Title : PRINCESS BAEKHYUN
Author : RabbitEXO / littleXbetweenEO
Main Cast : Byun Baekhyun / Kim Joonmyeon
Pairing : SuBaek / HoBaek / SuD.O / ChanSoo / KrAy / LuMin / HunKai
Other Cast : Do Kyungsoo, Park Chanyeol, Kim Jongin, Xiumin, Luhan, Yixing, Kris, Sehun
Genre : Romance, School Life, GS for Baekhyun, Kyungsoo, Xiumin, Yixing and Jongin.
Length : Chapter 11
Rating : T
Disclaimer : Cerita ini murni milik Author. Don't plagiarism. Don't like it? Please don't bash! Hargailah karya orang lain. *DEEP BOW TO READERS* terimakasih bagi yang sudah membaca ^o^
Summary : Suho yang biasa mendapatkan Baekhyun yang tidak biasa dengan sifat cemburu dan posesif yang berlebihan. Bagaimana kalau Kyungsoo yang biasa juga mencintai Suho yang adalah namjachingu dari Baekhyun yang terkenal tidak biasa? Bagaimana cara Suho mempertahankan Baekhyun?
Happy Reading
Jongin baru saja terbangun dari tidurnya. Ia melihat oppanya, Suho tidur di samping ranjang inapnya. Tapi tunggu dulu, seingatnya Sehun yang kemarin menemaninya sampai tertidur. Mungkin Sehun sekolah hari ini, pikir Jongin. Ia menggerakan tangan kanannya yang tidak terselang infus untuk membangunkan oppanya itu.
"eunghh" lenguh Suho
"selamat pagi oppa" sapa Jongin
"omo, Jongina, kau sudah bangun? apa ada yang sakit, chagi? Katakan pada oppa" tanya Suho
"gwenchana oppa. Kakiku sepertinya sudah sembuh karena sakitnya sudah tidak seperti kemarin." Jawab Jongin
"arraseo princess cantik. Kalau begitu oppa ambilkan sarapanmu ya. Kau harus banyak makan" kata Suho
"loh, oppa tidak sekolah?" tanya Jongin
"hari ini sabtu, chagi. Kau lupa?" tanya Suho gemas
"benarkah? Lalu Sehun dimana, oppa?" tanya Jongin lagi
"ah, namjachingumu itu sedang pulang. Nanti katanya akan kesini lagi" kata Suho datar
"jinjjayo?" tanya Jongin lagi
"um" jawab Suho datar
"waeyo oppa?" tanya Jongin yang melihat perubahan ekspresi Suho
"gwenchana, cantik. Sekarang makan" jawab Suho
"oppa pasti tidak suka aku bersama Sehun" jawab Jongin lirih
"listen, angel. Umurmu baru 7 tahun sekarang. kau masih kelas 2 tingkat dasar. Bukankah tidak sepatutnya sudah mulai berpacaran? Oppa menyayangimu karena kau adik oppa yang paling manis. Oppa tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakitimu, menyakiti eomma juga menyakiti Baekhyun eonni. oppa ingin agar kau sekolah dengan baik dan belajar dengan benar. Mungkin kau memiliki perasaan pada Sehun saat ini, tapi oppa berharap agar kau dan Sehun hanya sebatas teman saja sekarang. kalau memang nanti kalian berjodoh, oppa adalah orang pertama yang merestui hubungan kalian" jawab Suho
"gomawo oppa. aku menyayangi oppa, jangan marah lagi padaku dan Sehun, ne oppa" kata Jongin sambil memeluk Suho
"ne, tapi kau harus makan sekarang" kata Suho yang dijawab anggukan semangat dari Jongin.
Jongin telah menghabiskan sarapan paginya dengan disuapi Suho. Setelah acara suap-suapan yang memakan waktu hampir 40 menit karena mereka selalu bercanda, Baekhyun datang dengan membawakan sekotak cake red velvet kesukaan Jongin yang disambut dengan riang oleh Jongin. Suho dan Baekhyun menjaga Jongin bersama. Tidak hanya Baekhyun dan Suho tetapi Xiumin dan Luhan juga datang menjenguk Jongin. Jongin yang dijenguk oleh teman-teman oppanya merasa senang sekali.
Tak lama setelah Xiumin dan Luhan pamit pulang, datanglah Sehun sendiri. Sehun langsung saja menuju ranjang inap Jongin dan membawakan Jongin 1 lusin cupcake kesukaan Jongin juga tentunya.
"sehunieee…" sapa Jongin ceria. Sedangkan Suho yang melihat adiknya tersenyum bahagia juga turut bahagia.
"Jongiiee… bagaimana keadaanmu sekarang? apa masih sakit? Nanti Sehun panggil appa Sehun supaya Jongie cepat sembuh" kata Sehun sambil menghampiri Jongin.
"Jongie sudah baikan kok, Sehunie. Kalau keadaan Sunny saem bagaimana, Sehunie? Apa Sunny saem baik-baik saja?" tanya Jongin khawatir
"Sunny saem juga sudah baikan Jongie" jawab Sehun dengan senyumnya yang tampan menurut Jongin.
"benarkah? Kalau begitu Jongie mau bertemu dengan Sunny saem" jawab Jongin semangat.
"tidak boleh. Jongin harus istirahat yang banyak dulu sampai sembuh baru bertemu dengan Sunny saem. Kalau Jongin belum sembuh, Jongin belum boleh kemana-mana, arraseo?" kata Sehun.
"tapi hunniee…"
"tidak pakai tapi!" kata Sehun tepat.
"arraseo Hunnie" jawab Jongin dengan senyuman manisnya.
"sehun, bisa hyung bicara sebentar denganmu?" tanya Suho pada Sehun.
"tentu saja, hyung" jawab Sehun dan mereka meninggalkan ruang rawat inap Jongin untuk bicara.
"hyung hanya punya Jongin, adik hyung satu-satunya yang paling hyung sayangi. Hyung tidak mau sampai hal-hal buruk terjadi pada Jongin. Tidak sekarang, nanti atau seterusnya. Hyung ingin semua yang terbaik untuk Jongin. Hyung ingin ada seseorang yang memamg benar-benar bisa menjaga Jongin kelak. Hyung tahu kau masih terlalu kecil untuk bisa mengerti maksud Hyung, tapi, Hyung mau kau bisa berjanji pada Hyung bahwa kau akan menjaga Jongin sampai kalian dewasa nanti" kata Suho yang membuat Sehun memandang Suho kagum. Selama ini Sehun memang sangat mengagumi Suho yang sangat sempurna dimatanya. Punya yeojachingu yang baik dan pengertian walaupun manja tapi sangat cocok dengan Suho yang juga orang yang suka mengalah. Suho juga sangat menyayangi adik dan ibunya. Seperti pria sejati.
"arraseo hyung. Aku akan selalu menjaga Jongin sampai dewasa nanti" jawab Sehun tegas.
"hyung percaya padamu" jawab Suho dengan senyum tulusnya.
Mereka kembali ke ruang rawat Jongin dan melihat Baekhyun yang sedang bercanda dengan Jongin.
"chagi, kau sudah makan siang? Bagaimana kalau kita ke cafetaria?" ajak Suho pada Baekhyun
"belum. Kajja, kita kesana. Jongie cantik, mau dibawakan sesuatu?" tanya Baekhyun lembut
"tidak, eonni. cake red velvet eonni saja belum habis, hehee" jawab Jongin lagi
"baiklah, eonni pergi dulu ya" kata Baekhyun yang langsung berjalan keluar kamar rawat inap Jongin.
"jaga Jongin sebentar ne" kata Suho pada Sehun
"siap hyung" jawab Sehun.
…
SEHUN AND JONGIN
"Jongie, kau mau makan cake nya lagi?" tanya Sehun pada Jongin
"tidak sehunie, Jongie sudah kenyang" jawab Jongin imut
"arraseo, Jongie harus banyaak istirahat supaya cepat sembuh, ne" kata Sehun yang dijawab anggukan kecil serta senyuman dari Jongin. "anak pintar" dan Sehun mengelus sayang surai kemerahan milik Jongin.
"sehunie akan kemana kalau Jongi tidur?" tanya Jongin
"menjaga jongie. Sehun akan menjaga jongie sampai dewasa nanti, sehun akan selalu menjaga Jongie, Jongie tidak akan kesakitan lagi dan Jongie akan selalu aman bersama Sehun" jawab Sehun.
"benarkah? Sehun janji kan sama Jongie?" tanya Jongin sambil menyodorkan jari kelingkingnya kepada Sehun yang disambut anggukan mantap dan uluran jari kelingking Sehun sehingga jari mereka saling bertautan. Manis sekali rasanya.
"pokoknya apapun yang terjadi, Sehun akan selalu menjaga Jongie dan kelak kita akan menikah, lalu memiliki anak lalu kita akan mempunyai cucu dan blablablaa…" Sehun terus saja mengoceh tentang apa saja yang akan terjadi di masa depan bersama dengan Jongin nanti dan hal itu sukses membuat pipi gembil Jongin memerah hingga ke telinga.
CKLEK
"eoh? Ada Sehun disini?" tiba-tiba pintu dibuka oleh seseorang yang tidak lain adalah ayahnya sendiri, dokter yang menangani Jongin.
"ne appa, Sehun sedang menjaga Jongie" jawab Sehun mantap.
"anak appa pintar, appa mau periksa Jongie dulu ya" kata appa Sehun langsung mendekati ranjang Jongin dan memeriksa keadaan Jongin.
"wah, jongin sudah baikan. Sudah bisa pulang kalau jongin mau" kata appa Sehun
"jinjjayo ahjussi? Aku senang kalau sudah boleh pulang, tapi ahjussi, kapan Sunny saem boleh pulang?" tanya Jongin khawatir
"ah, Sunny saem juga sudah bisa pulang, keadaanya sudah lebih baik. Hanya saja masih perlu sedikit terapi" kata Mr. Oh menjelaskan.
"benarkah? Kalau begitu nanti setelah oppa Jongie datang, Jongie mau langsung pulang" jawab Jongin.
"arraseo princess cantik. Biar pulang sama Sehun ya nanti" jawab Mr. Oh sambil mengusak rambut Jongin sayang.
"ne appa, Sehun akan menjaga Jongie sampai di rumah" jawab Sehun.
"ne, itu baru anak appa. Kalau begitu appa pergi memeriksa pasien yang lain dulu ya" kata Mr. Oh sambil meninggalkan kedua sejoli itu.
"ne, gomawo Ahjussi" jawab Jongin imut. Dan setelahnya kedua insan itu kembali membicarakan masa depan mereka.
….
SUHO AND BAEKHYUN
"kau mau makan apa, chagi?" tanya Suho
"apa saja boleh" jawab Baekhyun
"kau ada masalah?" tanya Suho
"ani, apa aku terlihat sedang ada masalah?" tanya Baekhyun
"hmm… kau ketus sekali pada namjachingumu ini" jawab Suho
"hihihii… mian BabyMyeon. Aku hanya, yaa kau tahu, sedikit khawatir" jawab Baekhyun
"khawatir?" kali ini Suho menaikan sebelah alisnya, bingung
"Kyungsoo masuk final kan?" jawab Baekhyun lesu
"aigoo, princessku takut aku diambil orang, eoh" goda Suho
"YA! Kim Joonmyeon! Aku serius. Kenapa susah sekali sih bicara denganmu" kata Baekhyun ngambek.
"hahaa.. okay, mianhae Princess. Aku hanya geli. Bukankah aku sudah bilang kalau selamanya hanya akan ada aku dan kamu?" tanya Suho lagi
"aku tetap khawatir, myeon. Aku.. aku…" dan kristal bening itu lolos begitu saja dari mata indah Baekhyun
"aigoo.., listen princess" Suho menangkup kedua pipi Baekhyun lalu menarik Baekhyun dalam pelukannya. "aku tidak pernah berbohong padamu kan? Dan sekarang aku benar-benar berjanji atas namamu, kalau selamanya dihatiku hanya ada aku dan kau. Hanya kita. Dan kelak anak-anak kita nanti. Aku berjanji bahwa hati ini hanya bisa dimiliki 1 orang yeoja sampai aku mati. Dan yeoja itu hanya Byun Baekhyun" jawab Suho. baekhyun makin mengeratkan pelukannya pada perut Suho dan makin menenggelamkan wajahnya pada dada Suho, meredam tangisnya.
"kau tahu kalau aku selalu percaya padamu, BabyMyeon" jawab Baekhyun. Suho tersenyum mendengar jawaban tulus dari kekasihnya itu. dikecupnya sayang kening Baekhyun.
"kau bisa pegang kata-kataku, Princess" dan Suho kembali menggengam erat tangan Baekhyun, menuntunya berjalan bersamanya, disampingnya.
"terimakasih, Baby Myeon" dan semua perlakuan manis Suho dibalas dengan senyuman manis dari Baekhyun.
Tanpa mereka sadari, sedari tadi ada 2 orang yang terus memperhatikan mereka.
"aku memang melepasnya, tapi kenapa rasanya tidak sempurna? Eottokhe?"
TBC
MIANHAE!
Aku tahu banget disini HUNKAI nya kurang, gimana sebagai gantinya aku buatin satu ff Hunkai buat kalian. Hehehee…. Mianhae chingu… aku makin sibuk kuliah soalnya, aku harap kalian ngerti ya. Nggak gampang buat fanfic disaat otak kita dipenuhi mata pelajaran baru yang bikin mumet. Inspirasi itu datang dan pergi begitu aja.
Dan aku masih berharap, kalian masih mau baca fanfic ini. Sebentar lagi END kok, dan kita lanjut dengaan fanfic lainnya.
Dan aku berterimakasih banget buat kalian yang masih setia sama SUBAEK! Yeyyeyeyeyeyeyeyeyeeeee….
Semoga di chapter ini feelnya masi dapet yaaa
Aku belum sempet balesin review, mungkin chapter depan deh yaaa
See you next chap… :D
