TREASURE AT SCHOOL?

By: Fuyu-Yuki-Shiro

.

.

Disclaimer:

Naruto © Masashi Kishimoto

.

Warning:

Kamulah pemain utamanya!

.

Summary:

Pertama di dunia per-fanfiction-an *plak*! Kamulah tokoh utama dalam fict ini! Ayo baca fict ini dan berkhayallah bahwa anda sedang bermain bersama tokoh-tokoh Naruto.

.

Genre: Mistery(?), tebak-tebakan mungkin

.

Spesial Thanks For:

Yamanaka Chika, Kira, kitsune murasaki is a little monster, Aini Nurmala, Xenderx, Fanny Amatir Author, Hikari Shourai, Kazuki Namikaze.

.

Maaf banget atas keterlambatannya~

.

Semoga chap ini gak mengecewakan... XD

Happy Reading...


"Ruang 15," itu jawaban Sasuke. Membuatmu dan kedua temanmu langsung menatapnya, minta penjelasan dan alasannya kenapa dia bisa begitu yakin kalau ruangan yang kalian tuju selanjutnya adalah ruangan 15.

"Asal nebak ya, teme?" celetuk Naruto yang langsung dapat pukulan dari Sasuke. Kamu dan Hinata sweatdrop. Apakah sasuke yang terkenal cool dan dingin itu ternyata juga ringan tangan?

"Kenapa memukulku sih~?" rengek Naruto sambil mengusap-ngusap kepalanya yang benjol, sasuke hanya mendengus saja.

"Supaya otakmu bisa sedikit bekerja, dobe," ledek sasuke sinis. Naruto hamper saja membalas pukulan sasuke kalau saja hinata tidak menahannya. Kamu hanya bisa mendesah pasrah, dari tiga puluh menit waktu yang sudah terlewati, hampir setengahnya kamu pakai untuk melihat pertengkaran Naruto dan Sasuke. Ibarat Kutub yang berbeda, menurutmu Sasuke itu kutub utara dan Naruto adalah gurun Sahara (Nah lho?).

Yeah… abaikan saja pemikiranmu tentang mereka berdua. Yang jelas sekarang kamu harus berfikir tentang teka-teki ini. Dari mana Sasuke bisa tahu ruangan yang akan kalian tuju hanya dalam waktu kurang dari satu menit? Benarkah hanya asal tebak?

"Tentu saja bukan asal tebak," ucap Sasuke sembari menatapmu dengan tajam. Wah? Sepertinya Sasuke tadi membaca pikiranmu deh.

"Tidak perlu membaca pikiranmu pun aku bisa langsung tahu apa yang kamu pikirkan," ucap Sasuke lagi-lagi seperti membaca pikiranmu.

"Ah… jadi begitu!" celetuk Hinata membuat kamu, Sasuke dan Naruto menatapnya. Menyadari bahwa tadi dia berbicara cukup keras, wajah Hinata langsung memerah malu.

"Ma-maaf," ucapnya lirih plus gagap.

"I-isinya memang benar 15, ka-kau he-hebat Sasuke-kun," ucap Hinata gugup banget. Telunjuk jari kiri-kanannya saling bertemu ketika gadis berambut indigo panjang itu menyebut nama Sasuke.

"Gimana caranya?" tanyamu penasaran, membuat Hinata langsung menoleh ke arahmu sekaligus menghancurkan aura gembira Sasuke. Entah kamu secara sadar atau tidak telah menghancurkannya.

"Pikirkan saja sendiri. Ayo, kita harus segera ke ruangan selanjutnya!" ucapnya dingin kemudian berbalik pergi. Cih, seenaknya saja! Batinmu kesal. Kemudian Naruto, Hinata di susul olehmu mengikutinya berjalan mengelilingi beranda untuk menuju ruang 15.

"A-ano…" suara Hinata membuatmu menoleh ke samping. Hinata ternyata ada di sampingmu, dengan muka merona sembari mempermainkan telunjuknya. "Di teka-teki kan di bilang bahwa August De Morgan menghabiskan masa hidupnya di tahun 1800-an, kemudian beliau mengatakan bahwa usianya x tahun pada x kuadrat, nah, bilangan yang menghasilkan bilangan kuadrat 1800-an adalah…."

"43?" tanyamu memotong, dalam menghitung kamu memang cepat. Hinata mengangguk membenarkan membuatmu ingin melanjutkan penjelasan Hinata. "43 itu jika dikuadratkan menghasilkan 1849. Tahun kelahiran didapatkan dari selisih tahun dan usia. Berarti 1849 – 43. Jadi August De Morgan lahir di tahun 1806?"

Hinata mengangguk. Kamu mangut-mangut. Wah… hebat banget Minato-sensei, membuat teka-teki yang terlihat sulit namun ternyata penyelesaiannya mudah banget. Karena tidak ada ruangan 1806 makanya Minato-sensei mengatakan untuk menjumlahkan tiap digit dari tahun kelahiran August De Morgan yang menghasilkan angka 15.

"Wah berarti August De Morgan merupakan matematikawan termuda ya? Beliau meninggal di usia 43 tahun kan?"

"Bukan,"

Meski kamu bertanya kepada Hinata, nyatanya yang menjawab adalah Sasuke. Kamu mendelik, dia itu mau pamer kepintaran ya?

"August De Morgan meninggal pada tahun 1871, tahun 1849 adalah tahun di mana dia menerbitkan sebuah buku dengan judul Trigonometry and Double Algebra. Setidaknya kau harus membaca sejarah matematikawan kita," ucapnya menyindirmu. Kamu mendelik sebal, sekali lagi bertanya apa salahmu sehingga cowok berambut emo ini selalu saja bersikap sinis kepadamu. ARGH! Ingin rasanya kamu cepat-cepat menemukan 'benda' yang diinginkan oleh Minato-sensei dan segera pergi dari kelompokmu.

Langkah sasuke terhenti, kamu ikutan berhenti. Menatap pintu di depan kelompok kamu dengan sedikit gugup. Ruang 15 itu adalah ruang tempat guru yang paling menyusahkan, menurutmu sih. Kamu melirik ke arah Naruto yang terlihat semangat dan Sasuke yang hanya menatap datar tanpa ekspresi ke arah pintu, sementara Hinata, meski kepalanya ditundukkan, kamu bisa melihat rona merah di wajah Hinata, wajahnya cerah, menunjukkan bahwa dia pun tak sabar mengerjakan soal berikutnya, sepertinya Minato-sensei telah sukses membuat teman-temanmu bersemangat.

Nah bagaimana denganmu?

Hinata mengetuk pintu perlahan, dan ketika ada suara berat yang menyuruh masuk, Hinata segera membuka pintu kelas dan masuk terlebih dulu.

Terlihatlah seorang guru bermasker dan berambut silver yang tengan bersandar pada meja, menatap kedatangan kelompokmu dengan senyum, meski bermasker, tapi dari lengkungan mata guru itu, kamu bisa menyimpulkan bahwa guru tersebut sedang tersenyum.

"Yo, Akhirnya kalian sampai juga di sini," ucap Kakashi-sensei. "Kalian kalah lima menit dari kelompok Sakura," ucap Kakashi-sensei lagi sebelum menutup buku orange yang selalu dibawanya kemanapun dia berada. Kemudian kakashi –sensei meminta kelompokmu untuk menghadap papan tulis. Papan tulis tersebut menampilkan layar komputer. Rupanya papan tulis whiteboard yang tengah kamu lihat tengah dipakai sebagai pengganti layar. Kamu dan kelompokmu disuruh untuk duduk, kemudian Kakashi-sensei duduk di belakang laptop dan mengoperasikan laptop hitam itu sehingga menampilkan sebuah slide.

"Nah, permainan kali ini mudah, kupikir," ucap Kakashi-sensei dengan gaya malas kebanggaannya. Kemudian Kakashi-sensei mengklik slide tersebut sehingga menampilkan kotak-kotak kecil kosong. Ada yang berjejer mendatar dan berjejer menurun. Di paling kanan slide, terdapat kotak kecil dengan tulisan 1 di dalam kotak sebelah atas dan ke sampingnya ada tujuh kotak yang kosong. Uhm... jika dilihat-lihat ini adalah Teka-teki Silang. "Kalian cukup mengisi kotak-kotak yang kosong dengan istilah-istilah matematika, tiap orang akan bergilir menjawab satu pertanyaan, tinggal kalian menyebutkan nomor berapa yang ingin kalian isi waktu menjawab 15 detik, tapi jika ada satu orang saja yang menjawab salah, permainan akan dihentikan dan akan diganti dengan sebuah soal yang ya... lumayanlah, setuju?" Kamu dan kelompokmu mengangguk, "nah, sekarang silakan diskusikan urutan menjawab," ucap Kakashi-sensei yang membuatmu dan kelompokmu membuat lingkaran kecil untuk menentukan urutan menjawab. "Sudah?"

Kamu dan kelompokmu mengangguk dengan senyum lebar. Jarang sekali Teka-teki silang menggunakan istilah matematika kan?

Dan dimulailah permainan mengisi teka-teki silang.

"Baiklah, aku memilih 6 mendatar!" ucap Naruto benar-benar penuh semangat, kemudian Kakashi-sensei meng-klik angka enam dan muncullah sebuah pertanyaan singkat.

Netto+tara= (dibalik) (5 huruf)

"Bruto! Karena dibalik jadinya O T U R B."

Dan kotak kosong itu terisi dengan jawaban Naruto, berarti jawaban Naruto benar. Hm... cukup mudah juga ternyata.

"4 Menurun," ucapmu karena huruf keenam dari nomor 4 sudah terisi oleh huruf B, jadi pasti lebih mudah.

lambang pengganti suatu bilangan yang belum diketahui nilainya dengan jelas.

Delapan huruf dan huruf keenam adalah B, Hm... ini sudah pasti jawabannya adalah...

"Variabel, V A R I A B E L," ucapmu dengan yakin, dan kotak-kotak itu langsung terisi, yups. Jawaban benar. Kamu mengulum senyum bangga dan menatap ke arah sasuke dengan pandangan 'lihat-aku-juga-bisa-berguna.'

Next soal selanjutnya.

"Du-Dua menurun," ucap Hinata, kamu langsung menatap sejejeran kotak. Kotak bertuliskan angka dua ada di paling atas, 7 kotak. Soal terbuka.

Sisi lengkung dalam bangun ruang sisi lengkung disebut...

Kamu mengerutkan kening, tujuh huruf dan belum ada kotak yang terisi. Sisi lengkung dalam bangun ruang sisi lengkung di sebut apa? Kamu sedikit bingung dengan pertanyaan ini.

"Selimut. S E L I M U T," Hinata mengeja dan kotak itu langsung terisi, tepat. Wow... Kamu melihat Kakashi-sensei agak bosan karena belum ada di antara anggota kelompokmu yang menjawab salah. Kamu menyeringai, ini kan soal gampang, kebangetan kalau ada yang tidak bisa menjawab, ucapmu dalam hati.

" 3 mendatar," suara dingin dan irit bicara itu sudah pasti milik Sasuke. Kamu langsung melihat sederetan kotak, Hm... 9 kotak, kotak ke lima dan kotak ke tujuh sudah terisi huruf I. Tanpa banyak bicara, Kakashi-sensei meng-klik nomor tiga mendatar dan soalnya benar-benar menurut dugaanmu, gampang banget!

faktor perkalian yang berupa angka yang biasanya berada di depan variabel.

"K O E F I S I E N," bahkan sebelum penghitung waktu mundur berada di angka 13, sasuke sudah menjawabnya, kemudian tanpa menunggu kotak terisi, dia berbalik, berganti posisi dengan naruto dan kamu dapat sekilas melihat senyum meremehkannya ditujukan kepada Kakashi-sensei, Ya... soalnya memang terlalu mudah sih.

"Baiklah, sekarang bagianku lagi!"

Hm... coba kita lihat, yang belum terisi adalah satu mendatar, empat mendatar, dan lima menurun. Kira-kira soal mana yang akan dipilih oleh Naruto?

"Satu mendatar."

Soal terbuka. Satu mendatar berisi tujuh kotak. Kotak terakhir telah diisi huruf 'A' dan kotak kelima diisi huruf 'E'. Kakashi-sensei mengklik soal dan munculah sebuah soal.

Jarak titik pusat ke tali busur disebut ...

"Cih."

Kamu menoleh, umpatan itu berasal dari Sasuke. Kamu mengernyitkan dahi, kenapa dia mendecih? Hinata yang mengetahui kebingunganmu bersuara.

"Na-Naruto-kun ti-tidak pernah bisa menghapal unsur-unsur dan pengertiannya dari bangun datar. Bisa dibilang Naruto-kun lemah kalau harus berhadapan dengan geometri."

Kamu hanya ber 'Oh' saja. Baiklah, berarti sudah dapat dipastikan teka-teki silang ini akan diganti oleh sebuah soal. Dan sia-sialah waktu beberapa menit ke belakang.

"Yak, waktu menjawab Habis Naruto."

"EH! Singkat amat sensei!" seperti biasa Naruto pasti akan protes kalau ada yang merugikan dirinya. Dia mencak-mencak dan minta tambahan waktu untuk mengingat-ngingat jawaban, dan dengan tegas Kakashi-sensei menggeleng. Kemudian kamu bisa melihat senyum yang ditunjukan oleh Kakashi-sensei. Sensei berambut putih itu berdiri dan meregangkan ototnya.

"Jadi...," ucap Kakashi sensei kemudian. "Langsung saja aku akan memberi soal yang lumayan. Soal ini adalah soal olimpiade tahun ini. Waktu mengerjakan sepuluh menit dan ini soalnya."

Kemudian seolah sudah bisa diprediksi bahwa kelompokmu pasti akan mengerjakan soal, Kakashi-sensei meng-klik mousenya dan slide teka-teki silang berganti dengan dua buah kotak.

"Silakan memilih kedua kotak di layar," kakashi-sensei menunjukmu untuk memilih, mungkin karena memang setelah naruto, bagianmu yang harus menjawab. Kamu menimang-nimang, dan memutuskan memilih kotak yang atas.

Dan ternyata di dalam kotak yang kamu pilih terdapat dua soal yang berbeda dan waktu untuk menjawab hanyalah sepuluh menit.

Kakashi-sensei semakin melebarkan senyumnya.

"Nah... karena ada dua soal, lebih baik kita bagi-bagi tugas, bagaimana?" saranmu agak gugup dan merasa bersalah, masalahnya kedua soal itu bisa dikategorikan sebagai soal pemahaman yang agak rumit, atau mungkin benar-benar rumit.

"Baiklah," ucap sasuke kemudian menarik lengan Hinata, "Kau bekerja sama dengan Naruto," ucap sasuke dingin, sepertinya dia cukup kesal karena mengakui soal yang kamu pilih lumayan merepotkan. "Dan jangan sampai jawabanmu salah."

Kamu mengangguk dengan pasti, tapi dalam hati, kamu tidak begitu yakin.

"Aku mengerjakan soal yang A, dan kamu mengerjakan soal yang B," lagi-lagi Sasuke menjadi pemimpin di sini. Kamu mengangguk dan langsung menarik Naruto dengan beberapa lembar kertas kotretan tentunya, dalam hati kamu sedikit berterima kasih pada sasuke karena menurutmu soal yang B tidak terlalu sulit, hanya saja butuh pemahaman yang lumayan.

"Baiklah, waktu menghitung kalian adalah sepuluh menit, dimulai dari sekarang."

Penghitung waktu mundur yang ada di layar bergerak, kamu segera menyalin soal yang menjadi tugasmu dan Naruto, begitupun dengan Sasuke dan Hinata. Soal yang harus kamu kerjakan kira-kira begini,

cari nilai n agar 2^8 + 2^11 + 2^n, menjadi bentuk kuadrat sempurna.

(cari nilai n agar dua pangkat delapan tambah dua pangkat sebelas tambah dua pangkat n menjadi bentuk kuadrat sempurna)

Sementara soal yang harus dijawab Sasuke dan Hinata adalah...

Ada banyak bilangan tiga angka yang jika dibagi 7 dan 8 tidak bersisa. Berapakah bilangan terbesar dari bilangan-bilangan yang dimaksud?

Nah... Untuk menebus kesalahanmu yang memilih dua soal yang menyusahkan, kamu harus berusaha untuk mencari soal yang harus kamu kerjakan, lebih bagus lagi jika kamu pun bisa tahu jawaban dari soal yang dikerjakan Hinata dan Sasuke.

Jadi... author hanya ingin mengatakan, BERJUANGLAH!


To be Continued


Yuhu~ saya balik lagi setelah menelantarkan fict ini sekian lama... Maafkan saya ya readers tercinta... tapi jujur aja, untuk chap ini saya rubah total dari chap aslinya. Alasannya? Sebenarnya chap ini itu ada gambarnya, tapi saya agak sulit untuk mendeskripsikan gambar tersebut, lagipulan di FFN tidak bisa mengupload gambar kan? Nah sebenarnya untuk TTS juga saya agak ragu untuk ditampilkan di sini, semoga chap ini tidak terlalu mengecewakan.

Ngomong-ngomong, jika ingin tahu bentuk TTSnya, silakan lihat album foto saya di FB. Rencana saya sih, saya akan menyimpan beberapa foto matematika lainnya.

Saya ucapkan selamat kepada Readers yang bisa menjawab teka-teki sebelumnya dengan benar #tebarbunga. bagi yang belum, Ayo semangat mengerjakan matematika! Ayo!

Nah, untuk soal ini, apakah ada readers yang bisa menjawabnya? Ah, pasti ada dan banyak seperti teka-teki sebelumnya. Ah ya, rencananya chap depan adalah Finalnya... hehe

Jadi, silakan jawab teka-teki ini dikotak repiuw.

R

E

P

I

U

W

?