Infinitely Yours
..
..
Preview chap:
Aku..
Aku adalah..
Jongin.
Kim Jongin.
..
..
Chapter 4.
..
..
Kyungsoo diam membeku. Pengakuan nama seorang pria yang mengiriminya pesan membuatnya diam tak berkutit. Jongin. Jadi selama ini pria yang selalu ia lihat sedang memperhatikannya adalah Jongin. Pria yang mengirimkan pesan misterius itu. Oh tuhan bagaimana bisa, orang yang selama ini dia anggap sebagai orang gila yang selalu mengganggunya adalah Jongin. Kim Jongin. Pria yang menyukainya.
Drrt.
Kyungsoo menoleh kearah ponselnya yang tergeletak manis disebelahnya. Ia mengambil perlahan dan mengusap layar ponsel membuka kunci ponsel itu.
Kyungsoo-a, kau... kau marah padaku?
Kyungsoo menarik napasnya dalam dalam lalu mulai mengetik balasan yang akan ia kirimkan pada Jongin.
Ani, aku tidak marah.. tadi aku baru saja dari dapur untuk mengambil air minum, dan aku baru melihat pesanmu tadi... Jongin
Send!
Bohong. Kyungsoo tidak berjalan kedapur untuk mengambil air minum tadi. Ia hanya merenungkan kebodohannya. Bagaimana bisa dirinya tidak mengetahui bahwa semua pesan aneh dan pesan yang baru saja dikirim itu adalah dari Jongin. ah bodoh sekali dirimu Kyungsoo batinnya.
Drrt.
Yasudah, jangan pasang wajah datarmu.. pasang senyum manis mu ne? Aku tidak suka melihatnya... walau... walau aku bukan siapa-siapamu
Hell! Jongin kau bukan siapa-siapa Kyungsoo?! kau calon siapa-siapa Kyungsoo! dasar, bilang saja kalau Jongin malu mengungkapkannya. Dasar minderan.
Huh?bagaimana kau tau aku memasang wajah datar, Jongin.
Send!
Kyungsoo berjalan menuju tembok sebelah kanan kamarnya. Memencet tombol off pada saklar. Lalu berjalan menuju kasurnya. Ia menaruh ponselnya dimeja nakas sebelah kasurnya dan menidurkan dirinya diatas ranjang itu. Mencoba memejamkan matanya untuk menyambut hari esok. Namun tidak bisa. Sulit sekali hanya untuk menutup mata saja. Padahal biasanya jam segini Kyungsoo sudah berada dialam mimpi. Namun sekarang ia masih saja tetap terjaga.
Drrt.
Getaran ponsel diatas meja nakasnya memaksa dirinya untuk membuka matanya yang dari tadi masih saja susah untuk ditutup. Ia memiringkan tubuhnya kearah kanan.
Kau tahu? Aku punya indera yang dapat merasakan apa yang kau rasaka, Kyungsoo sayang. Hehe, sepertinya kau sudah mengantuk ya? Yasudah, sampai besok ya manis, semoga kau bermimpi indah, siapkan mentalmu untuk kemah besok ya! Annyeong!
Kyungsoo terkekeh geli membacanya. Dengan cepat ia mengetik balasan pada Jongin dan mematikan ponselnya lalu mencoba untuk tidur. Dan ajaib! Kyungsoo dapat menutup matanya dan tertidur dengan tenang. Oh betapa beruntungnya Kyungsoo.
..
..
31, Agustus 2013
..
..
Pagi tiba. Kyungsoo sudah bersiap untuk berangkat kesekolah pagi ini. Ia menalikan tali sepatu nike abu-abu biru muda miliknya dengan cekatan. Hari ini hari sabtu. Hari bebas. Jadi sekolah memperbolehkan muridnya memakai sepatu dengan warna selain hitam. Dan suatu keberuntungan juga bagi mereka, hari ini free. Murid murid dibebaskan dari jam pelajaran karena sore nanti kemah akan diadakan bagi kelas vii saja. Dan Kyungsoo yang menduduki kelas vii tentunya wajib mengikutinya.
"Kyungsoo-a.. cepatlah masuk kemobil, appa sudah menunggumu sayang" suara lembut itu muncul ditelinga Kyungsoo. kyungsoo menoleh kearah belakang dan menemukan ibunya berdiri sambil memegang segelas mug berisi teh hangat yang bagus dikonsumsi pada pagi hari.
Kyungsoo tersenyum membalasnya lalu membungkuk hormat pada ibunya. Ia berjalan keluar menuju mobil yang terparkir didepan rumah. Sambil melambai kearah ibunya, Kyungsoo memasuki mobil dengan senyuman khasnya.
"tumben sekali kau berangkat pagi, apa tidak terlalu... subuh?"
"ani appa.. aku biasa datang pagi, jadi tak apa.. lagi pula aku ingin datang sejam lebih cepat dari biasanya."
"tapi nak, ini baru jam setengah 6. Kau.. tidak salah liat jam kan?"
"aniyo, oh ayolah appa Kyungsoo hanya ingin datang lebih cepat saja, yayaya boleh ya.."
"hah, geure"
Kyungsoo tertsenyum setelah beberapa menit ia berdebat dengan sang appa. Kyungsoo memang tidak pernah berangkat sepagi ini, namun karena ada satu hal yang membuatnya harus datang pagi. Diperjalanan menuju sekolah, Kyungsoo menatap kearah luar jendela. Melihat aktivitas Seoul dipagi hari.
Pikirannya melayang saat pagi tadi. Tepatnya saat selsai mandi.
Flashback.
Kyungsoo yang baru saja keluar dari kamar mandi sudah berpakaian lengkap seragam sekolahnya. Ia mendudukan dirinya diatas kursi rias menghadap cermin berukuran sedang didepannya. Menyisir rambutnya secara perlahan dan menjepi bagian depan poninya memperlihatkan lekukan dahi indah miliknya.
Drrt.
Kyungsoo yang mendengar getaran ponselnya dimeja nakas buru-buru merapihkan rambutnya yang baru saja ia sisir.
Pagi Kyung, maaf mengganggu.. wah kau sudah mandi ya, aku punya pertanyaan untuk mu, kemah nanti kita disuruh bawa coklat 8gram bukan?
Kyungsoo mendesah panjang. Ia kira pesan penting hanya itu saja isi pesan yang dikirim Jongin.
Ne..
Send!
Kyungsoo membawa ponselnya menuju meja rias. Ia meletakkannya persis disebelah sisir yang baru saja ia pakai. Kyungsoo kembali menduduki kursi meja rias. Ia mengambil kotak bedak miliknya dan mulai memoleskannya sangat tipis hingga rata. Kyungsoo bukanlah tipe-tipe orang yang suka berdandan, ia hanya ingin orang melihat wajahnya tampak lebih segar dengan polesan bedak yang –sangat— tipis.
Kyungsoo menyapukan pandangannya pada tubh kecil berwarna putih dengan gambar strawberry kecil ditutupnya. Ia mengambil tubh itu dan mulai menyemprotkan isinya keseluruh badannya. Membuat dirinya dikelilingi wangi strawberry yang polos. Matanya sedikit melirik kearah ponselnya yang tak kunjung bergetar. Jujur, Kyungsoo sebenarnya menunggu balasan dari Jongin. ya... Kyungsoo menunggunya. Kyungsoo mengambil tubh kecil berwarna putih biru yang sangat lucu. Memuka tutupnya perlahan dan mulai membubuhkan isinya diatas bibir heart shape nya. Mengecapnya beberapa kali untuk meratakannya.
Drrt.
Getaran ponsel Kyungsoo menghentikan gerakan mengecap Kyungsoo. ia mengambil ponselnya yang menampilkan pesan dari seseorang. Oh Jongin, untuk apa batinnya.
Mianhae Kyung aku jawab telat, baru selsai mandi hehe.. ngomong-ngomong kau suka cokelat tidak?
Kyungsoo memutar matanya malas. Jelas jelas dirinya sangat menyukai cokelat. Bagaimana sih katanya stalker setia, hal sekecil ini saja tak tahu. Dasar.
Ne, aku menyukainya.
Send!
Kyungsoo menaruh ponselnya kembali. Seulas senyuman terpampang diwajahnya. Ia berjalan menuju kasurnya dan mengambil tas punggung biru muda nya yang telah siap. Mengambil sepasang kaus kaki putih dilemari dan segera memakanya.
Drrt.
Baru saja ia selsai memakai kaus kaki, ponselnya sudah kembali bergetar. Kyungsoo segera mengambil ponselnya dan membawanya keluar kamar.
Wah kita sama , manis.. hehe sepertinya kau sudah siap ya? Yasudah kalau begitu, sampai berjumpa di sekolah nanti, manis..
Kyungsoo tersenyum menutupi kegugupannya. Anak rambut yang jatuh menutupi matanya diselipkan dibalik telingannya. Jujur saja. Kyungsoo sedang merona malu dibawah polesan bedak –sangat— tipis itu. Sebenarna sudah banyak orang yang memanggilnya dengan sebutan manis, namun entah mengapa hanya panggilan dari Jongin lah yang membuatnya terbang seperti in. Dan sepertinya Kyungsoo mulai menikmati masa pendekatannya bersama Jongin.
Flashback tamat.
Tak terasa Kyungsoo sudah sampai digerbang sekolah. Ia segera berpamitan pada sang appadan mulai menuruni mobil dengan senyumnya yang mengembang. Melambaikan tangan saat sang appa sudah mulai menjauhi kawasan sekolah. Kyungsoo menjinjing tasnya bagaikan anak sekolah dasar. Namun benar, wajah Kyungsoo yang benar-benar sangat mirip anak kecil juga tinggi badannya yang err.. pendek membuatnya persis seperti anak sekolah dasar.
Ia menyapa penjaga sekolah yang sedang membuka gerbang dengan cengiran khasnya. Penjaga sekolah pun membalasnya dengan tawa semangat dipagi hari. Ia memasuki kawasan sekolah dengan cepat. Hingga saat Kyungsoo sampai dilorong yang menuju kelasnya, ia bertemu dengan sesosok pria dengan kulit tan yang tersenyum dan melambai kearahnya.
Kyungsoo hanya membulatkan matanya lucu. Bahkan Kyungsoo sama sekali tidak tahu siapa pria itu. Ntah lah, Kyungsoo tak berniat berkenalan dengan pria itu. Selepas pria itu menjauh dari dirinya, Kyungsoo menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya melihat punggung tegap milik pria yang tersenyum manis padanya. Namun, pria yang Kyungsoo anggap aneh membalikkan badannya dan masih saja tersenyum pada Kyungsoo. membuat Kyungsoo makin bingung siapa sebenarnya dia. Namun Kyungsoo juga merasa malu karena sudah tertangkap basah memperhatikan pria itu, padahal feeling Kyungsoo mengatakan kalau pria tersebut tidakk akan menoleh balik kearah Kyungsoo.
Sambil menahan malu, Kyungsoo membungkukkan tubuhnya sopan dan mulai berjalan menuju kelasnya dengan kepala ditunduk menyembunyikan rona malunya. Mengapa aku merasa sangat familier dengan senyumnya, apa.. apa dia.. Jongin? batinnya.
Pria yang tersenyum manis pada Kyungsoo tersenyum miris. Ia mengusap tengkuknya dan berjongkok membersihkan sepatunya yang sedikit kotor.
"kau memang belum mengenalku secara langsung ,Kyungsoo. namun hatimu sudah mengenalku" gumam pria itu lalu pergi meninggalkan tempat yang tadi menuju ruang guru.
..
..
TBC!
..
..
review:
puputkyungsoo : iya.. thanks for review ne!^^
flowerdyo : kyungsoo gatau jongin orangnya yang mana tapi dia sering berkirim pesan sama jongin, chingu... aku juga dulu gitu gatau doi itu yang mana tapi sering smsan gitu hehe *curhat dikit* btw thanks for review ne!^^
setyoningt : iya cewek bermata rusa rambut ikal bervolume itu luhan, chingu.. disini Kyungsoo gapunya kakak hehe. btw thanks for review ne!^^
ArraHyeri2 : kaisoo moment udah dimulai dari chap ini, chingu ya tapi ga sebanyak di chap-chap depan. thanks for review yaa! ^^
Emiliakim : haha iya disini Kyungsoonya dibuat polos, chingu. thanks for review yaa! ^^
KaiSoo Fujoshi SNH : waa berarti pengalaman kita sama chingu, hehe. thanks for review ya!^^
SooSweet : iya chigu, di block gatau kenapa . thanks for review yaa! ^^
byunbaekkie : kyungsoo gatau chingu kalau jongin itu cowo yang sering merhatiin dia, tapi kyungsoo ngerasa familier sama jongin gitu. hehe. thanks for review ya!^^
Kang eun seok : thanks for review!^^
Guest : thanks for review!^^
..
..
uwaaah author is back!
hehe!
mianhae sebelumnya chap ini pendek beneran pendek pendek bangetz pake z.
gatau kenapa author pengan aja gitu ngebuat kalian penasaran sama epep ini hehe, udah gitu kan banyak yang minta kaisoo momentnya, nah sekarang kan mulai ada kaisoo moment tuh, tapi masih sedikit dan author masih mau ngebuat kejutan buat ff ini hehe.
mo curhat juga,kalian tau boneka sehun yang namanya pinkupinku itu kan?
jelas tau dong ya.
MASAK IYA SIH PINKUPINKU ITU NAMA DARI KARAKTER KARTUN S*X JEPANG HAH PERASAAN KALIAN BEGIMANA AUTHOR SIYOK BERAT JELAS PANTES AJA WAKTU SEHUN NGENALIN BONEKA ITU PAKE NAMA PINKUPINKU MEMBER EXO PADA NGAKAK. GILA ANJIR INI BENERAN.
oke calm down..
author mau tanya, dosa gasih nistain anak-anak exo sumpah ya author punya hobi nistain anak-anak exo di acc twitter fangirl author. terlebih junmyeon. sumpah demen banget nistain suho di teel beneran itu dosa ga DOSA GA DOSA NISTAIN 12CURUT TAK BERDOSA ITU /g.
OYA KALIAN JUGA WAJIB TAU HUNHAN IS BACK JEBAL MEREKA BACK SEJAK TADI DI GIMPO AIRPORT ADA PREVIEW MEREKA MOMENT MEREKA DAN TADI PAS REHERSEAL ADA FACT KALO SEHUN MEGANG BUTT LUHAN TERUS LUHAN GANTIAN MEGANG BUTT SEHUN JEBAL SOSWEET SEKALI HUNHAN AH JEBAL JEBAL JEBAL.
ADA JUGA KATANYA LUHAN BILANG GINI KE KYUNGSOO "jika di drama cart kamu melakukan kissing scene bagaimana?" TERUS KYUNGSOO JAWABNYA "tunggu aja nanti" AH JEBAL AUTHOR PEN MAKAN ORANG JEBAL IYA JEBAL.
oke calm down again.
author punya ff baru nih, castnya semua member exo tapi pemain utamanya Baekhyun genrenya comedy gagal total. pada setuju ga kalo itu dipost? penasaran soalnya kan biasanya author ngepost genrenya romance mulu, pengen gitu sedikit melenceng/? dari garis genre hehe.
btw author big thanks banget buat readers setia ff ini yang udah ngesupport.
keep reading ya!
hehe.
udah dulu ya!
byebye!
REVIEW YA REVIEW GO GO REVIEW YA RIVIEW
..
..
byunhyeonkkaeb
..
..
