Secret Behind Us

Author : ChoLee0301

Cast : Kyumin & SJ member

Genre : School –Life,Romance ,etc.

Rate : T+

Warning : YAOI,BoysLove,TYPO(s)!

Summary : SM high school dan SJ high school adalah 2 sekolah yang dikenal saling bermusuhan dan para siswa nya sering berkelahi. Namun, ada rahasia tersembunyi dibalik itu semua. "Kyu, anggota kita babak belur di pukuli anak SJ high school"/"dan kau cho kyuhyun sebagai ketua, tolong ajarkan pada teman mu itu untuk berkelahi yang benar. Kalau dia sudah pandai berkelahi baru suruh dia kembali lagi kemari dan lawan aku lagi."/KYUMIN, YAOI,SCHOOL-LIFE! OFFICIAL SJ COUPLE!

This fanfiction is mine! If you don't like boys love, please exit^^.

.

.

.


Henry dan eunhyuk sudah terkapar di tanah, baju seragam yang dia kenakan sudah kotor dan tak terbentuk lagi, wajahnya banyak memar, ujung bibirnya sudah sedikit berdarah. Kyuhyun yang melihat lawannya sudah tak berdaya menyeringai.

"bagaimana? Masih mau lanjut?" tanya kyuhyun pada keduanya.

"bajingan kau! Akan ku balas perbuatan mu" ucap eunhyuk sambil meringis menahan sakit akibat ulah kyuhyun dan zhoumi.

"makanya jangan berani melawan kami,cih ternyata kemampuan kalian hanya sebatas ini" balas zhoumi remeh.

"sudah jangan dilanjutkan lagi, kita sudah cukup memberi mereka pelajaran" ucap kyuhyun pada zhoumi.

"eh yesung hyung dan ketua manis itu dimana?" tanya zhoumi pada kyuhyun. Sadar bahwa yesung yang tadi di sampingnya juga memukuli ketua manis itu tiba-tiba menghilang.

'Oh iya dimana sungmin kenapa aku tidak menyadarinya dari tadi' batin kyuhyun. "Ayo cari dia" ajak kyuhyun pada zhoumi lalu meninggalkan henry dan eunhyuk yang meringis kesakitan.

.

.

.


Chapter 2

Ryeowok yang melihat dari kejauhan kedua temannya sudah terkapar di tanah dengan kondisi yang sudah tidak karuan itu langsung berlari menghampiri Eunhyuk dan Henry.

"hyung apa yang terjadi dengan kalian berdua? Kenapa tidak memanggil ku?" tanya Ryeowook panik melihat kondisi kedua hyung nya sudah seperti itu.

"aish aku tidak terpikirkan Ryeowook-ah! cepat lah bantu kami, badan ku sakit semua." Ucap Eunhyuk mendudukan dirinya di tanah.

"lagi pula kalau kami memanggil mu, siapa yang akan menjaga bocah itu?" tanya Henry pada Ryeowook. Ryeowook yang mendengar perkataan Henry langsung teringat dengan adegan yang cukup panas itu menurutnya.

"sudahlah hyung, ayo aku antar kalian berdua pulang" ucap Ryeowook lalu membopong Eunhyuk dan Henry.

"bagaimana dengan Sungmin hyung dan Siwon hyung?" tanya Henry pada Ryeowook.

"sudah, jangan pikirkan mereka. Mereka kan pandai menjaga diri, tidak seperti kalian, kkkk" ledek Ryeowook pada kedua temannya. Eunhyuk dan Henry yang mendengar ledekan Ryeowook tidak terima dan hanya melirik sinis pada Ryeowook.

.

.

.

Sementara itu di lapangan yang cukup luas yang tidak jauh dari belakang sekolah, ada satu pemuda yang sudah terkapar dengan kondisi yang 'hampir' sama seperti temannya. Tapi lawannya pun tak jauh berbeda dengann kondisi nya. Sepertinya mereka sama – sama kuat untuk berkelahi.

" walaupun kau terlihat ber kepala besar tapi hebat juga skill mu, tidak seperti teman mu itu." sindir Sungmin pada Yesung dengan nada meremehkan.

"cih, aku memang tidak seperti dia, yang melakukan tindakan tanpa berfikir panjang apa akibatnya." Ucap Yesung berusaha membalas tatapan tajam orang yang berada di hadapannya ini.

"HYUNG!" ucap Zhoumi dari kejauhan yang melihat dua pemuda yang dicarinya itu. lalu Zhoumi pun berlari diikuti Kyuhyun. Kyuhyun yang melihat kondisi Sungmin saat itu tersentak, ingin rasanya dia berlari kearah Sungmin dan langsung memeluknya. Tapi sayang, itu sesuatu yang tidak mungkin.

"kenapa kau bisa menemukan kami disini?" tanya Sungmin pada dua orang pemuda itu yang baru saja datang.

"Sudah lah hentikan! Kalian sama – sama sudah tidak berdaya seperti itu. Anggap saja tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah." Ucap Kyuhyun dingin pada sungmin. Sungmin yang mendengar ucapan kekasihnya itu hanya diam menunduk. "Zhoumi kau bawa Yesung hyung pulang sekarang, aku masih ada urusan dengan pria ini." Lanjut kyuhyun. Zhoumi yang mendengar perintah ketuanya ini, segera membopong Yesung dan membawanya pulang. Setelah melihat kondisi sudah aman, Kyuhyun langsung mendekati Sungmin.

"astaga Lee Sungmin! Kau mau melihat kekasih mu ini mati muda eoh? Lihat wajah mu sudah penuh darah dan memar seperti itu!" ucap Kyuhyun langsung memeluk Sungmin. Sungmin yang mendengarnya ucapan kekasih nya itu hanya tersenyum.

"sudahlah Kyu, aku tidak apa – apa. Jangan berlebihan seperti itu." Ucap Sungmin membalas pelukan Kyuhyun. Setelah puas memeluk Kyuhyun, Sungmin pun melihat wajah kekasih nya ini. "Kyu, bibir mu berdarah" ucap Sungmin khawatir sambil memegang ujung bibir Kyuhyun.

"jangan khawatirkan aku, kajja kita pulang! Aku akan mengobati wajah mu. Jantung ku nyaris keluar Min melihat wajah mu seperti itu." ucap Kyuhyun menarik tangan Sungmin. Sungmin hanya terkekeh mendengar ucap kekasih nya ini. Lalu mereka pun pulang bersama tanpa menyadari masih ada seseorang yang sedang meringis kesakitan di gudang itu.

.

.

.

"YA! MAU SAMPAI KAPAN KALIAN MELAKUKAN ADEGAN PANAS SEPERTI ITU DI DEPAN ORANG YANG SEDANG KESAKITAN! HAH?" teriak Donghae kesal pada Kibum dan yang mendengar ucapan Donghae segera melepas bibirnya dan mendorong Siwon. Wajah kibum terlihat dingin dan langsung berlari menuju Donghae.

"Kajja Donghae! Kita pergi dari sini" ucap nya langsung menarik tubuh Donghae. Donghae hanya meringis sebal mendengar ucapan Kibum. Lalu mereka pun pergi meninggalkan Siwon yang masih terdiam.

Siwon yang hanya bisa terdiam disana segera sadar dengan apa yang dia lakukan tadi. "ARGH! Kenapa aku bisa sebodoh itu" ucap nya kesal sambil memukul dinding di hadapannya. "tapi sepertinya aku memang menyukainya" ucap nya parau. 'aku harus mendapatkan mu kibum-ah!' batinnya dan segera berlari keluar dari gudang itu.

.

.

.

"Hyung sampai sini saja, aku rasa terlalu jauh jika kau mengantar ku sampai kerumah, aku sudah tidak apa – apa kok." ucap Donghae pada Kibum

"benar tidak apa – apa ? yasudah, hati – hati Donghae-ah!" balas Kibum. Begitu mendengar jawaban Kibum, Donghae langsung membuka pintu mobil kibum. "Donghae-ah" lanjut kibum mengagetkan Donghae.

"eoh ada apa lagi hyung?" tanya Donghae berbalik pada Kibum

"tolong, rahasiakan hal tadi. Aku mohon jangan beritahu siapapun" ucapnya menunduk menyesal.

"adegan yang man- OMO KIBUM HYUNG! Kenapa aku lupa? Oh iya kenapa kau bisa berciuman dengannya? Astaga aku hampir lupa menanyakan ini" tanya Donghae lalu kembali memposisikan duduknya seperti semula.

"a-aaku juga tidak tahu Hae-ah kenapa bisa terjadi... tapi aku akui... ciumannya memang membuat aku tak bisa melakukan apapun. Sungguh! Bahkan aku sudah melepaskan diri tapi dia terlalu kuat. Tolong jangan beritahu siapapun ya, hal ini hanya kau dan aku yang tahu." ucap kibum gugup tapi terlihat wajahnya mulai memerah.

"aigo hyung, bahkan wajah mu merah saat ini kkkk. Jadian saja dengannya dia tampan bukan? Kkk arra hyung, aku tidak akan memberitahu siapapun." Balas donghae menggoda Kibum "aku pulang ne? Annyeong" tambahnya lalu keluar dari mobil Kibum.

"aish apa benar wajah ku memerah? Aku akui pria itu memang tampan kkk" gumamnya pelan lalu menjalankan mobilnya.


"Argh! Pelan sedikit Kyu... ini sakit" lirih Sungmin menahan sakitnya.

"sabar sedikit Min, tinggal sedikit lagi..." balas Kyuhyun

"tapi ini memang sa- YA CHO KYUHYUN!" bentak Sungmin sedikit kesal

"ssst diamlah Min... jangan banyak bicara. Nanti akan semakin sakit." balas Kyuhyun. Sungmin yang mendengarnya pun langsung terdiam.

"Cha! Sudah selesai, kau istirahat lah." Ucap Kyuhyun lalu merapikan perlengkapan obat nya.

"Kyuuu" rengek Sungmin manja lalu memeluk boneka kelinci nya.

"apa chagi?" balas Kyuhyun mengelus rambut kekasihnya ini.

"Gomawo..." ucapnya tersenyum manis pada Kyuhyun.

"ne, cheonma" balas Kyuhyun tersenyum. "kau tidurlah, aku pulang dulu" lanjutnya.

"Kyuuuu..." rengek Sungmin lagi.

" ada apa lagi chagi?" tanya Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya. Gemas dengan tingkah kekasihnya ini.

"hmmm... ppo ppo" balasnya menunduk. Wajahnya merona mendengar ucapan nya sendiri.

Kyuhyun yang mendengar perkataan Sungmin langsung menyeringai. 'ah sedikit mengerjai nya tidak apa – apa kan kkkk' batinnya.

"apa Ming? Aku tidak mendengarnya" balas Kyuhyun mendudukan dirinya di tempat tidur Sungmin.

"tidak usah berpura – pura tidak dengar. Atau kau tak ak- hmmmppfft" balasnya terpotong karena Kyuhyun sudah lebih dulu menarik tengkuk sungmin dan menempelkan bibirnya pada Sungmin. Sungmin yang tersadar Kyuhyun mencium nya tersenyum di sela – sela ciuman mereka dan mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun.

"Nggghh..." desahan Sungmin mulai terdengar. Kyuhyun yang mendengar pun tersadar, dan langsung melepas bibir Sungmin. Sungguh sebenarnya dia tidak ingin melepas bibir manis kekasihnya itu, tapi mengingat kekasihnya itu harus istirahat Kyuhyun pun dengan tak rela melepasnya.

"Kyuuu... kenapa berhenti? Biasanya kau akan terus mencium ku sampai aku meronta karena kehabisan nafas" ucap sungmin sedikit kesal lalu mempoutkan bibirnya.

'tahan Kyu, kau past bisa! Kekasih mu ini sedang butuh istirahat' batin Kyuhyun. "maafkan aku chagi, kau harus istirahat yang banyak! Aku tidak ingin memakan mu disaat kau sakit seperti sekarang. Cha, kau tidurlah" ucap Kyuhyun pelan lalu mengelus pipi chuby itu.

"dasar tuan Cho mesum,kkk" balas Sungmin. "yasudah kau pulang lah, besok pasti aku juga membaik. Jaljayo~~~" ucap Sungmin lalu menidurkan dirinya di tempat tidur.

"baiklah aku pulang, ne? Saranghae" ucap Kyuhyun lalu mencium kening kekasihnya itu.

" Nado Saranghae~~" balasnya tersenyum. Tiba –tiba Sungmin tersadar sesuatu.

"Kyuuu" rengeknya lagi. Kyuhyun yang baru saja membuka pintu kamar Sungmin pun langsung membalikan dirinya.

"apa lagi Ming?" tanya nya

"a..a-aku lupa kyuu... teman mu yang di dalam gudang itu... kenapa kau tidak membawanya pulang?" tanya Sungmin gugup lalu menggigit bibirnya.

"OMO! LEE DONGHAE! Kenapa aku bisa sebodoh itu melupakan nya" balasnya lalu memukul keningnya. "yasudah, aku pulang. Aku akan menghubungi teman ku dulu. Jaljayo" balasnya terburu buru lalu keluar dari kamar sungmin.

'kenapa aku bisa sepelupa ini sampai melupakan tujuan Kyuhyun datang ke sekolah ku untuk menyelamatkan temannya, kkkkk' batin Sungmin lalu segera merapatkan matanya.


Waktu baru menunjukan pukul 06.30 pagi, itu akhirnya setengah jam lagi bel akan berbunyi menandakan kegiatan belajar akan dimulai. Dari kejauhan terlihat pemuda yang sedang berjalan dengan santai nya menuju kelasnya. Penampilannya yang terbilang 'Cool' dan 'Cuek' itu membuat heboh para yeoja disana. Tapi Kyuhyun sudah biasa diperlakukan seperti ini. Tidak heran jika yeoja disana sering kali menyatakan cinta terhadapnya.

"Kyuhyun Oppa! Jadilah kekasihku!"

" OMO! Kenapa dia tampan sekali?"

" Bahkan aku rela dijadikan yang kedua atau ketiga sekalipun, asal itu Kyuhyun Oppa"

" Kyuhyun Oppa berkencanlah dengan ku!"

" Oppa aku ingin sekali menjadi pacarmu!"

Itulah teriakan para yeoja yang didengar oleh Kyuhyun pagi ini. Tetapi dia hanya cuek menanggapinya. Karena baginya hanya Sungmin-nya lah yang lebih cantik daripada yeoja-yeoja itu walau kekasihnya namja sekalipun.

" Kyuhyun! Tunggu aku" teriak Zhoumi dari jauh lalu berlari mengejar Kyuhyun. Kyuhyun yang mendengar namanya di panggil langsung berbalik.

" ada apa?" Tanya Kyuhyun datar

" aku ingin bertanya, bagaimana dengan Donghae? Apa kau membawanya pulang kemarin?" tanya Zhoumi.

"aah.. soal itu... aku lupa membawanya pulang Hyung hehe" Balas Kyuhyun dengan cengirannya dan jangan lupa dia memanggil Zhoumi dengan sebutan 'Hyung' .

" YA CHO KYUHYUN! BAGAIMANA BISA? KAU MENINGGALKANNYA SENDIRIAN DISANA SEMENTARA KONDISINYA KEMARIN SANGAT BURUK!" Teriak Zhoumi marah pada Kyuhyun. Menurut nya Kyuhyun sangat keterlaluan kali ini. "dan apa kau memanggilku dengan sebutan Hyung? Ck". Tambahnya.
Kyuhyun yang mendengar Zhoumi marah karena sikapnya hanya menundukan wajahnya, ia akui ia sangat keterlaluan karena meninggalkan Donghae dengan keadaan yang bisa dibilang sangat buruk.

"maafkan aku Hyung... nanti aku akan meminta maaf pada Donghae Hyung" ucap Kyuhyun pelan dengan masih posisi menunduk nya

"haaah... yasudah lah ayo kita ke kelas, maaf aku membentak mu" ucap Zhoumi lalu menarik bahu Kyuhyun menuju kelas mereka.

.

.

.

Sesampainya Kyuhyun dan Zhoumi di depan kelas, Yesung dan Kibum sedang mengerubuni teman mereka, ya siapa lagi? Kalau bukan Donghae? Kyuhyun dan Zhoumi pun segera menghampiri teman – teman mereka.

"Lee Donghae bagaimana bisa kau keluar dari sana? Jelaskan pada kami" tanya Yesung penasaran

"hahah sudah aku tak apa – apa kalian terlalu berlebihan" ucap Donghae santai

"Ya Donghae Hyung maafkan aku karena meninggalkanmu kemarin, aku lupa kau masih berada di gudang itu. Sungguh Hyung!" ucap Kyuhyun memelas pada Donghae

"ah sudahlah Kyu, lagipula aku sudah sehat kan sekarang? Kalian jangan berlebihan. Dan YA! sejak kapan kau memanggilku Hyung? Apa kau salah makan pagi hari ini?" tanya Donghae lalu menaruh telapak tangannya di dahi Kyuhyun

"ck, berlebihan kau Hyung. Aku tak apa –apa. Lalu coba ceritakan bagaimana kau bisa pulang kerumah mu?" tanya Kyuhyun

Donghae yang mendengar pertanyaan Kyuhyun hanya tersenyum tidak jelas. Wajahnya terlihat sangat bahagia seperti orang yang baru saja jatuh cinta.

"YA! kenapa kau malah tersenyum tidak jelas seperti orang gila Hae-ah? atau kau memang sudah gila eoh?" Tanya Yesung.

"ah mian.. hehe habis aku sangat bahagia hyung. Sungguh!" ucap Donghae tersenyum. "kemarin sebenarnya kibum sudah mengantar ku pulang, tapi aku menyuruhnya pulang di perempatan jalan karena memang rumah kami beda arah dan aku tidak enak dengan kibum untuk mengantarku kerumah karena terlalu jauh, lalu tiba tiba saat aku berjalan aku terjatuh karena lemas dan sudah tidak sanggup untuk berdiri tapi tiba tiba ada seseorang yang langsung menolong ku, aku tidak tau dia siapa, wajahnya di tutupi masker dan ada bagian memar di dekat matanya. Tapi dia terlihat manis hyung padahal wajahnya ditutupi masker, tapi aku bisa menilai bahwa dia memang manis" ucapnya panjang lebar. 'bahkan mungkin aku sudah menyukainya' tambhanya dalam hati.

"Oh, jadi ini alasan mu tersenyum tidak jelas seperti itu? Pantas saja kau tidak marah Kyuhyun meninggalkan mu kemarin ck" ucap Yesung

"sudah ayo kita duduk, sebentar lagi bel akan berbunyi" ucap Kyuhyun

"YA! PADAHAL AKU BELUM SELESAI BERCERITA! KENAPA KALIAN SEMUA MENINGGALKAN KU?" Teriak Donghae pada ke empat temannya. Mereka yang mendengar Donghae berteriak marah - marah hanya terkekeh melihat kelakuan temannya yang satu ini.


Sementara itu seorang pemuda manis tengah asik membaca komik di dalam kelas. Padahal bel istirahat telah berbunyi daritadi, tapi ia enggan untuk melangkahkan kaki nya keluar kelas. Ia lebih memilih duduk di tempat duduknya sambil membaca komik.

"Sungmin Hyung!" teriak pemuda dengan suara khas nya dari depan kelas. Lalu ia berjalan menuju Sungmin. Sungmin yang mendengar namanya di panggil menoleh ke arah suara tersebut.

"Kau tidak ke kantin Hyung?" tanya Ryeowook yang langsung duduk di samping Sungmin.

"ahh ani. Aku sedang ingin melanjutkan komik ini hehe, ini sangat seru Ryeowook-ah" ucapnya dengan cengiran polosnya. Orang yang melihatnya pasti ingin sekali mencubit pipi nya itu. "lalu kenapa kau kesini? Biasanya kau masih di kantin sampai bel baru berbunyi baru kau kembali" tambahnya.

"ah begitu hyung. Aku sedang tidak mood untuk makan hyung hehe. Kau tidak apa – apa kan hyung karena kemarin?" tanya Ryeowook

"seperti yang kau lihat, aku baik – baik saja hehe." Balas Sungmin

"sebenarnya aku ingin menyampaikan sesuatu padamu hyung" ucap Ryeowook pelan hampir seperti bisikan.

"memangnya ada apa wookie?" tanya Sungmin

"kemarin... aku melihat Siwon hyung... ngghh.." ucap Ryeowook gugup

"ada apa wookie? Ceritakan yang jelas" balas Sungmin penasaran

"nngg kemarin... aku melihat Siwon hyung berciuman dengan seseorang hyung" ucap Ryeowook menunduk

"ah aku kira apa , ternyata hanya itu. kau mengagetkan aku saja Wook" ucap Sungmin menghela nafasnya

"tapi kau pasti akan kaget saat tahu dengan siapa dia berciuman Hyung!" balas Ryeowook setengah teriak

"memangnya siapa?" tanya Sungmin sambil membuka kembali komiknya.

"d..d-dia... anggota dari musuh kita Hyung. Anak SM HIGH SCHOOL" jawab Ryeowook pelan

"APA?!" Ucap Sungmin langsung menutup komiknya. "bagaimana mungkin bisa? Dan siapa dia? Apa kau bercanda Wookie? Kenapa tidak memberitahu ku? Ah sungguh tidak bisa di percaya. Yaampun dengan siapa dia berciuman. Astaga Choi Siwon" ucap Sungmin tanpa berhenti

"YA! Sungmin Hyung bisakah kau berbicara satu – persatu? Jangan memberondongi ku pertanyaan seperti itu" sungut Ryeowook kesal

"hahaha mian ne? Habis aku masih shock? Kkkk" ucap Sungmin terkekeh. "memang siapa yang dia cium itu wook?" Lanjutnya

"ah aku tidak tahu namanya Hyung, yang pasti hanya dia yang menggunakan kacamata diantara semua anggota nya." Ucap Ryeowook yakin "tapi Hyung jangan memberitahu dulu pada siapapun oke? Biar kita saja dulu yang tahu" tambah nya

"oke, kau tenang saja Ryeowook-ah. Aku tidak akan memberitahu siapapun hehe"

"kalau begitu aku kembali ke kelas ya hyung? Sebentar lagi bel masuk. Bye" ucap Ryeowook melambaikan tangannya lalu pergi keluar kelas. "bye wook!" balas Sungmin

'aku harus menanyakan Kyuhyun tentang ini... seperti ada yang aneh' batin Sungmin

Drrt..drrrrt...

Tiba tiba ponsel yang berada dimeja sungmin bergetar menandakan ada sebuah pesan masuk. Sungmin pun langsung membaca pesannya. Tersenyum saat tau siapa yang mengirimnya. Siapa lagi kalau bukan kekasihnya?

From : Kyuhyunie
To : Sungminie

"Sedang apa ming? Bagaimana luka mu? Masih sakit?"

To : Kyuhyunie
From : Sungminie

"aku sedang berada di kelas, kau sedang apa? Sudah tidak apa – apa kau berlebihan,ck"

From : Kyuhyunie
To : Sungminie

"ah kau pasti belum makan ya? kenapa tidak makan? Nanti kau sakit bagaimana? Aisssh Lee Sungmin kenapa kau nakal sekali? Aku? Sedang memikirkan kekasihku yang saat ini pasti sedang memerah wajahnya kkkk"

To : Kyuhyunie
From : Sungminie

" kau berlebihan cho-_- bahkan aku sudah sarapan tadi pagi._. kkkk, kau cerewet sekali seperti ahjuma yang sedang mengandung lalu marah – marah kkkkk. YA CHO KYUHYUN JANGAN MENGGODAKU!"

From : Kyuhyunie
To : Sungminie

" kkkk aku berlebihan? Biarlah yang penting kau mencintai ku/? aku benar kan? Kkkk, YA! LEE SUNGMIN AWAS KAU! Kkkk miahae chagiya~~ Ming pulang sekolah nanti kujemput ya? Aku merindukanmu T_T hari ini kita berkencan arra? Cho Kyuhyun tidak menerima penolakan"

To : Kyuhyunie
From : Sungminie

"sok tahu kau tuan Cho kkkkk, berani apa kau cho? Kkkk Aigoo Cho Kyuhyun merindukan ku eoh? Kalau aku tak mau berkencan dengan mu bagaimana? Kkkk, sudah dulu Bel masuk sudah berbunyi. Oh ya, ada suatu hal yang ingin aku tanyakan pada mu nanti okey? Saranghae Cho Pabbo~~~"

To : Sungminie
From : Kyuhyunie

"kkkk ampun Mingie T_T aishh Lee Sungmin mencoba menolak eoh? Bagaimana kalau aku berkencan dengan yeoja lain saja eoh? Kkkkk, yasudah. Tentang apa eoh? Sepertinya penting sekali kkkkk . Nado Saranghae Cho Sungmin~~~"

Sungmin yang melihat balasan pesan terakhir kekasihnya itu tersenyum lalu terkekeh. "bagaimana bisa ia merubah marga ku seenaknya? kkkk" gumamnya lalu memasukan ponsel nya kedalam saku celana nya.


Waktu sudah menunjukan pukul 2 siang KST. Pertanda bahwa kegiatan belajar telah selesai. Sungmin segera merapihkan buku – bukunya dengan cepat dan memasukan kedalam tasnya. Sudah tidak sabar rupanya untuk berkencan dengan kekasihnya itu

"Sungmin hyung, hari ini kau naik bus kan?" Tanya pemuda yang mempunyai gummy smile itu.

"ah mian Eunhyuk-ah aku lupa memberitahu mu, aku tidak naik bus hari ini karena aku ingin pergi dulu ke suatu tempat hehe" balas Sungmin berbohong. Sebenarnya ia tidak ingin berbohong, tetapi keadaan lah yang mengharuskan nya untuk berbohong.

"gwaenchana Hyung, kalau begitu aku duluan ne? Bye Sungmin Hyung" ucap Eunhyuk sambil melambaikan tangannya . "bye Hyukkie, hati – hati ne?" balas Sungmin yang hanya dibalas anggukan oleh Eunhyuk lalu berlari keluar kelas.

Sungmin pun melangkahkan kaki nya keluar dari dalam kelas. Dia tahu pasti Kyuhyun belum berangkat dari sekolahnya untuk menjemputnya, karena sekolah Sungmin masih dalam keadaan ramai dan jika kekasihnya itu datang pada saat seperti sekarang akan ada kejadian yang sangat fatal nantinya. Sungmin pun memutuskan menunggu Kyuhyun di taman belakang sekolah.

"haah beginilah nasib berpacaran diam – diam harus mempunyai sabar yang ekstra" gumam sungmin sebal lalu memutuskan untuk duduk di bangku taman sekolah dan mengeluarkan komiknya untuk menghilangkan rasa bosan.

.

.

20 menit sudah Sungmin menunggu tetapi kekasihnya itu belum tiba juga. "menyebalkan, bahkan ini sudah hampir sore tapi dia belum datang juga huh" sungut Sungmin sebal. Lalu tiba – tiba ada sesorang yang langsung memeluknya dari belakang.

HUP

"mianhae chagiya~~ karena membuatmu menunggu ku terlalu lama, sebenarnya aku sudah tiba dari 10 menit yang lalu. Tapi keadaan sekolah mu masih ramai, jadi aku menunggu saja di dalam mobil. Jangan marah lagi ne? " ucap pria itu sambil terus memeluk Sungmin dari belakang. Sungmin yang menyadari kehadiran Kyuhyun segera berbalik menghadap Kyuhyun, raut wajah nya masih terlihat sebal tapi setelah itu ia tersenyum manis pada kekasihnya ini.

"arraseo Kyu... ini bukan salah mu mungkin memang para siswa yang masih ramai di sekolah" ucap Sungmin lalu mengalungkan tangannya pada leher Kyuhyun.

"ne chagi... Ming kau terlihat manis hari ini bahkan aku hampir lupa kau itu namja kkkk" kekeh Kyuhyun lalu mencubit hidung Sungmin

"YA CHO KYUHYUN! Kau senang sekali membuat ku marah eoh?" dercak Sungmin tapi wajah nya terlihat sangat merah karena pujian kekasihnya ini.

"kkkk wajah mu memerah ming kkk" balas Kyuhyun terkekeh dan... 'CUP' Kyuhyun mengecup bibir Sungmin cepat. "aish wajah mu semakin manis ming kalau begini kkk" tambahnya. Lalu mendapat cubitan dari kekasihnya itu.

"aishhh sudahlah kita jadi kencan atau tidak?" tanya Sungmin sebal.

"arra, kajja kita kencan" jawab Kyuhyun langsung menarik tangan Sungmin meninggalkan taman belakang sekolah.


"bagaimana ice cream nya? Kau suka Ming?" tanya Kyuhyun gemas melihat kekasihnya itu makan dengan lahap.

"mashita Kyu!" jawab Sungmin penuh semangat sambil mengangkat sendok ice cream nya. "lain kali ajak aku kesini lagi ne?" tambahnya dan langsung menyuap lagi ice cream strawberry-nya itu.

Kali ini Kyuhyun hanya mengajak Sungmin ke kedai ice cream terbaru di daerah Seoul, karena menurut Kyuhyun hari sudah mulai sore jadi ia memutuskan hanya makan ice cream dengan Sungmin.

"oh ya hyung, tadi kau bilang ingin menanyakan sesuatu padaku. Apa itu hyung?" Tanya Kyuhyun sambil menaruh tangannya dibawah dagu.

"astaga iya aku hampir lupa. Tadi teman ku bilang bah-" ucapan Sungmin terpotong karena melihat sosok yang tak asing baginya. "Kyuuu! Ayo sembunyi itu teman mu Donghae kan? Ia segera menuju kesini" sargah Sungmin lalu dengan cepat berdiri dari bangkunya.

"OMO! Kenapa dia bisa disini? Eh... tapi siapa pemuda di sebelahnya itu? kenapa aku tidak mengenalinya? Bahkan penampilannya tertutup sekali seperti teroris." tanya Kyuhyun penasaran lalu menaikan alisnya. Sungmin yang mendengar perkataan Kyuhyun langsung melihat kearah Donghae.

"OMO! Ini tidak mungkin, astaga dia kan..." ucap Sungmin terkejut lalu menutup mulutnya.

TO BE CONTINUE...


Aaaaaa aku minta maaf sebesar – besarnya(?) untuk para readers, maaf karena aku telat banget update nya, dikarenakan aku sedang sibuk – sibuknya Try Out dan Ujian lainnya, ya tau lah kelas 3 SMA itu gimana hehe. Makasih yang udah review dan kasih saran ya, maaf kalo ada typo juga? Terimakasih juga untuk yang udah menunggu kelanjutan FF ini/? Hehe maaf gak bisa bales satu-satu. Ditunggu Review selanjutnya yaa^^

Oh iya , aku mau bahas kejadian hari ini tentang berita yang menyangkut Leeteuk dan Donghae dan Ryeowok itu tidak benar (HOAX) tolong jangan bergalau ria(?) karena mungkin pihak yang menyebarkan berita itu akan senang karena elf yang percaya dengan adanya berita kebohongan itu. kita sesama ELF jangan mudah terpengaruh dengan berita hoax itu,sebelum mereka sendiri yang mengumumkannya :'")) tetap percaya dengan para oppa kita okey?^^ See u in next chap~~

고맙다!^^ /Bow/

.

.

.

ChoLee0301^^