Disclaimer: BLEACH punya Tite Kubo
Hallow mina...
Akhirnya author pemalas ini bisa update fic juga... XD
Gomen ya kalau fic ini updatenya lama banget...T.T
Akhir-akhir ini kusa lagi banyak tugas sih...
LOST
Chapter: 16
Kyouraku melompat ke udara menghindari serangan cero segunda espada, Kruger Aragonez. Tetapi, kemudian cero itu mengarah kepada Ukitake yang berdiri di belakang Kyouraku.
Ukitake yang memang sudah mengetahui datangnya cero itu, menahan cero Kruger dengan Sougyo no Kotowari dan berbalik menggunakanya untuk menyerang tercera espada, Iruzer Aragonez.
"CIS..." desis Iruzer sambil menepis cero yang mengarah kepadanya dengan zanpakutonya.
"Orang tua menyebalkan! Sampai kapan kalian terus bertarung berputar-putar seperti itu," teriak Iruzer tidak sabar. Sudah hampir 2 jam mereka bertarung, tetapi Kyouraku dan Ukitake tidak menggunakan semua kekuatan mereka dan berkesan seakan-akan mereka sedang mempermainkan Iruzer dan Kruger.
"Yare... yare... anak muda jaman sekarang tidak sabaran ya," kata Kyouraku dengan nada santai khasnya yang membuat Iruzer bertambah kesal.
"Berisik!" teriak Iruzer sambil mengacungkan zanpakutonya kearah Kyouraku dan meluncur ke arahnya. Tetapi kemudian seranganya terhenti oleh Ukitake yang tiba-tiba muncul dihadapanya dan menahan zanpakutonya dengan kedua Sougyo no Kotowarinya.
Belum selesai sampai situ, Kyouraku menyerang Iruzer dari atas. Sayangnya, serangan Kyouraku di gagalkan oleh Kruger yang menedangnya hingga terhempas ketanah.
Melihat kesempatan, Iruzer melepaskan zanpakutonya yang tertahan oleh kedua zanpakuto Ukitake dan melompat ke samping kembaranya.
"Cis... mereka menyebalkan," kata Iruzer kesal, "Bisa-bisanya mereka mempermainkan kita, ternyata mereka lebih kuat dari pada yang yang kukira."
"Sudah ku katakan jangan pernah meremehkan musuh!" kata Kruger dengan nada datar, "Mereka lebih berpengalaman dari kita dalam hal bertarung."
"Yah... tapi mereka tidak lebih kuat dari kita!" kata Iruzer sambil mengacungkan zanpakutonya ke langit. Dari ujung zanpakutonya keluar reiatsu berwarna hitam pekat yang kemudian mengalir ke tangan dan keseluruh tubuh Iruzer.
Kruger mengehela nafasnya melihat kembaranya mulai mengunakan kekuatan maksimum zampakutonya lalu mengarahkan zanpakutonya ke samping. Seperti Iruzer, perlahan dari ujung zanpakuto Kruger keluar reiatsu berwarna putih dan mengalir ke tangan juga tubuhnya.
Setelah itu, Kruger dan Iruzer melepaskan semua kemampuan sesungguhnya zanpakuto mereka.
"Bite and torn them, Tigre melas/Tigre Alba," teriak Iruzer dan Kruger bersamaan.
Kyouraku dan Ukitake merasakan kedua reiatsu espada muda di hadapannya bertambah besar. Mereka lalu bersiap mengahadapi serangan selanjutnya yang lebih dasyat dari pada serangan sebelumnya. Setelah ini mereka berdua harus bertarung mengunakan semua kemampuan mereka tidak seperti sebelumnya.
~H~
Tak jauh berbeda dengan shinigami lainnya, Yumichika pun bertarung menghadapi novena espada, Shian Ling yang merupakan musuh alaminya.
Tak seperti pertarungan shinigami dan espada lainnya, pasangan ini bertarung memamerkan kecantikkan mereka.
Tak jauh berbeda dengan Yumichika, sang novena espada berambut bagai emas dan mata biru ini sangat membanggakan kecantikan, terutama kecantikan rambut emasnya yang panjang terurai dan sangat lembut yang membuat Yumichika sangat iri dan kesal setengah mati kepada Shian Ling.
"Hah... rambutmu terlihat begitu menyedihkan..." kata Shian Ling dengan suara yang dibuat terdengar seimut mungkin. Tangan kecil dan kurusnya menyibakkan rambut emasnya yang lembut, "Hitam, begitu kusam dan kering bagai batang kering, sangat mengerikan..." kata Shian Ling lagi dengan nada sedih dibuat-buat.
Yumichika yang tidak suka kecantikkannya diusik orang lain menjadi sangat kesal dan marah, dengan sengaja ia menendang pasir ke arah Shian Ling.
Sepontan sang espada berbadan mungil itu menutup wajahnya dengan lengannya. Setelah debu-debu menghilang, Yumichika bisa melihat tumpukkan pasir putih di atas kepala Shian Ling.
"Ups...maaf tidak sengaja," kata Yumichika sambil tersenyum sinis, "Wah... rambutmu jadi kotor ya? kasihan sekali! Itu karena kau tidak memiliki rambut hitam sepertiku. Rambut emas mudah sekali kotor ya?"
Mendengar kata-kata Yumichika, Shian Ling menjadi sangat marah. Dia tahu kalau Yumichika sengaja mendendang pasir itu kearahnya hingga membuat rambut indahnya menjadi kotor.
Reiatsu Shian Ling lalu meluap menjadi dua kali reiatsu dari sebelumnya. Kemudian ia mengeluarkan zanpakutonya yang mirip dengan sebilah pisau dari dalam lengan bajunya yang panjang lalu melepaskan kekuatan zanpakutonya, "Crush him, Grande Amarilla!"
Mata Yumichika pun terbelalak melihat bunga mawar berwarna kuning yang sangat besar muncul di belakang Shian Ling. Batang berduri bunga mawar itu menari-nari bagaikan ular. Hal selanjutnya, sebuah akar muncul tiba-tiba dari tanah dan menarik kaki Yumichika.
~H~
'Jangan...!' Dark Ryu mendengar Toushiro berteriak di dalam inner worldnya, 'Kumohon, jangan sakiti dia lebih dari ini,' kata Toushiro memohon. Dalam Inner woldnya Dark Ryu bisa melihat mata emerald Toushiro terbelalak horror dan tubuhnya bergetar.
"Memalukan! Shinigami seperti dia rela menjatuhkan harga dirinya hanya demi seorang manusia seperti mu," kata Dark sambil tertawa sadis.
"Aku ingin mengetahui apa yang memuatmu begitu bearti baginya. Tetapi ada shinigami lain yang harus ku hadapi," lalu Dark Ryu menghempaskan Karin ke lantai bagaikan boneka lusuh dan mengacungkan Hyourinmaru kepadanya.
"Selamat tidur tuan putri!" dengan itu seekor naga hitam meluncur kearah Karin.
'TIDAK! KARIN!' teriak Toushiro horror.
Karin menutup matanya, bersiap menerima naga es hitam yang meluncur kearahnya. Tetapi naga es itu tidak mengenai tubuhnya. Perlahan, Karin membuka matanya kembali dan melihat naga es hitam Dark Ryu hanya berjarak beberapa cm dari wajahnya. Naga es itu terhenti seakan-akan ada yang menahanya.
Kemudian, naga es itu hancur menjadi kristal-kristal es.
Karin mengedipkan matanya berulang-ulang tak mengerti apa yang membuat naga es itu tiba-tiba terhenti dan hancur. Setelah kristal-kristal es yang menggangu pemandanganya berkurang, Karin bisa melihat wajah Dark Ryu yang mendadak menjadi pucat. Tanggan kirinya terlihat seperti sedang menahan tangan kanannya. Ya... ia mencekik lehernya sendiri.
"Shinigami keparat!" umpat Dark Ryu, "Berani-beraninya kau melawan kehendakkanku." Sekarang nafasnya mulai tersenggal-senggal.
Karin pun menyadari kalau yang menghentikan gerakan naga es hitam tadi adalah Toushiro dari dalam inner world Dark Ryu.
Lalu kemudian mata Karin terbelalak melihat tangan Dark Ryu mengambil Hyourinmaru yang terjatuh ke lantai dan mengarahkan zanpakuto itu ke dadanya sendiri. "Dasar shinigami bodoh! Kalau tubuh ini mati, rohmu pun akan ikut lenyap!" kata Dark Ryu sambil mencoba mengendalikan kembali tangannya.
Dengan cepat Karin memegang tangan Dark Ryu yang memegang Hyourinmaru dan menahannya, "Jangan Toushiro!" teriak Karin sambil melihat mata kanan Toushiro yang kembali berubah menjadi emerald. Matanya mulai berair.
"Kumohon Karin, lepaskan tanganmu!" kata Toushiro. Suaranya sudah kembali ke suara aslinya, "Biarkan Dark Ryu mati bersamaku."
"Tidak!" teriak Karin kesal. Air matanya mulai mengalir di pipinya, "kau tidak boleh mati Toushiro! Kalau kau mati aku... aku..."
"ARGH..." tiba-tiba Toushiro berteriak kesakitan. Lalu ia melepaskan Hyourinmaru dan jatuh berlutut sambil memegang kepalanya dengan kedua tangannya. Dalam inner worldnya Dark Ryu menjambak rambut Toushiro dengan sangat kasar dan memaksa mengambil alih tubuhnya kembali.
'Kau... shinigami tak tahu diri!' umpat Dark Ryu dalam inner worldnya sambil menghempaskan Toushiro ke tumpukan salju hitam yang dingin menembus tulang. Lalu Dark Ryu menggunakan ceronya untuk melenyapkan roh Toushiro, 'Aku akan melenyapkanmu dan mengendalikan tubuhmu seutuhnya.'
Toushiro melompat menghindari serangan Dark Ryu. Ia tidak tahu dari mana munculnya kekuatan untuk menghindari cero Dark Ryu. Sekarang ini dalam pikirannya hanya ada keinginan untuk melindungi Karin dari Dark Ryu. Ia tidak mau melihat orang yang di ia cintai disakiti di hadapanya tanpa bisa melakukan apapun.
Toushiro lalu bershunpo kebelakang Dark Ryu dan mencekiknya dari belakang.
"Kurosaki!" pangil Toushiro kepada pemuda berambut orange yang baru saja bangkit di belakang Karin. Sepontan Karin menolehkan wajahnya kebelakang, "Aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi, tolong bunuh dia bersamaku!" kata Toushiro dengan mata sedih.
Lalu Ichigo berjalan mendekati Toushiro dan Karin.
Melihat hal itu Karin berdiri dan menghalangi kakaknya untuk mendekati Toushiro, "Tidak Ichi-nii! Tak akan ku biarkan kau membunuh Toushiro!" kata Karin dengan wajah serius.
"Karin...aku...aku..." mata Toushiro mulai berubah merah kembali. Dan reiatsu Dark Ryu mulai muncul kembali, "Ku mohon Karin!"
Ichigo memegang pundak Karin dan berjalan mendekati Toushiro yang berlutut. Ichigo menatap mata Toushiro tajam dan menggepalkan tangannya.
"Ichi-nii," teriak Karin marah saat melihat kakaknya mengangkat tangannya dan memukul wajah Toushiro.
"Jangan kira dengan kau mati semua masalah akan selesai. Aku, semua shinigami yang datang ketempat ini dan bahkan Karin datang untuk menolongmu. Tetapi kau malah seenaknya menyerah dan ingin mati," Teriak Ichigo marah dan mencengkram baju Toushiro.
"Kalahkan soul keparat itu dan teruslah hidup!" kata Ichigo di wajah Toushiro. Matanya terlihat sangat marah. Lalu Toushiro menundukkan kepalanya.
"Kalahkan ya?"
Tiba-tiba Toushiro mengangkat kepalnya kembali. Matanya sekarang sudah berubah kembali menjadi merah.
"Pikiran yang naif sekali, Shinigami!" kata Dark Ryu sambil menghenpaskan Ichigo dengan tekanan Reiatsunya.
'Tidak... apa yang Ichigo katakan benar,' kata Toushiro dari dalam inner worldnya kepada Dark Ryu, 'aku akan mengalahkanmu!'
"Dasar bodoh! Beberapa kali pun kau coba, kau tidak akan bisa mengalahkanku!"
'Aku bisa...' kata Toushiro sambil berjalan mendekati Dark Ryu dengan tenang.
Melihat Toushiro yakin dan tenang seperti itu Dark Ryu membuat Dark Ryu gelisah. Tapi ia tidak mau menenjukkan kegelisahannya dan tetap berdiri di tempatnya berpijak.
Toushiro lalu mengangkat tangannya, 'kenapa hal semudah ini tak terpikirkan olehku,' kata Toushiro sambil meletakkannya di dada Dark Ryu.
"Apa yang kau..." pertanyaan Dark Ryu terhenti saat merasakan tangan Toushiro menembus dadanya. Matanya terbelalak horror.
'Dari awal kau tidak nyata dan tak pernah ada! Kau hanyalah keinginan Aizen yang masukan melalui Hyougoku dan yang menciptakan wujud jahat. Kalau Hyougoku hancur, kau pun akan lenyap. Karena, hyougoku itu adalah inti dari dirimu.'
"Tak akan ku biarka kau mengacaukan rencanaku," tiba-tiba suara Aizen bergema di dalam inner world Toushirou.
Di dunia nyata, Ichigo melihat Aizen berdiri di belakang Dark Ryu yang sedang berdiri terpaku dan menutup kedua mata merah darah Dark Ryu dengan telapak tangannya.
"Tak akan ku biarkan kau menghancurkan rencanaku, Hitsugaya Toushirou!"
Yay.. akhirnya kusa bisa update fanfic lagi...XD
Gomen mina, kemari-kemarin kusa lagi banyak-banyaknya tugas, jadi kusa jadi ga sempat nulis fanfic...
Owh...iya... gomen lagi... Dark Ryu masih akan muncul di chapter selanjutnya.
Ternyata chara Dark Ryu masih kusa butuhkan dalam cerita ini sedikit lagi.
Semoga reader ga marah... he he he...XD
Yapz... saatnya balez review...
-Hitomi Hitsugaya-
Hai...hitomi...=D
Wah... hitomi juga penggemar beratnya Hitsugaya ya?
Kusa udah baca fic Hitomi loh... ficnya bagus...
Bentuk potrey... sampe sekarang kusa ga bisa bikin fic bentuk potrey... hitomi sugoi... XD
Nama Ocnya Hitomi ya? namanya kreatip di ambil nama Hitsugaya dan nama OC pairnya Hitsugaya
Kusanagi sendiri, kalau ambil nama selalu asal-asalan. Nama apa yang muncul dikepala kusa saat nulis fic, itulah nama yang kusa tulis.
Kusa juga pengen banget kenalan sama Hitomi...XD
-Nisca31tm-emerald-
Ga papa kug... sampai kapan pun kusa akan tungguin review dari Nisca...XD
Ha ha ha
Masa sih bikin deg-degan? Gomen deh kalau bikin Nisca penasaran
Iya...kusa lanjutin kok, tenang aja... =3
-Karyn Schiffer-
Bukannya lupa sih sebenarnya... Cuma karena tertunda 3 hari feelnya jadi ilang, jadi bingung mau nulis apa lagi. Kalau kusa dapet ide, harus segera ditulis kalau ga bisa kabur tuh ide
Pengennya juga kusa ga hilangin chara Dark Ryu nona...
Nah...sekarang kusa lagi mikir gimana caranya Dark Ryu tetep ada dan Hitsugaya juga ada
Reader ada yang bisa bantu kusa?
-cha 13eliveSujuELF-
Kusa juga kesian sama Hitsugaya...T.T
Hitsugaya: kalau begitu kenapa lw buat ntu soul keparat perannya lebih lama?
Kusanagi: ternyata fic ini masih butuh keberadaan Dark Ryu... jadi kusa pertahanin Dark Ryu lebih lama sedikit.
-Chappy -
Kusanagi: iya... kusa memang keren...XD *ditimpuk hitsugaya*
Hitsugaya: yang keren bukan lw tapi gw *death glare*
Ga papa kug...XD
Ada yang baca fic ini aja kusa udah seneng banget
-963Q-karin-
Ho ho ho
Ternyata Dark Ryu banyak juga ya penggemarnya...XD
Sama... kusa juga suka Dark Ryu... tetapi kusa lebih cinta sama Hitsugaya
Hidup Hitsugaya complex! XD
-aRaRaNcHa-
Iya... sebagai author, kusa juga ngerasa Hitsugaya di chappy 15 gentel banget...XD
Tapi, Hitsugaya memang baik kok.
Uh'hu... kok bisa ya Tite Kubo kepikiran bikin chara sekeren dan sekawaii Hitsugaya Toushirou
-filgaia team-
Sebelumnya... met gabung di fandom bleach...XD
Arigatou udah mau baca fic abal-abal nan ga bermutu ini sampai sejauh ini.
Wah... penggemarnya Dark Ryu juga? XD
Pengennya kusa juga bikin Dark Ryu jadi baek
Bisa ga ya?
-Asterlla Kurosaki-
Mang susah sih ngebayangin Hitsugaya memohon
Tapi karena itulah letak serunya. *digaplok Hitsugaya*
Karena Hitsuagaya ga pernah memohon, demi orang yang dicintainya, dia sampe rela memohon-mohon sama Dark Ryu
Cinta tulus yang sangat besar...XD
-marianne vessallius-
Yay... review terpanjang yang pernah kusa dapet...XD
Arigatou Mari-san
Kusa ga pernah bosen kok baca review Mari-san. Malah kusa selalu nunggu-nunggu review dari Mari-san.
yapz... kusa udah ngeluarin ressureccionnya sebagian espada yang berperan penting dalam fic ini.
untuk gimana bentuk ressureccionnya, kusa lagi mikir kira-kira gimana bentuknya yang keren
he he he
Mind to review? =3
-kusanagi-
