TaymingLEE

PRESENT

"TOO FAR"

.

.

.

Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, and other cast

Warning : Genderswitch

Disclaimer : sungmin punya author, kyuhyun punya sungmin, and The story offcourse mine…no plagiarism

Rate : T

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Drama

WARNING : GS, TYPO

.

.

.

Chapter 4

Sungmin pov
Aku berjalan menuju kamarku, perasaan ku saat ini sangat kacau balau apa lagi setelah mendengar cerita dari heechul onnie, ahh..aku sangat tidak tega melihat dia terluka seperti itu, tap kenapa dia sok tegar seperti itu? entahlah, aku tidak mengerti denggan jalan pikiran heechul onnie, padahal sudah jelas namja cina tidak tau diri itu tidak mencintainya, kenapa dia tetap saja mencintai namja itu?

Ahhhh,…ku rebahkan tubuhku di atas kasur yang terlihat seperti surga bagi ku saat ini, ku pejamkan mata ku tiba-tiba aku terfikir dengan kata-kata ku tadi.
"Jatuh cinta? Apa benar aku pernah jatuh cinta?"
"ahh…tidak mungkin mana mungkin aku pernah jatuh cinta..?"
"tapi ciri-ciri orang sedang jatuh cinta yang pernah diceritakan wooki itu sepertinya aku pernah merasakannya."

Flashback
"wookie, kenapa sih wajah mu selalu memerah waktu melihat si kepala besar itu..? menggelikan tau..haha" kataku menyindir wookie yang selalu memerah kalo melihat yesung, apa lagi berbicara dengannya..

"kau tidak akan mengerti minie, itu lah cinta.. semua akan terasa indah kalau kau bisa melihatnya., detak jantungmu akan kehilangan control ketika kau melihat semua tingkah lakunya..ahhh..pkokknya semua akan terasa sangat luar biasa..kalau kau merasakannya kau pasti akan mengerti." Penjelasan wookie yang cukup panjang lebar itu membuat aku berfikir sejenak..

'Wajah akan memerah, jantung akan berdebar kencang , dan semua akan terasa indah hanya dengan melihatnya..ahh..kenapa perasaan ini begitu familiar? Apa aku juga pernah jatuh cinta? Kapan? Siapa?' batinku mulai berteriak tak jelas lagi..
Aghhhh..aku menggaruk kepalaku yang sedikit gatal karna memikirkan hal yang tidak masuk akal itu 'CINTA'..
"jangan terlalu dipaksakan kalau kau tidak mengerti..hehehe..makanya perhatikan namja2 di kampus kita ini, mereka lumayan kok, jangan hanya sibuk dengan dunia mu sendiri." Sindir wookie..

"aku tidak tertarik" jawabku lalu berjalan meninggalkan wookie yang hanya menggeleng kepala melihat tingkahku.
-Flashback end-

Ahh..entah lah, aku ngantuk..kenapa aku harus memikirkan hal yang tidak penting itu? lebih baik aku tidur.
*ini bunyi telpon, bukan bel sepeda-hahaha-ga kreatip*
Belum berapa menit aku tertidur handphone ku sudah berbunyi..haaahh *umin kebanyakan deepsigh nii* siapa siih yang nelpon,? Tidak tau apa aku sedang tidur?

"yeoboseo?nuguseo?" jawabku dengan malas-malasan..

"YA! LEE SUNGMIN APA KAU INGIN AKU PECAAAATTT?DATANG KE CAFÉ SEKARANG JUGA, PELANGGAN SUDAH BANYAK YANG MENANYAKAN MU.." terdengar teriakan yang familiar di telinga ku, ya dia manager café tempat aku bekerja, kenapa aku bisa lupa kalau hari ini aku harus bekerja,..

"ahh,, ne leeteuk ssi.. aku akan segera kesana.." jawabku dengan nada yang di buat-buat..

Dengan gontai aku langsung berangkat menuju café tanpa mandi atau menukar baju terlebih dahulu..'repot' lagian baju ini juga masih wangi kook...

Sungmin pov end

Heechul pov
Aku memandang diriku di cermin, 'seburuk itukah aku di matamu? Sampai kau tidak pernah bisa mencoba untuk mencoba mencintaiku, tidak perlu sedalam aku mencintaimu.. cukup kau anggap saja kalau aku adalah bagian dari hidup mu aku sudah bahagia' .

-skip time-

SM TOWN CAFE
Hari ini, aku meminta hankyung bertemu denganku untuk membicarakan masalah pertunangan kami, tadinya dia menolak ajakan ku dengan alas an dia sibuk, tapi setelah aku bilang kalau ini untuk yang terakhir kalinya, diapun setuju. Aku tidak tau aku harus senang dia menemuiku, atau harus kecewa karna dia mau menemuiku untuk terakhir kalinya.
Cukup lama aku menunggu di temani suara merdu penyanyi café ini..'ahh, merdu sekali suaranya' batinku, akhirnya aku mengedarkan pandangan ku mencari tau siapakan pemilik suara merdu itu, dan.. Apaa? Apa aku tidakk salah liat, apa benar dia adik ku lee sungmin? Jadi dia selama ini bekerja disini dan tidak pernah member itahu aku. Awas kau lee sungmin. Ketika sedang menatap sungmin dengan tampang menyelidik, akhirnya mataku dan mata yeojja sok imut yang tak lain dan tak bukan adalah adikkuu itu bertemu, aku pikir dia akan ketakutan dan meminta maaf padaku, tapi kenyataannya dia melambaikan tangannya kepadaku dengan tampang tidak bersalah sambil melanjutkan menyanyi.

Aku tersenyum melihat tingkahnya, aku memang tidak pernah bisa marah kalau sudah berhadapan dengan dongsaeng kesayanganku ini.

Aku kembali melirik jam tanganku, sekarang waktu menunjukkan jam 22.19, sudah 1 jam lebih aku menunggu hankyung disini tapi dia belum juga datang..

"maaf aku telat,." Pandangan ku beralih pada namja yang berdiri didepanku. Ah, betapa lega hatiku melihat dia dating, setidaknya aku bisa melihatnya untuk terakir kalinya.

"ah,gwenchana hankyung-ah ..anjeseyo (silakan duduk)! Kau mau pesan apa hankyung-ah?" Tanyaku sambil menyembunyikan rasa gugupku.

"ku tidak makan, aku terburu-buru, jadi langsung saja ke inti masalahnya." Jawabnya dengan dingin tanpa menatapku sedikitpun, sakit sekali melihat itu, tapi aku harus kuat aku tak boleh lemah didepannya.

"ahh..ne! ini tentang pertunangan kita, apa kah kau serius ingin membatalkannya?" tanyaku dengan gugup, kalau di ibaratkan mungkin jantung ku sekarang sudah retak dan hamper pecah.

"ne, aku serius heechul~ssi aku akan membatalkan pertunangan ini, aku tidak bisa menikah dengan orang yang tidak aku ciintai.!" Jawabnya masih dengan tampang dinginnya. Jantung kali ini benar-benar ingin meledak, aku tidak tau harus berbuat apa. Aku terus menahan air mata yang sepertinya sudah mendesak ingin keluar.

"lantas kenapa kau dulu menerima perjodohan ini ? kalau kau akhirnya akan membatalkannya."ku kumpulkan keberanianku untuk menanyakan hal ini.

"tadinya aku ingin mencoba untuk mencintaimu, tapi aku tidak bisa, maaf heechul~ssi". Nada bicara hankyung kini melunak, jawabannya itu sudah cukup untukku, aku tau pada akhirnya aku lah yang akan merasakan perasaan ini sendiri, tanpa ada balasan dari seorang hankyung. Lalu aku mulai bersuara kembali..

"baiklah, aku mengerti, gamsahamnida hankyung~ssi telah menerima undanganku.." senyum yang dipaksakan mengembang di pipiku.

"kau tidak perlu berterimakasih..kalau sudah tidak ada yang akan kau bicarakan aku pergi dulu."

'banyak hankyung, banyak yang ingin aku bicarakan padamu, tentang perasaan ku yang selalu saja membuncah kalau ada di dekatmu, apa kau tau itu..apa kau tau betapa aku mencintaimu..aku ingin kau lebih lama di sini, bersamaku..aku mohon jangan pergi..' batinku ingin sekali menahannya tapi apa yang terjadi, aku malah mengeluarkan air mata yang aku tahan selama ini..ahh, aku sungguh seperti orang bodoh.

"heechul~ssi.." panggilan hankyung menyadarkan ku, aku langsung berdiri dan memalingkan wajahku agar hankyung tidak melihat aku sedang menangis,

"ah, gwnchana hankyung~ssi, gamsahamnida, aku pergi dulu.." ucapku sambil membungkukkan badanlu dan berlari menuju pintu keluar, aku hanya berlari dengan menundukkan wajah ku,.

"heechul onnie…heechul onnie!" sungmin berteriak memanggilku dari dalam café, ah, aku tidak mau dia melihatku lemah seperti ini, aku terus berjalan tanpa memperdulikan panggilannya. Aku segera masuk ke mobil dan secepat mungkin ku hidupkan mesin mobilku, saat ini aku hanya ingin pulang dan menangis sekeras-kerasnya dikamarku.
Heechul pov end

Sungmin pov

Malam ini aku tidak bernyanyi sebagus biasanya, konsentrasiku terbagi, karna ada heechul onnie disini, aku kira dia mengikutiku dan ingin menyeret ku pulang, tapi ternyata aku salah, dia malah menikmati penampilanku, sampai akhirnya seorang namja menghampirinya, ya..namja itu adalah tunanggannya yang keturunan cina itu. aku terus bernyanyi sambil sesekali memperhatikan heechul onnie. Aku tau saat ini mereka pasti membicarakan tentang pertunangannya itu, karna selama ini setauku mereka tidak pernah berkencan.

Selang beberapa waktu, wajah heechul onnie mulai berubah, wajahnya mulai memerah seperti sedang menahan sesuatu, sampai pada akhirnya hal yang paling tidak aku inginkan terjadi. Yap, heechul onnie menangis, heechul onnie mmenagis gara-gara namja itu. siall..aku merutuki namja babbo itu. aku kembali tersentak saat melihat heechul onnie berdiri dan pergi masih dalam keadaan menangis. Kejadian itu sukses membuat pertunjukan menyanyiku amburadul. Aku langsung meninggalkan panggung mini itu dan segera mengejar heechul onnie, aku tidak peduli orang menatap aneh padaku, yang penting aku ingin menemani heechul onnie sekarang.

"heechul onnie…heechul onnie.." aku berteriak memanggilnya, namun dia tidak mendengarkanku dan segera masuk ke mobilnya. Aku tidak bisa berbuat apa-apa sekarang, satu satunya yang terlintas di otakku saat ini adalah namja yang telah membuat heechul onnie menangis.

Awas kau namja cina sialan, kau mati di tanganku…

TBC

Huaaaaaaa..apa yang bakal di lakukan sungmin pada hankyung? Nantikan chapter selanjutnya..*gw ngomong sendiri T.T

Hah..lagi-lagi tanpa tau malu saya nge-post karya gagal ini,..mian ya chingu karyanya masihh abal-abal tingkat akut. Aku minta maap..*..

Dan tanpa tau malu juga saya berharap dapan kritik n saran dari chingudeul semuanya, ada yang bilang komen di sini susah kekirimnya,..kalo emang gitu boleh kok komen ke FB ato TWITTER saya.

FB :

TWITTER : tarii1206

Saya mengharapkan kritik dan sarannya chingu.. bagi yang kenal saya langsung aja telpon..hahaha..#emang ada yang kenal ma gw?

T.T