TaymingLEE
PRESENT
"Love Never Lies"
.
.
.
Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, and other cast
Warning : Genderswitch
Disclaimer : sungmin punya author, kyuhyun punya sungmin, and The story offcourse mine…no plagiarism
Rate : T
Genre : Romance, Hurt/Comfort, Drama
WARNING : GS, TYPO
.
.
.
Chapter II
Sungmin nampak terkejut dengan perkataan pria yang bernama cho kyuhyun itu.
"apa maksudmu?" kali ini sungmin berbicara dengan nada yang cukup tinggi. Kali ini ia yakin pria yang disebutnya pria tua itu kembali merecoki hidupnya.
"ya, aku adalah tunangan mu, ah..mungkin calon tunangan. Untuk itu aku dating kesini untuk melihat secara langsung bagaimana tunanganku. Ternyata kau jau lebih cantik dari yang kubayangkan." Kyuhyun berkata sambil menatap mata yeoja aegyo yang ada didepannya.
"tidak usah bermnis-manis dengan ku, aku tidak akan terpesona oleh pujian mu..maaf tuan tapi aku tidak berniat mengikuti permainan kalian." Ucap sungmin sambil berlalu meninggalkan namja itu..
"huh..tampaknya kau ingin bermain dengan ku appa..kita lihat saja!" gumam sungmin setelah ia meninggalakan kyuhyun.
kyuhyun hanya terpaku menatap kepergian sungmin. 'wanita yang sangat unik, sangat membuat ku penasaran' batin kyuhyun.
Author pov end
Sungmin pov
BRAAAAKK..
ku hempaskan pintu rumah, aku masuk dalam keadaan emosi, kini tujuan ku hanya lah ruangan kerja pria tua itu. Aku ingin menanyakan langsung padanya apa lagi yang dia rencanakan untuk menghancurkan hidupku. Sebenarnya aku sudah curiga akan rencana busuk pria tua itu, biasanya dia selalu tau apa yang aku kerjakan cukup aneh memang ketika aku bekerja sebagai penyanyi di SM kafe tapi ia berlagak seakan tak terjadi apa-apa. Ternyata ini rencananya. Tapi bukan Lee sungmin namanya kalau aku tidak melakukan perlawanan.
BRAAAAAKK…
Sekali lagi aku banting pintu tak berdosa itu. Kali ini aku menemukannya sedang berkutat di depan meja kerjanya.
"apa kau belum puas menghancurkan hidup onnie ku sehingga sekarang kau juga menghancurkan hidupku?" ucapku to the point.
Ia tidak terkejut mendengar ucapanku hal ini sudah biasa baginya. Ia hanya tersenyum menatap ku..tapi senyuman itu seperti sebuah ejekan untukku.
"ah..putri appa yang cantik sudah pulang, tidak adakah pelukan untuk appa chagi?" aku ingin muntah mendengar ucapannya.
"hentikan omong kosong mu. Asal kau tau aku tidak selemah heechul onnie yang mau saja mengikuti permainan mu. Kau tidak berhak mengatur masa depanku, sampai kapanpun pertunangan itu tidak akan terjadi..kau dengar itu.."ucap ku lantang.
"jadi kau sudah tau? Apa kyuhyun sudah menemui mu? Bagaimana apa dia tampan?" pertanyaan macam apa ini..apa dia tidak mendengar ucapan ku tadi. Aku hanya menatapnya dengan tatapan membunuh.
"hentikan permainan mu appa, aku tidak akan bermain dengan rencana mu itu, apa tidak cukup kau merenggut kebahagiaan heechul onnie? Apa begitu menyenangkan melihat kami menderita?" kali ini aku meninggikan suaraku. Dan lagi-lagi dia tersenyum..
"kau belum mengenall kyuhyun chagi, orang tuanya adalah orang terpandang di korea, jika menikah dengannya maka kau akan bahagia."ucapnya seraya mengusap kepalaku. Aku tepis tangannya dari kepala ku dengan kasar, huh..rupanya dia ingin bermain dengan ku..
"aku atau kau yang bahagia appa?" aku meninggalkannya dia hanya tersenyum mendengar ucapan ku. Dasar manusia tidak berperasaan.
1 minggu kemudian..
Hari ini adalah pertemuan antara keluarga ku dan keluarga cho, ya aku memilih untuk ikut bermain denga rencana pria tua itu. Akan aku buat dia malu di depan keluarga cho..kita lihat appa siapa yang akan memenangkan permainan ini.
"minnie-ah gwenchana?" heechul onnie masuk ke kamarku dan membuyarkan lamunanku.
"apa aku terlihat baik-baik saja?" aku tatap onnie ku itu dengan tajam. "aku bukan dirimu onnie yang bias menyembunyikan kepedihan dengan senyum palsumu itu."
"ah percuma bicara dengan kepala batu sepertimu, cepatlah keluar keluarga cho akan segera dating."jawabnya mengalihkan pembicaraan ku. Kau terlalu naïf onnie.
Saat ini semua berkumpul di ruang makan nyonya cho tak henti-hentinya memuji ku. Aku hanya diam sejak kedatangan mereka aku tidak pernah melemparkan senyum sedikitpun, sebisa mungkin aku membuat suasana penuh kepalsuan ini tidak nyaman.
Mereka saling bercengkrama, kulihat pria yang bernama cho kyuhyun it uterus menatapku, sejujurnya aku sangat risih, aku mencoba mengabaikan tatapnnya, namun tatapan itu tambah dalam melihatku, apa yang dia pikirkan, apakah dia berusaha untuk membuat ku tertarik padanya. Sayangnya itu tidak akan terjadi cho kyuhyun..
"wahh sungmin benar-benar cantik ya, sampai kyuhyun tak mengalihkan perhartiannya dari sungmin."canda nyonya cho itu terdengar seperti sindiran di telinga ku..alku muak dengan suasana penuh basa basi ini.
"aku bosan, aku akan kembali ke kamarku.." ucap ku acuh takk acuh, mengejutkan semua orang yang ada di meja makan ini. Hahaha, aku bahagia melihat tampang babbo mereka..tapii
"ahh,,iya makan malam ini sangat membosankan ya, ah anak muda memang selalu begitu ya sukjin-shii..kalau begitu kyuhyun ajaklah sungmin jalan-jalan dia kan calon istrimu, cobalah untuk saling mengenal..!" kata tuan cho dengan penuh senyuman. Apa-apaan ini, kenapa jadi begini?akhhh siall rencana ku gagal. Aku pikir mereka akan ilfil melihat menyebalkan. Kali ini kyuhyun tersenyum berjalan ke arahku dan menggenggam tanganku. Aku cukup tersentak oleh perlakuannya. Lancang sekali pria ini. Aku melepaskan tangan pria itu dari tangan ku dengan kasar..
"aku bisa sendiri.." ucapku ketus..
Dia hanya tersenyum dan berjalan mengikutiku..laki-laki tidak tau malu.
Sungmin pov end
Kyuhyun pov
Saat ini aku dan sungmin sedang duduk di bangku taman belakang rumah sungmin, sudah setengah jam kami disini tapi tidak satu katapun yang terlontar dari mulut ku maupun sungmin. Ingin rasanya aku untuk memulai pembicaraan padanya, tapi aku takut itu akan mengganggunya, aku melihatnya sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu. Wajah itu terlihat sangat serius, apa yang sedang difikirkannya? Apa masala perjodohan ini? Apakah ia sedeng memikirkan cara untuk membatalkan perjodohan ini?
Jujur saja pada awalnya aku juga menolak perjodohan ini, namun ketika aku melihat fotonya aku merasa ada sesuatu yang lain dari dirinya. Aku merasa dia berbeda dari yeoja yang sering mengejar-ngejarku. Ntah pikiran apa yang merasuki ku, mata indahnya itu seakan memanggilku dan meminta perlindungan dariku. Kali ini mataku memandangnya, memandang wajah seriusnya, aku tersenyum sekilas. Bahkan ketika dia sedang berfikir keras seperti itu wajahnya tetap terlihat aegyo, ahh manisnya..
"bisakah kau berhenti melihatku?" kata-katanya membuyarkan lamunanku.
"entahlah..sepertinya diwajahmu ada magnet yang terus menarik mataku untuk terus memperhatikanmu."jawabku sambil tersenyum ke arahnya. Untuk kesekian kalinya dia diam..dan ketika aku sedang 'asik' memandangi wajah indahnya, akhirnya sungmin angkat bicara juga..
"sebaiknya kau hentikan permainan bodoh ini, bagaimanapun kita tidak mungkin menikah.."kata-katanya tidak membuatku terkejut, aku tau inilah yang sejak tadi difikirkannya. Ya, ini memang permainan bodoh. Andai saja kami dipertemukan dalam keadaan yang berbeda, dia bukan sebagai lee sungmin dan aku bukan sebagai cho kyuhyun, mungkin keadaannya tidak akan seperti ini.
"apakah kau terbebani karna perjodohan ini?" aku malah balik bertanya kepadanya. Dia tensenyum mengejek mendengar pertanyaanku.
"kau tau jawabannya cho kyuhyun, sampai kapanpun aku tidak akan menerima perjodohan ini. Bagiku ini hanya permainan orang-orang yang gila akan harta. Aku tidak akan mempertaruhkan kebahagiaanku hanya dengan memenuhi keinginan bodoh ayah ku." Sungmin menjawab pertanyaanku dengan nada datar tanpa ekspresi. Kehampaan jelas terlihat dimatanya. Apakah dia benar-benar tersakiti oleh perjodohan ini? Kenapa hati ku sakit melihat mata indahnya itu.
"aku tau, tapi aku tidak peduli sekonyol apapun perjodohan ini, karna perjodohan inilah aku bisa bertemu denganmu dan membuatku langsung jatuh cinta padamu.."jawabku sambil menatap sungmin yang berada di sampinggku.
"jangan pernah berbicara cinta denganku cho kyuhyun, kalau kau tidak ingin menghentikan perjodohan ini, aku yang akan menghentikan permainan konyol ini.."saat ini dia berdiri dan berjalan menjauh dari ku..namun aku langsung menahannya,
"tapi, aku akan membuatmu jatuh cinta padaku nona lee sungmin"ucapku padanya, setelah itu ia menghempaskan tanganku cukup keras dan berjalan meninggalkanku. Yya, lee sungmin sebelum kau hentikan perjodohan ini aku akan membuktikan pada mu kalau aku ingin melindungimu dengan cintaku.
Kyuhyun pov end
Sungmin pov
Huh..cinta katanya, bahkan dia tidak mengenalku, malah dengan lancang dia mengatakan bahwa dia mencintaiku. Dasar pria tidak tau malu. Aku berjalan gontai kekamarku dan menjatuhkan bbadanku di atas kasur ku yang empuk..
Ahh..nyamannya, ..tanpa terasa akupun tertidur..
campus
"minniiiieee…." Ah, suara cempreng siapa lagi kalau bukan suara wookie, sahabatku..
"wae wookie-ya? Kau seperti melihat setan.." aku hanya tersenyum menanggapi tingkah sahabatku ini.
"kau tau, tadi malam yesung oppa menyatakan perasaannya padaku..ahh aku senang sekali." Dia sedikit mengguncang bahuku, Muka wookie sekarang memerah..
"terus?"jawabku acuh tak acuh, aku memang malas kalau membahas masalah cinta-cinttaan seperti ini, bagi ku masalah percintaan itu hanya buang-buang waktu.
"ahh,, ga seru bicara denganmu..kau kan belum pernah jatuh cinta.."jawab wookie cemberut.
"jatuh cinta itu hanya buang-buang waktu wookie" jawabku seraya mengelus kepala sahabatku itu.
"kita lihat saja nanti, kalau suatu saat nanti kau jatuh cinta apa kau akan tetap berfikir seperti itu.."ucap wookie yang masih setia dengan style cemberutnya. Aku hanya mengangkat bahu ku..
"siapa yang peduli, aku tidak akan jatuh cinta ini.." jawabku dan meninggalkan wookie yang masih cemberut. Aku melihattnya menggeleng kepala melihat sifat ku
Sungmin pov end
Author pov
Sebuah mobil sport hitam parkir di lapangan parkir gwanghee university, seorang namja tampan tampak bersandar di pintu mobil itu, sepertinya ia menunggu seseorang. Benar saja ketika dia melihat siapa yang di tunggunya ia langsung tersenyum sambil melambaikan tangan memanggil yeoja yang di tunggunya. Namun yeoja yang di tunggunya itu mengacuhkan panggilan namja itu, membuat sang namja gemas melihat tingkah sang yeoja. Kemudian pria itu menghampiri yeoja tadi,..*apaan sih ini bahasanya*
"ya, sungmin aku sudah jauh-jauh menjemputmu, kenapa kau malah menyueki ku.." rutuk namja itu manja kepada gadis yang bernama sungmin itu.
"siapa yang menyuruhmu menjemputku? Dan berhenti bersikap seperti itu padaku, aku bisa muntah tau..!'' yeoja itu memandang namja didepannya dengan tatapan membunuh. Namun tatapan itu terhenti ketika dia mendengar suara sahabat tercintanya yang saat ini berjalan menghampirinya..
"minnie kenapa kau meninggalkanku? Aku kan ingin menceritakan tentang yesung oppa.." rutuk yeoja mungil itu kepada sungmin namun tatapannya beralih kepada namja tampan yang berada di sebelah sungmin..
"dia siapa Minnie?" ia melanjutkan perkataannya. Belum sempat sungmin menjawab tiba-tiba saja…
CHUU…
TBC
