.

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Genre : Humor/Parody/Adventure/Friendship

Warn : T rate/OOC/Typo(s)/Death chara

Inspiration from Suikoden II

Story by DarkGrinSmile2

.

.

108 SHINOBI

PROLOG

-108-

"RASAKANLAH KEKUATANKU! HIAAAAAH!" Obito menggunakan kekuatan Kamui pada Naruto dan yang lainnya.

"ARRRGGHHHH!"

Semua para Shinobi yang bertempur pada waktu itu tertelan ke dimensi lain karena kekuatan Obito. Mereka semua masuk ke dalam dimensi hitam. Semua tanpa terkecuali termasuk sang pengguna jurus itu sendiri.

WUUUSSSHHH...

Suasana menjadi tenang dan lengang, sesaat setelah semua para ninja itu masuk ke dunia lain. Sepi, tak berpenghuni dan kota terasa seperti kota mati.

.

.

.

"Wadaw!" Naruto si pemuda pirang itu tersadar dari pingsannya sambil mengelus ubun-ubunnya yang terasa panas.

"Jangan tidur di sini Naruto! Cepat masuk ke dalam tenda!" omel seorang pria yang dikenalnya dengan nama Mizuki.

"Hah? Guru Mizuki? Kok, bisa ada di sini? Dan ini di mana? Kemana Obito? Lalu kemana yang lain?" Naruto celingak-celinguk bingung saat melihat keadaan sudah berbeda. Semuanya gelap dan tempatnya berada begitu asing. Dia sama sekali tak mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi.

"Halah. Gak usah kebanyakan nanya, deh! Cepetan sono masuk tenda!" sambar Mizuki mendadak sewot plus melotot ngotot.

"Duileh, galak bener sih, Om!" Naruto toel-toel Mizuki yang malah makin keliatan galak. "Iya-iya, gue masuk ke tenda nih!" Naruto masuk ke dalam tenda secara asal sambil manyun-manyun.

-Di dalam tenda-

Naruto benar-benar bingung. Rasa-rasanya dia sedang bertarung melawan Obito dan terkena jurus kamui. Namun setelah itu, ia sudah tidak ingat apa-apa lagi. Sekarang dia malah berada di tempat yang aneh, semua orang menghilang (kecuali dia sudah menemukan Mizuki).

Begitu masuk tenda Naruto tersenyum bahagia karena mendapati sahabatnya tengah berada di dalam. Biasanya dia sebal kalau melihat Sasuke, tapi sekarang dia merasa senang. Pemuda itu bagaikan malaikat penolongnya sekarang. Siapa tahu pemuda jenius itu (ya, akhirnya Naruto mengakui kalau Sasuke itu jenius) mengetahui apa yang terjadi.

"Sasuke, sayangku, cintaku, permata hatiku, buah cintaku, kebahagiaan— WADAW!" belum sempat kalimatnya selesai, sebuah jitakan kembali mendarat di kepala pirangnya.

BLETAK!

Jitakan maut ala Sasuke mulus mendarat dengan selamat di kepala Naruto.

"Jangan lebay deh. Kau itu menjijikan bicara seperti itu!" balas Sasuke sarkastik seperti biasa. Naruto cuma nyengir.

"Habisnya gue seneng banget bisa ketemu sama loe di sini! minimal gue gak kayak kambing congek kebingungan sendiri," ucap Naruto secara jujur. "Sebenernya kita itu ada di mana, sih? Terus di mana si Obito?" tanya Naruto.

"Hn... Baca tuh script!" Sasuke melemparkan sebuah naskah kepada Naruto dan menyuruh pemuda itu untuk membacanya.

Naruto membaca naskah yang sudah berani-beraninya nempel di muka dia dengan tanpa dia undang.

Pada naskah itu disebutkan bahwa Naruto dan kawan-kawan harus menyelesaikan sebuah misi agar bisa terbebas dari jurus kamui Obito aka Tobi aka pahlawan bertopeng aka si bolang aka pengagum rahasia Rin.

Misinya adalah Naruto dan kawan-kawan HARUS memainkan peran sebagai salah satu pahlawan dari 108 Shinobi sesuai naskah yang sudah dibagikan masing-masing. Tentu mereka semua dituntut untuk memainkan peran mereka dengan (tidak) benar dan (tidak) wajar.

Nantinya seiring perjalanan alur cerita, Naruto akan bertemu dengan semua orang yang terserap ke dalam kamui.

"WAPAAAHHHH!" teriakan Naruto menggelegar dari dalam tenda dan membuat tenda malang (?) tersebut tampak bergetar dari luar.

"Bisa gak sih, gak berlebihan?" Sasuke menatap sebal ke arah Naruto, "mendingan lo baca baik-baik itu naskah biar gak salah! Satu hal, lo harus bisa menjalankan alur cerita kalau mau menyelamatkan semua teman-teman lo yang terserap ke dalam dunia ini!" ucapnya ketus.

"Glekh... !" Naruto menelan ludahnya setelah mendengar penjelasan dari Sasuke.

Beban masih berada di pundaknya. Keselamatan semua orang kini berada di tangannya dan secara tiba-tiba saja dia harus menyelamatkan semua orang. Apa yang harus dia lakukan? Kalau dia sampai salah maka akibatnya akan fatal! Naruto tidak tahu apa dia bisa karena jujur saja dia itu bodoh (ngaku juga, Nar?) dan sangat lemah untuk menghapal.

Apakah Naruto akan mampu melaksanakan misi ini? Apa dia bisa menemukan semua orang?

TBC


A/N : Belum terbiasa menggunakan bahasa seperti ini. Ada saran?

Saya akan menjelaskan di sini Naruto berperan sebagai Riou (sang tokoh utama dalam 108 destiny di suikoden 2). Sasuke akan menjadi Jowy Atreides dan Sakura akan menjadi Nanami.