Cerita sebelumnya !

Matahari terbit pagipun terbit.

Cahaya matahari yang menembus kedalam tenda ,membuat Hinata terbangun dari tidurnya ,baru dia ingin duduk untuk merenggangkan tanganya, sesosok tangan masih melingkar di pinggangnya.

Seketika itu juga Hinata langsung merebahkan tubuhnya cepat-cepat , gugup karena selama semalaman penuh dipeluk oleh pujaan hatinya, walaupun sebenarnya hatinya sangat senang.

Hinata POV

'Dipeluk Naruto-kun ?rasanya aku ingin pingsan. aku harus membangunkanya?'

'jangan, kapan lagi kau dipeluk oleh naruto-kun, jangan sia-siakan kesempatan' (inner hinata)

'ah, tidak , aku harus membangunkanya, kami harus melanjutkan misi'

EO Hinata POV

"Naruto, N..Naruto-kun?" ucap hinata sambil menggoyang-goyangkan bahu naruto.

Namun ternyata hal itu malah membuat naruto secara tidak sadar mengeratkan pelukanya, sampai-sampai wajahnya hanya tinggal beberapa centi dari wajah hinata. Sontak hal itu membuat mata hinata terbelalak, dan wajahnya semerah udang rebus. Lalu, sudah bisa ditebak…

Lanjutan..

"Ino" ucap Sia lembut seraya menggoyang-goyangkan bahu Ino. Yang saat itu sedang tertidur di pundak Sai.

"emm…" ucap Ino , tetap pada posisi semula, tanpa membuka mata.

'kalau dilihat-lihat dari dekat ternyata dia, lebih cantik dari sakura.' Lamun sai seraya menatap wajah Ino, Lalu menerawang lamunanya.

"Sai , ada apa ?" tanya Ino yang baru bangun dan sontak membuat sai terkejut.

"emm, tidak. Tidak ada apa-apa" Jawab sai pura-pura.

"lantas, kenapa kau membangunkanku ?" tanya Ino

"Karena Hujan sudah reda, kita harus melanjutkan perjalanan" jawab sai , diselingi senyum.

"Oh iya, hehe" ucap Ino sambil tersenyum manis

'perasaan apa ini, kenapa dengan melihatnya , hatiku terasa hangat sekali?', pikir sai sambil menatap wajah ino lekat-lekat ..

"Sai?" Ucap Ino. Sambil sedikit blushing

"Saaii !" ucap Ino lagi lebih keras.

" ? kau bilang apa?" sai tersadar dari lamunanya.

"Kenapa kamu menatapku begitu, kamu melamuni apa?" tanya ino sambil sedikit mendekati wajah sai.

"Tidak, Tidak apa-apa, Ayo kita melanjutkan perjalanan" Kata sai dengan sedikit mundur menghindari wajah Ino yang semakin dekat, lalu berdiri.

"emm, yasudah kalau tidak mau cerita." Gumam Ino sambil memasang wajah Manyum. Yang membuat Sai tersenyum lagi.

…...

"Sepertinya dia masih tidur."

"Ninja pemalas, jam segini masih tidur"

Kata 2 orang yang mengintip dari platform penginapan tempat shikamatu menginap

"Kurasa inilah saatnya"

"Ayo"

Seketika kedua orang itu menyergap tubuh Shikamaru yang masih tertidur, lalu…

"SERAHKAN BARANG-BARANGMU ATAU KAMI BUNUH! "Bentak salah satu perampok sambil menodongkan kunai ke leher shikamaru.

PYUFFHHHH

Shikamaru 'berubah' menjadi sebatang kayu.

"AP…"Belum selesai kedua perampok itu menyesaikan kalimatnya, Shikamaru sudah 'mengunci' mereka dengan kagemanenya.

"Memang kau pikir aku bodoh, yang mudah terjebak dengan jebakan seperti ini !, RASAKAN INI !" Ucap Shikamaru seraya melumpuhkan kedua perampok dengan kagemanenya.

Beberapa saat setelah Shikamaru keluar dari penginapan…

Wushhhh,.. seseorang melempar kunai kea rah shikamaru namun dengan sigap shikamaru menangkisnya.

"Hei , kau ! kalau berani cepat keluar !" teriak shikamaru memancing .

Munculah 10 orang bersenjata secara bersamaan .

"Hey, bocah , serahkan barang-barang yang ada di tasmu itu , atau kami tidak akan segan-segan membunuhmu!" ucap orang-orang bersenjata itu.

Saat itu Shikamaru sedang mengenakan tas ..

"Nih , ambil" kata shikamaru sambil melempar tasnya.

"Hahaha. Kalau begitu kan , tidak akan ada jatuh korban, hahaha " ucap salah satu perampok , seraya tertawa.

"Kalau begitu aku bisa pergi kan ?" tanya shikamaru sambil menguap. Lalu pergi.

"Terserah" ucap salah satu perampok , sambil memeriksa isi tas Shikamaru.

Saat perampok itu memeriksa tas shikamaru , ternyata isinya hanya bantal yang biasa digunakan shikamaru untuk bersantai dan malas-malasan.. seketika wajah para perampok itu berubah Geram …

"SIAL !, Hei kau , jangan lari !" teriak salah satu perampok , lalu mengejar shikamaru.

"Dasar perampok bodoh, mau saja dibohongi." Gumam shikamaru . seraya berlari kearah perbatasan Negara Suna menghindari kejaran para perampok.

Aksi kejar-kejaranpun tak dapat dihindarkan.

…...

"Hoaaamm" ucap Sakura seraya merenggangkan tangan.

'Sasuke sudah bangun belum ya?' pikir Sakura. Sambil ,membuka resettling tendanya.

"eh Sasuke ? Kau sudah bangun?" tanya sakura perhatian

"memangnya kau lihat aku sudah bangun atau belum?" jawab sasuke duduk-duduk dengan menatap 'dingin' ke sekitar.

"Oh , Hehe " sakura hanya menyeringai ria.

"Ayo kita lanjutkan perjalanan!" ajak sasuke sambil berdiri. Tetap dengan gayanya yang cool.

"Baiklah, tunggu sebentar, aku akan merapikan peralatanku" ucap sakura. Sambil tersenyum.

…...

Suara burung-burung berkicau mengiringi terbangunya seorang pemuda dari tidur nyenyaknya. Sang pemuda pun membuka mata…

'Hinata' pikir naruto membelalakan matanya melihat wajah Hinata tinggal beberapa centi dari wajahnya.

'betapa cantiknya dia saat tertidur' pikir naruto sambil senyum-senyum sendiri.

"emmm" hinata terbangun lebih tepatnya membuka matanya dari tidurnya. Eh, pingsan, maksudnya.

"Naruto-kun" hinata lagi-lagi terkaget melihat wajah naruto yang hanya berjarak beberapa centi, merah meronalah wajahnya.

"Hinata, kau sudah bangun ternyata" jawab naruto, dengan tersenyum lebar , mencoba bangkit dari tidurnya, kemudian diikuti hinata.

Naruto baru tersadar, lengannya masih di pinggang hinata, lalu..

"Maaf hinata, aku tidak sengaja" kata naruto tersenyum lebar sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal. Seraya menjauhkan lenganya dari pinggang hinata.

" apa-apa Na..Naruto-kun" jawab Hinata pelan sambil tertunduk menyembunyikan rona merah diwajahnya.

"Hehe, sudah siang hinata, ayo kita siap-siap melanjutkan perjalanan lagi !" seru naruto. Hinata hanya tersenyum .

Beberapa menit kemudian …

"Ayo hinata, kita berangkat" kata naruto seraya memakai backpacknya. Lalu menatap wajah hinata

"Ba..Baik" jawab hinata Sambil tersenyum manis.

…...

"Ino?" tanya Sai.

"emm?, kenapa Sai-kun ?"

"aku ingin minta maaf" , ucap Sai.

"minta maaf tentang apa ?" tanya Ino bingung.

"tentang tadi malam ,pasti tidurmu tidak nyenyak , karna merawatku semalam." Ucap sai polos.

"Tentu tidak Sai, Tidak usah dipikirkan. Kita kan satu tim". Ucap Ino seraya menunjukan senyuman termanisnya.

'sebenarnya aku bahagia sekali bisa semalaman berdua denganmu sai' pikir ino dalam hati.

Perjalanan, mereka tempuh melewati jalur darat dengan menunggangi jutsu gambar
(saya tidak tahu nama jutsunya) 'Harimau' milik sai.

…...

"Sakura, Awas !" teriak Sasuke dan menangkis kunai yang melayang kearah sakura.

Tap..tap..

sakura dan sasuke berhenti didahan pohon yang sama , dan memasang posisi bertempur, sakura dengan kunai di tangan, dan sasuke dengan pedang ditangan. Pandangan mereka tertuju pada arah kunai itu berasal.

Lalu munculah 5 orang bersenjata dengan peralatan yang aneh-aneh dengan pelindung kepala, yang diasumsikan sebagai ninja amegakure.

"Serahkan harta benda kalian, Atau Mati !" teriak salah satu ninja. Sambil mengarahkan Gadanya kearah sasuke dan sakura.

"perang sudah selesai , musuh sudah dikalahkan, kenapa usai perang kalian malah merampok!" teriak Sasuke.

"Diam kau , BAKA !" Serang salah satu ninja. Lalu. Sekali tebas, tumbanglah perampok itu.

"melihat kawanya tewas, keempat orang lainya menyerang bersamaan.

Pertarungan-pun dimulai….

Kurang beruntung untuk sakura dan sasuke, ternyata 1 dari 4 orang perampok tersebut ternyata seorang keikei genkai, yang mampu menyatukan 2 elemen sekaligus, ternyata elemen kabut..

"Sakura dan sasuke yang terjepit,karena terbatasnya jarak pandang hanya mampu bertahan. Pada posisi back to back, posisi saling melindungi bagian punggung/ belakang team.

"Cih, elemen kabut" gumam sasuke

"Hati-hati , sepertinya mereka cukup tangguh!" ucap sakura

Salah satu Musuh menyerang dengan tiba-tiba, musuh menyerang dengan melempar kunainya, dengan sigap ditangkis oleh sakura, tapi ternyata kunai itu hanya jebakan agar sakura lengah..

"Sakura, menyingkir !" teriak sasuke. Seraya menarik sakura menyingkir, tetapi terlambat.

Duarrrrr.. Sasuke dan sakura terlempar kearah yang berlawanan.

'cih, ternyata seperti ini taktik mereka.' Pikir sasuke.

"Sakura !" teriak sasuke mencari letak keberadaan sakura ditengah kabut.

"Sasuke !" jawab sakura .

'disana,' gumam sasuke

Kuchiyose no jutsu…

Sasuke segera menunggangi kuchiyosenya yang berwujud hawk. Dan terbang rendah kearah suara asal sakura,

"Sakura, Lompatlah !" teriak sasuke, seraya menarik tangan sakura.

Lalu sasuke terbang tinggi agar terbebas dari jutsu perampok-perampok tersebut. Dan , terbebaslah mereka berdua.

"ternyata mereka pintar juga" ucap salah satu perampok.

"Memangnya Cuma mereka yang punya!" ucap salah satu perampok sambil menyeringai. Lalu melirik ke salah seorang perampok lainya..

Kuchiyose no jutsu ….

Munculah Gagak hitam raksasa dan Garuda putih besar.

'Cih, ternyata mereka benar-benar hebat, kalau begini…' pikir sasuke.

"Hei, mereka lari ! Kejar mereka !" teriak salahsatu perampok , seraya mengejar sasuke dan sakura dengan kuchiyosenya…

…...

Wusshhh… Wush..wush

"Apa itu tadi Hinata?" tanya naruto seraya menghentikan langkahnya. Diikuti hinata.

"Byakugan…" Hinata menggunakan byakuganya . lalu memeriksa , apakah yang melewati mereka barusan.

"I..itu sekawanan burung naruto-kun,Se..Sepertinya mereka sedang kejar-kejaran." jawab hinata

'Burung?' pikir naruto

"Salah satunya burung elang" ucap Hinata melanjutkan.

'Jangan-jangan' pikir naruto dengan menajamkan matanya keaarah 'burung-burung' tersebut terbang.

Naruto mengaktifkan mode Senninnya ….

"Gawat !, Ayo hinata !" Ajak Naruto. Hinata yang juga sudah tau maksud naruto segera mengangguk dan mengikuti naruto dari belakang.

…...

"Gawat, kalau begini terus kita terkejar" Ucap sakura

"Sepertinya kita tidak bisa kabur lagi " ucap sasuke.

Sasuke menghentikan tungganganya dan dimulailah memulai pertarungan udara.

Pertarungan yang memang tidak seimbang membuat sasuke agak ketar-ketir. Sasuke yang sudah hampir kehabisan chakra sudah sangat kelelahan, hanya bisa pada posisi bertahan lagi. Lalu..

Kuchiyose no jutsu …

Brnnn, suara katak besar muncul ditengah-tengah pertarungan, dengan dua orang diatasnya..

"Cih, Kenapa lama sekali ?" ucap Sasuke.

"Kelihatanya kau butuh bantuan ?"ucap Naruto dengan gaya senninya dan Hinata di Sebelahnya.

Tanpa diduga para perampok itu melarikan diri , namun salah satu 'burung' itu berhasil di jatuhkan dengan serangan Sasuke.

"Hei , Dobe , kau kejar yang 'Garuda' itu, aku lawan yang ini." Ucap Sasuke.

"Kelihatanya ini saatnya Team 7 beraksi lagi" ucap Naruto seraya mengeluarkan kunai, diikuti ketiga temanya.

"Gammagunta, Bersiaplah, Hinata, Berpeganganlah padaku. ! Serang !" Teriak Naruto. Gammagunta melompat-lompat untuk mengejar yang masih melarikan diri. Sedangkan sasuke dan sakura melawan 2 orang perampok lainya yang sudah terjatuh.

…...

" Mereka semakin dekat . kalau begini bisa gawat" gumam shikamaru seraya berlari menghindari kejaran para perampok yang semakin dekat..

"Sial !" ucapan shikamaru kesal, melihat jalan buntu didepanya, lebih tepatnya tebing yang tinggi , yang tidak mungkin untuk dipanjat dalam waktu yang cepat walaupun ninja sekalipun.

"Apa boleh buat" ucap shikamaru seraya mengeluarkan kunainya.

"Hahaha, mau lari kemana lagi ?" Ucap salah satu perampok. Sambil menyeringai.

" kau sudah tidak bisa lari lagi, cepet serahkan semua barang-barangmu !" bentak perampok.

" Ternyata kalian masih belum kapok juga , mau dikasih bantal lagi ? Hah ? " jawab Shikamaru mengejek.

"SERANG !" Provokasi salah satu perampok.

Pertarungan tidak dapat dihindarkan, shikamaru yang jelas-jelas kalah jumlah, memilih menggiring para perampok keaarah hutan,

"Sempurna" gumam shikamaru .

Kagemane no jutsu…

Para perampok-pun terperangkap jutsu shikamaru..

"Sial, tubuhku tidak bisa digerakan" ucap para perampok.

"Kagemane no jutsu, berhasil!" ucap shikamaru

"Sekarang lihatlah siapa yang akan tertawa. ?" ucap shikamaru meremehkan.

'Sepertinya ada yang kurang,' pikir shikamaru.

'gawat, Cuma ada 8 orang' belum sempat shikamaru menoleh ke belakang , pukulan telak mengenai pelipis wajahnya (ya iyalah, mana ada pelipis di perut).

Terpentalah shikamaru sejauh 4 meter.

"aghhh, Sial" gumam shikamaru .tiba-tiba datang lagi serangan tak terduga dari 2 orang sekaligus yang sudah terbebas dari jutsu kagemanenya.

"RASAKAN INI,BOCAH !" teriak salah satu Penyerang shikamaru. Serangan yang tidak mungkin mampu dihindari shikamaru.

Wushhhh!, perampok penyerang shikamaru tersebut terpelanting oleh serangan elemen angin seseorang.

.bala bantuan –pun datang..

"Hei, laki-laki lemah, kau tidak apa?" suara wanita dengan senyumnya yang agak mengerikan.

"KAU !" Ucap shikamaru agak kaget..

.

…...

"Gammagunta, SEKARANG!" Perintah naruto

Brushhhhh , gammagunta menyemburkan tembakan udaranya . namun meleset.

"Hehe, sekarang lihatlah ini, bocah !" teriak para perampok kepada naruto.

Seketika keadaan menjadi dipenuhi kabut .

"Hinata, kau tetap dibelakangku, gamma bersiaplah" ucap naruto

"Naruto , aku benci kabut, sekarang kau saja yang urus mereka," ucap gammagunta.

"heh.." ucap naruto masih mencerna kata-kata gamma, lalu …

Pyufhhh

dijatuhkan karena gammagunta pergi tanpa 'pamit'.

Dengan sigap naruto memanfaatkan pohon disekitarnya sebagai pijakan saat jatuh.

Saat naruto sudah mendarat ditanah.

"Apa-apaan dia itu , seenaknya pergi , awas nanti kalau aku sudah selesai dengan 'mereka' akan ku hajar katak itu! # %!# %#." Naruto hanya ngomel-ngomel tidak jelas. Sampai-sampai tidak sadar bahwa hinata masih ada pada gendonganya, dengan wajah yang semerah saus tomat.

"Ma..Maaf hinata, hehe" ucap naruto agak terbata.

"Se..sekarang bukan waktunya memikirkan itu Na..Naruto-kun." Ucap hinata.

"Iya , kau benar hinata" ucap naruto sambil mengambil posisi bertarung.

Kagebunshin no jutsu

Naruto mengeluarkan 3 bunshinya.

"Hinata ,tenang saja aku akan melindungimu" ucap naruto sambil melihat hinata.

"yang lainya posisi disekitar hinata!" perintah naruto kepada naruto yang lain.

"Hinata , bersiaplah !" perintah naruto.

"Haiii" ucap hinata tanda mengerti.

Byakugan..

…...

KUMOGAKURE..

"selamat datang ,Raikage sudah menunggu diruanganya. Silahkan." Sapa shinobi desa kumo menyambut ino dan sai. Sai dan Ino segera mengikuti shinobi tersebut.

"Hei, Sai?" tanya ino pada sai, diselingi senyuman tentunya.

"Ada apa?" tanya sai.

"Ini Cuma perasaanku atau tempat ini sudah lebih berubah , saat terakhir kali kita kesini ?" tanya ino lagi.

"sepertinya iya." Ucap Sai.

"Setelah madara dan pasukanya berhasil menerobos wilayah kumo saat perang dahulu, menyebabkan sarana dan prasarana desa kumogakure mengalami kerusakan parah, jadi kami memutuskan untuk merenovasi besar-besaran." Ungkap shinobi desa kumogakure yang mengantar said an ino.

Di ruangan raikage..

Tok..tok..tok

"Masuk"suara laki-laki dari dalam ruangan

"Raikage-sama, shinobi dari desa konoha yang anda tunggu sudah datang." Ucap shinobi yagn mengantar sai dan ino.

"Silahkan duduk, aku tahu kalian lelah" ucap raikage ramah. Lalu mereka berduapun menepati kursi yang disediakan.

"mabui ! ambilkan mereka teh". Suruh raikage kepada asistenya.

"Haii !" kata mabui, lalu menghilang.

"Raikage-sama," ucap ino sambil menyerahkan gulungan dari tsunade.

"Emmm, jadi begitu.." gumam raikage. Sambil membaca gulungan yang diberikan Ino.

"Jadi , sepertinya akan ada sedikit perubahan rencana untuk misi kalian disini." Ucap raikage sambil menggulung kembali gulungan yang diberikan ino .

"Maksudnya ?" tanya ino dan sai bersamaan.

"Hehehe, tugas kalian adalah….

TO BE CONTINUE…

SIAPAKAH YANG MEMBANTU SHIKAMARU ?

APA YANG AKAN TERJADI DENGAN NaruHina dan SasuSaku?

SEPERTI APAKAH MISI YANG DIBERIKAN RAIKAGE KEPADA SaIno?

Tunggu chapter selanjutnya ya !