Title : PRINCESS BAEKHYUN

Author : RabbitEXO / littleXbetweenEO

Main Cast : Byun Baekhyun / Kim Joonmyeon

Pairing : SuBaek / HoBaek / SuD.O / ChanSoo / KrAy / LuMin / HunKai

Other Cast : Do Kyungsoo, Park Chanyeol, Kim Jongin, Xiumin, Luhan, Yixing, Kris, Sehun

Genre : Romance, School Life, GS for Baekhyun, Kyungsoo, Xiumin, Yixing and Jongin.

Length : Chapter 6

Rating : T

Disclaimer : Cerita ini murni milik Author. Don't plagiarism. Don't like it? Please don't bash! Hargailah karya orang lain. *DEEP BOW TO READERS* terimakasih bagi yang sudah membaca ^o^

Summary : Suho yang biasa mendapatkan Baekhyun yang tidak biasa dengan sifat cemburu dan posesif yang berlebihan. Bagaimana kalau Kyungsoo yang biasa juga mencintai Suho yang adalah namjachingu dari Baekhyun yang terkenal tidak biasa? Bagaimana cara Suho mempertahankan Baekhyun?

HAPPY READING

"selamat pagi, Min eonni" sapa Baekhyun saat baru saja sampai di kelasnya.

"pagi, Baekki sayang…, sudah sarapan?" tanya Xiumin

"sudah. Tumben nih, eonni datangnya pagi" kata Baekhyun lagi

"aku mau memberikan Laporan keuangan sekaligus proposal baru pada kepala sekolah. Semalaman aku mengerjakannya bersama Krystal, sampai-sampai Krystal harus menginap di rumah. Dan tadi pagi baru pulang karena tidak bawa seragam" kata Xiumin lagi

"jadi, proposalnya sudah selesai?" tanya Baekhyun lagi

"yaa… begitulah. Festival tahun ini pasti sedikit hambar, karena yang ikut lomba hanya bidang olahraga dan kesenian saja." Kata Xiumin lagi

"aku jadi kasihan dengan bidang mata pelajaran dan pecinta alam. Biasanya pecinta alam selalu mengadakan lomba memanjat tebing." Kata Baekhyun lagi.

"oiya, baek, untuk festival seni tahun ini, jadi menyayikan lagu apa?" tanya Xiumin

"aku tidak ikut lomba Min eonni"

"MWO?"

"kemarin aku melihat Chanyeol dan Kyungsoo di taman. Chanyeol menyatakan perasaannya pada Kyungsoo tapi, ditolak. Kyungsoo bilang, dia sudah mencintai seseorang. Bahkan sangat mencintai seseorang itu hingga sulit untuk move on, sekalipun Kyungsoo tidak tahu bagaimana perasaan orang itu padanya. Dan karena Kyungsoo tidak bisa menyatakan perasaannya, aku mau Kyungsoo yang menggantikanku di lomba menyanyi itu. Suara Kyungsoo juga bagus. Dia pasti bisa menang. Dan kalau dia menang, dia akan menyatakan perasaannya pada seseorang yang disukainya itu." Jelas Baekhyun. Xiumin yang mendengar penjelasan Baekhyun menjadi was-was. Pasalnya selama ini teman pria yang Kyungsoo kenal hanya Kris, Luhan, Chanyeol dan Suho. kalau Chanyeol ditolak, itu tandanya….

"tapi Baek, apa kau yakin tentang hal ini? Sebaiknya kau saja yang mewakili sekolah untuk festival tahun ini, Baek" saran Xiumin lagi.

"aku yakin Min eonni, lagipula tahun kemarin aku sudah menang. Dan tahun ini, aku mau membaginya dengan Kyungsoo. Karena dia adalah teman kita kan?" kata Baekhyun lagi. xiumin semakin was-was.

"bb..bbaiklah… ah iya, aku mau mencari Luhan dulu. Dia pasti belum sarapan lagi. bye Baekki" kata Xiumin lalu pergi mencari Luhan.

SKIP TIME. LUHAN'S CLASSROOM

"chagi… aku lapar" rengek Luhan ketika melihat kekasihnya datang membawa bekal sarapan untuknya.

"kau ini kebiasaan! Bisa tidak sih, sarapan sebelum berangkat sekolah?" tanya Xiumin kesal

"mana bisa. Nanti aku tidak akan mencicipi masakan buatanmu lagi" kata Luhan lagi

"sudahlah. Oh ya, Luhan… aku mau bertanya" kata Xiumin.

"wae?"

"kau tahu siapa orang yang disukai oleh Kyungsoo?"

"uhukk… uhuk…" luhan tersedak dengan pertanyaan kekasihnya. Xiumin yang reflek langsung mengambilkan Luhan air putih yang sudah dibawanya juga.

"loh Luhan, pelan-pelan makannya. Kau ini" kata Xiumin lagi

"kenapa bertanya seperti itu, noona?" Luhan penasaran apa yang membuat kekasihnya menanyakan hal ini.

"aku takut. Jadi begini…." Xiumin menceritakan seluruhnya secara detail pada Luhan.

"MWO?"

"pelan-pelan Luhan…"

"mian noona. Aku kaget"

"jadi, siapa orangnya?" desak Xiumin lagi.

"aku rasa perkiraan noona sudah tepat." Jawab Luhan

"MWO? Jjaa..jjadi benar?" tanya Xiumin memastikan yang hanya dibalas anggukan matap dari Luhan.

"bagaimana ini? Kita harus melakukan sesuatu supaya Kyungsoo tahu kalau Suho dan Baekhyun itu sepasang kekasih" kata Xiumin lagi

"tapi kita tidak boleh gegabah, chagi. Kau tahu kan bagaimana reaksi princess manja itu kalau sampai dia tahu ada orang yang menyukai kekasihnya? Terlebih, Kyungsoo itu masuk dalam daftar teman kalian. Kalian dekat sekali dengan Kyungsoo. Dan juga, aku harap kalian bisa mengerti keadaannya disini. Kyungsoo sangat, kuharap kau garis bawahi kata sangat itu, karena dia benar-benar mencintai Suho! kita juga harus bisa menjaga perasaannya. Kalau dia patah hati dan nekad bagaimana? Kita belum mengenal Kyungsoo dengan baik, chagi. Dia masih anak baru disini" jelas Luhan lagi.

"tapi…, aku jadi bingung. Aku tidak mau Kyungsoo terluka, tapi, aku juga tidak mau hubungan Baekhyun dengan Suho jadi renggang, atau yang lebih parah…."

"noona! Jangan bicara yang macam-macam. Kenapa kau sampai punya pikiran hubungan Baekhyun dan Suho sampai sejauh itu" kesal Luhan

"aku takut, Lu. Aku…."

"shhh…. Sudah-sudah. Sekarang kita pikirkan cara yang paling efektif supaya kita tidak menyakiti keduanya. Untuk sementara, hanya kau, aku, Kris, Chanyeol dan Suho yang tau" kata Luhan lagi

"MWO? SUHO, mphffffftttttt…" Luhan langsung membekap bibir kekasihnya dengan telapak tangannya.

"jangan keras-keras noonaku sayang" kata Luhan lagi

"jadi, Suho sudah tau?" tanya Xiumin yang hanya dibalas dengan anggukan dari Luhan.

"Suho sudah tahu dari Chanyeol dan Kris. Maka dari itu, dia mencoba untuk menjauhi Kyungsoo sebisa mungkin dan selalu berada di dekat Baekhyun" kata Luhan lagi

"ah, bagaimana kalau kita buat suatu settingan" kata Xiumin lagi

"setinggan?" jawab Luhan

"tapi kita buat seperti tidak sengaja" jawab Xiumin lagi

"maksudmu?"

"begini, kita harus membawa Kyungsoo untuk melihat kedekatan Baekhyun dan Suho. biar nanti Kyungsoo yang menyadarinya sendiri kalau Baekhyun dan Suho memiliki hubungan khusus. Setelah itu kita biarkan Chanyeol yang berusaha mendekati Kyungsoo lagi sebagai obat patah hati dan… PUFF! Masalah kita selesai." Kata Xiumin.

"noona, idemu bagus juga. Walaupun itu artinya kita menyakiti perasaan Kyungsoo"

"maaf Luhan, Kyungsoo memang temanku. Teman kami, tapi Baekhyun sahabatku. Aku tidak mau Baekhyun dan Suho sampai harus…"

"shhh… jangan diteruskan." Jawab Luhan sambil membawa Xiumin kepelukannya. "aku akan beritahu Kris, Chanyeol dan Suho tentang rencanamu ini" kata Luhan lagi

"lalu, Lay bagaimana?" tanya Xiumin

"umm…. Begini, kau beritahu Lay, pelan-pelan. Setelah itu beritahu tentang rencanamu dan kita lakukan bersama" kata Luhan lagi.

Setelah menghabiskan bekal buatan Xiumin, Luhan langsung memberitahukan Kris mengenai rencana Xiumin dan Xiumin menjelaskan perihal Kyungsoo, Suho dan Baekhyun serta rencana yang sudah mereka buat kepada Lay. Awalnya Lay kaget dan prihatin pada Kyungsoo juga Baekhyun. Lay berjanji akan membantu Baekhyun karena Lay, Xiumin dan Baekhyun sudah bersama sejak kelas 1.

Kris, Luhan, Suho dan Chanyeol sudah berkumpul di lapangan basket sedangkan Lay dan Xiumin sedang bersama Kyungsoo dan Baekhyun di kantin. Rencananya mereka akan melaksanakan ide mereka besok. Hari ini mereka akan bersiap-siap dengan skenario yang sudah mereka buat.

SKIP TIME, PULANG SEKOLAH

"eotte chagi?" tanya Baekhyun

"hhhh…. Kau pikir aku senang?" tanya Suho lagi

"tapi chagi, Cuma ini cara satu-satunya supaya Kyungsoo bisa menyatakan perasaannya pada orang yang disukainya. Aku tahu bagaimana rasanya kalau kau sangat mencintai seseorang hingga sulit melupakannya. Karena aku merasakannya. Aku tidak mau kehilanganmu, karena aku mencintaimu. Seperti itu" jawab Baekhyun lagi. saat ini mereka sedang berada di parkiran motor sekolah. Rencananya Suho akan mengantar Baekhyun pulang.

"aku tahu, chagi. Tapi kau pikirkan lagi. aku mati-matian mempertahankan pertandingan menyanyi hanya karena kau! Dan sekarang, kau mau membatalkan lombanya? Dan menyerahkannya pada orang lain?" tanya Suho

"aku tau. Tapi kumohon, aku merasa tidak adil jika seperti ini" kata Baekhyun lagi

"katakan padaku, dimana letak tidak adilnya bagimu?" tanya Suho dingin

"Kyungsoo itu temanku! Dia sedang gila! Gila karena mencintai seseorang. Kau tahu bagaimana dia di kelas? Kadang melamun, senyum-senyum sendiri, murung. Aku kasihan padanya. Dia tidak bisa mengikuti lomba lagi dan sekarang hanya lomba menyanyi harapannya. Aku sudah pernah menang tahun lalu. Sudah seharusnya aku juga memberikan orang lain kesempatan, Suho ya. Kumohon…" mohon Baekhyun pada Suho yang tidak tanggapi apapun oleh Suho

"kau mencintaiku kan?" tanya Baekhyun lagi. suho hanya menghela nafas. Jurus princess nomor 1! Kalimat keramat! Suho tidak mungkin menolak jika sudah begini.

"arraseo princess!" kata Suho dengan kesal.

"mianhae" jawab Baekhyun. Dan yeah! Jurus princess nomor 2! Lagi lagi, kaliamat keramat! Suho makin tidak tega.

"okay sayang… kali ini terserah kamu, okay? Bisa kita pulang sekarang? aku masih ada tugas" kata Suho lagi

"jebal…" dan kali ini Baekhyun menambah muka melas dan puppy eyesnya. Okay, ini jurus princess nomor 3! Haruskah dijelaskan lagi? ini juga kata keramat!

"hhhh…. Iya. Aku mencintaimu, sayang. Sekarang ayo pulang" kata Suho sambil memeluk Baekhyun dan mengelus kepalanya pelan. Dalam pelukannya Baekhyun terkikik pelan. Inilah jurus mematikan untuk meluluhkan hati Suho yang Baekhyun miliki. Walaupun Baekhyun yakin sekali kalau Suho sebenarnya masih kesal padanya.

"kajja" Baekhyun segera naik ke motor Suho dan melaju menuju rumahnya. Sesampainya di rumah Baekhyun, Suho tidak mengucapkan apapun pada Baekhyun yang sudah turun dari motornya. Bahkan saat Baekhyun mencium sekilas pipinya, Suho hanya menampilkan wajah datarnya. Sebelum motor Suho melaju keluar rumah Baekhyun, Baekhyun menahan tangan kanan Suho yang sudah siap melajukan motornya.

"apalagi, sayang?" kata Suho

"masih marah?" tanya Baekhyun dengan wajah menyesalnya.

"hhh… tidak. Aku pulang dulu" jawab Suho datar.

"telepon aku kalau sudah sampai ya" kata Baekhyun lagi yang hanya dibalas anggukan dari Suho.

Setelah Suho keluar dari rumahnya, Baekhyun hanya menatap nanar pada punggung Suho yang sudah meninggalkan pekarangan rumahnya.

"maaf Suho, aku hanya tidak ingin melihat temanku sakit dan kesusahan. Kehilangan kesempatan seperti aku dulu yang hampir kehilanganmu, aku tidak bisa melihat Kyungsoo seperti itu terus" gumam Baekhyun. Kembali, seluruh kenangan saat dia kehilangan Suho berputar di memorinya. Terus berputar membuat dadanya sesak. Membuat kepalanya terasa pening dan mau pecah. Membuat rasa ngilu di sekitar jantungnya. Membuat matanya selalu basah dan membuat dirinya hampir gila, karena rindunya yang sudah tidak bisa dia tahan lagi.

Tidak! Baekhyun tidak mau kehilangan Suho untuk kedua kalinya. Tidak mau! Tidak bisa! Baekhyun bisa gila kalau sampai hal itu terjadi. Baekhyun mencintai Suho. sangat! Dan begitu juga sebaliknya Suho. baekhyun hanya merasa, keadaan Kyungsoo sama seperti dirinya dulu. Kehilangan kesempatan untuk bisa bersama dengan orang yang dicintainya. Membuatnya kehilangan yang amat dalam karena terlalu mencintai seseorang hingga ingin mati saja rasanya. Rasa cinta yang besar, sehingga tidak akan ada orang yang mampu menggantikannya.

Baekhyun sadar kalau selama ini ia terlalu possesiv dan manja kepada Suho. itu semata-mata karena Baekhyun tidak mau kehilangan Suho. dan Suho juga selalu bersikap seolah sifat possesiv dan manjanya adalah bentuk kasih sayangnya. Tidak akan ada laki-laki manapun di dunia ini yang betah jika memiliki pacar yang sangat possesiv dan manja. Tapi Suho berbeda! Suho menyayanginya, mencintainya. Karena itu Suho tidak merasa keberatan sama sekali dengan sifat Baekhyun. Dan dengan alasan ini, cinta Baekhyun pada Suho makin besar. Hingga tidak bisa dia bendung lagi. Baekhyun hanya mengiginkan Suho begitu juga Suho, karena Baekhyun tau, Suho mencintainya apa adanya. Suho mencintai princessnya, princess Baekhyun.

"yeoboseo? Aku sudah sampai chagi. Aku mau istirahat lalu mengerjakan tugas, see you tomorrow babe, I love you" kata Suho cepat tanpa membiarkan Baekhyun membalas perkatannya lalu menutup teleponnya begitu saja.

Suho menghempaskan tubuhnya ke ranjang miliknya sampai terdengar bunyi berdecit. Ia mendesah pelan. Bukan kehendaknya untuk marah pada yeojanya. Kalau bukan karena Xiumin yang mengusulkannya, mana mungkin Suho akan bersikap sedingin itu pada Baekhyun. Ingat! Baekhyun sudah mengeluarkan jurus princess manjanya pada Suho! dia sudah melakukan semuanya! Semua jurusnya! Lalu kenapa Suho masih bersikap dingin padanya? Biasanya pada jurus kedua, Suho pasti langsung melembut pada kekasih cantiknya itu.

Jawabannya adalah, demi kelancaran rencana yang sudah mereka siapkan. Xiumin memberitahukannya, kalau hari ini Baekhyun akan meminta Yesung saem untuk mengganti namanya dengan Kyungsoo dan Kyungsoo sudah dipanggil oleh Yesung saem untuk mewakili sekolah dalam festival sekolah tahun ini. Xiumin meminta Suho agar terlihat marah pada Baekhyun karena tidak memberitahukan hal ini kepadanya terlebih dahulu sebelum bertindak.

Dan mereka akan melaksanakan rencana mereka dengan mudah besok. Sejujurnya Suho tidak marah, tidak sama sekali marah pada Baekhyun. Sekarang dia berpikir Baekhyun pasti merasa sangat bersalah pada Suho dan akan berusaha untuk meminta maaf padanya. Suho tidak suka itu. Suho tidak akan pernah mau, tidak bisa, marah pada kekasihnya itu. Suho tidak tega.

Suho sangat mencintai Baekhyun dan Suho tidak mau melihat yeoja yang sangat dicintainya terluka. Tidak! Tisak dengan perkataannya atau perbuatannya. Juga tidak dengan perkataan orang lain ataupun perbuatan orang lain yang selalu berusaha untuk membuat Baekyun celaka atau sakit. Karena Suho tidak mau kehilangan Baekhyun untuk kedua kalinya.

Memikirkannya saja, Suho enggan. Apalagi merasakannya. Tidak. Suho sudah pernah merasakannya. Rasanya, seperti ingin mati saja. Suho sangat merindukan Baekhyunnya! Ya, Baekhyun-NYA! Dan Suho bersumpah, ia tidak mengiginkan orang lain selain Baekhyun. Karena Baekhyun adalah cintanya, aliran darahmya, separuh nafasnya, detak jantungnya dan hidupnya.

Katakanlah cinta mereka begitu naif, tapi itulah kenyataannya! Semua sahabat mereka tahu bagimana perasaan mereka masing-masing. Suho dan Baekhyun. Mereka itu sepasang sepatu kaca. Indah dan bersinar. Sepatu kaca Cinderlela, yang hanya bisa dimiliki oleh Cinderlela, tidak dengan orang lain. Dan cinta mereka, hanya mililk Baekhyun dan Suho. bukan milik orang lain.

Kring…kring…kring…

"yeoboseo noona?" jawab Suho setelah Xiumin meneleponnya

"YA! KIM JOONMYEON, MATI KAU BESOK DI TANGANKU!" teriak Xiumin dari sebrang telepon

"kau yang menyuruhku kan" kata Suho lagi

"AKU BILANG SAMPAI MERASA MENYESAL! BUKAN SAMPAI MENANGIS DAN TIDAK MAU MAKAN SEPERTI INI, BODOH!" jawab Xiumin setelah mendapat telepon dari salah satu maid pribadi Baekhyun yang mengatakan kalau Baekhyun menangis di dalam kamar, berteriak sampai tidak mau makan.

"yy..yyang benar? Separah itu?" tanya Suho lagi

"hhh…. Kalau tidak begini, mana mungkin aku meneleponmu, pabbo!" kata Xiumin lagi.

"aku bilang buat dia menyesal sudah mengambil keputusan seperti itu. Hanya itu. Dan besok saat dia benar-benar merasa menyesal telah melakukan hal itu, kita lakukan rencana kita" jawab Xiumin lagi.

"tt..ttapi noona, aku sudah membuatnya menyesal" kata Suho

"kau membuatnya menderita bodoh! Dia menangis , berteriak-teriak di dalam kamarnya dan sampai mogok makan." Kata Xiumin lagi

"lalu, aku harus apa?" tanya Suho lagi

"kita ubah pada plan B. aku tidak tega melihatnya begitu. Aku sekarang ada di rumah Baekhyun dengan Lay. Kau cepat kesini sekarang juga karena kamipun tidak diijinkan masuk oleh Baekhyun, cepat!" kata Xiumin. Tanpa disuruh dua kalipun, Suho segera melesat menuju rumah Baekhyun.

….

"dimana Baekhyun?" tanya Suho begitu sampai di rumah Baekhyun

"dikamar, mengurung diri." Jawab Xiumin ketus

"aishh.. ini kan rencana noona juga" jawab Suho

"hei! Aku tau ini hanya bohongan, tapi jangan sampai menyakitinya" jawab Lay

"ah.. sudahlah, aku mau bertemu dengannya dulu" jawab Suho yang langsung melesat menuju kamar Baekhyun

Tok.. tok.. tok…

"chagiya, ini aku, aku merindukanmu… ayo buka pintunya"bujuk Suho dari luar kamar Baekhyun. Terdengar suara gaduh dari dalam kamar Baekhyun dan suara kunci pintu yang diputar. Tiba-tiba pintu terbuka dan menampilkan Baekhyun yang berantakan. Rambutnya acak-acakan, pipinya basah bahkan jejak airmatanya terlihat jelas. Matanya merah dan bengkak. Suho yang tidak tahan langsung memeluk Baekhyun.

"hiks.. hiks… chagiya, mianhae. Jeongmal mianhae. Mianhae. Mianhae…." Baekhyun terus saja meminta maaf pada Suho yang masih memeluknya.

"sssshhh… sudah, aku yang salah. Mianhae chagiya, aku menyaakitimu. Aku melanggar janjiku sendiri" kata Suho. baekhyun menggeleng. Ia merasa sangat bersalah pada Suho.

"uljima, uljima.. sshhh" Suho terus saja menenangkan Baekhyun dalam pelukannya. Suho lalu menggendong Baekhyun ala bridal ke dalam kamarnya dan membaringkan Baekhyun dikasurnya. Ditariknya selimut bermotif polkadot milik Baekhyun sampai sebatas dadanya. Ia mendudukan dirinya disamping Baekhyun sambil terus mengelus lembut kepala Baekhyun. Diciumnya kening Baekhyun lalu turun ke matanya dan berakhir di bibir Baekhyun. Hanya kecupan singkat. Suho hanya mencoba menenangkan princess cantiknya ini. Setelah Baekhyun tertidur, Suho meninggalkan kamar Baekhyun dan menutup pintunya perlahan. Ia berjalab menuju ruang tengah tempat Xiumin dan Lay menunggunya.

"jadi, apa plan B?" tanya Suho

"kita harus bertemu Luhan, Kris dan Chanyeol dulu. Kita pergi ke café biasa sekarang" jawab Xiumin. Mereka bertiga akhirnya pergi ke café tempat mereka biasa berkumpul. Disana sudah ada Luhan, Kris dan Chanyeol yang menunggu mereka. mereka mulai membicarakan plan baru mereka.

"sebenarnya, planning nya masih sama. Hanya saja sedikit perubahan. Sedikit, dan permainan kita akan selesai. Kuharap ini berhasil! Kita harus berhasil!" kata Xiumin lagi

"YEAY!" teriak mereka semua kompak.

Apa rencana Xiumin kali ini bisa berhasil? Let's see….

TBC

Annyeonghaseo…..

Akhirnya update setelah aku struggling sama selang infus 4 hari! Hahaa…. Aku udah feeling, harusnya aku update setelah ceritanya selesai aku ketik, dan bener kan, aku dirawat di rumah sakit dan menyebabkan keterlambatan update, hahaa…. Maaf ya readerdeul

Disini kalo ada yang nggak ngerti sama ceritanya, di skip dulu ya pertanyaannya. Seiring berjalannya chapter kalian pasti ngerti kok. Makanya ditungguin terus ya updatenya. Diusahakan cepet deh ini fanficnya. Doain aja authornya nggak sakit lagi ya, hahaaaa

Belum bisa bales review nih… tapi aku seneng udah ada siders yang mau muncul ke permukaan…. Hahaa

Untuk reader baru, semoga suka ceritanyanya yaah…

Dan buat reader setia fanfic ini, aku jadi terharu *peluk* aku pasti akan lebih berusaha lagi untuk fanfic ini.

Jangan lupa reviewnya yaaaaa…. Muachmuach aku sayang kalian…..

See you next chapter