Title : I Love You #3
Main Pair : HaeHyuk
Slight : HaeTeuk , SiHyuk, YeWook
Rate: T
Genre: Romance, Angst-maybe-
Warning : OOC, BL, Yaoi, BoyXBoy, Shounen-ai, Typo(s) *jaga-jaga*
Disclaimer : All casts ©SMEntertainment. Story ©Dan2307
Sebuah mobil mewah bertengger manis dibawah pohon sakura ditaman yang sepi. Terlihat Siwon membelai surai madu Eunhyuk yang tengah bersandar didadanya. Sesak. Rasanya ada sesuatu didadanya yang membuatnya terasa sesak ketika melihat seseorang yang ia cintai malah menangisi pria lain.
Pria bermarga Choi itu terkekeh kecil begitu menyadari Eunhyuk tak lagi menangis, melainkan tertidur. Mungkin, Eunhyuk sudah lelah menangisi pria yang menurut Siwon brengs*k itu.
Sekali lagi, ia menghela nafas. Tak pernah terbayangkan olehnya kalau kejadiannya akan seperti ini. Ia fikir menyerahkan Eunhyuk ke Donghae adalah hal terbaik. Tahu begini kejadiannya, ia takkan pernah menyerahkan Hyukkie-nya kesiapapun terutama Donghae.
"Maaf, Hyuk" Jari-jari Siwon terulur membelai pipi Eunhyuk. Masih terasa lembut seperti dulu. Siwon menunduk. Dikecupnya kelopak mata Eunhyuk dengan pelan, ia tak ingin Eunhyuk terbangun. Merasa kurang puas, Siwon beralih mengecup bibir merah Eunhyuk dengan sangat hati-hati.
"Jangan menangis lagi" ucapnya berbisik ditelinga Eunhyuk "Aku akan membuatmu tersenyum"
Dengan masih mendekap Eunhyuk, Siwon memejamkan matanya. Semua perkataan Eunhyuk kembali terputar ulang dalam memorinya bak sebuah kaset yang rusak.
.
Laju mobil Donghae terhenti di tepi jalan yang sepi. Matanya menatap tajam kearah sebuah mobil yang sangat ia kenal berada tak jauh dari mobilnya. Mobil Siwon. Meskipun tak begitu jelas, tapi Donghae masih bisa melihat Eunhyuk berada didalam mobil Siwon. Dan Siwon yang mencium kekasihnya tanpa ada penolakan dari Eunhyuk.
Tangan Donghae mencengkram stir mobil dengan kuat hingga kuku-kukunya memutih. Dengan sekuat tenaga ia menahan emosinya. Ingin sekali rasanya ia menghajar Siwon saat itu juga. Ia tahu kalau Siwon masih menyimpan rasa pada Eunhyuk meskipun prefect guy itu selalu mengelak.
Donghae membanting stir mobilnya berniat kembali ke dorm.
"KETERLALUAN!"
Sepanjang perjalanan ia menyesal mencari Eunhyuk dengan bantuan GPS. Harusnya ia menunggu Eunhyuk di dorm. Dan hatinya tak akan sesakit ini.
.
©Dan2307©
.
"YA! HYUNG! Kau mengaggetkanku!" Donghae terus berjalan kekamar Eunhyuk. Menghiraukan teriakan Kyuhyun yang terkejut mendengar suara gebrakan pintu yang diciptakan Donghae.
Pria berwajah ikan itu duduk dipinggir tempat tidur Eunhyuk. Hari ini, ada sesuatu yang ingin dikatakannya. Dan ia harus mengatakannya. Tadinya ia mau mengatakan betapa cintanya ia pada Eunhyuk dan meminta sang uke untuk kembali. Tapi, setelah melihat kejadian tadi, entah mengapa semuanya tiba-tiba menguap begitu saja. Dan yang ingin Donghae katakan saat ini hanya satu. Berpisah. Benar-benar berpisah. Menurutnya, alasan Eunhyuk berpisah dengannya adalah Siwon. Eunhyuk sengaja membuat alasan 'Donghae masih menyukai Leeteuk' agar ia bisa bersama Siwon. Begitulah yang dipikirkannya.
Donghae menyeringai. Tentu saja itu alasannya, batinnya.
Kemudian pintu terbuka. Menampilkan sosok Lee Hyuk Jae yang sangat berantakan. Matanya sembab, kemejanya tak rapih, hidungnya merah, dan wajahnya tak bersinar seperti biasanya.
Donghae tertegun. Kemana gummy smilenya?
"Hae? Ada ap—"
"Aku ingin kita berpisah, Lee Hyuk Jae"
Eunhyuk tertegun mendengar kalimat yang terucap dari bibir Donghae Baru saja ia melupakan kepedihan ini, tapi sekarang? Oh, God, apa salahnya?
Eunhyuk menarik nafasnya dalam-dalam. Berusaha sekuat tenaga menahan air matanya yang ia yakini akan segera terjatuh. Berusaha tak terlihat lemah dihadapan laki-laki yang paling dicintainya. Bukankah ini yang ia inginkan?
"Bukankah kita memang sudah berpisah, Lee Donghae-ssi?"
Kali ini, Donghae yang tertegun. Lee Donghae-ssi? Eunhyuk tak pernah memanggilnya seperti itu-secara lengkap dan formal. Bahkan ketika pertama kali mereka bertemu Eunhyuk tidak memakai bahasa seformal ini. dan eum ya.. sedingin ini dan dapat ia rasakan ada luka didalam sana. Untuk sesaat Donghae merasa bersalah dan tak rela meninggalkan Eunhyuk. Dan—hey! Bukankah Donghae memang menginginkan berpisah? Lalu kenapa ia jadi merasa bersalah? Bukannya Eunhyuk yang sudah mengkhianatinya? Tapi, bukannya dirinya sendiri yang memulai? Ah, molla!
Donghae menggelengkan kepalanya kasar. Tanpa suara, fanboy dari Song Hye Kyo itu keluar dari kamar Eunhyuk. Bahkan sampai menabrak bahu Eunhyuk, yang entah disengajanya atau tidak.
.
Eunhyuk bergeming. Matanya menatap nanar keluar jendela. Menatap sepasang burung bermesraan diranting pohon. Seandainya saja ia bisa seperti itu dengan Donghae tentunya untuk saat ini.
"Aku—" bisiknya seraya menyeka air matanya yang keluar begitu saja "tak boleh menyesal"
.
©Dan2307©
.
"Kalian sudah siap? 3 menit lagi giliran Super Junior" Ucap salah seorang staff dari Inkigayo pada semua personil Super Junior yang kini berada diruang make up. Leeteuk hanya menggangguk sebagai jawaban.
"kalian semua, kesini" Panggil Leeteuk setelah staff itu pergi. Tanpa menunggu panggilan kedua kalinya, semua personil Super Junior segera mengelilingi Leeteuk. "Demi kelancaraan acara ini, " Leader Super Junior itu mengulurkan tangannya, diikuti anggota lain yang segera menumpuk telapak tangannya di punggung tangan Leeteuk.
"Hyukkie?" panggil Leeteuk begitu menyadari tak ada tangan sang Lead Dancer. Bahkan Eunhyuk masih duduk disofa dengan tatapan kosong. Dalam hati, ia merasa bersalah juga pada Eunhyuk, setelah Donghae menceritakan semua padanya kemarin.
Dengan gontai Eunhyuk menghampiri member lain. Kemudian menumpuk tangannya diatas tangan-tangan member lainnya.
"Hyukkie, kau sakit?" Tanya Yesung seraya memegang dahi Eunhyuk. Eunhyuk melirik Donghae sekilas, kemudian mendengus kesal. Demi Tuhan, Yesung saja perhatian padanya, sedangkan Donghae? Keka-ah mantan kekasihnya itu malah asyik memandangi Leeteuk. Membuatnya geram.
"Baiklah kuulangi," merasa aura tak enak mulai mengerubungi Eunhyuk, Leeteuk mulai mengambil aba-abanya "Demi kelancaraan acara ini, Demi kebahagiaan kita, dan demi ELFs! fighting!"
"FIGHTING!"
.
©Dan2307©
.
Ryeowook menjatuhkan tubuhnya di sofa begitu sampai di dorm setelah mengisi acara Inkigayo. Matanya melirik jam yang terpaku di dinding. Sudah tengah malam. Tadi seharusnya ia menolak ajakan Yesung berkeliling Hongdae setelah Inkigayo selesai. Uhh, tubuhnya saat ini begitu lelah.
"Kau pasti lelah. Tidurlah, Wookie-ah" Yesung yang baru saja menutup pintu segera duduk disamping Ryeowook. Tangannya mengusap pucuk kepala Ryeowook sayang.
"Aku belum mengantuk" harus Ryeowook akui meskipun ia sangat lelah saat ini, tapi entah kenapa matanya belum mengantuk juga. "Sungie hyung tidur saja duluan".
"Tak apa kau sendirian?"
Ryeowook mengangguk kecil ,"hyung pasti lelah. Tidurlah, hyung"
"Arraseo. Aku tidur duluan. Good night, love"
"Good night"
Setelah ciuman selamat malam, Yesung beranjak dari sofa menuju kamarnya. Kini, giliran Ryeowook sendirian di sofa. Pria manis itu menghela nafasnya kemudian beranjak dari sofa menuju kamar Eunhyuk. Eh? Kamar Eunhyuk? Entahlah. Ryeowook hanya ingin memastikan keadaan hyungnya yang begitu pendiam hari ini.
'Krieet'
Pintu kamar terbuka. Menampakkan ruangan begitu gelap. Hanya ada sinar bulan yang temaram menyinari siluet seseorang.
Kaki Ryeowook melangkah mendekati sosok pria yang tengah bersender dijendela. Menatap kelamnya langit malam. Namun, pandangannya seolah menerawang jauh. Sangat jauh bahkan bisa saja menembus angkasa.
"Hyung.."
Ryeowook memeluk tubuh Eunhyuk yang bergetar dari belakang. Ia tahu bagaimana perasaan Eunhyuk sekarang, meskipun ia tak tahu apa masalahnya. "menangislah" bisiknya lembut ditelinga seseorang yang sudah ia anggap hyung nya sendiri. Ryeowook bisa merasakan lengannya basah oleh tetesan air mata Eunhyuk. Indera pendengarnya bisa mendengarkan isakan kecil Eunhyuk.
Eunhyuk membalik tubuhnya hingga berhadapan dengan Ryeowook. Dengan segera, ditariknya Ryeowook kedalam pelukannya. Pria jewel itu menumpahkan semua air matanya dia bahu pria yang lebih muda satu tahun darinya. Ryeowook tertegun. Tak pernah ia lihat hyung tersayangnya menangis sehebat ini. Untuk saat ini, Ryeowook menyimpulkan masalah yang dihadapi Eunhyuk sangat berat..
"Menangislah. Jika itu membuatmu lebih tenang, hyung" Jemari mungil Ryeowook membelai punggung Eunhyuk sayang. Dapat ia rasakan matanya memanas dan sedetik kemudian, ruangan gelap itu dipenuhi air mata dan kepedihan.
.
©Dan2307©
.
Ryeowook memandangi wajah Eunhyuk yang tertidur pulas. Hatinya mencelos melihat wajah Eunhyuk saat ini. Matanya sembab dan bengkak—jangan lupakan garis hitam dibawah mata pemuda itu, hidungnya merah, dan jangan lupakan juga garis kesedihan yang terlihat jelas diwajahnya.
"Maaf.. Maafkan aku" Ryewook mengernyit mendengar igauan Eunhyuk. Maaf? Siapa? Kenapa?
"Hyung" Sedikit menunduk, kekasih dari Yesung itu mengecup dahi berbisik tak peduli Eunhyuk mendengarnya atau tidak "Kuharap besok kau mau membagi masalahmu denganku. Selamat tidur" setelah merapikan selimut, Ryeowook menatap jam dinding. Pukul dua pagi. Itu berarti sudah dua jam Eunhyuk menangis.
Ryeowook menghela nafasnya, lalu keluar dari kamar Eunhyuk menuju kamarnya. Lelah juga rasanya.
.
©Dan2307©
.
Donghae menghempaskan tubuhnya kekasur. Matanya terpejam erat mengingat wajah Eunhyuk yang err—suram? Tangan Donghae terjulur keatas seolah ingin meraih bayangan Eunhyuk yang berputar terus diatasnya-tepatnya dilangit-langit kamarnya.
"Maaf.. maaf.. maaf—" Seolah mantra ajaib, Donghae terus menggumamkan kata 'maaf' berkali-kali hingga air bening melesat turun dari pelupuk matanya.
Demi berjuta ELF didunia, Donghae begitu mencintai Eunhyuk. Dari ujung rambut hingga ujung kaki. Ia mencintai semua yang ada didiri pemuda hiperaktif itu.
Sungguh.
Benar-benar.
Mencintainya.
Amat sangat.
Mencintainya.
"Tapi, kenapa harus begini?" Mata Donghae terbuka namun masih sampak sayu. Tangannya yang sedari tadi terambang bebas diudara kini beralih memegang dada kirinya.
Rasa itu datang lagi. Perih. Kesal kecewa. Sakit. Dan rindu. Semuanya bercampur jadi satu.
Pria bermata teduh itu tersenyum pahit. Saat ini ia merasa orang yang paling kasihan diseluruh dunia.
.
©Dan2307©
.
Matahari telah terbit. Sinarnya menerobos celah-celah tirai kamar Eunhyuk. Membuat pria manis itu membuka matanya perlahan. Meskipun rasanya ia tak ingin membuka mata itu—bahkan berfikir untuk tidak membuka mata selamanya— tapi silaunya sinar mentari membuatnya tak nyaman.
Eunhyuk menatap samping kasurnya yang kosong. Rasanya aneh karena biasanya aka nada Donghae yang tengah memeluknya, menunggu hingga Eunhyuk bangun. Tapi, sekarang? Huh, sepertinya ia harus membiasakan diri.
Pria gummy smile itu beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi. Sesaat kemudian alisnya bertaut.
"Eh? Kemana air hangatnya?"
Tak lama, Eunhyuk menepuk jidadnya. Ah! Eunhyuk pabboya! Donghae bukan miliknya lagi, jadi otomatis Donghae tak akan pernah menyiapkan air hangat untuk dirinya mandi, dan tak akan ada disampingnya-memeluknya ketika dia tertidur.
Air bening itu kembali memenuhi pelupuk matanya. Sekali saja Eunhyuk berkedip, pasti akan terbentuk sungai kecil dari matanya mengalir kepipi, lalu berakhir di rahang pemuda blonde itu.
.
©Dan2307©
.
Sementara itu, diluar-tepatnya didepan kamar Eunhyuk, seorang namja berambut coklat menatap pintu kamar Eunhyuk dengan sendu. Rasanya ingin sekali ia membuka pintu itu lalu memeluk pemilik kamar. Menyiapkan air hangat untuk mandinya, memperhatikan wajahnya yang teduh ketika tidur, dan memberikan ciuman selamat malam atau morning kiss pada sang pemilik kamar.
"Tidak.."
Tangannya mengepal. Tak lama kemudian, pemuda itu berbalik dan mulai berjalan menjauh dari kamar Eunhyuk.
—TBC—
Aloha~~ akhirnya setelah sekian lama, saya bisa mengupdate FF ini. Entah masih ada yang ingat atau tidak xD udah telat, updatenya malem-malem pula -_-" Maaf kalau misalnya Angstnya ga berasa atau mungkin alurnya melenceng dan kata-katanya begitu tak enak dibaca. Saya masih belajar xD
Oh iya, rencananya saya mau bikin ada NC-annya. Tapi kalo pada ga suka yasudaaaaaah. Apa boleh buat~~ tapi kalo suka, well— ya eum akan saya usahakan bikin yang HOT o
And special thanks to endahhyukiELF , Choi Chinatsu , Han Eun Kyo , Chwyn , diitactorlove , Max Hyera , Hime Aigaara , Kamiyama Kaoru , noonacomplicated , Yayaoi , Jewel Hyuk , Ostreichweiz , Matsuo ELF , reediamond thanks a lot for your review ^^ dan maaf baru bisa berterima kasih sekarang :'D
Sekali lagi terima kasih ^^
Mind To Review?
