Regret The Promise
Naruto's Creator : Masashi Kishimoto
Genre : Action, Romance, School Life, Fantasy
Warning : Gak Suka ? Exit Aja..Suka ? Baca Aja! Cukup GJ Gak Jelas Mantep deh,.. :v
Selamat Membaca :D
Chapter 2 – Meet Again
"Kau ingin pergi kemana ?" "Aku ? Aku akan pergi menuju Ibu Kota" "Ibu Kota ?" "Ya, Aku akan menuntut ilmu disana, untuk membuat pengalaman yang lebih dan lebih," "Mengapa ?" "Mengapa ? Aku ingin menjenjang pendidikanku lebih jauh lagi," "Begitu ya ?" "Apakah Kau sedih ?" "Tidak..Justru Aku Senang, Selama 10 tahun Kita selalu bersama, dan sekarang Kita harus terpisah seperti ini.." "Ya Aku juga tak mengiginkan hal ini, tapi untuk untuk Masa Depanku, Tidak..Bukan Masa Depanku, tetapi..Masa Depan Kita, Aku akan membuat Masa Depan yang cerah dan indah bagi Kita berdua.." "Aku akan Membuat Ceritanya" "Dan Aku akan membuat Kenangannya.."
Naruko POV
Brug
"Aduh Aku terjatuh lagi dari tempat tidurku, Mimpi itu ya ? Mengapa selalu termimpikan ?"ucapku sambil melihat smartphoneku, disana Aku lihat Wallpaper dimana Aku bersama sahabat kecilku, tidak..sekarang dia bukan sahabatku lagi, melainkan adalah..Orang yang akan ku targetkan menjadi korban selanjutnya namun..Itu masih ragu – ragu untuk ku lakukan, lebih sekarang Aku pergi keluar dari kamarku ini, Aku ingin mandi dulu.
...
"Kau sudah bangun Naruko-chan ?"tanya seseornag yang sangat ku kenal, Dia memakai jubah hitam polet awan – awan merah, Dia berambut biru, pula seorang wanita. Aku sudah menganggapnya menjadi seorang kakak bagiku.
"Ya begitulah Konan-san, permisi Aku ingin mandi dulu.."jawabku, Dia menganggukan kepalanya begitu pula diriku.
"Ohayou Naruko.."sapa rekanku, hampir semuanya memakai jubah yang sama, kecuali diriku, Aku masih belum memakainya karena Aku baru saja keluar dari kamarku untuk menuju kamar mandi.
"Ohayou Sasori.."jawabku,
...
"Jadi bagaimana Naruko-san ? Kau ingin benar – benar menjadi anggota Akatsuki seutuhnya ?"tanya pemimpinku, dia bertindik – tindik diantara hidungnya.
"Ya, Pein-sama. Aku memang sudah berniat ingin menjadi sekutu kalian, juga impian yang sama.."jawabku,
"Baiklah kalau begitu..Selamat Datang di Akatsuki, Kita akan menegakkan Keadilan Yang Sesungguhnya.."lanjut
"Selamat Datang Naruko-san.."
"Selamat Datang Naruko-chan.."
"Selamat Datang Naruko.."
Itulah yang semua anggota Akatsuki menyambutku, Aku tersenyum saja atas jawabanku.
"Tapi Kau ingin tetap Sekolah atau tidak ? Aku tak memaksakannya.."ucap Pein-sama
"Ya masih ingin sekolah.."
"Kemana kau ingin sekolahnya ? Aku bisa memasukkanmu kemana saja, Asalkan Nilai Sekolahmu sebelumnya baik"tanya Pein-sama
"Yang terdekat saja.."kataku,
"Yang terdekat ? Kalau begitu bagaimana dengan Konoha Senior High School..?"ucap Pein-sama
"Tetapi disana.."
"Jangan memikirkannya, Aku akan mengurus seluruh administrasi sekolahnya. Kau tak perlu menanggungnya menjadi beban."
"Ya Terima Kasih banyak, tapi Aku ingin pergi Kerja Sambilan dalam paruh waktuku.."kataku,
"Itu terserah dirimu saja, Aku tak ingin membuat beban dirimu, tapi jika itu keinginanmu apa boleh buat, kau boleh melakukannya sesukamu, asalkan jangan lupa untuk mengambil misi.."jelas Pein-sama
"Ya Saya mengerti..Permisi,"kataku Aku meninggalkan ruangan rapat itu.
"Konoha Senior High School Ya ? Disana..Sebuah Sekolah untuk kalangan atas saja, tidak sepertiku kalangan bawah mengerikan, Aku dengar disana terbagi menjadi 3 golongan,
Satu, Golongan Bangsawan juga Pewaris. Dua, Golongan Kekaisaran Militer Jepang, Juga Tiga, Golongan Sukarelawan Sosial, Mungkin Aku akan masuk ke dalam Golongan ketiga, tetapi..Disana ada juga..Sialan aku tak ingin mengingatnya, Orang itu..! Orang itu..Aku sangat membencinya, Sialan..Mengapa harus seperti ini,,? Sebuah Janji yang dulu dia buat sekarang malah mengingkarinya..Aku tak bisa menerima ini, Sekali lagi biar ku katakan..Tak ada Kata Maaf Baginya, Uzumaki Naruto..Aku tak akan memaafkanmu, Aku ingin melihat kau menderita dan merasakan rasa sakit ini, Persiapkanlah dirimu.
Aku sudah siap untuk menuju sekolah, Pein-sama sudah mengurus semua adminstrasinya melalui internet online, sekarang Aku tinggal masuk saja, tapi Aku belum mempunyai seragamnya, Pein-sama bilang, bahwa Aku bisa mengambilnya di Ruang Atribut di Sekolahnya. Baiklah Aku berangkat saja.
NORMAL POV
Gerbang Besar Konoha Senior High School, 06.17 AM
"Sasuke..Kau sudah mengerjakan PR Matematika ?"tanya seorang remaja berambut pirang kuning, serta 3 garis diantara kedua pipinya. Uzumaki Naruto. Dan orang yang di tanyainya, mendengus kesal.
"Jangan bilang bahwa Kau ingin menyalinnya terhadap bukumu ?"jawab Sasuke, malah balik bertanya.
"Ayolah jangan seperti itu pada sahabatmu sendiri Sasuke.."ucap Naruto tetap ingin berusaha untuk meminjam Buku PR nya Sasuke.
"Memang Kau adalah Sahabatmu ?"tanya Sasuke mengalihkan pembicaraan, Naruto melihatnya dengan raut kesal.
"Ya terserahlah, bila Kau tak mau meminjamkannya Aku akan meminjam kepada milik Shikamaru saja.."ucap Naruto,
"Ya itu lebih bagus,"
...
Kelas X-A Konoha High School, 07.00 AM
"Ohayou Minna.."ucap Naruto dengan riangnya setelah memasuki kelasnya, tak ada yang seorangpun menjawabnya, dengan raut kesalnya Naruto melangkahkan kakinya menuju bangkunya dengan lemas.
"Na..Na..Naru..Naruto-kun Ohayou.."berselang 10 detik kemudian setelah Naruto duduk di kursinya, ada yang menyapanya dari belakang, Naruto menolehkan Kepalanya dengan raut kesal.
"Timingnya tidak tepat Hinata !"jawab Naruto,
"Iya Ma..Maafkan.. ..Aku..Tahu itu..tapi lebih baik di jawabkan ?"tanya Hinata,
"Oh Iya Hinata Kau sudah mengerjakan PR Matematikanya ?"tanya Naruto mengalihkan pembicaraan.
"Su..Sudah.."jawab Hinata dengan terbata – bata, Naruto tersenyum
"Boleh Aku pinjam bukunya ?"tanya Naruto dengan cengirannya.
"Silah—"jawab Hinata tetapi tergatung setelah seseorang memotong pembicaraannya, orang itu adalah..
"Sasuke-kun ?"ucap Hinata terkaget
"Sasuke ?"ucap Naruto tak kalah kagetnya.
"Bukannya Kau ingin meminjamkan kepada Shikamaru hah ?"Tanya Sasuke dengan Death Glarenya membuat Naruto ketakutan.
"Ah..barusan Dia tidak ada Sasuke,"jawab Naruto, Sasuke menggebrak Mejanya dengan keras.
"Pembohong ! Lihat Dia disana.."kata Sasuke sambil menunjuknya ke arah bangku paling belakang, dan orang itu sedang tidur.
"Bukannya Dia sedang tidur Teme ? Bukannya tak baik bila mengganggu orang sedang tidur ?"ucap Naruto tak ingin darinya. Sasuke melangkahkan kakinya dan berjalan menuju bangku Shikamaru yang sedang tertidur.
Sasuke mulai mengayunkan tangannya untuk menepuk punggungnya Shikamaru, namun di saat sudah dekat dengan punggungnya dengan perlahan – lahan, Dia..
DEPPPPP
"Aw..Apa yang kau lakukan ?"tanya Shikamaru terkaget dengan adanya yang menepuk punggungnya dengan keras, dilihat ke belakang ada seseorang dengan mata merah berpolet bintang itu.
"Oh Kau Sasuke ! Ada apa denganmu ? Menepuk punggungku dengan kerasnya"tanya Shikamaru, Sasuke tak menjawabnya, dan hanya menunjukkan jari telunjuknya terhadap orang yang di depan, tepatnya orang tersebut adalah Naruto.
"Naruto ?..Oi Naruto ada apa ?"tanya Shikamaru dengan teriaknya.
"Yo Shikamaru, Apakah Kau sudah mengerjakan PR Matematikanya ? Kalau sudah boleh Aku lihat ?"ucap Naruto, Shikamaru hanya menguap saja,
"Aku belum menyelesaikannya Naruto, Minta kepada orang lain saja..Uaaahh Aku ngantuk, Oyasumi.."jawab Shikamaru, Dia mulai tidur kembali,
"Ya sudah tidak apa – apa.. Tuh kan Lihat sendiri Sasuke !"ucap Naruto, Sasuke hanya menghembuskan nafasnya saja, kemudian melangkahkan kakinya menuju depan jendela.
"Sasuke ?"ucap Naruto
"Lihat Siapa disana ? sepertinya ada orang asing datang kembali.."kata Sasuke sambil melirikkan matanya ke bawah, lebih tepatnya di luar kelasnya, Sekarang ini Dia sedang di lantai 3, sedangkan yang Dia lihat ada main gate atau gerbang utama.
Setelah Sasuke mengucapkannya, Naruto bangkit dari kursinya untuk melihat siapa orang yang di katakan Sasuke.
"Naruto-kun ?"ucap Hinata,
"Siapa Dia ? Gadis ? Hm..seperinya Aku pernah melihatnya.."ucap Naruto sama seperti Sasuke sedang melihat orang asing yang ada di gerbang utama, Naruto menggaruk pipinya dengan telunjuknya, bertanda kebingungan.
"Kau mengenalnya Naruto ?"tanya Sasuke masih tak berpaling dari matanya.
"Entahlah..Aku rasa Aku memang pernah melihatnya di Suatu tempat, tapi..dimana itu ?"jawab Naruto, Naruto memejamkan matanya memulai ingin mengingat kembali atas orang yang sedang di lihatnya itu.
"Dia.."
Mengapa Kau meninggalkanku Naruto-kun ? Mengapa Kau mengkhianatiku ? Mengapa ? Mengapa Kau melakukan semua ini ? Apakah memang Keadilanmu seperti ini ? Sejak Kau bergabung dengan Organisasi Khusus Konoha, ANBU, Kau mulai berubah 180*, Aku..Membencimu..Selamat Tinggal..
"Hoi..Naruto..Naruto..Naruto..Kau tak apa – apa kan ? Mengapa Kau melamun seperti itu ?"tanya Sasuke, Naruto tersadar dari lamunannya.
"Eh ? Apa yang terjadi ?"ucap Naruto,
"Kau baru saja melamun beberapa menit, Apa sih yang Kau lamunkan..? Konyol sekali.."lanjut Sasuke,
"Begitu ya ? Maafkan Aku..tiba – tiba Aku mengingat sesuatu, namun Aku tak begitu mengerti dengan ingatan itu.."ucap Naruto,
"Naruto ?"
"Baiklah Sudahlah..sepertinya lebih baik Aku kerjakan dulu PR Matematikaku, Yo Hinata ! Aku pinjam Bukumu.."ucap Naruto, lalu menoleh kepada Hinata,
"Ah..I,..Iya Si..Silahkan Naruto-kun.."jawab Hinata dengan terbata – bata, Dengan semangat Naruto langsung berlari menuju bangkunya untuk mengerjakan Prnya.
"Huh..Dasar.."umpat Sasuke atas Sifat Keanak – anakkannya Naruto.
...
Ruang Atribur Konoha Senior High School Lantai 2
NARUKO POV
Aku sudah mengelilingi seluruh tempat di Sekolah ini, Sekolah ini cukup besar sekali, wajar saja Sekolah ini adalah Sekolah Terfavorit di Jepang, Aku tak menyangka bisa masuk kemari, Asal tahu kan Orang yang masuk kemari itu hanyalah Orang – orang penting saja, kecuali diriku, tetapi Pein-sama yang merekomendasikan diriku untuk masuk ke Sekolah ini. Sekarang Aku sedang di Ruang Atribut Konoha Senior High School Lantai 2.
"Permisi.."ucapku memasuki ruangannya
"Oh Kau pasti Naruko Namikaze kan ?"tanya seseorang dengan baju serta jubah putih yang di pakainya, lebih tepatnya seperti baju seornang Dokter ataupun yang selalu di pakai oleh Ilmuan.
"Iya benar sekali, Mengapa Anda mengetahuinya ? dan Siapa Anda ?"jawab Naruto dengan formalnya, dan orang yang sedang berbicara dengannya tersenyum simpul.
"Karena Aku yang menerimamu di Sekolah ini, Yahiko-san yang mendaftarkanmu kemari, Disini sudah ada seluruh biodatamu juga hal pribadimu.."jawab orang itu, Naruto merasa malu atas ucapannya,
"Hal Pribadiku ? Apa saja itu ?"tanya Naruko,
"Jangan khawatir, itu hanyalah tentang latar belakangmu, dan semua tentangmu, Aku sudah tahu semuanya, Yahiko-san yang menjelaskannya padaku, Aku mengerti dirimu, dan semua ini hanyalah Aku seorang yang mengetahuinya disini."ucap orang itu
"Anda mengenal Pein-sama ?"tanya Naruko,
"Ya dengan sangat baik..dulu kami pernah berjuang bersama untuk mengakhiri Perang Dunia Ke 3.."ucap orang itu.
"Seperti itu ya ? Aku mengerti..ngomong – ngomong Anda belum memperkenalkan diri Anda..!"kata Naruko, orang yang sedang berbicara dengannya hanya terkekeh saja.
"Hehe..Maaf, Perkenalkan Namaku Kurenai Yuki, Aku seorang Guru Biologi serta Pengurusan semua Admistrasi Sekolah ini.."jawab orang itu, ternyata adalah Kurenai Yuki.
"Kalau begitu..bisakah Saya mengambil Seragam Sekolahnya ?"tanya Naruko,
"Bisa..Silahkan Mari.."jawab Kurenai, menuntunnya untuk mengambil Seragam Sekolahnya untuk di pakai.
...
Main Lobby Lantai 1
NORMAL POV
"Sasuke Kau mau kemana ?"tanya Naruto terhadap temannya yang sedang berada disampingnya.
"Aku mau sarapan dulu ke kantin, Aku belum makan semalam hingga saat ini.."jawab Sasuke
"Kalau begitu Aku mau ke belakang dulu, Aku ingin ke Toilet..Jaa Sasuke.."ucap Naruto,
Naruto kini sedang berjalan menuju Toilet sepanjang jalan masih belum ada orang – orang, karena ini masih cukup pagi, biasanya hanya orang – orang rajin saja yang datang pukul ini.
"Aku sudah tidak tahan.."gerutu Naruto sambil memegang Perutnya,
"Seharusnya Aku tak terlalu banyak memakannya.."lanjut Naruto semakin erat memegang perutnya, Ia habisnya semalam makan ramen di kedai favoritnya, kedai Ichiraku, disana ia memakan ramen 5 porsi, yang benar saja itu akan membuatnya sakit perut.
"Itulah mengapa dulu Kaa-chan selalu memarahiku.."ucap Naruto, sudah hampir dekat dengan pintu toiler tiba – tiba..
Sleck..Brugg
Naruto tiba – tiba terjatuh karena menabrak seseorang yang habisnya keluar dari pintu toilet.
"Aduh Sakit.."ringis Naruto, biasanya Dia tidak akan kesakitan seperti itu walaupun hanya tertabrak seseorang, saat ini..karena Dia sedang saki perut, tentu saja itu akan membuatnya lengah.
"Auw..Sakit sekali..Eh?"ucap seseorang yang telah menabraknya.
"Naruto-kun ?"ucap orang itu dengan membulatkan kedua matanya,
"Siapa Kau ? tunggu dulu, Aku pernah ..Maaf Maaf..."ucap Naruto, Dia secara tak sengaja memegang dada orang yang ditabraknya itu, Dia melepaskannya segera.
"Naruto-kun.."gumam orang itu, tak salah lagi bahwa orang itu adalah..Naruko
"Oh Iya Aku ingat..Kau adalah Gadis yang tadi berdiri di dekat gerbang utama itu..benarkan ?"ucap Naruto dengan riang keanak – anakannya.
"Jadi Kau tak mengingatku ya ?"tanya Naruko dengan pelannya, Naruto hanya mengangkat alisnya sebelah bertanda tak mengerti.
"Apa maksudmu ? kau bergumam ya ? Hahaha..ngomong – ngomong Kau pasti Murid baru ya ? atau..Pindahan ?"tanya Naruto,
"Begitu ya ? Maaf, Aku permisi.."jawab Naruko mengalihkan pembicaraan, memutuskannya untuk meninggalkan Naruto. Naruto yang melihatnya sangat tak mengerti dan pernah tanda tanya di kepalanya.
"Siapa Dia ? Aneh sekali..Mengacuhkanku begitu saja..Eh tunggu dulu, barusan dia Mengucapkan Namaku sebanyak 2 kali tadi..Apa Aku tak salah dengar ? Dia memanggilku barusan..Kenapa Dia mengetahuinya..Siapa Dia ? Ah..Sudahlah lebih baik Aku cepat –cepat membuang hajatku..Ah.."pikir Naruto dalam hatinya, kini pikirannya penuh tanda tanya akan gadis yang baru saja dia temui.
Kelas X-A Konoha High School, 08.00 AM
Kini Semua Murid Sudah Berkumpul Di Kelasnya masing – masing, kecuali seorang remaja laki – kai berambut kuning pirang masih belum kembali.
"Kemana Si Naruto itu ?"gumam Sasuke melihat sebelah kursinya kosong,
Cleck..
"Permisi Maaf terlambat Sensei, baru saja Aku pergi dari belakang untuk cuci tanganku.."ucap seseorang itu antara lain adalah Naruto.
"Ya tak apa – apa, Silahkan duduki kursimu.."jawab Gurunya, Naruto tersenyum.
"Arigatou Sensei.."ucap Naruto, kini duduk di kursinya,
"Kau pasti memikirkanku kan Sasuke ?"tanya Naruto, Sasuke mengacuhkannya,
"Hn.."itulah yang seorang Uchiha katakan, tampa ucapan tampa ekspresi, namun Naruto sudah mengerti akan sikap seorang temannya.
"Aku mengerti..Oh iya Sasuke tadi bertemu dengan seorang gad—"ucap Naruko namun terpotong oleh gurunya.
"Dengarlah Semuanya, Sekarang Ada murid baru..Naruko-san silahkan Masuk.."ucap sensei,
Cleck, datanglah seorang Murid baru, tepatnya seorang gadis cantik berurai panjang sepunggung, rambutnya yang berwarna ke merah – merahan, semua orang disana terlena akan kecantikannya serta penampilannya.
"Baiklah Silahkan Naruko-san, Kau memperkenalkan dirimu.."ucap Sensei, gadis itu adalah Naruko,
"Terima Kasih Sensei.. Semua, Namaku Namikaze Naruko, Umurku 17 tahun, Saya pindahan dari Amegakure Senior High School, Mohon Bantuannya.."Naruko memperkenalkan dirinya,
"Okey..Naruko-san silahkan kamu duduk di samping Hyuga-san"lanjut Sensei mempersilahkan Naruko untuk duduk di samping Hinata yang berada di paling belakang, kebetulan Hinata sendiri duduknya.
"Baik.."
Naruko melangkahkan kakinya, semua murid disana memperhatikannya, Mereka tak bisa menahan pesona seorang Naruko Namikaze, kecuali satu orang yang tak memperhatikannya, adalah Shikamaru Nara, yang sedari tadi masih tertidur, Sensei pun memakluminya, karena tak masalah akan hal itu asalkan Prestasi belajar tak terganggu.
Saat ini Naruko merasa tak enak di lihat oleh semua murid di kelasnya, apakah mereka melihatnya karena dia murid baru ataukah apa..
"Hm..Hyuuga-san boleh Aku duduk disini ?"tanya Naruko pada Hinata, Hinata mengangguk.
"Silahkan.."jawab Hinata.
"Arigatou.."Naruko pun duduk, dan merebahkan punggungnya.
"Aku bersekolah kembali.."ucap Naruko,
"Oh Iya, Namikaze-san perkenalkan Namaku, Hinata Hyuuga..Kamu bisa memanggilku Hinata saja.."ucap Hinata pada Naruko, Naruko tersenyum.
"Kau pasti sudah tahu diriku kan ? baiklah senang bertemu denganmu Hinata-chan.."jawab Naruko dengan senyumannya, tak tersadar dia sedang di tatap oleh semua murid itu. Naruko menjadi salah tingkah akan hal ini.
"Eh..Sebenarnya ada apa ya melihatku seperti itu ?"tanya Naruko merasa tak enak bahwa dia di tatap seperti itu,
"Tidak ada apa – apa kok Namikaze-san, tapi bolehkan kami berkenalan juga denganmu..?"ucap seseorang dia depannya,
"Ya Aku juga.."
"Aku juga.."
"Tidak Aku juga.."
"Kalian tidak boleh sebelum diriku..Aku saja.."
"Aku.."
"Aku.."
Mereka terus berucap sampai hampir semua murid berkata yang sama, sang sensei pun tak tinggal diam,
"SUDAH DIAM SEMUA! KALIAN INI KENAPA SIH RIBUT SEPERTI ITU ? INI ADALAH WAKTUNYA PEMBELAJARANKU, KALIAN BISA BERKENALAN DI WAKTU LAIN SAJA.."ucap Sensei dengan kerasnya, Semua Muridpun terdiam akan ucapnnya. Naruko hanya menghembuskan nafasnya.
"Syukurlah.."ucap Naruko, kemudian ia mengambil alat tulisnya,
"Hinata-chan ngomong – ngomong, sekarang pelajaran apa ?"tanya Naruko pada Hinata,
"Sekarang pelajaran Fisika Naruko-san.."jawab Hinata, Naruko hanya berohria saja.
"Boleh Aku lihat Buku paketnya ?"tanya Naruko setelah melihat buku paket Fisika dia atas mejanya Hinata.
"Oh..Silahkan.."jawab Hinata, sembari memberikan bukunya.
"Arigatou..Kamu tahu gak ? bahwa Aku ini suka pelajaran Fisika lho.."ucap Naruko dengan bangganya, Hinata hanya tersenyum saja.
"Kalau begitu nanti mohon bantuannya ya Naruko-san.."kata Hinata, akhrinya mereka pun memerhatikan gurunya yang sedang menjelaskan materinya, sedangkan dia bangku paling atas di pojok.
..
"Jadi begitu ceritanya Naruto ? Kau bertemu dengannya di dekat pintu toilet ?"tanya Sasuke,
"Ya..sepertinya Dia habis mengganti Seragamnya.."jawab Naruto,
"Kau menyukainya ?"tanya Sasuke dengan ngawurnya, membuat Naruto merona merah
"Apa yang Kau katakan Teme ? bisa saja Kau mengatakannya, aneh sekali dirimu itu, pertama kalinya kau berkata seperti itu padaku.."ucap Naruto,
"Hn..Aku juga Manusia..memang nya apa hah ?"kata Sasuke, Naruto hanya tersenyum saja.
"Oh Iya Aku lupa..Aku belum meminta maaf padanya.."kata Naruto, Sasuke tak meliriknya, tetap memerhatikan gurunya yang sedang menjelaskan namun Sasuke tetap mendengar ucapan Naruto.
"Minta maaf kenapa ?"tanya Sasuke tampa meliriknya, Naruto hanya berfikir bahwa Dia telah melakukan hal yang tidak – tidak terhadap orang itu.
"Tadi..Ah Nanti saja Aku ceritakan, Aku benar – benar tak enak sekali..mungkin tadi Dia tak menanggapi ucapanku karena itu..Aku harus meminta maaf.."lanjut Naruto
"Dasar Hentai.."umpat Sasuke langsung bisa menebak pikirannya,
"Tidak juga..Ya sudahlah..terserah..Ngomong – ngomong namanya itu..Naruko kan ?"tanya Naruto
"Ya..Namikaze Naruko, Namanya tak beda jauh denganmu..Apa kau benar – benar tak mengenalnya ?"ucap Sasuke kemudian bertanya.
"Entahlah.."jawab Naruto dengan lemas,
" ... "
"Setiap memikirkannya selalu membuat kepalaku Sakit sekali..namun sering kali Aku mengingat sesuatu.."lanjut Naruto, Sasuke hanya berohria, dan kembali fokus memerhatikan gurunya begitu pula Naruto.
...
Atap Sekolah Lantai Paling Atas
"Tempat ini..Cukup enak untuk di nikmati..Ah..selagi Waktu Istirahat, lebih baik Aku tidur disini.."ucap Naruko sambil menguap,
"Angin yang menyegarkan.."
"Aku ingin tidur.."
..
"Hei Teme..Kau kemana saja..? Apa Kau disini ?"ucap Seseorang yang mulai naik ke atas Atap keramik, Naruko yang mendengarnya terkaget seketika, Dia bisa merasakan kehadiran seseorang yang tak tampak asing baginya. Naruko langsung bangkit dari tidurnya dan bersembunyi.
"Teme..Sasuke..Kau dimana ? Aku ingin pinjam uangmu buat makan siang,.Ayolah jangan sembunyi..Sasuke..Sasuke.."ucap Naruto, rupanya sedang mencari Sasuke,
"Tidak ada..Hm..Ah Apa Aku harus mencarinya lagi di tempat lain, tapi Aku kesal.."umpat Naruto mulai kesal atas temannya itu,
Prop
"Siapa disana ? Keluarlah Kau..Jangan bersembunyi..Aku bisa merasakan kehadiran Aura aneh disini.."ucap Naruto yang tadinya sudah mau meninggalkan tempat itu. Naruko yang terkaget mendengarnya, Dia tak mempunyai pilihan lagi selain menunjukan diri.
"Kau..?"ucap Naruto terputus,
"Kau..Murid Pindahan itu kan ?"tanya Naruto, Naruko hanya mengalihkan pandangannya.
"Apa yang sedang Kau lakukan disini..? Seharusnya ini adalah Jam Makan Siang, Kau tak boleh menyiakan itu.."tanya Naruto, Naruko memejamkan matanya.
"Apa sebegitu besarnya Kau peduli padaku ?"tanya Naruko malah membuat situasi berbalik, Naruto yang mendengarnya tampak aneh.
"Apa yang Kau bicarakan ? Oh iya..Kebetulan sekali Aku ingin meminta maaf kejadian pagi tadi.."kata Naruto dengan merona merah.
"Itu tak perlu di fikirkan, sekarang fikirkanlah keadilan ini.."jawab Naruko mengalihkan pembicaraan,
"Apa maksudmu ? Aku tak mengerti.."
"Aku.."ucap Naruko mulai mendekati Naruto, Naruko mulai mengeluarkan Pedangnya dari belakang bajunya, mulai ingin menghunuskan pedangnya terhadap Naruto, Naruto cukup terkaget dengan hal ini, tapi Dia bisa menghindarinya dengan cepat.
"Siapa Kau ? Jadi Kau bisa menggunakan Jutsu ya ? Kau seorang Kunoichi rupanya..Siapa Dirimu sebenarnya.. ?"tanya Naruto,
"Siapa Aku sebenarnya ? Seharusnya Kau sudah mengenaliku seutuhnya Naruto Uzumaki.."jawab Naruko mulai melancarkan serangannya kembali, Naruto tak mempunyai pilihan lagi selain menyerangnya kembali.
TRING..DUAKK
"Tck.."Naruko meringis kesakitan,
"Aku tak mempunyai pilihan lagi selain menangkapmu,"ucap Naruto sudah menggunakan senjatanya, yaitu Kunai berbentuk Belati.
REGRET THE PROMISE CHAPTER 2 – Meet Again END
NEXT ON REGRET THE PROMISE CHAPTER 3 – NARUTO VS NARUKO
SUPAYA AUTHOR LEBIH CEPAT MENGUPDATE CHAPTERNYA, AUTHOR MOHON READERS MELAKUKAN 'REVIEW'
BILA BANYAK REVIEW, INSYA ALLAH 2 ATAU 3 HARI, CERITANYA AKAN BERLANJUT..INI
UNTUK MEMOTIVASI DAN MENYEMANGATI AUTHOR SUPAYA MENGUPDATENYA LEBIH CEPAT.. DAN TERIMA KASIH TELAH MEMBACA FIC INI..
UNTUK MENUNGGU LANJUTANNYA KALIAN BISA MEMBACA FIC INI JUGA,
'The Tale of Yellow Flash : Minato Namikaze' Character : Minato Namikaze, Kushina Uzumaki. Genre : Adventure, Action Romance, FIC INI SANGAT SERU JUGA, INI MENCERITAKAN TENTANG KISAH MINATO NAMIKAZE DARI SEJAK KECIL HINGGA MENJADI SEORANG HOKAGE. AUTHOR SEKARANG SEDANG MENGERJAKAN 2 FIC LANGSUNG Antara Lain FIC INI dan FIC itu..
Ini Alamat FIC The Tale of Yellow Flash : Minato Namikaze =
s/10165603/1/The-Tale-of-Yellow-Flash-Minato-Namikaze
KALIAN BISA MENGUNJUNGI SITUS WEB AUHTOR UNTUK MEMPERCEPAT UPDATE CHAPTER SELANJUTNYA, DAN FIC INI TERLAH TERCANTUM JUGA DI BLOG AUTHOR..
WWW*MHAIKALZAKI*BLOGSPOT*COM
GANTI * MENJADI . ( BINTANG MENJADI TITIK )
