Regret The Promise

Naruto's Creator : Masashi Kishimoto

Genre : Action, Romance, School Life, Fantasy

Warning : Gak Suka ? Exit Aja..Suka ? Baca Aja! Cukup GJ Gak Jelas Mantep deh,.. :v

Selamat Membaca :D

Chapter 5 – Baru Saja Di Mulai

Gedung Istana Ke Kaisaran Negera Api

Gebrukkkk *sfk

"Yondaime-sama.."ucap seseorang yang langsung menobrak pintu Ruangan sang Hokage, Pemimpin Keaisaran Negera Api..

"Ada apa ? Mengapa Kau seperti itu ?"jawab sang Hokage, Namikaze Minato.

"Yondaime-sama..Lihatlah Di luar..Ada seekor Bijuu yang sedang menyerang.."ucap orang itu, salah satu Jounin Istana Kekaisaran Negera Api.

"Apa ? Mengapa Aku tak bisa merasakannya sedari tadi..? Semua Aparat keamanan termasuk Polisi Uchiha sudah mengevakuasi semua penduduk ?"tanya Minato,

"Ya..sudah, Mereka sedang melaksanakan tugasnya..Perintah apa selanjutnya Yondaime-sama ?"tanya jounin pengaman itu, Minato memegang dagunya untuk berfikir, Apa yang harus di lakukannya sekarang, terlebih lagi banyak hal yang masih terjadi selain disini.

"Yondaime-sama apakah anda sudah tahu, Penyerangan sekelompok Organisasi kegelapan, Akatsuki yang sedang menyerang Konoha Downtown ?"tanya si Jounin itu, Minato mengangguk iya,

"Ya..Aku sudah mengetahuinya.."jawab Minato,

"Lalu Apakah anda tak memikirkannya ?"

"Aku tak perlu khawatir..Aku sudah mempercayakannya pada Anakku..Dia sudah menjadi sangat Kuat..mungkin sudah hampir melampauiku.."jawab Minato, si Jounin itu menaikkan sebelah alisnya.

"Maksud Anda..Naruto-sama yang mengurusnya ?"

"Ya..Dia adalah Pahlawan yang sesungguhnya.."

"..."

"Baiklah..Siapkan semua Pasukan Anbu dan Jounin Elit untuk mengevakuasi serta menyerang Bijuu itu, dan perintahkan semua Chuunin elit untuk mengevakuasi anak – anak..Mengerti ?"Minato memerintahkan pada Jounin keamanan itu,

"Di Mengerti Yondaime-sama.."ucap Jounin itu, kemudian menghilang secepatnya dari tempat Mansion Hokage.

...

Patung Hokage

Minato sedang berdiri diatas patungnya, melihat dengan jelas akan peristiwa ini,

"Aku tak menyangka akan terjadi hal seperti ini..Siapa yang melakukannya ? bagaimana Dia melakukannya ? Sepertinya Bijuu itu..tidak Ekor 9, Kyuubi Yin. Aku tak menyangka ada yang melepaskannya, Orang yang bisa melakukannya hanyalah orang yang memiliki Doujutsu Sharingan, dan mengendalikannya..Siapa orang itu ? Apa ada yang memberontak..tapi..tidak mungkin sekali..sekarang suasana negeri Api ini sedang damai namun banyak yang terjadi hari ini..tidak hanya di Konoha Downtown tidak disini..Aku harap Anakku bisa menyelesaikannya.."batin Minato yang kini sedang melihat Kyuubi menyerang, tiba – tiba Bijuu itu melihatnya. Siap – siap monster itu mengeluarkan sebuah serangan besar, Minato yang melihatnya langsung sigap dan mempersiapakan kuda – kudanya untuk menangkis serangan yang akan di tembakkan padanya, jika gagal, maka hancurlah desa besar ini.

Terlihat Kyuubi mempersiapkan serangannya, selesailah Dia mempersiapkannya, tinggal mengarahkannya pada Pemimpin Negeri besar Api ini.

"Aku akan..Melindungi Negeri ini"ucap Minato, Dia siap juga mempersiapkan kenkei genkai, sebuah penghalang yang akan menangkis serangan bola bijuu itu kemudian meneteleportkannya.

TIUNKKK *sfk

Kyuubi telah menembakkan Bola Bijuu itu kearahnya, Minato mengeluarkan segel kenkei genkainya di sekitar patung Hokagenya. Bola Bijuu itu masuk kedalam kenkei genkai itu, lalu meneteleportkannya ke suatu tempat yang jauh tempatnya di gunung belakang Desa.

"Aku berhasil.."ucap Minato sambil menghembuskan nafasnya setelah menangkis serangan bola bijuu itu, tetapi..

"Kau terlalu cepat untuk mengatakannya Minato Namikaze.."tiba – tiba seseorang muncul di belakangnya, Minato menyadarinya dengan cepatnya, Dia langsung menyerangnya dengan Kunai belatinya, namun..

"Apa ? Tembus, Tehnik Apa itu ?"batin Minato, serangannya tak mampu mengenainya, hasilnya malah tembus pandang..

"Kau akan ku kirimkan ke neraka Minato.."lanjut orang itu, dengan Topeng Spiralnya mulai menghisapnya melalui sebelah matanya. Minato yang mulai terhisap akan jurusnya, langsung menghilang seketika, dan berteleport menuju tempat yang aman.

...

"Siapa orang bertopeng itu ?"ucap Minato sambil terengah- engah,

"Kau tidak bisa lari dariku.."tiba – tiba datang kembali di belakangnya, Minato pun berdiri.

"Siapa kau ? Apakah Kau yang melakukan semua ini ? Apakah Kau yang mengendaikan Kyuubi Yin ?"tanya Minato

"Aku..Siapa ? Aku bukan siapa – siapa.."jawab orang bertopeng itu. Minato berfikir sebenatar

Orang yang bisa mengendalikan Kyuubi dengan Doujutsu Sharingan itu hanyalah Madara Uchiha, hanyalah Dia seorang yang bisa mengendalikannya dengan Doujutsu Sharingan.

"Apakah Kau..Madara Uchiha ?"tanya Minato,

"Ah..Kurasa begitu.."jawab orang bertopeng itu.

"bagaimana bisa ? Dia kan sudah mati dan sudah lama itu.."batin Minato.

"sudahlah..Aku tak boleh memikirkannya sekarang..Aku harus segera mengalahkan orang bertopeng ini, dan membereskan Kyuubi Yin."Minato mengakhiri batinnya, kemudian fokus terhadap orang bertopeng itu,

"Aku harus segera Mengalahkanmu.."ucap Minato kemudian berlari dari tempatnya tadi berdiri, dengan sangat cepat begitu pula musuhnya.

TRINGG.. *sfk

KRANNNGG *sfk

KREEKKKK *sfk

TUINGGGGG... *sfk

"Bagaimana bisa tembus lagi ? Konyol sekali.."batin Minato, setelah semua serangannya tak ada yang bisa mengenai Lelaki bertopeng.

"Kau tak akan bisa mengenaiku Minato.."ucap lelaki bertopeng itu, Minato mundur dari hadapannya dengan sangat cepat atau menggunakan Shunshin no justunya...

"Kalau begitu bagaimana dengan cara ini..? Pasti berhasil..Aku sudah melihat semua gerakannya..Desa Konoha sedang dalam bahaya..Aku harap Sandaime-sama bisa mengurusnya terlebih dahulu, ini akan memakan waktu"batin Minato. Dia memegang kunai belatinya dengan sangat erat, lalu langsung berlari dengan sangat cepat kearahnya, sama juga yang dilakukan musuhnya, musuhnya berlari juga sambil memegang rantai untuk menangkapnya.

50 CM..

40 CM..

30 CM..

25 CM...

"Aku tak akan gagal..."batin Minato setelah hampir dekat dengan lelaki bertopeng itu, Minato langsung melemparkan Kunai belatinya ke arah topengnya, karena sudah tahu bahwa Minato akan melemparkan Kunainya ke topengnya..akhirnya tembus saja.

"Kau Kalah.."ucap lelaki bertopeng itu setelah hampir menangkap Minato, namun..Minato langsung menghilang dari hadapannya, lelaki bertopeng itu terkejut akan hilangnya.

"Aku menang.."ucap Minato, Dia sekarang ada di atas udara, tepat di atas kepalanya, sambil memegang bola angin yang berputar itu, siap untuk menghantamnya dengan jurusnya.

RASENGANN!

"Hiraishin Level 3.."ucap Minato, sambil menghantamkan bola anginnya.

"Bagaimana bisa..?"batin lelaki bertopeng itu

"Sekarang Aku mengerti..Dia menggunakan dua serangan sekaligus tidak satu serangan, sedangkan Aku hanya bisa mengantisipasi 1 serangan..Minato-sensei..Kau masih tetap hebat rupanya.."lanjut batin lelaki bertopeng itu, kemudian dia balik topeng itu tersenyum.

DUAKKK

"Aku rasa..pertarungan kita cukup sampai disini saja..Aku sudah terluka parah.."ucap lelaki bertopeng itu, tepat 5 meter di hadapan Minato.

"Kau tidak bisa lari.."balas Minato, lalu Minato langsung menghilang dari tempatnya berdiri, tiba – tiba ada di hadapan lelaki bertopeng itu, sambil menempelkan tangannya di perut lelaki bertopeng itu.

"Apa yang Kau..?"tanya lelaki bertopeng itu, Minato tersenyum simpul.

"Aku akan menghilangkan Doujutsu yang kau lakukan pada Kyuubi Yin, sehingga Kau tak bisa mengendalikannya lagi, dan sekarang sudah menjadi milikku kembali.."jawab Minato, lelaki bertopeng itu hanya bisa merintih kesal.

"Tck..Sialan, tetapi..tak apa – apa..pertempuran yang sesungguhnya baru saja di mulai..Hahaha.."umpat lelaki bertopeng itu, kemudian menghilang.

"Apa tujuan sebenarnya orang itu, dan apa maksud dari pertempuran yang sebenanya baru saja di mulai ?"batin Minato..

"Sekarang Aku harus kembali secepatnya Ke Desa dan menyegel kembali Kyuubi Yin"ucap Minato, lalu dia pun menghilang dengan jutsunya menuju Desa.

...

KONOHA DOWNTOWN

Di Pusat Konoha ada pertempuran lain, yaitu Penyerangan Sekelompok Organisasi Akatsuki yang di pimpin oleh seorang yang bernama Pein, disana ada seorang Remaja 16 tahun yang akan menghadapinya.

"Naruto-chan..Kau sudah siap ?"tanya seekor katak yang ada di pundaknya.

"Kau harus hati – hati..Kami akan memberikan sedikit kekuatan alam, kemudian menambahkannya pada kekuatanmu,"ucap seekor katak yang ada di sebelahnya, Naruto mengangguk mengerti.

"Yeah Aku akan melakukan yang terbaik dattebayo~"jawab Naruto, Ia berfokus kembali memperhatikan orang – orang jahat yang harus segera ia kalahkan.

"Apa sudah cukup basa – basinya ?"tanya Pein,

"Kami akan segera membunuhmu..Kematianmu akan membawakan perdamaian.."ucap Pein,

"Tidak akan ku biarkan.."

STRENNGG *sfk

Tiba – tiba langsung menyerang salah satu orang dari bawahan pein itu, namun bagi Naruto..itu bukanlah suatu masalah, Dia sekarang sudah sangat Kuat.

BRUAGGGG *sfk

Naruto langsung memukul orang yang di luncurkan Pein, tapi..masih ada di atasnya, ada dua orang di atas udaranya, karena sudah mengetahui bahwa akan menyerangnya, dengan cepat Naruto berjungkir balik, lalu hanya cukup dengan menendangnya.

DUAKKK *sfk

Dua orang itu tersungkur jauh atas serangan tendangan yang di lakukan Naruto.

"Cukup Kuat juga.."batin Pein

Kemudian Pein memerintahkan kembali salah satu rekannya, yaitu pein wanita, Dia berlari sambil melakukan segel tangan dengan darahnya, tak lain Dia akan memanggil monster.

KUCHIYOSE NO JUTSU..

Keluarlah 2 Monster yang cukup besar yang akan mengarah pada Naruto, dengan sangat kuat, Naruto langsung menangkap Mosnter itu pada Tanduk besarnya, lalu melemparkannya, sedangkan satu monsternya lagi di serahkan pada kedua guru katak.

"Apa hanya segitu kekuatanmu ?"ucap Naruto, ia sekarang sangat percaya diri untuk mengalahkan Organisasi kegelapan itu.

"Jangan merasa senang dulu Shounen.."ucap Pein, ada satu lagi rekannya, Dia memerintahkan untuk menyerang Naruto,

Naruto siap mengeluarkan dua jurus dari tangannya..

"Menyingkirlah.."ucap Naruto sambil menghantamkan kedua jurus bola angin yang ada di kedua tangannya.

RASENGAN BARRAGE!

Naruto menghantamkan kedua serangan Bola Anginnya, kepada musuhnya dengan cepat..

"Selanjutnya Kau..Persiapkan dirimu.."ucap Naruto sambil berdiri gagah di hadapan Pein.

" ... "

"Aku akan langsung menyelesaikannya sekarang,,"ucap Naruto, dia membuat 1 bunshin untuk membuatkan jurus bola anginnya, tapi..sekarang cukup berbeda..

WIND SYTLE : RASEN SHURIKENN..

Naruto membuat Jurus terbarunya, Tehnik Angin : Rasen Shuriken, yang terdengar keras..Dia siap menghantamkannya pada Pein.

"RASAKAN INI!"Naruto meleparkan Rasen Shuriken miliknya kearah Pein, itu adalah Serangan Terkuatnya, jika berhasil maka semua ini akan selesai, akan tetapi..

SHINRA TENSEI

"APA?"batin Naruto, Jurus miliknya di tepis dengan putaran angin yang di Keluarkan Pein.

"Sialan..padahal itu adalah Serangan paling berhargaku, hanya beberapa lagi Aku bisa menggunakannya kembali..Tck."batin Naruto,

"Apa hanya itu kemampuanmu Naruto Uzumaki ?"ucap Pein, Pein mulai bergerak mendekatinya ya untuk menyerangnya, Dia mengeluarkan kedua besi dari lengan bajunya,

TRINGG, JLEBBB *sfk

"Arrggghhh.."Naruto akhirnya bertekuk lutut juga di hadapan Pein, dengan banyak menancap besi – besi yang di tancapkan Pein di seluruh tubuhnya.

"Shounen?"Fukasaku tersentak kaget ketika Naruto kalah akan musuhnya.

"Oh..rupanya katak kecilnya masih belum menyerah ya ? Baiklah, rasakan kesakitan ini."Pein melirik Fukusaku, Dia mengeluarkan besi kemudian melemparkannya.

"Argggghh,,"Katak itu..Guru Naruto menjerit keras atas besi cakra yang di leparkan Pein.

"Paa.."ucap Katak yang satunya lagi, tak lain adalah Istri dari Guru Sannin Naruto.

"Maa..cepatlah melarikan diri, sebelum Dia membunuhmu juga, Aku tak mau itu, Uhukk.. *cough"Fukasaku sudah tidak tahan lagi akan dirinya sendiri, Istrinya hanya bisa berkaca – kaca akan suaminya,

"Paa..Aku akan membawamu saja..tapi.."ucap Istri Guru Naruto itu, sambil menoleh ke arah Naruto yang sedang tersudutkan oleh Musuhnya, Dia tak tahu apa yang harus dilakukannya lagi,

Jangan Khawatir..jangan khawatirkan diriku Baa, Aku Kuat Kok..Sangat Kuat..Aku pasti bisa menyelesaikannya sendiri, Percayakan saja padaku

Hanya ucapan Naruto itulah yang teringat olehnya sebelum melawan Pein, Dia tak kuasa menahan air matanya, Ya sudah Suaminya, sekarang Muridnya, tapi..dirinya tau dia Kuat, Dia mengelap tangisannya.

"Naruto-chan Aku percayakan semuanya padamu, Baa-chan tahu Kau lebih, Kau lebih kuat daripada 2 orang itu, Jiraiya dan Ayahmu Minato, Kau lebih kuat..Kau belum mati..sekarang Baa-chan percayakan ini padamu,"batinnya, kemudian menghilang sambil membawa Fukusaku Suaminya,

Pein yang sedari tadi terus menancapkan besi cakra terhadap Naruto, mulai keheranan.

"Oh Jadi Melarikan diri ya Katak betina itu ?..sekarang apa yang akan terjadi padamu, Naruto Uzumaki ?"ucap Pein,

...

Di sisi pertarungan lain..

TRINGG...KRINGGG...TRANKK *sfk

"Tck..Hinata-san bisakah Kau tak menghalangiku ? Aku bisa membunuhmu kapan saja, tapi Karena Kau..teman dekatku, Aku tak kuasa untuk melakukannya.."ucap Naruko,

"Kalau begitu lakukan saja, Aku akan menghalangimu apapun juga..Demi Kota ini, Demi..Naruto-kun juga.."balas Hinata dengan datar, tak sebiasanya Dia berkata seperti itu. Naruko menaikkan alisnya sebelah,

FLASHBACK

KRINGG...KRUNKKK..TRUNKK.. *sfk

"Sudahlah hentikan pertarungan yang tak berarti ini.."ucap Naruto,

"Apa yang kau katakan Naruto-kun ? ini sangat berarti tahu !"jawab Naruko, Dia menyerang lagi Naruto dengan Pedangnya.

"Jujur saja, bukannya Aku ragi – ragu untuk menyerangmu, tak mau menyakitimu, "lanjut Naruto, sambil menundukkan kepalanya,

"Aku tak butuh rasa kasihanmu Naruto-kun.."Naruko mulai mengibaskan sayapnya, untuk menuju ke arah Naruto.

KRINGG *sfk

Naruto menahan serangan Naruko dengan cepat,

"Aku mohon Naruko, Aku harus menyelamatkan Kota ini,"kata Naruto, masih tak berani untuk menyerangnya,

"Sebanyak apapun Kau bicara, Aku tak akan mendengarkanmu Naruto-kun.."Naruko tetap tak menghiraukan ucapannya, sekarang hanya ada 1 hasrat baginya, yaitu..Menghancurkan Misi Naruto.

"Naruko..?"

"Aku akan membunuhmu sekarang saja Naruto-kun.."ucap Naruko, Dia siap mempersiapkan segel jutsunya.

LENYAPLAH KE DALAM KEGELAPAN...

LIGHTING STRIKE EVOLUTION..

Naruto hanya bisa diam saja, tak tahu apa yang harus dilakukannya, walau sudah mengatakan bahwa dirinya akan mengalahkan Naruko tetap saja, Dia tak memiliki hasrat tekad untuk melakukannya.

"Lenyaplah Kau, Naruto!"Naruko sudah siap untuk menghantamkan Jutsu As nya terhadap Naruto,

SRETTS..DUAKKKKKKKK *sfk

"Apa sudah selesai ?"ucap Naruko setelah menghantamkan jutsu As nya terhadap Naruto, di lihat memang sudah tidak ada tempat Naruto berdiri,

"Syukurlah Aku tepat waktu.."ucap seorang Gadis yang sedang merangkul Naruto, tak lain adalah..Seseorang yang Mencintainya pula.

"Hinata ?"ucap Naruto tak percaya, ada yang menyelamatkannya, di depannya masih ada seorang Gadis yang berdiri mematung tak percaya.

"Hinata-san ?"Naruko tak percaya bahwa akan ada seseorang yang menyelamatkannya, itu sangat berisiko sekali, bisa saja terkena sedikitpun petir itu akan langsung melemahkan tubuh.

"Hinata..Kau menyelamatkanku ?"kata Naruto, Hinata tersenyum saja, walau memang kini Dia sangat dekat berhadapan dengan Naruto, Dia memang sudah malu sekali tetapi..Dia menahannya saja, dan serius terlebih dahulu.

"Ya..Naruto-kun, Cepatlah selamatkan Kota ini, Kalahkan Pemimpinnya.."ucap Hinata, Naruto tersenyum, kemudian menoleh ke arah Naruko.

"Tapi..Apa bisa Aku menyerahkan Dia padamu ?"tanya Naruto pada Hinata, Dia ragi – ragu bahwa Hinata bisa mengurus Naruko. Hinata tersenyum lebar.

"Aku bisa Naruto-kun..Serahkan Naruko-san padaku, "Mendengar ucapan Hinata, Naruto menitikkan air mata senang,

"Terima Kasih Hinata..Aku pergi dulu..Jaa~"Naruko kemudian menghilang sekejap darinya, Hinata memejamkan matanya,

"Ganbatte Naruto-kun.."

FLASHBACK OFF

"Benar juga, Aku tak ragu mengatakannya..Aku melakukannya Demi Kota ini serta Demi Naruto-kun..Naruto-kun sedang berjuang sekarang, Aku juga harus berjuang.."batin Hinata.

"Itu tak seperti dirimu saja Hinata-san..! Apa yang membuatmu seperti ini ? Apa karena..Dia?"batin Naruko, Dia merasakan teman dekatnya berubah 180'o tak seperti biasa yang Dia kenal.

"Kau tak seperti biasanya Hinata-san..."ucap Naruko, Hinata hanya tersenyum simpul saja.

"Ini memang diriku yang sebenarnya Naruko-san.."Hinata tampa ragu menjawab semua ucapan Naruko, Naruko tersenyum senang saja mendengarnya namun..

"Aku senang mendengarnya tapi..Aku tak punya pilihan lagi, Aku harus membunuhmu Hinata-san.."ucap Naruko, siap menyerang Hinata, Hinata mempersiapkan kuda – kudanya.

"Majulah.."jawab Hinata, menantang Naruko untuk melawannya,

"Aku sudah berjanji pada Naruto-kun untuk selalu..disampingnya, serta membantunya..Walau Naruto-kun sudah tak ingat lagi, Itu tak masalah, yang terpenting..Aku melakukan yang terbaik untuknya.."batin Hinata,

"Aku tak akan kalah, tunggu Aku Naruto-kun"Hinata siap menggukan Doujutsu miliknya,

BYAKUGAN!

...

To Be Continue Regret Forget Me Chapter 5 – Baru Saja Di Mulai END

Next Regret Forget Me Chapter 6 – Pertarungan Dua Gadis Demi Cinta

Makasih Readers telah membaca Fic GJ ini, Ahaha Maaf Author masih Newbie jadi pasti banya kesalahan – kesalahannya, mohon maklum,

Chapter 6 akan segera di lanjut secepatnya FLASH UPDATE tunggu aja ya..

Makin banyak Review, segera cepat Updatenya, ini tergantung Mood atau Review, yang pasti dua – duanya..

Terus.. Ini memag Fic yang banyak ulah – alih tempat kejadian..ada yang disana ada yang disini, pastinya Setiap Karakter mempunya masalahnya tersendiri,

Sekian dari saya HaikalUzumaki, Salam Fiction!

Bisa Kunjungi mhaikalzaki_blogspot_com untuk lanjutan Chapter atau melihat spoiler – spoilernya..

THANKS A LOT OF.. :D