Thanks to :

Yamanaka Chika

kitsune murasaki have a poker face

Hime Aletta

Misyel


Treasure at School?

.

Disclaimer :

Naruto (c)

.

Warning : Kamu adalah pemain utama dalam fict ini!

.


Untuk beberapa saat kelompokmu hening. Tidak ada yang berbicara, bahkan si berisik Namikaze Naruto pun ikut menutup mulutnya, berusaha berfikir.

Kamu mencoba mengotak-atik deret yang menjadi teka-teki kedua timmu. Kamu mencoba mengasumsikan bahwa deret yang ada di kertas tersebut adalah deret aritmatika, namun kamu langsung menggeleng menyalahkan asumsimu itu karena bedanya berbeda tiap suku, begitupun jika kamu menganggap deret di kertas tersebut sebagai deret geometri, tentu saja salah karena rasio atau perbandingan tiap sukunya pun berbeda. Kamu mencoba mencatat kembali deret tersebut dalam kertas coretanmu.

1,1,2,3,5,8,x,21,34,55

Dan kamu menyadari satu hal. Jika suku kedua dijumlahkan dengan suku pertama, maka akan menghasilkan suku ketiga (1+1=2), kemudian suku ketiga dijumlahkan dengan suku kedua akan menghasilkan suku keempat (2+1 = 3) dan begitu seterusnya. Berarti nilai x akan kamu dapatkan jika kamu menjumlahkan suku keenam dengan suku kelima sehingga menghasilkan 13. (8+5 = 13). Jadi ruang yang akan kamu tuju selanjutnya adalah ruang ke-13!

"Jawabannya 13!" ucapmu, Sasuke dan Hinata berbarengan. Membuat bocah berambut pirang itu terbengong-bengong tidak mengerti.

"Kok kalian tahu sih?" Tanya Naruto meminta penjelasan kemudian Hinata menjelaskan. Kamu melihat Naruto mengangguk-ngangguk mendengar penjelasan Hinata yang persis seperti perkiraanmu.

"Nah, deret yang seperti itu disebut dengan deret Fibbonacci," lanjut Hinata lagi menambahkan sesuatu yang tidak kamu ketahui.

"Leonardo of Pisa atau dalam dunia matematika dikenal dengan nama Fibonacci. Dalam perjalanannya ke Eropa dan Afrika Utara, ia mengembangkan kegemarannya akan bilangan. Dalam karya terbesarnya, Liber Abaci, ia menjelaskan suatu teka-teki yang membawanya kepada apa yang sekarang dikenal sebagai Barisan Bilangan Fibonacci. Barisan Fibonacci ini mampu menjawab problem-problem kelinci beranak pinak, susunan daun bunga atau segmen-segmen dalam buah," lanjut Sasuke datar. Kamu dan Naruto mengangguk-angguk faham. Dalam hati, meski kesal untuk mengakuinya, kamu sedikit kagum kepada Sasuke.

"Kau hebat Teme~" ucap Naruto dengan cengiran khasnya, sasuke mendengus merendahkan.

"Kau yang terlalu bodoh, dobe," balasnya membuat aura Naruto menjadi hitam pekat.

"Su-sudah…," lerai Hinata gugup. Kamu memperhatikan mereka bertiga dalam diam. Kamu pikir, seru juga melihat pertengkaran kedua pangeran di SMPmu. "Sekarang kita harus ke ruang biologi," ucap Hinata dan perkataannya itu membuat kamu, Sasuke dan Naruto langsung membeku.

"Ruang biologi?" tanyamu memastikan. Hinata mengangguk dengan tegang. Oh iya… iya… jawaban dari teka-teki kelompokmu adalah ruang 13 dan ruang 13 adalah ruang laboratorium Biologi yang berarti milik dari….

"Hah… Oyaji sialan!" gumam Naruto sebal. Kamu dan kedua teman kelompokmu yang lain mengangguk setuju. Kenapa mereka harus mendapat ruang 13 sih? Benar-benar angka 13 itu pembawa sial.

.


.

"Wah… Wah… ada anak yang manis-manis," ucap orang itu ketika melihatmu dan teman kelompokmu di depan daerah 'kekuasaan'nya. Kamu dan teman kelompokmu hanya diam tidak bersuara melihat guru biologimu menaikkan kaca mata berbentuk lingkarannya itu.

"Ano… sensei… kami ingin mengambil teka-teki selanjutnya," takut-takut naruto berucap. Tumben sekali si pemuda berambut durian itu berbicara takut-takut begitu? Biasanya – selain kepada ibu dan Sakura-channya – Naruto tidak pernah berbicara setakut itu. Ya… kamu sih paham kenapa seorang naruto pun takut kalau harus berhadapan dengan guru biologi bernama Kabuto yang selalu setia ditemani ular mengerikan sepanjang satu meter yang diberi nama 'Orochimaru' olehnya.

"Baiklah… sayangnya disini ada dua teka-teki," ucap Kabuto-sensei sembari memperlihatkan dua buah amplop. "Salah satu amplopnya langsung menuju ke ruang berikutnya, teka-teki yang lainnya memaksamu harus kembali ke perpustakaan," ucap Kabuto dengan seringainya. "Jadi kalian ingin memilih amplop disebelah kiri atau di sebelah kanan?"

"Kiri"

"Kanan"

Yang mengatakan kiri adalah kamu dan Sasuke, sementara Naruto dan Hinata memilih kanan. Sebenarnya Hinata tidak menyebut Kanan dia hanya menunjuk dengan tangan gemetar amplop sebelah kanan, mungkin saking gugupnya dia berhadapan dengan Kabuto-sensei membuatnya berlindung di belakangmu dan itu membuatmu agak sedikit jengah karena tatapan deathglare dari seorang Uchiha Sasuke yang entah kenapa terlihat sangat tidak bersahabat dari teka-teki pertama. Hei, memang salahmu apa?

"Lho? Lho? Kenapa tidak kompak?" Tanya Kabuto-sensei lagi. "Kesempatan terakhir kalian, Pilih amplop kanan atau Kiri?"

"Kanan"

"Kiri"

Lagi, suara terpecah menjadi dua suara, bedanya sekarang kamu dan Sasuke memilih Kanan sementara Naruto dan Hinata memilih kiri. Hal itu tentu saja membuat kamu, Naruto dan Sasuke langsung kesal setengah mati, Hinata sih tak kan pernah bisa kesal.

"Yang benar mau yang mana?" Tanya Naruto membentak.

"Aku berusaha memilih pilihanmu, dobe, kenapa kau malah mengganti pilihanmu?" tanya Sasuke kesal.

"Karena kupikir kau akan menyuruhku untuk memilih yang kiri," ucap Naruto lagi. "Benarkan Hinata?"

Takut-takut gadis berambut indigo panjang itu mengangguk, pegangannya di seragammu semakin kuat membuatmu ingin mengomel.

"Biar aku saja yang memilihkan untuk kalian," cetus Kabuto-sensei kemudian memberikan amplop di tangan kirinya. "Silakan mencari jawaban teka-tekinya di perpustakaan yang baru kalian lalui kemudian kembali ke sini lagi, lalu aku akan memberikan amplop yang menuju ruangan selanjutnya," ucap Kabuto-sensei. Belum sempat ada yang protes, pintu ruang biologi tertutup rapat. Sangat rapat malah.

Kamu dan teman kelompokmu – kecuali Hinata,tentu saja – mengumpat pelan.

.

.

Dan teka-teki berikutnya membuatmu dan kawan-kawanmu benar-benar mengernyit.

XX HHH III

"Huruf romawi lagi?" tanyamu yang langsung mendapat gelengan dari Sasuke.

"Dalam romawi tidak ada huruf 'H'," jelasnya yang terdengar agak sinis di telingamu.

"Kalau H-nya diabaikan, kita akan dapat 23 ya?"kata Hinata lirih.

"Tapi kupikir huruf 'H' ini tidak bisa diabaikan. Dan karena ini berkaitan dengan matematika, kupikir symbol ini menunjuk kepada angka," analisis Sasuke membuatmu mengangguk. "Seperti ada penulisan angka selain angka romawi, mungkin kita bisa mencarinya di internet,"

"Tidak perlu!" itu suara Naruto. Membuatmu, Sasuke dan Hinata menoleh ke arahnya. Naruto tersenyum dengan penuh kemenangan. "Isinya itu 2303," ucapnya girang, membuat tanda tanya di semua anggota kelompokmu, kecuali naruto, tentu saja.

"Itu merupakan system numerasi Attika yang berkembang sekitar abad ke-3 sebelum masehi," jelasnya kemudian mengambil kertas teka-teki dan mencoret-coretnya di sana. Lambang-lambang penulisan angka pada jaman itu di attika Yunani itu, I = 1, segitiga adalah 10, H adalah 100, X = 1000 dan M adalah 10.000,"

"Eh bedanya sedikit sekali dengan cara penulisan angka romawi," gumammu. Dalam angka romawi X adalah 10, M adalah 1000 dan C mewakili angka 100, yang mirip hanya I saja yang sama-sama mewakili angka 1.

"Benar. Nah, kalau dilihat dari teka-teki yaitu XX HHH III maka kita akan dapat dua ribuan + 3 ratusan + 3 satuan, jadi kita dapat 2303 deh," jelasnya dengan bangga.

"Ka-kau hebat, Naruto-kun," komentar Hinata membuat cengiran khas Naruto semakin lebar. Kamu melihat wajah Sasuke yang mendecih tidak suka ketika Hinata memuji Naruto. Eh? Jangan-jangan….

"Baiklah kemudian apa maksudnya dengan angka 2303 ini?" tanyamu membuat ketiga temanmu menatapmu. "Begini, Kabuto-sensei kan menyuruh kita mencari jawabannya di perpustakaan. Kupikir angka ini menunjukkan nomor buku yang tersedia di perpustakaan. Masalahnya nomor 2303 ini ada di hamper setiap jenis buku, kan?" tanyamu. Nomor-nomor buku yang ada di perpustakaanmu memang ada yang sama tapi di jenis buku yang berbeda. Biasanya sebelum nomor ada huruf yang memberitahu jenis buku itu. Misalnya F untuk huruf Fiksi dan NF untuk buku non-fiksi. Untuk buku pelajaran atau macam buku juga ada hurufnya. Seperti Matematika ditandai dengan M dan begitulah seterusnya.

"Kalau itu sih gampang," ucap Sasuke sembari beranjak ke sebuah computer yang tersedia. Di perpustakaan memang di sediakan seperangkat computer untuk member informasi tempat buku yang dicari dengan mengetikkan judul buku atau nomor bukunya.

"Karena Minato-sensei menitipkan teka-teki ini kepada Kabuto-sensei, jadi buku yang diminta Kabuto-sensei tidak jauh dari buku biologi. Kemudian mengingat buku yang selalu dibaca oleh Kabuto-sensei adalah ensiklopedia dari ilmu biologi, jadi kita bisa menerka-nerka nomor bukunya adalah EN2303BIO dan kita akan mendapatkan judul buku yang diinginkannya," ucap Sasuke sembari mengetikkan nomor bukunya.

.

.

"Kalian cerdas juga, hanya dalam waktu sepuluh menit, kalian sudah bisa menemukan buku yang kuinginkan," ucap Kabuto-sensei sembari menerima buku yang diberikan oleh Hinata. Kamu dan teman kelompokmu tersenyum puas karena sudah dipuji, meski kamu dan teman kelompokmu agak bingung dengan judul bukunya, 'Ensiklopedia cara merawat tengkorak-tengkorak peliharaan' karangan Orochimaru, edisi ke-4. What? Emang ada ya orang yang mau melihara tengkorak? Ya abaikan saja judul buku yang aneh itu, yang jelas sekarang di tangan kelompokmu sudah ada sebuah teka-teki lagi.

"Siap?" Tanya Naruto yang kali ini dapat giliran menerima amplop berisi teka-teki itu. Kamu mengangguk siap, Sasuke hanya ber "Hn".

"Kali ini kau harus berguna," bisik Sasuke dingin kepadamu. Membuatmu langsung kesal. Memang sih dari ketiga teka-teki kamu tidak menjawab dengan sempurna teka-teki itu. Tapi bukankah Sasuke juga sama? Huh! Dasar pangeran es!

Dan inilah teka-teki berikutnya yang menunggumu….

Matematikawan August De Morgan menghabiskan sisa hidupnya di usia 1800-an. Pada suatu waktu dia pernah mengatakan, "Usiaku x tahun pada tahun x kuadrat". Pada tahun berapakah August De Morgan dilahirkan?

Note : ruangan selanjutnya adalah jumlah dari digit-digit tahun kelahiran August De Morgan.

Nah lho? Bisakah kamu menjawab teka-teki yang cukupp membingungkan ini dan membuktikan pada Sasuke bahwa kamu juga cukup berguna? Ataukah kamu akan diam saja di ledek seperti itu?

….

To Be Continued

Konnichiwa~

Haha

Saya salut *Plak* kalian bisa menjawab pertanyaannya, tapi yang kurang dari jawaban kalian adalah kenyataan bahwa itu adalah deret Fibonacci. n_n

Nah, gimana dengan teka-teki yang ini? Bisakah kalian mengerjakannya? Jangan nyolong dari mbah google ya (dengan artian langsung lihat tahun lahirnya August De Morgan)

Jadi…

Repiuw?