Title : PRINCESS BAEKHYUN

Author : RabbitEXO / littleXbetweenEO

Main Cast : Byun Baekhyun / Kim Joonmyeon

Pairing : SuBaek / HoBaek / SuD.O / ChanSoo / KrAy / LuMin / HunKai

Other Cast : Do Kyungsoo, Park Chanyeol, Kim Jongin, Xiumin, Luhan, Yixing, Kris, Sehun

Genre : Romance, School Life, GS for Baekhyun, Kyungsoo, Xiumin, Yixing and Jongin.

Length : Chapter 5

Rating : T

Disclaimer : Cerita ini murni milik Author. Don't plagiarism. Don't like it? Please don't bash! Hargailah karya orang lain. *DEEP BOW TO READERS* terimakasih bagi yang sudah membaca ^o^

Summary : Suho yang biasa mendapatkan Baekhyun yang tidak biasa dengan sifat cemburu dan posesif yang berlebihan. Bagaimana kalau Kyungsoo yang biasa juga mencintai Suho yang adalah namjachingu dari Baekhyun yang terkenal tidak biasa? Bagaimana cara Suho mempertahankan Baekhyun?

Happy Reading

Baekhyun sudah pulang ke rumahnya. Dan Suho masih duduk di sofa di depan TV. Ia memijat pelipisnya pelan, berusaha mengurangi rasa pusing yang menderanya. Sesekali menghembuskan nafasnya kasar. Ia kembali memejamkan matanya. Mengusap wajahnya kasar lalu kembali menghela nafasnya berat.

"mungkin Baekhyun benar, aku terlalu lelah" kata Suho kemudian. Dia memasuki kamarnya yang berada di sebelah kamar adiknya. Membuka pakaian sekolahnya lalu masuk kamar mandi untuk menyegarkan dirinya.

Seusai mandi dan mengganti pakaiannya, Suho duduk di tepi ranjang dan mengambil hanphonenya. Bingung. Suho sedang bingung. Tadi saat rapat OSIS, Krystal mengatakan kalau salah satu sponsor terbesar festival sekolahnya membatalkan perjanjiannya. Salah satu sponsor itu adalah sebuah majalah sport yang sangat terkenal di Korea.

Waktu untuk mencari sponsor tambahan juga tidak akan cukup, mengingat Festival hanya tinggal 1 minggu lagi. Suho memang belum membicarakan hal ini pada Kyuhyun seosaengnim selaku pembina OSIS.

-Chanyeol calling-

"yeoboseo" jawab Suho

"hyung, aku sudah kalkulasi ulang semua pengeluaran kita untuk festival tanpa sponsor besar itu. Dan kita harus memotong beberapa pertandingan. Karena dipastikan uang kita tidak akan cukup. Sekolah sudah memberikan uang tambahan, walau jumlahnya tidak sebanyak sponsor terbesar kita" jawab Chanyeol

"memotong beberapa pertandingan? Bukankah akan tidak adil Chanyeol?" tanya Suho lagi. Bagaimanapun juga Suho harus mengambil keputusan dengan bijak.

"kalau dipaksakan bertanding semua, maka mereka yang menang tidak bisa mendapatkan hadiah uang tunai" jawab Chanyeol lagi.

"lalu pertandingan apa yang akan dipotong?" tanya Suho lagi.

"Kimia, Biologi, seni rupa, BaseBall, tennis dan… Matematika hyung" jawab Chanyeol.

"sebanyak itukah?" tanya Suho lagi

"umm… begitulah Hyung. Aku sudah membicarakan ini dengan Min noona dan juga Jongdae. Mereka bilang, basket dan sepakbola sudah pasti harus diadakan mengingat sekolah kita selalu menang. Begitu juga dengan paduan suara dan fisika. Kau tahu betul bagaimana otak einstein yang cerdas itu menurun pada salah satu sainganmu Daehyun. Dipastikan tahun ini kita menang lagi. Lalu dance juga… kau tau Jungkook dan Jimin adalah ahlinya kan."

"aku akan coba konsultasi dengan Kyuhyun seonsaengnim dulu baru memutuskannya. Untuk idenya aku sangat berterimakasih, Chanyeol ah"

Setelah memutuskan sambungan teleponnya, Suho mencoba untuk tidur, namun matanya enggan tertutup.

"hhhaahhh… aku masih pusing" kata Suho lalu keluar kamarnya. Ia berjalan menuju ruang TV. Bahkan saat ibunya pulang kantor tadi, Suho tidak menyambutnya karena lelah.

Suho masih mengganti channel Tv saat pintu kamar ibunya terbuka.

"loh, Joonmyeon belum tidur?" tanya ibunya

"belum eomma. Aku belum mengantuk" jawab Suho. ibunya menghampiri Suho lalu duduk di sebelahnya.

"ada masalah, hm?" tanya ibunya lembut

"masalah OSIS, eomma. Tapi akan segera kuselesaikan" kata Suho lagi.

"arraseo. Jaga kesehatanmu ya, jangan sampai sakit. Kalau Baekhyun tahu kau sakit, dia pasti akan menangis seharian, kau tau itu kan.." kata ibunya sedikit menggoda anak sulungnya itu.

"hahahaaa…. Arraseo eomma." Jawab Suho lagi.

"oiya myun, eomma belum bertemu kekasih cantikmu itu lagi. Kalau sedang liburan, bawa dia ke sini ya. Eomma kangen. Sampaikan salam eomma padanya ya." Kata ibunya

"ne eomma" jawab Suho patuh.

"tidurlah, kau butuh istirahat, chagi. Jangan terlalu memforsir tenagamu" kata ibunya lembut sambil mengusap bahu anaknya itu.

"ne eomma. Eomma juga istirahat. Besok kan masih kerja" kata Suho lagi yang balas anggukan oleh ibunya. Saat masuk ke dalam kamarnya, Suho tidak bisa tidur. Masih memikirkan nasib Festival Sekolahnya.

"apa aku harus memotong pertandingannya ya?" gumamnya. Suho terlalu lelah untuk berpikir sekarang. akhirnya dia menyerah dan memutuskan untuk pergi ke alam mimpi secepatnya.

Suho sudah sampai di sekolah pagi-pagi sekali. Dia segera menuju kelasnya yang juga masih sepi. Hanya ada 2 orang termasuk dirinya disana. Jung Daehyun, saingannya di kelas dalam memperebutkan juara 1 di kelas. Suho menghela nafas pelan. Bosan! Dirinya bosan! Salahkan matanya yang enggan tertutup sampai jan 2 dini hari dan itu sama sekali tidak membuatnya mengantuk. Matanya masih 'segar' sampai pagi ini dan ia tidak menemukan hal yang menarik yang bisa ia lakukan. Pusing! Kepalanya pusing! Memikirkan jalan keluar untuk Festival sekolahnya tahun ini.

"kepalamu bisa meledak, Ho" kata seseorang disebrang tempat duduk Suho

"ne?"

"kepalamu bisa meledak" jawab Daehyun singkat. Tanpa disadari, saat melamun tadi Suho terus menerus memukul kepalanya demi menghilangkan rasa sakitnya.

"gomawo" jawab Suho singkat lalu pergi dari kelasnya mencari keberadaan sang kekasih. Suho terus berjalan ke arah kelas kekasihnya. Dirinya melihat Baekhyun baru saja datang dan baru saja akan memasuki kelasnya.

"morning BabyMyeon" sapa Baekhyun manja.

"Morning princess" sapa Suho balik.

"sebentar ya, aku taruh tas dulu" kata Baekhyun lalu memasuki kelasnya dan meletakan tas pink jansport nya di kursinya dan kembali menemui Suho yang menunggunya di depan kelas.

"chagi.." Baekhyun sudah menghampiri Suho yang sepertinya melamun lagi di depan kelas Baekhyun.

"chagi.." Baekhyun mencoba memanggil Suho sekali lagi tapi belum mendapatkan respon.

"chagi… gwenchana?" kali ini Baekhyun sedikit mengguncang bahu Suho dan seketika itu juga Suho tersadar dari lamunannya.

"eh, mianhae chagi" jawab Suho lagi. Baekhyun segera menarik tangan Suho menuju taman sekolah.

"ada masalah?" tanya Baekhyun pelan. Suho menggeleng pelan. Ia menangkup kedua pipi putih Baekhyun lalu menempelkan keningnya dengan kening kekasih cantiknya itu.

"omo! Suho, kau demam? Tanya Baekhyun begitu merasakan kening Suho yang hangat menyentuh keningnya. Tapi Suho masih belum bergerak. Matanya tertutup dan bibirnya pucat.

"chagi.., Suho… irreona" Baekhyun menepuk nepuk pipi Suho dan saat itu juga Suho membuka matanya.

"kau sakit chagi? Kau panas. Demam" kata Baekhyun lagi. Suho tidak menjawab. Dia membawa Baekhyun dalam pelukannya. Ia mendaratkan kepalanya di bahu sang kekasih. Baekhyun semakin bingung. Akhirnya dia menepuk-nepuk pelan punggung Suho. Suho memjamkan matanya. Merasakan tepukan halus dari kekasih cantiknya.

"aku hanya kurang istirahat, chagi" jawab Suho akhirnya. Baekhyun melepas pelukan Suho kepadanya dan menatap Suho yang memang seperti orang yang kurang istirahat. Baekhyun membawa Suho duduk di salah satu bangku panjang yang memang berada di taman itu. Ia duduk di pinggir bangkunya dan kepala Suho disangganya dengan pahanya agar Suho bisa beristirahat sebentar. Tangan kanannya menggenggam tangan Suho dan tangan kirinya mengelus pelan rambut Suho.

"istirahat sebentar chagi, sampai bel masuk sekolah berbunyi. Nanti aku bangunkan" kata Baekhyun lagi. Suho hanya menangguk samar karena kepalanya semakin sakit. Istirahat sebentar tidak apa-apa kan. Lagipula, Suho berangkat terlalu pagi hari ini. Masih ada 30 menit sebelum bel masuk berbunyi. Suho memejamkan matanya, mencoba menikmati belaian halus tangan Baekhyun di kepalanya dan semilir angin pagi yang menyejukan.

SKIP TIME. RUANG GURU

"hhh…." Kyuhyun seonsaengnim menghela nafasnya pelan mendengar Suho, Chanyeol, Xiumin dan Krystal yang membuat ide untuk memotong beberapa pertandingan.

"apakah kalian sudah berlaku adil kepada murid-murid disini?kenapa kalian hanya mementingkan pertandingan yang menurut kalian akan menang saja? Kalian seperti tidak memberikan kesempatan untuk club lain agar bisa menunjukan kemampuannya." Jawab Kyuhyun seonsaengnim

"tapi seonsaengnim…" chanyeol mencoba untuk mempertahankan idenya itu. Well, walaupun itu idenya dengan Jongdae.

"bagaimana kalau kalian mencari sponsor tambahan?" tanya Kyuhyun seonsaengnim lagi

"tidak mungkin,seonsaengnim. Butuh waktu lebih dari 1 minggu sampai proposal kita di-acc oleh perusahaan." Jawab Krystal

"atau kalian mencari sumbangan dana?" jawab Kyuhyun seonsaengnim lagi.

"suda, seonsaengnim, dan belum bisa menutupi semuanya" kali ini Xiumin yang menjawabnya.

"sumbangan sekolah?" tanya Kyuhyun seonsaengnim lagi

"sudah masuk di dana awal, seonsaengnim. Dan masih belum bisa menutupi kekurangannya" jawab Chanyeol lagi.

"memangnya berapa lagi kekurangan dana kalian?" tanya Kyuhyun seonsaengnim

"sekitar 10 juta seonsaengnim" jawab Xiumin

"MWO? Sebanyak itu? Kaget Kyuhyun seonsaengnim

"bahkan kita sudah menguras kas OSIS, seonsaengnim" jawab Krystal lagi.

"hhh… lalu dana yang kalian butuhkan untuk festival ini?" tanya Kyuhyun seonsaengnim lagi

"35 juta, seonsaengnim" jawab Suho.

"saya akan coba diskusikan ini lagi dengan Kepala Sekolah. Kalian, temui saya lagi sepulang sekolah di ruang OSIS bersama seluruh panitia" jawab Kyuhyun seonsaengnim. Suho, Chanyeol,Xiumin dan Krystal meninggalkan ruang guru menuju kelas mereka.

SKIP. XIUMIN'S CLASS

"bagaimana Min eonni? apa ada perkembangan?" tanya Baekhyun pada Xiumin.

"kami masih kekurangan dana itu Baek" jawab Xiumin lesu.

"ah, eonni. buat proposal ke perusahaan ayahku saja. Aku akan langsung memintanya untuk memberikan dana pada kalian" jawab Baekhyun.

"kau ini bercanda Baek. Bisnis ayahmu itu kan bisnis properti. Bukan masuk bidang olahraga. Kita butuh dari perusahaan yang bergerak di bidang olahraga" jawab Xiumin lagi.

"bagaimana kalau meminta dana sumbangan orangtua?" tanya Baekhyun lagi.

"ayahmu sudah memberikannya waktu itu" jawab Xiumin lagi

"ayahku tidak akan keberatan memberikan dana lagi" jawab Baekhyun.

"ayahmu tidak, chagi. Tapi kekasihmu iya. Dia benar-benar kacau. Dan kuharap kau mengerti kalau dia tidak mau mengandalkan kau dan juga ayahmu disaat seperti ini" jawab Xiumin lagi.

"tapi eonni…"

"Baekki chagi, aku paham kau mau membantu kami dan juga kekasihmu. Tapi aku yakin, Suho akan lebih senang kalau kau membantu dengan support dan perhatianmu juga." Saran Xiumin

"baiklah eon…" jawab Baekhyun lagi.

BRAK…

"hhahh…,hhaahh…." Lay menggebrak meja Xiumin dan Baekhyun dengan nafas tersenggal-senggal.

" Kim Kibum dan Yuri marah pada Suho karena sudah membatalkan pertandingan tennis dan baseball, hah.. hhahh…" kata Lay cepat

"MWO?" Baekhyun segera berlari untuk menemui kekasihnya itu.

"baekki, tunggu" teriak Xiumin dan Lay

LORONG KELAS

"SUHO KIM! BENAR-BENAR KAU INI!" Kibum sudah siap mendaratkan pukulan manisnya pada Suho kalau saja tangannya tidak dicekal oleh Chanyeol. Sedangkan Suho sendiri yang tadi sempat kena pukul di bagian bibirnya sedang dilindungi oleh Luhan.

"HEI! KAU TIDAK BISA SEENAKNYA SENDIRI KIM KIBUM!" marah Chanyeol.

"KAU YANG TIDAK BISA SEENAKNYA SAJA PARK CHANYEOL! JANGAN KARENA TENNIS DAN BASEBALL SEKOLAH KITA LEMAH, KALIAN JADI MEMBATALKAN PERTANDINGAN KAMI! KAMI SUDAH BERLATIH SIANG MALAM HANYA DEMI PEMBUKTIAN CLUB KAMI PADA SEKOLAH INI!" Kibum sudah tidak bisa menahan emosinya lagi. usahanya untuk menunjukan prestasi club tennis dan baseball hancur sudah.

"maafkan kami Kim Kibum ssi. Kami juga tidak bermaksud untuk…"

"DIAM KAU, KIM JOONMYEON!" teriak Yuri kali ini. "KAU INI KETUA OSIS TIDAK BERTANGGUNG JAWAB"

PLAK..

"jaga ucapanmu Kwon Yuri ssi" ucap sang pelaku penamparan Baekhyun

"kurang ajar kau…" marah Yuri sambil menarik rambut Baekhyun. Baekhyun yang tidak mau kalah pun akhirnya melakukan hal yang sama. Terjadilah aksi anarkis antara kedua yeoja itu. Dan juga Kibum yang sekarang terlibat baku hantam dengan Chanyeol.

"astaga Byun Baekhyun, hentikan" Suho mencoba melerai Baekhyun dan Yuri yang sedang saling jambak. Sedangkan Luhan mencoba melerai Chanyeol dan juga Kibum yang saling adu jotos. Kris datang dan mencoba membantu Luhan melerai Chanyeol dan Kibum. Sedangkan Yuri kini ditahan oleh Lay dan Xiumin dan Baekhyun yang segera ditahan oleh Suho.

"apa-apaan kalian ini! HENTIKAN!" teriak Siwon seonsaengnim dan membuat semua anak-anak yang menonton 'tontonan gratis' segera bubar dan juga menghentikan aksi anarkis Kibum dan Yuri.

"semuanya, ikut ke ruangan saya sekarang!" titah Siwon seonsaengnim dan mereka semua, Suho, Baekhyun, Yuri, Kibum, Chanyeol, Luhan, Kris, Xiumin dan Lay pergi ke ruang Siwon seonsaengnim.

Sementara itu di ruang Kyuhyun Seonsaengnim

"maafkan kami, Kyungsoo ssi" ucap Kyuhyun seonsaengnim pelan. Kyungsoo hanya menatap datar guru matematikanya itu. Tidak dipungkiri, dirinya kecewa karena pertandingan Matematikanya dibatalkan pihak sekolah akibat kekurangan sponsor.

"hmm… gwenchana seonsaengnim." Jawab Kyungsoo akhirnya dengan senyum yang dipaksakan. Walaupun sebenarnya ia ingin sekali menangis. Bagaimanapun juga, ini adalah pertandingan matematika pertamanya. Dan juga pertama di sekolah barunya. Apalagi kalau Kyungsoo menang, dia akan menyatakan perasaannya pada seseorang.

Tok..tok..tok…

Kyuhyun seonsaengnim dan Kyungsoo langsung menoleh ke arah pintu yang diketuk itu. Sebelum dipersilahkan masuk, Siwon seonsaengnim sudah membuka pintunya dengan tergesa-gesa diikuti oleh beberapa murid dibelakangnya. Mata Kyungsoo membulat melihat Suho, Chanyeol dan Xiumin yang dibawa ke ruang Kyuhyun seonsaengnim dan juga sudut bibir Suho yang lebam.

"Ketua OSIS terlibat perkelahian, seonsaengnim. Saya membawa mereka pada anda" kata Siwon seonsaengnim lalu segera pergi meninggalkan ruangan Kyuhyun seonsaengnim. Kyungsoo lagi-lagi membulatkan matanya mendengar Suho terlibat perkelahian.

"bisa jelaskan?" tanya Kyuhyun seonsaengnim datar pada ketiga muridnya yang merangkap menjadi anggota OSIS itu.

"seonsaengnim, sebaiknya saya keluar dulu" kata Kyungsoo.

"Kyungsoo ssi, tolong bawakan kotak P3K di UKS ya. Terimakasih" kata Kyuhyun seonsaengnim lagi. selepas Kyungsoo pergi, Kyuhyun seonsaengnim kembali mengalihkan perhatiannya pada ketiga muridnya.

"ada yang mau menjelaskan?" tanya Kyuhyun seonsaengnim lagi

"Mianhae Kyuhyun seonsaengnim, saya…."

"mereka yang mulai dulu, seonsaengnim" kata Chanyeol memotong perkataan Suho. "Mereka marah karena pertandingan tennis dan baseball ditiadakan. Lalu mereka memukul Suho." kata Chanyeol.

"chanyeol…" Suho menyikut lengan Chanyeol memberi tanda bahwa dia seharusnya diam.

"Chanyeol benar seonsaengnim. Mereka semua yang melakukan tindak kekerasan pada Suho. kami hanya melindungi dan membela Ketua OSIS saja" jawab Xiumin

"perkiraan saya benar. Saya juga baru saja memberitahukan Kyungsoo hal yang sama. Tidak akan ada murid yang menerima kalau pertandingan mereka di festival sekolah tahun ini dibatalkan. Mereka pasti kecewa dan marah." Kata Kyuhyun seonsaengnim lagi.

"lalu kami harus bagaimana seonsaengnim?" tanya Chanyeol

"kami merasa sangat bersalah pada club yang pertandingannya harus dibatalkan. Tapi kami juga tidak menemukan jalan keluar yang tepat." Xiumin mulai bicara.

"sudah terlanjur. Kepala sekolah sudah setuju kalau bebapa pertandingan dipotong untuk meminimalisasikan biaya. Dan Kepala Sekolah yang akan menentukan, pertandingan apasaja yang akan dipotong" kata Kyuhyun seonsaengnim lagi.

"saya rasa keputusan seperti itu sudah tepat. Biarkan kepala sekolah yang menentukan" kata Suho lagi.

Tok..tok..tok..

"masuk" kata Kyuhyun seonsaengnim saat mendengar pintu diketuk.

"seonsaengnim, saya membawa kotak P3K yang anda minta." Kata Kyungsoo

"ohh ya, Kyungsoo ssi, bisa obati luka Suho?" tanya Kyuhyun seonsaengnim lagi.

DEG

Semua orang kecuali Kyuhyun seonsaengnim membeku dengan pertanyaan Kyuhyun seonsaengnim barusan. Kyungsoo yang kaget dan juga merasa senang karena dia akan mengobati luka Suho, orang yang disukainya. Suho yang kaget karena Kyuhyun seonsaengnim meminta Kyungsoo yang mebnobati lukanya. Chanyeol yang juga kaget dan takut juga sedikit umm… cemburu, dan Xiumin yang takut. Takut Baekhyun tahu.

"biar saya saja yang mengobati luka Suho, seonsaengnim" tawar Xiumin

"biarkan Kyungsoo saja. Kalian berdua, ikut saya ke ruang Siwon seonsaengnim untuk menjelaskan perkelahian yang terjadi. Kasihan teman-teman kalian yang lain yang tidak bersalah" kata Kyuhyun seonsaengnim. "Kyungsoo ssi, tolong ya" kata Kyuhyun seonsaengnim lagi.

"bba…baiklah seonsaengnim" jawab Kyungsoo. Chanyeol Xiumin dan Kyuhyun seonsaengnim segera pergi menuju ruangan Siwon seonsaengnim meninggalkan Suho dan Kyungsoo berdua di ruangan Kyuhyun seonsaengnim.

"umm… Suho ssi" Kyungsoo mendekat ke arah Suho untuk mengobati lukanya

"ah.. ya Kyungsoo ssi. Umm.. terimakasih" kata Suho.

"aku bahkan belum mengobati lukanya, Suho ssi" jawab Kyungsoo lagi.

"ah.. ne. mian" Suho duduk di sofa Kyuhyun seonsaengnim dengan Kyungsoo dihadapannya. Kyungsoo mengambil kapas dan alcohol untuk membersihkan luka di sudut bibir Suho.

"AH!" teriak Suho saat merasakan perih di sudut bibirnya.

"mi..miaanhae Suho ssi" kata Kyungsoo lagi

"gwenchana" jawab Suho. Kyungsoo segera mengambil obat merah dan cotton buds untuk mengolesinya di sudut bibir Suho.

"cha, selesai" jawab Kyungsoo dengan senyum menghiasi wajahnya. Dia tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya karena bisa berdekatan dengan orang yang disukainya.

"terimakasih Kyungsoo" jawab Suho

"sama-sama Suho ssi" jawab Kyungsoo lagi

"umm… bisa hilangkan embel-embel ssi mu itu? Aku kurang nyaman sekali dengan itu. Kita seperti orang yang baru kenal" kata Suho

"ah, ya. Sama-sama Suho"

"um.. Kyungsoo, aku minta maaf soal pertandingan matematikamu" kata Suho

"gwenchana. Mungkin belum saatnya, aku masih harus belajar lagi darimu" kata Kyungsoo

"kau bahkan lebih baik dariku" kata Suho lagi

"kau bercanda? Kau dan Kris yang terbaik. Bagaimana bisa aku jauh lebih baik darimu?"

"aku dan Kris mungkin yang terbaik. Tapi… kau jauh lebih baik. Karena kau lebih teliti dan tidak terburu-buru dalam mengerjakan tugas. Kau juga tenang saat mengerjakan tugas yang sulit. Juga.. kau sabar dan pekerja keras, Kyungsoo ya. Aku pernah melihatmu latihan untuk pertandingan ini bersama dengan Kyuhyun seonsaengnim. Sepertinya kau semangat sekali" kata Suho

"tentu saja. Karena jika aku menang aku sudah berjanji untuk mengatakan sesuatu pada seseorang yang kusukai di sekolah ini"

DEG

"ah.. be..begitukah?" tanya Suho 'apa yang sudah aku katakan, pabbo!' batin Suho

"iya begitulah, hehee… dia orang yang sangat kusukai. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. Aku terlalu menyukainya. Untuk itu aku bekerja keras. Aku mau dia terkesan dengan hasil kerja kerasku. Dan sepertinya begitu" jawab Kyungsoo dengan senyumnya lagi.

"be..bbenarkah? ah, aku harus ke ruang Siwon seonsaengnim. Mereka pasti membutuhkanku. Sekali lagi terimakasih Kyungsoo. Senang bisa mengobrol denganmu" kata Suho lalu pergi meninggalkan Kyungsoo sendiri di ruangan Kyuhyun seonsaengnim.

"aku juga senang bisa bicara denganmu, Kim JoonMyeon. Saranghae" kata Kyungsoo setelah Suho keluar dari ruangan Kyuhyun seonsaengnim.

…...

"sepulang sekolah, kalian harus membersihkan taman dan juga mengepel lantai 1 sampai 3!" titah Siwon seonsaengnim pada Baekhyun dan juga Yuri karena mereka terlibat perkelahian. "dan kau Kim Kibum, bersihkan perpustakaan dan kau harus menjaga perpustakaan selama 2 minggu" kata Siwon seonsaengnim lagi. "semuanya boleh keluar"

"uri baekki…" Xiumin segera memeluk Baekhyun begitu mereka keluar dari ruang Siwon seonsaengnim. Setelah Xiumin dan Chanyeol menjelaskan perkaranya, Kris, Luhan dan Lay bebas dari hukuman. Sedangkan Kibum, Yuri dan Baekhyun mendapat hukuman karena menggunakan kekerasan fisik.

"ini semua gara-gara kau, dasar bodoh!" kata Yuri pada Baekhyun

"kau yang bodoh!" Baekhyun tidak mau kalah.

"aigoo… kalian mau hukuman kalian bertambah, eoh? Hentikan!" kata Xiumin mencoba melerai mereka. yuri yang kesal segera meninggalkan Baekhyun bersama Xiumin. Kris, Luhan, Chanyeol dan Lay sudah masuk kelas karena pelajaran terakhir sudah mulai. Xiumin masih memeluk Baekhyun.

"eottokhe min eonni? kau tahu sendiri aku tidak bisa mengepel" kata Baekhyun lesu.

"tenang saja. Nanti kami akan membantumu diam-diam." Kata Xiumin lagi

"jinjja? Gomawo min eonni" kata Baekhyun senang.

"Baekhyun" Suho memanggil Baekhyun dari lorong ruang guru yang sepi.

"chagi…" Baekhyun segera melepas pelukannya dari Xiumin dan berlari menuju Suho. "lukamu bagaimana? Kau tidak apa-apa kan?" kata Baekhyun begitu sampai dihadapan kekasihnya itu.

"gwenchana, sudah diobati tadi" kata Suho. "kau sendiri bagaimana? Rambutmu pasti rontok karena dijambak kuat oleh Yuri tadi" kata Suho sambil mengelus kepala Baekhyun.

"umm" Baekhyun mengangguk imut membuat Suho gemas lalu mencium pipinya.

"terimakasih ya. Kau sudah membelaku tadi" kata Suho lagi sambil membawa Baekhyun ke pelukannya.

"sama-sama chagi.. kau juga selalu melindungiku dari apapun dan selalu membantuku. Hanya ini yang bisa kulakukan buatmu" kata Baekhyun lagi.

"jadi?" tanya Suho

"jadi?"

"apa hukuman Siwon seonsaengnim?" tanya Suho

"uh! Masa dia bilang aku harus menyapu taman dan mengepel lantai 1 sampai 3, kau tahu kan aku tidak bisa mengepel" kata Baekhyun kesal.

"hahaa… nanti kubantu diam-diam ya" kata Suho

"kenapa perkataanmu sama dengan Min eonni? jangan-jangan…"

CUP

Suho mengecup bibir Baekhyun sekilas.

"jangan bicara macam-macam! Sekarang masuk kelas dan belajar dengan benar ya princess. Aku akan membantumu sepulang sekolah dan setelah rapat OSIS dengan kepala sekolah. Tidak akan lama. Aku janji. Ada Kris, Luhan dan Lay yang akan membantumu juga. Aku mencintaimu chagi, belajar yang benar. Jangan nyontek! Dengarkan apa yang seonsaengnim jelaskan. Jangan malas mencatat! Arraseo"

"arraseo. Aku juga mencintaimu chagi. Jeongmal saranghae"

CUP kali ini Baekhyun yang mengecup bibir kekasihnya itu sekilas sebelum pergi menuju kelasnya bersama Xiumin yang dari tadi menonton drama gratis Suho dan Baekhyun.

….

RAPAT OSIS

"jadi kekurangan biaya kalian 10 juta? Untuk bisa menyelenggarakan seluruh pertandingan butuh dana 35 juta?" tanya Kepala Sekolah mereka Park Jungsoo

"ne seonsaengnim." Jawab Suho

"memotong pertandingan, seperti ide kalian telah membawa kalian sendiri dalam bahaya. Kalian lihat sendiri, kan?" kata Park Jungsoo lagi.

"maaf untuk perkelahiannya, Seonsaengnim. Kami tidak akan mengulaginya lagi." jawab Suho

"baiklah… lupakan tentang hari ini dan fokus untuk pertandingannya. Saya sudah memutuskan kalau seluruh pertandingan olahraga akan ikut serta dalam festival tahun ini ditambah dengan kesenian. Ada 7 pertandingan. Apa kalian bisa mengaturnya?" tanya Park Jungsoo lagi.

"akan kami kalkulasi ulang semuanya seonsaengnim, dan saya akan menyerahkan laporannya besok dengan proposal yang baru." Jawab Xiumin selaku bendahara OSIS.

"Baiklah, aku tunggu besok sepulang sekolah utuk laporan dan proposalnya. Sekarang kalian boleh pulang" kata Park Jungsoo lagi.

"Min noona, kau bisa melakukannya sendiri?" tanya Suho

"aku akan mengerjakannya dengan Krystal dan juga Jongdae. Tenang saja. Akan selesai besok. Sekarang kau dan Chanyeol cepat bantu Baekhyun. Katakan padanya aku masih ada urusan sebentar" kata Xiumin lagi

"gomawo noona. Kami pergi dulu ya" pamit Chanyeol dan Suho.

….

"chagi.." Suho mengambil alih pekerjaan Baekhyun begitu sampai di lantai 2.

"loh, Min eonni mana?" tanya Baekhyun

"masih ada urusan" jawab Chanyeol.

"hahaa… kau ini kenapa sih yeol" tanya Baekhyun

"habis, setiap kesini pasti jadi obat nyamuk" kata Chanyeol lagi

Pffftt…. Kris, Lay, Baekhyun dan Suho menahan tawa mereka.

"hei,hei,hei… kau tidak lihat? Min noona ku juga tidak disini? Kita ini bernasib sama yeol, ah" kata Luhan.

"setidaknya kau punya Min eonni itu" kata Chanyeol lagi.

"oh iya, Kyungsoo mana ya? Katanya mau ke lantai 1, lama sekali" kata Lay

"yeol,ah… ini kesempatanmu. Temui Kyungsoo di lantai 1 dan jangan bawa dia ke atas. Jangan sampai bertemu dengan Baekhyun atau Suho dulu" kata Luhan sambil berbisik. Chanyeol menoleh ke arah Luhan dan Kris dan dijawab anggukan oleh Kris. Dia juga menoleh ke arah Suho dan melihat tampang Suho yang seperti mengatakan 'help me guys, please' akhirnya Chanyeol turun ke lantai 1 untuk menemui Kyungsoo.

"aku saja yang cari Kyungsoo nya" kata Chanyeol lalu pergi.

"sekarang, aku obat nyamuknya" jawab Luhan dan dihadiahi suara tawa Kris, Lay, Baekhyun dan Suho.

LANTAI 1

"Kyungsoo ya" sapa Chanyeol dengan suara bass nya

"hei, Chanyeol ah… sedang apa disini?" tanya Kyungsoo

"oh, aku baru saja selesai rapat OSIS, kau sendiri?" tanya Chanyeol

"ini, aku mau membantu Baekhyun yang sedang dihukum oleh Siwon seonsaengnim, tapi aku kasihan pada Yuri. Tidak ada yang membantunya. Makanya aku membantu Yuri sebentar, nanti baru bantu Baekhyun lagi. lagipula ada Kris, Luhan dan Lay yang membantu Baekhyun" kata Kyungsoo

"oh begitu… mau kubantu?" tawar Chanyeol

"eh, apa tidak merepotkan? Kau pasti lelah sehabis rapat OSIS" jawab Kyungsoo

"ah, ini sih tidak ada apa-apanya. Aku bantu ya. Lagipula tidak gentle sekali kalau aku melihat yeoja sedang susah tapi tidak kubantu" jawab Chanyeol.

"hahaa… ada-ada saja. Baiklah" kata Kyungsoo lagi

Chanyeol, Kyungsoo dan Yuri selesai mengepel lantai 1. Dan kini sedang beristirahat di taman sebelum mereka membersihkan taman sekolah.

"jadi bagaimana hasil rapatnya, Yeol ah?" tanya Kyungsoo

"semua pertandingan olahraga akan ikut ditambah divisi kesenian. Maaf untuk pertandinganmu, Kyungsoo ya" kata Chanyeol lagi.

"Gwenchana… mungkin belum saatnya. Aku juga masih harus belajar lagi" kata Kyungsoo.

"jadi, tennis akan ikut bertanding?" tanya Yuri

"ne. kau bisa bertanding yuri, ya… sejujurnya keputusan kami waktu itu masih belum pasti. Tapi ternyata banyak pembina club yang sudah memberitahukan keputusan itu sebelum kami. Maafkan kamu, Yuri" kata Chanyeol lagi.

"mungkin seharusnya aku yang minta maaf pada kalian. Aku yang salah. Aku dan Kibum memang menyiapkan pertandingan ini mati-matian. Jadi jujur kami kecewa. Dan kalau sudah begini, aku jadi merasa bersalah. Maafkan kami Chanyeol ah" kata Yuri lagi

"sudahlah… kita semua memang salah. Dan sebagai permintaan maafku dan teman-temanku, kubantu membersihkan taman ya" tawar Chanyeol lagi.

"baiklah… cepat, sebelum malam" kata Kyungsoo lagi.

Sementara itu Baekhyun dan Suho baru saja selesai mengepel lantai 3 dan Kris, Lay juga Luhan sudah pulang karena sudah selesai mengepel lantai 2 sedari tadi. Xiumin, Krystal dan juga Jongdae juga baru saja meninggalkan ruang OSIS dan bergegas pulang. Tersisa Yuri, Kibum yang masih di perpustakaan, Chanyeol, Kyungsoo, Baekhyun dan Suho di sekolah.

"Baekhyunie, sudah selesai kan? Ayo pulang" kata Suho

"iya chagi… sebentar, aku mau ambil tas dulu"

"mau kuantar pulang?" tawar Suho

"mian chagi… aku sudah dijemput. Kau ini pasti lelah, aku tidak tega melihatmu seperti tadi pagi. Kau butuh banyak istirahat" kata Baekhyun

"hmm.. iya chagi. Nanti aku akan istirahat" kata Suho. "kajja" Suho menarik tangan Baekhyun dan berjalan menuju parkiran sekolah bersama. Sebelumnya mereka melewati taman tempat Kyungsoo dan Chanyeol.

"chagi, itukan Chanyeol dan Kyungsoo" kata Baekhyun menunjuk Chanyeol dan Kyungsoo.

Suho menolehkan kepalanya ke arah taman dimana Chanyeol dan Kyungsoo sedang duduk mengobrol. Perasaan Suho tidak enak. Dia ingin membawa Baekhyun segera pulang saja.

"chagi.. chagi…"

"ehh… iya Baekhyun? Umm… paling-paling Chanyeol mau mengatakan perasaanya pada Kyungsoo. Chanyeol sebenarnya menyukai Kyungsoo. Dan mungkin sekarang dia sedang menyatakan cintanya. Jangan diganggu chagi, kita pulang saja yuk" ajak Suho.

"jinjja? Ayo kita kesana dan memberikan mereka ucapan selamat secara tiba-tiba. Saat mereka resmi jadi sepasang kekasih, kita kagetkan mereka. dan kita akan menjadi orang pertama yang tahu" jawab Baekhyun semangat sambil menarik tangan Suho semangat.

"tapi sayaang…" terlambat. Suho dan Baekhyun sekarang sudah bersembunyi di balik pohon besar tak jauh dari Chanyeol dan Kyungsoo duduk. Mereka masih bisa mendengarkan suara Chanyeol dan Kyungsoo dari jarak itu. Suho mulai takut. Bagaimana kalau Kyungsoo menolak Chanyeol dan menyebutkan namanya karena Kyungsoo menyukainya seperti yang dikatakan oleh sahabat-sahabatnya. Tapi Suho berpikir lagi. apa dia sebegitu percaya dirinya sampai-sampai mengira Kyungsoo benar-benar menyukainya? Suho mencoba menenangkan pikirannya walaupun jantungnya berdebar debar tak karuan saat ini. Takut!

"Kyungsoo ya, aku mau mengatakan sesuatu padamu" kata Chanyeol

"apa?"

"se.. ssee.. sebenarnya, aku…. Aku….."

"aku?"

"aku menyukaimu Kyungsoo. Apa kau mau menjadi kekasihku?" tanya Chanyeol dalam satu tarikan nafas. Mata Kyungsoo yang bulat makin bulat seperti burung hantu. Kaget, tentu saja. Hei, kau tak akan menyangka Chanyeol, sahabat dari orang yang disukainya ternyata menyukaimu.

"jjj…jjadi?" tanya Chanyeol yang melihat ekspresi Kyungsoo yang hanya diam.

"umm… maafkan aku chanyeol. Tapi aku menyukai orang lain" kata Kyungsoo "aku ingin menyatakan perasaanku pada orang it kalau saja aku bisa mengikuti lomba matematika, tapi rasanya tidak mungkin. Aku sudah tidak punya kesempatan untuk mengatakan perasaanku padanya sama sekali. Dan maafkan aku Chanyeol. Kau tahu tidak lagu Red dari taylor swift? Dia bilang di lagunya seperti ini "but moving on from him is impossible" dan aku merasakannya sekarang. aku seperti sangat mencintainya. Walaupun aku tidak tahu bagaimana dengan perasaannya padaku. Aku benar-benar menyukainya, anni! Aku mencintainya" kata Kyungsoo

"begitukah? Kalau begitu, aku juga akan sulit untuk move on darimu. Karena aku sangat menyukaimu. Aku mencintaimu, Do Kyungsoo" jawab Chanyeol

"kumohon, jangan begini Yeol, kita bisa bersahabat kan? Akan jauh lebih baik kalau…"

"ssttt…. Sudah. Lupakan apa yang pernah kukatakan hari ini. Kajja kita pulang, ini sudah sore" kata Chanyeol lagi.

"um… mianhae yeol"

"gwenchana" dan dengan itu mereka meninggalkan tempat mereka untuk pulang ke rumah. Sementara itu Baekhyun dan Suho yang menguping pembicaraan Kyungsoo dan Chanyeol hanya menatap iba pada Chanyeol dan Kyungsoo.

"sepertinya aku punya ide" kata Baekhyun

"ide apa Baek?" tanya Suho lagi.

"suah nanti saja. Kita juga harus pulang dan kau harus istirahat. Arraseo!"

"Arraseo princess"

TBC

Annyeonghaseo…

Lama ya nunggu updatenya? Hehehe… ini aku ngebut ngetiknya loh 1 malem doang begitu dapet idenya. Nggak 1 malem sih, 1 hari deh. Hahaa…

Oh iya… Readerdeul… SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI YAAAA! Maafkan author atas segala kesalahan yang pernah author buat, hehee

Buat chapter berikutnya, ada yang bisa nebak apa idenya Baekhyun? Hayoooo….

Hahaaa…. Buat para reader yang setia membaca,,,, TERIMAKASIH *cipok*

Mau dibalesin nggak reviewnya?

Rachel suliss : jadi yang tau kalau Kyungsoo itu suka sama Suho Cuma Kris, Luhan sama Chanyeol aja. Sisanya yang nggak peka, termasuk Baekhyun. Dan BaekYeon itu sebenernya baru! Tapi kalau berita Baekhyun yang punya pacar itu udah lama ada. Serius deh! Waktu itu bukannya sempet heboh juga ya? Di RU aku aja heboh banget, sebelum ketauan kalau pacarnya Baekhyun itu Taeyeon. :D

Baby Magnae : nah, kalau Baekhyun yang fanboy nya Taeyeon itu emang iya kita semua tau. Tapi ini beda… waktu itu di RU aku sama di TL aku sempet heboh kok ada berita Baekhyun udah punya pacar. Dan itu beritanya setelah nickhun sama tipany dan setelah SM konfirmasi kalau artisnya udah boleh pacaran. Tapi siapa pacarnya nggak ada yang tau. Tiba-tiba setelah itu ada berita lagi kalau Baekhyun sama Taeyeon pacaran. Nah ituuu… :D

Byun Hyerin : maaf yaa chingu, aku lama banget ya updatenya? Maaf yaaaaa….. kemaren sibuk banget cari kuliah nih, heheh *curhat* aku seneng kalo kamu suka ceritanya. Maaf ya kalau bahasanya disini masih acak-acakan. Next chapter aku coba lebih bagus lagi bahasanya ya… kamsahamnida {}

fanoy5, LuBaekShipper,novisaputri09 : ini udah dilanjut… maaf ya lama updatenya ;;)

pianissimo : hai,hai,hai…. Disini Chanyeol udah nembak Kyungsoo kok, tapi ditolak… hehee… tapi mungkin nanti Kyungsoo berubah pikiran, hahaaa… kamsahamnida :D

aku sedih liat Siders nya… banyak banget, hehee… tapi gapapa, yang penting kalian udah baca ffnya aja aku udah seneng{} see you next chapter…..