Penitipan Anak Lee Chaolan

Chapter 5

By : IchigoJeevas

Rate : Masih tetep K kok, jangan khawatir, hohoho~

Disclaimer : Dari jaman nenek Ichi iduph juga Tekken bukan punya Ichi, tapi punya Namco.. hiksu.. *ngelap air mata*

a/n :

1. Tambah gaje+ OOC~ op kors! XD

2. Di fic ini beberapa Tekken chara akan 'disusutkan' umurnya demi kepentingan berjalannya fic ini, harap maklum..

bangeeet~ XDD

Ichi : Holaa~ *senyum tanpa dosa*

Lee : Kemana aja lu? Bayar utang lu cepetan! *lemparin beling*

Ichi : *makan belingnya* nuu~ ini nggak ada nasinya? *tampang polos*

Lee : *swt* yee.. dasar kuda lumping... err.. mendingan kita langsung masuk ke cerita aja ya, cekidooot!

Ichi : nasiiiiii~~ *krauk! Krauk!*


Chapter 5 : Hari-hari Di Rumah Kazuya

Halo pembaca sekalian! Apa kabar semuanya? Pasti sehat-sehat kan? Emangnya si Author yang dari kecilnya penyakitan! (Ichi : woi!) hehe.. becanda Chi, keadaan gue juga sehat-sehat aja kok, nggak kekurangan suatu apa pun, hoho..

Kalian pasti bertanya-tanya kenapa rumah gue sepi banget? Eh? Nggak? Emm.. kalo gitu kalian pasti bertanya-tanya kenapa rumah gue bisa balik kayak sedia kala? Hee? Nggak juga? Tega ih.. *pundung dipojokkan*

NAH! Meskipun kalian nggak nanya gue tetep bakal nyerita'in itu semua atu-atu!

Pertama, kenapa rumah gue sepi adalah karena hari ini hari minggu! Anak-anak biasanya akan liburan bareng orang tua mereka, jarang banget ada orang tua yang nitipin anak mereka di akhir pekan kayak gini (kecuali mereka ada urusan mendadak tentunya)

Kedua, kenapa rumah gue bisa balik lagi? Itu karena sesaat setelah gue cengo ngeliatin puing-puing rumah gue , gue baru inget kalo selain muka gue yang alamak-jan-tampan-sekali ini rumah gue juga ikut di asuransiin, jadi ya pihak asuransi dong yang bikin rumah gue balik lagi, terima kasih asuransi! Gue cinta lo semua! Mmuach!

Ah haus juga cerita daritadi, gue nuangin teh anget ke cangkir porselen putih dan meminumnya pelan-pelan, lumayanlah, seretnya ilang.. hehe..

Huh, sepi juga kalo nggak ada anak-anak gini... hmm.. gimana kalo gue cerita aja dimana gue tinggal selama rumah gue dibangun? Oke? Ayo kia plesbeeek!

FLASHBACK

"Nanti malem gue tidur dimanaaa..? besok gue tinggal dimanaa..?" ratap gue.

"Ah! Asuransi! Rumah gue bisa dibetulin sama asuransi! Tapi selama itu gue tinggal dimana...?" gue kembali meratap dengan pose yang nggak banget dilakukan oleh si ganteng Lee Chaolan umumnya. Tanpa gue sadarin para orang tua mulai berdatangan untuk menjemput anak mereka. Mereka kaget karena rumah gue udah berubah jadi puing.

"Astaga! Kenapa dengan rumahmu Chaolan san?" tanya Michelle dengan tampang syok.

"Tadi ada dua tante yang berantem disini ma, mereka ngebom rumahnya Oom Chaolan!" jelas Julia.

"Dua tante? Mereka pasti Nina dan Anna, tadi Nina bertanya padaku alamat Lee, dan dia tidak akan mau berperang selain dengan Anna.." Jun menganalisa 'pelaku' pengeboman rumah gue.

"Lalu setelah ini kau mau tinggal dimana?" tanya Baek prihatin, gue ngegeleng.

"aku nggak tau.. aku gelandangan sekarang... huwaaaa..." tangis gue penuh ke-OOC-an, orang tua yang laen swt berjamaah.

"Err.. mau tinggal dirumah kami? Kebetulan masih ada satu kamar tamu yang kosong dirumah kami.."

Gue nengok dan langsung pasang pose 'oh-aku-kaget' pas tau siapa yang ngomong tadi, Kazuya! Musuh bebuyutan gue!

"Benar, jangan malu-malu Lee.. lagipula kau dan Kazuya bersaudara kan? Harus saling membantu.." sambung Jun sambil tersenyum lembut, uhh.. gue jadi terharu nih...

"Terima kasih.. kalian baik sekali, hiks.." ucap gue sambil ngiris bawang bombay, maksudnya biar nangisnya natural gitu...

"Bukan masalah kok,hmph!" sahut Kazuya sambil buang muka.

Dan sejak saat itu gue tinggal di rumah Kazuya sampai rumah gue selesai dibangun ulang oleh pihak asuransi. otomatis usaha gue sebagai tempat penitipan anak juga berhenti sejenak sampai rumah gue kembali.

Udah beberapa hari gue tinggal disini, biasanya pagi-pagi Kazuya dan Jun udah pergi kerja dan baru pulang sore harinya. Sedangkan gue? Nggak lain, nggak bukan ngejagain Jin, ponakan gue tersayang~

tapi hari ini lain, ya, karena hari ini hari minggu, Jun dan Kazuya nggak pergi kerja. Saat ini gue lagi nonton TV sama Jin, Kazuya lagi diruang kerjanya dan Jun.. kayaknya dia lagi nyuci baju deh. Lagi asik nonton tiba-tiba gue ngedenger jeritan Jun, gue dan Jin buru-buru ngintip dari celah pintu, ada apaan sih?

"KAZUYAAA! KESINI KAMU!" jerit Jun, dari badannya keluar aura-aura gelap yang lebih mengerikan dari auranya si Jinpachi, kakeknya si Kazuya.

"I-iya sayang...?" Kazuya dateng dengan muka pucet abis. Kayaknya dia tau apa yang bakal menimpanya abis ini.

"APA MAKSUDNYA BEKAS LIPSTICK INI? DAN KENAPA KARTU NAMA CHRISTIE MONTEIRO INI BISA ADA DI SAKUMU, HAH? AYO JAWAAB!" oke, Jun udah masuk ke 'Berserk-mode'nya.. ini sih gawat..

"I-itu..." Kazuya nggak bisa jawab, mukanya tambah pucet.

"GRRR.. RASAKAN INIII!" Jun ngeluarin jurus yang Cuma bisa kalian liat di game Tekken. Gue syok + cengo sesaat, lalu langsung ngajak Jin balik kedepan TV, adegan ini nggak sehat buat anak-anak..

"Err.. Jin, yang kayak gitu sering ya disini..?" tanya gue, Jin ngangguk antusias.

"Iya, mamaku perkasa kaan? Hahaha..." tawanya riang, gue kembali bermangap-ria.

Kesimpulan gue adalah...

Mental Kazuya nggak sekeren badannya, ternyata dia Susis, ckckckck... *geleng-geleng kepala*

Ternyata dibalik senyum lembut Jun ada sosok yang lebih mengerikan daripada Devil, gue nggak boleh bikin Jun marah kalo nggak mau berakhir kayak Kazuya.

Gue ngangguk-ngangguk takzim dengan backsound jeritan pilu Kazuya Mishima, astaga.. hari minggu yang nggak biasa dalem idup gue...

FLASHBACK OFF

Gue kembali menyeruput eh dengan gaya yang Omigosh-elegan-bangeet dan menikmati waktu-waktu bersantai di sofa pink gue.

Kenapa pink? Oh itu lain lagi ceritanya...

FLASHBACK (lagi)

"Pak! Cepetan masukin perabotannya!" perintah gue ke tukang angkut barang pindahan. Nggak, gue nggak pindah rumah, gue Cuma memindahkan perabotan rumah orang ke rumah gue, itu aja kok..

"Oi Lee! Udah semua nih!" salah seorang tukang angkut pindahan itu meneriaki gue.

" Oke, ayo kita jarah perabotan di rumah selanjutnya, rumah Anna Wlliams.." sahut gue sambil masuk ke mobil sport gue dan memakai kaca mata item.

"Yeah, Excelent~"

Tamat (?)


Lee : Horeee! Rumah gue kembaliiiii! *girang*

Ichi : Iya, Ichi turut senang... ^ ^

Lee : Dan gue terlihat keren diakhir fic ini! XD

Ichi : Beeeuuuuh~! Siapa dulu Authornya! Hahahaha... *dilempar sendal swallow* oh iya, thanks buat Hiou aka Mastermind yang udah ngasih ide buat ngejarah perabotan dari rumah Nina-Anna ^ ^

Lee : Oke deh, akhir kata...

Lee + Ichi : Review yaaaa~~~! XDD