Rangkaian Kata-Kata
Chapter 2
Wush..
Tap.. tap.. tap.
(Dua shinobi sedang melompat-lompat dari dahan ke dahan.)
'Kali ini aku tidak akan menyusahkan naruto-kun'
'aku akan sekuat tenaga , aku pasti bisa, aku ingin bisa sekuat naruto-kun, karena aku ingin-'
"Hinata ?" Naruto membuka pembicaraan karena dari tadi Hinata hanya diam saja.
"I..Iya" jawab hinata kaget.
"Kenapa kau melamun?" Tanya naruto.
"T..Tidak, T…Tidak apa-apa naruto-kun" jawab hinata
"Kalau ada apa-apa cerita saja , hinata, perjalanan kita masih panjang" kata naruto
"A.. Ti..Tidak, Ti..Tidak ada apa-apa, "kata hinata sambil ber blushing ria.
"Oh, ya sudah kalau tidak mau cerita, hehe" kata naruto sambil tersenyum.
Wusshhh ..
(suara burung dengan 2 penunggang diatasnya)
"Sai-kun, Aku takut" kata ino sambil bergelayut manja di lengan Sai.
"Takut akan apa?" tanya sai sambil tersenyum
"Aku takut ketinggian" jawab ino.
"kalau tidak terbang, tidak akan cepat sampai" jelas sai , sambil tetap tersenyum.
"tapi kalau kamu mau kita bisa jalan kaki saja." Tembah sai.
"Tidak, asalkan ada Sai-kun aku tidak akan takut" Kata Ino manja
"^_^" Sai tetap tersenyum.
Beberapa kilometer dari luar gerbang konoha..
"Hoi, Sasuke, Tunggu aku jangan cepat-cepat" sorak Sakura sambil agak berlari
"Hn" Jawab sasuke ,jawabnya tenang
"Kira-kira kenapa ya Gondaime menugaskan kita yang kesana?" tanya sakura, menghangatkan suasana yang 'dingin'.
"Entahlah" jawab sasuke
"Seharusnya gondaime menugaskan lee dalam tugas ini, dia kan punya stamina yang lebih besar daripada kita" gerutu sakura.
"Sudahlah ?!" jawab sasuke agak keras,tapi Stay cool
"Tapi, Asalkan bersama Sasuke, aku akan tetap, Senang" ucap sakura seraya menghadapkan wajahnya ke wajah sasuke.
"….."
"Merepotkan, yang lain punya partner dari desa sendiri, tapi kenapa aku harus menjalankan misiku dengan 'dia'., merepotkan" Gumam shikamaru sambil memikirkan 'dia' yang dimaksud.
Sore harinya….
Tik..tik..tik..
"Hinata, Ayo ke pohon di sebelah sana!" ajak naruto sambil melompat-lompat, lau diikuti hinata
"Ayo hinata, kita buat tenda , sebelum hujan semakin besar!." Ajak naruto kepada hinata.
"I..Iya" jawab hinata.
"GAWAT !, Aku lupa bawa itu!" seru naruto.
"A..Ada apa Naruto-Kun?"tanya Hinata Agak lancar.
"Aku.. lupa bawa perlengkapan Tenda, kalau begini terpaksa.." seru naruto , sambil lirik-lirik hinata.
"A..Apa maksudnya N..Naruto-Kun?" tanya hinata pura-pura tak tahu. Sambil blushing ria.
"Aku pinjam tendamu ya, hehe..,Tidak apa-apa kan Hinata ?" Naruto memelas, sambil tersenyum lebar.
Memang gelar pahlawan Konoha tidak dapat menjanjikan karakter orang berubah , pelupa.
"Ti..Tidak apa-apa naruto-kun" jawab hinata malu berat, padahal senang sekali bisa satu tenda sama naruto.
Dalam hitungan menit, tenda sudah berdiri, dan seketika itu juga.
Tik…tik...tik.. ..
"Ayo Hinata, Masuk!"seru naruto kepada hinata, lalu diikuti hinata.
Didalam tenda…
"Sepertinya ini akan lama kau istirahat saja duluan, biar aku yang jaga pertama,kelihatanya kau sangat lelah,hinata" kata naruto, sambil menatap Hinata.
Hinata yang ditatap seperti itu hanya bisa menunduk malu berat. , bagaimana tidak ? di tenda ukuran saru orang , diisi dua orang, Hujan deras, bersama Naruto. Dan hanya bisa berkata.
"A..Aku Be..Belum lelah Na..Naruto-kun".
"hehe, yasudah , kita makan bersama saja ya?" ajak naruto.
"I..Iya ,A.. aku mau, Naruto-kun" ucap hinata tertunduk malu melihat wajah naruto yang semakin dekat.
Merka pun mulai membuka perlengkapan ninja mereka , dan…
"Wahh, selamat makan" ucap naruto sambil memainkan sumpitnya dengan tanganya.
"Nyam,srtttt " suara mie ramen naruto
"Lho,Hinata , mana bekalmu?"tanya naruto, perhatian., menyadari hinata hanya melihat-lihat saja.
"I..Ini A..ku.."Suara Hinata terputus ketika dia melihat sumpit mengadah kewajahnya,
"Ini, makanlah , biar aku suapi. Kebetulan aku Cuma bawa satu ,jadi, makan sama-sama ya, Hinata" kata naruto tersenyum seraya menyodorkan sumpit berisi mie ke mulut hinata, hal itu sukses membuat Hinata, hampir pingsan. Tetapi…
Saat hinata hampir pingsan ..
"Hinata, Jangan Pingsan, aku tidak mau lihat lagi kau pingsan " ucap naruto lembut dan memegang kedua pundak hinata setelah meletakan mienya.
"N..Naruto-kun, A..Aku.."ucapan hinata terhenti seketika , ketika telunjuk menyentuk bibirnya.
"Sudahlah, makanlah Hinata, nanti kau sakit, perjalanan kita masih panjang" ucap naruto seraya tersenyum.
Lalu Hinata menerima Suapan demi suapan, sambil menahan rasa ingin pingsanya.
Tik…tik..tik..brsshhhh
hujan turun dengan derasnya ..
"Gawat !" kata sai .
"Ada A-ahhh" Ino berteriak setelah jutsu Sai yang terbuat dari tinta chakra terhapus oleh air hujan , menjatuhkan mereka ketanah dengan cepat.
"Ino !" teriak sai, sambil memeluk Ino yang akan jatuh lebih dulu.
Dan..
.Brukk..
Suara sai jatuh menabrak tiga dahan pohon dengan punggungnya, sebelum akhirnya jatuh ke tanah.
"SAI !" Teriak Ino panic, melihat sai terkapar ditanah.
"Aku tidak apa-apa." Kata sai menahan sakit, tapi tetap tersenyum.
"Apa kau gila, kau bisa mati karna itu ! bodoh" kata ino menangis di dada sai, sambil memukul-mukul pundak sai.
Sai hanya tersenyum.
Lalu Ino mengangkat sebelah lengan Sai , dan dengan tertatih-tatih berjalan keGoa yang agak besar.
Didalam gua..
"Bodoh,Sai bodoh kenapa , melakukan itu" kata ino seraya menyembuhkan bahu sai dengan jutsu medisnya.
"Melakukan apa?"kata sai polos. Sambil garuk-garuk pipi.
" apa ? 'melakukan apa' ? Kau, jangan pura-pura bodoh, maksudnya karna tadi kau melindungiku !" teriak ino sambil , memukul punggung sai yang sakit.
"Aduh, Sakit, Ino" kata sai , tapi dengan muka yang tetap terlihat tidak marah.
"Aduh maaf, aku lupa." Kata ino tertunduk malu. Sambil tetap menyembuhkan punggung Sai dengan Jutsunya
Sai hanya tersenyum
Tik.. ..
"Hujan, ayo" kata sasuke dingin. Sakura hanya mengikuti langkahnya , karena sudah tahu maksudnya.
Sasuke melangkahkan kakinya ke sebuah Pohon yang sangat besar. Yang juga diikuti sakura dibelakangnya.
"Kita berteduh disini saja," kata sasuke dingin.
"baiklah, ayo kita buat tenda !" semangat Sakura.
Beberapa menit kemudian..
2 tenda sudah berdiri, dan satu perapian kecil yang merekabuat untuk menghangatkan badan.
Didekat perapian..
"Sasuke ?"tanya sakura
"hn" jawab sasuke.
"ayo makan malam, kau pasti lapar !" ajak sakura.
"hn" jawab sasuke.
Merka berdua pun membuka tas masing-masing
"Sial "cetus sasuke.
"kenapa sasuke?" tanya sakura, Sakura melirik kearah tas sasuke dan mengerti,
Niat ingin membagi makananya , ternyata dia juga lupa membawanya ;p.
"Sudahlah" kata sasuke membuka payungnya (payung bawa, bekal enggak) sambil berjalan ke sungai. Sakura hanya diam mengerutkan jidatnya memikirkan maksud sasuke.
Tik..Tik..Tik..
"Huft. Merepotkan" gumam sikamaru. Sambil berlari kearah penginapan yang terlihat megah ,
"Aneh, kenapa ada penginapan sebesar ini di tengah hutan?!" ucap shikamaru ragu . seraya memasuki penginapan.
"permisi, pesan satu kamar untuk satu orang" ucap shikamaru kepada receptionist berambut panjang yang membelakanginya
"silahkan diisi" jawab receptionist menyerahkan selembaran untuk check-in, lalu membelakanginya lagi.
2 menit kemudian..
"ini, semuanya berapa ? " tanya shikamaru
"300 ryo" jawab receptionist berbalik arah sambil menyerahkan kunci kamar. 56
"ini. Terimakasih " jawab shikamaru, agak curiga.
53,54,56.
"sudah sampai, saatnya ti-duur" ucap shikamaru terganggu ketika menyadari seseorang melewatinya .
"seperti receptionist yang tadi" gumam shikamaru.
"ah , biarlah Huaahhhh" ucap shikamaru sambil menguap .dan menutup pintu.
Pukul 20.00
Grmmm, Gldrrrrrr
Suara petir bergema.
"Sudah, ayo tidur hinata, sudah malam, aku juga sudah memasang kertas peledak disekitar sini kalau-kalau ada musuh mendekat." ucap naruto pada hinata, yang baru masuk kedalam tenda, setelah sebelumnya keluar memasang kertas peledak di sekitar tenda.
"…." Hinata diam saja sambil, menekuk lututnya.
Melihat itu Naruto tersenyum. Lalu..
"Ini hinata, pakai punyaku" naruto menyodorkan jacket nya kepada hinata
"T..Tapi Na..Naruto-kun A.." ucapan hinata terhenti , setelah naruto langsung memakaikanya kepada Hinata. Seketika Wajah hinata merah padam, menahan rasa gugup.
"Arigatou ,Na..Naruto-kun" ucap hinata agak terbata-bata.
Naruto hanya tersenyum lebar.
Hinatapun juga tersenyum manis.
"Ino, Kau kenapa ?"Tanya sai perhatian.
"Tidak apa-apa" jawab Ino, sambil menggosok-gosokan keduabelah tanganya.
Sai tersenyum kecil, tanda mengerti.
Sai melihat-lihat ke sekitar goa. Dan…
Beberapa saat kemudian…
"Terimakasih, sekarang sudah lebih hangat " ucap Ino , senang karena memiliki partner yang pengertian.
Dengan membuatkanya api unggun.
Sai hanya tersenyum.
"Ini, Bakarlah ikan ini !" suruh sasuke sambil menyerahkan 2 ekor ikan, yang baru ditangkapnya disungai.
"Bagaimana Kau.."ucap sakura terhenti ,
"sudahlah, jangan dipikirkan."
Lalu mereka berdua pun menyantap ikan itu sebagai hidangan malam itu.
Beberapa menit kemudian.
"Sasuke?"tanya sakura
"Hn" jawab sasuke
"Kau tidak mengantuk?"tanya sakura seraya menguap.
"Tidak,kau duluan saja, biar aku yang jaga malam ini"jawab sasuke.
"Baiklah" jawab sakura sambil menguap, dan masuk kedalam tenda.
Matahari terbit pagipun terbit.
Cahaya matahari yang menembus kedalam tenda ,membuat Hinata terbangun dari tidurnya ,baru dia ingin duduk untuk merenggangkan tanganya, sesosok tangan masih melingkar di pinggangnya.
Seketika itu juga Hinata langsung merebahkan tubuhnya cepat-cepat , gugup karena selama semalaman penuh dipeluk oleh pujaan hatinya, walaupun sebenarnya hatinya sangat senang.
Hinata POV
'Dipeluk Naruto-kun ?rasanya aku ingin pingsan. aku harus membangunkanya?'
'jangan, kapan lagi kau dipeluk oleh naruto-kun, jangan sia-siakan kesempatan' (inner hinata)
'ah, tidak , aku harus membangunkanya, kami harus melanjutkan misi'
EO Hinata POV
"Naruto, N..Naruto-kun?" ucap hinata sambil menggoyang-goyangkan bahu naruto.
Namun ternyata hal itu malah membuat naruto secara tidak sadar mengeratkan pelukanya, sampai-sampai wajahnya hanya tinggal beberapa centi dari wajah hinata. Sontak hal itu membuat mata hinata terbelalak, dan wajahnya semerah udang rebus. Lalu, sudah bisa ditebak…
To be continued
Mau tau kelanjutanya ? review dulu ya dilanjutin atau tidak, soalnya kalau menurut reader jelek, saya juga malas melanjutkanya. Jadi mohon bantuanya !
Terimakasih …..
