With you chap 2~
Wohohoooho.. benernya, gi gada mut wat lanjutyin ni pik.. teapi, berhubung beo gi gada kerjaan, yaudin.. Beo lanjutin..
Wakakakkak.. xDDDD
Oia.. Bei jga gi kesel.. pas kmren bljar ttg asusila di sekola, trus pas nyinggung masalah HOMOSEKS, Beo langsung merasa TERSINDIR !!
Gara-gara keseringan bikin Yaoi, nii.. ckckck.. xDDD
BEO BARU SADAARR !!
Ni pik mirip ama piknya cha-senpai, ya ?? O_O""
Soalnya, samaan SaiNaru ama SasuNaru
Beo ga sengajaa !!! beo bukan mao niru, kooo.. sungguhaann.. beo ga sadaarr !! huaa!! Maapkan saiaa !!
Ini murni dari otak Beo, kooo!!!
Sunguhaan !!!
*sujud-sujud mnta maap
Trus, Beo juga mo ganti genrenya..
Jadi romance biasa.. gi kaga mut bikin Humor..~
Okok..
Muleee~
=========================---================
Disclaimer : Naruto punya Sasuke, tau !! sapa, tuh ? Masashi Kishimoto yang ngaku-ngaku punya Naruto ? cih.. *dibantai Mas Kishimoto
Warning : Yaoi, OOC.. Beo ga kasih Lime.. soalnya pake leptop emaknya Beo.. lagi nginep dirumah emak soalnya.. xDD
Naruto = 16 tahun --- 2 SMA
Sasuke = 17 tahun --- 2 SMA
----------------
CHAP 2
-----------------
Naruto langsung mencoba untuk melepaskan diri dari Sasuke dengan cara menampar pipi Sasuke dengan cukup keras..
"Naruto.." ucap Sasuke yang kini pipinya membiru
Naruto terdiam, mukanya memucat.
"Apa yang tadi kamu lakukan ?" suara Naruto bergetar begitu pula dengan tubuhnya yang kini juga bergtar hebat.
"Naruto, dengar.. itu gerakan reflek.. aku.." Sasuke berusaha untuk membela diri
"Kau jahat.." Ucap butiran air menetes dari pipinya " harus pullang" ucap Naruto sambil mengusap air matanya, dan berhambur keluar dari Uchiha mansion.
"Baka otouto.."ucap Itachi dingin
"Shut up ! cih." Umpat Sasuke
Naruto berlari menembus angin, ia berlari secepat yang ia bisa. Tidak peduli jika harus menabrak apapun, yang ia inginkan sekarang hanyalah kembali kerumah, mencuci mulutnya, dan menenangkan dirinya.
Uzumaki mansion
"Naruto.. Okae…" sapa Deidara, sang kakak Naruto
Naruto tidak memperdulikan kicauan Deidara, dan langsung berhambur ke kamarnya.
Dikamar, ia langsung masuk ke dalam kamar mandinya, menyalakan air di wastafel, mencuci mukanya, dan mencuci mulutnya, ia menggosok-gosokkan handuk dengan kasar ke mulutnya, berharap sensasi lembut yang diberikan oleh Sasuke tadi itu menghilang dari bibirnya. Ia terus mengosok-gosokkan handuk ke bibirnya sampai bibirnya itu lecet, dan mulai berdarah.
Naruto menangis sejadi-jadinya. Ia tidak rela harus mengalami hal-seperti-tadi dengan pria lain selain Sai.
.................
Meruto toketeshimaisou suki da nante zettai ni ienai...
dakedo Meruto me mo awaserarenai
koi ni koi nante shinai wa watashi
datte kimi no koto ga... suki na no
Terdengar lagu khas itu berbunyi dari telefon genggam Naruto
"Sai.." ucap Naruto sambil melihat layar Handphonenya itu.
Dengan takut-takut, Naruto mengangkat telfon dari Sai.
"….Sai ?" Tanya Naruto dengan nada bergetar.
"Ah.. Naru-chan ! hehe..lagi apa, sayang ?" tanya Sai dengan Senang
"A..aku.. aku.. Sai.. Sai.. Sai.. hiks.. huhuhu..." Naruto tidak bisa menahan tangisnya..
"Na.. Naru ? kamu kenapa ?" tanya Sai dengan nada panik
"Sai.. maaf.. maaf.. hiks.. uuh.." Ucap Naruto sambil sesunggukan.
"Maaf kenapa ? Naru? Nar—" Telefon itu langsung diputus oleh Naruto.
"Sai.. maf.. uuh.. hiks.." Naruto kembali terisak.
........
"Naru.. kamu didalam ?" terdengar Suara sang kakak, Deidara.
"Aniki.." ucap Naruto lemah
Deidarapun membuka pintu kamar Naruto dengan perlahan. Dilihatnya, Naruo sedang terduduk dilantai, memegang ponselnya, dan dengan air mata yang terus mengalir di pipinya.
"Naru ?? kamu kenapaa ?? diapain ama Sai ?" ucap Deidara histeris
"Eng.. aku enggak apa-apa.. sungguh.. bukan karna Sai.." ucap Naruto lemah
"Naru.. mau cerita sama Aniki ?" tanya Deidara lembut sambil memeluk Naruto
"U...uun.." Naruto mengangguk lemah
==============------------------===============
"Uchiha Sasuke ?" Deidarapun kaget setengah matek.
"Aniki kenal ?" tanya Naruto bingung, sekarang, dia sudah tenang, tak ada lagi air mata mengalir.
"Jelas, lah.. dia, kan .. uumm... bagaimana aku bilangnya, ya ?" ucap Deidara bingung
"? Dia kenaapa, Aniki ?" tanya Naruto penasaran.
"Eng.. dia..kan emang pacar kamu..?" ucap Deidara.. yang juga.. ikutan bingung..?
"HAH ? ANIKI SERIUS ?" teriak Naruto tidak percaya.
"Umm.. wajar, sih.. kalo kamu lupa.. ini kejadian eng.. 6 tahun yang lalu.. pas kamu kelas 5 SD.. "
=================____________===================
Flashback Mode ON
=================____________===================
"Naru.. mulai hari ini, kamu sekolah disini.." ucap Namikaze Minato
"Enggak.. aku takut.." ucap Naruto kecil
"Naru.. kenapa mesti takut ?" tanya Deidara
"Bi..biasanya kan.. kalo anak baru.. pasti dikerjain.. aku takut.." ucap Naruto yang bersembunyi dibelakang sang ayah.
"Enggak akan.. papihh janji.." ucap Minato lembut
"Kamu pasti bakal punya banyak temen disini ! Aniki jamin !" ucap Deidara menyemangati.
"U..uun.. seorang Naruto harus semangat !" ucap Naruto sambil mengepalkan tangannya yang kecil itu.
Trio pirang bermata biru itupun berpelukan layaknya teletabis yang kaga pernah ketemu selama 1 taon, dan melepas Naruto yang berlari masuk ke arah sekolah barunya.
--------_____________--------------
"Nah.. anak-anak.. anak ini bernama Uzumaki Naruto. Baik-baik dengannya, ya.." ucap seorang guru pria, berambut coklat dikuncir, mempunyai tanda garis di bawah mata kiri yang memanjang sampai bawah mata kanannya.
"Baik, Iruka-senseei !!"
"Namaku Uzumaki Naruto ! mohon bantuannya.." ucap Naruto sedikit berteriak.
"Nah, Naruto, kamu duduk di belakang situ. Di samping Sasuke." ucap guru yang bernama Iruka tersebut
"Ha'i.. Iruka-sensei !" ucap Naruto sambil berjalan ke meja belakang.
"Anoo.. perkenalkan.. aku Naruto.." ucap Naruto sambil mengulurkan tangannya ke mahluk bernama Sasuke tersebut.
"Hn.." ucap Sasuke kecil cuek.
"Ah.. maaf.. kalau kamu enggak mau kenalan.." ucap Naruto yang langsung duduk
"Uchiha Sasuke" ucap Sasuke pelan
"Eh ?"
"Namaku.. kenalkan.." ucap Sasuke sambil tersenyum hangat ke Naruto
"A.. Ha'i ! sama-sama!!" ucap Naruto senang.
Seiring berjalannya waktu, Naruto kecil dan Sasuke kecil mulai menjadi teman akrab merangkap rival abadi.
1 tahun kemudian..
"Ohayou.." ucap Sasuke yang baru sampai dikelasnya.
"Ah ! dia datang ! dia dataang !!" teriak anak-anak yang lain
"Hah ?? kenapa i.." ucapan Sasuke terputus saat melihat Naruto yang bercucuran air mata.
"Na.. Naruto ? kamu kenapa ?" ucap Sasuke yang langsung menghampiri Naruto
"Sasuke.. uu..huhuhu... aku... aku dibilang Homo.. soalnya, kita bareng-bareng terus.." ucap Naruto yang masih terisak
"Hah ? kenapa ?"
"A..aku bilang pada mereka.. aku sayang sama Sasuke.. tapi.. mereka malah ngatain aku Homo.." ucap Naruto yang terus terisak
"Kamu ?? sayang aku ?? HAH ?" ucap Sasuke yang kaget.
"Maaf.. Sasuke pasti jijik padaku.." ucap Naruto
"Umm.. enggak, Naruto.. aku seneng, kok.." ucap Sasuke
"Eh—" belum sempat Naruto menyelesaikan kata-katanya, Sasuke mengecup bibir Naruto
Semua anak yang berada disitu langsung Cengok.
"SEMUA UDAH LIAT, KAN ? MULAI HARI INI, AKU, UCHIHA SASUKE, MENOBATKAN UZUMAKI NARUTO SEBAGAI PACARKU, DAN ISTRIKU DIMASA DEPAN !!" teriak Sasuke didepan kelas.. mendapat tanggapan cengok dari teman-temannya yang lain.
Para fangirl Sasuke langsung pecah menjadi abu..
-------------------------
Merekapun menjadi sangat amat populer di sekolah mereka.. dan dinobatkan sebagai pasangan terpanas tahun ini..
"Temeee~~~" teriak Naruto
"Hn ?? Waa—" Sasuke kaget melihat Naruto yang sedang bergelantungan di pohon tertinggi disekolahnya.
"Temee !! ayo kesini ! pemandangannya indaah !!!" teriak Naruto yang masih bergelantungan.
"BAKA DOBE ! turun !! gawat kalau kamu jatuh !! dari sini kesana kan 5 meter !!" teriak Sasuke panik
"Kamu terlalu takut, Temee~~ tenang aaaj—" dan.. 'KRAK' bunyi dahan patah
"Na.. NARUTOOO!!!!!"
----------------------------------
"Dok.. anak saya !! anak saya tidak apa-apa ??" ucap Namikaze Minato panik
"Umm.. yah.. dia tidak apa-apa.. untung anak baerambut hitam itu, bisa menangkapnya.. um.. namun,.. bisa diperkirakan dia akan mengalami geger otak.. nampaknya, kepalanya sempat terbentur dengan keras." ucap sang Dokter pada Minato
"Begitu ?" ucap Minato
"Yah.. lebih baik kita tunggu dia sadar.. nah, saya permisi dulu, pak.." ucap sang dokter
"Iya.. terima kasih, dok.." ucap Minato sambil menunduk sedalam-dalammnya.
"Sasuke.. kamu tidak apa-apa ?" tanya Deidara kepada Sasuke
"Umm.. aku tidak apa-apa.." terlihat beberapa bagian tubuh Sasuke lecet-lecet. Sasuke sempat menangkap Naruto, namun, kepala naruto juga sempat berbentur dengan tanah..
"Sasuke.. Aku benar-benar berterimakasih.. kalau saja kamu tidak menangkap naruto.. dia.. dia pasti udah enggak ada lagi disini.." ucap Deidara sambil memeluk Sasuke
"Sama-sama.. Dei-Niichan.. ngomong-ngomong,… bagaimana Naruto?" tanya Sasuke .
"Yah.. kata dokter, kepalanya terbentur cukup keras.. bias diperkirakan, dia kena geger otak.." ucap Minato.
"Begitukah..?" ucap Sasuke.. ia berusaha untuk tidak meneteskan air matanya. Ia mencoba, namun, apalah yang bisa dilakukan anak berumur 12 tahun, ia akhirnya menangis sejadinya di dada Deidara.
Deidara hanya bisa merangkul Sasuke kecil yang lemah itu.
End of Flashback
"Setelah itu, Sasuke tidak pernah kelihatan lagi, sampai akhirnya kita pindah ke kota ini.." lanjut Deidara mengakhiri ceritanya yang panjang itu.
"Semua itu.. sungguhan ?" ucap Naruto tidak percaya
"Yah.. begitulah.. dan, kamu kehilangan ingatan tentang Sasuke.." lanjut Deidara.
"Sasuke.." ucap Naruto
"Jadi.. aku rasa.. itu bukan salah Sasuke, Naru.. mungkin, Sasuke cukup kaget setelah ia tahu, kalau kamu melupakannya." lanjut Deidara
"Aniki.. aapakah aku harus meminta maaf ?" tanya Naruto kepada Deidara.
"Kurasa... aku mau menemanimu.. itupun.. kalau kamu mau.." ucap Deidara
"Makasih, Aniki.." ucap Naruto sambil tersenyum hangat kepada Deidara.
Duo pirang itupun berpelukan.
=========================--------======================
"Aniki ! ayo buruaan !! katanya mau nemenin aku minta maaf sama Sasukee ??" teriak naruto didepan kamar Deidara
"Iyaa!! Sebentaar !!" teriak Deidara dari dalam kamar.
"Aku tunggu diluaar !!!" teriak Naruto lagi
"Iya..iyaa!!!" teriak Deidara
"Dasar Aniki.. lelee—" saat Naruto membuka pintu, berdiri di tempat itu.. seorang laki-laki, berambut pendek berwarna gelap, berkulit pucat, dengan baju yang cukup acak-acakan, dan nafas yang tersengal-sengal.
"Naruto.." ucap Pria itu..
"... Sai ? kenapa ada disini ??" ucap Naruto kaget..
==========-----------------===========
CHAP 2-End~
===========--------------------============
CHAPPI 2 selese udee !!
Wakakakkaka...
Capeekk~~ fuaaahh~~ xDDDD
Eww.. eww...
Beo bnernya gi males bkin ffic.. tapi, tangan Beo gatel mao ngetik.. yauda.. xDD
Beo ketik, deh.. X3
Ada yang tau ? ringtonnya Naruto lagu pan ?? xDD
Ude, ah..
Riview, ya..
Ripiu..
Yang ripiu, Beo cium, deh ! xDDD
