Regret The Promise
Naruto's Creator : Masashi Kishimoto
Genre : Action, Romance, School Life, Fantasy
Warning : Gak Suka ? Exit Aja..Suka ? Baca Aja! Cukup GJ Gak Jelas Mantep deh,.. :v
Selamat Membaca :D
Chapter 4 – Sasuke vs Itachi Bagian I
Sebelumnya..
"Sasuke Apa kau sudah tahu Kondisinya ?"tanya Naruto,
"Ya Aku sudah mengetahui semuanya..begitu pula Murid baru itu.."jawab Sasuke.
"Apa perlu Kau ku tinggalkan ?"tanya Naruto, Sasuke menghembuskan nafasnya.
"Ini adalah Saat – saat yang kunantikan..Sebaiknya Kau menghadapinya kemudian mengalahkan pemimpinnya bukan ?"jawab Sasuke, Naruto tersenyum.
"Baiklah..Naruko! Aku akan mengalahkanmu secepat mungkin sebelum Dia berlanjut dan mejadi lebih buruk dari ini.."ucap Naruto, Dia ingin segera menghentikan Naruko kemudian ingin mengalahkan Pemimpin Organisasi Akatsuki Pein.
"Tapi Kau tak akan menang melawanku Naruto-kun..Kau masih ragu – ragu.."kata Naruko,
"Aku tidak ragu – ragu sekarang, Karena..Ini demi Dunia juga..Semua Orang..Aku akan..Membereskanmu secepatnya.."ucap Naruto, Mode Sagenya kembali muncul, kemudian Dia secepat mungkin langsung berada di depan Naruko, lalu menghilanglah Mereka, Naruto dan Naruko kini di tempat yang berbeda dengan Sasuke tadi.
"Aku harap Dia bisa berhasil.."ucap Sasuke, kemudian bersiap untuk melawan Kakaknya Uchiha Itachi. Mata Sharingannya aktif.
"Jadi Kau sudah menguasainya ya Sasuke ? tapi..Kau masih Lemah Sasukeee.."ucap Itachi kemudian Dia bergerak melawan Sasuke dengan kunainya.
"Aku tak akan kalah darimu Itachi.."ucap Sasuke, Kemudian mereka saling bertempur.
...
~Regret The Promise~
Tring..Tring..Tring.. *sfk
Mereka Uchiha Sasuke dan Uchiha Itachi sepasang Saudara yang saling bertempur sama lain dengan seluruh kekuatan Mereka, dengan perasaan benci yang sangat besar Sasuke terus melawannya tampa henti. Saat ini..Tujuannya hanya satu yaitu..Membunuh Itachi untuk membalas dendamnya yang telah membunuh orang tuanya serta seluruh keluarga Uchiha, karena itu dengan penuh kekuatan besar, dalam pertempuran itu..menentukan akan masa depan yang akan Mereka hadapi. Kini..Mereka melompat ke belakang setelah beradu kunai.
KATON : GOKAKYOU NO JUTSU..
KATON : GOKAKYOU NO JUTSU...
Mereka berdua saling mengeluarkan Jurus Api Mereka, mengeluarkan sebuah dua bola besar saling beradu akan serangan yang mereka keluarkan.
"Sasuke..Gomen.."batin Itachi, Dia mulai menutup sebelah matanya, terbukalah mata doujutsu yang paling kuat, Mangekyou Sharingan.
AMATERASU!
"Apa ?"batin Sasuke, melihat sebuah Bola Api yang kini sedang beradu oleh keduanya, bola api Itchi berubah menjadi Api hitam, Sasuke pun langsung memberhentikan serangannya, kemudian melompat ke sisi.
"Apa – apa an itu ? Terkenal sedikit apinya pun, Aku akan langsung hangus terbakar., benar – benar kuat..Apa Aku masih tidak bisa mengalahkannya.."batin Sasuke setelah menghindari serangan Doujutsu Amaterasu Itachi.
Brussshhh.. *sfk
"Apa lagi ? Apinya tak padam – padam ? Api macam apa itu..?"batin Sasuke lagi, Sasuke mulai berkeringat.
"Ini adalah Api Abadi Sasuke.."ucap Itachi, Api hitam yang di keluarkan Itachi terus mengejar – ngejar Sasuke,
"Api Abadi ?..Sialan sekali.."Sasuke kembali membatin, semakin kesalnya, Sasuke mulai membuat segel tangan.
"Aku rasa, Aku tak memiliki pilihan lagi selain menggunakan kekuatan itu.."lanjut Sasuke, Sasuke memegang tanda kutukan yang ada di lehernya dengan sebelah tangannya.
SKREEEKK *sfk
Keluarlah Kedua sayap yang berbentuk sebuah tangan berwarna ungu itu.
"Rasakan ini.."
BLACK CHIDORIII...
Sasuke mengarahkan jurus Black Chidoriinya pada Itachi dan berhasil menghindari juga melewati Api Hitam Abadi itu.
"Take This, Baka!"
DUAKKKKK... *sfk
Rerentuhan bangunan yang mereka sedang gunakan itu bertarungpun hancur, akan dahsyatnya Petir Hitam besar yang menghantam Itachi.
"Kau sudah cukup Kuat juga Sasuke.."lirih Itachi, kemudian berdiri.
"Ini belum selesai baka! Jurus ini akan menjadi Jurus terakhirku untuk menghambisimu.."ucap Sasuke, kemudian Sasuke mengangkat Tangannya ke atas langit.
"Jurus terakhir ?"batin Itachi,
"Nama Jurus ini.."
KIRIN!
Keluarlah sebuah petir besar di langit yang berbentuk seperti Srigala.
"Be gone..with the Thunderclap!"
Sasuke mengarahkan Jurus terakhirnya terhadap Itachi..
DUAKKKK, *sfk
Itachi terkena serangan jurus terakhir Sasuke, Itachi tersungkur di atas bebatuan reruntuhan itu, lalu Itachi berdiri.
"Apa ? Masih bisa berdiri ? seharusnya yang terkena jurus itu akan langsung lumpuh bahkan tak bisa bergerak lagi.."batin Sasuke mengelakkan kedua matanya.
"Aku belum mengeluarkan Kartu AS ku..mungkin sudah saatnya, Aku menggunakannya..bersiaplah, Sasuke.."ucap Itachi,
BREGG *sfk
Mulai keluar sebuah monster yang membayang – bayangi Itachi di belakangnya, Sasuke yang melihatnya pun segera terkaget akan Jurus Kakaknya itu.
"Apa itu ?"batin Sasuke
SUSANNNOOO...
"Ini Susannoo Sasuke.."kata Itachi, Keluarlah Wujud Susanoo yang cukup Sempurna, yang tingginya sekitar 7 meteran.
"Susanoo?"Sasuke semakin membelakkan kedua matanya, saking tak percayanya Dia, Dia hanya bisa melangkahkan kakinya ke belakang, Semua kekuatannya sudah habis, tak ada yang bisa dia lakukan sekarang..
"Sialan..Chakraku sudah habis..Bagaimana Aku mengurus hal ini sekarang ?"umpat Sasuke. Di depannya, Kakaknya..Itachi mulai menggerakkan Susanoonya,
"Menyerahlah Sasuke.."ucap Itachi, Sasuke hanya bisa melangkahkan Kakinya ke belakang.
"Tck.."Sasuke hanya bisa menggerutu tak karuan akan situasinya sekarang..
TEBBB *sfk
Sasuke merasakan punggungnya menyentuh sebuah dinding.
"Jalan buntu ?"batin Sasuke..
"Apa ini yang bisa kau tunjukan padaku Sasuke ? Ku pikir Kau bisa membuatku lebih menarik lagi..Adikku yang bodoh.."ucap Itachi, Itachi siap menghunuskan Pedang yang di pegang oleh Susano
"Selamat Tinggal Sasuke.."
SRENGG *sfk
TRINGG *sfk
Di Akhir hidupnya, datanglah seseorang yang menangkis serangan Itachi, seseorang dengan kulitnya yang putih pucat di seluruh bagian tubuhnya.
"Orochimaru ?"batin Sasuke, orang itu yang menyelamatkan hidupnya, dengan terkekehnya orang itu, Dia mulai mengeluarkan Ular besar dari leher Sasuke secara tiba – tiba..
GREKKK *sfk
Ular – ular besar mulai keluar dari leher Sasuke..
"Arggghhhhhhh..."Sasuke berteriak kesakitan tak karuan akan keluarnya banyak Ular dari lehernya.
Sedangkan orang yang sedang berdiri di hadapannya, Itachi menatap Orochimaru dengan tatapan tajam.
"Kau rupanya dalang di balik semua ini..Orochimaru, "ucap Itachi, Orochimaru tersenyum.
"Lama tak berjumpa Itachi-kun..Terakhir melihatmu, Kau menyerangku dengan Api hitam dari mataku yang membakar sebelah lenganku..
"Itu hanya Karmamu.."jawab Itachi.
"Aku tidak akan membiarkan Eksperimen berhargaku mati olehmu, banyak eksperimen yang masih belum ku coba.."Kata Orochimaru. Itachi menatapnya semakin tajam, Di penuhi rasa ingin membunuhnya.
"Aku akan membunuhmu disini.." ucap Itachi dengan deathglarenya..
"Ahh..Kurasa..Kita tak bisa bertarung disini..mungkin lain waktu saja..Akan Aku ambil Adikmu ini..Ini adalah Eksperimen paling berhargaku..Jaa~~Itachi-kun.."Kata Orochimaru, Orochimaru mengangkat Sasuke dengan Ularnya, kemudian menghilang, Itachi berlari kearahnya, namun tak tertangkap, hanya bisa menggerutu kesal.
"Tunggu..Sialan Kau Orochimaru.."umpat Itachi, kemudian sedikit demi sedikit Susanoonya mulai menghilang, dan mengnonaktifkan Sharingannya.
"Ngomong – ngomong bagaimana keadaan di Pusat Konoha sekarang..?"ucap Itachi kemudian memejamkan matanya, Dia juga kelelahan, lalu tertidur juga disana.
...
"Sasuke-kun..Kau masih terlalu cepat untuk melawannya..Aku harus lebih untuk melatihmu menjadi sangat kuat.."ucap Orochimaru di sela – sela perjalanannya membawa Sasuke, Sasuke hanya bisa tertidur pingsan atas pertarungan hebatnya.
"Aku benci ini.."ucap Sasuke di tidurnya, sepertinya hanya setengah tidur dan setengah sadar..
"Sekarang Aku harus mengobatimu..Lukamu sangat parah Sasuke-kun.."lanjut Orochimaru, Sasuke sepertinya hanya bisa diam saja, dan tertidur kembali sepenuhnya.
"Dan Aku penasaran juga, bagaimana keadaan di Pusat..Aku harap ada hal yang menarik disana.."ucap Orochimaru..
"Kau pasti mengetahuinya kan ? cepat beritahu Aku !"ucap Sasuke, Orochimaru terkekeh pelan.
"Aku tau..Kau pasti mengkhawatirkan temanmu yang sedang bertarung disana ya..?"jawab Orochimaru, Sasuke kesal mendengar jawabannya.
"Jangan bercanda baka.."
"Ah ya..ya..Maafkan Aku nak..Menurut Informasi dari salah satu ularku yang disana..Dia..maksudku Naruto-kun sedang bertarung melawan pemimpin dari Organisasi itu..Hebat sekali..Bagaimana denganmu nak ?"jawab Orochimaru memberitahukan informasi tentang keadaan teman dekatnya, Sasuke merasa dia sangat lemah, bahkan Dia tak bisa mengalahkan Kakaknya tadi, kebencian semakin mengelilinginya untuk mengalahkan semua penghalang dirinya.
"Itu sama sekali tak menarik.."ucap Sasuke, memberikan jawaban menyimpang, Orochimaru terkekeh keras..
"Ckckckckckc..Itulah dirimu yang sesungguhnya Sasuke-kun.."ucap Orochimaru.
"Jangan khawatir, Aku akan melatihmu dengan sekeras – kerasnya untuk membuatmu sangat kuat darinya nak.."lanjut Orochimaru. Sasuke hanya memejamkan matanya kembali, sekarang Dia benar – benar tidur.
...
KONOHA DOWNTOWN..
Disana ada..seorang pemuda berambut pirang sedang melawan pemimpin dari Organisasi yang akan menghancurkan dunia itu, dengan jubah merahnya itu pemuda itu sangat semangat untuk bertarung dengannya.
"Aku akan mengalahkan Kalian..Aku tak akan membiarkan kalian merusaknya lebih lanjut lagi, apalagi Kau..sudah memanfaatkan Naruko..Aku tak bisa memaafkanmu.."ucap pemuda pirang kuning itu, Uzumaki Naruto dengan mode sanninnya.
"Menyerahlah..Kematianmu memberikan perdamaian Dunia..Kau akan menjadi Pahlawan Dunia yang hebat..Menyerahlah.."ucap Orang bertindik itu.
"Hentikan basa – basimu itu..Aku benci dirimu..Aku akan menghancurkanmu secepatnya.."Naruto siap mengeluarkan jurus andalannya.
KAGE BUNSHIN NO JUTSU..
Naruto membuat dua tiruan atau yang disebut dengan bunshin di belakangnya, bunshinnya membuat sebuah bola angin, Rasengan..setelah terbentuk, Naruto dengan cepatnya, mulai mengarahkannya pada Musuhnya itu, Pein.
RASENGAN BARRAGE...
Aku mengarahkan Dua bola angin pada Pein, namun dengan tenangnya Pein, menangkisnya dengan jurusnya..
SHINRA TENSEI..
Naruto terlempar oleh gelombang angin yang di keluarkan Pein,
"Kuat juga.."rintih Naruto..Naruto mengelap darah yang ada pada bibirnya.
Tek..Tek..Tek.. *sfk
"Shounen.."ucap seseorang di belakangnya, kemudian langsung melompat pada pundaknya.
"Oji ? "ucap Naruto setelah melihat siapa yang datang kerarahnya, yang langsung melompat ke pundaknya..
"Yo..Naruto-chan..kenapa tiba – tiba sekali langsung melawannya..?"ucap seseorang lagi yang ada di pundak sebelah kirinya, Rupanya Mereka itu adalah..Guru Pelatih yang mengajari Sannin Mode..
"Oba..Gomen.?"ucap Naruto, Mereka itu adalah Fukusaku beserta Istrinya, seekor katak dari Gunung Myoboku.
"Apa sudah selesai Pembicaraan antara Cucu dan Kakeknya ?"tanya Pein, Dia mulai mempersiapkan serangan selanjutnya, Mereka bertiga menolehnya.
"Baiklah Ya sudah..Siap – siap Shounen..Dia mulai mempersiapkan serangannya lagi.."ucap Fukusaku, Naruto mengangguk mengerti..
"Ya Aku mengerti..Tolong berikan Kekuatan Alam kalian.."jawab Naruto, Mereka berdua mengangguk.
"Ya Kami akan membantumu sekuat tenaga kami..Jangan sampai Kau bernasib sama seperti Jiraiya"ucap Fukusaku, Naruto memejamkan matanya..
"Petapa Genit..."batin Naruto..
"Bersiaplah Nak..."ucap Mereka berdua, Naruto langsung mempersiapkan Kuda – kudanya untuk menghadapi Pemimpin Organisasi itu kembali..
NEXT CHAPTER.. 'REGRET THE PROMISE' CHAPTER 5 – NARUTO VS PAIN BAGIAN 1
