Halloo Minna!

Chap 2 udah datang nih

Gomen kalau jelek

Baca ya…

Nori nggak minta review kok

Tapi, di review lebih bagus

Arigatou buat yang udah review chap.1

Chapter 2

Training

"Ada kabar buruk" kata Neji

"Kabar buruk apa?" tanya mereka kompak sekaligus kaget

Flashback

Di ruang kepala sekolah

"Gomen baru memberitahu sekarang Neji, waktu latihan kalian hanya 2 hari lagi, pertandingan akan dilaksanakan di sekolah ini, aku baru ditelepon kapala sekolah Iwa" kata Tsunade, kepala sekolah KJHS

"Apa?, 2 hari lagi, anda tidak salah, itu terlalu singkat" kata Neji kaget

"Gomen Neji, itu keputusan kami, dimajukan karena Iwa JHS terlalu sibuk minggu depan" kata Tsunade

"Ba...baiklah, saya permisi." Kata Neji melangkah keluar ruangan.

End of Flashback

Setelah mendengar penjelasan Neji, semuanya kaget

"Waktu latihan hanya 2 hari lagi?" kata Tenten kaget

"Kalau begini, kita tidak mungkin bisa menang" kata Ino

"Bagaimana ini?" kata Temari cemas

"Jangan cemas dulu Temari, teman-teman" kata Shikamaru

"Tapi, apa yang bisa kita lakukan dalam waktu 2 hari?" kata Sai

"Mungkin kita hanya bisa menyerah" kata Sasuke lesu

"Ayolah teman-teman, jangan berfikir negative dulu" hibur Neji

"Ciieee… perkataanmu sama kayak Tenten tadi tuh" celetuk Temari

Perkataan Temari membuat wajah Neji dan Tenten memerah

"Temari! Apaan sih?" kata Tenten masih dengan wajah memerah

"Hhhh… Dasar cerewet, membicarakan hal tidak penting di saat seperti ini" kata Shikamaru

"Sudahlah… apa kau tidak sadar Temari, kau dan Shikamaru selalu saja bertengkar, kalian itu cocok!" kata Ino

"Kau dan Sai juga sama Ino!" kata Temari

"Kalian ini, seperti anak kecil saja" kata Sasuke dan Sakura bersamaan

"Eh?" kata Sakura, 'Kenapa bisa bareng?' batin Sakura dengan wajah merah

"Ciieee…" kata mereka semua minus Sasuke dan Sakura

"Besok lagi ya, dah…" kata Ino saat sudah sampai di rumahnya

Merekapun pulang ke rumah masing-masing

Keesokan harinya, seperti biasa, mereka latihan sepulang sekolah

"Ayo, kita harus membuat strategi baru" kata Shikamaru

Merekapun berkumpul dan mulai membuat strategi baru, strateginya adalah :

1. Shikatema : Di jajaran paling belakang, bertugas menjaga bola agar tidak masuk

2. Saiino : Di jajaran ketiga, bertugas mengoper bola ke depan

3. Sasusaku : Di jajaran kedua, bertugas mengoper bola ke depan

4. Neji dan Tenten : Di jajaran paling depan, bertugas memasukkan bola

Dan merekapun menguji strategi mereka dengan bertanding melawan anggota klub basket lainnya

"Sai, maju ke depan sedikit" kata Ino

"Ok!" jawab Sai sambil mundur beberapa langkah

Ino mengoper bola pada Sai, tapi melenceng dan bolapun diambil team lawan

Set... bola berhasil direbut Sasuke

"Sakura, jangan bengong" kata Sasuke mengoper bola pada Sakura

"Ah… i..ya" Sakura tergagap begitu mendapat bola dan mengopernya ke Neji

"Tenten, tangkap, shoot bolanya" kata Neji, dia dikawal dua orang pemain lawan

"Baik" Tenten melakukan shoot

Tem lawan mengambil alih permainan

"Temari, jangan lengah" kata Shikamaru

"Ya" Temari menghalangi pemain itu memasukkan bola, tapi ia terkecoh karena pemain itu ke kanan, ternyata malah ke kiri

"Baru saja kuperingatkan…" kata Shikamaru

"Huh, cerewet!" kata Temari

"Sepertinya latihan begini tidak akan berhasil, kita sudahi saja dulu, main dengan partner masing-masing" kata Neji melihat semuanya jadi kacau

Saiino

"Ino, kenapa sih kalau kamu oper ke aku, selalu melenceng?" tanya Sai

"A… ti...dak tau" seketika muka Ino memerah

"Ayolah, kenapa?, kalau begini terus, kita tidak mungkin menang" kata Sai

"Aku gugup Sai" kata Ino pelan

'Nggak tau kenapa, setiap lempar bola ke Sai, jantungku selalu berdegup kencang, kenapa ini?' tanya Ino dalam hati

"Ya sudah, ayo latihan lagi, sekarang nggak boleh melenceng, aku kasih jimat" kata Sai sambil mengusap kepala Ino dan menyebutkan sesuatu yang tidak jelas

Sasusaku

"Ayo latihan lagi Sakura" ajak Sasuke

"Ya" jawab Sakura

"Sakura, kali ini kau harus pusatkan pikiranmu pada bola, jangan pikirkan yang lain" kata Sasuke

"Baiklah, ayo kita coba" kata Sakura

Shikatema

"Shikamaru, bisa tidak kau tidak cerewet?" tanya Temari

"Aku hanya memberitahumu mana yang benar, yang cerewet itu kau" kata Shikamaru

"Ah… kenapa aku harus dipasangkan dengan dia?" tanya Temari entah pada siapa

"Ayolah jangan cerewet" kata Shikamaru

"Hey, yang cerewet itu kau!" kata Temari

"Kita tidak boleh begini terus, aku hanya memberitahumu agar kau tidak cerewet lagi, aku menyukaimu" kata Shikamaru tiba-tiba

Setelah mendengar itu, Temari diam tdak berkata apa-apa lagi

"Kau sudah diam, ayo latihan lagi, tadi hanya bohongan" kata Shikamaru

"Dasar!" kata Temari yang mukanya sudah terlanjur merah

Nejiten

"Oh ya Neji, kenapa waktu latihan kita dipersingkat?" tanya Tenten

"Minggu depan, Iwa JHS banyak kegiatan, jadi pertandingannya dimajukan" jawab Neji

"Tapi, ini sama sekali tidak adil! Mereka kan hebat, walaupun latihan hanya 2 hari" kata Tenten

"Tidak ada yang tidak adil Ten, kita sama-sama latihan 2 hari, harusnya kita lebih berusaha, Iwa saja bisa dalam waktu 2 hari, kita juga harus bisa" kata Neji

"Ah… iya" kata Tenten, ia terpana mendengar kata-kata Neji yang begitu bijaksana

"Kita mulai latihannya" kata Neji

"Ok!" Tenten kembali bersemangat

"Aku akan mengajarkanmu melakukan shoot dari jauh" kata Neji

"Arahkan pada ring, dan lompat yang tinggi" kata Neji

"Baiklah, aku coba" kata Tenten

Tenten berhasil melompat dan memasukkan bola, tapi pendaratannya salah

"Tenten, kamu nggak apa-apa?" tanya Neji membantu Tenten berdiri

"Nggak kok" kata Tenten, kemudian ia merasakan kakinya sakit

Tiba-tiba Neji mengangkat Tenten dan membawanya ke UKS

"A…Neji aku tidak apa-apa, turunkan aku!" kata Tenten kaget

"Diam, aku akan mengobatimu" kata Neji

Mereka sampai di UKS, Neji mendudukkan Tenten di kasur UKS, dan mulai mengobatinyaa

"Kakimu terkilir" kata Neji setelah selesai memasang plester di kaki Tenten

"Arigatou Neji" kata Tenten, ia akan berdiri, tapi ia merasa kakinya sakit lagi

"Aku bopong" kata Neji, membopong Tenten kembali ke lapangan

Di lapang

"Neji, Tenten kenapa?" tanya Temari

"Kakinya terkilir" jawab Neji

"Latihannya besok lagi saja, aku disuruh ibu menjaga toko bunga dekat sekolah" kata Ino

"Ino, aku ikut ya, aku mau beli bunga" kata Sai

"Ok! Bye semua" kata Ino

"Aku masih ada les disekolah, bye…" kata Sasuke

"Sasuke, aku juga hari ini les, bye teman-teman" kata Sakura menyusul Sasuke

"Bye Neji, Tenten" kata Temari saat ia dan Shikamaru menuju jalan yang berbeda dari Neji dan Tenten, kebetulan rumah mereka searah

Tes… tes... tes…

"Hujan…" kata Tenten

"Tidak ada tempat berteduh" kata Neji

"Sudahlah, kita terus jalan saja, tanggung" kata Tenten

Hujan semakin deras

Neji melirik kearah Tenten, dan mendapati Tenten sedikit menggigil

Nejipun membuka jas sekolahnya dan memakaikannya di kepala Tenten

"Neji, nggak usah, nanti kamu kedinginan" kata Tenten akan melepas jas Neji dari kepalanya

"Nggak apa-apa, nggak usah" kata Neji menolak

"Arigatou Neji" kata Tenten pelan

Sesaat kemudian, sampai di apartement Tenten

"Neji, sudah sampai, mau mampir dulu?" tawar Tenten

"Tidak usah, bye, cepat sembuh ya" kata Neji melangkah pergi

"Neji, tunggu, ini!" kata Tenten memberikan jas Neji

"Arigatou" kata Tenten

"Ya" kata Neji kemudian pergi

Besoknya, hari ini hari terakhir latihan, mereka bertekad untuk berlatih sungguh-sungguh.

"Tenten, kau sudah baikan?" tanya Neji

"Ya, udah nggak sakit lagi kok" kata Tenten

"Baguslah, Ini latihan terakhir kita, kita harus berusaha keras" kata Neji

Merekapun menyatukan tangan mereka dan bersorak "Menang!"

Di hari terakhir ini, kita harus kita harus sungguh-sungguh, hanya itulah yang ada di pikiran para pemain saat ini

"Sai, ini!" kata Ino mengoper bola pada Sai

"Bagus Ino" kata Sai mengoper ke arah Sasuke

"Sakura tangkap!" kata Sasuke

"Ok! Tenten!" kata Sakura mengoper bola ke Tenten

Hap… bola berhasil ditangkap Tenten

"Nejiii!" kata Tenten mengoper bola ke Neji

"Ya" kata Neji, akan menshoot bola yang dijaga Shikamaru dan Temari

"Temari, kau jaga depan, aku belakang!" kata Shikamaru

"Baik!" kata Temari

Seterusnya mereka latihan seperti itu

"Udah berapa jam kita latihan? Lihat! langit udah gelap" Kata Ino mengigatkan

"Jam 6, pantas saja sekolah udah sepi" kata Sai

"Sepertinya latihan sampai sini saja, kita harus istirahat untuk pertandingan besok!" kata Neji

"Dan jangan lupa, berdoa ya, semoga kita menang" Tenten menambahkan

Merekapun pulang ke rumah masing-masing dan segera istrahat

To Be Continue

Wa….

Gomen, ada yang request Shikatema

Tapi, kayaknya nggak memuaskan deh…

Gomen juga, Sasusaku dikit banget, susah sih…

Baca Chap.3 ya…