Gyahahahaha.....!!!!! Maap Apdetnya telaaat!!!! Saya males ngetiknya. Abisnya, saya ga berpengalaman di genre Hurt/Comfort.....

Balleezz Ripiuuu dullu yya.....

harurunGaara : Makaciii udah mau ngeripiu fic yang gajhe ini..... Saya juga mikir, kayaknya terlalu sangat amat OOC banget sekali. Apalagi Hinata. Haduuuuh...... Tambah bingung aja. Tanda baca yang harurunGaara maksud pasti titik di akhir paragraf kan... Saya sudah berusaha. Tetapi selalluuuuuu saja gagal. Hiks

momochi sakuraba : Makaciiiii udah ngeripiu. Ahahaha... Emang udah nasib kali! Nge-ripiu fic mori saya ga bisa janji loh... Soalnya, internet di rumah lagi error. Tapi, klo bisa nanti saya RnR deh...

himura kyou : Makaciii udah mau ngeripiu..... Bukan terasa rada OOC, tapi EMANG OOC. Tapi, kalo mau nunggu apdet chapter, kayaknya harus nunggu minimal 2-3 minggu. Lama banget ya? Tapi saya usahakan akan apdet secepatnya...

Inuzumaki Helen : Makaciiiii udah ngeripiu. Sekarang penname nya udah ganti lagi kan... Maap saya make yang ini. Soalnya saya udah inget yang ini. Ngeripiu tepat jam 10:10 hebat!!! Kok jadi setuju sama Kiba n Shino??? Tapi, mungkin juga ya....

Kawaii-haruna : Makaciiii udah ngeripiu fic ini. Iya! Setelah saya teliti lebih jauh (halah) ternyata eh ternyata, Alumina itu emang Ending theme song!! Habisnya, yang nyanyi Alumina sama The World kan sama... Hinata kan masih bisa sama Gaara... Tumben tumbennya nih saya bikin fic yang NaruXSaku walaupun menurut saya itu kurang pas

Kakkoii-chan : Makaciiii juga karena udah ngeripiu. Iya nih.... Gara gara yang nyanyi The World ma Alumina sama, saya jadi sering ketuker antara Opening song sama Ending songnya. Gara gara Nightmare nih.... (ditabok Nightmare gara gara nyalahin dia) Penderitaan Hinata belum cukup hanya segitu. Saya orangnya lumayan agak sadis looh....

Ana-chan : Makaciiii udah mau ngeripiu. Ahahaha.... Saya emang suka ngebikin sepupu saya yang satu itu menderita (dijyuuken Hinata) Kurang panjang ya? EMANG! Tapi, kayaknya chap 2 ini MUNGKIN agak lebih panjang...

AeroRange TCE : Makaciiii udah ngeripiu. TCE itu maksudnya apa sih???? Maksudnya merasakan perasaan yang sudah lama tidak terasa itu apa? Ngeliat si doi lagi bareng cowok lain? (digaplok)

ITSUWARI TO UREI

(Lies and Grief)

Author : Hyuuga Reika

words (only the story) : Itung aja sendiri!

Because You Are My Imotou

Malam harinya di kediaman Hyuuga

Hinata berjalan menghampiri Neji yang sedang duduk di teras sendirian sambil melihat salju yang turun

"Onii-san..."

Neji menoleh "Ada apa Hinata-sama?"

"Boleh aku duduk di sebelahmu?"

"Tentu. Silahkan..."

Mereka terdiam beberapa saat

Maisng masing sibuk dengan kegiatannya

Neji sedang melihat salju yang turun

Hinata sedang memikirkan kata kata yang tadi diucapkan Shino

"Onii-san..." Akhirnya Hinata berkata

"Ya"

"Apakah menurutmu... aku orang yang suka menyusahkan orang lain?"

"Apa maksudmu?"

"Maksudku... Aku orang yang lemah, tidak berpendirian tetap, dan sifatku itu tidak akan berubah. Seperti yang Onii-San katakan dulu saat ujian Chuunin... Apakah Onii-san berpikir aku selalu merepotkan orang lain?"

Neji tercenung agak lama

"Onii-san... Jawab aku! Jawablah sesuai hati nuranimu!"

"Baiklah. Hinata-sama, aku tarik ucapanku yang barusan kau katakan. Sifat seseorang bisa saja berubah, asalkan orang tersebut berniat dengan sungguh sungguh dan berusaha agar ia bisa bersifat seperti yang ia inginkan. Seperti kau, Hinata-sama..."

"Seperti aku?"

"Ya. Dari dulu, kau selalu bilang ingin berubah di mulai dari diri sendiri. Kau sudah niatkan itu dengan sungguh sungguh. Setelah itu, kau terus berlatih jutsu sampai sampai bisa menciptakan Shugohakke Rokujyuuyon Shou. Kau sudah mulai berubah, Hinata-sama..."

"Tapi... Apa Onii-san berpikir aku selalu merepotkan orang lain? Termasuk...Onii-san sendiri"

"Aku tidak merasa direpotkan"

"Bohong"

"Benar"

"Kenapa?"

"Kau kan adikku..."

"Aku serius, Onii-san!"

"Aku juga serius imotouku yang manis..."

"Eh?"

"Manusia adalah makhluk sosial. Bukan individu. Kita harus saling tolong menolong. 'merepotkan' atau 'menyusahkan' orang lain pada dasarnya artinya hampir sama dengan tolong menolong. Itu tergantung ikhlas tidaknya atau bisa tidaknya seseorang menolong orang lain. Kau mengerti itu, Hinata-sama?"

Hinata terdiam sejenak

Mencerna apa yang dikatakan Neji barusan

Setelah beberapa saat, ia tersenyum

"Mungkin"

"Aku sangat mengerti tentang kepribadianmu dan perasaanmu. Apalagi perasaanmu pada Naruto..." kata Neji

Senyum Hinata seketika menghilang

Ia kembali menangis

"Eh? Hinata-sama, kenapa kau menangis?"

"Maaf... Aku jadi teringat kejadian tadi siang"

"Kejadian apa? Ceritakan padaku..."

"Baiklah"

Hinata menyeka air matanya dan bercerita tentang kejadian yang tadi dialaminya. Termasuk insiden Naruto dan Sakura

"Oh... Begitu ya... Hinata-sama, maaf... Persoalan yang seperti ini aku tidak bisa bantu"

Hinata terdiam

"Tapi setidaknya, kau sudah menceritakannya padaku. Walaupun aku tidak bisa bantu...Bebanmu sudah agak berkurang kan?" kata Neji cepat cepat

Hinata tersenyum dan mengangguk

Melihat Hinata kembali tersenyum, Neji ikut tersenyum

Tiba tiba

"Hinata, Neji... Kalian di sini rupanya"

"Otousan..."

"Hiashi-sama..."

"Tousan mau ke mana malam malam begini?"

"Aku ada urusan di luar desa. Mungkin akan pulang 2 hari lagi..."

Hiashi lalu berjalan ke gerbang dan berhenti sejenak

"Oh ya.... Kalian berdua, selamat Natal..." Tanpa menunggu jawaban, ia langsung melesat pergi.

"Selamat Natal juga, Otousan..."

"Kalau sekarang salju turun, berarti jadi White Christmas ya"

"Ya"

"Sudah jam segini... Aku harus ke rumah Tenten. Kau mau ikut?"

"Tidak. Aku di rumah saja..."

"Oh, ya sudah... Aku pergi dulu ya... Merry Christmas!"

"Hati hati ya, Onii-san!"

Neji lalu pergi meninggalkan Hinata sendirian.

'Merry Christma too, Onii-san'

Hinata menatap Neji yang masih belum keluar gerbang

'Aku beruntung punya kakak seperti dia. Dia kakak yang baik. Tenten-chan juga pasti beruntung jadi pacarnya Neji nii-san'

Ia bangkit dari duduknya dan berjalan ke kamarnya.

Di kamarnya, ia mengambil sebuah foto dan langsung tiduran di tempat tidur.

Ia memandang foto yang dipegangnya itu agak lama.

"Naruto-kun..." bisiknya.

Ya. Foto yang berbingkai itu memang foto pria yang sangat disukai Hinata dan sedang tersenyum lebar

Ia memandang lama foto itu sampai akhirnya ia melepaskan bingkainya

Foto itu ternyata bertumpuk dengan 1 foto lagi

Foto seorang cowok yang sedang berpose dan tersenyum dengan seekor anak anjing di pundak kirinya. Cowok yang cintanya hanya bertepuk sebelah tangan karena Hinata menyukai Naruto

Inuzuka Kiba saat masih berusia 12 tahun

(kalo pengen liat, kasih tau alamat e-mailnya. Nanti saya kirim lewat e-mail)

Hinata memandang lama 2 foto itu lalu melihat keluar jendela

Salju masih turun

Ia kemudian menata foto foto itu seperti semula dan menaruhnya di meja

"Merry Christmas, Naruto-kun...Kiba-kun..."

-Itsuwari to Urei-

25 Desember

(saya bingung mau nyeritain apa di tanggal 25 ini.... T_T Pokoknya, bayangkan saja Hinata melewatkan hari Natal tanpa pujaan hatidan keluarganya)

-Tsuzuku dulu ya....-