Infinitely Yours


..

..


Preview chap:

Saat berjalan, Kyungsoo berpapasan dengan pria berkulit tan yang lumayan tinggi tengah tersenyum kearahnya. Kyungsoo hanya membungkuk sopan sambil terus menggenggam surat itu ditangannya. Dan tanpa Kyungsoo sadari, pria itu menatap Kyungsoo juga surat ditangannya. Seulas senyum tulus pun terpancar diwajah tampan milik pria itu.

Mungkin kah? Batin pria itu.


..

..


Chapter 3.


..

..

Upacara pembukaan hari pertama kemah dimulai. Para siswa dan siswi pun mulai kelelahan dan mulai menggerutu apa yang pembina kemah ceramahkan. Sudah 30menit lamanya pembina kemah itu berceramah panjang lebar tanpa henti. Apasih susahnya berbicara singkat padat dan jelas dari pada harus berbicara panjang lebar dan tidak jelas, menyusahkan begitulah isi pikiran mereka semua.

Kyungsoo yang mulai bosan mendengarkan ceramah tersebut mulai menjahili Minseok yang berada dibelakangnya. Minseok pun sama ia juga mulai menjahili Kyungsoo. mereka tertawa tanpa suara karena ulah mereka sendiri. Dan terkadang ulah mereka membuat teman-teman lainnya juga ikut tertawa.

"hey Kyungsoo.. lihat kearah kanan barisan laki-laki" ucap Minah, salah satu teman Kyungsoo yang berdiri dibarisan depan Kyungsoo.

Kyungsoo yang sedang asik dengan lelucon tak jelasnya bersama Minseok mulai berhenti dan sedikit tenang ya walau ia masih tertawa-tawa tak jelas karena Minseok yang belum berhenti menjahilinya. "apa?" katanya.

Minah tersenyum geli melihat wajah Kyungsoo yang polos sedang menahan tawa. "itu loh... ada seorang pria yang memperhatikanmu, coba lihat kesana lihat" katanya.

Tanpa memperdulikan ucapan Minah, Kyungsoo hanya tersenyum samar tanpa menatap kearah pria yang tengah memperhatikannya. Ia juga masih saja bercanda dengan Minseok yang berada dibelakangnya. "dasar kau Kyung" ucap Minah sambil terkekeh.

..

"hey Jongin, memperhatikannya lagi? Oh— lihat! Kyungsoo-mu tersenyum!"

Pria yang dipanggil Jongin itu menoleh lalu tersenyum malu. Tertangkap basah sedang memperhatikan wanita pujaannya sungguh membuat pipinya merona derastis. "oh ayolah Sehun, biarkan aku menatapnya" ujarnya.

Pria yang dipanggil Sehun hanya terkekeh geli sambil ikut memperhatikan seorang wanita yang berada dibelakang Minseok. Wanita bermata rusa dengan rambut cokelat ikal bervolume yang natural. "sudah kuduga kau pasti akan menyukainya, Jong" ucapnya.

Jongin menoleh kearah Sehun yang sedang memperhatikan kearah sana juga. Ia mengikuti arah pandang Sehun dan mulai tertawa terbahak. "oh astaga uri Sehun-ie memperhatikan sahabat Kyungsoo rupanya, kau jatuh cinta ya?" katanya.

Pipi putih sehun mulai sedikit memerah. Sehun –langsung— pura-pura memasang wajah terkejutnya. Matanya yang sipit berusaha ia lebarkan sekuat tenaga untuk menambah kesan kagetnya. Padahal, dalam hatinya ia merutuki dirinya yang tertangkap basah sedang memperhatikan seorang wanita rusa yang berada dibelakang Minseok. Jantungnya juga berdegup sangat kencang.

"hah?! ANIYA!" pekiknya.

..

..

"Kyungsoo-a"

Kyungsoo yang merasa terpanggil langsung menjauhkan pandangannya dari ponsel merahmuda ditangannya. "ah ne Chaerin -a, ada apa" balasnya.

"aku minta nomor telpon mu boleh, Kyung?" tanya Chaerin.

Kyungsoo menatap gadis keturunan Jepang dihadapannya dengan tatapan bingun. "nomor telpon? Bukannya kau sudah mempunyai nomorku ya? Tadi siang kan kau baru saja mengirimkan ku pesan" ucap Kyungsoo.

Chaerin yang kehabisan akal hanya dapat menggaruk tengkuknya pelan. Gelagapan. Jelas saja, sebenarnya ini bukan ide dan kemauannya sendiri. Ini kemauan Jongin yang memaksanya. "a-anu... itu.. ponselku ru-rusak.. ah! Iya rusak, ja-jadi... semua data diponselku hilang, begitu." ucapnya tergagap.

Kyungsoo memiringkan kepalanya. Bingun dan tak mengerti apa yang dimaksud oleh Chaerin, Kyungsoo hanya menaikkan bahunya tak acuh. "yasudah, nomorku mau ditulis dikertas atau langsung kau simpan?" tanya Kyungsoo.

Chaerin tersenyum. Misinya kali ini mungkin saja berhasil. "dikertas saja ya" ucapnya.

..

Waktu istirahat sudah habis. Kyungsoo sedang menuliskan beberapa hal penting yang diucapkan sang pembina kemah tentang tahap-tahap pembuatan tenda. Kyungsoo memang termasuk dalam kategori siswa yang rajin dikelas bersama tujuh orang siswa dan sisiwi lainnya. Jadi jangan terkejut jika melihat kyungsoo dengan tujuh orang rajin dikelasnya yang menulis dari banyaknya orang yang hanya menguap atau mengacuhkan ucapan itu .

"sekian. Ada yang mau ditanyakan?" tanya pembina itu.

Kyungsoo sedang memikirkan hal apa yang harus ia tanyakan saat ini. Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang ingin ia tanyakan karena kalau boleh jujur, Kyungsoo sangat tidak bisa memasang tenda sejak kemah pertama kalinya disekolah dasar.

Kyungsoo melirik kekanan dan kekiri. Tidak ada yang berani mengangkat tangan, yasudah dari pada begitu mending Kyungsoo saja. Kyungsoo pun mengangkat tangannya sedang. "yak, nona..."

Kyungsoo tersenyum dan menurunkan tangannya. "Do Kyungsoo imnida" katanya.

Pembina kemah itu membalas senyuman manis Kyungsoo. ia mendekat kearah Kyungsoo untuk mendengar apa yang akan ditanyakan oleh Kyungsoo saat ini. "ya.." ucapnya.

Kyungsoo mengarahkan pandangan matanya kearah langit sore yang berwarna jingga. Bibirnya sedikit ia bentuk kerucut guna mengatur kata-kata yang pas untuk bertanya. "eung.. itu, bagaimana jika tendanya rubuh? Kan tendanya hanya disangga oleh dua pasang bambu diujung ujung tenda dan bagaimana jika pasak untuk mengaitkan tenda dengan tanah itu terlepas? Jika tenda itu terjatuh, akankah membahayakan bagi penghuni didalamnya? Lalu bagaimana cara..,"

"yatuhan, Kyungsoo... kau ini ingin bertanya apa ingin berceramah sih" gerutu Baekhyun yang berada disampingnya.

Kyungsoo hanya meringis malu sambil mengusap tengkuknya pelan. Kemudian ia membentuk bibirnya menjadi kerucut lucu yang membuat –mungkin— setiap orang menggeram tertahan karena keluguannya. "hehe. Aku kan hanya ingin bertanya Baek" ucapnya.

..

Dibagian sebrang sana terlihat seorang pria yang menggeram tertahan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tak menentu. "oh tuhan, tolong aku.." ucapnya.

Seorang pria albino disebelahnya hanya terkekeh pelan melihat tingkah teman disampingnya. "sabar kau sabar..

Jongin"

..

..

Upacara penutupan kemah dihari pertama akan dimulai. Semua siswa sudah disuruh berkumpul menuju lapangan tengah tempat upacara pembukaan kemah dihari pertama dimulai. Para siswa sudah diberi informasi bahwa mereka tidak akan menginap hari ini, melainkan besok. Pada malam Minggu.

Kyungsoo kembali menempati baris dibelakang Minah. Dan dibelakangnya ada Minseok juga yang lainnya. Barisan yang sama seperti tadi, dan tidak berubah sedikitpun. Upacara penutupan sudah selesai. Dan sang pembina memerintahkan semua siswa untuk duduk. Kyungsoo duduk dengan nyaman dengan bersila, walau harus sekali-sekali membenarkan letak rok cokelat nya yang – mungkin sangat— pendek karena memang sekolah yang memberikannya seragam ini.

Ada beberapa alumni yang nantinya akan memandu mereka semua dalam berkemah hari ini dan besok sedang merait sesuatu dari bambu yang diikat kencang. Menggunakan simpul-simpul mudah yang sudah sangat familier dimata Kyungsoo juga yang lainnya. Setelah selesai, para alumni menunjukkan hasil rancanganya mereka kepada siswa dan siswi dengan bangga.

Kyungsoo hanya dapat melihatnya dengan mata berbinar dan tangan yang berada didepan dadanya seperti sedang memohon. Senyuman manis yang lebar menghiasi wajahnya. Membuat seorang Pria yang berada dibarisan sebelah sana terpaksa harus menahan dirinya agar tidak berteriak gemas.

Kyungsoo melihat gerak-gerik aneh yang dilakukan oleh Minah. Minah berbicara sendiri? Batinnya. Jika memang benar Minah berbicara sendrii, mengapa orang-orang hanya memandang mereka dengan pandangan yang biasa, bukan pandangan aneh. Kyungsoo mengikuti arah pandang Minah. Dan ia menemukan sesosok pria dengan kulit tan nya yang khas juga tubuhnya yang bagus dibalut dengan seragam kemeja cokelat muda yang rapih sama seperti kemeja yang Kyungsoo pakai saat ini.

Minah yang menyadari pandangan Kyungsoo hanya dapat tertawa serak memaklumi. "hey! Kau memperhatikannya ya?" goda Minah.

Kyungsoo yang tersadar dari lamunannya mengusap tengkuknya pelan. Kaget. Jelas saja kaget, bisa-bisanya ia tertangkap basah sedang memperhatikan seorang pria yang wajahnya sudah tidak asing bagi Kyungsoo, dan sepertinya Kyungsoo juga sudah pernah bertemu dengannya. Tapi kapan? "ah.. aniya, aku hanya mengikuti arah pandangmu saja. Tadi aku sempat mengiramu berbicara sendiri, eh ternyata kau berbicara dengan seorang pria berkulit tan khas disana. Hehe" ujar Kyungsoo. "itu pacarmu ya?"

Entah apa yang Kyungsoo rasakan saat ini. Tapi mengapa tiba-tiba saja jantungnya berdenyut sakit saat menyebutkan kata pacar pada Minah. "ah bukan, pacarku itu senior kita, bukan sihitam itu." Balas Minah sambil menunjuk seorang pria yang tadi ia perhatikan itu.

Dan perasaan sakit dihati Kyungsoo langsung hilang seketika. Entah lah, Kyungsoo pun tak mengerti apa yang sedang ia rasakan saat ini. Namun ia seperti baru saja akan jatuh dari ketinggian lebih dari 200 meter diatas permukaan laut dan langsung ditolong oleh seorang malaikat tak bersayap. Oh mungkin ini berlebihan, tapi... ini memang hal yang sedang Kyungsoo rasakan.

..

..

Waktu pulang tiba, Kyungsoo dan teman-teman sekelasnya mempunyai jadwal untuk latihan pentas malam kemah nanti. Maka dari itu, Kyungsoo belum pulang dan Zitao pun masih setia menunggunya didepan kelas Kyungsoo. sampai latihan kedua kalinya sukses, mereka barulah pulang.

Chanyeol mengacak rambut Baekhyun pelan, membuat sang empunya menggrutu panjang lebar. Kyungsoo yang melihat kedua orang kasmaran itu hanya tersenyum geli dan menggandeng lengan wanita ramping yang tinggi bak barbie disampingnya, Zitao. Lalu kemudian berjalan meninggalkan kelas.

"hey" ucap Zitao.

Kyungsoo menoleh lalu mengangkat kepalanya untuk melihat Zitao yang tinggi. "hm?" balasnya.

Zitao terenyum manis. Sangat manis hingga mengakibatkan perut Kyungsoo mencelos. oh bagaikan bidadari jatuh dari surga, demi tuhan Zitao sangatlah cantik ketika tersenyum.. pantas saja Yifan sunbae menyukainya batin Kyungsoo. "kita tunggu disini dulu ya" ucap Zitao, Kyungsoo hanya mengangguk pasrah.

Beruntung gerbang sekolah bersebelahan dengan halte bus, jadi mereka hanya tinggal menunggu bus itu datang dengan duduk manis dihalte bus sebelah sekolah. Kyungsoo duduk dengan wajah mengadah kearah langit yang mulai senja. "hai Kyung" kyungsoo menoleh saat merasa namanya dipanggil.

Ia melihat sesosok pria berkulit tan melambai manis kearahnya. Oh tuhan... batin Kyungsoo. perutnya merasa mencelos saat matanya bertubrukan langsung dengan mata tajam milik pria tersebut. Ada apa dengan hatiku? Mengapa terasa hangat? Batinnya lagi.

Zitao yang melihat Kyungsoo langsung mengikuti arah pandang Kyungsoo yang tertuju pada sesosok pria berkulit tan. Zitao tertawa terbahak. "kau jatuh cinta Kyungsoo" ucapnya.

Kyungsoo tak merespon ia sedang sibuk dengan pemikirannya mengapa hatinya terasa begitu hangat ketika pandangannya menyapu lembut tatapan manis dari sang pria tan tersebut. Dan seukir senyum pun berkembang diwajah manisnya. Senyum bak dewi romawi yang sangat cantik.

Senyum khas seorang Do Kyungsoo.

..

..

Malam hari tiba, Kyungsoo sedang membaca sebuah novel keluaran terbaru yang baru saja dibeli oleh ayahnya khusus untuknya. Ia sangat berterimakasih tentunya pada ayahnya yang tahu saja dirinya sedang mengincar novel keluaran terbaru itu. Dan untung saja besok sekolah free ya walaupun masih diwajibkan untuk masuk sekolah sih.

Drrt.

Kyungsoo menolehkan kepalanya kearah ponsel pinknya yang tergeletak manis dimeja nakas. Bergetar? Tumben batinnya.

Ia beranjak bangun dan mulai mengambil ponselnya. Melihat sebuah pesan masuk, ia langsung melesat kearah meja belajar untuk duduk disana tanpa memperdulikan baju kaosnya yang kebesaran hampir terbuka karena Kyungsoo yang berlari.

Dengan cekatan ia membuka pesan yang masuk kedalam ponselnya.

Hai, kenal aku? Semoga kau mengenalku, Kyungsoo manis c:

Kyungsoo yang melihatnya hanya melongo menatap pesan diponselnya. Karena penasaran, Kyungsoo pun mulai membalas pesan singkat dari seseorang misterius itu.

Hai juga, kau siapa? Mengapa kau mengenalku? Mengapa kau memanggilku manis?

Send!

Ia menatap langit-langit kamarnya yang masih terang karena belum ia matikan lampunya, menunggu adalah hal yang paling Kyungsoo benci. Namun, ntah mengapa saat ini ia tidak membenci hal tersebut, ia malah tersenyum memandangi langit-langit kamarnya sambil sesekali melirik ponsel ditangannya.

Drrt.

Ponselnya bergetar! Kyungsoo segera membuka pesan yang baru saja masuk.

Aku.. aku secret admirer mu.. hehe c: sudah sudah kau jangan memasang tampang cengo mu, pasanglah senyum manis mu, cantik..

Kyungsoo makin membulatkan matanya terkejut. Apa-apaan! Mengapa dia bisa tahu bagaimana ekspresi Kyungsoo saat ini. Ajaib!

Hah? Bagaimana kau tahu? Apa-apaan! Cepat kasih tau siapa kau!

Send!

Senyuman Kyungsoo menghilang, bergantikan dengan rona merah yang menjalar memenuhi wajahnya.

Drrt.

Kau ingin aku memberitahu identitasku? Jika aku memberitahu identitas ku.. kau jangan kaget ya..

Aku..

Aku adalah..

Jongin.

Kim Jongin.

..

..

TBC!

..

..


review:

KaiSoo Fujoshi SNH : hehehee mianhae ^^, aku mau ngebuat kalian-kalian penasaran sama ff ini makanya aku buat pendek, mianhae ne ^^, kaliamat yang ngebingungin itu maksudnya tuh kata Kyungsoo dia gatau balik lagi kesekolah kapan, mungkin jam dua nanti, emang nya kenapa? tumben banget aku yang dateng cepat biasany aja kan yang dateng dan nyampe duluan dikelas itu Kyungsoo, gitu chingu ^^ btw, thanks for review^^

ArraHyeri2 : ne gomawo!, thanks for review! ^^

setyoningt : hehe iya thanks for review! ^^

flowerdyo : iya, thanks for review! ^^

UnicornLay : wah.. tanggal 7 september hari lahir kamu ya.. sama O,O hehe, btw thanks for review ya ^^

SuJuXOXO91 : iya gomawo! thanks for review!^^

SooSweet : aduh masa makin mahal sih, ah untungnya aku udah donlot video nya di yutup hehe, thanks for review ya^^

byunbaekkie : iya chingu, ini pengalaman pribadi aku sendiri hehe, thanks for review ya! ^^


waah!annyeong! author is back!

hehe^^ seneng deh dapet banyak review hehe ^^

oya btw, happy first day in April!

semoga dibulan april ini kita diberi kebahagiaan ya!

author dapte berita sedih nih, katanya exo's first box di block sama sm ya? aduh jahat banget sih :c tapi untungnya aku udah donlot exo's first box sehari sebelom di blok hehe ^^

ada berita gembira juga, EXO TEASER COMEBACK IS UP! OMG OMG I CANT EXPLAIN WHAT I FEEL!

MEREKA BERGAYA SOK COOL DAN AH BEQYON DISANA RAMBUTNY KAYA ORANG ABIS NCAN JEBAL DONG

tapi ada berita sedih juga, katanya exo m sama k bakalan dipisah lahi hiks :'c

padahal aku lebih seneng sama ot12 itu hiks :'c

tapi gapapa kita doain aja yg terbaik buat mereka yaaaa! ^^

hehe, okesip sekian dari aku btw review again ya review again!

GO REVIEW GO REVIEW!

BYEBYE!

..

..

Byunhyeonkkaeb

..

..