Make me. . . (bitch? ?)
Rate : M
Pair : Siwon-Heechul
Warning : GS, ooc, gak hot sama sekali. .gak suka gak usah baca. . semua FF di Make me. . . milik saya, jangan pernah copi paste ataupun publish di tempat lain tanpa ijin. . . dan bagi kalian SILENT READER tunjukin eksistensi kalian, hargai karya orang lain. . .
. . . . . . . . . .
Hei, kalian sudah mengenalku bukan? sahabatku telah membocorkan sedikit hal tentangku kan? Ya, aku Kim Heechul sahabat sekaligus kakak sekaligus partner Kim Jaejoong. kalian sudah tau bukan bahwa aku adalah pelacur pribadi seorang Choi Siwon, jadi tidak perlu ku paparkan lagi.
Saat ini aku sedang bersama Jaejoong, kami menunggu 'tuan' kami Choi Siwon dan Jung Yunho. Di sini kami boleh menggoda siapapun, tapi kami hanya diperbolehkan untuk melayani 'tuan' kami. Melayani? Ya, aku hanya boleh tidur bersama Choi Siwon. Ku pikir akan membosankan hanya bermain di ranjang dengan satu lelaki, tapi setelah ku jalani. Dia tak pernah membuatku bosan, dan aku merasa ingin melakukannya setiap malam. Katakannya nafsu ku besar, tapi jika kalian telah merasakan seorang Choi Siwon maka kalian akan seperti ku. Eits, ingat saat ini aku tak akan membaginya dengan kalian.
Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan, apalagi menunggu sesuatu yang sangat kau inginkan saat ini.
Heechul pov end_
. . . . . . . . . . . . .
"Chullie" sapa seseorang
"Siwonnie" jawab Heechul riang
"sudah lama menungguku?" ucap Siwon sambil merengkuh tubuh ramping Heechul
"ne, sangat lama. Kau tau aku, aku mulai bosan menunggumu di sini" jawab Heechul sembari memainkan tangannya di dada bidang Siwon.
"akan ku bayar lunas ke bosananmu itu" ucap Siwon sembari mengecup bibir merah Heechul
"ayo pergi di sini" ajak Heechul
"sudah tak sabar eoh?"
"sangat" ucap Heechul sembari menarik lengan kekar Siwon meninggalkan Jaejoong dan Yunho, "Joongie, bersenang-senanglah. Kau akan mendapatkan apa yang kau mau malam ini" lanjutnya disertai kerlingan nakal dari mata cantiknya.
"ku harap begitu" jawab Jaejoong cuek.
Heechul dan Siwon menjauh dari Jaejoong. Mereka berjalan menuju ruang pribadi Siwon, tempat di mana mereka sering menghabiskan waktu mereka.
"masuklah" ucap Siwon setelah membuka sebuah pintu. Heechul memasuki pintu tersebut, segera duduk di bangku yang berada di tengah ruangan. Rok mininya semakin naik keatas menunjukan paha mulusnya, rambut pirangnya yang tergerai indah ia gelung asal. Siwon memandang perlakuan Heechul, dia sudah terbiasa melihat Heechul yang liar, tapi tetap saja membuatnya merasa panas.
"Wonnie, aku haus"
"kau ingin wine?"
Heechul mengangguk, Siwon menuju salah satu sudut ruangan di sana terdapat satu almari berisi macam-macam minuman. Dia mengambil salah satu botol yang terlihat mewah dengan isi yang menggiurkan. Kemudian membuka tutupnya, menuang minuman ke dalam sebuah gelas dan berjalan kearah Heechul yang saat ini berdiri di depan kaca besar. Dari kaca tersebut mereka bisa melihat aktivitas di luar, melihat orang-orang yang sibuk meliukkan tubuh mereka, namun orang lain tak akan bisa melihat aktivitas mereka dari luar.
"Chullie" panggil Siwon sembari merengkuh pinggang ramping Heechul, mendekapnya erat kemudian mengecup leher jenjang Heechul.
"sshhh, Wonnie. Mana minumanku?"
Siwon mengulurkan segelas minuman berwarna merah, Heechul menerimanya kemudian menegak habis isinya.
"sudah tidak haus?" ucap Siwon sembari menjilat telinga Heechul, Heechul mengangguk.
"dan sekarang aku merasa sangat haus baby" tangan Siwon meraba perut datar Heechul, satu tangannya menaiki perutnya dan berakhir meremas payudara kencang Heechul
"aahhh Wonnie"
Tangan kanannya turun menyusuri paha putih Heechul, meraba paha dalamnya terus menaikinya dan mengusap selangkangan Heechul
"ssshhhh aahhhh"
"mendesahlah baby"
"eummbbhh" Heechul menggigit bibir bawahnya, lidah Siwon sibuk menjilati leher Heechul, tangan Siwon telah menyusup ke calana dalam Heechul mengusap vagina Heechul, kepala Heechul menyandar pada bahu kanan Siwon, menikmati setiap perlakuan Siwon.
"sshhh. . ."
Siwon semakin bersemangat menyesap leher Heechul, tangan kanannya semakin kuat meremasi payudara Heechul, satu tangannya semakin gencar menggosok vaginanya, jari tengahnya kini mulai memasuki lubang licin Heechul
"aahhh. . ." Heechul semakin menggeliat, dia merapatkan kakinya napasnya mulai terengah
"aku menyukainya baby, sangat basah dan selalu memuaskan"
"sshh. .ahhh Wonnie" Heechul tak berhenti mendesah saat Siwon mulai mengorek lubang basahnya, "aahhh. . .masukan lagihh" pinta Heechul disela desahannya
"kau ingin berapa jari baby?"
"sshhh dua"
Siwon segera menambah satu jarinya lagi, mengocok jemari panjangnya dalam lubang vagina Heechul
"aahhh. . .laggiihhh"
"euummbbhh. . .tak terasakah?"
"aahhh. .ani, ini nikmat, ta. .ahh pi aku lebih menyukai penismu di vaginakuhh. .ahhhh" jerit Heechul saat tiga jemari Siwon menusuk cepat vaginanya dan jemari tangan lainnya mencubit klitorisnya.
"ooohhh. . . kau menyiksaku"
"tapi kau menyukainya bukan?"
Heechul mengangguk
"nikmatilah, mendesah dan terus sebut namaku baby"
Heechul terus mendesah atas perlakuan Siwon, kedua tangannya meremas bagian belakang kepala Siwon. Menyalurkan seluruh kenikmatan yang ia dapat. "aahhh. . .Wonnie, bawa aahh ku ke ranjang sekarang"
"wae"
"ahh. . akuuh tak kuaat lagihh berdirihh. .sshhh"
Siwon melepas kecupannya pada leher jenjang Heechul, menjilatnya seduktif kemudian memutar tubuh Heechul dengan satu tangan dan tangan lainnya masih berada di vagina Heechul.
"sshhhh. . .aahhhh" Heechul semakin mendesah atas perlakuan Siwon, Heechul lantas jatuh di pelukan Siwon, kakinya benar-benar terasa lemas, "Wonniehh. .oohhh"
Dengan satu lengan kekarnya, Siwon mengangkat tubuh ramping Heechul satu tangan tetap di memompa lubang basah Heechul. Siwon menjatuhkan tubuh Heechul perlahan, menindihnya kemudian melumat bibir merah Heechul, "euummbbhh. . ." desahan tertahan terus keluar dari mulut Heechul Siwon semakin semangat memompa vagina Heechul.
Otot vagina Heechul terasa kuat mencengkram jemari Heechul, lendir heechul terus membanjiri jemari Siwon. Desahan Heechul terus keluar namun tertahan oleh mulut Siwon yang kini dengan rakus melumat mulutnya. "eeuuummbbhhh"
Siwon langsung menarik jemarinya keluar, melepas lumatan bibirnya dan memandang Heechul.
"Haaahhh. . .waeehh. .i wanna cumm. .kenapa di lepasss aahh"
Siwon menyunggingkan seringaiannya, dia malah menjilati ketiga jarinya yang telah basah oleh lendir Heechul. Heechul menatap gerakan Siwon, dia semakin terangsang dengan perlakuan Siwon.
"Wonniee. .sshh"
"sabar baby, aku tak ingin kau cum terlebih dulu." Jawabnya sembari melepas pakaiannya, kini Siwon naked di depan Heechul, Heechul memandang lapar tubuh Siwon.
"kau menyukai apa yang kau lihat?"
Heechul mengangguk, mata sayunya memandang tubuh Siwon lekat-lekat.
"aku yakin kau juga menyukai ini" ucap Siwon sembari menggenggam penis besarnya yang kini benar-benar tegang "aahhh. .Chullie, aku ingin mulutmu memanjakannya"
"give me ur big cock"
"aku akan memberikannya baby, tapi aku ingin melihat tubuh indahmu. Jadi aku akan membuka pakaianmu, bagaimana?"
Heechul mengangguk pasrah, "bukaa. .cepatt"
Dengan sigap Siwon membuka mini dress Heechul, melemparnya sembarangan, kini hanya tinggal bra yang menutupi tubuh Heechul, Siwon menatap kagum tubuh indah Heechul.
"Wonniee, lepaskan ini juga" pinta Heechul sembari meremas payudaranya. Dengan satu gerakan cepat Siwon melepas bra Heechul, menampakan kedua payudara bulat Heechul yang kencang.
"Wonnie, aaaaa" Heechul membuka lebar mulutnya, Siwon tersenyum melihatnya kemudian mendekatkan penis besarnya pada mulut Heechul
"hisap baby"
"euummhh" Heechul menjilat kepala penis Siwon, menyesap cairan precum yang mulai keluar
"sshhh. . masukan Chullie"
Tanpa pikir panjang Heechul memasukan penis besar Siwon, mengulumnya dan menghisapnya kuat. Jemari lentik Heechul dengan lihai memanjakan twinsball Siwon meremas, menarik dan menekannya kembali. Perlakuan Heechul membut Siwon terus mendesah.
"oohh Chullie, bahkan kita melakukannya hamper setiap malam.. shhh aahhh tapi kenapa kau haahh sungguh nikmat baby"
"eeuummbbhhh" Heechul menghisap kuat penis Siwon, menbuat tubuh Siwon bergetar hebat, penisnya terus membesar dan berkedut. Tanpa pikir panjang Siwon segera mencabut penisnya dari mulut Heechul
"aahhh"
"sabar baby, aku tak mau cum sekarang. Aku ingin menikmati tubuhmu"
"emmbbh. . lakukanlah semaumu"
Siwon segera menindih tubuh Heechul, satu tangannya meremas kuat payudara kiri Heechul, mulutnya menghisap putting kanan Heechul "ahhh"
Saatu tangan Siwon menyusuri tubuh ramping Heechul, mengirimkan ransangan lebih pada Heechu, semakin turun dan "aahhhh" tangan kirinya meremas vagina Heechul, kemudian menggosoknya, memainkan klitorisnya dan satu jarinya memompa luabang basah Heechul, lendir Heechul terus membanjiri vaginanya.
"oohhh Wonnie, make me cum pleaashhh"
"euummbbhh" gumam Siwon yang saat ini tengan menikmati payudara kiri Heechul menyesap, menggigit dan meninggalkan bercak merah di payudaranya.
"oohhh aahhh. . " Siwon menambah jarinya, memompanya semakin kuat dan kasar "aahhh. . .Wonnie, lebih cepathhh. .arrgghhhhh"
Tubuh Heechul menegang, cairan putih keluar deras dari vaginanya, membasahi tangan Siwon. Siwon ters mengulum dan meremas payudara Heechul. Setelah yakin Heechul menyelesaikan orgasmenya, dia mengangkat wajahnya, memandang mata sayu Heechul. Kemudian dia mengeluarkan jemarinya dan mengulumnya.
"eumhh. . ku menyukai lendirmu baby.. .emhhh. Chullie, buka kaki mu lebih lebar" pinta Siwon kemudian dia duduk diantara selangkangan Heechul, menatap tubuh Heechul yang basah karena keringat, matanya memandang sayu, dadanya naik turun berusaha mengarut napas, dan vagina merahnya yang benar-benar basah. Siwon menjilat bibir bawahnya yang terasa kering seketika.
"jangan hanya dilihat"
"lalu?"
"nikmati tubuhku"
"eumbb. . .kau ingin lidahku memanjakan vaginamu, atau jemariku lagi atau penisku?"
Heechul semakin terangsang dengan perkataan Siwon, "aahh. . apapun masukkan sekarang"
"eummbbhhh. . .pilih baby"
"ahh. ." jemari Siwon mengitari selangkangan Heechul, tanpa menyentuh vaginanya. Membuat Heechul mendesah dan menggeliat frustasi
"aahh. . peniissmmuu"
"wae? kau menyukai saat aku memasukimu, Memenuhi lubang sempitmu dan memponyanya dengan cepat, dalam dan kasar?"
"aahh. . .Wonnie hentikan kata aah katamu" desah Heechul semakin frustasi, tangan Siwon kini mengusap paha dalam Heechul
"heeeuummbb. . bukannya kau menyukai dirty talk ku baby. Dan lihatlah vaginamu semakin basah" kata Siwon sembari mendekati vagiana Heechul dan menghirup aromanya, "aahhh. . .aku menyukai baud an rasanya. Kau benar-benar nikmat baby dan aku menyukai saat kau mendesah di bawahku, memintaku memasukimu, memintaku memompamu dengan cepat, keras dan kasar, dan aku menyukai lubang sempitmu yang semakin sempit, dan sangat basah"
"aahhhhh" Heechul semakin menggeliat, jemari Siwon kini menekan klitorisnya, lidahnya menjilati lendirnya yang terus keluar. Menciumi dan menyesap seluruh lendir vagina Heechul, "oohh aku tak tahan lagi baby"
"masukkaannn aaahhh"
Siwon menaiki tubuh Heechul, mencium kembali bibir merah bengkak Heechul. Tangannya sibuk meremas pinggang ramping Heechul membuatnya semakin panas.
"ahhh. . u re so kissable baby" ucap Siwon sembari mengecup bibir merah Heechul, kemudian lidahnya terus turun, menjilati leher jenjang Heechul menghisap kuat salah satu titik sensitive di leher Heechul
"aahhhh"
"so suck-able" tubuh Siwon semakin turun, jemarinya mengitari putih tengang Heechul tangan besarnya meremas kedua payudaranya, "ohh. .so touchable, dan. . " Siwon menggantungkan kalimatnya. .tangannya semakin turun menuju selangkangan Heechul tanpa aba-aba dan
"arrhhhhh"
"so fuckable baby" Siwon memasukkan tiga jemari panjangnya ke vagina Heechul
"oohh. . Wonnie, jeball. .ahhh. . "
"eumbbhh. .kau ingin penisku?"
"neehh. . masukaan sekarangg. . jangan menyiksaahh ku lagiihh"
"arrasoo. . aku akan memasukkannya sekali hentak"
"heumbb. . fuck me nowhh. ."
Siwon mencabut jemarinya, mendekatkan penisnya di lubang Heechul kemudian menghentakkannya dengan kasar "arrhhhh"
"ssshhhh. .aaahhh. . ini nikmat sayang"
"eummbbhh. . nikmati tubuhku Wonnie. . aahh"
Tanpa menunggu Heechul, Siwon memompa kejantanannya. Mengeluarkan sampai tersisa kepala penisnya dan menghentakkannya kasar
"aahhh. . there. . oohhh lagiihhh"
Siwon tersenyum, dia sangat menikmati ekspresi nikmat yang dikeluarkan Heechul, satu tanggannya meremasi payudara Heechul dan yang satu lagi memegangi pinggang Heechul agar dia bisa memompa penisnya dengan lebih cepat dan dalam.
"aahhnnn. . oohhh. . ."
"tight. . .padahal aku telah memasukimu berkali-kali"
"aahhh. . ."
"sshhh. . .oohh. . .ini terlalu nikmat baby, otot vaginamu mengcengram kuat penisku. .dan. .oohhh. . .lendirmu benar- benar sangat banyak. .ahhh. . kau sangat basah sayang" Siwon terus mengeluarkan kata-kata kotornya, membuat nafsu Heechul semakin meningkat.
"aahhh. . .faster"
"heumbb?"
"fasterrr" pinta Heechul, Siwon malah melambatkan tusukannya
"memohonlah"
"please faster"
"eumbh? Aku ingin kau meminta seperti biasanya baby"
"ahhh. . .Siwonn. . jangan sshhh. .permainkanku"
Siwon malah menghentikan tusukannya
"euuhh. . berhenti". Siwon mengangkat kaki jenjang Heechul, menyandarkan pada kedua bahu kekarnya.
"wonnie, jeballl aahh"
"apa baby, keluarkan kata-kata kotormu aku akan melakukannya"
"fuck. . Siwonn. . .aarrghhh. . bergeraklah ku mohon"
"seperti ini?" dia menggerakkan penisnya sangat lambat
"faster. .plisshh. . ."
"hanya memintaku untuk cepat? Baiklah" dia meneggerakkan penisnya cepat, tanpa mengenai g-spotnya. Heechul terus mendesah frustasi di bawah Siwon.
"aahhh Siwon, fuck mehh"
"bukankah aku sudah melakukannya sayang?"
"fuck me deeper n faster"
"as ur wish baby"
Siwon segera menghujamkan penis besarnya dengan cepat dan dalam
"ahhh. . .lagiihh. . .jangan berhenttiihh. . .oohh di situhhh auuhhnnn"
"mendesahlah sayang"
"Wonnie. . fuck me harder and rough. . oohhh. . .aarhhh. . ."
"u re really wet baby"
"for u aaahh. . .cumm"
"together baby. . sshhhhh" penis Siwon terus membesar dan berkedut dilubang semping Heechul. Jeritan dan desahan Heechul semakin terdengar jelas.
"aahhh. . .akuuhh., . .aarrrggggghhh" tubuh Heechul menengang, vaginanya semakin menyempit.
"Chullie, arrhhhh. . .i wanna cum"
"cum to me, aahhh. . .pastikan penuhhh. . ooohhhhh"
"ssshhh. . .arrhhhh" cairan hangat menyembur memenuhi vagina Heechul. Siwon terengah merasakan kenikmatannya. Setelah yakin menyelesaikan orgasmenya, dia mengeluarkan penisnya, kemudian merebahkan tubuhnya di samping Heechul. Napas mereka memburu, badan mereka benar-benar basah dan lengket
"chullie, gumawo"
"eummbb. . .sudah tugas ku bukan untuk memuaskanmu dan. . ." Heechul merubah posisinya, dia menindih tubuh kekar Siwon mendekatkan vagina basahnya pada mulut Siwon.
"wonniee. . . bersihkan" pinta Heechul, tanpa menunggu lama, Siwon segera menjilati lendir nikmat Heechul, menghisapnya kuat dan memasukkan lidahnya pada lubang Heechul, "sshhh. . aahhhh. . ." Heechul melihat wajah Siwon, membuat nafsunya meningkat lagi. Dia menekan vaginanya pada mulut Siwon, memintanya untuk lebih memasukan lidahnya lebih dalam.
"oohh. . .aahhh. . ."
Siwon tanpa jijik seolah memakan vagina Heechul, membersihkan seluruh lendir Heechul yang bercampur dengan spermanya.
"aahhh. . ."
"oohh. . bitch. . kau memintaku untuk membersihkannya, dan lendirmu terus mengalir"
"aahh. . kenapa berhenti"
"aku ingin memasukimu lagi, lihatlah aku kembali tegang sayang"
Heechul melirik penis Siwon, benar, penisnya kembali menegang sempurna. Heechul menurunkan tubuhnya, mendekati penis besar Siwon, mengangkangkan lebar kakinya, bertumpu pada kedua lututnya, tanpa menunggu lama dia segera menurunkan pinggulnya dan penis besar itupun hilang ditelan vagina basah Heechul
"ooohhh. . .kenapa masih terasa sakit aahhh"
"vaginamu terlalu sempit sayang"
"aahhh. . ." Heechul terus menaik turunkan tubuhnya, satu tangan siwon meremas gemas payudara Heechul yang bergerak naik turun, dan satu tangannya menggosok klitoris Heechul.
"aahh. . .penissmu ahh yang terlalahlu bessaarr oohhh"
"menemukan kenikmatanmu baby"
Heechul mengangguk, tangannya membantu Siwon meremasi payudara besarnya. Pinggulnya terus bergerak naik turun kadang memutar,dan membuat gerakan erotis.
"ooohhh. . .aaahhhhh. .i love ur big cock so muchhh aahhh"
"aahhh. . ." desah Siwon, "ini nikmat baby"
"Wonnie, aku tak tahan"
"putar tubuhmu sayang"
Dengan sigap Heechul memutar tubuhnya, membelakangi Siwon. Kemudian Siwon mendudukan tubuhnya, meraih pinggang ramping Heechul. Dengan kekuatanya, Siwon kembali mengubah posisi Heechul. Mengangkat pinggulnya sendiri yang secara otomatis membuat tubuh Heechul terangkat, "bertumpu pada lutut dan siku mu sayang"
"euummhhh" Heechul menuruti permintaan Siwon. Doggy style,, membuat penis Siwon menghujam dalam dalam vagina Heechul, Heechul kehabisan tenaganya, hanya mampu mendesah dan mengerang. .
"aahh. . .bahkan ini masih terlalu sempitt Chullie"
"aahhh. . .karena hanya kau yang memasukiku oohhh"
"kau berniat ada orang lain yang memuaskanmu?"
"mungkinn. . .aaaaaahhhhh"
Siwon geram dengan jawaban Heechul dia semakin memonpa kasar tubuh Heechul, "dengar Kim Heechul, kau milikku, kau hanya boleh mendesah untukku, kau hanya boleh mengerang untukku, kau hanya boleh mengeluarkan lendirmu untukku, kau hanya boleh bercinta dengarku"
"neehh. . . for u, just having sex aahhh. . ."
"having sex? Aku bilang bercinta sayang"
"aahhh. . .bercinta aahh oohhh hanya untuk mereka yang saling mencintai oohhhh. . .sedang kanhh kau. Ssshh hannyaahhh menginginkan tubuhhku untuk memuaskannmuu aahhhh Siwoonnn"
"kau pikir aku melakukannya hanya sekedar having sex? Bersenang-senang? Jadi itu yang kau pikir baiklah. . dan kau juga mencari kenikmatan dari tubuhku bukan? ssshh. . .akan ku berikan baby"
"oohhhh. . ..aahhh. . .anndwee.. .aahhhhhhh"
"tahan baby, aku yakin kau akan menemukan kepuasanmu"
Siwon telah mengeluarkan penisnya dari vagina Heechul mengarahkannya pada rectum Heechul, dia benar-benar ingin memasuki seluruh lubang Heechul
"aahhh. . aapppoo. .andweee"
"tahan baby relax, kau akan menyukainya"
"aarrhhhh. . ." Heechul terus mendesah kesakitan, tapi tak diperdulikan Siwon, Siwon justru memompanya semakin cepat
"aahhh. . .ooohhh"
"sudah ku bilang kau akan menyukainya bitch"
"aahhh. . . .lebih cepatt. . .ooohhh"
Siwon terus memompanya, tak perlu waktu lama, kejantanannya terus berkedut dan membesar
"Wonnie, I wanna cum. . ."
"bitchh. . .tahan baby. . ."
"arrgghhh" Siwon mengeluarkan kejantanannya, kemudian memasukan kembali dalam vagina basah Heechul
"oohhh. . . .seluruh lubang mu terasa nikmat sayang. .aahhhnnn"
"ssshhh. . . .aarrgghhh. . . I love to having sex with u"
"kita bercinta sayang"
"anniihhh sudah ku bilaangg aahhh"
"arrrgghhhhh" desah panjang mereka saat cairan mereka memenuhi vagina Heechul dan bercampur
"sahhranghae" ucap Siwon sembari mengatur napasnya, kemudian mengeluarkan miliknya dan terlentang disamping Heechul
"jangan bercanda"
"aku tak bercanda"
"sejak kapan?"
"sejak aku mendapatkan keperawananmu"
Heechul cukup terkejut mendengar ucapan Siwon, itu berarti sekitar setengah tahun lalu.
"kau pikir, aku hanya bersenang-senang dengan tubuhmu?"
"buktikan kalau kau mencintaiku"
"ne, aku sangat mencintaimu"
"bohong"
"apa yang harus ku lakukan agar kau percaya?"
"fuck me harder, faster, deeper, and rough. .sebanding dengan rasa cintamu itu"
"hah. .aku yakin kau akan kesakitan"
"aku tak perduli, buktikan padaku" Heechul melipat kedua kakinya dan membukanya lebar, "buktikan sekarang, jika tidak aku akan melakukan seks dengan orang lain"
"jangan pernah melakukan hal ini dengan orang lain Heechul"
"karena itu, aku butuh bukti. Cepat lakukan"
"dengar, aku benar-benar akan melakukannya sebanyak, sebesar, dan sedalam rasa cintaku. Aku tak akan menghentikannya, meskipun kau terus menjerit kesakitan dan memintaku untuk berhenti"
"arrasoo, lakukanlah"
Siwon mengocok kejantanannya, membutnya tegang kembali, kemudian menghujam kasar vagina Heechul. Saat ini Siwon benar-benar menuruti permintaan Heechul dan membuktikan rasa cintanya. Membuat Heechul mendesah dan terus menjerit dibawahnya.
End_
Gyaaa. . . .FF macam apa ini, mianhae jika tidak hot sama sekali. . .dan makasih buat yang udah review di Make me. . . review kalian sangat berarti, dan itu membuat saya semakin semangat. Eumm mianhae, tidak bisa membalas review kalian. .tapi saya sudah membaca semua review dan saya sangat senang. . hehehehe. .mian jika di part ini banyak typos karena saya males edit, *semales kalian para Silent Reader untuk meninggalkan jejak*
13 may 2012. .
_Jaexi_
