Title : I Love You #2
Pair : HaeHyukTeuk
Rate: T
Genre: Romance, Angst-maybe-
Warning : BL, Yaoi, BoyXBoy, Shounen-ai, Typo(s) *jaga-jaga*
Disclaimer : All casts ©SMEntertainment. Story ©Dan2307
Sinar mentari menerobos celah-celah jendela kamar Eunhyuk dengan nakalnya. Sampai-sampai dancing machine Super Junior itu menggeliat diatas kasur empuknya. Dirabanya sisi sebelah kirinya. Kosong. Tak ada siapapun disana, hanya ada guling. Bukan kekasihnya. Eunhyuk mengerut.
Kemana Donghae? Dia meninggalkanku?
Mata Eunhyuk mulai memanas. Baru semalam mereka bercinta begitu dalam. Begitu mesra. Tapi sekarang? Donghae, sang kekasih yang sangat dicintainya, tak ada disisinya saat ia terbangun. Padahal biasanya Donghae akan memeluknya, menunggu sampai Eunhyuk terbangun. Tapi sekarang?
Eunhyuk menekuk kedua kakinya. Saat ini yang ia butuhkan hanya menangis. Semalam hanya mimpikah? Pikiran Eunhyuk kembali terbayang kejadian semalam. Dimana Donghae menciumnya, membelainya, mencumbunya, hingga memilikinya seutuhnya. Kemudian ia bangkit. Berjalan ke cermin besar yang ada dilemarinya.
Semalam bukan mimpi.
Mata hitam pemilik nama lengkap Lee Hyuk Jae itu masih memandang tubuhnya yang belum tertutupi sehelai benangpun. Banyak sekali kiss mark di leher, dada, perut, bahkan pahanya. Sedikit bergidik namun seulas senyum tersungging dibibirnya yang sedikit bengkak.
Eunhyuk memejamkan matanya. Jari-nya mulai meraba tanda-tanda merah yang diberikan Donghae semalam. Berusaha mengingat sentuhan bibir kenyal Donghae.
Seperti melayang.
Masih memejamkan mata, Eunhyuk mulai menghisap bibir bawahnya sendiri. Berusaha meresapi rasa manis bibir yang terkasih.
"Apa yang semalam masih kurang cukup, Lee Hyuk Jae ?"
Donghae melingkarkan tangannya dipinggang Eunhyuk. Sementara dagunya ia sandarkan dibahu kanan Eunhyuk. Sesekali mengecup bahu pemuda berambut terang itu.
Eunhyuk cukup terkejut dengan kehadiran Donghae secara tiba-tiba. Dari pantulan cermin, ia bisa melihat wajah Donghae yang sedang menciumi lehernya dengan mata tertutup. Begitu manis dan polos.
"Hae? Benar kau Donghae?" suatu pertanyaan bodoh terlontar dari mulut sang uke. Membuat Donghae menghentikan aktivitasnya-menciumi leher Eunhyuk- dan beralih menatap yang tersayang.
"Pertanyaan macam itu? Tentu saja aku Donghae, Lee Donghae. Kekasih Lee Hyuk Jae"
"Aku fikir kau meninggalkanku"
"Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Itu janjiku semalam, ingat?"
Eunhyuk tersenyum lega. Tapi, entah kenapa ada sedikit perasaan yang mengganjal dihatinya. Rasa ragu.
"Nah sekarang, lebih baik kau mandi. Bukankah kita mau ke Mall? Tunggu sebentar, aku siapkan air hangat dulu"
Donghae melepaskan tangannya dari pinggang Eunhyuk. Kakinya mulai melangkah ke kamar mandi. Eunhyuk bisa mendengar suara kran air dari tempatnya berdiri sekarang.
Aku harus percaya.
.
.
.
.
©Dan2307©
.
.
.
.
Mall~
"Kau ini mau menghabiskan honormu, eoh?"
"Aku hanya membeli barang yang penting."
Donghae mendesah pelan. Tidak ada akhirnya kalau ia berselisih dengan Eunhyuk. Donghae melirik belanjaan Eunhyuk; 1 buah topi, 1 buah tas, 4potong baju, 2pasang sepatu. Donghae tidak habis pikir kenapa Eunhyuk membeli 2 pasang sepatu dengan motif, merek, dan bentuk yang sama. Boros.
"Aku lapar."
Tiba-tiba Eunhyuk berhenti disebuah kedai ramyun lalu masuk kedalamnya. Donghae mengikuti langkah Eunhyuk dari belakang. Mereka memilih duduk dipojok dekat jendela.
"Ramyun 2, Jus Strawberry 1, dan eum- Hae, kau mau minum apa?"
"Ice tea saja"
"Baiklah. Ramyun2, Jus Strawberry 1, dan Ice Teanya 1. Cepat diantar ya" Pesan Eunhyuk pada waitress yang sibuk dengan note dan pulpennya.
Selesai memesan, Eunhyuk mengambil sesuatu dari salah satu kantung belanjaannya. Diambilnyaa sepasang sepatu Nike berwarna biru kemudian diserahkan pada Donghae yang tengah asyik melihat sekeliling.
"Hae, lihat! Aku beli ini. Bagus tidak? Ini mirip seperti punyaku. Yah- bisa dibilang couple. Hehehe. Lain kali kita harus memakainya bersama!" celoteh Eunhyuk panjang lebar seraya memamerkan gummy smile-nya. Donghae mengacak rambut Eunhyuk sayang.
"Terima kasih"
"Sama-sama, Hae"
Makanan pesanan mereka akhirnya datang. Segera saja Eunhyuk mengambil sumpitnya lalu menyumpit mie-mie yang tergeletak pasrah didalam mangkuk ramyun. Entah kelaparan atau memang ramyunnya enak, Eunhyuk melahapnya dengan rakus. Donghae sampai harus berkali-kali membersihkan kuah ramyun yang berceceran dipinggir bibir Eunhyuk.
"Leeteuk hyung pasti suka kalau diajak kesini. Ia kan sangat suka ramyun" celetuk Donghae yang entah sadar atau tidak perkataannya membuat Eunhyuk menghentikan makannya.
"Hyukkie, gwaenchana? Kau sakit?" Tanya Donghae heran melihat perubahan sikap sang uke yang tiba-tiba. Oh, ayolah Hae, perkataanmu tadi tentu saja membuat monyet kesayangan ELF ini cemburu. Kau mau diserang Jewels hah?
"Kita.. kita pulang saja" Eunhyuk segera bangkit dari kursinya. Masih dengan kepala yang tertunduk. Lalu berjalan ke pintu keluar kedai.
Donghae memilih berjalan dibelakang Eunhyuk. Ia masih mencari tahu kenapa Eunhyuk seperti itu. Donghae memutar kembali kejadian tadi diotaknya. Mulai dari dorm, mall, sampai kedai. Apa aku mengatakan sesuatu yang salah? Batinnya. Ah! Aku tahu!
"Hyu- eh? Dimana bocah itu?" Donghae mengedarkan pandangannya keseluruh mall. Namun ia tak juga mendapati sosok Eunhyuk diantara orang-orang yang berlalu lalang.
©Dan2307©
Apa kau masih menyukainya? Kau bilang kau sudah melupakannya, Hae! Kau bohong! Eunhyuk mengalihkan pandangan keluar jendela. Ia memutuskan pulang ke dorm sendiri dengan taxy. Sudah cukup rasanya. Setelah seharian ini ia merasakan senang yang teramat, hari ini juga ia harus menerima kepedihan yang terasa menyakitkan hatinya.
Aku.. apa aku harus mengakhirinya?
©Dan2307©
Krieeet~
Pintu dorm Super Junior terbuka. Menampakan sosok Donghae yang terlihat terengah-engah. Tangan kirinya penuh dengan belanjaan Eunhyuk-yang ditinggal pemiliknya. Sementara tangan kanannya memegang handphone.
"…Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif…"
SHIT!
Donghae melesat masuk keruang TV. Didapatinya Kyuhyun, Sungmin, Siwon, dan Leeteuk yang tengah menonton TV. Untuk sedetik, tatapan mereka-Donghae & Leeteuk- bertemu. Tak dapat dipungkiri masih ada setitik rasa suka pada Leader Super Junior itu dihati Donghae. Hanya suka, tak lebih. Tapi Donghae segera beralih menatap Kyuhyun.
"Kyu! Kau lihat Eunhyuk?" Tanya Donghae.
"Sepulangnya tadi, Eunhyuk hyung langsung masuk kekamar Hae hyung. Sampai sekarang tidak keluar-keluar. Dia jug-"
Tanpa mendengar jawaban Kyuhyun lebih lanjut, Donghae berlari kekamarnya. Hatinya merasa lega. Ia fikir Eunhyuk akan pergi dan tak akan kembali karena perkataanya di kedai tadi. Apalagi Eunhyuk tidak mengaktifkan handphonenya. Donghae mengutuk dirinya sendiri bisa kelepasan.
©Dan2307©
"Hae, kufikir sudah sebaiknya kita berpisah. Akhiri hubungan ini"
-TBC-
Mind To Review? :3
