Preview chap:
"hah? Yang benar? Tapi... Kyungsoo belum pernah berpacaran kan?"
"sepertinya sih belum"
oh oke baiklah."
Ck anak ini sepertinya benar-benar mencintai Kyungsoo. Kyungsoo sikecil sekarang akan menjadi Kyungsoo yang sudah besar sepertinya kkk.. batin Chanyeol.
..
Chapter 7 ..
Waktu pentas seni pun tiba. Masing-masing kelas mulai menunjukan tampilan yang mereka siapkan selama seminggu ini. Sesuai dengan nomor urut yang diundi tadi, kelas Kyungsoo mendapatkan nomor urut terakhir. Anak-anak yang satu kelas dengan Kyungsoo pun menunggu dengan was was. Bahkan ada beberapa dari mereka yang mengigiti kuku jari karena gugup/?
"kyungsoo, ini nomor urut berapa?" tanya Jongdae.
"ha? Kalo gasalah si ini nomor urut ke 5, seingatku sih seperti itu" balas Kyungsoo. Jongdae yang melihatpun menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Kyungsoo melirik jam tangan yang melingkart manis dipergelangan tangannya. Jarum jam menunjukan pukul 9.45 pm. Kyungsoo menghela napasnya kasar. Kelasnya Jongin kapan pentasnya ya batinnya. Namun tiba-tiba saja ia menggelengkan kepalanya keras membuat Baekhyun yang berada disebelahnya terlonjak kaget.
"astaga kyung-a kau mengegetkanku. Ku kira kepalamu mau copot eh ternyata kau hanya menggelengkan kepalamu saja"
"Enak saja kau Byun"
"hahaha"
Kyungsoo mendengus mendengar tawa Baekhyun yang terdengar. Enak sekali anak itu main berbicara kalau kepalanya ingin copot. Ugh jangan sampai kepalanya copot jangan sampai. Suara bising yang ditimbulkan micmulai terdengar kembali. Kyungsoo menolehkan kepala kearah sumber suaranya dengan cepat.
"oke sekarang nomor urut peserta ke 6 silahkan maju ketengah lapangan untuk menampilkan hasil karyanya selama seminggy ini. Mari kita sambut dengan tepuk tangan meriah!"
Mata kyungsoo membulat dan berbinar lucu. Kelas Jongin yang ia tunggu-tunggu pun akhirnya maju. Kyungsoo penasaran apa yang akan mereka tampilkan dan oh lihat Jongin berada dibarisan depan. Waah Kyungsoo makin berbinar ketika musik mulai dimainkan.
Oh ternyata mereka melakukan dance, lalu Jongin melakukan gerakan bebas seperti itu? Lah yang lainnya bagaimana? Batinnya.
Wajah Kyungsoo sedikit -maksudnya banyak- merona ketika bagian Jongin memutar tubuhnya namun pandangan Jongin jatuh pada Kyungsoo dan mengerling kan matanya cepat. Baekhyun yang menyadari itu menepuk heboh punggung Kyungsoo membuat sang empunya kesal dan pindah tempat ditengah tengah Luhan dan Minseok.
"ASTAGA KYUNGSOO-YA KAU TAHU TADI AKU MELIHAT JONGIN MENGERLINGKAN MATANYA KEARAHMU WAAAAAAAAA SOSWEET AAAAA"
Gawat.
Kyungsoo sepertinya salah menempatkan diri. Bukan hanya Baekhyun, Luhan dan Minseok pun ikut-ikutan memukul Kyungsoo gemas ketika menyadari hal yang telah Jongin lakukan pada Kyungsoo.
Musik berhenti berbunyi, berganti dengan lagu dari Maroon 5 - Payphone. Awal mula para pria dari kelas Jongin mulai meliuk-liukan badannya bersamaan. Ketika bait kedua, beberapa pria yang tersisa ikut serta mengikuti gerakan yang dilakukan parapria pria pertama. Kemudian saat bagian rapp, para gadis dengan topeng anonymous ((maap salah tulisan sptnya)) bergantian dengan para pria. Setelah rapp selesai para anggota kelas yang ditempati Jongin bergabung dan menari bersama hingga lagu berhakhir. Namun sepertinya pertunjukkan belom berakhir. Suara debuman musik kembali terdengar.
Lagu DJ Got Us Fallin remix yang dinyanyikan oleh boyband EXO ft TTS terputar. Para gadis mulai membuka topeng yang mereka kenakan lalu mulai mengelilingi lapangan seolah-olah mengajak semua yang ada disana untuk menggerakan tubuh mereka. Tidak ada gerakan yang sama dari mereka dibagian ini, sampai part rapp campuran Korea-Inggris terdengar para pria pun mulai bergabung memutari seisi lapangan.
keep downing drinks like this mereka berhenti sejenak lalu mengangkat tangan seolah olah sedang memegang sekaleng cola.
not tomorrow that just right lalu mengangkatnya tinggi kemudian pura-pura menegaknya seolah-olah ditangan mereka benar benar ada sekaleng cola.
now, now,now, now, now, now kemudian berjalan memutari lapangan kembali dengan gerakan acak.
Swear i seen you before I think i remember those Eyes, eyes, eyes, eyes, eyes, eyes
Saat bagian rapp kedua tiba, mereka mulai melangkah mendekati tengah lapangan. Membuat sebuah formasi acak yang bagus namun masih tanpa gerakan yang sama dan seirama.
Sampai akhir dari part rapp tersebut mereka mulai menggerakan tubuh bersama dan nampak seirama. Beberapa dari mereka ada yang keluar dari formasi untuk sekedar menarik tangan para sunbae untuk ikut serta dalam pertunjukkan. Hingga akhirnya musik pun benar-benar berhenti dan pertunjukkann dari mereka pun benar-benar selesai.
Tepuk tangan meriah mengiringi bubarnya anggota kelas Jongin dari tengah lapangan dan kembali ke tempat semula.
Tiba-tiba nomor urut 8 terpanggil. Para murid dikelas Kyungsoo terkejut karena seharusnya ini adalah waktu penampilan kelas dengan nomor urut 7. Namun sepertinya kelas dengan nomor urut 7 mengundurkan diri dan akhirnya kelas Kyungsoo pun bangkit menuju tengah-tengah lapangan.
Saat Kyungsoo bangkit, kelompok Zitao bertepuk tangan kencang sambil meneriaki "KYUNGSOO! KYUNGSOO! DO KYUNGSOO! KYUNGSOO-YA! FIGHTING!" membuat muka Kyungsoo merona merah. Ditambah lagi ketika Kyungsoo sampai dibarisannya Jongin berteriak "KYUNGSOO FIGHTING!" membuat rona kemerahan dimuka Kyungsoo tambah menjadi-jadi.
Musik mulai dimainkan. Orang-orang yang berada dibarisan pertama mulai bersiap untuk mengeluarkan suara mereka.
Nada nada tinggi sebagai pembuka digarap oleh Jongdae dan Minah.
Naege seol goseul chajeul suga eobseul ddae Pokpung sogeseo gireul ireobeoryeosseul ddae Eonjena byeonhaji annaen saranggwa yonggil jushyeotdeon Geudeurege gamsareul bonaeyo
Setelah enam orangt yang berada dibarisan palaing depan selsai menyanyikan bait pertama, merekapun berjalan memisah dan membentuk kelompok menjadi 3-3. 3 orang kekiri dan 3 orang kekanan. Baris kedua pun juga sama mengikuti apa yang dilakukan dengan barisan pertama. Tiba saatnya barisan Kyungsoo (barisan ketiga) menyanyi. Kyungsoo dituntut untuk mengeluarkan suara yang paling keras untuk menuntun teman-temannya mencapai nada yang pas. Setelah selsai, barisan Kyungsoo berjalan kearah depan dan belakang. 3orang kedepan dan 3 orang kebelakang. Dikarenakan tubuh Kyungsoo yang mungil, Kyungsoo mendapat bagian untuk maju kedepan bersama 2 orang lainnya.
Jageun maeum moa keun him dwaedeut Urin hanaran goseul mitgo isseoyo Uri hamgge haengbok mandeureoyo Memareun sesang soge bichi dwaeneun nalggaji Saranghaeyo
Barisan keempat tidak mendapatkan bagian menyanyi tersendiri. Mereka hanya mendapatkan bagian ketika reff saja. Begitu reff tiba, mereka mulai menyanyikan lagu secara bersamaan. Mereka membagi suara, suara satu, suara dua dan suara tiga. Kyungsoo, Baekhyun, Jongdae, Luhan dan beberapa orang lainnya berada disuara satu yang menganjurgakn menggunakan suara tinggi, beberapa berada disuara dua yang menganjurkan suara stabil dan sisanya berada disuara 3 yang menganjurkan bersuara rendah.
Nawa gateun ggumeul ggugo innayo Jeongmal nawa gateun goseul barabogo innayo Geugeon mani sesangye modeun apeu meul chiryohal su isseoyo Seoro aggyeo jul suman itdamyeon ..
..
"sehun-a.. suara Kyungsoo bagus sekali astaga..."
Sehun yang merasa dipanggil menolehkan kepakanya kearah Jongin yang sepertinya sedang berbicara padanya. "hah? Ah benar juga sih... tapi, suara Luhan juga ... bagus" balasnya.
"Oh Sehun, aku benar-benar jatuh cinta padanya astaga Do Kyungsoo" ucap Jongin tanpa mengalihkan pandangannya dari Kyungsoo yang sedang tampil.
..
..
Diakhir musik berakhir, Kyungsoo dan Baekhyun harus menyenandungkan beberapa nada tinggi sebagai akhir dari lagu yang mereka bawakan. Lagu yang berjudul Dear My Family pun berakhir. Dikarenakan mereka tampil sebagai penutupan, dan mereka juga tampil dengan cukup sempurna, jadilah mereka mendapatkan tepuk tangan riuh dari para penonton yang menonton. Mereka baru saja ingin kembali ketempat, namun baru saja mereka kembali mereka disuruh menarik orang sebanyak banyaknya untuk ikut dalam flashmob Gentle Man sebagai akhir dari acara api unggun ini. ..
Acara api unggun pun selsai. Para peserta kemah diwajibkan untuk kembali ke tenda masing-masing untuk berganti baju dan siap-siap untuk tidur. Waktu sudah menunjukkan pukul 10.15 pm, Kyungsoo dan teman-temannya sudah berganti baju dengan baju tidur yang santai. Namun dengan hanya setelan kaos bergambar dan celana selutut mampu membuat wajah kelelahan mereka tertutup karena lucunya pakaian yang mereka kenakan. Kyungsoo mengenakan kaos mickeymouse berwarna abu-abu dan celana hitam selutut yang tidak terlalu ketat dan nyaman untuk dipakai tidur. Ia masih berkutat dengan bantal dan selimut yang ia bawa. Saat ia mulai merebahkan tubuhnya, ponsel miliknya berbunyi nyaring. Membuat beberapa temannya yang sudah mulai tidur mengerang kesal.
"ah mianhae teman-teman, karena ponselku berbunyi tidur kalian jadi terganggu mianhae" ucapnya lalu cepat cepat menyalahkan ponsel yang ia genggam.
One message from Jongin:
Hai Kyun! Waah tadi suaramu bagus sekali. Bahkan suara ku tidak bisa sebagus itu -,- oiya, aku tak menganggu istirahatmu kan? Kalau tidak temani aku ya. Disini aku tidak bisa tidur teman-temanku sedang bermain video games. Membosankan -_-
Kyungsoo terkekeh membaca pesan abal-abalan dari Jongin. dengan cepat, ia pun membalas pesan itu.
Ah iya terimakasih ! tidak kok, kau tidak mengganggu tidurku aku juga sedang tidak bisa tidur.
SEND!
Bohong sekali. Malah saat ini Kyungsoo sedang membuat matanya untuk terbuka. Ia tak mau mengecewakan Jongin yang rela malam-malam begini mengiriminya pesan. Namun sepertinya kantuk yang Kyungsoo rasakan semakin menjadi. Membuat dirinya mau tak mau harus menutup matanya.
..
1 september 2013
"eungh..." lenguh Kyungsoo ketika ia bangu dari tidurnya. Dilihatnya kearah sseisi tenda, ada beberapa temannya yang masih tidur dan beberapa yang sedang bercengkrama diluar tenda.
"oh, Kyung kau sudah bangun?" tanya Luhan. Kyungsoo mengangguk lalu mengucak matanya pelan. Ia menguap beberapa kali dengan lucunya. "sekarang jam berapa, Lu?" ucapnya serak khas orang bangun tidur. "sekitar jam 2.55 pagi. Kenapa?" Kyungsoo menggeleng lalu mengambil ponselnya yang ia letakan di sebelah bantal miliknya.
5message, 2miscall
Mata Kyungsoo membulat sempurna ketika melihat notifikasi diponselnya yang baru ia nyalahkan tadi. 4pesan dari Jongin dan 1 pesan dari ibunya. Juga 2miscallyang semuanya dari Jongin. oh, Kyungsoo jadi merasa tidak enak hati pada Jongin yang sudah ia tinggal tidur tanpa sengaja tadi. Kyungsoo membuka semua pesan yang ada di kotak notifikasinya.
Jongin (10.55)
Ahaha baguslah kalau begitu,Kyung. Kau sedang apa?
Jongin (11.00)
Kyung? Kau masih disana? Apa kau sudah tidur?
Jongin (11.03)
Kyung.. kau marah padaku karna sudah mengganggumu malam malam ya? Yasudah, maafkan aku ya ;-(
Jongin (11.20)
Waah sepertinya kau sudah tidur, benarkan? Aku tau dari Minseok kkk~ yasudah. Jaljayo Do Kyungsoo!^^
Kyungsoo berpikir, kapan Jongin bertanya/diberitahu oleh Minseok yang jela-jelas tadi tertidur disebelah Baekhyun. Tidak mau mengambil pusing, iapun membuka pesan dari Ibunya.
Eomma (10.58)
Kau sudah tidur nak? Pakai baju hangatmu dan selimutmu ya. Jaga kesehatan oke? Jangan sampai sakit dan jaljayo~
Kyungsoo memang sengaja tidak membalas pesan itu. Ia buru-buru mendekati Minseok yang sedang duduk didepan tenda sambil menghadap kearah langit. "MINSEOK-A!" pekiknya pelan. Minseok menoleh kearah Kyungsoo "ya?" ucapnya. "er, anu... tadi Jongin eh bukan itu eng... kata Jongin kau memberitahu jika aku sedang tidur ya?" tanya Kyungsoo. Minseok terkekeh lirih lalu mengangguk. "iya, Kyung. Tadi dia keluar tenda sambil membawa ponselnya lalu bertanya pada ku kenapa pesannya tidak dibalas olehmu. Lalu kujawab saja tadi kau ketiduran setelah mendapat pesan dari Jongin. lalu jongin langsung kembali kedalam tendanya lagi" jelas Minseok. "lah.. kau bukannya tidur disebelah Baekhyun tadi?" tanya Kyungsoo.
"memang, tapi aku terbangun dan ya.. aku insom. Karena aku tidak bisa tidur aku putuskan saja duduk diluar tenda sambil bermain ponsel sendirian dan lalu Jongin datang". Kyungsoo membentuk mulutnya menjadi bulat pertanda mengerti. "dan.. kau hanya tidur beberapa puluh menit benar?" tebak Kyunngsoo. "lebih tepatnya hanya sekitar 25menit. Hahaha" Kyungsoo ikut tertawa melihat Minseok yang tertawa. "oya, kau tidak kedinginan apa? Dan kau juga tidak ketakutan? Kau kan hana sendiri disini" minseok menggeleng pelan. "aku tidak merasa kedinginan, lagipula disini juga tidak seram. Walau gelap sih. Dan aku juga tadi tidak sendirian kok, aku bersama seseorang. Hehe"
"k-kau bersama setan?!" ucap Kyungsoo tak percaya. "bukan bukan... aku bersama si kotak biskuit kong*ghuan" ucap Minseok sambil sedikit mengendus. "owalah, aku kira bersama setan. Ahahaha"
..
Jam sudah menunjukkan pukul 5.20 pagi. Para peserta kemah sudah banyak yang mulai bagun dari tidurnya. Beberapa dari mereka memilih mandi sekitar jam segini agar nanti tidak mengantri. Kyungsoo mengajak Luhan yang sudah bangun dan kembali segar untuk mandi. Dan Luhan pun mengiyakannya. Mereka mandi dikamarmandi yang kemarin Kyungsoo pakai.
Kyungsoo danLuhan mandi sangat cepat dikarenakan air pagi ini sangat dingin dan membuat mereka sedikit menggigil. Ya maklum saja, matahari kan masih malu-malu untuk memunculkan cahayanya jadi air masih terasa sedikit dingin. Kyungsoo sedang menyisir rambutnya yang tadi ia cepol tinggi. Ia berniat menguncir kuda rambutnya. Setelah selesai menguncir rambutnya ia menyenderkan didirnya ditembok menunggu Luhan selsai mandi.
Kyungsoo memakasi kaos lengan panjang berwarna biru tua dengan garis mungil putih yang menghiasinya, dan ia juga mengenakan celana bahan berwarna putih. Tak lama kemudian, Luhan keluar dengan kaos berwarna merah polos dan celana jeanshitam kesayangannya. Rambutnya yang basah dibiarkan tergerai bebas. Ia buru-buru mengambil hairdrayer yang disediakan khusus di kamarmandi ini untuk mengeringkan rambutnya yang basah.
Kyungsoo memutar bola matanya malas. "untuk apa kau keramas Lu?" tanyanya. Luhan hanya meringis pelan lalu berkata "semalam rambutku kena coklat yang akan dimakan Chaerin, makanya aku keramas". Kyungsoo tak menjawab ia hanya mengangguk anggukan kepalanya.
..
Sesampainya ditenda kembali, Kyungsoo langsung menyambar ponselnya yang sedang ia charge menggunakan powerbank miliknya. Setelah memastikan ponsel itu sudah full, Kyungsoo segera bergegas keluar tenda untuk menemui teman-temannya yang sedang ber selfie ria didalam kelas. "eh eh! Ikutan dong!" ucapnya lalu segera berpose manis bersama teman-temannya. Tiba-tiba pintu kelas terbuka, menampilkan Chanyeol, Jongdae dan anak-anak kelas VII-5 ini.
"halah sudah berhenti berfoto menggunakan ponsel, aku tak tega pada memoryponsel kalian nanti habis." Ucap Chanyeol datar. Baekhyun memiringkan kepalanya lalu membalas ucapan Chanyeol. "kau kira ponsel yang digunakan untuk berfoto itu ponsel siapa eh? Main mengejek saja!" ucapnya. Chanyeol mengangkat bahunya lalu duduk disalah satu meja disana. "tak tahu" katanya. "ponsel itu milikku! Enak saja kau bilang begitu, kau kira memory hp ku hanya 2Gb saja?! Otidak jelas bukan, memory ponselku 18Gb bahkan aku masih punya cadanganny!" ucap Baekhyun tak terima.
Chanyeol pun membalas "yasudah aku juga memiliki memoryponsel yang lebih banyak dari itu kapasitasnya. Mau apakau?! Dasar kutil anoa! . YAAK! Apa kau bilang kutil anoa?! Dasar kau bisul komodo!"
"kutu buaya!"
"conge harimau!"
"daki gorila!"
"jigong onta!"
"cacar marsupilami!"
"upil keco-"
"YAYA! Sudah berhenti jagan bertengkar! Sudah sudah lebih baik kita foto-foto menggunakan camera DSLR milik Taehyung saja! Kalau sudah selsai kita akan ke aula untuk sarapan. Kajja" sela Chaerin yang sudah tidak tahan mendengar perang lokal itu.
Setelah mendengarkan perdebatan lokal antara kubu Byun dan kubu Park hingga selsai, mereka semua bisa bergembira karena akhirnya dapat berfoto tanpa adanya perang lokal lagi. Mulai dari gaya lucu, imut, sok imut, seram, konyol dan banyak lagi mereka lakukan dalam berfoto. "hey sudah jam 7.15, kajja sarapan!" ajak Jongdae. Mereka mulai berjalan berkelompok kembali, beberapa ada yang bercengkrama, berfoto kembali menggunakan kamera depan ponselnya, ada juga yang berlari-lari karena kelaparan.
Sesampainya disana mereka langsung memilih tempat dipojok ruangan dekat pendingin sekaligus penghangat ruangan. Mereka mendorong kursi dan meja mendekat kepojok ruangan agar muat ditempati mereka semua yang jumlahnya 25 orang. Beberapa menjaga tempat duduk dan ada beberapa yang mengambil makanan juga. Kyungsoo dapat bagian menunggu tempat. Bukan hanya ia saja, ada Sojin, Taehyung, Jungsin, Sohyun, dan beberapa anak lagi. Kyungsoo duduk dipaling pojok disebelah Baekhyun tentunya. Ia memainkan game dalam ponselnya sambil menunggu teman-temannya datang membawa makanan.
"hey Kyungsoo, kudengar dari Chaerin dan Minah.. katanya Jongin mau menyatakan perasaanya padamu ya? Memang benar?" tanya Sojin tiba-tiba pada Kyungsoo membuat Kyungsoo sedikit terlonjak kaget. "hah? Aku tak tahu.. aku saja baru dengar dari mu saat ini" balas Kyungsoo setengah sadar "oh benarkah? Geure".
Kyungsoo buru-buru menutup game dalam ponselnya, memandang kearah ponselnya dengan penuh harap. Mungkinkah? Mungkinkah Jongin menyukaiku? Benarkah Jongin akan menyatakan perasaannya
..
TBC!
.
ASTAGA AKHIRNYA BALIK JUGA DAN WALAAA SESUAI DENGAN JANJI DI FF AMBERUGUL KEMAREN SAIA APDET FF INI JUGA SETELAH SEKIAN LAMA TERKENA INTERNET POSITIP (walo sekarang masih kena sih)
dan ya... saia minta maap karna mungkin banyak typo diff ini karna saia apdet ff ini melalui tab jadi gabisa diedit alias susah. hehe maap ya. tapi saia sudah berusaha semaksimal mungkin agar ff ini memuaskan dan maaf banget buat kalian-kalian yang mereview ff ini gabisa sayajawab huhu mianhae :-(
yasudah kalau begitu buat kalian mah dua kata aja ya.
AYO REVIEW!
AYO REVIEW!
AYO AYO!
