Summary: Mamori sengaja bergabung di komunitas pencari cinta agar dia mengetahui apa yang dilakukan Hiruma di situs cinta seperti itu!


CHAT

Users: DevilBatBoss, PinkuMori

PinkuMori: Malam…

DevilBatBoss: Malam

PinkuMori: Anggota DevilBat, ya?

DevilBatBoss: Ya
DevilBatBoss: Memang kenapa?

PinkuMori: Tidak..
PinkuMori: Aku suka DevilBat..
PinkuMori: Mereka pro! Terutama si Eyeshield 21
PinkuMori: Kalau kau? Kau pemain nomor berapa?

DevilBatBoss: Aku nomor 1
DevilBatBoss: Tidak terlalu menonjol sih
DevilBatBoss: Namun aku kaptennya

Mamori terbelakak sambil tertawa kecil. 'Tidak terlalu menonjol? Seperti bukan Hiruma saja..' pikirnya dalam hati. Kemudian dia melanjutkan mengetik di handphone-nya.

PinkuMori: Kau kapten?
PinkuMori: Kenapa kau bergabung komunitas cinta seperti ini?
PinkuMori: Bukannya biasanya kapten itu orang yang kuat dan gahar ya?

DevilBatBoss: Aku bergabung komunitas ini berharap ada orang yang akan membantuku
DevilBatBoss: Aku menyukai seseorang sih…

Kali ini Mamori benar-benar kaget. Hiruma… menyukai seseorang? Tapi siapa? Hal itu membuatnya amat penasaran. Dia mengetik lebih cepat.

PinkuMori: Ooh.. Siapa?

DevilBatBoss: Aku tidak bisa memberitahumu
DevilBatBoss: Tapi jika kau membantuku dan aku berhasil mendapatkannya aku akan memberitahumu

PinkuMori: Baiklah..
PinkuMori: Bagaimana cewek itu?

Mamori terlalu serius mengetik sehingga tanpa ia sadari ia sudah sampai di depan pintu kamarnya. Ia membuka pintu dan merebahkan dirinya di kasur, kemudian melanjutkan chatnya dengan Hiruma.

DevilBatBoss: Menurutku dia orang yang baik dan ramah
DevilBatBoss: Dan juga cantik

Otak Mamori berputar. Setahunya, kenalan ceweknya hanya sedikit. Yang paling dekat dengannya hanya Suzuna dan dirinya. Namun dia tidak mau membuang waktu untuk berpikir seperti itu. Dia kembali mengetik.

PinkuMori: Kau pernah memberinya hadiah?

DevilBatBoss: hadiah? Aku tidak pernah memikirkan hadiah sebelumnya
DevilBatBoss: Mungkin akan cukup jitu (tertawa)

Mamori langsung membayangkan Hiruma tertawa karena hal seperti itu. Hal itu membuat Mamori geli.

DevilBatBoss: Tapi kapan aku bisa memberinya hadiah?

PinkuMori: Hm.. Apa cewek itu akan berulang tahun?

DevilBatBoss: Tidak

PinkuMori: Apa ada event mendatang?

DevilBatBoss: Tidak tahu
DevilBatBoss: Eh, tapi sepertinya ada
DevilBatBoss: Prom kelulusan Deimon

"Astaga!" Mamori menepuk dahinya. Ia lupa sama sekali kalau minggu depan itu adalah prom kelulusan dan dia belum menyiapkan apa-apa. "Kenapa aku lupa hal seperti itu? Dan kenapa yang mengingatkanku harus Hiruma?"

PinkuMori: Nah
PinkuMori: Kenapa tidak kau berikan saat prom?

DevilBatBoss: Ide bagus
DevilBatBoss: Terima kasih, ya

Muka Mamori merah membayangkan jika Hiruma mengucapkan 'Terima Kasih'—salah satu kata termahal dari mulut Hiruma—kepadanya sambil tersenyum. Tapi dengan cepat dia menggelengkan kepala dan mengeluarkan pikiran itu dari otaknya.

PinkuMori: Sama-sama..
PinkuMori: Ah, aku harus mandi sekarang
PinkuMori: Selamat malam, ya..

DevilBatBoss: Baiklah
DevilBatBoss: Malam

PinkuMori left the chat.

Mamori menutup layar handphone-nya. Perasaannya campur aduk. Geli, penasaran, kaget. Namun ada perasaan yang aneh. Yang membuat hatinya sedikit menyesak. Dia tidak tahu apa itu. Setelah berpikir sampai 5 menit, dia pun beranjak dari kasurnya dan menuju ke kamar mandi.


Narasi-nya dikit ya.. kebanyakan chat =,= yep! That's the 2nd chapter. Hope you like it. Sampai bertemu di chapter 3, ciaossu! ;D