Chapter 4:

"Saki!" seru Sasuke sambil mengejar Sakura yang berjalan sendiri menuju kantin. Sakura menghentikan langkahnya dan berbalik dan menatap Sasuke yang berlari ke arahnya dengan alis terangkat sebelah.

"Kenapa Hentai?" tanya Sakura bosan pada Sasuke.

"Sudah ku bilang jangan memanggilku seperti itu. Sasuke. Kalau kau tidak mau kau boleh memanggilku Sa-"

"Berhenti! Kalau kau melanjutkannya ku pastikan lima menit lagi kau berada di UKS bukan di Kantin." Potong Sakura jengkel pada Sasuke. Sasuke tersenyum.

"Tidak apa-apa deh. Asalkan kau yang menjadi perawatku~" goda Sasuke. Sakura menatap ke sekelilingnya dan melihat beberapa siswa-siswi yang berbisik-bisik sambil menatapnya dan Sasuke.

"Berhenti mengatakan hal-hal menyebalkan seperti itu." Desis Sakura lalu berjalan meninggalkan Sasuke. Onyx Sasuke tersentak dan segera berjalan mengejar Sakura tapi

'greb'

"Uchiha-san." Sepasang tangan mencengkram lengannya menghentikan pergerakan Sasuke. Sasuke berhenti melangkah dan menatap ke arah pemilik tangan yang mencengkram lengannya.

"Hei!"

"Boleh berbicara sebentar." Sepasang mata Shappier dan Ruby itu menatapnya tajam. Kedua gadis itu segera menarik Sasuke untuk mengikuti mereka.

.

.

"Apa hubunganmu dengan Saku-kun?" cerocos Naruko sambil bercakak pinggang. Sasuke mendengus. Ketiga manusia itu sedang berada di taman belakang sekolah yang sepi dan tak terawat cocok menjadi tempat rahasia.

"Apa hubungannya dengan kalian? Kau menyukai Sakura huh?" balas Sasuke. Karin maju mendekat.

"Iya. Aku mencintai Sakura. Puas." Jelas Karin membuat Sasuke membulatkan sepasang mata onyxnya.

"Na.. nan-"

"Aku lebih mencintai Sakura." Ujar Naruko tidak mau kalah. Karin menggangguk mengiyakan. Sasuke tambah shok. Ada apa dengan gadis-gadis ini!?

"Jadi.. Lebih baik kau menjauhi Sakura-kami." Seru Naruko.

"Apa karena kalian Sakura menjadi seperti ini?" desis Sasuke.

"Huh?"

"Kalian tidak tau apa ini sungguh tak normal bagi Sakura! Kenapa kalian tidak mencoba membuat Sakura kembali menjadi normal huh!?" seru Sasuke. Dia sungguh tak mengerti harusnya mereka menyuruh Sakura berhenti dan kembali menjadi normal bukannya malah juga mencintai Sakura.

"Kau!"

"Nani? Ini perasaanku. Naruko, mencintai Sakura. Makanya Naruko merubah Sak- Uppphhhh!" Kata-kata Naruko terpotong oleh bekapan Karin. Sasuke memandang Karin dan Naruko curiga.

"Merubah? Apa maksud kalian?"

"Urusai! Ini urusan kami. Dan kau- berhenti mengganggu Sakura kami." Ucap Karin lalu menarik Naruko pergi, meninggalkan Sasuke dengan menaru kecurigaan kepada kedua gadis itu.

"Kuso!" umpat Sasuke.

"Pasti ada sesuatu! Aku- akan merubah Sakura kembali." Kata Sasuke yakin dan tak menyadari bahwa sosok gadis musim semi bermata emerald mendengar percakapan Sasuke dengan NaruKarin.

'Ini.. menyebalkan.'

.

.

.

"Hoaaamm.. Mendokusei na. Minna, ini adalah undangan untuk pesta sekolah sehari dalam setahun. Hah~ sebagai ketua aku di minta untuk memberikan kesempatan untuk kalian yang ingin kelas kita membuat stand untuk pesta sehari. Ya, kalian mau kita membuat stand apa?" kata Shikamaru malas-malasan di depan kelas.

"Stand Drama!" seru Ino semangat.

"Ide bagus, Ino. Kau yang jadi budaknya. Ya siapa lagi?" ucap Shikamaru. Ino mendengus sambil bersedekap dada. Ketua kelas sialan!

"Stand Animals Shop!" seru Kiba lantang.

"Oke. Kau yang jadi babinya. Siapa lagi?" balas Shikamaru sambil menguap dan Kiba yang di bilang menjadi 'babi' langsung shok. Nanas BAKA!

"Tak bisakah kau serius Shikamaru!?" seru Ino tak terima.

"Aku sudah serius, Yamanaka. Kaliannya yang terlalu banyak main-main. Stand Drama itu wajib dan semua kelas akan mempertunjukan Drama masing-masing pada puncak acara hoaaamm... Aku menyarankan untuk Stand Kafe. Bagaimana?" ucap Shikamaru. Dan disambut setuju oleh teman-teman sekelasnya termasuk yang menentang keras Ino dan Kiba.

"Kau bilang puncak acara? Jadi kita juga harus membuat drama?" tanya Karin.

"Hoaaam Iya. Drama lalu di sambung dengan Pesta Topeng. Jadi, drama apa yang akan kita tampilkan? Dan pada pesta topeng nanti akan di adakan dansa. Bawa pasangan masing-masing. Temari, dandan yang cantik." Ucap Shikamaru bosan sambil melirik gadis berambut pirang yang di ikat empat merupakan 'teman' semeja dengannya. Temari yang ditunjuk oleh Shikamaru memerah. Bukan rahasia umum lagi kalau ketua Kelas dan Sekretaris kelas itu mempunyai sebuah 'hubungan'.

"Cieee... ShikaTema kwkwkwk..." goda teman-teman sekelas itu.

"Urusai. Hmmm, back to topik. Drama apa yang akan kita tampilkan?" tanya Shikamaru.

"..."

Hening.

"Bagaimana Cinderella, itu menurutku bagus! Dan menjadi Pangeran dan Putrinya itu Aku dan Sakura!" ucap Sasuke. Emerald Sakura membulat dan langsung menatap tajam Sasuke.

"Nani!? Uchiha, kau bisa mengunci mulut lancangmu itu tidak, huh!" seru Sakura.

"Hmm... Aku setuju. Bagaimana dengan kalian?" tanya Shikamaru.

"Setuju!"

"TIDAK!" Seru Naruko sambil berdiri. Semua menatap ke arah Naruko.

"Naruko tidak setuju kalau Sasu-kun dengan si Hentai ini!" lanjut Naruko.

"Hah~ jadi maksudmu kau mau jadi putrinya dan Sakura yang jadi pangerannya begitu?" wajah Naruko memerah.

"Kau mau mempermalukan kelas kita Huh!? Kau mau menampilkan Cinderella yang Yuri begitu!?" Tantang Shikamaru.

"Kau-"

"Diam! Naruko duduk. Baiklah, terserah apa maumu Ketua kelas." Ucap Sakura dan membuat semua orang tercengang. What!? Sakura membela cowok? Dan mau menjadi putri dan bersanding dengan Lelaki? Sungguh K-E-A-J-A-I-B-A-N.

"Bagus! Dengan ini tugasku selesai! Semua, mohon bantuannya dan Selanjutnya pembagian siapa yang membeli bahan-bahan bla bla bla bla.." Sasuke melirik ke arah Sakura yang sedang melamun sambil memangku dagu menatap ke arah luar jendela. Senyum kecil tersungging di bibir sexy lelaki raven itu.

'Sakura.. Saat drama nanti, akan kuubah hatimu.'

.

.

"Hah~ Laparnya." Seru Sasuke sambil menjatuhkan diri ke Sofa ruang santai rumah Sakura. Sakura juga ikut duduk di samping Sasuke sambil membuka dasinya.

"Kalau kau lapar segera buat makanan. Sekalian buatkan untukku juga." Kata Sakura lalu berdiri lalu berjalan menuju ke kamarnya. Sasuke melotot ke arah Sakura yang sudah berlalu.

"Dia kira aku budak apa, huh!" dengus Sasuke.

.

.

'krieeet'

"Saku~" panggil Sasuke sambil memasuki kamar Sakura. Kosong.

"Dimana cewek yuri itu." Gumam Sasuke saat tak menemukan Sakura. Lelaki itu lalu masuk dan mengelilingi interior kamar gadis musim semi itu. Dinding kamar yang di cat dengan Pink Kream, dan dinding-dinding kamar di hiasi poster-poster wanita-wanita cantik dan tokoh-tokoh Anime. Meja belajar dengan penuh buku-buku dan pensil yang sedikit berantakan, lemari buku pelajaran, komik dan novel, Lemari baju dua pintu dengan Cermin besar di pasang di salah satu pintu lemari, dan beberapa alat make up khas wanita seperti Lipglos, Bedak, parfum, Ayeshadow (?) Aylinear (?) dan Lain-lain (maaf, jujur author gak tau nama-nama kayak gini. Soalnya author cewek tomboy, barang-barang author mah Cuma bedak *MyBaby*, Handbody, dan Parfum :V).

"Ternyata dia juga cewek ya." Gumam Sasuke geli. Dia lalu berjalan menuju ranjang QueenSize Sakura. Sarung bantal, selimut maupun Sprei ranjang yang sama berwarna darkblue yang mungkin akan semakin nyaman jika di tempati oleh dirinya juga #ngawurNihAuthor. Tangan Sasuke lalu membuka laci meja kecil yang berada di samping Ranjang. Dan matanya lalu tertuju pada buku berwarna merah seperti buku harian. Penasaran, lelaki itu lalu mengambil buku itu.

'Sakura Haruno. 15 Years Old.'

'15 tahun? Berarti dua tahun yang lalu.' Dibukanya halaman pertama lalu-

'Grebb!'

"Hei- Ahhhh!"

"Beraninya kau memasuki kamarku tanpa ijin Hentai! Kau mau mengintipku Hah!?" Seru Sakura garang setelah merampas kembali buku diarynya. Sasuke tak memperdulikan teriakan Sakura, lelaki itu terlalu shok melihat penampilan Sakura. Gadis itu keluar dari kamar mandi dan menghampirinya dengan handuk yang memperlihatkan bahu dan seperempat dada gadis dan tak menutupi setengah pahanya juga. Sakura mengikuti arah pandangan lelaki itu dan segera terbelak.

"Grrrrr! Shannarooo!"

'Buagh!'

.

.

.

.

TBC!

Hai semuaaaaa #kecupSanaKecupSini#

Tumben ya Sasha cepet banget update #cepetPalaLu

Wihh.. ternyata pertanyaan Sasha di jawab bener oleh readers sekalian #ternyataReaderPintarYa!? #digebukin

Tapi sayang.. Seperti yang Sasha bilang. Yang menjawab pertama dan bener dialah pemenangnya.

Omedeto Gozaimasu buat jreng-jreng...~~~~

'PINKTOMATO! '

Yeah! Kamu berkesempatan jalan-jalan ke Jepang dengan menggunakan uang kamu sendiri #uyee #diShannaro

Ah, salah ding! Kamu berkesempatan buat ngereques Fic oneshoot pada Sasha dan Sasha bakal buatin. Jadi segera mungkin Inbox Sasha lewat FF atau Facebook ( Sasha Kakkoi chan)^^

Ceritanya bakal di update saat dua hari setelah Yuri? chapter 5 update!

Mau rated T, T+ atau M 'pun gak apa-apa. Hasal semua idenya dari kamu!

.

.

.

Yosh, saatnya balas REVIEW! UYE!

Kiki Kim: Emang menyenangkan banget! Tapi yang bekeng gak asik tuh kebanyakan tugasnya :3 Kamu SMK juga ya?

Pinktomato: Bener (y) #uyeee

Greentea Kim: Yosh! Ini udah muncul. Gak usah panggil kakak deh, panggil aja Sasha. Sasha masih 16 taun heheheheh :D

: Kamu bener tapi maap lambat jawab heheheh.. Yosh, ini udah lanjut kwkwkwk :D

CbiellUchiha1: Yup! Ini udah lanjut Say^^ Repiu lagi yeeee! Jawaban kamu bener tapi maap ya lambat jawab kamunya heheheh :D

Mia-chan: BENER! Tapi maap kamu lambat jwab heheheh #plak

DARA ISTRI SASUKE: Masbuloh! Ini fic gue kwkwkwk.. Silakan marah-marah Nyie Dara :V

Kana: Aku jurusan TKJ (teknik Komputer Jaringan) Kana-chan SMK juga? Yosh ini udah lanjut kok! Repiu lagi yaaa^^

.

.

Sasha udah gak punya Hp dan publish harus lewat Warnet atau kalau sempat pake wifi sekolah #itupunSekolahjauhBerjarak350meterDariRumah (?)

Yup! Sampai disini dulu ya!

Kalau ada yang kangen sasha, maap ya sasha gak sering muncul soalnya Sasha lagi HoneyMoon dengan Utakata dan para cowok-cowok Korea #ngarep

Kwkwkwk...

Review wajib! #maksa

Sasha Chan Kakkoi

Istri sahnya CR (bukan Cristian Ronaldo itu -_- tapi my Kohai di SMK #ceritanyaLagiCurhat #sashaLagiFallingInLove #plak)