Terjebak di dunia digital, dan mendapat seorang partner yang bernama Gatomon, Naruto dibuat pusing karena harus menyelamatkan dunia Digital sendirian, dia adalah satu-satunya manusia yang dimintai tolong untuk menyelamatkan dunia digital dari ambang kehancuran.
Gatomon yang menjadi partnernya kebetulan bisa memanggil Digimon lain untuk dimasukkan kedalam kelompok mereka, para Digimon itu adalah Digimon pilihan Gatomon yang bisa melihat seberapa kuat mereka, dia meminta Naruto untuk mengutak-atik para Digimon itu.
Seperti Agumon, Gabumon, serta yang lainnya. Naruto beserta Digimonnya yang lain pun mulai berpetualang untuk menyelamatkan dunia digital, para Digimon yang dimintai tolong oleh Gatomon pun satu persatu mulai berevolusi sampai ke tingkat Mega, atau tingkatan paling tinggi dari evolusi Digimon.
Dan untuk Gatomon, dia berubah menjadi Angewomon. Digimon tipe Malaikat dengan tingkatan Ultimate.
Para Digimon Naruto yang sudah berevolusi tak bisa kembali bentuk Rookie mereka, atau bentuk awal mereka di rekrut. Naruto sedikit menyayangkan hal tersebut, namun dia tak begitu peduli selanjutnya, begitu juga dengan Angewomon yang tak bisa kembali ke Gatomon.
Dan sekarang mereka semua menghadapi ancaman terakhir dari Dunia Digital, Eyesmon yang ingin menguasai dunia digital serta menyatukan dunia digital dengan dunia nyata.
Naruto bersama yang lain bertarung habis-habisan melawan Digimon tersebut, Wargreymon serta Metalgarurumon pun bergabung menjadi Omgeamon, Digimon dengan level Mega, serta yang Naruto ketahui menjadi salah satu penjaga dunia Digimon.
Bersama dengan Omegamon, mereka semua bertarung untuk mengalahkan Eyesmon.
Pertarungan tersebut berlangsung selama beberapa hari lamanya, mereka kuwalahan menghadapi Digimon tersebut. Namun, disaat-saat terakhir, Naruto masih punya harapan untuk mengalahkannya. Beberapa Digimon penjaga yang lain pun datang, mulai Magnamon, UlforceVeedramon, serta Jesmon, mereka semua membantu mengalahkan Eyesmon.
Dan semua Digimon Naruto berhasil mengalahkan Eyesmon.
Ketiga penjaga Dunia Digimon pun meminta Omegamon untuk ikut bersama mereka bertiga, mereka meminta Omegamon untuk menjadi salah satu penjaga Dunia Digital. Naruto sebagai orang yang bertanggung jawab atas Omegamon pun menyanggupinya.
Omegamon pergi bersama ketiga Digimon tersebut, Houomon pun ikut pergi untuk menjaga angkasa, karena dia adalah Digimon bertipe legenda.
Vikemon pergi ke lautan untuk mencari ketenangan, Rosemon mencari kebun bunga yang bisa dia rawat, dia senang karena di ajak oleh Naruto untuk bertarung bersama, lalu HerculesKabuterimon pergi ke pohon Yggdrasil untuk menjaga sekitar pohon itu, Seraphimon pergi ke tempat para Digimon malaikat berada.
Dan sekarang tersisa dua orang partner, Naruto dan Angewomon.
Keduanya pun pergi dari tempat terakhir pertarungan mereka.
...
..
.
Naruto by Masashi Kishimoto.
Digimon by Bandai.
Pairing: Naruto x Angewomon.
Warning: OOC, AU, typo, Lemon, Smut, Lime, PWP.
...
..
.
Angel
..
.
..
Enjoy it!
Naruto bersama Angewomon berada di sebuah rumah tempat pertama kali mereka tinggal setelah Naruto dipanggil.
Pemuda berusia dua puluh tahun itu bernostalgia setelah sekian lama dia tak datang ke rumah itu, banyak kenangan antara dia dan Gatomon ditempat tersebut.
Namun, Gatomon sekarang sudah berubah menjadi Angewomon, Digimon bertipe malaikat, jika boleh Jujur, Naruto tertarik dengan Angewomon. Namun, itu tak mungkin karena Angewomon bukan manusia seperti dirinya.
Tapi kenapa wujudnya seperti manusia? Malahan dua lebih tinggi sedikit daripada Naruto, pemuda pirang itu berpikir yang tidak-tidak tentang Angewomon sesaat setelah dia berubah dari Gatomon.
"Angewomon..."
Angewomon menoleh kepada Naruto. "Ada apa Naruto?"
"Tidak, aku hanya ingin memanggil saja." Angewomon menyelesaikan kegiatannya membersihkan ruangan itu, dia kemudian duduk di sebelah Naruto.
"Damai ya?"
"Hm, damai sekali."
Keduanya duduk dalam diam tanpa sepatah katapun. Angewomon melepas helm yang dikenakannya, wajah cantik serta rambut pirang bergelombang itu terlihat.
"Tunggu sebentar, helm itu bisa dilepas?"
Angewomon melihat Helm yang dia lepas barusan. "Iya, memangnya ada apa?" Naruto terdiam sejenak, wajahnya langsung merona hebat saat suatu hal datang ke dalam kepalanya. "Mesum!"
"Eh, apaan?"
"Kostum ini bisa dilepas, tapi tidak di depanmu!" Wajah cantik itu merona seketika saat dia memergoki partnernya itu memikirkan hal mesum.
"Bu-bukan itu maksudku!" Naruto mencoba mengelak sekali lagi, namun kedua matanya masih terus menyusuri tubuh seksi Angewomon dari atas hingga bawah. "Fuck."
"Kan!"
Angewomon menjauh dari Naruto, membuat pemuda itu memijit pangkal hidungnya. 'Gadis' itu menutup bagian depan tubuhnya menggunakan kedua tangannya.
"Ja-jangan salah sangka dulu," ujar Naruto mencoba menjelaskan yang sebenarnya. "Beberapa Digimon punya wujud layaknya manusia, tapi aku tak menyangka jika kau dan Digimon bertipe Angel lainnya akan sama sepertimu."
Angewomon mulai tenang setelah Naruto mengatakan itu. "Aku tak tahu bagaimana bisa Digimon tipe sepertiku ini mendapatkan wujud seperti Manusia, tapi ada beberapa yang wujudnya tak seperti manusia."
"Ya aku tahu akan hal itu."
"..."
"..."
"Biarkan aku memegang payudaramu!"
"Tidak, dasar bodoh!"
-o0o-
Terjebak di wujud dewasa, dan tak bisa kembali ke wujud yang sebelumnya, Angewomon tak tak berpikir untuk kembali ke wujudnya yang Gatomon itu. Dia sudah nyaman di wujudnya yang menjadi seperti Manusia bersayap.
Dia menghela napas, hari sudah sangat larut, dan dia ingin tidur untuk mengisi energinya.
Gadis itu melepas seluruh atributnya, dimulai dari pakaian untuk berperang, sampai pada sepatu yang dia kenakan. Angewomon hanya meninggalkan sayapnya yang emang menjadi salah satu bagian tubuhnya.
Angewomon mencoba untuk memenjamkan kedua matanya, dia saat ini tidur di tempat yang berbeda dengan Naruto, karena pemuda pirang itu punya sifat mesum. 'Gadis' cantik itu kemudian mencoba tidur, namun dia merasakan jika pintu kamarnya terbuka.
Angewomon berpura-pura tidur, dan membiarkan sosok itu masuk ke dalam kamarnya. Selimut yang dia pakai pun ditarik oleh sosok tersebut, dia mengubah gaya tidur Angewomon menjadi terlentang.
Angewomon mengerutkan dahinya, dia merasa jika piyama yang dia kenakan mulai dibuka satu persatu kancingnya.
"Naruto, carilah perempuan lain buat diperkosa--Hyah!"
"Eh?!"
Piyama bagian atas Angewomon terbuka, menampilkan dua buah dada 'gadis' itu, puting susunya mulai ereksi seolah dia tengah terangsang karena Naruto.
Keduanya terdiam sejenak dengan wajah mereka yang sudah merah merona, tak ada niatan dari Angewomon untuk menutupi kedua payudaranya, keduanya terus saling tatap hingga Naruto mencondongkan badannya, dia bergerak merangkak di atas tubuh Angewomon.
Detik berikutnya Naruto mencium bibir Angewomon, 'gadis' itu menerima ciuman Naruto. Kedua tangannya tanpa sadar memeluk leher Naruto, dia memperdalam ciuman tersebut.
Ciuman Naruto pun bergerak turun ke leher Angewomon, tangannya yang menganggur itu mulai meremas lembut payudara Angewomon, desahan tertahan terdengar oleh Naruto, kedua kaki Angewomon bergerak tak karuan seolah ingin melepaskan diri, namun Naruto membuatnya tak berkutik.
Ciuman pemuda itu kemudian turun ke bawah hingga ke payudara 'gadis' itu, Naruto menjilati puting susu itu, ia juga menggigit pelan puting Angewomon membuatnya menutup mulut menahan desahan nikmat yang akan keluar dari mulutnya.
Naruto terus merangsang tubuh seksi Angewomon, kedua tangannya bergerilya ke kedua payudara seksi itu, kemudian turun kebawah bersamaan dengan ciuman Naruto, dia menarik celana piyama yang dikenakan Angewomon. Menarik ke bawah hingga 'gadis' itu telanjang bulat.
Bulu-bulu halus berwarna pirang terlihat oleh kedua mata birunya, Angewomon menggigit bibir bawahnya.
"Apakah Digimon bisa hamil oleh manusia?"
"Ja-jangan bertanya hal yang aneh!"
Naruto hanya tersenyum mendengar jawaban galak dari Angewomon, dia kemudian membuka kedua kaki 'gadis' itu, lalu menjilati vagina basah Angewomon.
'Gadis' itu menggelengkan kepalanya, napasnya begitu memburu, tubuhnya mulai panas, serta libidonya naik dengan cepat. Angewomon meremas kasur yang dia gunakan untuk tidur, dia menggigit bibir bawahnya menahan desahan yang akan keluar.
Tubuhnya melengkung ke atas, bersamaan dengan itu, dia klimaks untuk yang pertama kalinya. Angewomon masih menahan desahannya sendiri, dia mengutuk Naruto karena membuat dirinya mennjadi seperti ini.
"Wow."
"..." Angewomon masih mengambil napas sebanyak mungkin setelah dia klimaks untuk yang pertama kalinya.
Naruto sendiri menarik dirinya, dia melepas seluruh pakaiannya, penisnya sudah berdiri tegak.
"Angewomon..."
Naruto membuka kedua kaki Angewomon, dia mengarahkan penisnya ke Digimon itu, lebih tepatnya ke vagina basah Angewomon. Naruto mendorong pinggulnya pelan, penisnya mulai masuk ke dalam tubuh 'Gadis' itu.
"Hnnggghh!" Angewomon menahan kembali desahannya, dia juga menahan dada bidang Naruto.
Pemuda pirang itu terus mendorong pinggulnya hingga semua penisnya masuk ke dalam vagina Angewomon. Di dalam sana, Naruto merasakan kehangatan dari vagina Angewomon.
Dia menggerakkan pinggulnya pelan, Angewomon terkejut dengan ukuran benda yang masuk ke dalam tubuhnya, dia menatap tajam Naruto.
"Be-besar!"
"..." Naruto terus menggerakkan pinggulnya maju mundur, gerakannya pelan, namun Angewomon malah frustasi karena Naruto menggerakkan pinggulnya pelan.
"Le-lebih..."
"Apa?"
"Lebih cepat Naruto!"
"Apa? Lebih keras, aku tak mendengarmu?"
"Kumohon, setubuhi aku lebih keras!"
Naruto tersenyum, mirip seperti rubah. Dia mempercepat gerakan pinggulnya, kedua tangan Angewomon memeluk leher Naruto, dia mencium pemuda itu untuk menahan desahannya sendiri.
Naruto terus menggerakkan pinggulnya, namun dia menghentikan gerakan pinggulnya itu, dia mengubah posisi 'gadis' di depannya itu, Angewomon menungging di depan Naruto, pemuda pirang itu pun memasukkan penisnya kembali dari belakang, dia menarik salah satu tangan Angewomon dengan tangannya yang lain berada di pinggul seksi Angewomon.
Naruto terus menggerakkan pinggulnya dengan keras, desahan-desahan nikmat itu keluar dari mulut Angewomon. 'Gadis' itu menikmati tiap inchi dari penis Naruto.
Angewomon pun menarik tangannya, dia sudah sangat pasrah kaki ini, kedua tangan Naruto memegang pinggul ramping Angewomon, pinggulnya terus bergerak dengan cepat. Desahan itu semakin keras dan memenuhi kamar Angewomon.
"Naruto aku akan keluar!"
"..."
Naruto terus menggerakkan pinggulnya, dia menusuk vagina Angewomon dan membenamkan penisnya dalam-dalam, dia mengeluarkan semua spermanya ke dalam sana, bersamaan dengan Angewomon yang klimaks untuk kedua kalinya.
Keduanya pun ambruk dengan Naruto yang amburk di atas tubuh Angewomon, dia mencium rambut 'gadis' pirang itu. Namun terganggu oleh sayap Angewomon yang masih menempel.
"Seandainya sayap ini bisa hilang dan muncul lagi, pasti bagus."
Wajah Angewomon cemberut, dia menghilangkan kedua sayapnya untuk sementara. "Puas?"
"Puas, kita lanjutkan!"
"Ehh..."
...
..
.
End!
