Title : PRINCESS BAEKHYUN
Author : RabbitEXO / littleXbetweenEO
Main Cast : Byun Baekhyun / Kim Joonmyeon
Pairing : SuBaek / HoBaek / SuD.O / ChanSoo / KrAy / LuMin / HunKai
Other Cast : Do Kyungsoo, Park Chanyeol, Kim Jongin, Xiumin, Luhan, Yixing, Kris, Sehun
Genre : Romance, School Life, GS for Baekhyun, Kyungsoo, Xiumin, Yixing and Jongin.
Length : Chapter 8
Rating : T
Disclaimer : Cerita ini murni milik Author. Don't plagiarism. Don't like it? Please don't bash! Hargailah karya orang lain. *DEEP BOW TO READERS* terimakasih bagi yang sudah membaca ^o^
Summary : Suho yang biasa mendapatkan Baekhyun yang tidak biasa dengan sifat cemburu dan posesif yang berlebihan. Bagaimana kalau Kyungsoo yang biasa juga mencintai Suho yang adalah namjachingu dari Baekhyun yang terkenal tidak biasa? Bagaimana cara Suho mempertahankan Baekhyun?
HAPPY READING
Jam istirahat sudah tiba. Xiumin berlari tergesa-gesa menuju ruang OSIS. Rapat mendadak dengan Kyuhyun saem mengenai festival sekolah. Dia bahkan belum sempat menyentuh bekal makanannya dan langsung menuju ruang OSIS. Dan satu hal lagi, dia lupa membawa bekal itu bersamanya ke ruang OSIS. Setidaknya makan sedikit akan sangat berguna baginya dan juga kerja otaknya.
Sebelum pergi meninggalkan kelasnya, Xiumin berusaha menenangkan Baekhyun yang 'ngotot' minta bertemu dengan kekasihnya. Dan sekarang, pekerjaaan itu tergantikan dengan Lay. Baekhyun, Lay dan Luhan berada di kantin sekarang. menikmati makan siang yang…, err… entahlah, mood Baekhyun turun drastis. Baekhyun bahkan tidak menyentuh makanannya dan Lay juga Luhan tidak bisa berbuat apa-apa ketika sang princess merajuk. Karena hanya ada 2 orang yang bisa menenangkan sang princess dalam keadaan seperti ini, Xiumin dan kekasihnya, Suho.
Xiumin sudah sampai di depan ruang OSIS. Dia segera membuka pintu itu dengan tergesa-gesa karena dia sudah terlambat. Hei, salahkan princess manja itu yang membuatnya harus menenangkannya sebentar sebelum berlari ke ruang OSIS dan melupakan bekal makan siangnya. Benar-benar! Dan di dalam ruangan itu, tidak hanya ada Kyuhyun saem. Siwon saem dan Kangin saem juga ada disana. Bagaimana mungkin dia terlambat di acara rapat bersama dengan seluruh pengurus OSIS dan panitia festival sekolah! Hell no! dimana profesionalitasnya sebagai OSIS? Suho pasti akan menceramahinya setelah ini. Mungkin.
"baiklah, kita lanjutkan acara rapat kita" kata Kyuhyun saem. Dan rapat yang membahas persiapan festival itu berlangsung sangat lama bagi Xiumin. Oke, kalian bisa lihat Xiumin, dia sangat kelaparan. Dan dia sama sekali tidak berkonsentrasi terhadap apa yang sedang dijelaskan oleh Kyuhyun saem. Kalian juga tahu kan kalau Baekhyun kita yang manis menyuruh Xiumin dan Lay untuk datang pagi karena dia mau meminta bantuan kepada kedua sahabatnya demi mendapatkan maaf dari kekasihnya? YUP! Xiumin belum sarapan, kalian memang hebat dalam menebak segala sesuatunya.
Rapat telah selesai. Kyuhyun saem sudah meninggalkan ruang rapat diikuti oleh siwon saem dan Kangin saem. Setelah pidato singkat Suho kepada panitia festival, Xiumin langsung menyerahkan buku notulen rapat pada Suho.
"cepat ditanda tangani Suho yaa… aku lapar" rengek Xiumin
"sabar Min noona, aku kan harus mengeceknya terlebih dahulu" jawab Suho sambil membolak-balikan notulen rapat ditangannya.
"Suho,ya" panggil Xiumin
"wae noona?"
"tadi pagi, rencana kita gagal" kata Xiumin to the point tapi sambil menundukan kepalanya.
"sudah kuduga. Bagaimana reaksinya?" tanya Suho
"dia marah, menampar Baekki lalu dia mengatakan akan mendapatkanmu apapun yang terjadi. Membuat Baekhyun menangis sepanjang pagi dan saat istirahat moodnya buruk sekali. Dia ingin bertemu denganmu tapi, kau harus rapat. Aku dan Lay harus membujuknya agar tidak ke ruang OSIS dan menangis meraung-raung dihadapanmu" jawab Xiumin
"Baekhyun ditampar?" tanya Suho
"pelakunya sampai sekarang belum menampakan dirinya di kelas" kata Xiumin lagi
"aku harus bertemu dengan Baekhyun" kata Suho lalu berjalan keluar dari ruang OSIS. Hari ini, waktu istirahat akan ditambah hingga 1 jam. Keren! Itu sudah biasa. Kalian tahu alasannya? Guru-guru juga butuh bimbingan untuk festival sekolah kan, mereka harus mendapatkan pengarahan dari kepala sekolah. Untuk itu jam kosong selama 1 jam. Menyenangkan jadi anak SHS kan?
Suho mencari Baekhyun ke kelasnya, berpikir bahwa princessnya pasti tidak akan makan karena mood buruknya dan TA-DA! Suho benar kan, Baekhyun ada di kelas.
"sudah makan, sayang?" tanya Suho yang langsung duduk di sebelah Baekhyun yang sedang melamun. Baekhyun sedikit tersentak kaget namun sedetik kemudian, dia langsung memeluk Suho.
"hiks.. hiks… tadi aku.. aku…" Baekhyun langsung menangis dipelukan Suho.
"ssstt… uljima ne, uljima." Suho mengusap-usap punggung Baekhyun lembut sambil menciumi pucuk kepala Baekhyun untuk memberi ketenangan pada yeojachingunya itu. Baekhyun melepaskan pelukannya pada Suho dan menatap mata Suho lekat.
"Kau tega sekali padaku, hiks.. hiks.." Baekhyun sekarang memukul-mukul dada dan lengan Suho brutal.
"sstt.. baek, baek, tenang dulu." Suho langsung menghentikan aksi brutal Baekhyun dan kembali membawa Baekhyun dalam pelukannya. "aku salah apa, hm? Aku tega kenapa, sayang?" tanya Suho lembut.
"kau tega! Kau tega padaku!dia mencintaimu dan kau membiarkan dia mencintaimu! Kau tidak berusaha membuat dia sadar kalau kau milikku!" kata Baekhyun lagi
"sayang, semua orang disini juga tahu, aku milikmu, okay" kata Suho
"tapi tidak dengannya." Jawab Baekhyun cepat
"princess, aku mencintaimu, tidakkah itu cukup membuktikan kalau aku memang bersungguh-sungguh mencintaimu?" kata Suho
"aku tahu itu. Tapi aku sangat kecewa pada kalian sekarang. Dan sekarang aku sadar, selama ini kalian menentang keras ideku. Ternyata kalian sudah tau semuanya kan? Kalian menyembunyikan ini dariku, iya kan? Kau tega sekali, myeon" kata Baekhyun. "kau menutupi sesuatu dariku dan tidak berusaha memperbaiki kesalahannya. kau tega padaku karena membohongiku. Kau membuatku takut dan kalut saat kau marah. membuatku sangat takut, hingga rasanya masa kelam kita kembali berputar dalam memoriku. Menjadi mimpi buruk tiap kali aku memikirkannya" kata Baekhyun lagi. suho hanya terdiam mendengarkan Baekhyunnya bicara.
"kau hanya bisa menunggu. Kau menunggu waktu yang juga tidak bisa menjawab pertanyaanmu. Kau butuh ditolong, tapi tidak menolong dirimu sendiri. Harusnya saat kau mengetahui sesuatu dan kau tau itu salah, kau mencoba untuk memperbaikinya. Bukan menutupinya dan menunggu seseorang menolongmu" kata Baekhyun lagi.
"maaf sayang.. maafkan aku. Aku tahu, kali ini aku menyakitimu lagi. aku minta maaf sayang, sungguh, aku bukan bermaksud untuk menutupinya darimu. Kau tahu kan, aku tidak mau melihatmu menangis ataupun dalam keadaan tidak baik-baik saja dengannya saat kuberitahu tentang masalah ini" kata Suho menjelaskan.
"aku mencintaimu sampai rasanya sesak sekali. Dan sekarang, aku bahkan tidak tahu harus bagaimana. Aku marah, entahlah aku juga tidak yakin. Aku kecewa, mungkin iya. Aku sedih, dan kau tahu itu, sayang. Kenapa kau selalu menghindarinya saat bersamaku? Kenapa kau tidak mau dia tahu kalau kau miliku?" baekhyun kembali memukul lengan dan dada Suho. suho kembali menghentikan aksi Baekhyun dan sekarang dia mencium bibir Baekhyun. Melumatnya pelan, perlahan lahan karena Baekhyun belum membalas ciumannya. Suho tidak berhenti, dia makin melumat bibir bawah dan bibir atas Baekhyun dan reaksi Baekhyun tetap sama. Suho menyerah, dilepasnya ciuman sepihak itu dan dia kembali menatap mata Baekhyun yang sudah sangat sembab.
"maafkan aku" kata Suho lirih. "aku tidak tahu harus bicara apalagi saat ini. Aku tahu, kau sangat terluka. Aku tahu kau bingung, kau marah, kecewa dan sedih. Penjelasanku takkan berarti apapun untukmu karena aku memang salah. Aku tega padamu. Aku menyakiti hatimu demi waktu yang menolongku. aku memang salah. Aku tau, aku bodoh! aku hanya bisa menunggu tanpa bisa menolong diriku sendiri. Maafkan aku" suho masih menatap mata Baekhyun lembut. Tapi sedetik kemudian, Baekhyun memalingkan wajahnya kearah lain. Suho menghela nafasnya berat.
"jangan lupa makan sayang, kau tahu aku mencintaimu kan? Aku tidak mau kau sakit. Aku pergi dulu" kata Suho sambil mencium kening Baekhyun yang masih menangis dan enggan menatap Suho.
"saranghae" kata Suho sebelum berlalu meninggalkan Baekhyun yang masih terduduk dikursinya. Tepatnya dikelasnya. Ia menunduk. Bukan! Dia tidak mau berkata seperti itu pada Suhonya. Bukan itu. Dia ingin mengatakan, 'jangan pergi, jangan tinggalkan aku karena aku mencintaimu'. Dan kata-kata itu hanya disimpannya dalam hati. Rasa kecewanya pada Suho dan sahabat-sahabatnya masih menguasai dirinya.
"nado" jawab Baekhyun pelan setelah Suho menghilang dari pandangannya. Tidak! Bukan begini, Baekhyun ingin menangis sepuasnya dipelukan Suho dan mengatakan kalau Suho miliknya dan tidak boleh ada yang merebut Suho darinya. Tidak itu Kyungsoo atau yang lainnya. Baekhyun kecewa tapi rasa takutnya lebih besar. Dia mengejar Suho keluar kelasnya tapi..
BRUKKKK…..
"BAEKHYUN"
….
"eungh…" lenguh Baekhyun saat sadar dari 'pingsan cantiknya'
"kau sudah sadar, Baekhyunie?" xiumin langsung menghampiri ranjang UKS tempat Baekhyun berbaring.
"aku kenapa, Min eonni?" tanya Baekhyun
"kau terkena lemparan bola basketnya Kris" kata Baekhyun
"kok bisa?" tanya Baekhyun lagi
"molla, tadi aku hanya diberitau oleh Luhan. Kris bilang tadi dia dan Chanyeol sedang main lempar tangkap di koridor karena sepi, tiba-tiba bolanya meleset jauh dan sangat cepat, dan kau keluar dari kelas" kata Xiumin lagi.
Ah, Baekhyun ingat sekarang. tadi dia mau mengejar Suho dan minta maaf karena sudah mengatakan yang tidak-tidak pada kekasihnya itu.
"eumm.. eonni, apa Suho tidak kesini?" tanya Baekhyun lagi
"dia tidak menemuimu? Kukira dia sudah pamit" kata Xiumin
"pamit? Pamit kemana eonni?"
"pulang. Dia demam. Kau tidak tahu? Sudah sejak tadi saat rapat OSIS sebenarnya, tapi dia memaksakan diri, sampai ditegur Kyuhyun saem dan disuruh pulang" kata Xiumin lagi.
"demam?" tanya Baekhyun
"iya. Tunggu dulu, tadi sehabis rapat OSIS, dia bilang mau menemuimu, sudah bertemu?" tanya Xiumin
"sudah" jawab Baekhyun lemas.
"kepalamu masih sakit?" tanya Xiumin lagi
"tidak, aku hanya butuh istirahat saja" jawab Baekhyun lemah
"ada masalah? Dengan Suho?" tanya Xiumin lagi. Baekhyun hanya mengangguk samar. Dipeluknya Baekhyun erat, menyalurkan semangat.
"jujur Min eonni, aku kecewa pada kalian karena menyembunyikan hal ini terhadapku. Aku sangat kecewa pada kalian. Aku tahu, maksud kalian baik, tapi bukankah dengan begini kalian menyakiti kedua belah pihak? Aku sedih karena tidak bisa membantu temanku, tapi aku juga tidak rela kalau sampai ia merebut kekasihku. Dan aku…, aku terlalu menyayangi kalian. Tapi aku malah menyakiti hati kalian. Maafkan aku" kata Baekhyun lirih. "aku seperti seseorang yang tidak tahu terimakasih karena sudah dibantu dan dilindungi" jawab Baekhyun lagi.
"harusnya memang kami yang minta maaf padamu, Baek…, kami yang salah" jawab Xiumin lagi.
"moodku sangat buruk sehingga bicaraku jadi lebih menyakitkan. Aku terlalu kecewa pada kalian awalnya. Hingga aku menyakiti perasaannya. Aku hanya tidak bisa kehilangannya" jawab Baekhyun lagi.
"bicaralah padanya, aku tau, Suho juga merasa bersalah padamu. Aku pasti akan selalu mendukungmu" jawab Xiumin yang diangguki oleh Baekhyun.
"gomawo Min eonni, kau yang terbaik" jawab Baekhyun lalu kembali memeluk eonni kesayangannya itu.
NIGHT…
"yeoboseo?" Suho menjawab panggilan telepon dari kekasih cantiknya itu saat malam sebelum dia tidur. Awalnya, Suho sempat kaget karena kekasih cantiknya itu sudah mau meneleponnya.
"baby myeon, kau baik-baik saja kan?" tanya Baekhyun dari sebrang line telepon. Terdengar suaranya yang khawatir dengan keadaan Suho saat ini.
"aku baik, sayang…, kau sudah makan kan? Jangan lupa makan ya sayang, aku tidak mau kau sakit nanti" kata Suho lagi
"bodoh! harusnya aku yang bilang begitu" kata Baekhyun "kau kan sedang sakit" tambahnya
"aku baik-baik saja, hanya kelelahan." Jawab Suho sekenanya
"aku tidak mau tahu, pokoknya kau harus banyak istirahat. Jangan hanya mengurusi festival sekolah, tubuhmu juga harus diurusi" jawab Baekhyun
"iya sayang" jawab Suho lagi
"eumm… baby myeon"
"ne?"
"maaf"
"untuk?"
"semuanya. Aku terlalu kalut tadi hingga moodku sangat jelek hari ini dan aku…"
"aku mengerti, sayang. Perkataanmu ada benarnya. Aku terlalu pengecut untuk menunjukan kalau kau itu milikku dan aku milikmu" jawab Suho
"baby myeon, aku…"
"jangan diteruskan, sayang. Kau tau kan, aku akan sedih kalau kau terus-terusan merasa bersalah begitu?" kata Suho lagi
"aku mencintaimu, jangan pernah tinggalkan aku, jangan campakkan aku, kumohon, rasanya sakit myeonie yaa.. hiks" Baekhyun sudah tidak kuasa menahan tangisnya.
"uljima Baek, kumohon jangan menangis lagi. aku akan selalu melindungimu. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu apalagi mencampakanmu. Tidak! Aku janji itu baek, kumohon berhenti menangis" kata Suho mencoba menenangkan Baekhyun.
"aku tidak akan menangis lagi, kecuali dibutuhkan" jawab Baekhyun lagi dari sebrang line telepon.
"aku mencintaimu, sayang… terus jadi princessku yang cantik dan menggemaskan seperti ini. Jadi baekhyunku yang selalu berusaha melengkapi segala kekurangan dari kim joonmyeon yang bodoh ini" kata Suho lagi.
"kau berlebihan, sayang…, tapi aku suka. Aku juga mencintaimu. Istirahatlan, besok kita bertemu" jawab Baekhyun lagi. dan sambungan telepon terputus.
On The Other Hand…
Kyungsoo masih saja menangis di kamarnya. Membanting otaknya, memikirkan bagaimana caranya agar Suho bisa bersamanya. Kyungsoo terlalu mencintai Suho. kyungsoo menjadi fanatik dengan segala sesuatu yang menyangkut namja itu. kyungsoo akan melakukan apapun demi mendapatkan Suho.
"aku pasti memilikinya, dan aku akan segera memilikinya, tapi bagaimana?" Kyungsoo bermonolog sendiri dalam lamunanya. Dia seperti seorang yang sakit jiwa. Menangis, namun kemudian berhenti dan bermonolog sendiri lalu berpikir keras, bagaimana caranya agar dia bisa mendapatkan Suho. Kyungsoo seperti seorang psikopat.
"jika aku tidak bisa memilikinya, maka orang lain juga tidak boleh memilikinya. Mau itu Baekhyun atau yang lainnya" kata Kyungsoo yang kembali bermonolog di depan cermin lalu kembali menangis.
Mata merahnya memancarkan kesedihan dan dendam. Benar-benar seperti seorang psikopat, atau Kyungsoo memang sudah menjadi seorang psikopat?
TBC
Annyeong yeorobunn…
Hehehe… mencoba update cepet tapi kayaknya masih lama juga ya-_-"
Maafkan saya, lagi sibuk OSPEK nihh, mana OSPEK nya gitu lagi…. yaa terima nasib aja deh, udah mau jadi mahasiswa nih soalnya, hahahaa
REVIEW TIME {}
Aku seneng, di chapter 7 kemaren kalian bisa dapet feel ngebacanya, semoga yang ini juga ya.. aku nulisnya kilat soalnya, maaf ya kalo ada typo, hahaa… AYO KITA BALES REVIEWNYA
: bener tuh si Kyung nya egois banget, masa dikasih hati minta jantung, kan kasian sama Baeknya, ye gak? Hahahaa….. ini udah dilanjut, semoga suka ya sama ceritanya…
Byun Hyerin: hahaa…. Kalo kamu emang bisa nelen Kyungsoo, ditelen aja coba… biar nggak ngegangguin hubungan SuBaeknya, hahaa… kan jaman sekarang ini anak SD aja udah pacaran, contohnya ade sepupu aku. Aku aja kalah-_-' *jadi curhat* oh iya, aku nggak lupa kok sama fanfic yang satu lagi. rencananya kalu ini udah end, aku mau lanjutin yang itu baru buat fanfic lagi. sabar yaa… pasti aku lanjutin kok, nggak akan putus deh buat kamu *eaaaaa….*
novisaputri09: YES! Kyungsoonya emang Ja to the Hat, Ba to the Nget. Hahaaa…. Tapi aslinya mah baik bener…. Ini hanya fanfiction, dimohon supaya tidak terbawa sampai ke dunia nyata ya….
fanoy5: eheheh…. Jangan nangis, aku nggak punya balon soalnya, hahaa…..
hunhanrakaisoo: hahaaa…. Jangan sedih, mari kita bergembira bersama *joget-joget* oke ini abaikan ya… peperangan Uke ini akan terus berlanjut, jadi saksikan di bioskop terdekat anda, *loh?* hahaa… seneng deh kalo kamu suka sama ceritanya… keep reading yaaa
KyuraCho: aku sudah lanjuuut neee
baby baekki: hehee… demi kelancaran cerita, maka Kyungsoo harus jadi egois, hahaaa… wah, kalo Suho yang cemburu jadi apa ya? Aku nggak pernah kepikiran buat begitu soalnya Suho itu emang aslinya sabar banget sih-_-" maaf ya, permintaan yang satu ini nggak bisa dipenuhin, karena dari awal juga aku emang mau buat Baekhyun itu yang cemburuan, hahaa…. Tapi mungkin next fanfic kalo aku nulis lagi, ini bisa jadi referensi… gomawo, ini udah diusahain banget update kilat, hehe…
Baby Magnae: iyesssshh… author sudah sangat-sangat-sangat sembuh, bwahahaaa….., ini udah cepet kan updatenya? Kayaknya belom sih ya. Kamu punya penyakit lupa? WAH! KITA SAMA! Hahaaa….. mari sama-sama berjuang!
rachel suliss: yes, seperti yang sudah dibaca tentang masa lalunya SuBaek, kyahahaa…. SuBaek emang so sweet kaya aku sama *ehem* hahaa…. Orangnya udah pergi jauh sih *loh, ini author curhat terus ya-_-"* Sehun, Kai, Tao sama Chen ada kok. Tapi peran mereka Cuma disebut aja, dan buat HunKai, karena kemarin aku sudah janji bakalan buat HunKainya, jadi mereka pasti dapet peran kok, Cuma belum sekarang ya, hehee…. Yang sabaaar….
Itu aja kayaknya reviewnya… aku kalo baca review itu suka senyum-senyum sendiri *itu gila namanya* hahaa….. soalnya kalian lucu banget sih kalo ngasih review….
Eh iya, author mau nanya juga nih, kayaknya cerita aku sama summary yang didepan itu tuh, agak nggak nyambung ya? Diganti nggak kira-kira? Minta sarannya yaaaa….
Dan terakhir, aku harap kalian nggak bosen sama ceritanya, ini nggak akan lama lagi kok, aku akan buat ini selesai secepat mungkin dan nerusin fanfic yang satunya lagi, udah ada yang minta dilanjut soalnya, hahahaa *lirik reader* hahaa… kirain aku pada lupa-_-" tenang aja, fanfic itu akan berlanjut kok….
Terimakasih buat semua readers yang sudah meluangkan waktunya untuk baca fanfic akuuu… dan untuk silent reader lainnya…
See you next chapter….
