"Hinata , awas dibelakangmu !"

Ting
hinata menangkis serangan shuriken .

"Naruto-kun , mereka terus berpindah-pindah"hinata berkata pelan sambil menggunakan byakuganya.
Naruto memikirkan rencana selanjutnya

Kagebunshin no jutsu ….

"Ayo hinata !" seru naruto.
hinata hanya mengangguk.

Tap…..tap…..tap…..
mereka berlari beriringan , dengan bunshin naruto disekeliling hinata untuk melindungi hinata yang berperan sebagai 'mata' dari serangan langsung musuh.

"Awas , arah dari sebelah kanan , arah jam 3!"ucap hinata
bunshin naruto dari arah jam 3 segera menyambar musuh yang menyerang dengan sangat cepat.

Tang, ..

HIYAAAAAAAAAAAAAAAAA…
Puluhan bunshin menyerang dari arah jam 12 hinata.

"diarah 6,dan9 juga ada naruto-kun!" ucap hinata.

"Hahahaha, ternyata dia mau adu bunshin , baiklah aku terima.

KAGEBUNSHIN NO JUTSU…
Naruto juga mengeluarkan puluhan bunshinya…

"SERANG!" Perintah naruto ,
Puluhan bunshin saling serang dari 4 penjuru mata angin.

Pyuffhhh..pyuffhhh..pyuffhhhh..
suara bunshin-bunshin berjatuhan.

"Hinata, kau cari yang asli, aku akan melindungimu , Ayo !" perintah naruto .
hinata mengikuti dari belakang.

Naruto menerobos puluhan bunshin yang bertambah terus menerus memburu pengguna jurus yang asli.

"Ketemu !" teriak hinata.

"Show me the way!" ucap naruto, (tumben pake bahasa inggris).

Hinata menerobos musuh dengan jutsu-jutsunya dengan naruto dan bunshin-bunsinya yang melindungi.

"Disana" Kata hinata kepada naruto , dan diikuti serangan kearah yang dimaksud hinata.

Bammmm…

Satu pukulan telak naruto mengenai tepat ke perampok asli. Dan terpental jauh dari posisi awal.

.pyuffhhhh
bunshin-bunshinya hilang satu persatu. Dan hilangnya jutsu kabut dari sekitar naruto dan hinata.

"Kelihatanya dia pingsan. Hei kau ! periksa dan ikat dia" ucap naruto asli , kepada salah satu naruto yang lain.

"Kenapa kau menyuruhku ! kau saja yang periksa !" ucap bunshin naruto , kepada naruto yang asli.

"Heh , kau mau berkelahi !" ucap naruto asli marah . sambil mengepalkan tangan.

"Ayo, siapa takut !" ucap bunshin naruto mengiyakan.

"Sudah-sudah Aku yang asli dan Aku yang palsu. Biar aku yang periksa." Lerai bunshin naruto yang lain.

Hinata yang melihat perkelahian para naruto hanya senyum-senyum.

"Eh, hinata, kenapa kau senyum-senyum ?" ucap bunshin naruto yang sedang adu mulut dengan naruto asli. Seraya mendekati wajah hinata.

"Ti….Tidak, tidak ada apa-apa na..naruto-kun." Ucap hinata penyakitnya kambuh lagi.

"Hei, kau cuma mengikat saja lama sekali !" teriak naruto yang asli kepada bunshin naruto yang sedang mengikat sang perampok.

"Iya , sabar-sabar, sedikit lagi selesai, bodoh " ucap bunshin naruto yang sedang mengikat perampok, kepada naruto asli.

"Hei , tunggu , kenapa hanya satu , bukanya tadi ada 2 orang ?" potong salah satu bunshin naruto.

Hinata dan naruto yang mendengar ucapan itu langsung mengeluarkan kunai yang tedinya sudah disarungkan.

"Semuanya ambil posisi bertarung!" ucap naruto mengkomandoi. Diikuti bunshin lainya.

"Lihat, dia disana !" ucap salahsatu bunshin naruto seraya menunjuk keaarah langit.

"HEI ! KAU YANG DISANA ! KAU SUDAH SELESAI DENGAN OCEHANMU ?" Teriak Perampok yang satu lagi tengah menaiki kuchiyosenya.

"Serang dia !" perintah naruto kepada bunshin-bunshinya seraya melempar kunai-kunainya kearah langit.

. . . . . .
puluhan kunai dan shuriken dilempar kearah langit,
namun dengan elemen anginya, kunai-kunai dan shuriken tersebut di hempaskan balik kea rah bunshin-bunshin naruto.

"Hinata , berlindung !" teriak naruto kepada hinata seraya menarik tubuh hinata ke balik pepohonan.

Pyfhhh. Pyfhhh. Pyfhhh. Pyfhhh.
bunshin-bunshin naruto berjatuhan satu persatu.

"Hinata, kau tidak apa-apa ?"ucap naruto. Hinata menggeleng cepat.

"Kau punya rencana naruto-kun?"tanya hinata. Naruto hanya terdiam dari pikiranya.

'aku belum pernah lagi melawan musuh yang ada diudara selain deidara sebelumnya, ini akan lebih sulit daripada yang diperkirakan'

'Kalau begini terpaksa aku harus memanggil gamma lagi'

"Baiklah hinata, bersiaplah, aku puny aide lagi!" ucap naruto kepada hinata.

Kuchiyose no jutsu….

...

...

"Hei, laki-laki lemah, kau tidak apa?" suara wanita dengan senyumnya yang agak mengerikan.

"KAU !" Ucap shikamaru agak kaget..

"Kenapa wajahmu ? kalau sudah tak sanggup biar aku saja yang melanjutkan" ucap wanita tersebut meremehkan dengan wajah sombongnya.

"Sombong sekali kau ini temari, tepi terimakasih sudah datang." Ucap shikamaru sambil berusaha bangkit.

"Sudahlah , nanti-nanti saja ngobrolnya, kita habisi 'mereka' dahulu." Ucap Temati ,dan di iyakan oleh shikamaru.

"baiklah , ayo cepat selesaikan ," ucap shikamaru. Sambil memutar kepalanya yang pegal.

"…."

"Tunggu apa lagi ?" tanya shikamaru melihat temari terdiam.

"Hei ! lama sekali , jadi bertarung tidak, jangan-jangan kalian takut?" ejek salah satu perampok.

"Diam kau , Rasakan ini !" teriak temari sambil mengeluarkan jutsu kipasnya.

Kamaitachi no Jutsu..

Brrrsssshhh….
Perampok yang mengejeknya terpelanting jauh sekali dari tempat awal Oleh jutsu temari.

"KEPUNG MEREKA !" Komando perampok yang terpelanting sebelumnya, yang sepertinya merupakan pemimpin mereka.
para perampok mengepung temari dan shikamaru.

"Hei, kau belum kapok juga ! rasakan ini !" teriak temari.
belum sempat temari menggunakan jutsunya , para perampok sudah menyerangnya terlebih dahulu , membuat temari tidak bisa menggunakan jutsunya, begitu juga dengan shikamaru.

"Jangan biarkan dia menggunakan jutsunya! Serang terus !" komando pemimpin perampok kembali.
Pertempuran jarak dekat tidak dapat dihindari, shikamaru dan temari , yang merupakan ninja petarung jarak jauh, tidak dapat berbuat banyak selain menangkis serangan-serangan taijutsu dari para perampok dengan keahlian taijutsu mereka mereka punya.

"Shikamaru ! cepat pikirkan!" ucap temari ditengah pertarungan-pertarungan taijutsu.

"Aku sedang memikirkanya, tenanglah" sahut shikamaru dengan seraya terus menghalau serangan musuh.

Dash .. dash .. dash .. dash..

'kalau terus seperti ini , akan ada masalah besar' pikir shikamaru.

'benar-benar merepotkan'

'Aku ingat.'

"Temari !, tetap buat mereka sibuk", temari yang mengerti maksud shikamaru hanya mengiyakan dengan tatapan wajah.

Tiba-tiba shikamaru menghentikan gerakanya dan membuat dirinya dengan sengaja terkena serangan taijutsu musuhnya , membuat dia terpelanting jauh sekali.

'Ini dia saatnya'

Kagemane shuriken no jutsu..
shikamaru menghempaskan shuriken-shuriken yang ada di tanah kearah para para perampok.
Namun para perampok tetap dapat menangkis shuriken-shuriken tersebut sehingga hanya terjatuh di sekitar kaki para perampok.

"Cih , Hanya itu ?" ledek salahsatu perampok, sedangkan 4 perampok yang lain ,sedang sibuk melawan temari.

"Hehe,"

"Hei , bodoh kenapa kau tertawa ? Serang dia! Sebelum dia menggunakan jutsunya lagi ". Ucap pemimpin perampok. Namun…..

" Eh, kenapa ini, Sial" mereka baru menyadari tubuh mereka tidak dapat digerakan.
ternyata shuriken-shuriken yang terjatuh di bayangan-bayangan para perampok tersebut hanyalah 'media' untuk jutsu kagemane milik shikamaru.

"Kagemane shuriken no jutsu siapa yang akan tertawa ?" kata shikamaru sambil melempar kunai-kunai dikantongnya kearah para perampok.

Tewaslah ke-6 perampok itu.

"Hei, kalau kau tidak sibuk, bisa bantu aku sebentar" kata temari dengan masih menahan serangan ke-4 perampok yang tersisa.

"Temari , hindari ini."
lagi-lagi shikamaru menggunakan kagemanenya untuk mengecoh musuh yang tersisa,
temari berhasil mengindari kagemane shikamaru dan menjauh dari para perampok.

"TEMARI ,SEKARANG!" Teriak shikamaru kepada temari.

Kuchiyose: Kirikiri Mai ….
, Teknik ini begitu kuat sehingga mampu meratakan hutan dalam satu kali kipas. Dia menggunakannya untuk mengalahkan Tayuya , anak buah orochimaru dahulu.

Terhempaslah para perampok yang tersisa dengan tumbangnya pohon-pohon disekitarnya.

...

...

"SASUKE !" Teriak sakura melihat sasuke terkena serangan telak dari musuh.

'sial , rupanya orang ini punya jutsu seperti Guy sensei' umpat sasuke. Sebenarnya bisa saja sasuke menggunakan jutsu-jutsu mata sharinggannya , tetapi dia lebih melilih menggunakannya disaat-saat yang genting.

"Hanya itu kekuatanmu bocah ?" hina perampok yang mehajar sasuke. Sedangkan kawannya yang meliliki kemampuan jutsu air dan bumi berada dibelakannya.

"Cih, kita lihat siapa yang akan tertawa terakhir nanti" balas sasuke.

"Sasuke, biar aku yang lawan pengguna taijutsu itu, kau lawan yang pengguna bumi itu saja."

"Baiklah kalau itu maumu."

Tap….tap…tap

Housenka No Jutsu…
Namun serangan api dari sasuke dapat ditahan dengan elemen bumi dari musuh.

Katon no jutsu…
Seperti sebelumnya, serangan tersebut tidak dapat melukai musuhnnya dengan elemen buminya.

Sementara itu..

seorang lagi yang sedang melawan sakura ternyata kewalahan, karena Sakura yang dijuluki sebagai 'Gadis bertenaga monster' dan juga sudah terbiasa berlatih dengan lee, menjadikan dia sangat familiar dengan taijutsu musuh.

Sasuke menyerang terpaksa menyerang dengan pedangnya, karena jutsu-jutsunya tidak dapat melukai musuhnya,.

Bunyi pedang dan Kapak berdenting terus berbunyi ditengah pertarungan tersebut.

...

...

"Misi kalian adalah mengantarkan barang penting negara suna ke Kazekage." Ucap raikage.

"Hanya itu raikage-sama ?" tanya ino.

"Jangan anggap enteng, benda ini sangatlah berharga, jika sampai jatuh ketangan yang salah bisa menyebabkan mala petaka." Jelas raikage dengan wajah yang sangat serius.

"Apakah sampai seburuk itu, memang kalau boleh tau benda apa itu raikage-sama?" ucap ino.

"Asal kalian tau saja , kalau barang itu hilang , bisa-bisa terjadi perang antar Negara, bahkan perang besar ninja kembali. "

"kalian tidak dibolehkan mengetahui benda itu, kalian antarkan saja pada kazekage, nanti dia juga akan mengerti."

"Dan , ingat , keseimbangan Negara-negara besar ada ditangan kalian." Ucap raikage.

"Haii" ucap ino dan sai bersamaan.

Sstttt
munculah asisten raikage dengan nampan tehnya

"Raikage-sama tehnya sudah siap." Ucap asisten raikage.

"Letakan diatas meja ," perintah raikage.

Setelah teh diletakan diatas meja..

"Silahkan diminum , aku tahu kalian lelah." Raikage menyuguhkan teh yang dihidangkan, lalu dilanjutkan dengan anggukan dari said an ino

"Sai,anak buahku dari tim penyergap bercerita padaku , kalau kau orang yang cukup hebat dalam sumi jutsu?"

"Ah,tidak juga" jawab sai dengan tempa expresi.

"Siapa yang bilang begitu ?"lanjut sai sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal.

"Omoi, kau ingat?" tanya raikage.

"Oh iya , dia., aku ingat." Ucap sai sambil garuk-garuk pipi.

JDERR..
pintu didobrak oleh pria badan besar berambut putih.

"Hei , B , apa kau tidak bisa ketuk pintu dulu.!" Ucap raikage berusaha menahan marah , karena ada tamu penting.

"Yo, A , ada yang buruk, Yo." Kata Bee denga gaya rapnya

"Apa maksudmu? Kalau bicara yang jelas bukan malah bernyanyi , ya bodoh dasar bodoh" kata raikage.

"Barang yang akan diantarkan ke kazekage masih belum siap. Mungkin akan siap pada 3 jam lagi ." Sambung pria yang ada dibelakan bee. Darui namanya.

"Baiklah , bagus kalau begitu , karna kelihatanya para pengantar juga bisa beristirahat sebentar." Ucap raikage.

"Dan sekalian Darui , tolong bawa shinobi-shinobi konoha ini ke tempat peristirahatan." Sambung raikage lagi.

"Baiklah , Baiklah Tuan dan nyonya kalau aku boleh sebut begitu, ayo silahkan" sapa Darui.

Lalu mereka meninggalkan Ruangan Raikage…

...

...

Pyuffhhhh…
munculah 2 katak kuchiyose.
Gamakichi dan Gamatatshu

"Kyaaaaa.. kenapa kalian yang muncul!" teriak naruto.

"Ayahku sedang sibuk dia tidak bisa diganggu." Ucap Gamatatshu

"Dattebayyo , awas katak itu setelah selesai misi nanti aku akan buat perhitungan dengannya !" naruto marah-marah.

"Sudahlah naruto , memangnya apa bedanya sama kami ." tambah gamakichi.

"Sudahlah , kalian sudah terlanjur kupanggil." Kata naruto sambil tertunduk lesu.

"Jadi apa rencananya ?" tanya gamakichi.

"Jadi begini …." Ucap membisik.

Beberapa detik kemudian..

Kagebunshin no jutsu..

"MENYEBAR !" Perintah naruto. Kepada para bunsin-bunshinya. Maka menyebarlah bunshin-bunsin naruto kedalam hutan.

"Hahaha , bunshin lagi. Bunshin lagi , apa ninja konoha sebodoh itu, hahaha" ejek musuh yang ada diudara.

Swtttt.. .. . .Swtttt.
suara kunai melesat.
tang.. tang..tang..
suara kunai di tangkis

"Percuma" ucap perampok dengan wajah datar.

"Bagaimana kalau yang ini."

.Swttt….Swttt….Swttt….
suara kunai yang terus-terusan di lempar oleh bunshin-bunsin naruto dari bawah.

"Sudah kukatakan , Percuma, bodoh !"ucap perampok seraya mengeluarkan jutsu elemen anginnya.
Wussshhhhh…

Kunai-kunai pun kembali ke pemiliknya Lagi..

. ..pyfhh

"GamaKichi , sekarang !" teriak naruto.

Suiton no jutsu…
Swwwwwtttt

Gamakichi melontarkan naruto dari dalam mulutnya menggunakan dorongan elemen air miliknya keudara.

"Rasakan ini !"

Bamm..
Satu tinjuan naruto menjatuhkan perampok dari kuchiyosenya.

Bukk..
Perampok terjatuh ketanah namun masih bisa berdiri.
Namun Hinata sudah siap menghadang dibawah..

Juho shisuken..

"Kini giliranku !" teriak hinata.

Bammm…
Perampok itupun terpelanting jauh sekali karena pukulan mematikan dari hinata.

"Hinata , Pukulan yang hebat" ucap naruto sambil berjalan mendekati hinata seraya mengacungkan jempol tangan (ya iyalah masa iya jempol kaki)

"Itu jutsu yang waktu kamu itu melawan pain kan ?"kata naruto dengan wajah cengar-cengirnya.

"Apa maksudmu Na..Naruto-kun ?" ucap hinata pura-pura tidak tahu.

"Saat kamu menyatakan itu lho.." ucap naruto memancing, dan berhasil.
wajah hinata memerah seketika.

"Su..Sudahlah Naruto-kun, lalu bagaimana dengan mereka?"tanya hinata mengalihkan pembicaraan.

"Emm, hehe.." naruto tertawa.

"Ke..Kenapa kamu tertawa naruto-kun ?" tanya hinata

"Hehe.."

...

...

Setelah para perampok berhasil dikalahkan..

"Kenapa tiba-tiba kau ada disini ?" tanya shikamaru dengan tubuh lesu.

"Karna kau terlambat untuk menjalankan misi , jadi aku diperintahkan oleh Gaara untuk menjemputmu , takut-takut kau mati ditengah jalan." Ucap temari dengan gaya angkuhnya.

"tentu saja aku tidak akan mati hanya karna Tikus-tikus itu." Ucap shikamaru

"Cih, bisa-bisanya kau berkata begitu, padahal tadi siapa yang kelihatanya butuh ditolong, Hah ?" ucap temari.

"Hei, Lenganmu terluka ." ucap shikamaru ngeles.

"Lalu..?" tanya temari.

"Kemarikan tanganmu , akan ku obati !" ucap shikamaru bersikap baik sambil merogoh-rogoh isi kantung senjatanya.

"Tidak , ini hanya luka kecil, tidak usah sok perhatian." Ucap temari sinis.

"Terserah." Ucap shikamaru malas.

"Ayo jalan." Lanjut shikamaru sambil berjalan beriringan dengan temari.

Ditengah perjalanan…
saat sedang berlompat-lompatan didahan pohon…

"Hei, aku mau bertanya padamu." Ucap shikamaru.

"Tanya apa ?" sahut temari.

"Darimana kau tahu keberadaanku saat bertarung dengan mereka tadi ?" tanya shikamaru.

"Eh ,itu.." jawab temari dengan ragu-ragu.

...

...

Dash..Dash..Dash

"Rasakan ini." Sakura berhasil menemukan kesempatan untuk melayangkan Tinju 'mautnya' .

Bammm…
seketika perampok itu terhantam dengan keras ketanah .

Sementara itu…..

Tang..tang..tang
bunyi pedang dan kapak berdenting
Hingga..

"Kali ini kau tidak bisa menghindar!" ucap sasuke.

Chidori…..
sasuke dengan lihainya mampu menemukan celah menyerang musuhnya dengan jutsunya.

...

...

To be continue…

Bagaimana semua Suka tidak ? kalau menurut kalian bagus , akan saya lanjutkan kembali di chapter selanjutnya, kalau tidak suka ya..
Ya gitu deh , hahaha …..

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak setelah membaca.

RnR. please

Terimakasih….

Ridwan 'Darlis' Rahtomo