"Sasuke, itu pacarmu ya.?" Tanya seorang wanita disamping Sasuke, dengan senyuman manisnya.
"Ibu, sudah selesai.?" Sasuke melirik wanita tersebut, dan ternyata ibunya.
Sakura membungkuk, memberi hormat dan tersenyum manis.
"A. ano, saya bukan pacar Sasuke.?" Sakura yang canggung bicara pada ibu Sasuke.
"Tapi, aku berharap, Sakura pacaran dengan Sasuke dan bagaimana kalau hari minggu nanti Sakura makan malm dirumah kami.!" Dengan senyumannya dan memegang tangan Sakura.
"Bagaimana ya, -
"Ibu, dia akan datang kerumah kita.!" Dengan cepat Sasuke memotong pembicaraan Sakura dan menekankan kata AKAN DATANG, disertai seringainya.
"Bagaimana Ini.!" Batin Sakura gelisah.
Apakah Sakura akan datang?atau dia memilih tidak datang!
DON'T LIKE DON'T READ
DESCLAIMER : MASASHI KISHIMOTO
PAIR : SASUKE.U & SAKURA.H (SASUSAKU)
RATE : T
Rosdin Always Sasusaku
Bagaimana jika jodohmu adalah musuhmu sendiri?
"Terima Kasih Sakura, Tante sangat senang Sakura mau makan malam di rumah kami" Mikoto (Ibu Sasuke) langsung memeluk Sakura dengan sangat erat dan tersenyum bahagia.
"I-Iya, sama-sama Tante, aku juga senang karena Tante mengundangku makan malam dirumah Tante" Sakura membalas pelukan Mikoto dan Ikut tersenyum.
"Kalau begitu, bagaimana Sakura dan temannya (Ino) pulang bersama kami?" Mikoto melepas pelukannya dan menatap Sakura.
"Tidak usah repot-repot Tante, kami pulang naik Taksi saja" Sakura menolak permintaan Mikoto secara halus.
"Yah, padahal Tante ingin sekali pulang bersamamu dan ingin tahu rumahmu" Mikoto berwajah murung.
"Sudahlah Sakura terima saja, kasian Tante Mikoto" Ucap Ino yang daritadi bengong melihat SASUSAKU dan Ibu Sasuke.
"Baiklah, Sakura ikut dengan Tante" Ucap Sakura dengan tersenyum. Dan membuat Mikoto dan Sasuke senang dan terpesona melihat senyum Sakura yang bisa membuat hatinya tenang. Sasuke? ya, Sasuke memang sedari tadi memperhatikan Sakura karena terpesona dengan senyumannya dan dia sangat senang melihat senyum Sakura yang membuat hatinya tenang, bahkan dia senyum-senyum sendiri dan ada semburat merah tipis di pipinya dan tanpa dia sadari, Ino memperhatikannya dari tadi dan mengangkat sebelah alisnya, bingung? Kenapa Sasuke senyum-senyum sendiri.
"Ayo Sasuke, kita pulang" Mikoto menarik tangan Sasuke dan Sasuke tersadar dari lamunannya dan segera mengikuti Mikoto dari belakang.
Sakura dan Ino mengikuti dibelakang Mikoto dan Sasuke. Kini mereka sampai ditempat parkir dan Ibu Sasuke menarik Sakura untuk duduk di kursi depan bersama Sasuke. Dan itu membuAT Sakura kaget. Sasuke pun menoleh ke Sakura dengan seringainya. Sakura membuang mukanya ke samping karena kesal melihat seringai Sasuke. Sedankan Ino dan Mikoto duduk dibelakang. Selama perjalanan tidak ada yang memulai pembicaraan antara SASUSAKU, sedangkan Mikoto mengobrol dengan Ino, tentang SASUSAKU. SASUSAKU?.
"Tante mau nanya, sebenarnya Sasuke dan Sakura pacaran tidak sih?" Mikoto berbisik pada Ino.
"A-ano, saya tidak tau, tapi saya melihat Sasuke senyum-senyum sendiri melihat Tante dan Sakura megobrol, tepatnya melihat kearah Sakura!" Ino mengingat-ingat kejadian tadi.
"Wah, berarti tandanya Sasuke menyukai Sakura dong" Mikoto menjawab dengan sedikit teriak dan membuat Sakura menoleh kebelakang.
"Tante kenapa, tadi memanggilku?" Sakura bertanya pada Mikoto.
"Ti-tidak, kami tadi sedang menceritakan cerita lucu" Mikoto gugup, karena ketahuan Sakura.
"Tante, hampir saja, ketahuan fiuh" Ino menghela nafas.
Akhirnya Sasuke bertanya pada Sakura. "Rumahmu dimana dan jalan apa?" Sakura menoleh ke Sasuke. "Rumahku di .No.35" Ucap Sakura.
"Itu rumahku" Sakura menunjuk rumahnya dan membuat Sasuke bingung.
"Yang mana?" Sasuke menaikkan alisnya sebelah.
"Itu yang warna pink, yag ada pohon Sakuranya!" Sakura dengan semangat.
"Hn" Seperti biasa hanya kata-kata "Hn" saja yang keluar dari mulut Sasuke.
"Terima Kasih Tante dan Sasuke, telah mengantar kami" Sakura membungkuk memberi hormat.
"Tante mau mampir dulu tidak?" Sakura menawarkan Mikoto.
"Tidak usah, kami masih ada urusan" ucap Mikoto tersenyum. saat Mikoto dan Sasuke akan pergi, Ibu Sakura "Rin" melihat Mikoto. Dan Rin memanggil Mikoto.
"Mikoto, kau mikoto kan?" Ucap Rin penasaran.
"Iya, bukankah kau Rin?" Tanya Mikoto yang tak kalah penasarannya.
Rin berlari menuju Mikoto dan memeluknya erat. Mikoto dan Rin bersahabat sudah dari SMP.
"Hiks,Kemana saja kau, Hiks, kenapa tidak mengabariku?" Ucap Rin sambil menangis.
"Maaf, aku tidak bilang padamu, kalau aku sudah pulang ke konoha, dan kau masih ingat perjanjian UCHIHA dan HARUNO, kan?" Mikoto membelai rambut pink Rin.
"Iya, aku masih ingat dan kapan akan kita lakuka perjanjian itu?" Rin melepas pelukannya dan tersenum.
Ada apa sebenarnya diantara UCHIHA dan HARUNO dan apa perjanjiannya?
Tunggu Chapter berikutnya.
TBC
Gomen ceritanya pendek, alnya aku g sibuk ma PMR
RnR
Buat yg Review, maksih banget ya, aku seneng banget, masih ada yg mau baca fic jelekku ini.
SASUKE I LOVE U,,,,!
PLAK/ Di Shannaru ma Sakura
hehe
