-Benda Rahasia?-
.
.
.
.
.
.
Sambungan= chapter.3 dari "Surga ditelapak kaki ibu?
.
.
.
.
Malam yang nyaman sudah waktu yang pas untuk tidur.. Namun tidak untuk gadis kecil ini, si Xiana tentunya.
.
.
.
"Uuu.. Tidak bisa tidur.."ujar Xiana sambil bangkit dari tempat tidurnya.
Ketika bangkit dari tempat tidur Xiana menatap jam dinding yang terletak dikamarnya..
"Astaga sudah jam 11.30 namun aku tidak bisa tidur.."ujar Xiana sambil mengucek-ngucek matanya.
"Ah,aku pergi cari mama atau papa sajalah mungkin saja mereka mau menceritakan sebuah cerita.."ujar Xiana sambil keluar dari kamarnya.
.
.
.
.
.
.
.
Saat Xiana sedang menuju kekamar kedua orang tuanya ia mendengar suara kedua orang tuanya yang seperti bertengkar atau pun berdebat, Xiana memang mendengar semua pembicaraannya namun yang ia terkejut saat kedua orang tuanya mengatakan...
.
.
.
"Sudah aku katakan simpan barang ini baik-baik kalau sempat benda ini ditangan orang yang salah bisa mampus kita semua, bodoh !"ujar Squalo geram
"Stronzo,sudah aku katakan aku sedang berusaha memikirkan tempat yang bagus untuk menyimpan benda bodoh itu !"
"Che,lebih baik kau cepat berpikir ! Atau bisa dibilang benda ini tidak boleh sampai ketahuan oleh siapapun walaupun kelurga Vongola dari sawada itu dan juga para guardian yang lain ! Bahkan 'XIANA' sampai ia dewasa pun juga, walaupun dia memang anak kita sendiri dan juga sebagai calon Boss Varia yang akan menggantikan kamu suatu saat !"ucap Squalo panjang lebar dengan kesal.
"Hmphh.. Bagus,aku sudah mendapatkan tempat yang bagus untuk menyimpan benda tersebut!"ujar Xanxus sambil menunjukan suatu tempat, namun Xiana hanya bisa mendengar saja karena pada saat itu pintu kamar sedang tidak terbuka.
.
.
.
"Ha? Bahkan aku pun tidak boleh tau? Dan sebelum ibu bilang barang itu harus disimpan ayah bilang barang tersebut juga bisa membuat-...", Apa maksudnya ini? Apa benda tersebut sangatlah berbahaya dan rahasia bagi keluarga Varia inikah, aku musti mencari tau!"ujar gadis kecil bermata merah ruby dalam hati yang dipenuhi rasa ingin taunya.
"Nanti pagi saja aku cari tau karena biasanya papa dan mama sudah tidak ada dikamar dan juga menjalankan misi"kata Xiana sambil pergi menuju kamarnya.
.
.
.
.
.
Pagi-pagi jam 05.00 yang bisanya bagi kita itu masih molor dan ngiler dalam dunia mimpi nan indah itu tidak bagi Xiana..
Jam 5 pagi beginilah untuk gadis kecil bermata merah ruby dan berambut hitam panjang inilah mengungkapkan rasa ingin tahunya tentang apa yang ia dengar kemarin malam..
.
.
.
.
"Bagus! Papa dan mama lagi tidak ada dikamar, YES!"kata Xiana sambil berlari kecil dikamar Xanxus dan juga Squalo.
"Ah,sekarang papa dan mama meletakkannya benda itu dimana ya?"ujar Xiana dengan ala detektifnya.
"Apa mungkin dilemari ya? Coba aku geledah.."kata Xiana sambil membongkar semua barang yang ada dilermari ayah dan juga ibunya.
"Banyak sekali baju! Itu pun bajunya semua sama.. Gak ada yang cantik benar apa yang dikatakan tante lussuria! Hmphh.."ujar Xiana ketika membongkar lemari kedua orang tuanya.
.
.
.
Setelah sekian lama membongkar ia pun masih belum menemukan barang yang ia cari.
.
.
.
.
"Akh! Susah sekali mencari benda tersebut memangnya itu barang apa sih? Sampe aku tidak bisa mencarinya sampai dapat.."umpat Xiana karena kesal.
.
.
.
.
.
.
.
Tap.. Tap.. Tap..
Bunyi langkah berat yang sepertinya akan masuk kekamar Xanxus dan juga Squalo
"Astaga siapa itu?"ujar Xiana dalam hati.
.
.
.
"Bossu, apa boss ada didalam?"kata Levi sambil mengetok pintu.
"Aduh,Levi-san!"umpat Xiana dalam hati.
.
.
.
.
"Aku buka pintunya ya boss.."ujar Levi sambil membuka pintu.
Xiana tidak ada jalan lain selain memanjat dengan cepat lemari pakaian yang tingginya mungkin 10x lipat dari tinggi badannya dengan cepat.
.
.
.
Saat Levi masuk di dalam kamar..
"Eh? Ternyata Bossu tidak ada dikamar.. Baiklah mungkin di kantor.."kata Levi sambil menutup pintu kamar tersebut
.
.
.
.
.
"Oh~ untung saja aku pintar memanjat kalau tidak udah ketahuan"kata Xiana sambil meloncat turun dari lemari.
"Nah,saatnya cari barang tersebut.."ujar Xiana sambil melakukan aktivitasnya.
Namun saat Xiana membongkar barang yang ada dikamar ia menemukan sebuah peti..
.
.
.
"Ah! Mungkin ada disini!"ujar Xiana senang sambil membuka peti tersebut namun apa isinya?
'Ternyata sebuah DVD'
"Eh? Memang nya ini DVD apa? Kenapa sampe begitu rahasia? Apa isinya tentang rahasia Varia atau tentang kakek timoteo? Hmphh.. Yang penting aku sudah dapat dan akan aku lihat isi DVD ini" ujar Xiana sambil memasukkan DVD tersebut di kantongnya dan berlari menuju ke kamar.
*Setelah menuju ke kamar*
"Nah saatnya aku lihat isi DVD ini"kata Xiana sambil ingin memasukkan DVD tersebut di DVDplayer.
.
.
Namun saat ia ingin memasukkan kaset tersebut, Bel datang secara tiba-tiba.. Secara reflesk Xiana langsung menyimpan DVD tersebut di tas sekolah yang berada di sampingnya.
"Ushishishi.. Apa yang kau lakukan Xia-chan?"ujar Bel.
"E-er.. Enggak ngapain-ngapain kok.."kata Xiana dengan agak ketakutan sambil menggaruk lehernya yang padahal tidak gatal.
"Hmm.. Ya sudah, namun seharusnya kau tahu ini sudah jam berapa?"kata Bel sambil menunjuk jam dinding.
"Astaga,sudah jam 07.00 ! Aku pergi dulu ya Bel-san.."ujar Xiana sambil berlari dan mencari Levi untuk mengantarkannya kesekolah, Namun Xiana lupa akan satu hal..
Saat Xiana telah pergi kesekolah, Squalo masuk kedalam kamar dan kemudian melihat seluruh kamar dan juga lemari pakaiannya berserakan bagaikan kapal titanic mau terbelah dua..
"Voii !,kenapa dengan kamar ini?"kata Squalo kaget setelah melihat kamarnya.
"Astaga,'DVD'nya..!"kata Squalo ketika ia ingat dengan DVD yang amat berharga dan rahasia itu.
Squalo pergi mengamati peti yang dia dan Xanxus menyimpan 'DVD' tersebut namun ternyata benar apa yang dikhawatirkan, 'DVD' tersebut sudah lenyap..
.
.
.
"TIDAKK ! 'DVD'NYA HILANG ! XANXUS, 'DVD' NYA HILANG !"ujar Squalo lari menuju kantor Xanxus.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*Sesampai d sekolah*
"Ah,untung saja tidak terlambat.."ujar Xiana segera duduk du tempat duduknya dikelas.
"Nah, anak-anak buka buku pelajaran Matematika halaman 23.. Dan kerjakan latihannya.. Nanti setelah selesai Bel siap tidak siap harus kumpul !"kata seorang guru Matematika terkenal cukup galak dan dingin yang sedang masuk di dalam kelas.
"Baik bu guru.."kata seluruh murid kompak.
Saat Xiana hendak mengeluarkan buku, DVD yang ia kebawa tadi tiba-tiba jatuh dan guru tersebut mengambil DVD tersebut..
"Xiana Varia, ini DVD apa?"tanya guru tersebut dengan agak dingin.
"E-er.. Itu DVD biasa saja kok, Bu.."jawab Xiana dengan nada yang amat ketakutan.
"Bawa DVD ini dan kau juga pergi ke 'KANTOR KEPALA SEKOLAH' !"ujar guru tersebut seperti mengusir orang.
"Ba-baiklah, Bu.."ujar Xiana yang tidak dapat melawan lagi.
.
.
.
.
.
.
*Di kantor kepala sekolah*
"XIANA ! KAU TIDAK TAHU INI DVD APA HA?"marah kepala sekolah tersebut kepada Xiana.
"Ti-Tidak, Pak... Maaf.."ujar Xiana ketakutan tampak keringat dingin menguncur di wajahnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"INI KASET PORNO ! DARIMANA KAU DAPAT HA?"tanya kepala sekolah itu yang sedang ngamuk habis-habisan.
.
.
.
.
.
.
[...] Xiana hanya terdiam.
.
.
.
.
.
.
.
"DARIMANA HA?"tanya kepala sekolah lagi membentak Xiana kecil tersebut.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"AKU DAPAT DARI KEDUA ORANG TUAKU AKU MENDENGAR KALAU BARANG INI SANGAT PENTING DAN BAHKAN SAMPAI DEWASA PUN AKU TIDAK BOLEH TAHU ! DAN SEBELUM AKU MENDENGAR IBUKU BILANG KEPADA AYAHKU BAHWA BARANG INI MUSTI DISIMPAN, AYAH BILANG "MA,NONTON DVD INI YUK.. BIAR MAKIN SEMANGAT DAN NGEJOS PAS NGESEKS DAN BUAT 'DEDEK' LO.. Maka dari itulah aku ingin tahu pak kepala sekolah"ujar Xiana pasrah dan menyudahi kata-kata yang setengah berteriak dan mengakhirinya dengan nada yang pelan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Xiana Varia, Besok panggil kedua orang tuamu kemari bapak mau berbicara dengan mereka.."ujar kepala sekolah tersebut sambil terduduk lemas serta memberikan surat panggilan orang tua.
.
.
.
.
.
.
.
Xiana: Duh,musti gimana nih.. Aku takut author-san..
Author: Makanya jangan bawa DVD porno versi XS kesekolah lebih baik titip ketempat aku saja *enak kalee*
Xiana: wew...
Author: Nah,Xia-chan baca tulisan ini..
Xiana: Please 'RevieW' reader-sama.. Semakin banyak review anda maka, Xia-chan akan bebas dari masalah di kantor kepala sekolah..
Author: Please, Reviewnya.. :D !
