Maaf baru bisa update
disini aku bakal itung-itungan soal umur Luhan
Pertamanya aku bilang umur Luhan itu 9 tahun , tapi dia akan 10 tahu di chap pertama . Ketika aku percepat 3tahun kemudian , itu berarti Luhan umurnya 13tahun ... Umur Sehun dan Kai sama-sama 18th , tapi karna dipercepat 3 tahun di chap 2 , maka jadi 21 . ...
selamat membaca ^^.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
.
.
London , England
.
.
'' aku tidak bisa oppa .. ayolah , jangan sperti itu ... '' seorang gadis manis tengah berjlan di keramaian daerah sekitar kota Leeds .Tanganya yang penuh dengan beberapa buku tebal dan juga kertas-kertas yang di genggamnya di tangan staunya lagi . ponselnya bahkan di selipkan di antara telinga dan bahu kanannya
'' aku sudah benar-benar pusing denganmu Lu... minggu depan aku akan kesana dan menjemputmu , ku harap kau sudah mengemasi barang-barangmu dan kembali pulang ke Korea dan ... '' suara sentakan itu menghilang setalah Luhan dengan mulus terjatun disaat ia baru masuk kedalam sebuah perpustakaan
'' Sorry '' ucap Luhan membungkuk dan kembali membereskan buku-bukunya yang terjatuh
8 tahun berllau , dan itu membuat semuanya benar-benar nyata sampai sekarang . Setelah lulus dari SM High School . Luhan langsung terbang ke London, tepatnya ke salah satu kota di London . Di Leeds , Ia banyak menghabiskan waktu untuk memperdalam asal usul negara berkerajaan tersebut . Entah ini hanya untuk belajar , atau untuk melupakan namja pucat tesebut .
Luhan menggeleng dan dengan cepat berjalan ke arah salah satu kursi yang berada di dalam cafe . Setelah mengembalikan beberapa buku ke perpustakkaan , perutnya merasa lapar karna tentu saja ia belum sarapan sama sekali
'' Sehun dan Seulgi di jodohkan''
'' mereka akan menikah ''
Luhan masih mengingat jelas ucapan oppa hitamnya , entahlah .. Ia benar-benar malas
'' Seulgi seorang lesbian , dan Sehun tidak pernah menyukainya ''
Oh ... Luhan tidak ingin mengingat email yang jongin kirimkan 3tahun terakhir ia berada di Leeds
'' jadilah milkku seutuhnya .. Aku mencintaimu ''
'' bajingan '' Luhan mengumpat disaat mengingat kejadian itu . kejadian dimana ia dan Sehun , tidak .. jangmi tidak boleh mengingatnya
Flashback
.
.
Luhan baru saja keluar dari rumah mewahnya . Entahlah , ia mendapat telfon dari Sehun yang menyuruhnya untuk segera datang ke apartementnya . Bodoh memang , mendengar ucapan Sehun yang terdengar memohon , akhirnya Luhan berdiri di depan unit apartement Sehun lebih tepatnya apartement seorang suami istri yang baru saja menikah 4hari yang lalu .
Gadis dengan pakai yang sedikit berantakan itu dengan cepat menekan tombol paswoard , masih memakai tanggal lahirnya dan Sehun . Pintu di buka , dengan cepat ia berlari mencari Sehun .
'' Oppa , kau dimana ?'' ucap Luhan setengah berteriak setelah mendapatkan ruangan itu gelap dan mengerikan
Luhan meraba-raba dinding untuk mencari tombolan lampu ruangan dan .. berhasil
'' O-oppa '' ucap Luhan tercekat .
Lampu sudah menyala , ia terbelak kaget ketika mendapati Sehun yang tergulai lemas di bawah sofa ruang tamu . Dengan cepat ia berjalan ke arah Sehun, membopongnya dan menidurkannya diatas ranjang
'' oppa kau kenapa ?''
Sehun tidak menjawab , ia hanya memeluk Luhan erat , seakan gadis manis didepanya akan menghilang dari pandangannya .
'' kumohon ... Jangan pergi ... aku ... mencintaimu '' ucap Sehun tertatih
Luhan butuh oksigen , sungguh .. Ia hanya ingin bernafas sesaat , di abuth bernafas
'' Aku tidak akan pergi '' lirih Luhan
Sehun melepaskan pelukannya , dengan gerakan cepat . Sehun melumat bbir berwarna peach milik Luhan . Sungguh , Luhan tidak bisa untuk tidak menolak . Entahlah , ia bahkan lupa tentang umur mereka , melupakan kenyataan bahwa Sehun telah memilik seorang istri , dan melupakan bahwa ia akan meninggalkan Sehun . Tidak , Luhan benar-benar mencintai Sehun
'' saranghae '' ucap Sehun dan kembali melumat bibir Luhan
Perlahan Sehun mendorong Luhan untuk tertidur , ia menahan tubuhnya dengan lengannya sendiri , seakan takut untuk menindih tubuh mungil di depannya . Luhan mengeratkan pelukannya di tengkuk Sehun dan itu membuat Sehun perlahan menindih tubuh Luhan , Ah tubuh mungilnya yang menggoda . Sehun memperdalam ciumannya , bukan hanya bibir , kini Sehun bahkan mengendus dan menciumi leher dan telinga Luhan
Eeuunnghhh
Luhan mendesah , Oh . ia tidak bisa berfikir jernih saat itu
'' Op-ppa mm '' erang luhan
Sehun frustasi , ia tidak ingin kehilangan Luhan , sungguh .. Demi apapun ia tidak ingin meninggalkannya dan menyakitinya
'' Jadilah milik oppa seutuhnya '' bisik sehun
Luhan tidak membalas , ia hanya mengerang tidak jelas sambil mendongakkan kepalanya
Sebelah tagan kekar milik Sehun bergirliya di atas perut ratanya , menggelitik geli sampi mampu membuat erangan tertahan dari Luhan , sedang sebelah tangannya lagi di gunakan untuk mencoba menyelusup di bawah kaitan bra milik si cantik
'' AAAHhhh ''
Luhan memekik kecil ketika Sehun mengigit kecil pundak polosnya , kemeja kebasara sialan itu memang dapat di andalkan
Klek
Suara kaitan Bra yang terlepas membuat Sehun dengan tergesa membuka kancing kemeja Luhan dan melepaskan bra miliknya sekaligus lalu membuangnya kesembarang tempat . Mata Sehun yang sayu kembali menatap du amanik hitam milik Luhan , gadis di bawahnya telah lemas akan gairah
'' Opp-ah , mmhh '' Luhan menggeram tertahan dikala lidah hangat milik Sehun mulai berputar di kedua payudarahnya . Mengigit , mengecupp sampai Luhan hanya bisa mendesah sambil mengacak surai milik Sehun
Sehun bangkit ketika ia telah menjelajahi bagian payudarah Luhan . Ia membuka kausnya cepat dan menunduk , mencoba membuka cenala milik Luhan , sekalgus dalaman sang gadis
'' Oppa , apa yang akan oppa lakukan ? '' Luhan sedikit bangkit dan melihat apa yang Sehun lakukan di bawah sana
'' Astaga , oppa , itu Kotor.. '' Luhan ingin menghindar , tetapi kedua llengan Sehun dengan sigap menahan pinggangnya. Sehun menempatkan kepalanya di antara dua paha Luhan . Mengenjilati ujung ke ujung kaki jenjang milik Luhan gingga ia berhenti tepat di depan kewanitaannya
Aroma khas vagina milik Luhan adalah yang terbaik . Seharusnya ia menikah dengan gadisnya .
'' MMhhh '' Luhan hampir limbung ketika tangnya yang gementar berusaha menahan berat tubuhnya sendiri . Sehun sedang membelai bejat kewanitaannya dengan lidah panjangnya . Rasanya sungguh luar biasa . Tapi... Luhan merasakan sesuatu yang akan meledak dalam dirinya ,
'' O-opah .. MMhh , Luhan Pengen Aahhh... pipis '' Luhan menggeram , ia merasakan tubuhnya menggelinjang ,darahnya naik sampai keubun-ubun , tetapi sayang , Sehun tak berhenti untuk mengerjai kewanitaannya .
Sehun sangat pintar memainkan permainan ini . Ia terkadang mengocok kewanitaannya dnegan dua jari dan kemudian mengantinya dengan lidahnya sendiri . Astaga , Luhan benar-benar tak kuat menahananya
'' AAAHhhhhh ''
Luhan memekik keras , ia baru mendapatkan pelepasan pertamanya dan Sehun melahap habis seluruh cairannya , Sehun memberikan beberapa waktu untuk Luhan usai orgasme pertamanya
Sehun bangkit dan dengan cepat membuka celana sekaligus celana dalam yang digunakan . Adiknya benar-benar tegang dan itu membuat Sehun tersiksa
'' Lu .. '' Sehun berucap lirih sambil mendekat ke arah Luhan yang masih memejamkan matanya dengan dadanya yang masih naik turun
'' Aku mencintaimu '' Sehun kembali berucap dan melumat bibir Luhan
Sehun bangkit dan mulai memposisikan kejantanannya yang mengacung di hadapan kewanitaan sang gadis
'' Kau bisa mengigit tubuhku Lu , Ini akan sedikit menyakitkan '' Sehun berucap sambil menduduk , mengarahkan pundak kekarnya
''Aaahhhh '' Luhan memkik nyaring ketika Sehun berusaha memasukkan miliknya , ini benar-benar sempit !
Sehun menatap wajah Luhan yang tengah menahan perih
'' Kau bisa menggigit tubuhku Lu '' Ucap Sehun sedikit menggeram , astaga ini nikmat
'' Aku tak ingin melukaimu oppa '' Luhan menjawab lirih dengan nafas tersenggal
Sehun tersenyum , ia lalu membawa Luhan kedalam lumatan manis sambil terus berusaha memasukkan miliknya . Luhan hanya bisa enahan air matanya sambil meringis pelan dalam ciuman ketika merasakan miliknya yang benar-benar penuh terganjal
'' Aku mencintaimu '' Sehun kembali mengecupnya manis , menyeka air mata dan peluh yang mengalir di sekitar wajahnya . Laki-laki ini sangat manis ...
Sehun mulai bergerak perlahan
'' Ohhh ... MMhhh ''
Sampai dirasa Luhan telah merasakan nyaman dan nikmat , Sehun mulai menikan intensitas gerakan pinggulnya .
'' More.. opp-aa ahhhh ''
Sehun menyukai desahan Luhan . Ia harus merekamnya dan menjadikannya nada dering kapan-kapan #hanjir lu bang #
'' Fell good babe ? '' Sehun menggoda Luhan sambil mengecupnya kasar
'' Oppa .. Ahhhh Stopp . A-aku mau pipis '' Luhan memekik kembali , tubuhnya menggelinjang
'' Keluarkan saja Lu MMmmmhh , tak apa '' Sehun menjawab sambil mempercepat gerakannya .
'' AAAAhhhh , Sehhuunnhh oppaahh ''
Luhan mendesah ketika cairannya keluar . Sehun tersenyum dan memperlambat gerakannya . Ia belum mendapatkan kepuasannya
'' Lu , Bangun sebentar '' Sehun berbisik lirih .
Ketika Luhan berusaha bangkit . Sehun dengan cepat memutar tubuhnya , menaikkan bokongnya tanpa melepaskan penyatuan mereka
'' Tahan sebentar lagi '' Sehun mengecup pundak , punggung hingga bokong sintal milik Luhan. Mengigitnya pelan sampai memperlihatkan warna kemerahan disana
Sehun bergerak cepat , menghentakan tubuh Luhan kedepan , seakan ia akan melesat bebas .
'' MMhhhh '' Luhan kembali terangsang . Gerakan Sehun yang menuntun dan dalam membuatnya tak bisa mengatakan apapun selain mendesah . Titik nikmatnya benar-benar di tumbuk keras oleh Sehun
'' Aaargghh, Kau nikh-math mmmmhh '' Sehum menggeram
Luhan bisa merasakan jika milik Sehun yang berada di dalamnya mulai membesar
'' Aku tidak kuat oppa '' Luhan mendesah tertahan , mengeluarkan cairannya dengan pasrah dan Sehun menyusul disaat 3 kali tusukan terakhir
Malam panas bergairah yang menyenangkan . Luhan bahagia , ia bisa memberikan apa yang harus di berikan kepada Sehun , dan Sehun merasa bangga . Ia akan menyelesaikan masalah ini secepatnya dan mulai membina kehidupan baru dengan sang terkasih
.
.
.
Luhan mengerang pelan , Matahari sudah berada di tengah menndakan hari sudha mulai siang . Ia menggeliat pelan membuatnya meerasakan sesuatu yang perih . Luhan mebuka matanya pelan , ia meandnag wajah tampan yang sedang tertidur di sebelahnya. Sangat tampan sampai Luhan melupakan umur laki-laki yang sedang tidur di sebelahnya.
Luhan sediki mendudukan dirinya . Rasa perih di bagian sensitifnya terasa sangat , sangat nyeri .
'' Kau tidak apa-apa ?'' suara serak khas orang baru bangun tidur terdengar , Luhan sedikit menutup bagian tubuh atasnya dengan selimut
'' terasa sedikit ngilu '' ucap Luhan
Sehun manarik Luhan dan memeluknya sambil terbalik di atas ranjang empuknya
'' Jangan pergi , jangan tinggalkan aku ke London , ku mohon '' lirih Sehun
'' ini terlalu egois oppa , semalam adalah yang pertama untukku .. ''
'' dan itu adalah yang pertama bagiku '' ucap Sehun cepat
'' oppa sudah beristri , mana mu..''
'' mungkin saja jika oppa tidak mencintainya , dia bahkan tidak pernah berada di sini , kau liaht kan '' jelas Sehun
Cukup lama mereka berbaring dan berbicara tentang satu sama lain , sebelum akhirnya Jongin menelfon dan mngabarkan bahwa Zitao dan Kris berada di rumah . Jongin meminta Luhan agar pulang dan merayakan perayaan kelulusannya bersama
'' mandilah , aku akan mengantarkanmu pulang '' ucap Sehun pelan dan mengecup kening Luhan
'' oppa bisa menggendongku ? aku susah berjalan '' rengek Luhan
'' dengan senang hati '' balas Sehun dengan smirknya
.
.
.
.
.
'' mengapa jalanmu seperti itu ?'' ucap Zitao
Luhan dan Zitao sedang berada di kamar Luhan . Mereka berdua sedang berbicara karna 1 jam yang lalu Zifan –anak Zitao dan Kris – sedang tertidur
'' Aku ... aku terluka di telapak kakiku disaat keluar dari hotel ''
'' keluar dari hotel bersama Sehun ?'' desak Zitao
'' bagaimana bisa .. jelas .. tidak '' jawab Luhan ragu
'' lalu , bisa kau jelaskan bagaimana bisa kau pulang bersama Sehun ?'' ucap Zitao
'' hanya bertemu dijalan , kebetulan teman-temanku ada panggilan darurat'' jawab Luhan asal
'' kuharap kau tidak melalkukan hal bodoh apapun untuk merebut suami orang Luhan '' ucap Zitao
'' Sehun sudah berkeluarga , Kau tau bagaimana perasaan seorang wanita ketika suaminya sendiri selingkuh bukan ? ... Jangan menjadi wanita murahan seperti itu , tingalkan Sehun , usia kalian juga berbdea 9 tahun , dan dia sudah berISTRI '' kalimat yang ditekankan pada bagian bagian yang sedikit menyayat hati
Luhan seakan tertampar oleh wajahnya sendiri , bagaimana ia bisa melakukan hal seperti itu . Asstaga Luhan bodoh
'' bagaimana persiapanmu ke London ?'' tanay Zitao
'' sudah beres ,aku tinggal di Leeds ... Aku akan berangkat ... Besok , yaa besok '' ucap Luhan
'' semakin cepat... semakin baik '' lanjutnya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
Mian chingudeul . Aku sebenarnya pengen update cepat , tapi gak bisa conect . Katanya FFnet diblok ? dan di situ gue porno .. etdah , yakaliiii , Parno maksudnya , gak bisa nulis lagi -''
.
Maaf buat adegan hotnya gak terlalu HAHA , soalnya gue masih polos hihi
Buat yang nanyak FF LOVE YOU MORE , aku bakal update minggu depan ya , soalnya aku lagi banyak TO hahaha
bye bye
XOXO
