya Luhan yang berada di samping Baekhyun
"Ne, Sehun oppa sangat-sangat tampan" Jaera mengangguk-angguk dan mengacungkan kedua jempolnya. Tingkahnya membuat Luhan ingin mencubitnya, begitu pula dengan Baekhyun.
"Kalau begitu kita bertiga sama" ucap Baekhyun sambil tersenyum.
"Woahh.. Sehun oppa mendekat kesini eonni! Sehun oppa!" teriak Jaera
Baekhyun tahu Sehun pasti tengah mencari-cari Luhan. Saat sampai di depan Baekhyun, Sehun tampak menatap Baekhyun seolah bertanya 'Dimana gadis itu?'
"Lu, turunkanlah dslr mu sebentar.. kau tidak mau melihat Sehun?" pinta Baekhyun
"Aish, baiklah.." Luhan lantas menurunkan dslr nya dan mengambil lightstick miliknya yang berada di saku celananya.
Para fans terkejut ketika Sehun turun dari panggung. Sehun lalu mendekati anak yang digendong Baekhyun. Ia mengusap lembut kepalanya.
"Anakmu?" tanya Sehun polos dan dihadiahi tatapan tajam Baekhyun.
"Eodi?" tanya Sehun lagi, Baekhyun lalu melirik samping kirinya.
Sehun dengan tersenyum menatap Luhan yang tengah mengangkat tangannya sambil memegang lightstick. Dengan tiba-tiba lightstick Luhan diambil oleh Sehun dan menyisakan tatapan shock Luhan. Fans yang lainnya berteriak histeris.
Sehun kembali ke atas panggung dengan wajah yang sumringah. Ia lalu menghampiri Chanyeol yang tengah menari di panggung utama
"Hyung, kapan kau membuat anak bersama Baekhyun noona?" Sehun merangkul Chanyeol sambil berjalan, ia pun membisikkan itu pada Chanyeol
"Mana mungkin aku melakukan itu pabo!" teriak Chanyeol
"Ikut lah denganku Hyung" perintah Sehun
Chanyeol hanya bisa mengikuti sang maknae. Setelah sampai di depan Baekhyun Chanyeol bertatapan heran. Sedangkan Sehun tengah mencuri-curi pandang ke arah Luhan.
Sehun lalu menarik Chanyeol pergi menuju paggung utama karena lagu sebentar lagi akan habis. Dan seusai lagu 'hope' semua artis membungkukkan badannya tanda terimakasih.
"Akhirnya selesai juga" ucap Baekhyun
"Ah, gwiyeoweo~" Baekhyun mencubit pipi Jaera. Sedangkan Jaera memandang ke arah gelang yang dipakai Baekhyun.
"Kau mau heum?" tanya Baekhyun dan disambut anggukan Jaera.
"Tariklah dua" Baekhyun mengarahkan tangannya ke depan Jaera, perlahan Jaera mengambil 2 gelang Baekhyun dari 6 yang ia pakai
"Satu untuk Jaera, dan satu lagi untuk eonni mu ok" jelas Baekhyun. Jaera mengangguk dan mereka berdua melakukan high five.
Perlahan-lahan seluruh fans keluar, menyisakan Luhan,Baekhyun, Jaera dan sang kakak dari Jaera
"Eonni..gomawo, maaf merepotkan karena harus menggendong Jaera daritadi" Kakak Jaera membunggukkan badannya
"Gwaenchana, kalau tidak ada Jaera mungkin Sehun tak akan ke tempat kita dan aku tak akan seberuntung tadi" ucap Luhan dengan sumrigah
'Tidak ada Jaera pun Sehun akan tetap ketempat mu Lu' batin Baekhyun
"Jaera..kemari" Jaera lalu berlari ke arah eonni nya
"Ucapkan terimakasih pada mereka" perintah sang kakak
"Kamsahamnida Baekhyun eonni dan Luhan eonni" Jaera membungkukkan badannya
"Eonni, bolehkah aku meminta account kakaotalk kalian?" tanya kakak Jaera berhai-hati
"Tentu, kemarikan ponsel mu" perintah Baekhyun dengan lembut
Setelah menuliskannya mereka berpamitan pulang. Luhan dan Baekhyun lantas pergi menuju parkiran tempat sang kakak –Baekbeom menunggu sedaritadi
Tak butuh waktu lama, mereka telah sampai di apartemen. Baekbeom yang telah mengantarkan kedua yeoja berpamitan untuk pulang.
Baekhyun langsung menuju kamarnya, sedangkan Luhan, ia terlebih dahulu ke apartemen Kyungsoo. Ia merasa ada yang janggal dengan Kyungsoo.
Luhan memencet bell apartemen Kyungsoo, tak lama kemudian sang pemilik membukakan pintu dan menyuruh Luhan masuk.
"Kyung..aku tahu kau tadi berbohong padaku" ucap Luhan to the point
"Ne, itu benar" jawab Luhan
"Apa kau ada masalah dengan aku atau pun Baekhyun?" tanya Luhan
Kyungsoo lalu beranjak ke kamar untuk mengambil sesuatu dan kembali lagi ke ruang tamu. Ia melempar sebuah ponsel ke sofa yang diduduki Luhan
"Jika kau mau tahu, buka saja ponsel itu" ucap Kyungsoo sinis
"B-bukankah ini ponsel Baekhyun?" Luhan kaget melihat ponsel Baekhyun yang hilang berada di tangan Kyungsoo
"Kemarin aku mengambilnya saat kalian berdua pergi duluan keluar restaurant. Kurasa ia menjatuhkannya." Jelas Kyungsoo. Sedangkan Luhan sudah mulai membuka-buka isi dari ponsel tersebut.
"K-kyung..apa maksud dari semua foto ini?" tanya Luhan
"Kurasa ia mempunyai hubungan khusus dengan Chanyeol Lu" ucap Kyungsoo kemudian ia menghela nafas
"Chanyeol bahkan memanggil 'Baby Smurf' saat kemarin aku mengangkat ponsel itu" ucap Kyungsoo lagi
"Hah..Aktingnya benar-benar bagus, kurasa ia sangat cocok menjadi aktris. Berniat mau membantuku membalaskannya?" tanya Kyungsoo pada Luhan
Sedangkan Luhan nampak bimbang. Ia memang kesal dengan Baekhyun sekarang, tapi ia nampak berpikir dengan tawaran yang diajukan Kyungsoo.
"A-akan kupikirkan besok. Sekarang aku mau pulang dulu" Luhan beranjak pergi menuju apartemennya.
Fansite or Fiancee?
Saat ini Baekhyun tengah menunggu seseorang di salah satu tempat rekreasi yang tak banyak orang yang tahu.
"Menungguku heum?" suara bass terdengar dari balik punggung Baekhyun
"Chan! Kukira kau tidak datang" Baekhyun memeluk Chanyeol
"Aku yang mengajak untuk apa aku tidak datang" Chanyeol lantas mengacak-ngacak rambut Baekhyun
"Kajja! Kita jalan-jalan di sekitar sini. Kita nikmati udara sejuk dari pepohonan"
Mereka lalu berjalan sambil bergenggaman tangan. Sambil berjalan, mereka mengingat-ingat masa-masa mereka bertemu dahulu.
Flashback ON
Chanyeol saat itu tengah berjalan pulang dari sekolahnya. Dan saat melewati salah satu sekolah, ia melihat seorang gadis nampak berjalan sendirian. Chanyeol terus mengikuti gadis itu karena arah jalannya sama dengannya.
Semenjak itu, Chanyeol selalu mengikuti gadis itu. Berusaha menunggunya kalau belum pulang. Sampai suatu saat, Baekhyun merasa risih. Ia menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Chanyeol
"Yak! Kenapa kau selalu mengikuti ku!" teriak Baekhyun kesal
"Eh? Jangan ke gr an kau, rumahku memang sejalan denganmu. Itu rumahku" Chanyeol menunjuk salah satu rumah
"Kalau begitu sampai jumpa..ku harap kita bisa berteman" Chanyeol melambaikan tangan pada Baekhyun sambil menunjukkan cengiran khasnya
Baekhyun hanya menatapnya sebentar hingga Chanyeol masuk ke dalam. Kemudian ia kembali berjalan menuju rumahnya yang hanya berjarak 4 rumah dari rumah Chanyeol
Seiring berjalannya waktu, mereka semakin dekat hingga Chanyeol dengan berani menyatakan perasaannya. Saat itu mereka masih kelas 3 SMP.
"Hmm, Baekhyun.." panggil Chanyeol
Baekhyun otomatis menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Chanyeol
"Waeyo Dobi?" tanya Baekhyun
Chanyeol dengan tatapan tegas menatap Baekhyun.
"Dengar ini baik-baik baby smurf. Aku mencintaimu Baby Smurf.. Would you be my Girlfriend?" Chanyel mengutarakan isi hatinya sambil mengenggam kedua tangan Baekhyun
"Aku tidak mau menerimanya. Kau hanya mencintai baby smurf" ucap Baekhyun
"Yak!Yak! Aku mencintai baby smurf tapi aku jauh lebih mencintai Byun Baekhyun" jelas Chanyeol
"Kalau begitu pertanyaanmu tadi kuterima" Baekhyun lalu melepaskan genggaman Chanyeol, ia berlari. Di belakangnya, Chanyeol juga ikut-ikutan berlari mengejar baekhyun yang resmi menjadi pacarnya
Tak disangka, Baekhyun dan Chanyeol sekelas saat SMA. Dari kelas 1 hingga 3. Banyak temannya yang sudah mengetahui hubungan mereka.
Hingga suatu hari hubungan mereka diuji karena Chanyeol yang diajak menjadi seorang trainee. Awalnya Baekhyun hanya bisa pasrah, ia tahu kalau seorang trainee tak akan boleh mempunyai seorang pacar. Namun, Chanyeol berjuang keras mempertahankannya, hingga masalah itu berhasil dilewati oleh mereka
Flashback OFF
Baekhyun dan Chanyeol tertawa mengingat masa lalu mereka.
"Jadi dulu kau selalu menungguku pulang dan menjadi penguntit ku?" tanya Baekhyun sambil tertawa
"Hei! Jangan sebut aku penguntit.. orang tampan sepertiku tak pantas mendapat gelar seperti itu" Chanyeol tak terima dengan ucapan tunangannya barusan
"Biarkan saja. Tak kusangka semudah itu kau jatuh dalam pesona Byun Baekhyun" ejek Baekhyun
"jangan pikir dengan mengikutimu dengan mudah aku mencintaimu sayang" ucap Chanyeol
"Lalu?" tanya Baekhyun
"Jauh sebelum itu, aku sering melihatmu bermain dengan temanmu melewati rumahku. Apalagi saat kau bermain bersama seorang anak kecil. Mulai saat itu aku memutuskan untuk mengikutimu dan hatiku terjebak dalam pesonamu setelah itu Byun Baekhyun" jelas Chanyeol panjang lebar
"Oh..anak kecil yang kau maksud mungkin Zelo. Ia sepupuku" ucap Baekhyun
Mereka berjalan sambil menikmati udara sejuk dan pepohonan rindang di pinggiran tempat itu. Tangan mereka yang masih saling bergenggaman diayun-ayunkan, menambah keromantisan di antara mereka.
Baekhyun menghentikan langkahnya saat teringat sesuatu. Ia menoleh ke arah Chanyeol
"Beritahu aku alasanmu kenapa si pimpinan SM saat itu bisa menerima hubungan kita" ucap Baekhyun menuntut
"Aku hanya mengancamnya bahwa ia akan rugi kehilanganku. Banyak pelatih memujiku walau pelatih danceku tidak." Jelas Chanyeol
"Sebegitu percaya dirikah kau Park Chanyeol" Baekhyun menggeleng-gelengkan kepalanya
"Itu memang harus. Setelah aku mengancam itu, keesokan harinya ia memanggilku. Setelah ia kumpulkan data tentang ku, memang benar ucapanku. Akhirnya ia menyetujuinya." Jelas Chanyeol lagi.
"Lalu apa yang membuatmu ingin merahasiakan hubungan kita Baek?" tanya Chanyeol kemudian.
"Aku tak mau membuat grup mu susah, banyak orang yang bilang grup yang baru debut jika mendapat masalah akan mudah meredup. Makanya aku ingin kau merahasiakannya dari publik" jelas Baekhyun
"Lama kelamaan hubungan kita akan ketahuan Baek" ucap Chanyeol
"Justru itu, biar waktu yang memberitahunya. Jika kau memberitahunya saat awal debut, kurasa EXO tak akan memiliki fans sebanyak sekarang" ucap Baekhyun
"Dan jika semuanya terungkap sekarang, aku sudah siap menanggung semua resikonya Chan" lirih Baekhyun
"Baek, mianhae..." Tanpa aba-aba, Chanyeol menarik Baekhyun kedalam dekapannya
"Gwaenchana Chan" ucap Baekhyun kemudian.
"Apapun yang terjadi, kita harus menghadapinya bersama Baek" ucap Chanyeol
Dibalik pohon yang tak jauh dari mereka, seseorang nampak tengah membidik kedua insan yang tengah berpelukan dengan kameranya.
"Kurasa dalam beberapa hari lagi, berita ini akan sangat menggemparkan"
.
.
.
TBC
Akhirnya selesai juga chap 5 nya. buat yang minta bagaimana chanbaek bisa ketemu, sudah terjawab kan?. Mianhae kalau masih banyak kekurangan di fanfic ini, saya akan terus memperbaikinya. Dan juga terimakasih untuk yang sudah mereview, menfollow, dan memfav fanfic ini.
.
Mind To Review?
