Chapter 6:
Naruko jatuh tertunduk di bangku kelasnya, di sampingnya Karin duduk sambil menopang dagu. Naruko terlalu shok dengan apa yang dilihatnya di rumah Sakura. Dimana, sosok Sasuke tidur seranjang dengan pangerannya, Sakura.
"Karin~" panggil Naruko. Karin menengok ke arah Naruko yang menatap kosong ke depan.
"Hmm? Ada apa Naruko?" tanya Karin.
"Pasti ini kesalahan'kan? Si Badboy Uchiha itu tidak mungkin tidur seranjang dengan Saku-kun, kan? Ini pasti hanya sebuah kesalahan." Ucap Naruko. Karin hanya diam mendengarkan.
"Ya! Pasti! Kejadian tadi tidak di sengaja, kan? Ah! Mungkin saja kejadiannya seperti mereka gak sengaja saling bertabrakan karena menemukan uang koin 100 yen di lantai kamar Saku-kun, terus kepala mereka saling bertabrakan hingga mereka berdua pingsan di ranjang Saku-kun. Ah, dan mungkin aja mereka sedang perang bantal terus karena lelah mereka tidur berdua! Ahhh! Naruko gak terima! Uchiha itu benar-benar mengganggu!" seru Naruko.
"Yah~ ku harap seperti itu juga, Naruko."
.
.
Kaku. Itulah suasana yang terjadi di antara Sakura dan Sasuke. Sasuke begitu takut bertegur sapa dengan Sakura, dan kemungkinan terburuk adalah gadis itu membencinya. Yah, walaupun ini adalah ketidak sengajaan sih. Ah, Sasuke no Baka! Bisa-bisanya tertidur di ranjang Sakura.' Pikir Sasuke frustasi. Jujur saja, dia semalam benar-benar tidak punya niat sama sekali, walaupun sebenarnya sangat ingin, semalam dia terlalu lelah menunggu nyalanya lampu hingga tertidur di samping gadis itu. Ah, Lampu sialan!' decih Sasuke.
Sarapan pagi ini tidak ada suara sama sekali dari kedua orang itu. Sasuke yang sesekali melirik Sakura yang terus makan sambil menatap datar sarapannya. Sasuke berdehem sebentar.
"Sakura. Eto, umh. Gomen." Ucap Sasuke. Sakura menatap datar Sasuke. Sasuke jadi keki sendiri saat Sakura tidak merespon.
"Yah! Jujur saja Sakura itu tidak di sengaja, aku minta maaf! Benar-benar minta maaf!" lanjut Sasuke. Sakura menatap Sasuke sebentar, lalu dia berdiri mengantarkan piring dan gelas kosongnya di tempat pencuci piring. Lalu berbalik menatap Sasuke.
"Cepat! Aku tidak mau terlambat." Ucap Sakura lalu beranjak keluar dari dapur. Sasuke menghela nafas lalu mengangkat piringnya.
'Kayaknya tidak ada pilihan lain. Jika harus mendapatkan maafnya, aku terpaksa melakukan hal itu.' Pikir Sasuke licik sambil menyeringai.
.
.
Skip Time
.
.
"Besok adalah harinya Festival Sekolah. Jadi, ku harap kalian bisa bekerja sama. Dan ini adalah daftar makanan dan minuman yang akan kita sediakan. Baiklah, aku akan menentukan siapa yang akan menjadi barista dan pelayannya. Aku sudah membuatnya, yang akan menjadi Baristanya adalah Aku, Sasuke, Kiba, bla.. bla.. bla.." Sasuke mendesah. Barista, yang benar saja. Dia akan meracuni para pelanggan dengan masakan dan minuman buatannya' pikir Sasuke licik. (a/n: Jahat lu, Sas!)
"Lalu.. yang akan menjadi pelayannya adalah orang-orang yang tidak ku sebutkan namanya. Ku mohon kerja samanya. Dan Sasuke, Sakura, bersiaplah untuk besok malam saat dramanya. Baiklah, Minna! Ganbatte!" ucap Shikamaru. Yang lain lalu segera membubarkan diri keluar kelas menuju kantin atau, pun kemana'pun.
"Saku-kun!" panggil Naruko sambil menghampiri Sakura. Gadis berambut pirang itu segera menarik Sasuke yang memang duduk di samping Sakura, lalu mendorong pria berambut raven itu menjauh. Sasuke mendecih lalu keluar dari kelas dengan perasaan dongkol. Sialan benar cewek pirang itu, dia berencana untuk mengajak Sakura makan bersama di kantin. Hah~ ku kutuk kau cewek aneh!' decih Sasuke.
"Hmm? Ada apa Naruko?" tanya Sakura.
"Ada yang ingin kutanyakan padamu. Ano, bisakah kita berdua bicara hal ini di atap?" tanya Naruko. Sakura berpikir sebentar, lalu mengangguk sambil tersenyum tipis. Naruko tersenyum lebar, lalu segera memeluk lengan Sakura sambil berjalan keluar kelas menuju atap Sekolah.
Sepasang mata Onyx manatap selidik pada kedua sosok gadis yang berjalan menuju arah yang diketahui jalan menuju atap Sekolah.
'Mau apa mereka? Haruskah aku mengikuti mereka. Ah, malas.'
.
.
"Ano, apa.. Kalian berdua benar-benar tidur- bersama?" tanya Naruko kepada Sakura. Emerald Sakura menatap Naruko yang sedang memerah menatapnya.
"Ehh? Itu- Itu ketidak sengajaan kok Naru-chan. Kenapa? Maafkan aku ya?" kata Sakura.
"Souka?" tanya Naruko senang. Sakura tersenyum.
"Yup! Mana mungkin aku mau tidur bersama lelaki hentai itu." Kata Sakura. Naruko segera memeluk Sakura erat. Sakura sedikit kaget dengan pelukan tiba-tiba dari gadis bermata Shappier itu.
"Kau tau kan Saku-kun.. Aku menyukaimu. Dan tak akan ku biarkan Uchiha itu merebutmu." Gumam Naruko. Pandangan Sakura kosong saat mendengar kata-kata Naruko. Kenapa? Bukankah dia juga menyukai sesamanya, terus kenapa dia merasa tidak senang. Ada apa? Kenapa hatinya menolak. Sakura dengan segera melepaskan pelukan Naruko.
"Naruko.. Gomen, aku harus ke kelas. Kau mau ikut? Sebentar lagi, kan lonceng masuk." Ajak Sakura. Tiba-tiba Sakura melepaskan pelukannya, Naruko kaget. Entah kenapa dia merasa berbeda dengan keadaan Sakura saat ini.
"Uh.. oh.. Tapi-" putus Naruko. Sakura berbalik menghadap Naruko.
"Hmm? Tapi?" tanya Sakura. Naruko mengadah, menatap sosok gadis merah muda yang lebih tinggi darinya dengan tatapan datar.
.
.
"Shikamaru! Kau melihat Sakura?" tanya Sasuke pada lelaki berambut nanas yang sedang telungkup di mejanya. Tanpa melihat Sasuke, Shikamaru menjawab.
"Dia sepertinya berjalan ke arah Atap Sekolah. Dia bersama Naruko." Sasuke mengangguk.
"Arigato na." Ucap Sasuke lalu berjalan meninggalkan Shikamaru menuju atap Sekolah.
.
.
"Hah.. Hah.. Disini ya?" gumam Sasuke saat sampai di depan pintu menuju atap Sekolah. Dia membuka pelan itu dan saat pintu itu terbuka sedikit, pandangannya lurus ke depan dan Onyxnya membulat. Sosok itu, Naruko menarik kerah baju Sailor Sakura lalu mencium gadis itu. Apa!? Sasuke melotot dan segera mendobrak pintu itu.
"Sakura!" Sakura tersadar lalu segera mendorong Naruko menjauh. Sakura berbalik menatap Sasuke yang melotot ganas padanya.
"S-sasuke?" Naruko berbalik dan menatap tajam Sasuke.
"Nande? Ini wajar kok. Sebelum kau datang ke sini aku sering berciumam dengan Saku-kun! Dan lihat sekarang, Gara-gara kau Saku-kun mendorongku. Kau penggang-"
"Diam Naruko!" ucap Sakura memotong ucapan Naruko. Blue Shappier Naruko membulat, kaget. Kenapa? Kenapa Saku-kunnya membela Lelaki. Tak sangka, air mata gadis berambut pirang itu mengalir jatuh.
"Hiks! Saku-kun no Baka!" seru Naruko lalu berlari keluar dari situ. Tak memperdulikan gadis aneh berambut pirang itu, Sasuke segera berlari dan memeluk Sakura.
"Onegai! Ku mohon kau kembali menjadi seorang gadis. Bukan seperti ini." Gumam Sasuke.
"A-aku-"
"Ku mohon. Buka hatimu untuk lelaki. Termasuk diriku."
.
.
"Hiks! Saku-kun no baka!" gumam Naruko sambil menangis. Gadis berambut pirang itu jatuh tertunduk memeluk lututnya.
"Daijobu ka? Naruko." Tanya Karin sambil ikut jongkok di depan Naruko. Naruko mengangkat kepalanya
"Hiks.. Saku-kun~ Hisk.. Hwuaaa Karin!" seru Naruko sambil memeluk Karin. Karin menghela nafas lalu balas memeluk Naruko.
"Tenanglah, Naruko." Gumam Karin. Naruko tidak menjawab, dia terus menangis.
"Ayo. Sebentar lagi lonceng masuk." kata Karin lalu melepaskan pelukannya, dia membantu Naruko berdiri dan lalu menghapus air mata gadis itu.
"Lihat, wajahmu yang manis itu luntur karena air matamu. Ayo, Tersenyumlah." Ucap Karin sambil tersenyum di depan Naruko. Wajah Naruko memerah dengan perlakuan Karin. Dia lalu mengangguk. Karin mengenggam tangan Naruko lalu keduanya berjalan bersama menuju kelas mereka. Di belakang, Naruko tertunduk sambil terus berjalan. Karin tidak mengetahui kalau Naruko menyeringai kecil di belakangnya.
'Saku-kun.. Tunggu aku! Di panggung besok'
.
.
TBC!?
Hahahahaha *tertawa laknat*
Holla! Sasha ComeBack again. Kwkwkw
Gimana chap ini? Mengecewakan. Maafin Sasha ya.
Huh, ini gara2 tiba-tiba aja sebuah ide buat Fic baru singgah di otak kotor Sasha ini. (read: Nyadar juga nih bocah kalau dia hentai)
Heheheh.. DuhDuh.. gomenne. Sasha gak bisa balas Ripiu lagi karena 'sesuatu' hal. Heheheh..
Yosha! Makasih buat:
Hyemi761, Keiita-chan, , Weird-san, Hanazono Yuri, Kiro Yuki, Yoriko Yakuchidan, Unnihikari, Mustika447, CbiellUchiha1, Haruka Ryokusuke, dan terakhir Reviewer yang gak di undang 'Istri Sahnya Gaara'
.
Sasha sibuk banget akhir-akhir ini *kayak Artis aje*
Hah, rasanya Sasha mau jatuh sakit kwkwkwk
Yosha! Sampai jumpa di Chap selanjutnya.
Oh ya, Sasha pastiin Yuri bakal selesai sebelum bulan Februari 2016. Why? Karena Sasha bakal gak punya waktu di tempat PSG di kota Palu' nanti hehehe..
.
.
R
E
V
I
E
W
Please yeee!?
Sasha kakkoi-chan
Istri sahnya abang Sasuke dan Abang A. Kojou ^^ *UTAKATA udah putus ama Sasha 'Hiks'*
