Chappy 2

Saat istirahat Ichigo terpaksa menjalankan hukuman yang dikatakan oleh Unohana Sensei yaitu membersihkan lapangan sendirian saat istirahat dan tentu saja itu menjadi perhatian semua orang dan seorang gadis bersurai panjang oranye menatapnya dari kejauhan

"Hai Kurosaki-kun"sapa gadis itu dan mendekati Ichigoyang tengah sibuk mencabuti rumput

"hn,apa mau-"ichigo berbicara sendiri tanpa menatap gadis itu dan setelah dia menoleh dia terkejut dan bangun dari posisinya

"hai Inoue,kau sendirian?"tanya Ichigo manis dan matanya menatap sekeliling

"iya,kau sedang menjalankan hukuman Unohana sensei ya?"

"iya,sensei sialan itu selalu memanfaatkan kesalahnku untuk membersihkan sekolah ini"memang 4 hari yang lalu Ichigo terlambat lagi dan disuruh membersihkian gudang sekolah

"kemana gadis itu?"tanya Inoue

"Siapa?Gadis pendek itu maksudmu?"tanya Ichigo sedikit tidak suka tampak diwajahnya saat ditanya tentang Rukia

"Ne,Kuchiki-san biasanya akan membantumu disaat seperti ini"

Rukia memang tak pernah terlambat tapi dia selalu membantu Ichigo menjalankan hukumannya bahkan tak jarang Ichigo meninggalkannya sendirian untuk menggantikan dirinya mengerjakan hukumannya tapi Rukia terlihat biasa saja

'Benar juga,biasanya gadis itu selalu mengikutiku'batin Ichigo

"baiklah kalau begitu kubantu ya Kurosaki kun"Ucap Inoue seraya ikut mencabuti rumput

"hm,baiklah"

'tak salah aku menyukaimu Inoue,kau memang gadis yang baik'Ichigo bicara dalam hati sambil kembali bekerja dan sekali sekali mencuri pandang ke Inoue

Selesai membersihkan lapangan,bel masuk berbunyi Inoue pamit duluan ke ichigo karena ingin ke toilet

"yang benar saja,aku membersihkan lapangan nista itu..kalau bukan karena aku mengincar Ichigo aku tidak mau melakukan semua itu..ishh!menyebalkan"Inoue menggerutu sambil mencuci tangan dan merapihkan rambutnya dan beranjak keluar dari toilet

'Inoue?kenapa dia mengincar Ichigo? Bukannya itu gadis yang disukai Ichigo?'Rukia bertanya tanya dalam hati,dia sedang masuk ke wc saat Inoue masuk ke wc dan langsung menendang tong sampah dan bicara sendiri di depan kaca di depan kaca tentang Ichigo

Rukia tak mau memikirkan hal hal yang negatif jadi dia memutuskan tak memikirkannya lagi dan beranjak masuk ke kelas

Saat di kelas,Ichigo memandang Rukia dengan tatapan..jijik tapi Rukia tak mengindahkannya dan tetap duduk disamping Ichigo

"kenapa kau tidak pindah?"Ichigo memulai pembicaraan

"kau mau aku pindah?"Rukia bertanya balik

"menurutmu?Bukankah babon merah itu sudah pindah,jadi ada bangku kosong di belakang sana bukan?"Ichigo menunjuk bangku paling belakang di barisan sebelah kananya yang biasanya ditempati Abarai Renji yang sekarang sudah pindah ke London

Rukia pura pura tak mendengar Ichigo dan melihat ke depan memperhatikan pelajaran yang diberikan oleh Yachiru sensei

Saat bel pulang,Rukia menanyakan Ichigo apakah dia mau puloang bersama atau tidak tapi hasilnya?

"kau dengar ya pendek,aku sudah pulang bersamamu selama 2 tahun ini,kau selalu mengikutiku kemanapun aku pergi,dan kau selalu berusaha mencari perhatian di dpan keluargaku..apa maksudmu?apa maumu?!"Ichigo membentak Rukia dan membuat semua orang di kelas melihat mereka dan berbisik bisik

Rukia tak bisa bicara apapun,bibirnya terasa kelu,matanya terasa panas

"Jangan menggangguku lagi!"Ichigo menunjuk Rukia dengan kasar dan pergi keluar kelas dan menendang kursi didepan kelas yang membuat orang orang disana ketakutan dan keluar kelas meninggalkan Rukia sendiri

"bukankah kubilang sabarlah sebentar lagi Ichi?tak bisakah kau bersabar sepertiku?"tubuh Rukia melemas dan terduduk di lantai,entah kenapa kata kata Ichigo mengiang ngiang di kepalanya dan membuat air mata Rukia perlahan turun

-4 Jam setelah itu-

"My sonnnnnn!Dimana Rukia-chan?kenapa kau tidak bersamanya?"tanya Isshin dengan gaya lebaynya membuat Ichigo melihatnya malas dan kembali melanjutkan aktifitasnnya membaca komik

'tidak,kenapa ayah selalu mencari gadis itu?jangan tanya tentang gadis itu lagi dihadapanku,aku muak dengannya"

Isshin sedikit terkejut mendengar tutur kata Ichigo yang seperti itu,memang biasanya Ichigo bicara sedikit kasar bila tentang Rukia,tapi tak pernah sekasar ini

'ayah hanya bertanya karena ayah tak melihat Rukia chan bersamamu dan dia terlihat sering murung belakangan ini"Ichigo mendengar itu dan sedikit berfikir

'apa aku keterlaluan padanya?'Ichigo membatin namun tak menghiraukannya dan kembali pada kegiatannya

-Kuchiki Mansion-

Rukia pulang jam 7 dan terlambat 4 jam karena biasanya Rukia pulang jam 3,Rukia langsung pulang tapi mampir di taman disekitar rumah Ichigo dan saat tiba di mansion,para maidnnya bertanya kenapa mata Rukia bengkak dan Rukia hanya menjawab

"Aku tidak apa apa,tadi kelilipan di jalan"sambil tersenyum lembut membuat maidnya semakin bertanya tanya

Rukia masuk ke dalam kamar,membuka pintu kamar mandi,mengisi tub nya dengan air dingin dan langsung menceburkan diri ke tub dingin itu tanpa membuka satupun bajunya bahkan sepatunya pun masih menenggelamkan kepalanya dan menutup matanya

Diluar kamar,para maid bingung karena sudah setengah jam Rukia tidak keluar kamar dan pasti Rukia belum makan salah satu dari maid itu membuka kamar Rukia dengan kunci cadangan dan betapa terkejutnya mereka ketika menemukan Rukia di tub nya dengan seluruh tubuhnnya masih tenggelam dan wajah Rukia sudah pucat

"nona muda!"Semua maid mencoba mengangkat Rukia dan membopong Rukia keluar dari tub

Setelah para maid menggantikan baju Rukia,dokter pribadi Rukia datang dan memeriksa keadaan terlalu lama di dalam air dingin apalagi sudah malam membuat Rukia harus istirahat di rumah selama beberapa hari karena selama tenggelam Rukia sama sekali tidak bernafas dan Rukia harus diinfus obat dan makanan karena Rukia masih pingsan.

Keesokan harinya Ichigo bangun lebih awal karena Yuzu sudah mengancamnya kalau dia tak bangun,yuzu akan menyiram kakaknya sendiri dengan air dingin dan memang ancaman dari Yuzu tidak bisa dianggap enteng karena Ichigo sudah pernah disiram air dingin oleh adiknya yang satu ini

Ichigo bangun dan beranjak ke kamar mandi,menyegarkan diri dan saat keluar dari kamar mandi dia merasa ada yang aneh,gorden jendelanya masih tertutup rapat,baju bajunyan masih berserakan di lantai.

"kemana gadis itu?apa kali ini dia tidak yang terlambat?heh,dasar gadis sok,dia selalu mengataiku malas dan selalu terlambat..sekarang?dia sendiri yang "Ichigo masih mengeringkan rambutnya dan turun ke ruang makan

"ohayou Ichi-nii"sapa Yuzu,aroma roti panggang dan telur goreng memenuhi ruang makan membuat Ichigo semakin menarik kursi disamping Karin dan mulai memakan jatah sarapan pagi nya

"Yuzu-chan,apa kau melihat Rukia-chan?dia tak menjemput Ichigo ya?"tanya Isshin seraya memasuki ruang makan

"hmm,iya ya..Yuzu tak melihat Rukia nee-chan daritadi pagi ayah"

"Ichigo,kau tak mengkhawatirkan Rukia-chan?mungkin saja dia sakit,tolong jenguk dia ya nanti"ucap ayah Ichigo sambil melihat anaknya

"malas,ayah saja..mungkin sekarang dia yang pemalas,cih,dasar tukang cari muka"Ichigo masih melahap sarapannya

"tak bisakah aku sedikit bersikap baik pada Rukia-chan?bukankah selama ini dia baik padamu?"tanya ayahnya

"dia hanya mencari muka dihadapan ayah,Yuzu dan Karin pendek itu aku yakin dia punya maksud tertentu "

"Ichigo!kau sudah keterlaluan,apa yang pernah dilakukan Rukia-chan sangat tulus dan dia tak pernah mencari muka pada ayah ataupun adik adikmu!sekarang cepat kau pergi sekolah ayah tidak ingin bertengkar denganmu!"bentak Isshin

"baik!kalian semua keluargaku atau bukan?kalian selalu mencari Rukia,Rukia dan Rukia!aku benci mendengar nama itu!"Ichigo menggebrak meja makan dengan wajah dan Karin hanya dapat menatap Kakak mereka sendu

"aku tak mengerti kenapa Ichi-nii masih tak bisa menerima kehadiran Rukia nee-chan"Yuzu bicara pelan dan Karin hanya bisa menganggukan kepalanya sedangkan ayahnya masih mencoba meredam amarahnya

-Karakura High School-

Ichigo masuk dengan malas ke kelas dia masuk 10 menit lebih cepat dari jam masuk,Ichigo sedikit memelankan jalannya ketika mendengar beberapa gadis membicarakan gadis yang membuat sarapan paginya berantakkan Kuchiki Rukia

"ne,apa kau sudah mendengar kabar dari Kuchiki-san?"

"kenapa dengan dia?"

"kudengar dari anak anak kalau dia menenggelamkan diri di tub kamar mandinya"

"benarkah?lalu bagaimana dengan bla bla bla"Ichigo tak mau dengar lebih jauh lagi,hatinya sudah cukup senang mendengar kalau Rukia sakit dan berarti tak akan masuk sekolah beberapa hari dan tidak akan kerumahnya setidaknya untuk beberapa hari

"ohayou Kurosaki-kun"sapa Inoue

"ohayou Hime"Inoue mendengar dirinya dipanggil Hime langsung merona

"Ke-kemana Kuchiki-san?"tanya Inoue masih tergagap karena malu

"entahlah,bisakah kita tak membicarakannya?"Inoue sedikit kaget dan mengangguk tanda mengerti,akhirnya mengambil posisi duduk disamping Ichigo

"ano,bolehkah aku duduk disampingmu selama Kuchiki-san tidak masuk?"

"boleh,lagipula aku sudah menyuruhnya pindah"Inoue hanya menganggukan kepalanya

45 menit berlalu pelajaran Matematika dari Unohana sensei menjadi menyenangkan bagi seorang Kurosaki Ichigo yang membenci matematika karena ada Inoue disampingnya

"ne,Kurosaki-kun saat istirahat nanti maukah kau makan siang denganku diatap sekolah?"tanya Inoue

"boleh,apa kau membawa bekal?"

"hai"

-Lunch Time-

"wah,anginnya sangat sejuk disini"Inoue bicara sambil mengambil kotak bekal dan menyodorkannya pada Ichigo

Ichigo membuka bekalnya berharap ada yakisoba kesukaannya tapi ternyata hanya onigiri dan sosis Ichigo tetap memakannya dan saat gigitan pertama lidah Ichigo terasa dililit

'SIALLLL!ASIN SEKALI'Ichigo berteriak dalam hati

"Inoue,aku ke bawah dulu ya..aku tiba tiba ingin ke toilet"Ichigo buru buru mengambil langkah maju dan meninggalkan Inoue

"asin ya?bodoh sekali dia tidak tahu kalau aku memang sengaja?ish,benar benar cowo tolol"Inoue tersenyum licik sambil memakan lagi bekalnya sendirian

-back to Ichigo-

"sial,apa Inoue tidak bisa membuat sesuatu yang tidak membunuhku?Inoue cantik tapi tak bisa memasak,sedangkan si jelek itu selalu membawakanku yakiso-"Ichigo berhenti saat dia ingat gadis yang selalu menjemputnya setiap hari,membawakannya bekal,dan selalu mengganggunya setiap entah kenapa dia merasa …lega sekaligus sepi

Ichigo tak mau memikirkannya lebih lagi,jadi dia memutuskan pergi ke perpustakaan,bukan untuk membaca buku,tapi untuk tidur

-Kuchiki mansion-

Terlihat sebuah mobil mewah memasuki gerbang mansion dan kedatangannya disambut oleh semua pelayan yang berbaris rapih di depan pintu utama

"selamat datang,tuan"para maid dan pelayan yang lain memberi salam pada seorang pria bersurai hitam panjang yang tanpa menyapa semua maidnya langsung masuk ke dalam mansion

"dimana adikku?"tanya pria itu pada salah satu maid Rukia

"nona ada di kamar tuan"

Pria itu langsung masuk ke dalam ruangan dengan pintu berwarna ungu

CKLEKK

"Kuchiki-sama sudah kembali?selamat datang"ucap seorang pria berjas putih yang tak lain adalah dokter yang selama ini merawat Rukia,dokter Momo

"bagaimana keadaannya?"pria bernama Kuchiki Byakuya ini langsung pada pertanyaan inti

"dia baik baik saja,namun belum sadar"

Byakuya langsung berbalik pergi meninggalkan kamar itu dan langsung masuk ke ruang kerjanya

Byakuya menghela nafas kasar dan mengambil foto seorang waita cantik yang sangat mirip dengan Rukia di meja kerjanya lalu memandangnya

"Hisana,maafkan akan membawa Rukia pergi dari sini,dan memulai semuanya dari awal"Byakuya memejamkan matanya dan pergi ke alam mimpi dengan foto itu didadanya