Hey minna-san....
I'm come back..
Mungkin ini fic terancur yang pernah ada, tapi aku pengen minta pendapat kalian semua. Karena, ini adalah fic dadakan *maklum,bingung jam 3 pagi belum bisa tidur. Jadi, dapet ilham kaya gini de* buatan Author gila.^^
Disclaimer : BLEACH punya kubo-sensei, tapi adegan disini punya saya.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx...
Kota Karakura dipagi hari yang sangat amat panas, Ichigo yang berada dirumah hanya menggunakan singlet dan celana pendek, maksudnya biar engga kepanasan. Tapi, malah tambah kepanasan.
" Aku tidak menyangka, musim panas kali ini bisa sepanas ini " keluh Ichigo dengan keringat yang membasahi tubuhnya.
" Ooi, bodoh. Daritadi mengeluh terus, berisik tahu " kata Rukia yang baru masuk kekamar Ichigo untuk memberikan minuman es.
" Namanya jug.... " muka Ichigo langsung memerah pada saat melihat Rukia. Rukia menggunakan tang top berwarnah putih dipadu dengan celana pendek berwarna hitam, membuat Rukia menjadi imut dan cantik. Rukia yang menyadari muka Ichigo yang memerah langsung memegang dahi Ichigo yang ia kira sedang sakit, padahal wajah Ichigo memerah karena hal lain *bagi para readers, pasti tahu kenapa kan*.
" Ichigo,kamu kena demam musim panas ya? Kok mukamu merah " tanya Rukia yang khawatir.
" Tidak..kok, aku tidak apa-apa " jawab Ichigo dengan sedikit tergagap.
" Tidak apa-apa bagaimana, mukamu itu merah sekali. Kamu ini sebernarnya kenapa sih? " tanya Rukia sambil mendekatkan tubuhnya ke tubuh Ichigo. Ichigo yang melihatnya, semakin menjauhi Rukia yang mendekatinya. Rukia yang bingung karena sikap Ichigo yang menghindar dari dirinya, malah semakin mendekatinya.
" Bodoh, apa yang kamu lakukan? Aku ini tidak apa-apa, hanya..hanya kepanasan saja jadi mukaku merah " elak Ichigo dengan gugup.
" Dasar, kenapa tidak bilang dari tadi sih, membuat orang khawatir sa.... " pada saat Rukia ingin turun dari tempat tidur Ichigo, tiba-tiba saja ada guncangan hebat, seperti gempa tapi ini berbeda. Guncangan ini lebih besar, Rukia yang merasa ada sesuatu yang aneh langsung berubah menjadi shinigami. Ichigo pun juga segera menjadi shinigami.
" Rukia, ada apa ini? " tanya ichigo sambil bershunpo kearah terjadinya guncangan itu yang diikuti oleh Rukia.
" Aku sendiri juga tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Lebih baik kita segera melihat keadaannya " lanjut Rukia sambil melihat layar hpnya dan jari kecilnya itu menari dengan indah diatas keyboard hpnya untuk mencari informasi.
Tak lama kemudian, mereka sudah sampai sampai. Inoue, Ishida, dan Chad yang sudah datang duluan, langsung menghampiri Ichigo dan Rukia.
" Kuchiki-san, ada apa ini? " tanya Ishida sambil membetulkan kacamatanya.
" Aku sendiri juga tidak ta... " tiba-tiba hp Rukia bergetar, Rukia yang langsung membuka hpnya hanya terkejut dengan apa yang ia baca dihpnya.
" Ada apa, Kuchiki-san? " tanya Inoue dengan wajah penasaran.
" Ini tidak mungkin, ada yang membuka pintu neraka dan membebaskan DIA. Sekarang soul society sedang menghadapi serangan hollow dan menos yang dikirim oleh DIA " kata Rukia dengan muka pucat. Ichigo, Inoue, Ishida dan Chad terkejut bukan main.
DIA yang dengan susah payah dikirim keneraka dan disegel oleh Yamamoto-soutaicho, dan pada saat bertempur melawannya yang memakan korban, baik dari pihak soul society maupun warga Karakura, bebas?
Disaat mereka sedang berfikir tentang DIA, mereka tidak menyadari ada seseorang yang memperhatikan mereka. Sampai akhirnya orang itu menyapa mereka.
" Yoo.. Lama tidak bertemu ya, Orange " kata seorang perempuan.
Semua orang yang berada disitu, langsung mencari asal suara itu dan pada saat mereka menemukan asal suara itu. Sebuah kilat putih menghampiri mereka, untungnya saja mereka dengan sigap berhasil menghindarnya.
" Kamu.... " Ichigo melihat perempuan itu dengan tatapan tajam. Tidak menyangka perempuan yang sudah membuat kekacauan baik disoul society maupun Karakura datang kehadapannya.
" kenapa kamu bisa bebas?? Bukankah Yamamoto-soutaicho sudah menyegel dirimu? " tanya Rukia.
" Kenapa katamu? Baiklah Ruki-chan, aku akan memberi tahumu. Tapi.. " tiba-tiba Ishida sudah berada dibelakangnya dan sudah siap menyerang perempuan itu.
" Lama " kata Ishida yang segera meluncurkan panahnya, diikuti dengan serangan tinju Chad. Tapi, serangan itu bisa ditahan oleh perempuan itu dengan 2 tangan.
" Terlalu lemah " ujar perempuan itu, serangan yang ia tahan sekarang ia balikkan kembali ke Ishida dan Chad. Ishida dan chad yang melihat hal itu, tentu saja menghindar. Tapi, mereka ber-2 berhasil terkena serangan itu.
" hmm.. Senjata makan tuan ya.. " ucap perempuan itu sambil tersenyum.
" Sial, padahal aku sudah berhasil menghindar. Tapi, kenapa masih tetap kena? Dan lagi kekuatan yang ia balikkan kepadaku lebih besar daripada waktu aku melepaskan panahku. Perempuan itu jadi lebih kuat dari sebelumnya " gumam Ishida.
" ISHIDA-SAN, SADO-SAN " teriak Inoue sambil berlari kearah mereka.
Pada saat Inoue berlari kearah Ishida dan Chad, perempuan itu langsung membaca mantranya. Dan seketika itu juga, baik Inoue, Ichigo, Rukia, Ishida dan Chad tidak bisa bergerak sama sekali.
" Baiklah, aku akan menjelaskan bagaimana aku bisa melepaskan segel dari si kakek tua brengsek itu. Tapi, sebelum itu... " perempuan itu menjetikan jarinya. Tiba-tiba, baik Inoue maupun Rukia langsung berada dihadapannya.
" Aku akan memberitahukan kalian semua, asalkan Orange memilih diantara 2 perempuan ini. Siapa yang boleh aku bunuh duluan " kata perempuan itu sambil menghunuskan ke-2 pedangnya keleher Rukia dan Inoue. Dan menatap Ichigo dengan tatapan mengejek.
" Apa maksudmu? " tanya Ichigo dengan marah. Jika ia bisa bergerak dengan bebas, rasanya ia ingin sekali menghabisi perempuan itu.
" Kamu harus memilih diantara 2 orang ini, siapa yang harus MATI. KUROSAKI ICHIGO " tantang perempuan itu.
" Aku tidak akan pernah memilih siapapun, YUI " kata Ichigo yang sudah benar-benar ingin membunuh perempuan itu.
" Kalau begitu.. " Yui langsung menghunuskan pedangnya keperut Rukia, Inoue yang kaget langsung meronta dan menagis melihat Rukia yang sudah bersimbah darah. Sedangkan Ichigo yang melihat itu langsung berteriak memanggil nama Rukia. Dan pada saat pedang yang 1nya lagi ingin menusuk perut Inoue.
" SSSUUUDDDAAAHHH CCUUUUKKUUUPPP " teriakan Ichigo sudah cukup membuat tangan Yui berhenti sejenak.
" jadi, apa keputusanmu Orange? " tanya Yui dengan muka kemenangan.
" Aku.... Aku akan memilih .......... "
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Huaa...
Maaf kalo ini fic gaje,aneh, ngebingungin dll..
Maklum, aku hanya ingin menuangkan ideku yang datang tiba-tiba. Dan di chap 2 baru akan dijelaskan kronologis sebenernya. Siapa itu Yui, apa yang udah dia buat dimasa lalu, dll...
Dan siapa yang akan dipilih Ichigo??
Dan bagi para fans Rukia, aku mo minta maaf. Dificku ini dan di KING KEY, aku ingin melihat Rukia menderita dulu jadi jangan berharap dulu kalo 2 ceritaku ini bakalan happy ending * dikejar ma Rukia dan fansnya * ... . Tapi,tetap aja aku bakalan ngasih pairing tercintaku, ichiruki ( walaupun dific KING KEY cm dikit )
ok...
mohon direview yaa..
Flame dan saran bakalan aku terima..
^o^
