"Film-nya seru sekali ya" kata Erza. Gray mengangguk setuju. Lucy dan Natsu mengintip mereka dari balik tembok. "Ajak dinner dia Gray!" seru kami. "Anu..." seru seorang pelayan. "Apa!?" seru mereka berdua garang. "Kalian..belum bayar pesanan kalian" jawab pelayan itu. "Nih, uangnya, kami pergi dulu" Natsu berlari mengikuti GrayZa yang disusul oleh Lucy. "Huf, untung uang kalian cukup" kata pelayan itu.
"Erza.." kata Gray. "Apa?" tanya Erza. "Kita..." jawab Gray, "Dinner disana yuk". "Boleh!" tanggap Erza dengan senyuman. "Aku yakin itu bukan dirinya!" kata Lucy dan Natsu. Mereka dinner di Sakura Restaurant. Natsu dan Lucy pun ikut masuk. Hanya Gray dan EErza yang memesan dinner. Kalau Natsu dan Lucy hanya memesan hidangan penutup. Selesai dinner, Gray mengajak Erza melihat sakura di malam hari. Kebetulan sekali tempat itu sepi dan indah. "Cantiknya..." Erza menikmati pemandangannya. Lucy dan Natsu yang mengawasi mereka sudah bulat berpikir bahwa itu Erza lain. Karena sifatnya yang manis. "Mungkin, dia hanya akan seperti itu di depan Gray! Dia malu mengungkapkan sifat asli nya pada yang lain" kata Lucy kepada Natsu. "Sepertinya begitu!" Natsu Menanggapinya.
"Erza..." kata Gray.
"Iya?" tanya Erza menoleh ke arah Gray.
"Aku..."
"Iya.."
"Kamu mau...", "Jadi pacarku?"
"Heh!?" Erza terkejut, dia tersipu malu.
Erza berpikir sejenak, "aku...", "aku mau".
Wajah riang tergambar pada mimik wajah Gray. "Yes, kita berhasil" Lucy dan Natsu ber-tos riang. Usaha mereka tidak sia-sia. "Sekarang, ayo kita balik ke rumah dan biarkan mereka berdua" kata Lucy. Natsu mengangguk setuju.
"Hai Lucy!" sapa Erza riang. "Hai Erza, ada apa? Sepertinya ada gambar gembira nih?" tanya Lucy. "Iya, aku dan Gray berpacaran sekarang" jawab Erza. "Betulkah! Selamat ya Erza!" kata Lucy mengucapkan selamat. "Sebenarnya, aku dan Natsu sudah tahu, karena kami mengawasi kalian" ucapnya dalam hati. "Oh ya, Lucy" kata Erza. "Apa?" tanya Lucy. "Sabtu, kita ke taman bermain yuk, berempat" ajak Erza. "Berempat sama siapa?" tanya Lucy. "Tentunya sama Gray dan Natsu" jawab Erza. Lucy berpikir sejenak, "oke!". "Ingat Sabtu ya, oh ya, hari ini aku boleh nginap di rumah mu Lucy?" tanya Erza. "Tentu boleh" Lucy tersenyum.
Selamat, GrayZa~
