Disclaimer: Masashi Kishimoto

This fict is shounen-ai, AU, may be OOC. Don't like, don't read!

~Someone Ask Me to be His Uke~

by: Aoi no Tsuki


"Teme, ada seseorang yang memintaku untuk menjadi Uke-nya."

Mata onyx itu memandang tajam ke arah pemuda pirang yang ada di depannya. Ia menggerutukkan giginya, kekesalan atau lebih tepatnya rasa cemburulah yang kini dirasakannya.

Diam. Pemuda berambut raven itu hanya terdiam memandang sang Dobe.

"Dia memaksa untuk menjadikanku sebagai Uke-nya, tapi aku... aku menolaknya, Teme. Jangan marah, ya?"

"Hn,"

"Ka-kau marah padaku?" Mata biru itu memandang cemas wajah stoic sang Teme. Pandangan mata onyx itu seperti membencinya. Ya, rasa benci karena ada seseorang yang akan merebut Dobe dari tangan Uchiha bungsu.

"...mungkin,"

"Teme, maaf. Maaf, a-aku..."

"Sejak kapan kau mengenal orang itu?" Pertanyaan datar meluncur dari bibir sang Teme. Pertanyaan yang sedikit menginvestigasi sang Uzumaki. Mata onyx itu beralih ke arah lain selain Dobe-nya.

"Tidak, aku baru saja mengenalnya tak lebih,"

Ada resah di hati sang pemuda pirang itu. Mungkin Teme-nya akan berpikiran buruk tentang dirinya dan ia tak ingin itu terjadi. "...maaf, Teme. Kau marah, ya?"

"Kalau kau ingin Seme yang lain terserah kau dan itu bukan urusanku. Mungkin kau akan lebih bahagia, Dobe."

"Tidak! Kau sudah cukup bagiku bahkan lebih dari cukup! Kau Teme yang terbaik yang pernah ada. Dan aku menyayangimu. Bukan yang lain!"

Dengan selesainya perkataan itu. Sang Teme pun bergerak memeluk tubuh Dobe-nya dengan erat. "Hn, arigatou, Dobe." ujarnya yang semakin mempererat pelukan itu.

"Maaf, Teme. Maaf telah membuatmu marah,"

"Kau tak bersalah. Tak usah minta maaf."

Dengan perlahan diciumnya puncak kepala pirang sang Dobe. Hatinya lega, sangat lega karena telah mendengar perkataan manis dari Dobe-nya.

"Hehehe..."

"Anggap saja kejadian penembakan itu tak ada,"

"Ya, anggap tak ada dan tak pernah terjadi." ujar sang Dobe dengan cengiran lebarnya. Sang Uchiha bungsu hanya tersenyum kecil. Senyuman itu hanya miliknya, milik seorang Uchiha Sasuke.

"Kau Dobe yang berharga bagiku. Selamanya dalam hidupku."

"Hm, dan kau Teme yang terbaik yang pernah ada."

Di akhir itu semua, kasih sayanglah yang ada dalam hidup mereka. Antara sang Dobe dan pangerannya, sang Teme.

"Siapa yang memintamu untuk menjadi uke-'nya'?"

"Err... Itachi-nii."

"Cih! Baka-Aniki!" Aura hitam muncul mengelilingi Sasuke. Tak lain, tak bukan sang kakaklah yang ingin merebut sang pujaan hatinya, Uchiha Itachi. "Damn you, Aniki!"

...END...


Mohon maaph jika masih ada kesaLahan daLam fict Tsuki.

…skaLi ripiew tetep ripiew ayo maju kasih ripiew…

Arigatou Gozaimashu

Aoi no Tsuki