HOAAAAAAH…..

AKHIRNYA LEBOOOOOOOOR!!!!!!!!!!!!!

Udah pending brp lama ya?

Wahahahahaha…. (udah telat dateng, bangga lage…)

Kali ini buat ceritanya tentang apa ya??

Kita liat aja ide gila yang mendadak melintas saat gw nulis cerita ini…

HOAHAHAHAHAHAHAHAHAHA….

Ibu2 tak dikenal: HOI!! BERISIK!! ANAK GUE LAGI TIDUR!!!*BLETAQ* (Dilema sandal.. Eh, Dilempar sandal)

Ngeres Mode:ON

Allen lagi jalan2 di sebuah taman sambil melihat bunga2 yang indah…

Tau2 dia nyanyi..

Beautiful Flowers…. Jibun no tame… (BoA – Beautiful Flowers)

Tapi…

Tapi…

Dan sekali lagi tapi…

Mendadak bunga di taman layu semua… yang tadinya warna warni ada yang putih dan ada yang merah… dan ada juga yang lain..

Tapi kini…

Lagu kebunku jadi berubah…

Lihat kebunku.. penuh dengan bunga…

Ada yang coklat, dan banyak yang layu…

Setiap hari ku bernyanyi terus...

Bunga yang tumbuh, hanya bunga bangkai…

(WOGH lagunya di buat2 banget ya…)

Sepulang dari taman, Allen mendengar suara seorang wanita yang sangat dikenalinya…

Sambil bernyanyi…

Sono hitotsubu no shizuku de sae mo

Hana wo mamoru ka mo shirenai

Sono waraigao tada sore dake de

Sashinoberu te ni mo nareru

Sono furueteru koe atsumereba

Kaze wo okosu ka mo shirenai

Sono inochi to iu hakanaki akari

Tomoshite ashi wo susumeyou

Rararararararararan

Itsuka mata aou

Rararararararararan

Ikiteru kagiri

Toki wo koe toraerareteru

Afureru kono omoi ha nani?

Yasashisa ga mejiri ni niau

Ano hito-tachi ha ima doko ni iru no?

(ost Code Geass eps 25 Continued Story – Hitomi)

"Le… Lenalee…"

"A, Allen, sedang apa kamu di sini?"

"Seharusnya aku yang bertanya.. sedang apa seorang wanita cantik berada di pinggir danau?" Rayuan gombalnya muncul… (warisan dari Cross)

"Biasanya setiap hari, Kanda datang kemari.. tapi hari ini mengapa dia tidak kemari?"

"Kanda? Ada apa mencari Kanda?" kata Allen sambil duduk di sebelah Lenalee. (Cari Kesempatan tuh)

"Kemarin dia ulang tahun, tetapi aku lupa memberikan kado ini padanya."

"Oh ya.. Kemarin dia ulang tahun."

"Karena itu. Aku mau memberikannya sekarang."

"Ngomong2 soal kado, aku punya hadiah untukmu."

"He? Untukku?"

"Ya. Karena kamu telah berjuang untuk mempertahankan Black Order dan teman2"

"Tapi itu kan…"

"Sudahlah. Ayo, akan ku tunjukkan kado untukmu."

Mereka pun pulang. Menuju Black Order.

Setibanya di sana…

"Mari. Ikut aku…" Kata Allen

"Tapi, ini kan kamarmu."

"Hadiahnya ada di ini kejutan, maka matamu ku tutup ya…" kata Allen sambil menutup mata Lenalee.

"Tapi.. Ini kan…"

"Sudahlah. Ayo…" Allen menarik tangan Lenalee

Setelah mereka masuk ke dalam, Lavi tiba2 lewat… dan mendengar percakapan mereka dari luar.

(dari sini, jangan mikir yang aneh2…)

"Len, udah masuk belum?"

"Udah nih.. Udah agak masuk… Sakit nggak?"

"Aduh… Len, Sakiiiit….."

"Tahan ya…"

"Pelan2 dong… sakit nih, Len…"

"Tanggung… Dikit lagi…Uukh… susah banget sih…"

"Allen, jangan di goyang…. Ntar lecet…"

Lavi langsung mendobrak pintunya dan… Lavi diam semiliar bahasa

Allen dan Lenalee pun bingung… Tapi mereka tetap melanjutkan percakapan itu…

"Duh.. Allen, sepatunya sempit banget… Merah deh tuh…"

"Maaf deh.. Aku pikir ukuran kaki kamu segini…"

"Kalo yang segitu, Miranda pasti muat.. ukuran kaki dia kan kecil…"

"Ya ampun Allen, gue piker lo ada apa2 sama Lenalee…" Kata Lavi

"Hah? Emang lo piker gue apain Lenalee?"

"Um… Itu tuh…"

"Itu apaan?" Tanya Allen penasaran

"Sudahlah kalian berdua.. Lavi, betulin tuh pintunya. Allen, Kasih aja sepatunya ke Miranda, ato aku simpen. Tapi gak aku pakai." Lenalee mulai sewot karena tau apa yang lavi maksud..(wah, Lenalee ya… pikirannya.. ngeres)

"Ya udah. Kamu simpen aja deh.. Buat kenang2an" Allen sambil nyodorin sepatu cewe

"Makasih ya Allen…" Kata Lenalee.

Lenalee langsung pergi menuju ruangannya dan menyimpan sepatu yang di berikan Allen.

"Sepatu merek Old Era ini bagus juga ya.." (hasil pelesetan dari merk apa hayooo)

Dari kamar sebelah, terdengar suara seseorang yang terengah2…

Lenalee penasaran, langsung menguping depan pintu…

"Klory, Kurang ke atas! Gak enak…"

"Segini Kanda?"

"Iya… Terus… Yang kenceng… Akh.. Enak tuh…"

"Aduh…. Hosh… Kanda… hosh… Capek nih…."

"Klory, goyangin dong… jadi ga seru nih…"

"Iya.. Iya… hosh… Nih gue goyangin…"

"Akh.. Enak banget tuh… Lo pinter banget ya…"

"Kanda, hosh… hosh… Udah ya… Gue capek nih…"

"Aah.. Ntar dulu… Lagi enak…"

"KANDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" teriak Lenalee sambil dobrak pintu

"Le, Lenalee, ada apa?"

"KALIAN LAGI NGAPAIN HAH?"

"Lagi mijitin Kanda." Kata Klory…

"Hah?" Lenalee bengong

"Kenapa sih Lenalee? Untung dobrak pintunya pelan. Kalo nggak, teratai gue ancur, mati deh gue…"

"Maaf Kanda."

"Ada apa sih? Tau2 dobrak pintu sambil teriak2?"

"Eh, nggak apa2 koq."

"Ka, Kanda, hosh… hosh… udah ya.. Gue… hosh.. balik ke.. hosh.. kamar gue dulu.. hosh…"

"Okeh. Thanks ya mau mijitin gue….."

"Kanda, kemarin kan ulang tahunmu, aku lupa kasih kamu hadiah."

"Oh.. gapapa koq."

"Tapi aku mau kasih sekarang boleh?"

"Boleh.. tapi ngerepotin gak?"

"Kalo aku sendiri yang mau, aku malah gak mua ngerepotin kamu…"

"Makasih ya…"

"Belom di kasih koq udah makasih."

"Ya.. itu.. karena…"

"Nih.." Lenalee memotong pembicaraan dan menyodorkan samurai

"Eh? Samurai?"

"Iya.. soalnya samurai kamu kan udah lama… aku dah minta mba Hevlaska buat mindahin Innocencenya koq…"

"Pantes mugenku mendadak ilang.."

"Hehe.. Maaf ya.."

"Gapapa koq.. makasih ya…"

Kanda mau mencium pipi Lenalee yang mukanya tersipu2.. Tapi…

BRUAGH..

"APA YANG KAMU LAKUKAN TERHADAP LENALEEKU SAYANG?" Teriak Komui

"Nii-san, apa2an sih?"

"Aduh… sakit.."

"Kanda, kamu gapapa kan?" kata Lenalee sambil membantu Kanda bangun

"Le, Lenalee… KAMU MEMBELA KANDA DARIPADA KAKAKMU INI?"

"Bukan Nii-san.. Maksudku…"

"LENALEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE……………………" Komui nangis…

"Nii-san… Nii-san…" Lenalee mulai nangis…

"Hayo Komui.. bikin Lenalee nangis…" Kata Kanda dengan muka yang aneh dan Lavi bersama Allen di belakang Kanda.. (kapan Allen dan Lavi ada di situ?)

"Le.. Lenalee…." Komui mulai berhenti nangis

"Nii-san.. Aku bukan bermaksud begitu.. Aku.. Aku…"

"Lenalee.. Adikku sayang, sudahlah.. jangan menangis…"

"Tapi.. Nii-san…"

"Nii-san nggak akan pernah marah sama Lenalee."Kata Komui

"Nii-san.."

"Ayo Lenalee.. Nii-san mau kasih kue buat Lenalee…"

Komui berjalan bersama Lenalee… Tapi. Komui nengok belakang dan melirik Kanda dengan tatapan yang sangat menakutkan…

"HIIIIIII…………." Lavi dan Allen langsung kabur.. Disusul Kanda…

Tiba2 Lenalee pingsan…

Kanda dan Allen langsung menuju ke tempat Lenalee…

Lavi? Masih ngibrit…

Apa yang terjadi pada Lenalee? Saksikan cerita selanjutnya….

Ripiw yaQ….