Temu Idola
Decslaimer: Bleach it's Tite Kubo, Temu Idola it's Akane Ukitake.
Special Thanks To : Fya Cherrysoda.
Genre: Humor (diragukan),Parody (ini juga diragukan).
Warning : Garing, A.U, Typo, nyeleneh, gak nyambung, kurang pemakaian EYD.
Summary : Bagaimana kalau Ichigo d.k.k bertemu dengan para fansnya? Kerusuhan dan kegilaan apa yang bakal terjadi?
Note: Hai minna-san! Aduh..gomen ya kalau updatenya telat? Oh, ya buat senpai Kokyu Yume, Hehehe..maaf banget senpai, saya belum bisa menghapus saya seutuhnya di chapter 2 ini. But semoga cerita ini tetap menarik untuk dibaca ya? Ditunggu reviewnya!
Happy Reading
Chapter 2: Persiapan Di Soul Society
Pagi yang sangat cerah di Soul Society…
Divisi 1 ….
" La…la…la…la…la….." suara seseorang dari kamar mandi.
" La…la…la….la…la…uhuk…uhuk…" suara itu makin fals karena diiringi oleh suara batuk.
5 menit kemudian…
"Akhirnya selesai." kata seseorang yang baru saja keluar dari kamar mandi.
" Sasakibe, semuanya telah siap?"
" Sudah komandan, silahkan dipake hiorinya." kata Sasakibe.
" Terimakasih, semuanya sudah kau masukan ke dalam koper?" tanya komandan Yamamoto.
" Sudah komandan."
" Baiklah, cobaku periksa satu-satu, aku tak mau ketinggalan satu barang pun!" kata komandan Yamamoto.
" Silahkan diperiksa kembali komandan." jawab Sasakibe.
Hei Sasakibe, gak bisa bilang yang lain selain, Sudah dan Silahkan?
" BUKAN URUSAN LOE! PERGI SANA! DAN JANGAN SEENAKNYA MANGGIL NAMA GUE!"
Iya, iya ,gue pergi…
" Ada apa Sasakibe?"tanya komandan Yamamoto.
" Tidak komandan, cuman ada hollow yang menganggu!" kata Sasakibe menenangkan komandan Yamamoto.
HELLO? LOE BILANG APA? APA MATA LOE KATARAK YE?
" Hollow, terus apa lagi!" kata Sasakibe.
EH, KURANG AJAR SAMA AUTHOR YA?
" Komandan hollow itu menggangu lagi, bisakah komandan bereskan hollow itu dengan Ryuujin Jakka?" kata Sasakibe.
" Tentu saja, dimana hollownya?" balas komandan Yamamoto.
" Itu!" kata Sasakibe menunjuk author yang tak berdosa, baik hati,n'd suka menabung -plak-
Eh, tunggu dulu kek, saya bukan hollow dan saya juga gak ganggu, bener kan readers?
Readers : Ganggu…!
Eh, eh, eh, kok gitu sih, loe kok marah?…( malah nyanyi, jujur gue lupa siapa yang nyanyi, inget liriknya aja)
" Lebih baik hollow itu segera dibasmi agar tidak menggangu di Soul Society!" kata Sasakibe.
EH? SARAP LOE!
" Dasar hollow gak ada sopan santun, biar saya kasik pelajaran.."timpal komandan Yamamoto.
Mana ada hollow yang punya sopan santun?
" Komandan sebaiknya langsung dibakar aja hollownya!" kata Sasakibe mendesak komandan Yamamoto.
GYAA…LARI…
" Baiklah RYUUJIN JAKKA…."
GYAA….
" Nah akhirnya author yang bego itu berakhir di UGD rumah sakit karena terkena luka bakar yang serius,sekitar 99%." kata Sasakibe.
HEI…! SIAPA SURUH KAU MELANJUTKAN CERITA YANG SEKENANYA, CEPET KEMBALI KE SETTING!
" Baiklah…"
Back to Divisi 1…
" Oke lanjutkan!"
" Dari mana saja kau, Sasakibe?" tanya komandan Yamamoto.
" Saya baru saja menengok hollow di UGD rumah sakit." balas Sasakibe.
KURANG AJAR, GUE BILANG LANJUTIN CERITANYA!
" Iya- iya, nah komandan sudah siap untuk mengecek barang?" tanya Sasakibe.
" Baiklah, yang pertama sikat gigi?"
" Ada!"
"Pasta gigi?"
" Ada!"
" Baju untuk 3 hari?"
" Ada!"
"Sisir jenggot dan rambut?"
" Ada!"
" Paspor dan Visa?"
" Gak ada!"
" Lho kok gak ada?" tanya komandan Yamamoto.
" Ya iyalah komandan, kita kan cuman mau ke Karakura Town, gak usah lagi, pake paspor dan visa. Tinggal whuuss… kayak superman, dari senkaimon. Nyampe deh, gitu aja kok repot!" balas Sasakibe.
" Oh, iya betul juga. Maaf umur udah 100 thn, jadi sering lupa."kata komandan Yamamoto.
" Maksud anda tua?"
" Ya iyalah, kan malu kalo ketahuan readers"
Readers juga udah tau kalau kakek umurnya 100 thn…gak usah disembunyiin…
" HEI !DIAM KAU, GAK KAPOK YA!" kata komandan Yamamoto bersiap mengeluarkan Ryuujin Jakka.
Gomen…(lari ngacir)
" Baiklah..sepertinya sudah lengkap."
" Yakin komandan?" kata Sasakibe menyakinkan.
" Ya iyalah, yang punya barang kan saya,kamu ini gimana sih?" kata Yamamoto.
" Author rusuh itu gak akan ganggu lagi kan komandan?"
" Gak, udah kapok dia. Baiklah kita ke Senkaimon sekarang!"kata Yamamoto.
" Siap komandan!"
Divisi 2….
" Ugh…kok gak muat sih, padahal aku baru saja membuat yang baru. Lalu, bagaimana ini komandan?"tanya Oomaeda.
" Kayak gituan juga loe tanya ama gue?, memang gue ibu loe?"balas Soifong.
" Ah, komandan jahat, kan cuman minta solusi!"kata Oomaeda.
" Sama skiater aja sana, tanyain gimana caranya nempesin tuh badan!"
" Komandan saya serius kali!"
" Ye..siapa juga yang dari tadi bercanda."kata Soifong.
Jangan deh percaya Oomaeda, kalau komandan Soifong bisa bercanda. Loe pernah gak lihat dia bercanda disetiap chapter? Mukanya gimana gitu, sinis-sinis masam…(?)
" APA? Memang gue jeruk lemo, ada asamnya?"
Ya, gak juga,loe mirip squidward gitu…hahaha (tawa nista)
" YANG TAMPANG SQUIDWARD TUH LOE!"
HELLO, BABY,HONEY, SWEETY,GINI GINI MUKA GUE ARTIS PAPAN ATAS, BU… # alay
"Bukan papan atas, tapi balik papan, ni author ngigau ya?"balas Soifong. Oomaeda yang mendengar itupun ikut mangut-mangut kayak orang disco (?)
Jangan salah, artis terkenal kayak' '(?)itu lewat!
" Masak sih lewat? Harusnya loe udah jadi artis donk? Kenapa jadi author disini? Buat kerusuhan aja!" kata Oomaeda yang akhirnya ikut-ikutan arisan –plak- nimbrung maksudnya.
Lewat depan rumah gue! Terus gue minta deh tanda kakinya!
GUBRAK…
" Gue kira kehebatannya jadi artis, taunya..!"
" Hei non, mana ada tanda kaki? Yang ada tanda tangan, kali!"
Tanda tangan udah biasa, harus kreatif donk! Yang lain sibuk minta tanda tangan, ya udah gue minta tanda kaki.
" Parah loe! Bener deh, gimana bau kakinya tuh? " tanya Soifong
Pengin coba? Nih, kaki author yang cantik dan imut sepanjang masa, dunia kini dan akhirat (hueks) nih cium! Gitu deh baunya! #nendang mukanya Soifong. Hore..hore, kapan lagi donk bisa nendang muka Soifong, kapan lagi?
" KURANG AJAR LOE!" kata Soifong balik nendang author ampe mimisan.
GYAA…DASAR SOIMAH LOE! (?)
" Nyengsep dimana tuh?"tanya Oomaeda
" I don't know! Paling nyemplung di got! Yuk berangkat!" kata Soimah –plak- Soifong dengan sewotnya.
Divisi 3…
ADUH,GUE NYAMPE DIMANA LAGI NIH?
" Eh author bego, bangun donk! Badan loe berat banget!" kata kata Kira, wakil divisi 3.
Lho? Kira, kenapa loe ada di bawah gue?
" Bodo, loe yang nimpa gue! datang kok dari atas?"
Gue abis dismackdown sama Soifong. Tau-tau nyampe sini…
" Aduh..bisa encok ini gue!"kata Kira memegang punggungnya.
Gomen deh, ngomong-ngomong ni markas sepi amat, pada kemana semuanya?
" Komandan Ichimaru gak kesini, dia kayaknya lebih suka di Hueco Mundo. Terus komandan Amagai lagi di ruangannya nyiapin barang-barang!"
Oh gitu,.kalau gitu gue mau nyapa dulu. Bye…!
" Ngapain sih, padahal komandan Amagai lagi sibuk..jangan diganggu author!"kata Kira.
Iya, iya, gue gak bakal ganggu kok!
" Perasaan gue gak enak, kenapa ya?"kata Kira sambil berlalu.
Meanwhile…
Kamarnya dimana sih? Duh,lupa nanyak lagi sama si Kira!
Setelah melewati beberapa ruangan, beberapa pintu, beberapa tanjakan dan tikungan (?). Sampailah si author di sebuah kamar..
Mungkin ini ya?
Setelah pintu dibuka…
GYAA..!
" Eh, ke..ke..na..pa? A..ada..apa?"kata Kira yang mendengar jeritan author.
TUH!, LIHAT AJA KOMANDAN LOE KAYAK GIMANA!
" GYAA..komandan bangun-bangun, aduh pake acara mabuk lagi, gimana nih? Eh, komandan bangun donk, udah tua masih juga mau minum sake, dasar tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Gini deh jadinya pingsan, gue lagi yang repot!"
Gue kabur dulu…
" Eits, bantuin gue dulu donk, masak gue sendiri. Ni author gak berperikeshinigamian (?) banget!"
Bantuin ngapain? Kasik nafas buatan? Sorry nafas gue juga sedikit!
" GR deh, bantuin gue bawa komandan Amagai ke divisi 4!"
Aduh…(terpaksa)
Divisi 4…
" Bantuin gue ampe ruang perawatan!"kata Kira.
LOE GILA? BARU SAMPAI SINI AJA NAPAS GUE UDAH GAK KARUAN, APALAGI SAMPAI RUANG PERWATAN YANG JAUH AMAT!
" Sabar dikit napa!"
Eh, itu Hanatarou kan?
" Eh? Betul itu Hanatarou!"
HANATAROU!
" Aduh teriakan loe keras banget, ampe kaca bergetar tuh, loe kira ini di hutan?"
KURANG AJAR! MEMANG GUE TARZAN?NIAT AMAT SIH NGEJEK GUE DARI TADI!
" Kenapa ya, wakil komandan Kira?"tanya Hanatarou.
" Ini komandan gue bermasalah, bisa bantuin bawa ke ruang perawatan?"kata Kira.
" Baiklah."
Di ruang perawatan…
" Gimana keadaan komandan Amagai, komandan Unohana?" tanya Kira dengan wajah cemas.
" Komandan Amagai gak kenapa-napa kok, cuman mabuk biasa."jawab komandan Unohana.
" Ngomong-ngomong komandan, ada caranya gak, biar komandan Amagai cepet siuman?"tanya Kira.
" Ada sih, kamu kepingin komandan Amagai cepet siuman?" tanya komandan Unohana, Kira membalasnya dengan anggukan mantap.
" Baiklah Isane, tolong bantu aku di belakang ya?"
" Sip, komandan!" kata Isane.
" Lho? Kok ke belakang? Ngapain sih?"kata Kira dengan tampang heran.
5 menit kemudian…
" Kok lama ya?"kata Kira.
Tiba-tiba…
BYUUR….
Seember air menerjang muka komandan Amagai.
" Lho? Komandan gue kok disiram pake air?"
" Ini biar komandan loe bisa siuman, makannya disiram pake air. Komandan Unohana tambah lagi airnya!"teriak Isane.
" Eh? Loe gila apa? Komandan gue bisa kena pilek dan meriang ntar!"
" Ini biar komandan loe bisa siuman. Loe gak mau komandan Amagai siuman?"
" GAK GINI JUGA KALI CARANYA!"teriak Kira.
Aduh rusuh nih, mendingan gue kabur deh…
" AUTHOR BANTUIN GUE!" teriak Kira.
Divisi 5….
" Hu…hu..hu..hu..hu…Komandan Aizen..hu..hu..hu…"tangis seorang anak perempuan, yaitu Hinamori.
Lho? Kenapa tuh Hinamori nangis bombai n'd lebay gitu? samperin ah…
" Komandan Aizen..akhirnya kita bertemu lagi..hu..hu..hu Komandan Aizen…"tangis Hinamori memeluk foto Aizen.
Kenapa sih Hinamori? Halaman divisi jadi becek nih padahal kan gak ada ujan…
" Gomen author, saya menangis karena senang bisa bertemu dengan komandan Aizen..hu..hu.."kata Hinamori mengapus ingus yang keluar.
Hinamori pake tisu donk, jangan pake tangan, jorok tau..Nih tisunya…
" Makasih .."kata Hinamori membersihkan ingusnya.
Aduh, ini sih lebih jorok daripada Keigo…
" Huwa..Komandan Aizen…I Miss You…huwa.."kata Hinamori melanjutkan tangisnya.
Ya ampun Hinamori daripada nangis,pergi sana ke senkaimon nanti malah telat lagi!
" Iya..iya..makasih…"
Kenapa bilang terimakasih?
" Author, tolong buangin ni tisu ya? Makasih…"kata Hinamori dengan polosnya.
HIII….! Jorok ah..buang aja sendiri. Gue mau ketempat cowok cakep dulu…
"Yah..author kok gitu..?"kata Hinamori menyesali kepergian author.
Divisi 6…
"Gue gak akan kalah dari Ichigo kali ini, gue pasti dapat fans paling banyak!"kata Renji sambil bercermin.
Eh, Ada baboon lagi bercermin,coba deh readers bayangin baboon besar bercermin, gimana ya?
" DASAR AUTHOR KURANG AJAR, BANKAI HIHIOU!"
Eh, stoop, gue udah ngaku salah, gomen-gomen baboon…
" JANGAN PANGGIL GUE BABOON!"
Iya,iya, ngomong-ngomong komandan Kuchiki mana?
" Lagi dandan, memang napa?"
Kok sewot gitu sih?
" GUE GAK SEWOT !"
KYAA…KOMANDAN KUCHIKI….!
" KALIAN BERDUA RIBUT AMAT, GAK BISA DIAM APA?"teriak komandan Kuchiki.
" E..e..h..komandan maaf..maaf…"kata Renji mohon maaf.
" Sekali lagi berisik, kalian berdua akan ku-bankai!"tegas komandan Kuchiki.
" Ampyuuun komandan…"kata Renji sambil bersimpuh memohon ampun.
Gue gak nyangka kalo loe itu walay (wakil alay) (?) ya?
" Eh, gak tau apa komandan Kuchiki marahnya kayak gimana?"kata Renji membayangkan deathlarge komandan Kuchiki.
Taulah, gue aja takut apalagi loe, memang kenapa sih?
" Biasa, Galau gitu gak ada istrinya."
Komandan Kuchiki kok gak milih gue ya? Kenapa milih Hisana? Apa yang kurang dari gue? APA? COBA PIKIRKAN, APA? KENAPA? DIMANA? MENGAPA? DAN BAGAIMANA? # kambuh lagi sarapnya.
" Amit-amit cabang bayi deh, mana komandan Kuchiki mau sama loe yang yang tampangnya jelek gitu!"kata Renji.
Udah ya baboon ini udah page yang ke 9, entar readers pada bosen lagi. Kalau gitu gue pamit dulu babaoon…
" AUTHOR JELEK, JANGAN PANGGIL GUE BABOON! SIALAN !" teriak Renji.
" RENJI, APA YANG GUE BILANG TADI?"teriak komandan Kuchiki dari dalam markas.
" Eh, gomen komandan. Please saya jangan di-bankai…"kata Renji sekali lagi memohon ampun.
Divisi 7…
" Komandan…"kata Iba, wakil komandan divisi 7.
" Kenapa?"balas komandan Komamura.
" Apa komandan gak perlu pake caping lagi untuk menghadiri pertemuan ini?"tanya Iba.
" Gak perlu, gini-gini wajah gue unuy banget dan gue tekanankan sekali lagi, unuy. Unuy sodara –sodara. Pasti banyak yang seneng.."jawab komandan Komamura.
" Sungguh? Nanti malah ditangkap lagi sama petugas karena belum divaksin rabies!."kata Iba.
" Siapa bilang, gue udah divaksin kok, nih ada suratnya kalau gak percaya."kata komandan Komamura.
" Gimana kalau latihan mengongong dulu? Siapa tau nanti dengan suara gongongan komandan banyak fans baru yang datang!"
" Bener juga ya, baiklah GUUK..GUUK..GUKK…"
Saat itulah author kita datang berkunjung..
" GUUK..GUKK..GUUKK"
GYAA..ADA ANJING BULLDOG, LARI…!
" Lho? Kenapa tu si author?"tanya komandan Komamura.
" Tau ah komandan, mungkin takut sama komandan"timpal Iba.
" ?"
Divisi 8…
" Aduh, disaat genting gini komandan gue malah gak ada, kemana lagi?"kata Nanao.
BRUK…terdengar suara tabrakan
Aduh maaf Nanao tadi gue buru-buru soalnya..
" Kenapa sih, ngomong-ngomong lihat komandan gue gak?"tanya Nanao.
Tadi ada anjing soalnya, gede banget. Soal komandan loe, gue gak lihat selama gue lari tadi. Jadi, maaf banget…
" Aduh,anjing itu komandan Komamura dan ini lagi komandan gue kemana lagi,pusing 13 kali keliling kampung gue!"
Eh? Bukannya itu komandan loe? Kayaknya lagi mabuk kayak komandan Amagai tadi!
" Nanao-chan, aku disini..!"kata komandan Kyouraku dengan gaya khas orang mabuk.
" Parah, komandan abis dari mana aja sih? Pake acara mabuk segala lagi!"tanya Nanao.
" Hahaha..abis minum sake dengan komandan Amagai !"balas komandan Kyouraku dengan tampang aneh.
" Ayo komandan kita ke senkaimon, nanti telat lagi!"kata Nanao.
" Iya, iya berangkat!"balas komandan Kyouraku.
Aneh ah..mending ke divisi 9(bershunpo)
Divisi 9…
" Akhirnya ketemu juga gue sama komandan Tousen dan Kensei, deg-degan nih, kayak lagunya Sm^sh deg-dug dig (?), kenapa hatiku deg degan setiap ada kamu…jiah…awaw..suara gue keren banget…awaw…jarang ditemukan orang ganteng dengan suara merdu kayak gue. Kali cuman satu-satunya di dunia! Cuman gue…hahaha..Cuman gue..hahaha" kata Hisagi, penyakit lamanya kambuh lagi tuh…
Hisagi jangan ngigau nanti nabrak tiang listrik…
" Hei, di Soul Society mana ada tiang listrik? Pikir donk?."balas Hisagi kata sambil berjalan.
Hehehe sorry gue lupa..kalau gitu gue ganti, AWAS NYEMPLUNG KE GOT!
Lalu…
GUBRAK…BRUAK…PRANG..MEONG…GUK…BRAK..,JLEB…
STOP…
Ini ngapain sih? Kenapa suara kucing, anjing ama piring pecah ada?
Ngaco ah..gak usah dipikirin, stress ntar,kebanyakan stress bisa stroke …
Gile, kenapa lari ke stroke? Bingung kan? Gue aja authornya bingung! Semua linglung deh (?)
" Aduh..bilang-bilang donk kalo depan gue ada got!" kata Hisagi yang jatuh dengan tragis. Bener-bener tragis…tragis..# alay lagi
Gue kan udah kasik tau, loe kali yang gak denger. Gue kabur dulu ya?
" Kabur bilang-bilang , sarap! Wee..bantuin gue, baju gue kotor lagi! Sial!" kata Hisagi mengumpat.
Divisi 10..
" Komandan bangun…udah siang…bangun…entar telat lagi"kata Matsumoto mengoncang-goncangkan tubuh komandan kecil itu (?)
" Aduh..ngantuk tau Matsumoto, ngerjain paperwork segede gunung Jaya Wijaya di Papua! Loe malah asyik teleponan sama si Gin, mana lagi pulsa gue yang dihabisin..Gue kan mau telepon Hinamori!" kata komandan Hitsugaya sambil memeluk boneka teddynya (?)
" Gomen deh komandan but hari ini kan hari special…"
" Bodo! Hari ini kan hari Jumat Kliwon! Loe gak pernah sekolah ampe gak hafal nama hari?"
GUBRAK…
' Aduh..bukan komandan, Maksud saya hari ini, hari yang sangat bahagia sekali coz kita ketemu dengan fans ! dan gue bakal ketemu Gin, setelah dilamar Gin kita menikah, punya anak yang ganteng banget,seganteng personil SUJU, dan kita akan hidup bahagia selama-lamanya Gin…PLEASE GIN..CEPET-CEPET LOE NIKAHIN GUE SEBELUM GUE DI SABET AMA ORANG LAIN..GIN KAWIN AMA GUE..KYAA!"kata Matsumoto histeris dengan khayalannya sendiri
" CINTA ITU SARAP ! SUNGGUH TER…LALU…"kata komandan Hitsugaya ala bang Haji Roma Kelapa asli (?)
Divisi 11…
" Ken-chan perlu bawa boneka gak?" tanya Yachi.
" Gak perlu, kita kan kesana mau ketemu fans, bukan mau rekreasi!"kata Ikkaku.
PLEK..PEH..
Yachi mengeluarkan jurus terbarunya, yaitu meludah. Yang belum tahu shikai Yachi kayak gimana, kali inilah jurusnya #mungkin..
" Iih, jorok tau, wakil komandan kok kayak gini.."
PLEK..PEH…
Sekali lagi Yachi meludahi Ikkaku.
" SUDAH KUBILANG MELUDAHI ORANG ITU TIDAK SOPAN!"teriak Ikkaku.
" Sudah tahan dirimu, kamu juga yang berkata seperti itu terhadap wakil komandan!" kata Yumichika.
" Sudahlah,kalian boleh bawa apa saja!"kata komandan Kenpachi.
" Hore..boleh bawa boneka donk?"teriak Yachi.
" Boleh bawa pisau cukur donk?"kata Ikkaku.
" Yei, boleh bawa alat make-up donk..? Dan gue pasti orang paling cantik. xixixixi…"kata Yumichika dengan tawa khas nenek lampir.
" Kenapa ya gue punya bawahan yang gila semua?"kata komandan Kenpachi.
Divisi 12…
Gile, ni divisi ato kantor PLN? Banyak kabel sih…
" Komandan,semua alat-alatnya sudah dibawa?"tanya seseorang.
" Semuanya sudah kumasukan ke dalam koper…"
Pasti itu Nemu sama bapaknya, lagi ngapain sih? Ngintip ah…
" Komandan, kenapa sih kita bawa semua alat-alat percobaan?"tanya Nemu.
" Ini, biar bapakmu ini bisa dapat penghargaan NIBEL?"kata komandan Kurotsuchi.
" Apa sih 'NIBEL' itu pak?"tanya Nemu dengan polosnya.
" NIBEL itu, penghargaan untuk ilmuwan gila, seperti bapakmu ini. HAHAHA….Uhuk..uhuk.."
NIBEL? Perasaan NOBEL? Sejak kapan berubah jadi NIBEL? Sok tau amat nih komandan…pengertiannya juga salah…
" EH? LOE BILANG GUE SOK TAU..? GUE UDAH HIDUP LEBIH LAMA DARI LOE…JADI GUE TAU SEGALANYA! LOE MAU DI JADIIN KELINCI PERCOBAAN?"teriak Kurotsuchi.
Maaf saya disini bukan sebagai bahan percobaan, tetapi author. Jadi, gomen. Saya mau pergi lihat character yang laen…trims..
" HEI JANGAN PERGI! TANGKAP DIA NEMU!"
" Gomen komandan, saya lagi bawa alat-alat percobaan. Cari aja sendiri.."kata Nemu.
" APA?"
Divisi 13..
" Aduh, masih ngantuk nih..!" kata Rukia sambil membawa koper chappynya.
PLAK.., GEDUBRAK … ( kayaknya terlalu lebay deh..)
" Aduh, sakit.."kata Rukia meringgis kesakitan memegang kepalanya.
" Pagi-pagi semangat 45 donk, mana ada pagi-pagi ngantuk?"kata Kaien mengoda.
" Aduh Kaien-dono, mukulnya pasti kepala, sakit.."
" Memang kamu mau dipukul dimana? Di pantatmu?"kata Kaien.
" GAK JADI DEH, MENDING GEBUKIN AJA SAYA RAMAI-RAMAI SEKAMPUNG BIAR SAYA LANGSUNG SEKARAT!" kata Rukia sewot n'd lebay.
" Duh, gitu aja ngambek, ngomong-ngomong komandan Ukitake mana?" tanya Kaien.
" Kayaknya sih lagi nyiapin barang."balas Rukia.
" Oh, itu dia komandan Ukitake."
" Uhuk..uhuk..ayo berangkat Kaien, Rukia!"kata Ukitake, dengan batuk khasnya.
" Lho? Kopernya mana komandan?" tanya Kaien.
"Dibawa Kiyone!"
" Bukan komandan, saya yang membawa koper anda!"kata Sentaro.
" Iih, Sentaro yang di suruh itu aku, sini biar aku yang bawa!"kata Kiyone.
" Aku yang mendapatkannya terlebih dulu!"
" Aku!"
" Aku!"
" Komandan…"kata Kaien.
" Baiklah, biar aku sendiri yang membawanya."kata Ukitake, turun tangan.
" Gara-gara kamu nih Sentaro, kasian kan komandan!"kata Kiyone.
" Ini semua gara-gara Kiyone yang memintanya tadi!"timpal Sentarou.
" Kamu!"
" Kamu!"
" ADUH..KURANG KERJAAN BANGET, KOPER AJA DI REBUTIN, SARAP LOE BERDUA! "teriak Rukia yang pusing dengan keributan mereka berdua.
" Baiklah, ayo ke senkaimon.."ajak komandan Ukitake.
" Siap komandan!"
TO BE CONTINUED
Sedikit dari Author ^_^
Hehehe…maaf ya kalau cerita ini garing banget. Ya namanya juga baru, jadi masih perlu REVIEW dari senpai disini. Thank you yang udah review di chapter sebelumnya. Oh, ya mungkin minggu depan atau kapanlah itu ada special pair from Hitsugaya taicho dan Hinamori. Jadi, ditunggu ya? Author mengucapkan Merry Chrismast n'd Happy New Year. Special thank for you! ^_^ and PLEASE REVIEW!
Best Regard
Akane Ukitake
