Title : PRINCESS BAEKHYUN

Author : RabbitEXO / littleXbetweenEO

Main Cast : Byun Baekhyun / Kim Joonmyeon

Pairing : SuBaek / HoBaek / SuD.O / ChanSoo / KrAy / LuMin / HunKai

Other Cast : Do Kyungsoo, Park Chanyeol, Kim Jongin, Xiumin, Luhan, Yixing, Kris, Sehun

Genre : Romance, School Life, GS for Baekhyun, Kyungsoo, Xiumin, Yixing and Jongin.

Length : Chapter 7

Rating : T

Disclaimer : Cerita ini murni milik Author. Don't plagiarism. Don't like it? Please don't bash! Hargailah karya orang lain. *DEEP BOW TO READERS* terimakasih bagi yang sudah membaca ^o^

Summary : Suho yang biasa mendapatkan Baekhyun yang tidak biasa dengan sifat cemburu dan posesif yang berlebihan. Bagaimana kalau Kyungsoo yang biasa juga mencintai Suho yang adalah namjachingu dari Baekhyun yang terkenal tidak biasa? Bagaimana cara Suho mempertahankan Baekhyun?

HAPPY READING

Xiumin, Lay dan juga Baekhyun sedang berkumpul bersama di kelas. Ini masih pagi dan ketiga sahabat itu sudah duduk manis di kelas mereka. bukan tanpa alasan mereka datang sepagi ini, Baekhyun yang meminta kedua sahabatnya itu untuk datang pagi. Kita bisa lihat Lay dengan matanya yang masih enggan terbuka seluruhnya dan Xiumin tidak jauh berbeda dengan Lay.

"YA! Min eonni, xingieeee…. Jangan tidur lagi"rengek Baekhyun yang melihat kedua sahabatnya malah menumpukan kepala mereka di meja belajar dan kembali tidur.

"aduh, baek. Aku masih ngantuk nih" kata Lay lagi

"iya, Baek.." kali ini Xiumin yang menjawab.

"jangan tidur lagi dong, bantu aku minta maaf pada Suho." kata Baekhyun lagi

"kalian kan sudah berbaikan kemarin, sudahlah Baekhyun ah, Suho tidak mungkin marah padamu lebih dari sehari. Tidak! Bahkan tidak ada sehari kemarin" jawab Lay

"iya baekki sayang, sudah ya. Masih ngantuk nih" kali ini Xiumin yang menjawab

"yasudah kalau kalian tidak mau membantuku, aku minta bantuan Kyungsoo saja" jawab Baekhyun dan seketika itu juga Xiumin dan Lay menegakan kepala mereka.

"MWO?"

"YA! BYUN BAEKHYUN, SAHABATMU ITU SIAPA HUH?" kesal Xiumin

"umm…. Kyungsoo bukannya teman kita juga ya?" tanya Baekhyun polos

"ya Tuhan…. Princess baekki kesayangan Suho, kami itu sahabatmu. SA-HA-BAT. Sedangkan kyungsoo itu hanya teman, TE-MAN. Kau mengerti Baekhyunie?"jelas Lay

"tapi menurutku…"

"tidak ada tapi-tapian Baekhyunie sayang, itu kenyataannya! kau harus bisa menempatkan mana sahabat dan mana teman" final Xiumin

"aku merasa aneh dengan kalian semua. Sepertinya ada sesuatu tentang Kyungsoo yang kalian sembunyikan dariku" kata Baekhyun lagi

"tti..ttidak ada apapun yang kami sembunyikan, iya kan Min eonni?" kali ini Lay yang berusaha meyakinkan Baekhyun

"habisnya sepertinya kalian menolak sekali ideku untuk memberikan lomba menyanyi pada kyungsoo. kau, min eonni, suho bahkan Luhan dan Kris melarangku. Ini aneh. Dan juga kalian menempatkan Kyungsoo sebagai teman kita, padahal kita sudah dekat dengan Kyungsoo" kata Baekhyun lagi

"jelas kami melarangmu baekki, kau itu kan suara emas sekolah kita, tidak akan ada yang mengalahkanmu. Dan masalah teman atau sahabat yang sudah kukatakan tadi itu, Kyungsoo itu kan anak baru, kita belum mengenal dia secara baik, maka dari itu dia masih menjadi teman, bukan sahabat, lebih tepatnya belum" kata Xiumin lagi

"tapi aku tidak mau menjadi orang egois" kata Baekhyun lagi

"justru itu baek, kau harus menjadi orang egois sesekali" jawab Lay

"tidak lay,ah. Aku sudah cukup menjadi egois dulu. Aku tidak mau kehilangan kalian kalau aku jadi egois" jawab Baekhyun

"tidak Baekhyunie. Kami tidak akan meninggalkanmu. Kami janji" jawab Xiumin yang dijawab anggukan mantap dari Lay juga.

"aku sayang kalian" kata Baekhyun lalu memeluk kedua sahabatnya itu. "jadi, bantu aku minta maaf pada suho ya" kata Baekhyun lagi.

"tidak perlu. Lihat tuh" jawab Lay sambil menunjuk ke arah pintu masuk dimana ada Suho disana yang sedang tersenyum ke arah Baekhyun.

"sudah sana, temui dia, kami masih ngantuk baek" jawab Xiumin. Tanpa disuruh dua kali, Baekhyun segera menghampiri Suho dan meninggalkan kedua sahabatnya yang kembali tidur di kelas. Tapi sebelumnya, Xiumin dan Suho saling berkomunikasi lewat tatapan mata. Inilah saatnya rencana Xiumin.

"pagi princess" sapa Suho saat Baekhyun sudah ada dihadapannya.

"pagi Suho" jawab Baekhyun

"kajja" suho menarik tangan baekhyun menuju taman sekolah yang sudah mulai ramai.

"suho" panggil Baekhyun

"umm… wae?" tanya Suho saat mereka sedang duduk berdua di bangku taman yang panjang.

"kau masih marah?" tanya Baekhyun lagi

Pffftttt…

"YA! Aku serius, kenapa tertawa, eoh" kesal Baekhyun yang ditertawakan oleh Suho

"hahaa… arraseo, arraseo. Aku sudah tidak marah, sayang. Mana mungkin aku bisa marah lama-lama pada princess cantik yang satu ini" jawab Suho lagi.

"ya! Gombal" jawab Baekhyun dengan semburat merah menghiasi pipi gembilnya.

"hahaa…. Aku serius. Aku minta maaf ya, kemarin aku kasar padamu" kata Suho lagi

"aku juga minta maaf sudah membuatmu kesal" kata Baekhyun lagi

"gwenchana." Jawab Suho sambil membawa Baekhyun kepelukannya.

"jadi?" tanya Baekhyun

"jadi?"

"kita baikan?" tanya Baekhyun

"iya sayang" kata Suho lagi sambil terus mengelus puncak kepala Baekhyun sayang.

"saranghae, baby myeon"

"nado saranghae princess baekhyun"

Suho dan Baekhyun saling berpelukan di bangku taman itu. Tidak peduli dengan siswa-siswi lain yang menjadikan mereka bahan tontonan atau apalah karena bagi mereka yang penting sekarang adalah menyalurkan rasa sayang mereka masing-masing.

Xiumin dan Lay yang melihat mereka berdua dari kejauhan berhigh-five ria. Mau tahu kenapa? Karena tidak jauh dari tempat baekhyun dan Suho berpelukan ada Kyungsoo disana. ADA KYUNGSOO DISANA!

Ini dia rencana Xiumin. Semalam, Xiumin sudah menyuruh Kyungsoo untuk datang lebih pagi dengan alasan Xiumin mau meminjam tugas matematika yang tidak ia mengerti. Dan Xiumin akan membuat Kyungsoo berjalan melewati Baekhyun dan Suho yang sedang bersama. Kyungsoo pasti akan melihat mereka berdua dan setelah itu Kyungsoo akan mengetahui kalau Suho dan Baekhyun adalah sepasang kekasih. Dan setelah itu dia akan membuat Kyungsoo dekat dengan Chanyeol dan rencana mereka akan berhasil. Itulah yang ada dipikiran Xiumin.

Kyungsoo berlari menuju kelasnya dan disusul Xiumin dan Lay. Xiumin dan Lay mendekati meja Kyungsoo perlahan karena Kyungsoo terlihat sedih sekali.

"kyungsoo ya, gwenchana? Kenapa kau menangis?" tanya Lay acting.

"aku… aku…" kyungsoo tidak bisa melanjutkan kata-katanya saat melihat Baekhyun memasuki kelas dan menghampiri mereka

"astaga, kyungie kenapa? Kenapa kau menangis?" tanya Baekhyun

PLAK!

"YA! KYUNGSOO!" teriak Xiumin begitu melihat Kyungsoo menampar Baekhyun

"kau tidak usah peduli padaku lagi! jangan terlihat baik padahal kau itu busuk sekali, Byun Baekhyun! Jadi ini alasanmu memberikan lomba menyanyi padaku hah? Kau mau mengejekku iya? Kupikir kau itu temanku" kata Kyungsoo panjang sedangkan Baekhyun tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Kyungsoo.

"aku tidak mengerti Kyungso ya" jawab Baekhyun

"orang yang kusuka, yang kucintai itu SUHO!" jawab Kyungsoo lagi sontak Baekhyun, Xiumin dan Lay kaget. Xiumin dan lay tidak menyangka kalau Kyungsoo akan langsung mengatakannya dihadapan Baekhyun sedangkan Baekhyun tidak percaya kalau temannya sendiri mencintai kekasihnya.

"lihat saja Byun Baekhyun! Kau sudah memberikan aku kesempatan untuk mendapatkan Suho dan aku tidak kan menyia-nyiakan kesempatan itu. Aku akan tetap menyatakan perasaanku pada Suho dan aku akan mendapatkan Suho! ingat itu Byun Baekhyun" ancam Kyungsoo

"kau pikir dirimu itu siapa huh? Kau mau mengambil Suho dariku? Tidak akan pernah! Karena Suho hanya akan mencintai Byun Baekhyun!" Kata Baekhyun lagi.

"kau jangan terlalu percaya diri baek! Aku akan mendapatkan Suho apapun yang terjadi!" kata Kyungsoo sambil meninggalkan kelas. Xiumin dan Lay yang melihat perkelahian mereka langsung memeluk Baekhyun

"eonni, aku tidak percaya Kyungsoo akan melakukan ini padaku, padahal, padahal… hikss.. hikss" baekhyun menangis. Ia tidak percaya niat baiknya justru menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.

"tenanglah Baek, Suho tidak mungkin jatuh ke tangan orang lain. Suho hanya mencintaimu. Percayalah" jawab Xiumin. Xiumin sendiri tidak menyangka rencananya malah akan membuat Baekhyun lebih sedih dari ini.

Taman sekolah…

"hiks.. hiks.. kau bodoh, Do Kyungsoo" Kyungsoo masih saja menangis sendirian di taman belakang sekolah. Ah, sepertinya Kyungsoo sedang membolos pelajaran. Bel masuk sudah berbunyi sejak tadi dan sepertinya Kyungsoo tidak akan masuk kelas.

"perlu teman?" seseorang mendekati Kyungsoo yang masih saja terisak. Kyungsoo yang kaget mendongakan kepalanya untuk melihat siapa yang sudah menyapanya. Ternyata dia adalah Luhan.

"kau.. mau apa disini? Menceramahiku? Memarahiku? Silahkan saja. Tapi aku tidak akan mengubah pikiranku untuk mendapatkan Suho apapun caranya" jawab Kyungsoo ketus.

"wow… wow… santai saja Nona Kyung. Aku kesini bukan untuk menceramahi atau untuk memarahimu. Sama sekali bukan itu maksudku. Kau pikir aku kepala sekolah apa" jawab Luhan

"lalu?" tanya Kyungsoo lagi

"aku kan bertanya apa kau butuh teman atau tidak" jawab Luhan

"tidak" jawab Kyungsoo cepat

"kau yakin?" tanya Luhan. Kyungsoo tidak menjawab. Dia hanya mengalihkan perhatiannya ke lain arah. Kemanapun itu asal pandangannya bukan Luhan. Luhan segera duduk di samping Kyungsoo.

"usahamu akan sia-sia" kata Luhan akhirnya. Kyungsoo menolehkan kepalanya cepat ke arah Luhan.

"apa maksudmu?" tanya Kyungsoo

"kita sedang bicara tentang kau, Suho dan Baekhyun kan?" tanya Luhan

"aku tidak dalam mood baik untuk membicarakannya" kata Kyungsoo

"tapi kurasa kau butuh membicarakannya" jawab Luhan. Kyungsoo hanya mendengus.

"baiklah, aku mendengarkan. Tapi jangan harap aku akan mengubah pikiranku" kata Kyungsoo

"itu terserah padamu" jawab Luhan lagi

"apa yang perlu kuketahui?" tanya Kyungsoo

"aku mulai dari awal saja. Supaya kau lebih mengerti" kata Luhan

Flashback on ( conversation between Luhan and Kyungsoo)

"6 tahun yang lalu, yeah.., kau bisa menghitungnya. Kira-kira saat aku, Suho dan Chanyeol ada di kelas 5 sd. Kami kedatangan murid baru dari Amerika. Satu kata yang kuucapkan saat itu adalah 'WOW' kalian tidak akan menyangka di sekolah kami kedatangan murid pindahan dari Amerika pula. Okay, untuk yang satu ini kau boleh menganggapku berlebihan, tapi itulah aku. Aku dulu selalu berpikir kalau Amerika itu jauh, jadi aku bersikap sedikit berlebihan." Kata Luhan

"kau memang berlebihan" jawab Kyungsoo ketus.

"okay.. okay.., kau tahu siapa murid pindahan itu, dia Kris" kata Luhan

"lalu apa hubungannya?" tanya Kyungsoo jengah

"Kris dan Baekhyun" jawab Luhan

"mereka bersaudara?" tanya Kyungsoo

"bukan. Mereka tidak memiliki hubungan darah apapun. Kris pindahan Kanada, tapi seonsaengnim bilang dia pindahan Amerika. Yang sesungguhnya pindahan Amerika adalah Baekhyun. Mereka sama-sama masuk pindah ke Korea dan sama-sama masuk sekolah yang sama dan juga berada di kelas yang sama. Tentunya dengan kelasku, Suho dan Chanyeol." Kata Luhan

"teruskan" titah Kyungsoo yang sepertinya mulai tertarik

"aku, Suho dan Chanyeol memang dekat. Tapi Suho dan Chanyeol itu yang tidak bisa dipisahkan. Mereka bersahabat sejak kecil dan aku baru dekat dengan mereka saat kelas 3 SD. Dan kami dekat dengan Kris sejak kepindahannya ke Korea. Lebih tepatnya sejak Kris dan aku duduk bersebelahan dan ternyata Kris dan Chanyeol memiliki hobi yang sama. Kau tahu kan, mereka maniak basket. Suho mana pernah tertarik dengan hal-hal yang berbau olahraga. Dia lebih suka menggunakan otaknya ketimbang ototnya" lanjut Luhan.

"apa sejak dulu suho sudah pintar?" tanya Kyungsoo

"peringkat 1 sejak kelas 1 SD sampai sekarang" kata Luhan "yaa… dia mendapatkan banyak rival sih sebenarnya. Tapi, nilai-nilai Suho selalu konsisten. Dan dia memang pintar" lanjut Luhan.

"lalu?"

"selain dengan Chanyeol, Kris dan Suho juga menjadi dekat karena mereka sama-sama menyukai matematika. Kalau aku dan Kris, kami selalu curhat tentang yeoja. Hahaa…." Tawa Luhan

"tidak ada yang lucu" kata Kyungsoo lagi.

"hei, menurutku itu lucu. Bukan hanya yeoja yang butuh teman curhat, kami namja juga. Aku hanya tidak menyangka, Kris begitu melankolis kalau sudah menghadapi yeoja. Padahal tampangnya dingin dan tidak berperikemanusiaan seperti itu" jawab Luhan

"hei, kita akan membicarakan Suho, ingat?" kata Kyungsoo lagi

"arraseo. Kami dengan mudah berteman dengan Kris, tapi tidak dengan Baekhyun. Baekhyun itu angkuh, kau tahu bagaimana caranya berjalan. Anggun sekali, seperti seorang putri kerajaan. Tapi angkuh dan egois. Baekhyun disukai banyak namja, yaa… dulunya termasuk kami. Kau tahu, aku, Suho, Chanyeol dan Kris memang sempat menyukai princess cantik satu itu" kata Luhan lagi

"kau bercanda?"

"hei, ini serius, okay. Hanya saja, sulit mendapatkannya, dia juga anak yang manja sekali. Seluruh yeoja di sekolah kami tidak ada yang menyukainya. Dia selalu dijauhi dan yang lebih parah lagi, dia dibully. Kau bisa bayangkan, anak kelas 5 SD membully temannya sendiri? Tapi itulah yang terjadi dengan Baekhyun. Dia selalu dijahili oleh yeoja-yeoja di sekolahku." Kata Luhan

"aku senang mendengarnya" kata Kyungsoo lagi. mungkin Kyungsoo masih dendam dengan Baekhyun sehingga bicaranya sangat menusuk.

"jangan bicara seperti itu. Baekhyun tidak tahu bagaimana caranya bukan Suho yang nekat mendekatinya. Sepertinya memang Suho sangat menyukai Baekhyun sehingga dia rela membantu Baekhyun ketika semua yeoja-yeoja di kelas kami menjahilinya. Aku masih ingat, saat Suho membantu Baekhyun mengambil tas sekolahnya yang diletakkan diatas pohon dan Suho rela memanjat pohon besaritu demi mengambilkan Baekhyun tasnya, tapi setelahnya Baekhyun malah lari menuju supirnya sambil menangis tanpa mengucapkan terimakasih pada Suho" kata Luhan lagi.

"separah apa Baekhyun dibully memangnya?" tanya Kyungsoo

"umm… dia pernah disiram air dingin di kamar mandi lalu ditasnya banyak diletakkan banyak sampah lalu beberapa yeoja bahkan pernah merobek semua uang dalam dompet Baekhyun" kata Luhan

"MWO? Separah itu?" tanya Kyungsoo

"umm…. Dan yang membantu Baekhyun keluar dari pembullyan yang sangat menyiksanya adalah Suho. saat baekhyun disiram air dingin, baekhyun benar-benar parah. Dia langsung demam tinggi dan Suho yang merawatnya di UKS sampai supir pribadi Baekhyun datang. Lalu saat banyak sampah di tas Baekhyun, Suho membantunya membersihkan seluruh sampah di tasnya lalu menukar tasnya dengan tas Baekhyun. Dan saat semua uang dalam dompet Baekhyun dirobek, Suho mengganti sebagian uang dalam dompet Baekhyun sehingga dia harus rela tidak jajan seminggu. Yah.. walaupun aku yakin, dengan sekali minta pada orangtuanya, Baekhyun akan mendapatkan uang yang banyak, tapi masalahnya, Baekhyun tidak mau memberitahukan perihal pembullyannya kepada orang tuanya atau guru" kata Luhan lagi

"dia memang bodoh." Kata Kyungsoo

"ah, itu juga tambahan. Baekhyun itu bodoh" kata Luhan

"maksudmu?" tanya Kyungsoo heran

"Baekhyun tidak pernah mendapatkan nilai lebih dari 5. Otaknya benar-benar pentium 1 kalau kau mau tahu. Tapi lagi-lagi Suho membantunya. Suho bahkan rela pulang sore demi belajar bersama dengan Baekhyun di sekolah. Sampai saat itu terjadi" kata Luhan

"apa yag terjadi?" tanya Kyungsoo penasaran

"ayah Suho meninggal saat ibunya tengah mengandung adik kecilnya. Dan hidup Suho serasa berhenti saat itu juga. Dia sangat terpukul dengan kematian ayahnya. Dia merasa beban berat berada di pundaknya. Dia belum siap" kata Luhan. "dan disinilah, Baekhyun membalas semua yang pernah Suho lakukan padanya. Baekhyun yang menemani bahkan terus menjadi penyemangat bagi Suho. Baekhyun perlahan-lahan membuka dirinya pada Suho. dia tidak lagi menjadi angkuh, egois atau bodoh. Baekhyun berubah. Sedikit berubah, nyatanya kelakuannya saat ini masih sama seperti dulu, manja" kata Luhan

"mereka menjadi sepasang kekasih?" tanya Kyungsoo

"terlalu cepat kyungsoo ya. Mereka bersahabat, mereka saling mengerti satu sama lain, mereka saling melindungi, saling menyayangi, saling mencintai. Tapi mereka masih terlalu kecil untuk tahu apa itu cinta. Kau sendiri tau kan, cinta monyet." Kata Luhan

"aku bingung" jawab Kyungsoo

"mereka memang selalu bersama. Mereka memang sudah seperti sepasang kekasih, walaupun sebenarnya bukan. Tapi hati mereka sudah tertaut satu sama lain. Tapi sepertinya, takdir masih mempermainkan perasaan mereka. suho dan Baekhyun berpisah saat masuk JHS. Kau tahu? Suho itu selalu saja uring-uringan di sekolah. Dan for your information, kami berempat masuk sekolah yang sama." Kata Luhan

"skip bagian kalian berempat dan ceritakan tentang Suho saja" jawab Kyungsoo

"Karena nilai Baekhyun yang rendah, dia harus masuk home schooling. Suho beberapa kali mengunjungi rumah Baekhyun, tapi ternyata Baekhyun mendapat home schooling di Jepang. Tempat ayahnya bekerja. Dan mengetahui hal itu, Suho makin uring-uringan. Tapi nilainya tidak pernah turun. Hanya saja, sikapnya jadi sedikit menyedihkan. Terlalu merindukan Baekhyun" kata Luhan

"dan selanjutnya?"

"takdir tidak benar-benar kejam pada mereka. Home Schooling Baekhyun pindah ke Korea saat dia kelas 3. Mereka tidak sengaja bertemu di sebuah café dekat JHS kami. Kkkk… kali ini kurasa Baekhyun sudah merencanakannya. Tidak ada yang namanya 'ketidaksengajaan' di dunia ini, kecuali dalam film." Kata Luhan. " mereka bertukar nomer handphone. Dan saat itu Suho kembali menjadi Suho yang dulu kukenal. The power of love kurasa. Mereka saling merindukan. Haah… aku tahu rasanya. Mereka hampir gila karena merindukan satu sama lain." Lanjut Luhan

"lalu?"

"mereka sering berkomunikasi lewat telepon, sampai Suho membicarakan tentang rencananya yang mau menyatakan perasaannya pada Baekhyun. Dan ya, dia melakukannya. Lalu Baekhyun menerimanya. Dan mereka menjadi sepasang kekasih" kata Luhan lagi. "mereka berjanji akan masuk SHS yang sama. Baekhyun belajar keras demi masuk SHS yang sama dengan Suho. dan dia berhasil masuk di sekolah ini." Kata Luhan

"itu namanya the power of love" kata Kyungsoo

"kau berpikir begitu? Kukira kau akan kesal kalau Baekhyun bisa masuk SHS yang sama dengan Suho" kata Luhan

"lanjutkan saja, tuan Luhan" kata Kyungsoo

"baiklah. Kami berempat lagi-lagi masuk SHS yang sama. Begitu juga dengan Baekhyun. Di tahun pertama Baekhyun dan Suho bersekolah, Suho banyak membantu Baekhyun dalam memilih teman tentunya. Dan Xiumin juga Lay yang menjadi sahabat Baekhyun sekarang adalah orang-orang yang sangat Suho percaya. Lagipula, Baekhyun banyak berubah, dia tidak lagi angkuh dan egois. Walaupun masih sedikit manja dan umm… posesif" kata Luhan. "tidak ada yeoja yang boleh mendekati Suhonya. Tidak ada atau dia akan sangat manja dan marah pada Suho. tapi anehnya, Suho tidak pernah jengah dengan sikap Baekhyun yang selalu memprotektif dirinya. Saat kutanya kenapa, dia menjawab kalau selama dia dan Baekhyun berpisah,rasanya seperti saat dia kehilangan ayahnya. Dan dia sangat mencintai Baekhyun hingga rasanya mau mati karena merindukannya. Untuk itu, Suho tidak pernah meninggalkan Baekhyun sendiri begitu juga dengan Baekhyun" sambung Luhan.

"sebesar itu cinta Suho pada Baekhyun?" tanya Kyungsoo lirih

"kalau aku boleh menyarankan, kau sebaiknya mundur, Kyungsoo ya. Suho mencintai Baekhyun dan sampai kapanpun akan selalu begitu. Mereka sangat dekat, mereka sudah melebihi sepasang kekasih, mereka saling membutuhkan. Seperti aku yang membutuhkan Xiumin, Kris yang membutuhkan Lay dan Chanyeol yang membutuhkanmu" kata Luhan

"aku tidak bisa Lu, aku…." Kyungsoo tidak melanjutkan kata-katanya. Bingung, entah kenapa dia bingung.

"kau hanya butuh mencoba" kata Luhan. "sepertinya tugasku berakhir. Aku pergi ke kelas dulu, pelajaran kedua akan segera mulai" kata Luhan lagi.

"kau pergi duluan. Aku masih mau disini" kata Kyungsoo, dan dengan itu, Luhan meninggalkan Kyungsoo yang masih duduk di kursi di belakang taman sekolahnya. Kyungsoo masih memikirka kata-kata Luhan yang menyuruhnya untuk membuka hatinya pada Chanyeol. Tapi egonya terlalu tinggi dan sepertinya rasa cintanya pada Suho semakin membesar.

"aku tidak akan melepaskan Suho, tidak sekalipun itu Baekhyun" kata Kyungsoo. Dan dengan itu, Kyungsoo bertekad akan terus berusaha demi mendapatkan Suho.

TBC

Annyeonghaseo…

Aku update dong, hahahaa *ketawa nista* disini aku buat flashback dalam bentuk yang beda. Aku mau buat flashback dalam bentuk percakapan, jadi flashbacknya secara garis besar aja. nggak perlu terlalu detail. Masa lalu, biarlah berlalu… ye gak? Hahahaa…. Kita harus mup on menuju masa depan yang lebih cerah *halah*

Mau dibalesin nggak reviewnya?

: ini udah chapter 7 yah chingu, hahaa…. Iya, author akan jaga kesehatan supaya nggak sakit lagi, fighting

novisaputri09 : aku sakit DB, hehee… timaaci chinguyaaa….. aku udah balik nulis ff lagi kok ;;) maksud kehilangan kedua kalinya kayaknya udah dijawab di flashbacknya Luhan yaa….

Byun Hyerin : apakabar kamuuu? aku udah sembuh kok, hehee… maaf yah chapter kemaren emang pendek, bukan Cuma perasaan kamu aja, soalnya aku nulisnya waktu badannya panas dan kepalanya pusing. Aku juga gregetan sama Baekhyun, kok dia baik banget ya *loh?* hahaha… itu karena Baekhyun nggak mau dibully lagi kaya dulu, makanya dia jadi baik sama semua orang. Flashbacknya udah yaa… semoga feelnya masih dapet… fighting

baby baekkie : hahahaa…., seneng deh kalo suka moment SuBaeknya {}

ssnowish : kamu baru menemukan fanficnya? Segitu langkanya kayaknya nih SuBaek, perlu pelestarian, hahaa…. Suka deh kalo feel SuBaeknya bisa dapet, hahaa…

nah, ini yang perlu dimaafkan. MAAFKAN SAYAAAA… disini nggak akan bener-bener dibuat HUNKAI, di pair emang ditulis sih ada HUNKAI, dan maafkan saya karena fanfic ini dibuat khusus SUBAEK, jadi moment HUNKAI nya mungkin tidak ada. Huaaaaa…. Tolong jangan bilang saya PHP, bukan itu maksudnya-_- tapi Jongie kan pernah bilang mau pacaran sama Sehunie, jadi aku masukin di pairing deh…. Tapi karena kamu udah minta, aku usahain buat HUNKAI nya… jadi ditunggu yaah…. Harus sedikit bersabar… hehee

fanoy5 : ini udah dilanjut yaaah chingu,chingu,chingu… hehee… kan biar dramatis jadi Baekhyunnya nggak mau makan kalo belum ketemu Suho gitu loh… hahaa….

Baby Magnae : aku sakit DBD hehee… timaaci yaaa chingu… dan iya MERDEKA, kita patut bangga sama Indonesia yang udah tua, udah 69 tahun, angka ambigu ya-_-" *ini sih author yang ambigu* hahahaa abaikan saja. Saya sudah merusak otak polos magnae-_-, tolong dimaafkan ya… hahaa…

Author kayaknya lagi nggak waras deh ngebalesin reviewnya, hahaa….

Dan terimakasih yang sudah review di chapter 5 tapi maaf belum dibales yaa… kemaren masih sakit

Jadi nulisnya juga terbatas, hehee….

Thankyou :choihyura01, Rnine21, KesetGabut9002, .739, rachel suliss

Dan semua siders yang sudah baca fanficnya….

See you next chapter….

:DDDDDDDDD