REMARRIED?
By : JunJunMinnie
Mian mian miaaaannn..TT^TT
Baru bisa update skrg…Miaann…TT^TT
Happy reading…Akhirnya terbongkar juga di chapter ini tentang kebenaran Changmin dan Yoochun...selamat membaca!
Gomawo reviewnya…gomawo sekali….^^
"Aku pulang..."
"Kau sudah pulang,Min?" tanya umma dari arah dapur.
Changmin menghampiri ummanya dan mengecup pipi ummanya..
"Ne,umma..." jawab Changmin.
"Kau ada waktu malam ini,chagi?" tanya umma.
"Hmm…ada apa memangnya umma?"
"Kau…ingin bertemu dengan appa dan Yoochun tidak?" tanya umma menatapku.
"Umma! Tentu saja! Apa aku bisa bertemu dengan mereka?" tanyaku pada umma dengan semangat.
"Ya sudah…sekarang kamu siap-siap…sebentar lagi kan jam 7..umma sudah janjian sama appa.." umma membuka celemeknya dan menuju ke kamarnya.
"Umma…"
"Ne,chagi?"
"Apa..umma dan appa kembali bersama lagi? Aku…ingin kita selalu bersama…"
"Sepertinya begitu,chagi…" Sungmin merasakan pipinya panas.
"Lalu bagaimana dengan haimuni dan haramuchi? Mereka tau?" tanyaku pada umma.
"Itu…umma akan berjuang demi kebahagiaanmu dan Yoochun..." umma tersenyum kemudian memasukki kamarnya. Umma akan mempertahankan hubungannya dengan appa? Kenapa tidak dari dulu? Umma benar-benar berubah banyak selama 15 tahun ini…Fiuuhh…
'Aku ingin melihat Yoochun, dia pasti cakep sepertiku sekarang…! Hahaha….Changmin kau ganteng! Kita akan bertemu dengan appa dan Yoochun…asik…asikkk!' batin Changmin sambil memperhatikan penampilannya di depan cermin.
Sungmin memasukki restoran, sedangkan Changmin masih memarkirkan mobil di tempat parkir. Sungmin melihat suaminya,Kyuhyun sedang duduk bersama seorang namja. 'Dia pasti Yoochun' batin Sungmin.
"Ah…Minnie!" seru Kyuhyun.
"Oh…Kyu…' Sungmin menghampiri meja dimana Kyuhyun dan Yoochun duduk.
"Ini ummamu,Yoochun…" Kyuhyun mempersilahkan Sungmin duduk di sebelahnya.
"Oh..jadi ini umma yang menelantarkanku,appa?"
"Yoochun!" Kyuhyun membentak Yoochun.
"Kyu….sudahlah…mungkin Yoochun belum bisa menerimaku…" Sungmin menenangkan Kyuhyun padahal hatinya terasa sakit mendengar anaknya berbicara seperti itu.
"Bukan belum! Tapi tidak akan pernah…" Yoochun berusaha bersikap kasar pada ummanya, padahal di dalam hatinya,ia merindukan ummanya. Yoochun menangis dalam hatinya.
"Kenapa kau memojokkan umma,Yoochun!" teriak seseorang dari belakang.
"Changmin...jangan membentak Yoochun seperti itu…" kali ini Sungmin yang membentak Changmin.
"Kau pikir…" Yoochun berbalik untuk menantang Changmin dan melihat Changmin.
"Mm…..ma…MAX?" Yoochun kaget melihat siapa yang ummanya panggil Changmin.
"A…M..MICKY?" Changmin tidak kalah kagetnya melihat Yoochun.
"Kalian saling mengenal?" tanya Kyuhyun yang melihat tingkah anaknya yang saling memanggil dengan nama panggilan.
"A..apa maksudnya ini?" Yoochun benar-benar tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.
"Kenapa,Yoochun? Dia Changmin, saudara kembarmu.." lanjut Sungmin yang merasa situasinya semakin aneh.
"Aku..tidak mempercayai ini semua! Tidakk!" Yoochun berlari keluar melewati Changmin. Changmin hanya bisa terbengong sebelum akhirnya mengejar Yoochun.
"Yoochun!" teriak Sungmin.
"Changmin!" teriak Kyuhyun.
Author's pov end
Yoochun's pov
Aku benar-benar tidak menerima kenyataan ini…Tidak mungkin…Tidak mungkin..!
Grep~
"Micky!...Atau…Yoochun…" Changmin menarik tanganku,"Mian…aku…aku tidak tau kalau kau…"
"Tidakkk! Max! Ini tidak benar kan? Kau bukan Changmin kan? Changmin orang lain kan?" teriak Yoochun pada Changmin yang melihatnya dengan tatapan bersalah.
"Aku…aku..Changmin.." Changmin lemas, ia juga tidak bisa menerima kenyataan,tapi…
"Tidak,Max…kau bukan Changmin…Kenapa kau mengaku orang lain? Tidak,kau…"
Cupp~
Changmin membungkam mulutku dengan menciumku. Ia memaksaku untuk membuka mulutku, aku tidak bisa menolaknya,aku tidak bisa…Aku membuka mulutku…Changmin menciumku lebih dalam lagi. Sampai akhirnya aku kehabisan nafas dan dia melepaskanku.
"Mian, Yoochun…aku benar-benar mencintaimu..tapi ini bukan takdir kita…kita harus bisa menerimanya…saudaraku…Yoochun…" Changmin menekankan kata-kata 'saudara' yang tadi ia ucapkan.
Hatiku sakit. Kenapa? Kenapa saat aku menemukan cinta pertamaku, saat aku menemukannya, dia ternyata adalah saudara kandungku. Kenapa?
"Saranghae…Changmin…" aku lemas di pelukkan Changmig,dia memelukku dengan erat. Saudaraku.
"Bisa kalian jelaskan apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Kyuhyun dan Sungmin yang terbengong melihat kedua anaknya berpelukkan.
"APA? BISA-BISANYA KALIAN!"
PLAKK~Appa menamparku.
"Kyu! Jangan berani-berani kau menampar Yoochun!" teriak umma yang daritadi sudah menangis. Matanya sembab sekarang.
"Umma…jangan nangis lagi..umma…" Changmin membujuk ummanya untuk tidak menangis.
"Bagaimana umma tidak menangis! Kalian kenapa bisa seperti ini?" umma meneriakki Changmin dan menepis tangannya yang mau memegang umma.
Ruangan menjadi sepi setelah teriakkan umma.
Kulihat appa menarik nafas,"Kalian harus hentikan…"
"Aku mengerti,appa…aku…akan berhenti…" Changmin langsung menjawab appa.
Aku melihatnya…'Apa? Dia bilang berhenti? Bagaimana menghentikkan perasaan yang sudah terlanjur tumbuh ini? Bagaimana,Changmin!' batinku. Aku berlari ke kamar. Kenapa aku ini? Aku tidak bisa menerima kenyataan sama sekali bahwa orang yang kucintai adalah…adalah saudara kandungku sendiri!
Yoochun's pov end
Author's pov
"Umma…umma…umma jangan nangis lagi…umma! Changmin akan bereskan semuanya ya..umma berhenti nangisnya…" Changmin membujuk ummanya. Ternyata sifat ummanya yang sangat menurut pada orang tua menurun pada Changmin.
"Minnie…dengar kata Changmin…dia akan membereskan semuanya…jadi tenanglah.." kali ini Kyuhyun yang berusah menenangkan Sungmin. Sungmin masih terisak."Changmin,ummamu sudah terlalu lelah menangis…bisakah appa menemaninya hari ini saja.." Kyuhyun sangat sedih melihat istrinya seperti ini.
"Tentu saja,appa….umma,beristirahatlah" Changmin tersenyum pada umma.
"Changmin…jangan pulang…menginaplah disini…sudah terlalu larut sekarang.." Kyuhyun menunjukkan kamar Changmin dan menyuruhnya untuk tidur di sana.
"Baik,appa…"
Sesudah itu, Kyuhyun membawa istrinya ke kamar mereka (dulu)…
"Minnie…Changmin sudah sangat dewasa…kau membesarkannya dengan baik….tidak seperti aku…" Kyuhyun memulai pembicaraan ketika Sungmin belum tidur.
"Tidak,Kyu…aku…hiks..hanya kangen pada anak-anak kita..aku tidak menyalahkan Yoochun atas semua kejadian ini..Changmin juga salah…" Sungmin berbaring di tempat tidur mereka.
"Minnie…kau harus percaya pada Changmin…ia bilang ia akan membereskan semuanya..Tenanglah…" Kyuhyun ikut berbaring di sebelah istrinya.
"Menurutmu Yoochun akan menerimaku?" tanya Sungmin ketika wajahnya berhadap-hadapan dengan wajah Kyuhyun.
"Haha…ya! Lee Sungmin…oh,tidak…Cho Sungmin…jadi daritadi yang kau khawatirkan adalah itu?" tanya Kyuhyun pada istrinya yang sudah menggembungkan pipi gendut nya sekarang.
"Ya! Cho Kyuhyun!" Sungmin menyudahi pembicaraan dan berbalik untuk tidur. " Kalau soal Changmin dan Yoochun, aku percaya Changmin akan menyelesaikannya." Kemudian Sungmin tertidur.
Kyuhyun memeluk Sungmin sambil tersenyum," Akhirnya kita bersama lagi,huh? Saranghae…Minnie-ah.."
Changmin tidak bisa tidur, ia merasa ia terus-menerus mendengar suara tangisan Yoochun dari kamar di seberang. Akhirnya Changmin menyerah, bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju kamar Yoochun.
"Yoochun-ah…"
"…"
"Aku tau kau belum tidur…"
"Mau apa kau!" teriak Yoochun dari dalam kamar.
"Ssssttt..! Nanti umma dan appa terbangun!" Changmin menegur Yoochun.
Cklekk~
Kunci pintu dibuka oleh Yoochun dan ia sedikit mengeluarkan kepalanya dari kamar," Masuklah.."
Setelah Changmin masuk ke kamar Yoochun, Changmin mulai membuka pembicaraan.
"Aku.."
"Aku tau…kau mau bilang 'Yoochun-ah..kau harus bisa menerima kenyataan' kan?"
"Kau tau maksudku…Yoochun…"
"Arraseoo…Aku tadi berpikir…kalau memang kita saudara berarti kita tidak bisa menikah ya sebesar apapun perasaan kita?" Yoochun mulai ngarang.
"Yoochun! " Changmin sedikit membentak Yoochun," Yoochun,kumohon…aku tidak mau mengecewakan appa dan umma…" Changmin tertunduk.
"Arraseo,arraseo! Sifatmu pasti menurun dari umma…itu sebabnya appa dan umma berpisah…"
"Yoochun,kau…!"
"Aku…tidak tau harus bagaimana terhadapmu…" Yoochun memandang Changmin dengan lekat," Sebagai Changmin yang dulu, aku menyayangimu,aku sangat menyayangimu..kau satu-satunya saudara yang kupunya….Lalu…sebagai Max, aku mencintaimu…aku sangat mencintaimu…"
"Ya! Micky Yoochun!" Changmin berusaha mengalihkan permbicaraan yang menyangkut percintaan mereka.
"Kita memulai hubungan ini dengan cepat dan dengan cepat pula kita mengakhirinya..bukankah itu lucu,Changmin?" Yoochun tertawa garing.
"Yoochun..mian…"
"Kau tau..sebagai Changmin yang sekarang aku sangat membencimu! Aku sangat sangat membencimu…!"
TBC yah..
Aduh mian sekalii….Jun pusing sama banyaknya ulangan ..=="
Tapi Jun berusaha update cepet nh…Mian ya..TT^TT
Review?
Kanshamidaa~
