Luhan berjalan pelan di pinggiran sungai Han . Udara musim panas membuatnya tidak bisa betah di rumah tnuk sekedar menonton TV karna kedua orang tuanya sedang berada di China sejak 1bulan yang lalu .

Luhan kini genap berumur 13th setelah setahun lalu masuk ke SM Junior School. Merasa dewasa kerna masa pubernya sudah terjjadi benar-benar membutnya sangat senang, setidaknya ia tidak dikatakan sebagai bocah lagi oleh oppanya . Ngomong-ngomong tentang oppa , Luhan dan Sehun semakin dekat setelah kejadian 3 tahun yang lalu . Luhan belum memberitahukan apapun kepada Jongin karna ia pasti akan mendapatkan siraman rohani yang panjang dari oppa hitamnya itu

Sehun kini sedang bersekolah dengan jurusan dan tempat yang sama dnegan Jongin , sepertinya mereka berdua tida bisa di pisahkan . Sehun dan Jongin mengambil jurusan bisnis di SM Unniversity . Tak apa , selama masih satu kompleks dengan sekolahnya, ia bisa bersama dnegan Sehun ... pikirnya

Musim panas baru datang beberapa hari yang lalu , dan saatnya hari ini ia mendapatkan liburan awal musim panasnya . Jongin selalu sibuk dengan pacar barunya . Semenjak berlatih bersama Kyungsoo

'' Sudah lama menunggu?'' suara berat khas namja yang ia kenal membuatnya tersenyum

'' tidak oppa '' ucap Luhan cepat

Sehun duduk di sebelah Luhan dan menyodokar segelas bubble tea dengan rasa Taro kesukaannya

'' Oppa tidak sibuk ?'' tanya Luhan

'' tidak ada kata sibuk untuk gadis manis sepertimu Luhan '' balas Sehun menggoda

Oh , namja di sebelahnya memang sanagt tampan . Luhan benar-benar tidakk bisa bosan memandang wajah tampan disebelahnya . Rahangny ayang tegas , matanya yang sipit , bibirnya yang tipis ... eh ... Luhan kembali mengingat kejadian memalukan itu

'' ada apa Lu ?'' Sehun mengeluarkan suara beratnya ketika ia melihat Luhan yang mulai sibuk dengan pikirannya

'' tidak oppa ,aku hanya memandang wajahmu '' jawab Luhan polos

Luhan selalu jujur , dan Sehun entah sejak kapan mulai menyukai semuanya . Entah itu Luhan yang selalu mengadu tentang betapa jahilnya teman-teman kelasnya , atau Luhan yang selalu mengatakan bahwa ia menyukainya , dan astaga .. Sehun hampir menahan muka merahnya ketika Luhan bercerita dengan sangat jujur tentang fakta bahwa ia baru saja mendapat masa pubernya yang pertama . Saan itu ia mengatakan ' Oppa , vagnaku sudah berdarah , ayo kita berkencan , karna aku telah dewasa ' dengan polos di depan Jongin pula. Astaga

'' Oppa terpesona kepadaku ?'' goda Luhan dengan senyuman manisnya

Sehun terkekeh kecil

'' kau menggunakan celana yang terlalu terbuka manis '' ucap Sehun

Ia membuka Blazernya dan menutupi paha mulus Luhan yang terlihat sangat jelas ketia duduk melipat kakinya

'' Ini musim panas oppa , jadi aku begitu gerah jika harus menggunakan pakaian yang panjang '' keluh Luhan

'' apakah aku harus membelikanmu sepasang bikini untuk berjalan jalan ?'' Sehun menaik-turunkan kedua allisnya dengan senyuman yang menurut Luhan benar-benar terlihat bodoh

'' kau sangat mesum oppa '' balas Luhan sambil mendelik kesal kepada namja tampan berkulit pucat disebelahnya

Sehun tampan , entahlah ... Luhan benar-benar menyukai Sehun

'' Hunnie '' suara seorang membuat pandangan Luhaan tertuju kepada seorang yeoja berambut coklat yang kurus . Sehun membalas melambai ke arah yeoja yang berlari kecil ke arah Jangmi dan Sehun

'Apa-apaan ?! ' umpat Luhan dalam hati ketika yeoja kurus itu memeluk Sehun dengan mesra

'' inikah adik Jongin yang sering kau ceritakan itu chagi ?''

'chagi ? MWO ?... ' Luhan membulatkan matanya , sedikit mengepalkan tangan kanannya kuat dari balik blazer Sehun yang menutupi paha mulusnya

'' umm , cantik bukan '' balas Sehun manis

Luhan memandang kaget ke arah Sehun , bagaimana bisa namja di sebelahnya ini membalas godaan jalang seperti wanita tua di depannya

'' Lu , kenalkan ini pacar oppa .. ''

Luhan tidak bisa bernafas , sungguh . Kedua matanya hanya menatap kosong wajah yeoja di depannya . Tidak ada tanggapan dari ucapan Sehun tadi . Tidak , telinganya pasti sedang eror , oh astaga

'' Luhan , aku Han Seulgi '' yeoja itu dengan bangga memperkanalkan dirinya sendiri

Luhan masih tetap diam .

' apa maksudnya ini .. kenapa rasanya sakit sekali ?''

Luhan berdiri dengan pelan dan tersneyum

'' hallo eonni , aku Kim Luhan , adik Jongin oppa ''

Deg

Sehun menoleh kearah gadis manis yang tengah berdiri tepat disebelahnya . Tidak biasa Luhan memperkenalkannya sebagai teman oppanya . Mengapa tiba-tiba...

'' oppa mian , aku harus pergi ... Teman kelasku nanti sore ulang tahun .. Bye bye '' Luhan berdialog dengan ceria sambil berlari kecil menjauhi Sehun dan Seulgi , melambaikan tangan , kemudian berbalik menghilang di kerumunan orang-orang yang sedang berjalan jalan

'' dia manis dan aku menyukainya '' ucap Seulgi senang

'' jaga omonganmu nyonya ''

Manis .. Luhan tidak pandai berbohong , sehun yakin gadis itu sedang berbohong . Tidak, semuanya baik-baik saja bukan ? ...

..

..

.

.

Jongin baru saja pulang dan duduk di sofa ruang tengah sambil memijit pelan pelipisnya dan meregangkan seluruh ototnya . Menemani Kyungsoo merawat seorang bayi benar-benar lelah . Hari ini sebenarnya Jongin ingin mengajak kyungsoo untuk kencan bersamanya , tetapi setelah sampai di apartementnya , jongin sangat kaget ketika Kyungsoo menggendong seorang bayi yang ternyata adalah keponakannya . Kata Kyungsoo , kakak prempuannya sedang ada panggilan kantor mendadak sehingga mau tidak mau Kyungsoo harus menjaga keponakannya yang abru berumur 9bulan itu

Jongin tersadar dari lamunannya . hari ini rumah sangat sepi , tidak seperti biasanya

'' Luhan sudah pulang ?'' tanya Jongin kepada seorang maid yang tidak sengaja lewat di hadapannya

'' Nona muda sedang berada di kamarnya sejak tadi siang ... dan nona muda belum keuar sampai sekarang , bahkan tidak memakan makan malamnya '' jelas seorang Miaid

Jongin mengangguk dan mempersilahkan maid tersebut pergi . Aneh , Luhan biasanya heboh sendiri ketika dirinya pulang . Apa ada sesuatu yang terjadi ? bukannya tadi ia mengatakan bosan dan ingin berjalan jalan bertemu dengan .. Astaga

Jongin tiba-tiba berdiri dan berlari kecil kearah kamar adiknya .

'' Luhan , buka pintunya dan kita bicara '' ucap Jongin khawatir

Tidak ada jawaban sama sekali

Jongin mengetok dengan cepat . Lagi

Namun tan tak ada jawaban sedikitpun

'' Lu , ayo buka pintunya '' Jongin mengucapkannya dengan tegas

Perlahan pintu kamar Jangmi terbuka dengan pelan . Berhasil

.

.

.

.

.

.

..

.

.

.

Jongin sedang menghabiskan ramenya di kantin bersama Sehun . Ia fokus dan terus melahap rameh pedas di depannya . Belajar berbisnis membuat otak dan isi perutnya terperas habis

'' Kau selapar itu ?'' cela Sehun yang hanya meminum bubble tea di sebelahnya

'' demi apapun Hun , aku baru bangun dan Luhan sedang histeris di rumah karna masa puber pertamanya . Aku bahkan harus membawakannya 3 dokter spesialis kelamin untuk meyakinkan bahwa ia tidak apa-apa . dan sekarang profesor keji itu menyuruhku membuat laporan laporan yang rumit '' jelas Jongin ketika sudah menghabiskan 2 mangkok ramen di hadapannya

'' waah , buahku sudah matang rupanya '' ucap Sehun santai

'' Ya! Dia masih kecil .. Kau jangan macam macam padanya '' Bentak Jongin terbatuk disaat mengak air dari botolnya

'' ahaha ,aku tau .. Aku tidak mungkin menghianati Seulgi bukan ?''

Jongin membulat . Ia dengan cepat menyipit tajam kearah sahabatnya

'' kau ? kapan kau jadian dengan senior itu, bukanya kau selalu bersikap dingin kepadanya ?''tanya Jongin penasaran

'' ini sudah pertengahan musing semi Jong , sebentar lagi musim panas .. Tidak mungkin kan aku akan bersikap dingin sleamanya. Lagi pula , kami telah dijodohkan ''

'' kau bahkan tahu bahwa dia ...''

'' aku tak bisa menolak '' jawab Sehun cepat

Jongin menghela nafasnya berat

'' kuharap kau merahasiakannya dari Luhan, Sehun '' lirih Jongin pelan dan kembali memnum airnya

.

.

..

.

.

.

.

.

Luhan menggenggam sekotak tissu dan mempersilahkan Jongin masuk . Kamar Luhan .. bukan , tempat itu lebih pantas di katakan sebagai kapal pecah , Novel berserakan , seprai yang hampir lepas dari kasurnya , dan beberapa pakaian juga berada dilantai

'' kau baik-baik saja ? '' Jongin berusaha setenang mungkin di depan adiknya

'' memangnya ada apa ? oh astaga ... Aku baru saja memulai menonton film yang sangat sedih setelah membaca novel seharian karna bosan '' racau Luhan yang langsung tiduran di ranjang besarnya

Jongin duduk dan memandangi sebuah Film yang tengah terputar di laptop

'' Apa kencanmu lancar oppa ?'' ucap Luhan

Jongin tidak membalas . Dengan cepat ia menarik Luhan kedalam pelukannya , lalu mengelus punggungnya pelan

'' menangislah .. Tidak apa-apa ... Aku oppa kandungmu '' ucap Jongin pelan

Tes

Tangis Luhan pecah saat itu juga . Jongin sangat tau apa yang dirasakan oleh adik kecilnya , tidak Luhan saat ini sudah tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang manis

'' Oppa ... kenapa .. Hiks .. rasanya sangat sakit ?'' Luhan tidak bisa menahan perasaannya sendiri . Mustahil baginya untuk membohongi kakanya

'' Aku mencintainya oppa .. Bisakah aku bertumbuh dewasa dengan cepat oppa ? aku mohon .. hiks .. hiks ''

Jongin larut dalam tangis adiknya , ia bahkan meneteskan air matanya disaat tangannya dengan lembut mengusap ujung kepala Luhan

'' jangan menangis lagi ... Jangan menangis di depannya , kau kuat Lu . Semuanya akan baik-baik saja.. Aku OPPAmu '' Ucap Jongin dengan menkan kata-kata Oppa di kalimatnya

.

.

.

.

.

Siang itu Luhan sedang berada di cafe bersama Jongin dan Sehun . Luhan terlihat biasa-biasa saja . Ia bahakan selalu fokus kearah ponselnya yang berkedip setiap saat

'' dia masih waras ?'' Sehun membuka pembicaraan setelah mendengar tawa gadis dengan seragam sekolah itu pecah

'' entahlah , ia menjadi tidak waras setelah di kenalkan oleh naga dingin itu '' ucap Jongin

1 minggu setelah kejadian patah hati Luhan . Keluarga Kim menghadiri sebuah pesta mewah di kediaman salah satu rekan bisnis Jongdae . dimalam itulah Luhan bertemu dengan seorang namja tampan yang tingi dan dingin . Tatapan matanya sangat tajam . Ia adalah pewaris tunggal keluarga Wu . Saat itu Jongin tidak terlalu yakin karna ia sendiri tentu saja sibuk dengan Kyungsoo yang sengaja di ajaknya

'' dia terlalu tua untuk adikmu .. Perbedaan 13th itu sangat jauh Kkamjong '' cela Sehun sambil meminum bubble teanya

'' ia selalu menyukai pria yang lebih tua darinya...''

''tapi Kris itu terlalu tua '' elak Sehun tidak mau kalah

'' Dia tampan oppa , dia baik ..ummm Dia selalu membelikanku ice cream dan boneka pororo '' bela Luhan polos

Entahlah , Sehun benar-benar benci ketika Luhan mulai menyombongkan OPPA barunya itu

'' Itu dia .. Dia datang menjemputku oppa '' sela Luhan ketika pandangannya menuju kearah sebuah pintu kaca cafe

Seorang namja dengan tubuh tinggi menjulang . Tatanan rambutnya sangat modis , tatapan matanya yang tajam dan suara beratnya yang ... #etdah, coba lubayangin rambut ipan pas era overdose # njir baper T.T

'' maaf mengganggu makan siang kalian '' ucap Kris sopan

'' Hyung ada disini ?'' ucap Jongin ramah

Kris duduk di sebelah Luhan yang kini sudah merangkul pergelangan tangannya

'hei ... Luhan selalu melakukan itu kepadaku ' teriak Sehun dalam hati

'' oh , ne '' balas Kris seadanya

'' ah , Kris oppa .. Kenalkan , dia Sehun , Oh Sehun .. belahan jiwa oppaku '' ucap Luhan memperkenalkan Sehun dengan senyuman manisnya kepada Kris

'' senang bertemu denganmu '' ucap Kris datar

'aku tidak senang bertemu denganmu naga jelek ' umpat Sehun #Gue yang senneg ketemu lu bang Ipann #eehh

'' oppa ... aku akan pergi dengan Kris oppa...'' ucap Luhan yang telah berdiri menggandeg lengan Kris

Luhan memang memiliki bentuk badan yang sempurna . Dengan umurnya yang masih 13th , ia sudah memiliki tinggi badan yang sangat pas dengan ukuran tubuhnya . Jika tinggi Jongin 185cm , maka Jangmi memiliki tinggi 165cm , dan itu membuatnya terlihat seperti gadis dewasa walaupun wajah asianya yang cukup terbilang imut

'' Jangan tidur di apartement Kris Hyung lagi Lu ... Kau bisa membuatku berfikiran macam-macam '' ledek Jongin

'' Aku akan melakukannya dengan lembut Jong '' balas Kris , mengedipkan sebelah matanya dan berjalan berdampingan dengan Luhan

Jongin memutar kepalanya memandang wajah kusut sahabatnya . Sehun terlihat kesal sambil meminum Bubble teanya dengan cepat

'' merasa panas chingu ?'' ledek Jongin dan merangkul Sehun

'' jangan menggodaku Kkamjong ... Seulgi jauh lebih menarik daripada adikmu '' cibir Sehun

'setidaknya kau pernah mengatakan perasaanmu kepada adik kecilku Hunnie '

Jongin tahu , sangat tahu dan benar-benar tahu tentang semua kejadian yang sedang berjalan saat ini . Tentang perasaan Sehun dan Luhan , tentang hubungan Sehun dan Seulgi, tentang hubungan Luhan dan Kris . Dan semuanya benar-benar sangat sulitt untuk di uraiikan satu persatu . Entahlah , namja berkulit tan itu bahkan tidak ingin mengambil pusing dan berpura pura tidak tahu untuk saat ini

.

.

.

.

..

.

.

.

.

..

.

.

Sehun baru saja masuk kedalam apartementnya dan berjalan malas ke arah dapur. Ia benar-benar merasa mlas melakukan apapun saat ini , benar-benar malas

'' Hunnie ... aku akan menginap di rumah Irene , jika eomma menelfon , bilang aku sedang mengerjakan tugas ''

Teriakan Seulgi terdengar bersamaan dengan sura pintu apartemetnnya yang tertutup rapat

Perjodohan gila itu memang mau tak mau harus di lakukan . Gila ? mengapa ? , jelas karna Sehun di jodohkan dengan wanita penyuka sesama jenis dan selalu melakukannnya dengan kekasih lesbinya yang bernama Irene . Mengingat bagaimana mereka berciuman saja membuat perut Sehun mual seketika

'' kau bodoh Oh Sehun '' sentak Sehun ketika melihat dirinya sendiri di depan cermin

.

.

..

.

.

.

.

Luhan berjalan bergandengan di dalam Mall sambil meminum segelas bubble tea di tangannya . Kris membantu membawa beberapa tas belanja miliknya karna gadis itu hanya fokus kepada bubble yang berada di dalam minumannya

'' oppa , sebenarnya kapan eonni datang ke Seoul ? '' Luhan membuka percakapan setelah ia dianggap berhasil menyedot bubblenya

'' dua hari dari sekarang '' jelas Kris tersenyum

'' aku sangat merindukan eonni '' balasnya manis

Luhan memang mempunyai bakat 'cepat akrab' dengan orang lain . Lihatlah bagaimana ia ketika sedang bersama Kris . Luhan bahkan tanpa ragu menggandeng dan merengek meminta di belikan sesuatu kepada namja yang baru dikenalnya seminggu yang lalu . Menghilangkan rasa sakit , mungkin . Luhan masih memikirkan Sehun , entahlah , ia merasa susah untuk melupakan Oh Sehun dari otaknya .

''Luhan , menerutmu ini bagus ?''

Ucapan Kris praktis membuat Luhan terhentak dari lamunan buruknya , Luhan membenci Sehun

'' ini manis '' ucap Luhan polos ketika memandang sebuah kalung yang di perlihatkan oleh penjaga toko

'' kau suka ?'' tanya Kris ramah

Luhan hanya mengangguk tanpa memalingkan wajahnya dari kalung perak dengan liontin berbentuk kepala rusa

'' aku mngambilnya juga '' ucap Kris sambil memberikan kartu kreditnya kepada pelayan toko

'' sungguh .. demi apapun oppa ini sangat manis '' ucap Luhan memandang kalung yang kini sudah melingkar di leher mulusnya , Kris memeasangkan beberapa saat yang lalu

'' itu sangat cocok dengamu Luhan , oppa tidak sengaja melihatnya ketika ingin membeli sebuah kalung untuk eonni-mu dan cincin ini tentunya '' jelas Kris dan mengelus pelan ujung kepala Luhan sambil memperlihatkan sebuah kotak kecil berwanra hitam

'' oppa benar-benar jjang .. Aku ingin menjadi besar dan cepat menikah bersama oppa''

'' oppa Kris atau oppa Sehun ?'' ledek Kris dan tertawa

'' kau menyebalkan oppa , aku akan mengadu kepada Siwon appa ''ucap Luhan melonggarkan genggamannya dari tangan Kris

'' jangan membawa nama appa-ku Chagi '' canda Kris

'' dia akan menjadi appaku nanti '' ucap Luhan ketus dan berjalan cepat mendahului

Luhan mau diapakan juga tetap akan manis dan lucu . Inikah alasan namja bermarga Oh itu menyukain gadis kecil itu ? . Sepertinya Kris juga tidak boleh menyerah , haruskah ia juga berjuang ? tentu saja , gadis itu memang pantas untuk diperjuangkan ?

.

.

.

.

TBC

Aku minta maaf yang sebesar-besarnya jika maish ada kesalahan di chapter sebelumnya dan chapter yang ini . Maaf karnya typo yang aku buat terlalu banyak . Sebnarnya aku menggunakan nama Jangmi pada cast ceweknya , tapi aku ubah sama Luhan .

yang sudah baca ffku terimakasih ya , yang review juga terimakasih banyaaakk

yang lagi nungungging eh , yang lagi nungguin episode HOT , entar di bawain Kangta oppa deh hahaha

adegan ekhemnya ada di chapter depan ya . Kan luhan masih kecil , sementara Sehun lebih suka yang ekhem hahaha

.

Zila , Riris , Intan , Aulia . Lu pada baca ff gue nggk sih -.-''

.

Yang nungguin ff Chabaek , ini aku lagi bikin yang di anak sekolahan gitu . Tapi bakal aku post setelah LOVE YOU MORE kelar

.

bye bye

XOXO