Hallo minna…
Baca ya…
Nori nggak minta review kok
Tapi, di review lebih bagus
Arigatou yang udah review chap.1 & 2
Arigatou udah ngasih koreksi
Tapi, gomen kalau tetep nggak memuaskan ya…
Chapter 3
Competision
Pagi ini adalah Hari Sabtu, hari dimana Konoha JHS bertanding basket lawan Iwa JHS. Di KJHS ini setiap hari Sabtu tidak ada KBM seperti biasanya, hanya ada ekstra kulikuler. Jadi, biasanya jika ada pertandingan yang diikuti KJHS, pertandingannya dilakukan di KJHS, karena tidak mengganggu pelaksanaan KBM.
Para murid sudah datang, memenuhi lapangan KJHS yang lumayan luas itu. Mereka siap mensuport team yang mereka dukung. Ada yang membawa poster, spanduk, dll, yang isinya menyemangati salah satu team yang mereka dukung.
"Sekarang akan dilaksanakan pertandingan basket antara Iwa Junior High School dan Konoha Junior High School" pembawa acara mengumumkan melalui pengeras suara, para murid bertepuk tangan tidak sabar ingin menyaksikan pertandingan
"Para pemain sudah siap?" tanya pembawa acara
"Baiklah, pertandingan segera dimulai!" kata pembawa acara bersemangat setelah mendapat jawaban, bahwa para pemain sudah siap
"Huh, ternyata mereka ganti strategi" kata salah satu pemain basket perempuan Iwa
"Tenang saja, mereka tidak mungkin menang" kata salah satu pemain basket laki-laki Iwa
"Prittt !" wasit membunyikan peluit pertanda pertandingan dimulai
"Ah…" rintih Tenten saat didorong pemain Iwa
"Tenten, kau tidak apa-apa?" tanya Neji
"Ya, aku nggak apa-apa" jawab Tenten kemudian bangkit lagi untuk berdiri
"Iwa JHS 6, Konoha JHS 4" Wasit mengumumkan
"Neji tangkap!" kata Tenten
Hap…. Bola ditangkap Neji, ia berlari menerobos pemain Iwa
Blus… Bolapun masuk
"Iwa JHS 13, Konoha JHS 12" Wasit mengumumkan
"Sai, tangkap!" kata Ino
"Ok!" Sai mendrible bola ke depan dan berusaha menghindar dari 2 pemain Iwa yang terus membuntutinya, bolapun dioper ke Sasuke
"Sakura!" kata Sasuke
"Ya" jawab Sakura
"Hati-hati Sakura! di belakangmu" kata Sakura
Sakura menoleh ke belakang, pemain itu hampir merebut bola Sakura, tapi ia segera mengoper ke Tenten
"Neji!" kata Tenten
"Ok!" Neji mengambil bola dari Tenten, dan memasukkan bola
"Iwa JHS 35, Konoha JHS 38" Wasit kembali mengumumkan
"Ternyata mereka bisa menyusul, kita main kasar saja" cibir seorang pemain Iwa
"Aw…" rintih Temari
"Temari" Shikamaru membantu Temari berdiri
Blus… Pemain Iwa memasukkan bola saat Shikamaru membantu Temari
"Sial…" kata Shikamaru
"Iwa JHS 57, Konoha JHS 53" wasit mengumumkan
"Tenten!" kata Neji
"Ya" Tenten menangkap bola dan memasukkan bola
"Iwa JHS 57, Konoha JHS 56" wasit mengumumkan
"Apa?, mereka hampir menyusul, waktu sebentar lagi habis. Lumpuhkan cewek itu" kata pemain Iwa pada temannya sambil menunjuk Tenten
"Tenten, tangkap!" kata Neji
Tenten menangkap bola, tapi ternyata semua pemain Iwa mengelilinya
"Mau apa mereka?" tanya Neji
"Kena kau!" kata salah satu pemain Iwa laki-laki melayangkan tinjunya pada Tenten
"Tenten!" teriak Neji panik
Syuuttt…
"Apa! lewat bawah?" kata pemain Iwa tadi mendapati Tenten berhasil lolos
"Neji!" kata Tenten
Nejipun menangkap bola
"Sial! Awas kau kau!" kata Neji emosi, tidak sadar ia melempar bola kearah yang melenceng dari ring basket
"Bodoh, mau kalah ya?"cibir pemain Iwa
"Apa? Kapan dia?" kata pemain Iwa kaget saat Tenten men-shoot bola yang melenceng tadi
"Iwa JHS 57, Konoha JHS 58" wasit mengumumkan
"Ya waktu habis, dan pemenangnya adalah…" kata pembawa acara
"Konoha JHS !" pembawa acara meneruskan, disambut tepuk tangan penonton dari Konoha JHS
Pemain Iwa mengumpat karena sebal, namun mereka tidak bisa melakukan apa-apa
"Wah… kita menang!" kata Tenten bangga sambil menghampiri teman-temannya
"Kau hebat Ten!" kata Ino
"Iya, lompatanmu tadi tinggi sekali" tambah Sakura
"Wah…tadi Neji mengkhawatirkanmu lho… sampai-sampai bolanya melenceng" celetuk Temari
"Temari! Apaan sih!" kata Tenten
"Iya, iya maaf, aku bercanda" kata Temari
"Wah… ini pertama kalinya kita menang!" kata Sai
"Iya, ini juga berkatmu Shikamaru" kata Sasuke
"Tenten, kau hebat! Menerobos lewat bawah" kata Neji mengucek-ucek kepala Tenten
"Hahaha… itu hanya akal-akalanku saja" kata Tenten senang
"Hoam… aku cape, duluan ya…" kata Shikamaru
"Ayo, kita pulang saja teman-teman" kata Temari
"Ayo" jawab mereka kompak, minus Neji dan Tenten
"Aku ada urusan OSIS dulu" kata Neji
"Aku masih ingin di sekolah" kata Tenten
"Ya sudah, bye…" kata Ino
Merekapun pergi
"Hm… aku belum mau pulang, oh ya, ke halaman belakang sekolah saja" pikir Tenten
Tek..tek...hup
"Ahh… sejuknya…" kata Tenten
Ternyata sekarang Tenten sedang berada di atas pohon, dari atas sana pemandangannnya sangat indah, disini juga sejuk, pohonnya besar dan rindang, Hari masih siang, Tenten malas pulang ke rumah, lagipula kalau di pulang, Tenten pasti sendirian di apartementnya.
Karena tidak ada kerjaan, Tenten mengorek-orek tasnya.
"Lho, apa ini?" tanya Tenten sembil memegang sebuah jam saku dengan lambang N di depannya
Flashback
"Kamu sedang apa?" tanya seorang anak laki-laki
"Hanya memandang sungai" jawab Tenten sambil melihat kearah bocah laki-laki itu, rambutnya panjang, matanya lavender, dilihat dari mukanya sepertinya ia sedang sedih
"Kehilangan orang yang berharga itu sangat menyakitkan" kata anak itu pelan sambil duduk di sebelah Tenten
"Kamu kenapa?" tanya Tenten
"I…Ibuku meninggal" kata anak itu lirih
"Tenang saja, kau kan masih mempunyai teman, lagipula kau tau?, aku ini anak yatim piatu" kata Tenten
"Be..benarkah?" tanya anak itu
"Benar" jawab Tenten
Merasa nasib mereka sama, merekapun mengobrol dengan akrab
"Oh, ya, siapa namamu?" tanya anak itu
"Aku Tenten, aku sedang liburan disini, besok aku harus kembali ke Cina, kau?" kata Tenten
"Aku Neji, kau pulang besok?, berarti kita tidak akan bertemu lagi" kata Neji sedih
"Iya, wah… sudah sore, aku harus pulang" kata Tenten
"Tunggu, ini tanda persahabatan kita" kata Neji memberikan Tenten sebuah jam saku
"Wah…arigatou, kalau begitu ini kenang-kenangan dariku" kata Tenten memberikan sebuah gantungan lonceng
"Ini pemberian ibuku suaranya merdu kan?" tanya Tenten
"Iya, arigatou" kata Neji
"Dah… aku harus pulang" kata Tenten
End of Flashback
"Ya ampun, aku lupa, ini dari Neji, sudah berapa tahun aku melupannya, sekarang dia dimana ya? Hei tunggu, dulu kan aku lihat Neji memakai seragam Konoha Elementary School, berarti sekarang dia ada di Konoha JHS, A..apa ja..jangan-jangan dia Neji, Hyuuga Neji" kata Tenten mengingat-ingat
"Aku lupa hal sepenting ini, tapi sepertinya nggak mungkin deh" kataTenten sambil terus memerhatikan jam saku pemberian Neji, ia terus memerhatikan jam saku itu, mengamati ukirannya yang rumit dan indah, benda ini pasti mahal.
"Tenten, kamu sedang apa?" tanya Neji
"Ah… Ini tempat duduk istimewaku, Neji tidak bisa naik kan?" tanya Tenten sambil tertawa
"Huh…" kata Neji kemudian naik ke pohon dan duduk di dahan pohon sebelah Tenten
"Neji, rapat OSIS sampai jam segini?" tanya Tenten mnyadari hari sudah sore
"Iya, setengah semester lagi kita akan lulus, banyak yang harus dibicarakan, kau sendiri sedang apa disini?" kata Neji
"Aku malas pulang ke rumah, disini tempatnya enak, sejuk…" kata Tenten menatap lapangan sekolah, rambutnya sedikit acak-acakan tertiup angin.
Neji memerhatikan Tenten, ia terlihat cantik disaat seperti ini
"Hey, itu punyamu?" tanya Neji melihat jam saku yang dipegang Tenten
"Iya, kenapa?" tanya Tenten
Neji mengeluarkan sesuatu dari sakunya
"Berarti ini milikmu?" tanya Neji memperlihatkan gantungan lonceng
"I..Iya, kau yang waktu itu?" tanya Tenten tidak percaya
"Ya, sudah kukira itu kau, tapi aku agak ragu, kau tidak pernah membicarakannya sih, dan sekarang aku senang kau anak yang waktu itu" kata Neji
"A…Maaf Neji, aku lupa, aku ingat setelah aku menemukannya tadi" kata Tenten tersipu
"Tidak apa-apa, sudah sore, ayo kita pulang" ajak Neji
"Ya…" kata Tenten
Di jalan
"Tidak terasa ya, kita sudah mau lulus lagi…" kata Neji
"Iya, kau akan melanjutkan ke Konoha High School?" tanya Tenten
"Sepertinya iya, kau juga?" tanya Neji
"Tidak tau" jawab Tenten singkat
"Kalau kau tidak di Konoha lagi, sekolah rasanya sepi, karena aku… aku suka…" kata Neji
'Ga..gawat! aku keceplosan' batin Neji dalam hati
"Tapi kan, mungkin saja aku tetap di Konoha" kata Tenten
"I..Iya" kata Neji 'Untung dia tidak tanya lebih jelas' batinnya
"Sudah sampai, bye Neji" kata Tenten
"Bye…." Jawab Neji
Keesokan harinya di rumah Tenten
"Waaa… gawat, aku kesiangan, sebelum masuk kan ada perkumpulan basket dulu" kata Tenten saat melihat jam menunjukkan pukul 06.00 pagi, secepatnya Tenten siap-siap, Tentenpun berangkat sekolah
Di jalan
'Gawat, Neji pasti marah, potong jalan saja' pikir Tenten, Neji adalah ketua klub basket
Set…
'Eh, anak perempuan beryukata, aneh… ada perayaan ya?' batin Tenten sambil terus berlari
"Nona! Di sana gerbang Konoha JHSnya" kata seorang lelaki paruh baya
"Berlawanan dengan gerbang Konoha Elemtary School ya?" tanya perempuan itu
"Iya, nona naik mobil saja" kata paman
"Tidak usah, aku ingin datang diam-diam dan memberi kejutan pada Kak Neji" kata anak perempuan itu bersemangat
To Be Continue
Siapakah anak perempun itu?
Di chap.4 bakal ada penjelasan
Baca ya….
